Dampak Pandemi Terhadap Gojek. Mengapa Gojek Menutup Layanan GoLife?

Pandemi memberikan dampak kepada banyak industri tak terkecuali Gojek yang harus menutup layanan GoLifenya


0

                                                  OJEK default image caption

PT. Gojek Indonesia merupakan sebuah perusahaan yang didirikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, pada tahun 2010. Gojek merupakan perusahaan yang fokus pada jasa penyedia angkutan online, seperti GoJek (ojek), maupun GoCar (taksi). Selain menawarkan jasa angkutan online, Gojek juga menyediakan layanan lain seperti GoFood, GoMart, GoClean, dan masih banyak lagi. Dalam perkembangannya Gojek telah bermitra dengan banyak pengendara ojek yang tersebar diseluruh Indonesia. Gojek juga merupakan salah satu platform online terbesar di Asia Tenggara. Dalam tugas kali ini, Kelompok Crazy Rich Asian, akan menggunakan PT. Gojek Indonesia sebagai contoh dalam pembahasan isu PHK terhadap karyawan dikarenakan pandemic covid-19.

                             Dampak Pandemi Covid-19 Bagi Mitra Gojek di Seluruh Indonesia

                                       

                                            (Sumber: Idfebui.org, diakses 6 Oktober 2020)

Terjadinya pandemic covid-19 mengakibatkan banyaknya perubahan dalam berbagai aspek, tidak terkecuali pada kehidupan perekonomian negara. Gojek sebagai contohnya, diketahui telah berkontribusi memberikan banyak lapak kerja bagi para driver ojek, taxi, maupun masyarakat Indonesia. Dilansir melalui CNN Indonesia, Gojek melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 430 karyawan atau setara dengan 9% dari total karyawan perusahaan yang bekerja di perusahaan tersebut. Gojek juga menutup dua layanannya yaitu GoLife (GoMassage dan GoClean) dan GoFood Festival yang diakibatkan oleh covid-19. Kompas.co, juga mengatakan bahwa Co-CEO Gojek, Andre Soelistyo dan Kevin Aluwi memberikan benefit bagi para karyawan yang terdampak oleh pandemi, berupa pesangon di atas standar yang ditetapkan oleh pemerintah. Diketahui bahwa para karyawan yang terdampak akan mendapatkan minimum gaji 4 pekan ditambah tambahan 4 pekan gaji untuk setiap tahun lamanya bekerja. 

Pemutusan hubungan itu mau tidak mau dilakukan oleh pihak Gojek dikarenakan selama pandemi berlangsung menurut laman tirto.id Gojek harus merogoh kocek sebesar Rp. 100 miliar untuk bantuan bagi mitra Gojek tersebut belum lagi Gojek memberikan kupon yang berlaku di restoran tertentu sebesar 5%. Tentunya hal ini menjadikan beban finansial bagi Gojek karena ketika disaat pendapatan turun disaat itu juga mereka harus mengeluarkan dana bantuan demi menjaga mitra mereka, karena seperti yang kita ketahui bisnis transportasi online sangat bergantung kepada mitranya. Mitra Gojek sama dengan aset perusahaan yang harus mereka jaga kedepannya agar perusahaan tidak mengalami collapse sehingga Gojek pun sudah meminimalisir angka pengurangan mitranya tersebut.

                       Grafik Penurunan Penumpang Transportasi Online Bulan Februari–Maret 2020                   

                                

                                  (Sumber lokaldata.id, diakses 6 Oktober 2020)

Wabah covid-19 memang sudah memukul banyak sektor perekonomian tak terkecuali bisnis transportasi online seperti menurut laman lokadata.id penurunan penumpang terjadi dimulai saat covid–19 masuk ke Indonesia. Penurunan penumpang dapat terjadi karena ketika wabah covid-19 datang pemerintah langsung melakukan tindakan preventif untuk mencegah penyebaran virus ini dengan melakukan work from home dan juga meliburkan sekolahan yang nantinya segala kegiatan sekolah akan dilanjutkan secara daring ditambah lagi dengan himbauan physical disctancing yang membuat transportasi online menjadi makin dijauhi penggunanya saat pandemi. Hal ini yang menyebabkan penurunan jumlah penumpang turun sekitar 14-16% yaitu dimulai dari tanggal 13 Maret dimana penumpang Gojek masih di angka 3,15 juta kemudian turun menjadi 2,57 juta orang, dengan munurunnya jumlah penumpang ini diiringi dengan penurunan jumlah pendapatan perhari yang diterima oleh mitra Gojek, pendapatan mitra Gojek biasanya dalam sehari yaitu Rp. 300.000 per hari dan sekarang turun menjadi Rp. 100.000.

                           Support Langsung dari Gojek Selaku Pihak Perusahaan Terhadap Mitranya

                                                 

                                                   (Sumber : Idfebui.org, diakses 6 Oktober 2020)

Melihat hal tersebut Gojek tidak tinggal diam, mereka terus mensupport para mitranya agar dapat bekerja dikala pandemi dengan melaukan beberapa program seperti dilansir cnbcindonesia,com. Program itu seperti pendistribusian hand sanitizer, vitamin, masker gratis ke mitra Gojek di lapangan, kemudian terdapat juga pemberian sembako gratis lewat kerjasamanya dengan Alfamart, paket makanan sehat dan hemat yang dapat dibeli oleh mitranya di merchant UMKM, lalu Gojek membantu dalam proses pembayaran cicilan kendaraan motor mitra dengan cara bekerjasama dengan lembaga terkait pembayaran dengan memberi prosedur keringanan saat proses pencicilan, Selain itu Gojek juga memberikan progam bantuan pendapatan seperti memberikan tambahan pada fitur e-wallet dimana tip dari konsumen bertambah pilihannya menjadi Rp. 100.000 yang dapat langsung tersalur ke e-wallet mitra Gojek, bagi mitra yang positif covid-19 dan telah terkonfirmasi akan diberikan bantuan secepatnya, dan Gojek lewat kerjasamanya dengan Yayasan Anak Bangsa Bisa memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada mitranya yang terdampak covid-19.

Para karyawan yang terdampak juga diwajibkan untuk bekerja saat sudah mendapatkan pemberitahuan, supaya karyawan dapat fokus memikirkan mengenai rencana mereka di masa datang. Gojek bersedia untuk membayar gaji secara penuh, cuti tahunan yang tidak digunakan, dan juga hak – hak lainnya seperti cuti melahirkan. Karyawan yang memiliki hak kepemilikan saham juga akan dihapus, sehingga karyawan yang meninggalkan perusahaan dapat memiliki saham di perusahaan. Gojek juga memperpanjang asuransi kesehatan karyawan yang terdampak. Bagi karyawan yang mencari pekerjaan baru, Gojek memberikan bantuan seperti program outplacement yang diharapkan dapat membantu karyawan dalam menemukan pekerjaan baru. 

Seperti yang sudah diketahui dari beberapa penjelasan di atas, Gojek telah melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap kurang lebih 9% dari sekitar 5000 karyawan Gojek dan juga memutus hubungan kemitraan yang sebagian berada di divisi GoLife dan GoFood Festival. Alasan layanan tersebut adalah untuk mendukung penurunan jumlah persebaran virus Covid-19. Seperti kita ketahui, layanan GoMassage menuntut terjadinya kontak fisik anatara karyawan gojek dengan pelanggan. Oleh sebab itu, beberapa solusi skenario yang perlu dipertimbangkan oleh PT. Gojek Indonesia dalam rangka meminimalisir angka pegawai atau mitra yang terdampak pemutusan hubungan kerja. Salah satunya adalah dengan membuat divisi atau pekerjaan pengganti yang dapat menampung para pegawai maupun mitra dari 3 layanan Gojek yang ditutup tersebut. Skenario ini perlu menjadi salah satu pertimbangan PT. Gojek Indonesia, mengingat dengan latar belakang masing- masing mitranya yang memiliki latar belakang yang mumpuni untuk dapat mendapat pekerjaan baru. Dimana kesempatan kerja saat pandemi ini mengalami penurunan yang cukup signifikan. Melalui bisnis.com, jumlah perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan mengalami penurunan sebanyak 50%, sedangkan jumlah iklan lowongan pekerjaan turun sebanyak 70%. Hal ini perlu turut menjadi perhatian dari perusahaan Gojek, karena dengan pesangon yang diharapkan dapat mendukung pegawainya yang terkena PHK untuk medapatkan pekerjaan baru akan tetap sulit.

           Corona Biang Kerok Susah Cari Kerja, Pengangguran Naik - Halaman 2

       Grafik Perkembangan Jumlah Lowongan Pekerjaan Januari- April 2020 (cnbcindonesia.com)

Pada artikel ini, kelompok Crazy Rich Asians memiliki solusi yang mungkin bisa diperhitungkan oleh PT. Gojek dengan tujuan mengurangin angka PHK. Solusinya adalah dengan membentukan suatu divisi atau pekerjaan baru guna mengalih pekerjaan para pegawai yang berada di divisi Golife maupun Gofood festival yang sementara harus ditutup pada masa pandemi ini. Beberapa pertimbangan menjadi dasar dalam merencanakan divisi baru ini. Pertama, kemampuan atau hardskill yang dimiliki oleh pegawai. Divisi yang kami rencanakan perlu memiliki area keahlian yang hampir sama dengan keahlian para pegawai pada divisi lama, atau divisi yang baru ini tidak memerlukan hardskill yang terlalu spesifik atau mudah dipelajari dan dilatih oleh pegawai yang akan terdampak PHK ini. Kedua, biaya untuk shifting ini harus memiliki cost seminimal mungkin, karena dalam mebuka sebuah layanan atau divisi baru tidaklah murah bagi perusahaan- perusahaan di masa kritis seperti saat ini. Ketiga, waktu perilisan atau persiapan yang harus sesingkat- singkatnya. Dalam tahap persiapan ini meliputi pelatihan pegawai- pegawai terhadap sistem kerja divisi baru, legalitas, analisa demand pasar dan marketing, dan juga pembaruan sistem UI (User Interface) aplikasi Gojek dengan layanan yang baru.

GoHygiene

Layanan baru ini dapat dimasukkan ke dalam salah satu layanan Golife. Dimana layanan baru ini berfungsi untuk menyediakan jasa penyemprotan ruangan, rumah, kantor, atau gedung dengan cairan disinfektan. Memasuki masa new normal ini, masyarakat telah diperbolehkan untuk kembali untuk bekerja ataupun beraktivitas seperti biasa yang tetap diabatasi dengan beberapa protokol kesehatan yang dianjurkan Menteri Kesehatan RI. Dengan kondisi seperti ini, diharapkan layanan Gohygiene ini dapat membantu masyarakat Indonesia untuk dapat menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan tempat mereka beraktivitas tanpa harus memiliki alat penyemprot disinfektan ataupun harus mencari- cari cairan disinfektan yang punya standard minimal anjuran dari Menteri Kesehatan dan juga aman untuk manusia. Hanya cukup dengan memanggil petugas penyemprot disinfektan dari Gojek, masayarakat dapat menjadi lebih tenang dan aman pada lingkungan sekitarnya, dan juga tidak perlu mengeluarkan modal lebih besar.

Pada kondisi lain, bagi kaum awam mungkin sangat sulit mengetahui cairan disinfektan mana yang ampuh dalam membasmi virus Covid-19, ataupun aman bagi kesehatan mereka sendiri. Dengan cairan disinfektan yang telah termasuk dalam paket layanan Gohygiene, cairan tersebut sudah dikonfirmasi keampuhan serta keamanannya dengan bekerja sama dengan beberapa supplier barang dan juga Menteri Kesehatan berhubungan dengan standarisasinya. Sehingga secara demand, dengan keampuhan serta keamanan yang ditawarkan oleh Gojek, masayarakat Indonesia akan sangat tertarik dengan layanan ini, terutama bagi beberapa perusahaan atau pabrik yang masih padat dengan pegawai.

Dari sisi perusahaan, perusahaan perlu membeli alat penyemprot disinfektan dan mencari supplier cairan disinfektan di tiap kota tempatnya beroperasi. Alat seperti gambar di bawah ini memiliki kisaran harga Rp.500.000 di beberapa pasar online.

                                                                  Mesin Sprayer Elektrik Knapsack Baterai 2in1 Alat Semprot Pertanian  Semprotan Manual Electric Portable Battery Penyemprot Hama Disinfektan  Spray Gun di Lapak Almar | Bukalapak

Dari sisi pelatihan pegawai, tidak memerlukan biaya yang cukup besar. Karena dengan pengalaman sebelumnya bermitra dengan Gojek, pegawai sudah mengtahui beberapa peraturan bagaimana harus bersikap terhadap pelanggan. Pegawai hanya perlu diberikan petunjuk bagaimana mengoperasikan alat semprot tersebut melalui sebuah video singkat yang dapat dibuat oleh Gojek. Proses seleksi ataupun rekrutmen juga tidak memakan biaya besar karena perusahaan tidak perlu membuka iklan lowongan karena perekrutan terjadi dalam internal perusahaan. 

Dapat dipahami bahwa layanan ini tidak akan menjadi layanan yang akan tersedia untuk jangka panjang. Karena setelah wabah covid ini telah selesai, pasti layanan ini tidak akan menarik bagi warga lagi. Namun, kembali seperti yang dikatakan oleh Co-CEO Gojek, Kevin Aluwi bahwa layanan Golife dan Gofood festival hanya ditutup sementara waktu sampai kondisi pandemi ini sudah terkendali. Sehingga pegawai dari layanan GoHygiene akan kembali bertugas pada divisi lama mereka setelah kondisi tersebut terpenuhi.

Kesimpulan:

Gojek melakukan tanggung jawab yang cukup baik kepada beberapa karyawannya yang di PHK. PHK merupakan hal yang wajar dilakukan oleh sebuah perusahaan untuk mengurangi kerugiannya. Namun perusahaan tetap harus menunaikan kewajibannya bila melakukan PHK, yaitu memberikan pesangon kepada karyawan yang mengalami PHK dan juga hak-hak karyawan lainnya sesuai dengan perjanjian kontrak kerjanya. Dalam hal ini Gojek melakukan tanggung jawabnya dengan baik. Gojek memberikan pesangon kepada 430 orang mitra kerjanya yang di PHK. Selain itu gojek juga memberikan kompensasi lainnya yaitu pelatihan online kepada karyawannya yang terkena PHK. Hal ini sangat baik untuk dilakukan, sehingga karyawan dapat menemukan peluang kerja yang lain. Tidak mudah memang bagi karyawan yang menjadi korban PHK, namun di sisi lain PHK adalah salah satu keputusan terbaik yang harus diambil oleh perusahaan untuk mempertahankan perusahaannya termasuk seluruh stakeholder yang ada di dalamnya. 

Adapun solusi dari kelompok kami bagi gojek yang mungkin dapat mengatasi masalah PHK tersebut. Gojek mungkin dapat membuka layanan yang baru yaitu GoHygiene, jadi perusahaan dapat mengalihkan karyawannya ke layanan ini dibandingkan melakukan PHK. Di mana kita tahu kebersihan merupakan suatu hal yang amat sangat penting dan dibutuhkan di era ini. Ini juga dapat menjadi peluang bisnis yang baik bagi gojek untuk saat ini, selain itu pandemi ini juga belum tahu kapan akan berakhir, sehingga menurut kami perusahaan dapat menjadikan ini solusi yang layak untuk dipertimbangkan di situasi yang kurang baik seperti pandemi ini. Hingga nanti saatnya layanan GoLife dapat beroperasi kembali, layanan ini dapat menjadi bantuan agar karyawan tetap mendapatkan pemasukan, meskipun tidak ada jaminan bahwa ini akan memberikan pemasukan yang besar bagi mitra dan business partnernya, setidaknya ini akan memberikan tambahan pemasukan bagi mitra dan business partner di situasi yang sulit ini. Perusahaan mungkin perlu mengeluarkan biaya lainnya bila ingin merealisasikan layanan ini, namun positifnya perusahaan tidak perlu memberikan pelatihan khusus yang memakan biaya besar kepada mitranya yang dialih dayakan.

DAFTAR PUSTAKA

Bisnis.com. 30 April 2020. BPS: Jumlah Lowongan Pekerjaan Turun 70 Persen Akibat Covid-19. Diakses pada 6 Oktober 2020, dari: 

https://ekonomi.bisnis.com/read/20200430/9/1234967/bps-jumlah-lowongan-pekerjaan-turun-70-persen-akibat-covid-19 

Cnbcindonesia.com. 24 Juni 2020. Di Atas Standar, Ini Pesangon 430 Karyawan Gojek yang di-PHK. Diakses pada tanggal 6 Oktober 2020, dari: 

https://www.cnbcindonesia.com/news/20200506120057-4-156681/corona-biang-kerok-susah-cari-kerja-pengangguran-naik/2

Cnbcindonesia.com. 6 Mei 2020. Di Atas Standar, Ini Pesangon 430 Karyawan Gojek yang di-PHK. Diakses pada tanggal 6 Oktober 2020, dari:

https://www.cnbcindonesia.com/news/20200506120057-4-156681/corona-biang-kerok-susah-cari-kerja-pengangguran-naik/2

Daniela. (2020, 23 June). Daftar Pesangon Karyawan Gojek yang Kena PHK. CNN Indonesia. Retrieved from https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200623204724-92-516678/daftar-pesangon-karyawan-gojek-yang-kena-phk 

Kala Grab dan Gojek Goyah Akibat Corona. Dari https://tirto.id/kala-grab-dan-gojek-goyah-akibat-corona-fKxg. Diaksesk 6 Oktober 2020

Laporan Penelitian Survei Pengalaman Mitra Driver Gojek Selama Pandemi Covid-19. Dari https://ldfebui.org/wp-content/uploads/2020/06/Laporan-Penelitian-Survei-Pengalaman-Mitra-Driver-Gojek-Selama-Pandemi-Covid19.pdf. Diakses 6 Oktober 2020

Lawan Corona Gojek Luncurkan 12 Program Buat Lindungi Driver. Dari https://www.cnbcindonesia.com/tech/20200331202543-37-148891/lawan-corona-gojek-luncurkan-12-program-buat-lindungi-driver. Diakses 6 Oktober 2020

Penumpang Angkutan Daring Turun Tapi Buka Peluang. Dari https://lokadata.id/artikel/penumpang-angkutan-daring-turun-tapi-terbuka-peluang-lain. Diakses 6 Oktober 2020

Viva.co.id. 24 Juni 2020. Jumlah Karyawan yang Dipangkas Gojek Lebih Besar dari Grab. Diakses pada tanggal 6 Oktober 2020, dari: 

https://www.viva.co.id/digital/startup/1223961-jumlah-karyawan-yang-dipangkas-gojek-lebih-besar-dari-grab 

Ulya, Fika Nurul. (2020, 24 June). 430 Karyawan Gojek Kena PHK, Bagaimana Pesangonnya?. Kompas.com. Retrieved from https://money.kompas.com/read/2020/06/24/070000126/430-karyawan-gojek-kena-phk-bagaimana-pesangonnya-?page=all 


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format