Rent A Coop: Solusi Alternatif bagi Penggiat Urban Farming


0

Rent a Coop merupakan sebuah bisnis yang berkembang di Amerika yang memberikan jasa pengiriman dan menyewakan sepasang ayam beserta kandang dan pakannya kepada pelanggan dengan jangka waktu tertentu yang berkisar dari empat sampai dengan dua belas minggu. Tujuan utama Rent a Coop yaitu untuk mengenalkan kepada customernya untuk mengetahui dari mana makanan berasal, dalam konteks ini yaitu telur serta mengedukasi lifecycle ayam. Rent a Coop menawarkan dua jenis jasa yaitu Coop rental dan Hatching rental.

Secara macroenvironment, penduduk di Amerika khususnya di Chicago gemar mengonsumsi telur sebagai sumber protein. Oleh karena itu, ada inisiasi untuk menyediakan jasa penyewaan sepasang ayam untuk dipelihara sendiri dengan tujuan para customer bisa merasakan telur hasil peliharaannya sendiri. Rent a Coop menyewakan ayamnya yang dan customer mengembalikannya sampai dengan ayam tersebut menghasilkan telur. Sistem pelayanannya yaitu customer dapat memesannya secara online melalui website rentacoop.com kemudian ayam beserta dengan kelengkapannya akan dikirim ke rumah pemesan. Dalam hal penyewaan ayam untuk menghasilkan telur, tentu saja Rent a Coop bukan satu-satunya yang menawarkan jasa ini, tetapi juga peternak-peternak lain yang sekarang menjadi kompetitornya, salah satunya yaitu Rent The Chicken.

Secara macronvironment, Rent a Coop dapat dilihat dari berbagai sudut pandang. Dari segi economic environment, daya beli masyarakat untuk menyewa ayam sangat diperhatikan oleh Rent a Coop sehingga fitur pelayanan dan harga yang ditawarkan sangat menarik dan juga disesuaikan dengan pendapatan masyarakat di Amerika. Rent a Coop menyewakan sepasang ayam beserta paket peralatan pendukungnya seperti kandang, alat makan dan minum sehingga memudahkan customer untuk merawat ayam dan proses dalam menghasilkan telur. Selain itu, dari segi technology environment Rent a Cook juga menawarkan paket sewa ayam yang sudah termasuk dengan inkubatornya untuk proses penetasan sehingga penetasan.

Secara demografis, Amerika menduduki tiga teratas jumlah penduduk paling banyak di dunia dengan komposisi penduduk yang sangat beragam. Di Amerika terdapat beberapa generasi dari The baby boomers hingga generasi Z. Komposisi penduduk Amerika dilihat dari pekerjaan, mayoritas bekerja di sektor jasa dan bertempat tinggal di kota. Tingginya Life expectation penduduk Amerika yang membuat mereka sangat memperhatikan life style salah satunya dengan menjaga pola konsumsi mereka untuk memenuhi gizinya terutama protein. Sumber protein yang digemari oleh masyarakat Amerika salah satunya yaitu telur karena pengolahannya yang sangat mudah, mengingat bahwa mereka memiliki berbagai kesibukan. Oleh karena itu, Rent a Coop menyediakan jasa ini agar masyarakat di Amerika dapat memenuhi protein dari telur ayam yang mereka pelihara sendiri sehingga lebih bersih, tinggi protein, dan rendah lemak dari pada telur dari ternak besar dengan proses pemeliharaan yang begitu mudah. Selain itu, Rent a Coop juga menyewakan ayam beserta alat pendukungnya kepada sekolah-sekolah di Amerika untuk proses pembelajaran. Melihat demografi ini, Rent a Coop memberikan layanan di area kota-kota besar di Amerika.

Berdasar natural environment, Amerika memiliki empat musim yang membuat Rent a Coop membuat strategi pemasaran dengan sistem bahwa penyewaan ini akan dibuka sejak mulai musim semi sampai dengan musim gugur dengan alasan kondisi udara yang cukup hangat akan memudahkan proses bertelur ayam sehingga memudahkan customernya dalam memperoleh telur. Oleh karena itu, saat musim dingin mulai Rent a Coop akan mengambil kembali ayam serta perlengkapannya tersebut.  

Penerapan bisnis penyewaan ayam di Indonesia mungkin untuk dilakukan di daerah yang memiliki lahan yang cukup luas. Diikuti dengan meningkatnya konsumsi telur ayam di Indonesia tiap tahunnya. Konsumsi telur ayam ini diperkirakan akan meningkat hingga 1.72 ton pada tahun 2021. Adanya peningkatan tren ini dapat mendukung bisnis penyewaan ayam. Beberapa tahun ke belakang bisnis di bidang ternak dan pertanian memang sedang menjamur di berbagai kalangan. Diikuti dengan aneka layanan yang ditawarkan baik melalui aplikasi maupun website. Dengan merawat ayam yang menghasilkan telur kemudian dikonsumsi oleh pelanggan akan menghasilkan kepuasan lebih dibandingkan membeli. Kepuasan ini yang terkadang tidak bisa digantikan dengan telur kiloan yang langsung dibeli di pasaran. Hal yang ditawarkan dari bisnis sewa ayam adalah pengalaman pelanggan dalam mengurus dan merawat ayam. Kemudian pelanggan akan memetik hasilnya berupa mengkonsumsi telur ayam yang telah dirawat sendiri. 

Buyer characteristics dan decision making agar Rent a Chicken laku/diminati. Pembelian konsumen sangat dipengaruhi oleh karakteristik budaya, sosial, pribadi, dan psikologis. Pemasar tidak dapat mengontrol faktor-faktor tersebut, tetapi mereka harus mempertimbangkan faktor-faktor tersebut. Dalam hal ini Rent a Chicken perlu mempertimbangkan faktor budaya, faktor budaya adalah penyebab paling dasar dari keinginan dan perilaku seseorang. apakah orang Indonesia budayanya suka memelihara ayam atau tidak. Setelah itu faktor sosial apakah lingkungan si penyewa ini suka memelihara ayam atau tidak. Faktor pribadi, apakah si pembeli suka memelihara ayam atau tidak, dalam hal ini walaupun budaya dan lingkungan pembeli tersebut mendukung untuk memelihara ayam tetapi pribadi pembeli tersebut tidak suka beternak ayam, maka pembeli tersebut tidak akan menyewa ayam untuk diternakkan. Selanjutnya yaitu faktor psikologis, apakah psikologis si penyewa ayam siap untuk beternak ayam atau tidak, apakah si penyewa siap untuk memelihara ayam tersebut dan memberi makan hingga ayam yang disewanya bisa bertelur dan menghasilkan anak ayam dan apa motivasi si penyewa saat menyewa ayam, apakah untuk niat diternakkan atau motivasi yang lainnya pemasar juga harus meyakinkan si penyewa agar mereka tertarik untuk beternak ayam. decision making agar Rent a Chicken diminati adalah pemasar harus membuat citra baik, pelayanan yang baik, dan ide yang menarik tentang Rent a Chicken. Calon penyewa ayam harus melewati 5 tahap dalam meyakinkan dirinya untuk menyewa ayam dan mulai beternak karena hal tersebut merupakan hal baru bagi si calon penyewa. Yang pertama calon penyewa harus sadar akan informasi yang diberikan karena Rent a Chicken kurang karena merupakan produk baru. Setelah itu calon penyewa akan mencari informasi tentang Rent a Chicken, selanjutnya calon penyewa akan mempertimbangkan apakah Rent a Chicken masuk akal atau tidak, lalu calon penyewa akan mencoba Rent a Chicken dalam skala kecil atau coba coba terlebih dahulu, setelah si penyewa mulai puas maka akan menggunakan produk secara penuh, dalam hal Rent a Chicken ini penyewa akan menambah pasangan ayam untuk diternakan. Pemasar harus memikirkan. Tentang bagaimana konsumen melewati semua tahapan ini agar produk yang disediakannya laku atau diminati. Banyak perbedaan antara calon penyewa yang satu dengan yang lain hal ini juga harus diperhatikan oleh pemasar dan juga harus memunculkan inovasi dalam produk barunya dan mempengaruhi calon penyewa agar tertarik dengan Rent a Chicken.

Bisnis sewa ayam seperti yang dilakukan oleh 'Rent A Coop' sangat berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia. Di dalam negeri, bisnis peternakan ayam dapat dengan mudah kita jumpai, sementara bisnis penyewaan ayam memang belum pernah ada. Hal ini sangat disayangkan karena keuntungan dari bisnis sewa ayam ini cukup besar. Kebanyakan dari masyarakat Indonesia enggan beternak ayam karena keterbatasan lahan atau kurangnya keterampilan. Bisnis penyewaan ayam dapat menjadi solusi alternatif bagi penggiat urban farming tanah air. Dapat disimpulkan pula bahwa target pasar dari bisnis sewa ayam merupakan warga perkotaan yang tertarik dengan dunia peternakan khususnya ayam, tanpa perlu khawatir akan lahan yang sempit. Sementara itu, bagi peternak ayam tradisional, bisnis sewa ayam seperti ini dapat menjadi kesempatan untuk melakukan diversifikasi produk, selain dari menjual telur atau daging ayam. Mengenai media pemasaran, bisnis sewa ayam ini dapat  dipromosikan melalui media sosial ataupun laman web. Media tersebut dirasa paling efektif mengingat hampir semua kaum urban saat ini menggunakan gawai untuk memperoleh informasi.

Referensi :

Katadata. 2018. Konsumsi Telur Ayam Ras Diprediksi Mencapai 1.72 Ton pada 2021. Terdapat pada: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2018/07/27/konsumsi-telur-ayam-ras-diprediksi-mencapai-172-juta-ton-pada-2021 Dikutip pada: 3 Oktober 2020

Rent A Coop. 2020. Rent A Coop. Terdapat pada : https://www.rentacoop.com/ Dikutip pada : 3 Oktober 2020

Penulis :

Ega Bashiela Hartono17/408694/EK/21266

Rizqa Zidny Fatimah 19/439926/EK/22294

Elia Novita Sari19/441458/EK/22476

Ilham Adzaky 19/441467/EK/22485


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
egabashiela

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format