Johatsu : Alternatif untuk Melarikan Diri Tanpa Meninggalkan Jejak


1
1 point

     Di Jepang, ribuan orang dinyatakan hilang setiap tahunnya. Beberapa dari mereka dapat ditemukan, dan beberapa lainnya tidak. Mereka yang tidak ditemukan, meninggalkan rumah untuk bekerja atau pergi olahraga seperti biasa. Namun, mereka tidak pernah kembali. Mereka pergi tanpa meninggalkan jejak apapun, seolah semuanya telah direncanakan. 

      Johatsu, secara bahasa, memiliki arti berupa evaporasi atau penguapan. “Penguapan” yang diwujudkan oleh johatsu ini adalah transformasi menjadi “individu baru”. Salah satu kepercayaan masyarakat Jepang, yakni Kamikakushi¸ yang meyakini bahwa penyebab hilangnya seseorang adalah karena disembunyikan oleh Tuhan. Johatsu merupakan alternatif bagi penduduk Jepang untuk menghilangkan jejak diri tanpa harus menghadapi kematian. Salah satu faktor johatsu diminati adalah faktor ekonomi seperti mereka yang tak mampu membayar hutang, kehilangan pekerjaan, orang-orang yang menghadapi tekanan, dan butuh kebebasan dari beberapa hal tertentu. Selain itu, rasa malu akibat suatu aib juga menjadi faktor lainnya. Dilansir dari Owlcation, pelaku johatsu ini akan meninggalkan pekerjaan, studi, atau keluarga untuk memulai hidup yang baru. Sebagian dari mereka bahkan membuat identitas baru, mengganti wajahnya baik dengan operasi plastik atau menggunakan aksesoris tambahan seperti rambut palsu demi memastikan dirinya benar-benar terlepas dari kehidupan lamanya.

Bagaimana Johatsu Ini Berkembang di Jepang      

      Johatsu menawarkan jasa berupa bantuan untuk menghilangkan jejak seseorang. Sasaran konsumen Johatsu bukanlah mereka yang ingin kabur dari tindakan kriminal, melainkan mereka yang berada di situasi buruk dan membutuhkan bantuan. Johatsu akan membantu seseorang untuk memulai hidup baru di suatu tempat tanpa ada yang mengetahui keberadaan mereka. Penyedia jasa johatsu akan merencanakan secara detail mengenai proses keberangkatan, seperti waktu dan situasi yang tepat untuk klien meninggalkan tempat tinggal mereka. penyedia layanan akan menyediakan kendaraan untuk menjemput dan membantu klien mengemasi barang yang ingin dibawa. Langkah selanjutnya, Penyedia layanan akan memberikan akomodasi di tempat tujuan, seperti mencarikan tempat tinggal, pengacara, ataupun keamanan dari pihak berwajib. Terakhir, pelayanan akan dilanjutkan dengan feedback dari pelanggan untuk memastikan bahwa tidak ada yang mengetahui mengenai keberadaannya saat ini. Untuk harga, penyedia jasa menawarkan produk ini dengan harga bervariasi tergantung dari tingkat kesulitan untuk melaksanakan permintaan konsumen, namun secara umum harga dari jasa ini dimulai dari rentang USD 450 hingga USD 2000.        

      Ditinjau dari perilaku konsumen, masyarakat Jepang harus memiliki kepercayaan yang kuat terhadap suatu layanan yang akan mereka beli. Oleh karena itu, penyedia jasa Johatsu selalu menjaga kerahasiaan bisnis mereka serta data-data para klien. Mereka menawarkan jasa melalui internet, tetapi tidak secara gencar dan terang-terangan. Penyedia jasa juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menjaga privasi para klien. Di Jepang, Layanan Johatsu sangat diminati. Tekanan hidup di Jepang menyebabkan seseorang memilih untuk meninggalkan kehidupannya. Dari segi sosial dan budaya, masyarakat jepang cenderung memiliki standar kehidupan yang tinggi, sehingga mereka akan sulit merasa puas dengan kehidupan yang dimiliki.  Mereka juga memiliki tingkat rasa bersalah yang tinggi pula, sehingga mereka akan memilih untuk menghilang saat melakukan suatu kesalahan. Menurut masyarakat Jepang, Johatsu merupakan alternatif yang lebih baik dibandingkan bunuh diri. Selain itu, ada banyak kasus kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi di Jepang. Dari sisi psikologi, mereka yang mengalami kekerasan akan memiliki motivasi untuk memulai hidup yang lebih baik. Mayoritas masyarakat Jepang memiliki sikap individualis yang tinggi. Mereka tidak memiliki banyak kolega atau harus memikirkan orang lain dalam mengambil suatu keputusan. Ketika memilih untuk menghilang, mereka memiliki persepsi bahwa hilangnya mereka tidak akan berpengaruh banyak bagi orang lain.

Mengadopsi Johatsu di Indonesia

       Johatsu bisa diterapkan di Indonesia, namun tentu akan berbeda dengan yang diterapkan di Jepang. Ditinjau dari konsep decision making, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, penyedia layanan perlu mengenali target pasar yang ada di Indonesia. Hal ini untuk mengetahui seberapa banyak orang yang memerlukan jasa Johatsu serta dari kategori konsumen apa mereka berasal. Kedua, jasa Johatsu memerlukan banyak informasi dari pihak konsumen maupun pihak lain yang nantinya akan terlibat. Seperti alasan apa yang menjadi latar belakang atau tujuan konsumen, jenis layanan seperti apa yang mereka inginkan, serta berapa harga yang berani mereka bayar. Ketiga, evaluations of alternatives. Meskipun jasa Johatsu belum ada di Indonesia, namun mungkin ada jasa-jasa lain yang menurut konsumen lebih menarik. Keempat, bisnis layanan Johatsu akan berhasil apabila penyedia layanan mampu memenuhi minat konsumen. Terakhir, feedback dari konsumen, yakni keinginan untuk menggunakan Johatsu kembali.

         Karakteristik masyarakat dan konsumen di Indonesia pasti berbeda dengan yang ada di Jepang. Dari segi budaya, Johatsu bertentangan dengan budaya di Indonesia, di mana masyarakat cenderung menggunakan pendekatan sosial untuk menyelesaikan suatu masalah. Dan tidak seperti Jepang, keamanan privasi seseorang juga kurang terjaga di Indonesia. Teknologi Indonesia yang masih belum secanggih Jepang, akan sulit untuk menjaga kerahasiaan klien seperti penguncian data pribadi dan penyembunyian riwayat perjalanan.  Selain itu, maraknya penggunaan sosial media di Indonesia akan menyulitkan seseorang untuk benar-benar menghilang. Sehingga apabila diterapkan di Indonesia, maka produk ini akan kurang efektif untuk menjadi sarana seseorang melarikan diri dengan tujuan menetap di suatu tempat. Namun, produk ini bisa diganti dengan menyediakan jasa melenyapkan diri selama beberapa waktu tertentu dengan tujuan menghibur diri tanpa ada seorangpun yang tahu. Jangka waktu yang diberikan pun kurang lebih berkisar antara 3 hari – 14 hari dengan jaminan kerahasiaan identitas dan tempat yang dituju. Prosedur yang dilakukan untuk mendapatkan jasa ini adalah mengisi form pendaftaran, membuat janji temu untuk memilih waktu dan paket harga. Selain karena penawaran yang lebih sederhana, tetapi juga untuk menyesuaikan rata-rata pendapatan masyarakat indonesia, kisaran harga yang ditawarkan juga akan lebih murah, yakni mulai dari Rp 750.000,00 hingga Rp 4.000.000,00. Tempat yang direkomendasikan untuk pengguna jasa Johatsu adalah tempat dengan lingkungan yang tenang dan views yang menarik. Hal ini dimaksudkan agar konsumen merasa tujuan awal mereka untuk menghibur diri atau mencari ketenangan dapat tercapai. Informasi mengenai jasa ini dapat ditemukan di media sosial dan sponsor di platform online lainnya. Jasa Johatsu ini tidak memiliki rival karena baru pertama kali ada di Indonesia sehingga konsumen cenderung mengevaluasi dari segi pilihan paket yang ditawarkan. Setelah diberikan pilihan paket layanan, konsumen akan memutuskan untuk memakai penawaran yang menurutnya terbaik. Seperti penyedia jasa yang lain, Johatsu juga berharap konsumennya merasa puas akan pelayanan yang diterima. Maka dari itu, Johatsu menyediakan review pelanggan seusai menggunakan jasa tersebut, apabila pelanggan memberikan penilaian yang baik maka dapat dijadikan sebagai alat penawaran kepada masyarakat, mengapa jasa ini layak untuk dicoba. Dan Johatsu juga harus memastikan bahwa konsumen akan menggunakan jasa ini kembali di kemudian hari.

Sumber :

Kotler, P. and Armstrong, G. (2018), Principles of Marketing, 17th ed. Harlow, UK: Pearson Education Ltd.

https://www.youtube.com/watch?v=xVc_AdJoAVs (diakses pada 1 Oktober 2020)

Sumber Gambar : 

Pexels.com/AbbyChung (diakses pada 3 Oktober 2020)

Pexels.com/Qihong (diakses pada 3 Oktober 2020)

Penulis:

Aji Pangestu Nuswantoro

Berliana Cahya Pertiwi

Dimas Dharmawan

Mustika Imalia Indira Hapsari 


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
1
Fun
Genius Genius
1
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
1
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format