Bisnis Aneh di Jepang: Curhat Bareng Om-Om

Berawal dari niat yang mulia jadi bisnis yang membuahkan hasil


2
2 points

Bisnis Profile 

Pada tahun 2012 tepatnya di negara Jepang. Seorang pria paruh baya berumur 52 tahun bernama Takanobu Nishimoto mendirikan bisnis online dari rumahnya. Bisnis tersebut dinamai Ossan Rental alias curhat dengan Om-Om. Kata ‘Ossan’ sendiri memiliki arti ‘paman’ atau lelaki paruh baya yang bermakna negatif. Ossan atau Om-Om diidentikan dengan bapak-bapak berkepala botak, perut buncit, dan jorok. Dari stereotip ini lah muncul niat Nishimoto untuk mengubah stereotip dengan menciptakan layanan jasa curhat dengan Om-Om.

Konsep bisnis ini sangat sederhana. Seorang Ossan akan datang untuk mendengarkan keluh kesah dan memberikan saran. Banyak hal yang bisa dibicarakan dengan Ossan mulai dari saran karir dan cinta hingga ditemani menonton konser. dalam sebulan Ossan Rental bisa menerima 900 order. Jumlah total Ossan yang dikerahkan sendiri sudah mencapai 80 orang. Ossan paling populer bahkan bisa memiliki pelanggan tetap, sekitar 50-60 orang. Biaya ossan rental sekitar Rp 134 ribu per jam.

Marketing stimuli and other stimuli

Terdapat 2 stimulus utama yg biasa digunakan marketer untuk menarik minat konsumen, yang pertama marketing stimuli: merupakan stimulus yang diberikan oleh marketer untuk menarik konsumen. Marketing stimuli mencakup aspek 4P (Product, Price, Place, and Promotion). Ossan rental merupakan bisnis yang berawal dari niat baik memberikan jasa berupa nasihat kepada anak laki-laki yang menuju dewasa untuk mempersiapkan hidup yang lebih baik tapi terjadi shifting sehingga produk mereka lebih diminati wanita usia 20-50an. Dengan harga yang cukup terjangkau, 134 ribu per jam, berhasil menggaet banyak pelanggan. Para Ossan bersedia untuk datang ke rumah pelanggannya atau ke tempat yang telah ditentukan pelanggannya, kemudahan akses ini pun merupakan keunggulan. Adanya promosi mengenai “jasa curhat dengan om-om” berhasil mendatangkan rata-rata 900 pelanggan setiap bulannya. Ossan, lelaki dewasa atau yang sudah dianggap matang, dipilih karena mereka dianggap lebih paham untuk menyelesaikan permasalahan tertentu; tidak hanya curhat, terkadang disuruh memindahkan perabotan, disuruh menjadi pacar samaran, atau hanya sekedar menemani menonton konser saja. 

Yang kedua yakni other stimuli: merupakan stimuli yang dipengaruhi oleh lingkungan, namun bisa dinilai menggunakan aspek perekonomian, teknologi, politik, dan budaya. Siapa yang menyangka jika mendengarkan curhatan orang lain dapat dijadikan bisnis yang memiliki nilai tambah secara ekonomi? Berawal dari niat baik Takanobu Nishimoto, pria paruh baya berusia 52 tahun, yang ingin mengubah stereotipe mengenai “Ossan” dengan menyediakan jasa layanan curhat dengan om-om. Sedikitnya 80 Ossan telah dikerahkan dalam bisnis ini, yang berarti telah menciptakan lapangan kerja baru. Pesatnya kemajuan teknologi di Jepang memberikan peluang dalam promosi produk ini, sayangnya kelompok kami tidak dapat menemukan bagaimana cara melakukan pemesanannya, selain itu perkembangan teknologi memiliki dampak buruk bagi kesehatan mental dan bisnis konseling pun semakin marak berkembang di Jepang. Politik Jepang berbentuk multi partai bikameral Parlemen Demokrasi perwakilan Kerajaan konstitusional dimana Kaisar adalah Kepala Negara Seremoni dan Perdana Menteri adalah Kepala Pemerintahan dan kepala Kabinet, yang merupakan bagian dari eksekutif. Kondisi politik di Jepang terbukti memiliki pengaruh signifikan pada bisnis yang mengacu green capitalism, Jepang menerapkan konsep tersebut sebagai cara untuk menurunkan emisi karbon global dengan menerapkan kebijakan green investment melalui domestic cap-and-trade, carbon tax dan carbon offsetting. Orang-orang Jepang terkenal hard working, sehingga mereka kurang berminat untuk menikah. Kondisi budaya ini memberikan pengaruh positif pada perkembangan bisnis layanan konseling atau hanya sekedar “mencari teman” yang semakin marak di Jepang. 

Buyer Characteristic

Ketika kita melihat pasar dari usaha jasa penyedia curhat, Jepang menjadi suatu negara yang memiliki banyak perusahaan bergerak di bidang tersebut. Menjamurnya perusahaan konsultan kesehatan baik secara formal maupun informal disebabkan oleh besarnya tekanan mental yang diakibatkan oleh lingkungan hidup di Jepang. Beberapa situs perusahaan penyedia jasa kesehatan mental diantaranya adalah kokoro.mhlw.go.jp; since2011.net: jaic-college.jp dan hjobsoudan.com 

Alasan mengapa usaha ini sangat laku adalah karena adanya tren Hikikomori. Hikikomori merupakan istilah yang mengacu pada orang-orang yang mengurung diri di rumah dan menghindari kontak sosial. Berdasarkan statistik pemerintah Jepang, ada 541 ribu hikikomori berusia 15-39 tahun di sana. Namun, hasil ini tak terlalu pasti sebab beberapa keluarga enggan melaporkan hikikomori di keluarga mereka.

Laporan Kementerian Pendidikan Jepang baru-baru ini mengungkap sisi gelap kehidupan generasi penerus negeri sakura. Dalam kurun waktu 2016 sampai 2017, sebanyak 250 anak dan remaja yang memilih mengakhiri hidupnya sendiri alias bunuh diri. Jumlahnya mengalami peningkatan sebanyak lima anak dari tahun sebelumnya.

Pada 2017, pemerintah Jepang berencana menekan angka bunuh diri di negaranya sebanyak 10 persen dalam 10 tahun ke depan, salah satunya dengan mengurangi jumlah jam kerja ekstrem yang selama ini dianggap berperan meningkatkan angka bunuh diri.

Ketika kita menganalisis dengan matrix cunsumer behavior, kita dapat menemukan bahwa para pengguna jasa ini cenderung memiliki perilaku complex-buying behavior. Hal ini karena perusahaan penyedia jasa menyediakan berbagai pilihan yang dapat dipilih oleh para kostumer. Selain itu, jasa konsultasi bukan merupakan barang kebutuhan pokok seperti makanan. Oleh karena itu, tingkat keterlibatan konsumen dirasa cukup tinggi karena kostumer melakukan pemilihan produk dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan.

Decision Making

Dalam sebulan, Ossan Rental bisa menerima 900 order. Jumlah total ossan yang dikerahkan sendiri sudah mencapai 80 orang. Ossan paling populer bahkan bisa memiliki pelanggan tetap, sekitar 50-60 orang. Data tersebut menggambarkan bahwa customer melakukan repeat order atas pelayanan yang pernah mereka beli. Pada konteks buyer decision process, pemasar menerapkan pelayanan purna jual dengan baik. Di awal, kita bisa melihat bahwa perusahaan dapat menangkap apa yang menjadi masalah dari apa yang dirasakan oleh sebagian besar masyarakat jepang yaitu masalah kesehatan mental. Dengan menyediakan informasi di situs resmi, perusahaan memberikan penjelasan tentang produk/jasa apa yang mereka tawarkan sehingga upaya itu menjawab apa yang menjadi pertanyaan customer pada tahap pencarian informasi. Dengan menyediakan berbagai pilihan, customer dimudahkan untuk mengevaluasi alternatif yang mereka inginkan. Tahap keputusan pembelian sangat didorong oleh faktor internal yaitu kebutuhan akan kesehatan mental dan faktor eksternal yaitu kondisi lingkungan masyarakat yang membuat costumer mudah memutuskan untuk menggunakan jasa ini. 

Potensi Membuka Bisnis Ossan Rental di Indonesia 

Dari segi lingkungan bisnis (Environment)

  • 4P (Product, Price, Place, Promotion)

Jika dilihat dari marketing mix, ada beberapa hal yang harus diubah dalam membuka bisnis Ossan Rental di Indonesia. Hal pertama adalah dari segi harga, dengan harga 134 ribu rupiah per jam harus disesuaikan di Indonesia. Dengan harga demikian masyarakat Indonesia bisa berkonsultasi di Psikolog yang dianggap sudah profesional dan bersertifikasi. Di Indonesia sendiri harga konsultasi psikolog termurah mencapai kisaran 60 ribu rupiah per jam di puskesmas terdekat. Jasa curhat atau Ossan Rental versi Indonesia seharusnya lebih murah atau sebanding dengan hal tersebut. 

Selanjutnya mengenai layanan yang akan diberikan (product). Ossan Rental memberikan pelayanan untuk memenuhi panggilan para pelanggan walau sekadar menemani atau  mendengarkan curhatan mereka. Sedangkan di Indonesia bisa ditambahkan layanan nya menjadi jasa pacar sewaan, layanan ini cukup menarik apabila diadakan dan tentunya dengan beberapa penyesuaian kultur dan sosial masyarakat di Indonesia.

https://today.line.me/id/v2/article/Potret+jomlo+di+Indonesia-2PvJ0N

Dari statistik tersebut menggambarkan orang-orang jomblo di Indonesia ada pada jumlah yang banyak. Layanan Ossan Rental dapat menjadi peluang bisnis untuk sekadar menemani para jomblo, mendengarkan curhatannya, atau memberikan nasehat kepada klien.

Unsur selanjutnya adalah place dan promotion, dalam unsur ini pebisnis yang ingin membuka usaha Ossan Rental di Indonesia dapat memanfaatkan website sebagai basis utama dalam memasarkan layanan dan sekaligus untuk media informasi untuk akses pelanggan agar dapat memesan layanan dari rental tersebut. Pada zaman yang semakin canggih, jasa rental curhat bisa dilakukan secara daring jadi tidak hanya bertemu secara fisik. Sehingga klien yang tidak punya waktu untuk bertemu bisa terpenuhi dengan fasilitas daring. Namun layanan secara tatap muka secara langsung tidak perlu dihilangkan jadi klien bisa memilih mau secara daring atau bertemu langsung.

  • Social dan cultural :

Jasa Curhat di Jepang merekrut para Ossan ialah khusus untuk pria paruh baya yang akan menemani para klien. Sedangkan di Indonesia perlu ada keberagaman jenis kelamin dan usia untuk menjadi ‘ossan’ atau agency yang akan menemani klien. Melihat Indonesia sebagai negara dengan mayoritas beragama islam dan punya sosial budaya yang kental masih banyak stereotip buruk dalam memandang bisnis ini. Sangat tidak wajar jika wanita lajang berumur 20 tahun memesan layanan Ossan dengan pria paruh baya yang akan menemani curhat di cafe atau menemaninya berjalan. Selain itu, kasus pemerkosaan dan pelecehan di Indonesia semakin menjamur, hal ini juga memperkuat bahwa bisnis Ossan memiliki potensi besar akan hal tersebut. Pemilik bisnis harus menjamin keamanan kliennya. Pemilik bisnis harus menyaring  pelamar potensial ‘ossan’ untuk memastikan bahwa mereka tidak terlalu bertele-tele yang mana ini suatu sifat yang tidak disukai banyak kliennya. Bisa  juga melakukan pemeriksaan catatan kriminal. Lebih jauh lagi, untuk melarang ‘ossan’ menyentuh klien atau melakukan apa pun yang akan menghasilkan hubungan fisik. Kalau hal itu benar diketahui,harus ada hukuman yang tegas seperti  memberhentikan dan masuk ke jalur hukum. Oleh karena itu diperlukan sebuah rekrutmen yang jelas dan peraturan yang tegas dalam pelaksanaan bisnis ini. 

  • Technological 

Jika layanan jasa curhat di Indonesia akan berbasis website atau online, maka perlu adanya keamanan data privasi klien. Setiap data yang diberikan oleh klien tidak boleh bocor dan disalahgunakan sehingga masyarakat tidak khawatir dan percaya pada bisnis ini. 

  • Economic 

Seperti yang sudah dijelaskan dalam marketing mix bagian price, bahwa jasa usaha Ossan Rental di Indonesia harus lebih murah atau sesuai dengan fasilitas yang diberikan sehingga dapat menyesuaikan tingkat pendapatan rata-rata di Indonesia. Dengan harga 134 ribu rupiah per jam di Jepang seharusnya bisa disesuaikan di Indonesia dengan fasilitas dan layanan yang mendukung. Jika terlalu mahal maka target pemasaran akan semakin sempit yaitu kepada orang berpenghasilan menengah keatas saja yang mau memakai jasa ini. 

Dari segi karakteristik pembeli :

  • Cultural Factors

Mayoritas masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang menganut agama Islam. Bisnis ossan dinilai bertentangan dengan aturan agama, sebab berduaan dengan lawan jenis yang bukan mahramnya dinilai tidak baik. Jika bisnis ini dibangun di Indonesia maka hal yang harus diperhatikan ialah terkait penyedia jasa yang menyesuaikan dengan gender klien. 

  • Social Factors

Menurut riset yang dilakukan oleh We Are Social pada tahun ini, dijelaskan bahwa terdapat 175,4 juta pengguna internet di Indonesia. Jika dilihat dari keseluruhan penduduk Indonesia, maka jumlah persentasenya mencapai 64%. Data yang tidak kalah menarik ialah terdapat 160 juta pengguna aktif media sosial di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia sudah tidak asing dengan internet serta media sosial. Bisnis ossan menjadi sesuatu yang mungkin asing bagi masyarakat Indonesia, namun akan berbeda jika bisnis ini kemudian dipromosikan oleh tokoh publik, sebab akan menjadi perbincangan warga dan kemudian viral di media sosial. 

  • Personal Factors

Kondisi ekonomi masyarakat Indonesia dilihat dari rata-rata pendapatan penduduk setahun sekitar Rp59 juta. Fakta tersebut menunjukkan bahwa tingkat pendapatan Indonesia jauh lebih rendah daripada di Jepang, yakni sekitar Rp 600 juta. Bisnis Ossan cocok dengan kondisi perekonomian di Jepang dibandingkan di Indonesia. Jika tarif Ossan menjadi lebih murah ketika dikembangkan di Indonesia, hal ini bisa menjadi pertimbangan untuk menggunakan jasa Ossan tersebut. 

  • Psychology Factors

Kebutuhan pokok sebagian masyarakat Indonesia belum terpenuhi seluruhnya. Bahkan masih banyak masyarakat yang tidak mampu dalam memenuhi kebutuhan utama. Hal ini menjadi pemicu utama jasa Ossan belum cocok jika didirikan di Indonesia. Selain itu, masyarakat Indonesia lebih memilih curhat kepada keluarga atau teman, jika memungkinkan kepada psikolog yang lebih mumpuni di bidangnya.

Decision Making

Dilihat dari karakteristik pembeli secara keseluruhan, baik berupa Cultural, Social, Personal, dan Psychology Factors masyarakat Indonesia belum membutuhkan jasa Ossan. Masyarakat Indonesia lebih mengutamakan pemenuhan kebutuhan pokok dibandingkan kebutuhan sekunder. Selain itu, keterbukaan dalam mengeluarkan curahan hati lebih nyaman jika dilakukan kepada orang terdekat atau pakar ahli dibidangnya.

Referensi :

Amarnani, K. (2019, September 4). Ossan Rental: Say Goodbye to Solitude. Breaking Asia. https://www.breakingasia.com/news/ossan-rental-say-goodbye-to-solitude/

dewiku.com. (2018, September 27). Ossan Rental, Jasa Curhat dengan Om-Om Ini Makin Hits di Jepang. dewiku.com. https://www.dewiku.com/relationship/2018/09/27/093000/ossan-rental-jasa-curhat-dengan-om-om-ini-makin-hits-di-jepang

Haryanto, A. T. (t.t.). Riset: Ada 175,2 Juta Pengguna Internet di Indonesia. detikinet. Diambil 4 Oktober 2020, dari https://inet.detik.com/cyberlife/d-4907674/riset-ada-1752-juta-pengguna-internet-di-indonesia

Hikikomori, Penyakit Mental yang Membuat Warga Jepang Mengurung Diri—Semua Halaman—National Geographic. (t.t.). Diambil 4 Oktober 2020, dari https://nationalgeographic.grid.id/read/13917269/hikikomori-penyakit-mental-yang-membuat-warga-jepang-mengurung-diri

Lokadata.id. (t.t.). Potret jomlo di Indonesia | Lokadata.id. LINE TODAY. Diambil 4 Oktober 2020, dari https://today.line.me/th/v2/article/2PvJ0N

Moynihan, S. L., Qayyah. (t.t.). In Japan you can hire a middle-aged man for $9 an hour to listen to you complain, do your chores, or ward off stalkers. Business Insider. Diambil 4 Oktober 2020, dari https://www.businessinsider.com/men-in-japan-are-being-hired-as-agony-aunts-maids-and-fake-boyfriends-2018-9

Okezone. (2018, September 25). Lagi Tren Jasa Curhat Sini Sama Om, Biayanya Rp134 Ribu per Jam, Tertarik? : Okezone Lifestyle. https://lifestyle.okezone.com/. https://lifestyle.okezone.com/read/2018/09/25/196/1955211/lagi-tren-jasa-curhat-sini-sama-om-biayanya-rp134-ribu-per-jam-tertarik

Pengaruh Politik Domestik Jepang dalam Pelaksanaan Green Capitalism Melalui Pembentukan Kemitraan Pertumbuhan Rendah Karbon Antara Jepang dan Indonesia | HI Fisipol UGM. (t.t.). Diambil 4 Oktober 2020, dari https://hi.fisipol.ugm.ac.id/katalogtesis/pengaruh-politik-domestik-jepang-dalam-pelaksanaan-green-capitalism-melalui-pembentukan-kemitraan-pertumbuhan-rendah-karbon-antara-jepang-dan-indonesia/

Rata-rata Pendapatan Penduduk Indonesia Setahun Rp 59 Juta—Makro Katadata.co.id. (2020, Februari 5). https://katadata.co.id/agustiyanti/finansial/5e9a495de4ee7/rata-rata-pendapatan-penduduk-indonesia-setahun-rp-59-juta

Tren Bunuh Diri di Kalangan Anak dan Remaja Jepang Meningkat. (t.t.). tirto.id. Diambil 4 Oktober 2020, dari https://tirto.id/tren-bunuh-diri-di-kalangan-anak-dan-remaja-jepang-meningkat-c9o1

Penulis :

  • Francisca Puspalinda    17/408698/EK/21270

  • Irma Afifah Humaira    18/429422/EK/22031

  • Muhammad Zaky Z. I.  19/441477/EK/22495

  • Fathiya Fithratun Nisa  19/441461/EK/22479


Like it? Share with your friends!

2
2 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format