XXI Menghadapi Covid-19

Bisnis Bioskop menjadi salah satu bisnis yang cukup terpukul ditengah pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia. Bagaimana dengan Bisnis Bioskop di Indonesia?


1
1 point

Background:
Oktober ini, tepat 10 bulan sejak Virus Corona atau Covid-19 pertama kali diketahui muncul di dunia. Virus yang pertama kali dideteksi di Kota Wuhan China ini, akhirnya menjadi sebuah pandemi global yang mengancam kesehatan jutaan umat manusia. Hingga 12 Oktober 2020 tercatat ada lebih dari 37,88 juta kasus Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia (Sumber: https://www.worldometers.info/coronavirus/?utm_campaign=homeAdvegas1?) dengan jumlah kematian mencapai lebih dari 1 juta jiwa. Di Indonesia sendiri, pandemi Covid-19 tidak kalah menyeramkan. Pada saat artikel ini ditulis Indonesia menempati urutan ke 20 sebagai negara dengan total kasus Covid-19 terbanyak di dunia dengan jumlah kasus mencapai 336.716 kasus.

Ancaman Virus Corona tak hanya berhenti pada kesehatan manusia, tetapi juga mengancam perekonomian global. Bank Dunia / World Bank memprediksi pertumbuhan ekonomi global berada di angka negatif 5,2% selama tahun 2020 dan menilai, penurunan tersebut akan menjadi resesi yang paling dalam sejak perang dunia kedua yang terjadi pada tahun 1939 – 1945 (Sumber: https://ekonomi.bisnis.com/read/20200602/9/1247572/imbas-covid-19-bank-dunia-prediksi-pertumbuhan-ekonomi-ri-anjlok-hingga-0). Sejalan dengan analisa World Bank, International Monetary Fund / IMF juga memprediksi bahwa ekonomi dunia pada tahun 2020 akan menyusut hampir 5% dan akan kehilangan output ekonomi hingga sebesar $12 triliun selama dua tahun (Sumber: https://www.bbc.com/indonesia/dunia-53168814).

Di Indonesia sendiri, Ibu Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan juga memperkirakan ekonomi Indonesia di tahun 2020 juga mengalami penurunan sebesar 0,6% hingga 1,7%. “Forecast terbaru kita pada September 2020 adalah minus 1,7% sampai minus 0,6%. Ini artinya negativeterritory kemungkinan terjadi pada kuartal III,”kata Ibu Sri Mulyani dalam video conference APBN KiTa, Selasa (22/09/2020 – dikutip dari https://www.bareksa.com/berita/berita-ekonomi-terkini/2020-09-24/indonesia-akan-resesi-ini-prediksi-ekonomi-2020-versi-kemenkeu-oecd-hingga-bank-dunia).

Salah satu bisnis yang terkena dampak cukup signifikan dengan merebaknya pandemi ini adalah bisnis bioskop. Secara global, bisnis bioskop diproyeksikan bisa anjlok hingga 66% karena pandemi tersebut. Riset Global Entertainment & Media Outlook PwC mengungkap pandemi Covid-19 membuat mayoritas bioskop ditutup dan rilis film ditunda sehingga membuat bisnis tersebut megap-megap."Selain itu, kecil kemungkinan bahwa persentase tersebut akan meningkat. Karena proyeksi kami, pada 2025 pendapatan bioskop akan berada di level pendapatan 2019," ungkap riset tersebut, Selasa (15/9) (Sumber: https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20200916121246-220-547108/omzet-anjlok-66-persen-bioskop-megap-megap-karena-pandemi).

Sejak Bulan Maret 2020, sejumlah jaringan bioskop di tanah air juga telah mulai menghentikan operasionalnya. Cinema XXI telah memutuskan untuk menutup seluruh bioskop di DKI Jakarta sejak 23 Maret 2020 sementara CGV Cinemas juga telah menutup seluruh bioskopnya sementara waktu sejak 31 Maret 2020. Saat ini sudah lebih dari enam bulan bioskop di Indonesia menghentikan aktivitasnya. Dampak dari penutupan operasional dalam jangka waktu yang cukup lama ini mengakibatkan perusahaan harus melakukan efisiensi dan tidak jarang melakukan pengurangan karyawan. Berdasarkan artikel dari Tirto.id, terhitung sejak 3 bulan dihentikannya aktivitas operasional, CGV Cinemas tercatat memiliki 1.478 karyawan yang “berhenti”bekerja dari total 2.147 karyawan. Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan PT Graha Layar Prima Tbk. selaku pemilik bioskop CGV kepada Bursa Efek Indonesia, ribuan karyawan tersebut tidak tercantum dalam kolom PHK. Namun, ada dalam keterangan pengunduran diri karyawan dan daily worker serta part timer yang tidak bekerja karena tidak ada pekerjaan. Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira berkata bahasa tersebut merupakan kata lain dari PHK dalam kosa kata yang lebih halus. “Masuk katagori PHK, cuma diperhalus dengan bahasa mengundurkan diri," kata Bhima saat dihubungi reporter Tirto, Selasa (2/6/2020). (Sumber: https://tirto.id/setop-operasi-bioskop-selama-corona-cgv-phk-1478-karyawan-fEz7).

Sementara Cinema XXI juga telah melakukan sejumlah efisiensi untuk dapat tetap bertahan hidup di tengah kondisi sulit ini. "Manajemen tentu berupaya keras dan maksimal untuk mempertahankan keberlangsungan bisnis sekaligus keutuhan keluarga besar Cinema XXI," kata Head of Corporate Communications & Brand Management Cinema XXI, Dewinta Hutagaol, kepada CNBC Indonesia, Rabu (15/7/20). Salah satu efisiensi yang dilakukan Cinema XXI bahkan hingga berdampak kepada jajaran manajemen, dimana tidak ada lagi tunjangan bagi Direksi dan Komisaris perusahaan sejak April 2020. Sementara untuk para karyawan Cinema XXI mengimbau agar tetap berada di rumah dan bekerja dari rumah. Upaya merumahkan ini dilakukan guna menjaga kesehatan diri dan keluarga masing-masing. Sebab, dikatakan bahwa prioritas utama Cinema XXI saat ini adalah untuk tetap sehat. Adapun karyawan yang tetap bertugas adalah mereka yang tergabung dalam satuan tugas khusus yang bertanggung jawab untuk merawat dan membersihkan seluruh area bioskop selama Cinema XXI non aktif sementara waktu. (Sumber: https://www.cnbcindonesia.com/news/20200715140251-4-172893/corona-bioskop-xxi-potong-gaji-bos-sampai-rumahkan-karyawan).

Ketua Gabungan Perusahaan Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Djonny Sjafruddin mengatakan, penutupan ini tentu sangat memukul bisnis bioskop di Ibu Kota. Kerugiannya diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah. Kendati mengalami kerugian yang cukup besar, ia memastikan, bioskop tetap memiliki prospek bisnis yang baik kedepannya. Lantaran, sejumlah daerah di Indonesia juga sudah mulai kembali membuka bioskopnya.
Protokol Khusus Pariwisata

Di Jakarta, dengan adanya pemberlakuan PSBB Transisi dari 12-25 Oktober 2020, pemerintah sudah memperbolehkan dibukanya bioskop dengan ketentuan sesuai Protokol Kesehatan yang disetujui Pemerintah Daerah. Memang tidak dapat dipungkiri, pandemi yang belum berakhir membuat masyarakat masih waspada untuk menghadiri kegiatan di dalam ruangan dengan durasi waktu yang lama seperti menonton bioskop indoor. Bisnis bioskop harus memastikan bahwa fasilitas bioskop benar-benar mengutamakan standar keamanan, kesehatan dan keselamatan demi meningkatkan kepercayaan costumer. Selain itu perusahaan juga perlu melakukan inovasi-inovasi marketing untuk dapat kembali menarik minat consumer menonton di bioskop.

Menilik dari data consumer insight 2020, yang disusun oleh PWC, kebutuhan masyarakat terhadap hiburan selama dan setelah pandemi diperkirakan menjadi lima prioritas pengeluaran utama masyarakat. Tentunya hal ini disertai dengan kesadaran masyarakat akan kesehatan dan keselamatan sebagai hal yang utama. Hal ini dapat menjadi peluang bisnis Bioskop untuk mengembangkan inovasi-inovasi baru berbasis penayangan film yang dapat menjadi alternatif hiburan masyarakat selain bioskop konvensional yang sudah ada di Indonesia saat ini. Sekalipun saat ini marak adanya online streaming menggunakan ponsel pribadi atau tv di rumah, namun sensasi menonton bioskop yang memiliki layar yang besar, orang-orang asing di sekitar, sound system yang bagus, dan cemilan ‘ala’ bioskop tentunya menjadikan pengalaman menonton film di bioskop secara langsung menjadi hiburan yang tak mudah digantikan.

Saran / Solusi Job:
Pada artikel ini kami dari Future Bosses akan memberikan saran / solusi berupa sebuah inovasi jabatan baru (job) yang bisa diciptakan oleh bisnis bioskop, khususnya Cinema XXI dalam menjawab tantangan ke depan (masa new normal) serta peluang yang ada dengan tetap mengedepankan keamanan, kesehatan dan keselamatan masyarakat. Sehingga minimal Cinema XXI tidak perlu melakukan pengurangan karyawan yang sedemikian besar selama masa pandemic ini. Salah satu solusi yang kami berikan adalah dengan membuat pekerjaan sebagai Drive In Cinema Manager dan / atau Camping Cinema Manager (Outdoor Cinema Manager).

Gambar 1. Drive in Cinema

Sebenarnya, sebelum adanya pandemic Covid-19, drive in cinema dicatat sejarah pertama kali diadakan pada tahun 1933 di Crescent Boulevard di Camden, New Jersey, USA, yang merupakan bioskop drive in pertama di dunia. Saat ini, bisnis drive in cinema sudah menjamur di seluruh negara dan yang paling besar adalah All-Weather Drive-In di Copiague, New York yang menempati lahan seluas 28 hektar dan dapat menampung 2500 kendaraan, memiliki taman bermain serta restoran. Di Indonesia sendiri, semenjak adanya pandemi ini, bisnis drive in cinema mulai menjadi inovasi baru yang menjadi daya tarik waga perkotaan. Marketing Communication Manager Senayan Park, M Ardi Rukmawan, saat dihubungi Suara Pembaruan, Minggu (6/9/2020), mengatakan sejak awal pengumuman bioskop drive-in dibuka, 400 tiket pertama langsung habis terjual.

Memang kelemahan bisnis drive in cinema ini adalah consumernya yang harus memiliki mobil atau membawa mobil sendiri. Hal ini mungkin akan sulit dijangkau untuk masyarakat pinggir kota atau masyarakat yang tidak memiliki mobil. Inovasi lain yang dapat dikembangkan untuk consumer yang tidak menggunakan mobil adalah dengan cara camping cinema. Dimana tren camping menjadi primadona alternatif berlibur di masa pandemi yang dianggap cukup aman karena berada di ruang terbuka.

Gambar 2. Camping Cinema

Untuk mengembangkan inovasi tersebut, Cinema XXI perlu menemukan talenta yang mampu untuk mengelola semua sistem yang ada dan juga mengembangkan inovasi ini menjadi tren baru bagi dunia perfilman dan bioskop khususnya di tanah air. Seorang manajer produk yang handal dalam mengoperasionalkan outdoor cinema dapat menjadi sosok yang penting dalam memimpin operasional Outdoor Cinema XXI. Tentunya, sosok ini harus memiliki pengalaman di bidang manajerial atau product manager khususnya bidang perfilman. Lebih baik lagi jika manajemen Cinema XXI dapat melakukan seleksi internal diantara karyawan-karyawan berbakat yang telah dimiliki.

Berikut kualifikasi, pengalaman, dan deskripsi pekerjaan yang diperlukan untuk menjadi Outdoor CinemaManager:
Job Description / Deskripsi Kerja:

  • Merencanakan dan merancang system Outdoor Cinema yang sesuai dengan keinginan pasar.
  • Memimpin tim untuk keseluruhan strategi mulai dari mengidentifikasi lokasi dan konsumen potensial, melakukan riset pasar, menentukan spesifikasi, menentukan lokasi, harga, dan mengembangkan strategi pemasaran.
  • Meninjau jadwal untuk membuat keputusan sesuai kebutuhan.
  • Merencanakan dan menjalankan strategi untuk mencapai target bioskop (penjualan, mutu dan kepuasan pelanggan).
  • Bertanggung Jawab atas kinerja seluruh staff dan asset perusahaan.
  • Bertanggung jawab membuat, merencanakan, melaksanakan dan mengawasi aktivitas promosi.
  • Melakukan perencanaan analisis peluang pasar, marketing research dan perencanaan tindakan antisipatif dalam menghadapi penurunan order.
  • Bertanggung jawab untuk merekrut, melatih, memotivasi, mengembangkan, dan mengoordinasikan aktivitas karyawan untuk memastikan kegiatan Outdoor Cinema berjalan efektif dan para tamu mendapatkan pengalaman tak terlupakan yang menyenangkan
  • Menginspirasi dan memotivasi anggota tim untuk memberikan pengalaman hiburan yang luar biasamelalui layanan tamu, pemeliharaan fasilitas dan kualitas pelaksanaan kegiatan.
  • Memimpin dan memberikan arahan untuk membuat dan menjalankan strategi yang disepakati sesuai Standar Operasi Prosedur (SOP)untuk mensukseskan bisnisOutdoor Cinema.
  • Mengawasi, mengarahkan, menyetujui, mengotorisasi, melaksanakan dan mengevaluasi seluruh kegiatan operasional Outdoor CinemaHarus memiliki kemampuan untuk berkontribusi di semua area pelaksanaan kegiatan, diantaranya:
  1. Tim penjualan tiket online & marketing
  2. Tim Customer Service (kasir, petugas tiket, security, petugas pengatur posisi tamu baik untuk drive in car cinema ataupun camping cinema serta F&B untuk penjualan makanan) 
  3. Tim teknisi dan instalasi yang terkait pengaturan venue (layar, soundsystem, pemutaran film dan lighting)
  4. Tim Research & Development (R&D)
  5. Tim Accounting & Finance
  6. Tim bongkar muat dan penyimpanan
  7. Tim pengembangan konten media social
  8. Tim pemeliharaan fasilitas dan kebersihan 
  9. dll
  • Membimbing dan mendorong anggota tim untuk memaksimalkan pengembangan diri.
  • Mengelola anggaran pelaksanaan outdoor cinema dan menganalisis data keuangan dalam bentuk laporanharian, mingguan, bulanan, dantriwulanan serta mengembangkan rencana tindakan untuk meningkatkan pendapatan dan mengendalikan biaya untuk memenuhi atau melampaui anggaran tahunan.
  • Menjalin hubungan baik dengan tamu denganmelakukan komunikasi dan mendengarkanfeed back dan 
  • Saling bekerjasama dengan manajer lain dalam mencapai tujuan dan sasaran perusahaan.
  • Manajer outdoor Cinema merupakan posisi penuh waktu yang bertanggung jawab langsung kepada Direktur.

Job Specification / Kualifikasi yang diperlukan:
1. Pendidikan: Minimal D IV atau S1 di bidang perhotelan atau manajemen restauran
2. Pengalaman kerja minimal 3 tahun dalam bidang manajerial baik manajemen bisnis ataupun manajemen produk, khususnya di bidang teater, bisnis ritel atau restoran atau pengalaman manajemen terkait lainnya.
3. Ketrampilan:

  • Memiliki pengetahuan tentang bisnis bioskop, fungsi teater, termasuk peralatan proyeksi, makanan dan minuman dan layanan lainnya. 
  • Memiliki kemampuan manajemen tim, pendelegasian, pembinaan dan memotivasi orang lain.
  • Memiliki Keterampilan analitis, perencanaan dan pemecahan masalah yang efektif.
  • Memiliki keterampilan komunikasi lisan dan tertulis yang efektif, diutamakan memiliki kemampuan Bahasa inggris yang baik
  • Memilikikemampuan manajemen waktu dalam kegiatan multi-proyek.
  • Memiliki kemampuan bekerja secara efektif dengan supervisor, rekan kerja, bawahan, tamu, vendor, dan mitra perusahaan.
  • Memiliki kemampuan mendengarkan dan menjalin komunikasi secara efektif dengan tamu dalam kondisi stres yang tinggi.
  • Memiliki kemampuan menunjukkan sikap tenang dalam menghadapi masalahdan terus mendorong interaksi positif dengan tamu.
  • Mampu mengoperasikan komputer (Windows, Microsoft Office, internet) dan memiliki kemampuan untuk mempelajari serta melatih orang lain dalam penggunaan teknologi baru. 
  • Memiliki kemampuan untuk membaca dan menafsirkan dokumen seperti materi pelatihan, spreadsheet, dan laporan-laporan.
  • Memiliki keterampilan menghitung dengan tepat, menganalisa rasio keuangan serta menggambar dan menafsirkan diagram maupun grafik.
  • Memiliki fleksibilitas waktu kerja, tujuh (7) hari per minggu, termasuk siang, malam, akhir pekan, dan hari libur.
  • Memiliki pengalaman dalam mengelola fraud, resiko, product payment, dan proyek

4. Karakteristik Pribadi:

  • Usia maksimal 45 tahun.
  • Memiliki can-do attitude dan dapat bekerja dalam ketidakpastian.
  • Memiliki motivasi diri dansikap positif.
  • Antusias dalam bekerja dan memiliki semangat mengembangkan kerja tim yang baik.
  • Memiliki bakat untuk memimpin dan menginspirasi orang lain.
  • Ramah dan menghormati orang lain (tamu, vendor, dan karyawan).
  • Mengapresiasi keragaman (pemikiran, etnis, jenis kelamin, dll).
  • Memiliki kemampuan beradaptasi dengan cepat sesuai kebutuhan dan perubahan bisnis serta tim.
  • Terbuka untuk menerima feedback dan pengembangan diri.
  • Berpakaian sesuai persyaratan kode pakaian, terlihat rapi, bersih dan profesional setiap saat.

Developing The Workforce & Diversity / Kondisi Kerja Fisik dan Lingkungan Saat Menjalankan Tugas Ini:
1. Jam kerja penuh waktu (32-40 jam per minggu).
2. Bekerja di hari kerja, siang-malam, dan / atau akhir pekan sesuai kebutuhan.
3. Bekerja di lingkungan terbuka yang bising dengan kondisi yangmengganggu.
4. Bergerak cepat dan berdiri untuk waktu yang lama.
5. Membaca dan menulis catatan tulisan tangan.
6. Mengangkat dan membawa beban hingga 15 kg.
Saat menjalankan tugas Pekerjaan ini, karyawan sering terpapar pada komponen mekanis yang bergerak. Karyawan terkadang terkena kondisi basah dan / atau lembab; tempat-tempat tinggi dan genting; asap atau partikel di udara; bahan kimia beracun atau kaustik; kondisi cuaca luar; risiko sengatan listrik dan getaran. Tingkat kebisingan di lingkungan kerja cukup tinggi.
Untuk individu penyandang disabilitas disediakan sarana yang sesuai standar untuk menunjang pelaksanaan fungsi penting dalam pekerjaanya.

Selection and Recruitment / Rekrutmen Manajer Outdoor Cinema XXI:
1. Sumber Internal: Karyawan yang telah bekerja di Cinema XXI yang memenuhi kualifikasi calon karyawan Outdoor Cinema XXI. Dalam menemukan talent terbaik, perusahaan dapat melakukan rekrutmen internal. Mengingat kondisi keuangan perusahaan yang kurang baik selama pandemi, rekrutmen dari sumber internal akan lebih efisien dalam biaya, selain itu juga dapat memberi peluang kepada karyawan existing untuk mengalihkan fungsi kerja mereka yang sempat terhenti selama masa pandemi sehingga dapat menghindari pengurangan karyawan.
2. Sumber Eksternal: Karyawan yang belum menjadi karyawan Cinema XXI yang memenuhi kualifikasi calon karyawan outdoor cinema XXI. Apabila untuk jabatan tertentu membutuhkan keahlian professional yang tidak dapat dipenuhi oleh karyawan dari sumber internal, maka perusahaan dapat menggunakan jasa Headhunter untuk mencari talent terbaik, atau bisa juga dengan membuka lowongan melalui website dan media social.

Seleksi Manajer Outdoor Cinema XXI
1. Tahap Aplikasi: Calon pelamar dapat mengisi aplikasi online melalui website yang disediakan, atau bisa juga mengirimkan surat lamaran langsung ke bagian HRD cinema XXI.
2. Tahap Wawancara: Setelah dilakukan seleksi administrasi, akan dilakukan wawancara secara online kepada peserta yang memenuhi kualifikasi.
3. Tahap Tes: Tes kemampuan dan kinerja secara online; tes IQ, bakat minat & kepribadian secara online; tes kesehatan.
4. Tahap Pengecekan Referensi: Peserta yang lolos sampai dengan tahap tes kemudian akan dilakukan verifikasi ulang validitas datanya sebelum selanjutnya pelamar yang diterima akan diberikan surat penawaran kerja.

Dengan adanya skema bisnis baru yaitu Outdoor Cinema, tentunya akan memunculkan banyak posisi pekerjaan baru yang perlu diisi. Apabila Cinema XXI menjalankan bisnis baru ini diharapkan dapat meminimalisir kemungkinan pengurangan/pemecatan karyawan karena akan banyak job baru yang dapat dipenuhi dari karyawan sumber internal perusahaan. Selanjutnya juga diharapkan dapat mendorong kinerja perusahaan untuk meningkatkan pendapatan agar bisnisnya dapat terus bertahan sampai COVID-19 berakhir.

Team Future Bosses:
– Agnes Cynthia Garetta
– Niken Tiyannanda Mardareta
– Tommy Sastra Irawan

Referensi:
https://www.worldometers.info/coronavirus/?utm_campaign=homeAdvegas1
https://ekonomi.bisnis.com/read/20200602/9/1247572/imbas-covid-19-bank-dunia-prediksi-pertumbuhan-ekonomi-ri-anjlok-hingga-0
https://www.bbc.com/indonesia/dunia-53168814
https://www.bareksa.com/berita/berita-ekonomi-terkini/2020-09-24/indonesia-akan-resesi-ini-prediksi-ekonomi-2020-versi-kemenkeu-oecd-hingga-bank-dunia
https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20200916121246-220-547108/omzet-anjlok-66-persen-bioskop-megap-megap-karena-pandemi
https://tirto.id/setop-operasi-bioskop-selama-corona-cgv-phk-1478-karyawan-fEz7
https://money.kompas.com/read/2020/08/21/204127626/lama-tak-dibuka-bagaimana-prospek-bisnis-bioskop?page=all.
https://www.liputan6.com/global/read/4271678/6-6-1933-perdana-bioskop-drive-in-dibuka-saat-nonton-film-teater-bisa-dari-mobil
https://www.pwc.com/id/en/media-centre/pwc-in-news/2020/indonesian/omzet-anjlok-66-persen-bioskop-megap-megap-karena-pandemi.html
https://www.pwc.com/id/en/consumer-industrial-products-services/indonesia-gcis-2020-placemat.pdf


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
FutureBosses

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format