Serial “We Bare Bears” yang disukai oleh berbagai kalangan

Serial kartun “We Bare Bears” merupakan serial animasi dari Amerika Serikat yang diciptakan oleh Daniel Chong.


0

Serial kartun “We Bare Bears” merupakan serial animasi dari Amerika Serikat yang diciptakan oleh Daniel Chong yang sebelumnya pernah bekerja sebagai seniman cerita untuk Pixar dan Illumination Entertainment. Acara tersebut ditayangkan perdana di Cartoon Network yang berceritakan tentang kisah tiga beruang bersaudara. Kartun tersebut diadaptasi berdasarkan pada webcomic yang berjudul “The Three Bare Bears” yang juga dilengkapi dengan karakter yang mudah dikenali. Karakter utama dalam serial kartun “We Bare Bears” yaitu Grizzly (biasanya dipanggil “Grizz”) (diisi oleh Eric Edelstein, Sam Lavagnino sebagai anak beruang) adalah beruang grizzly. Pemimpin tertua dan de facto dari saudaranya. Grizz adalah makhluk yang sangat mencintai  dan cenderung membuat orang lain menjadi pesta pora. Panda (biasanya dipanggil “Pan-Pan”) (diisi oleh Bobby Moynihan, Duncan Joiner sebagai anak beruang) adalah panda raksasa. Dia adalah saudara tengah dan dijuluki Pan-Pan oleh Grizz. Ice Bear (diisi oleh Demetri Martin) adalah beruang kutub dan adik termuda. Ice Bear sering tenang dan jarang berbicara. Di Indonesia, serial kartun “We Bare Bears” pada awalnya ditayangkan di Trans TV pada tahun 2017 dan ditayangkan juga di NET mulai 15 Desember 2018 di acara “NET. Family”. Serial kartun “We Bare Bears” pada awalnya hanya ditargetkan berada di kisaran umur 6-12, namun pada kenyataan nya para penggemar We Bare Bears dapat juga dinikmati yang berasal dari kalangan usia remaja hingga dewasa. Menurut Johanne Broadfield yang merupakan wakil presiden Cartoon Network Enterprises EMEA acara tersebut memiliki daya Tarik bagi remaja dan dewasa dan sangat digemari di seluruh TV, platform digital hingga media sosial. 

Dengan ini kami ingin membandingkan dengan kartun yang menurut kami sudah tepat sasaran yaitu ”Dora the Explorer”. Serial kartun “Dora the Explorer” merupakan serial animasi anak-anak dari Amerika Serikat yang dimiliki oleh jaringan TV Nickelodeon. Serial ini diciptakan oleh Chris Gifford, Valerie Walsh dan Eric Weiner. Episode pertama disiarkan pada tahun 1999 dan menjadi seri regular mulai pada tahun 2000. Karakter utama dalam serial ini adalah Dora seorang gadis kecil yang baik hati dan senang menjelajah. Dora selalu ditemani oleh Boots yang merupakan seekor kera. Mereka berdua menjelajah untuk membantu seorang teman atau mencari sesuatu yang mereka butuhkan. Boots, seekor kera yang sangat lucu. Ia selalu menemani Dora dalam setiap petualangannya. Di Indonesia serial ini disiarkan dalam versi Bahasa Indonesia di TvOne, selanjutnya ditayangkan di Global TV sejak 1 Februari 2006 dan mencapai episode terakhir pada tahun 2015 dan kemudian dilanjutkan dengan “Dora and Friends : Into the City.” Serial Dora the Explorer merupakan serial kartun yang tepat sasaran yaitu sasaran nya adalah anak-anak. Pada umumnya, yang menonton serial Dora the Explorer adalah ana-anak perempuan yang berusia kisaran 2-5 tahun.

SEGMENTASI

GEOGRAFI

Kedua kartun tersebut tidak terlalu mengkhususkan dimana akan menjual tayangan kartun mereka, dengan beberapa wilayah akan menggunakan dubbing dengan bahasa wilayah tersebut atau tetap menggunakan bahasa aslinya dengan menambahkan subtitle.

DEMOGRAFI

We Bare Bears sebenarnya ditujukan kepada anak-anak dengan rentang usia 6-12 tahun, baik laki-laki maupun perempuan, akan tetapi remaja hingga orang dewasa juga menikmati serial kartun tersebut. Sedangkan pada serial kartun Dora the Explorer, lebih banyak anak-anak perempuan yang menjadi peminatnya sesuai dengan tujuan dari produsernya yaitu ditujukan kepada usia 2-5 tahun. 

PSIKOLOGIS

Salah satu segmentasi psikologis adalah lifestyle pelanggan, pelanggan utama atau penonton kartun adalah para anak nakal dan para dewasa yang sedang mempersiapkan untuk pergi sekolah atau pergi bekerja. Kartun We Bare Bears ditayangkan di Net. TV pada pukul 06.30, kebanyakan penonton adalah mereka yang anak anak, remaja, hingga dewasa yang sedang sarapan untuk pergi ke sekolah ataupun seseorang yang sedang mempersiapkan diri untuk pergi bekerja. Sedangkan dora ditayangkan di Global TV pada jam 06.00 dimana para anak-anak lah yang menjadi penontonnya. Ditambah dengan karakter yang lucu dari We Bare Bears, penonton merasa senang dan tertarik menonton serial kartun tersebut. Sedangkan dengan karakter dora yang punya rasa ingin tahu yang tinggi, membuat penonton anak-anak betah menonton Dora the Explorer.

TARGETING

Undifferentiated (mass) marketing 

Strategi cakupan pasar di mana perusahaan memutuskan untuk mengabaikan perbedaan segmen pasar dan mengejar seluruh pasar dengan satu penawaran.

Differentiated Marketing

Pada strategi ini, perusahaan melakukan diferensiasi atas perbedaan yang terjadi dalam beberapa segmen. Seperti yang sudah dijelaskan, karena We Bare Bears ditayangkan hampir di seluruh belahan dunia, maka hal yang dilakukan oleh perusahaan yaitu dengan cara melakukan dubbing (pengisian suara) sesuai dengan bahasa dari negara tersebut.

Concentrated Marketing

Artinya perusahaan hanya memilih satu media atau segmentasi yang dianggap paling menguntungkan yang dirasa dapat mengurangi biaya dari perusahaan itu sendiri. Tapi target ini tidak digunakan oleh We Bare Bears mengingat target mereka yang luas di seluruh dunia sehingga mereka dapat menyaksikan tayangan ini melalui TV maupun YouTube, begitu pula dengan Dora the Explorer.

Micromarketing

Menyesuaikan produk dan program pemasaran dengan kebutuhan dan keinginan individu tertentu dan segmen pelanggan lokal; itu mencakup pemasaran lokal dan pemasaran individu. Strategi ini dirasa kurang pas jika diterapkan pada We Bare Bears maupun Dora the Explorer.

Dengan demikian, We Bare Bears memilih untuk menerapkan Differentiated Marketing, artinya mereka membuat sesuatu yang berbeda dari yang lain. We Bare Bears memiliki alur cerita yang lebih mudah untuk dipahami dan dapat ditemukan di kehidupan sehari-hari, dalam kartun ini anak-anak diberikan gambaran tentang kehidupan masyarakat secara sederhana. Kartun ini diperankan oleh 3 beruang yang mana pada masing-masing beruang memiliki keunikan masing-masing, dengan demikian anak-anak diajak untuk memahami bahwa perbedaan itu baik, saling mendukung satu sama lain, dan tidak pantang menyerah. Perbedaan kartun ini dengan yang lain yaitu We Bare Bears lebih ekspresif dalam menyampaikan pesan serta suara yang dibawakan khas. Pengemasan cerita juga tergolong sederhana sehingga makna yang ingin disampaikan akan lebih mudah tersalurkan. Pencahayaan pada video juga tergolong lembut, artinya pada kartun ini penonton difokuskan pada 3 karakter saja, sehingga penonton bisa lebih fokus kepada tokohnya saja. 

Sedangkan pada Dora the Explorer, cerita yang dibawakan yaitu petualangan. Nilai moral yang ingin diberikan yaitu tidak mudah putus asa. Dora the Explorer mengajak penonton untuk aktif dengan cara Dora seakan-akan mengajak penontonnya untuk mengobrol seperti “Coba bantu aku untuk menemukan botolku, dimana botolku?”. Namun, tokoh Dora tidak seekspresif We Bare Bears. Dora cenderung lebih datar dalam memainkan perannya. Video yang diberikan juga memiliki warna yang kontras. Artinya warna yang diberikan lebih beragam sehingga penonton tidak dapat fokus terhadap satu titik saja. 

ANALISIS SITUASI

STRENGTHS 

We Bare Bears mempunyai strength, yaitu pada karakternya yang unik, menarik, dan mudah diingat, animasinya yang bagus, dan komedi pada ceritanya yang juga disisipi dengan pesan moral yang tepat. Sedangkan dora mempunyai strength yang bagus pada cerita yang interaktif dan tepat untuk anak-anak.

WEAKNESS

We Bare Bears juga mempunyai kelemahan, yaitu bahwa kadang pesan moral yang disisipkan untuk ditujukan kepada anak-anak malah tidak sampai karena tidak terlalu jelas. Sedangkan kelemahan dari dora adalah kualitas animasi mereka yang tidak banyak berubah serta karakter mereka yang terlalu kaku dan membosankan bagi orang dewasa.

OPPORTUNITIES

Peluang yang dimiliki We Bare Bears adalah bahwa mereka juga banyak disukai oleh penonton selain anak-anak sehingga jika dibuat serial lebih lanjut maka akan lebih banyak mendapatkan untung, apalagi pada saat kondisi pandemi seperti sekarang. Sedangkan untuk Dora the Explorer, serial kartun ini sudah banyak diminati oleh anak-anak sejak awal penayangan sehingga jika dkembangkan lebih lanjut ceritanya mungkin akan merambah kepada penonton lainnya.

THREATS

We Bare Bears juga memiliki ancaman, yaitu bahwa belum banyak yang mengetahui serial kartun ini dan juga karakter mereka hanya itu itu saja. Sehingga jika terus seperti ini maka We Bare Bears mungkin akan kehilangan minat dari penonton. Sedangkan untuk Dora the Explorer karena mereka sudah mendapatkan penonton yang stabil dari para anak-anak, tidak banyak ancaman yang ada.

POSITIONING

Dapat dilihat, bahwa We Bare Bears dapat diminati oleh segala golongan dengan umur dan gender yang tidak terbatas. Sedangkan Dora the Explorer, cenderung pada anak-anak dengan gender perempuan dengan rentang usia 2-5 tahun.

KESIMPULAN 

Dapat disimpulkan bahwa target We Bare Bears yang awalnya ditujukan khusus untuk anak-anak dengan rentang usia 6-12 tahun tidak sesuai dengan kenyataannya. Penggemar We Bare Bears justru dari golongan remaja dengan usia hingga 17 tahun keatas. Hal ini dikarenakan, animasi yang ditayangkan lebih menarik dan alur yang diceritakan masih memiliki hubungan dengan kehidupan anak remaja. Selain itu, banyak sekali merchandise yang ditawarkan di tempat umum dengan desain yang unik dan lebih universal sehingga tidak salah jika remaja pun menyukainya. 

Berbanding terbalik dengan Dora the Explorer, target pasar yang ditunjukkan sesuai dengan yang direncanakan yaitu berkisar antara umur 2-5 tahun. Alur cerita yang dibawakan terlalu kekanak-kanakan sehingga remaja tidak bisa menikmatinya. Selain itu merchandise yang ditawarkan pun kebanyakan berwarna pink dan tidak dapat universal, artinya mereka hanya memproduksi tas sekolah, boneka, tempat makan. Produk-produk tersebut juga tidak begitu dibutuhkan remaja. Hal ini lah yang membuat Dora the Explorer tepat sasaran.

PROBLEM SOLVING

Menurut kelompok kami, yang perlu dilakukan We Bare Bears terhadap melesetnya target pasar adalah dengan melakukan sedikit repositioning untuk membuat usia 6-12 lebih tertarik lagi terhadap serial kartun tersebut tanpa membuat peminat dengan usia di atas 12 tahun meninggalkan serial kartun ini. Hal tersebut bisa dilakukan misalkan dengan cara membuat jenis serial baru yang berada di luar serial We Bare Bears yang biasanya, serial baru tersebut bisa berisi cerita yang lebih sederhana, dengan durasi yang lebih sebentar, dan dengan tambahan tokoh-tokoh hewan baru yang juga unik dan lucu, sehingga lebih menarik lagi untuk usia 6-12 tahun.     

Referensi :

https://id.wikipedia.org/wiki/Dora_the_Explorer

https://id.wikipedia.org/wiki/We_Bare_Bears 

Buku Acuan : Kotler, P. and Armstrong, G. (2018), Principles of Marketing, 17th ed. Harlow, UK: Pearson Education Ltd. 

Nama Anggota:

Fanny Nur Amalia R

Tiara Adinda Putri 

Arfindo slamet widodo 

Huineng Suluh Hidayat Jati 


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format