Impor Kertas Sigaret di Indonesia Membludak

Pemberhentian operasi pabrik kertas sigaret dan alokasi ke Vietnam, meningkatkan impor atas kertas sigaret di Indonesia. Apa hanya itu alasannya?


3
3 points

Ilustrasi: https://awsimages.detik.net.id/

Industri rokok merupakan salah satu industri yang paling berpengaruh dalam memberikan asupan dana pada kas negara melalui cukai. Sebagai salah satu contoh yang menunjukkan pengaruhnya adalah per bulan Agustus 2019, cukai rokok atau cukai hasil tembakau (CHT) mencapai 88.97 Triliun Rupiah, yang naik sekitar 18.6% di bandingkan CHT tahun 2018.  

Ilustrasi: https://rokokindonesia.com/

Untuk menghasilkan suatu produk rokok itu sendiri dibutuhkan beberapa bahan pendukung, salah satu diantara nya adalah kertas sigaret yang di gunakan untuk membalut beberapa bahan baku yang ada di dalam rokok tersebut. Namun sebagai salah satu industri yang paling berpengaruh di Indonesia, Industri rokok masih harus mengimpor kertas sigaret.

Beberapa alasannya adalah belum mampunya pabrik kertas yang memproduksi kertas sigaret untuk pemenuhan kebutuhan Industri Rokok. Kertas sigaret sendiri merupakan hasil pengolahan dari pulp. Dimana pulp adalah serat yang didapat dari bahan-bahan berserat baik dari kayu maupun non-kayu. Berhubungan dengan pulp yang merupakan bahan baku kertas sigaret, Indonesia masih mengalami keterbatasan bahan baku, di perparah dengan isu lingkungan sehingga industri kertas terpaksa harus mengimpor kertas daur ulang dari negara lain.

Daftar Perusahaan Produsen Kertas Sigaret di Indonesia
Sumber: apki.net
Selain itu, harga bahan baku di Indonesia di rasa lebih mahal dibandingkan dengan bahan baku impor, hal ini cukup menjelaskan bahwa supplier bahan baku di Indonesia masih pada skala yang lebih kecil dibandingkan supplier dari negara luar, karena meskipun sudah melewati proses beacukai, bahan baku Indonesia masih kalah bersaing dengan bahan baku dari luar.

Pengaruh kebijakan pemerintah maupun negara-negara pesaing seperti Negara China yang memiliki aturan BUMN yang memonopoli perdagangan bahan baku untuk produk hasil tembakau, serta penerapan kuota impor oleh Negara Vietnam karena lebih mengutamakan pasokan dalam negeri juga merupakan loss bagi Indonesia, karena regulasi tersebut mempersulit Indonesia untuk mengekspor ke negara tersebut, sedangkan Indonesia dengan regulasi yang masih ambigu membuat pasokan impor masih tidak bisa terkontrol dengan baik. 

Hal lain yang men-trigger adanya impor kertas adalah ketika PT Pusaka Prima Mandiri salah satu produsen kertas sigaret yang sebelumnya berada di  Medan di berhentikan pengoperasiannya, dan kegiatannya di alokasi oleh investor asal Eropa ke Vietnam. Dengan dialokasikan nya salah satu produsen ini, menyebabkan penurunan jumlah kapasitas dan utilitas industri kertas sigaret di Indonesia.  

Penutupan pabrik tersebut juga memberikan dampak langsung bagi negara dengan adanya pemecatan terhadap karyawan pabrik, sehingga menambah jumlah pengangguran, investasi dalam negeri berkurang, menurunnya penggunaan sumber daya dalam negeri, serta melonjaknya impor atas kertas sigaret yang pada tahun 2020 terjadi lonjakan impor sebesar kurang lebih 43%. Hal ini merupakan pemaparan dari Ketua Umum APKI (Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia) Aryan Warga pada 3 Agustus 2020. Tercatat volume kertas sigaret pada paruh pertama 2020 adalah sebesar 10.9 juta kilogram, yang bisa diartikan bahwa terjadi peningkatan sebesar 31.36% dari realisasi semester I pada tahun 2019 yang volumenya adalah sebesar 8.3 juta kilogram.

Dampak Negatif Peningkatan Impor Jangka Panjang
(Ilustrasi : Google)

Beberapa negara yang sudah masuk sebagai eksportir kertas sigaret di Indonesia adalah China, Spanyol, Australia, dan Vietnam. Bila peningkatan impor kertas sigaret berlajut hingga jangka panjang, hal ini bisa menyebabkan penurunan kinerja pabrik lokal, dan terancamnya industri rokok (tembakau). Ketergantungan terhadap bahan baku impor bisa meningkatkan biaya penyimpanan, dan bila dilihat pada masa pandemik seperti ini yang dimana sedang terjadi gangguan logistik secara global menjadi boomerang bagi industri rokok (tembakau). Fluktuasi pada kurs rupiah juga akan menjadi penentu nasib dari industri tersebut.

China Memiliki 871 Supplier (Pabrik) Kertas Sigaret! Kok bisa?

Sumber : https://www.made-in-china.com/company-search/Cigarette%2BPaper/C1--BT_1/1.html

Dari hasil pencarian pada website made-in-china.com bisa di lihat bahwa China memiliki 871 supplier (pabrik) penghasil kertas sigaret dan sejenisnya. Hal ini bukanlah hal yang mengagetkan bila dilihat bahwa China merupakan pasar rokok terbesar di dunia. Persaingan antar pabrik lokal sangat besar, hal ini memang di sengaja oleh pemerintah China dengan lebih memfokuskan pada persaingan lokal. Hal tersebut didukung dengan penerapan regulasi impor material dan ekspor rokok yang ketat sehingga perusahaan asing sulit untuk masuk ke pasar rokok China.

Seperti yang dilansir pada swa.co.id/, Agustia Tjahjadi selaku Business Development & Senior Account Manager PT Bukit Muria Jaya mengatakan bahwa China National Tobacco Corporation (CNTC) tidak membuat regulasi anti-impor, namun karena seluruh perusahaan rokok di China adalah milik pemerintah, maka semua perusahaan tersebut harus tunduk kepada CNTC, dimana satu satunya jalan untuk masuk pada pasar rokok di China adalah dengan cara Joint Venture. Contoh nyata bisa dilihat pada perusahaan asal Prancis yang membentuk Joint Venture dan membuat pabrik kertas sigaret di China. Namun produksinya di khususkan hanya untuk pasar China saja.

Selain itu, alasan yang menjadikan China sebagai salah satu negara dengan industri rokok dan kertas terbesar adalah karena China mampu menghasilkan bahan baku nya sendiri. Sebagai contoh adalah bahan baku pembuatan kertas di China menggunakan beberapa bahan baku seperti:

Ilustrasi: Google

1. Tanaman serat alam seperti  akar, batang dan kulit kayu.

2. Residu panen pertanian yang merupakan subtitusi terbaik dari kayu (jerami gandum, beras, kapas, jagung, kacang-kacangan, tembakau, bunga matahari, biji-bijian lainnya).

3. Residu pengolahan pertanian yang mudah di dapat di pabrik-pabrik (ampas tebu, sisa rami dan rami, sekam padi dan kulit kacang tanah). 

4. Bambu yang menjadi sejarah awal pembuatan kertas di China

3. Kertas daur ulang, dimana menerima lebih banyak perhatian di dunia karena dianggap lebih eco-friendly, dan China sudah menggunakannya sejak tahun 1990-an.

Bahan-bahan baku di atas merupakan poin penting, karena hal ini sejalan dengan penanggulangan permasalahan isu lingkungan yang menjadi concern utama dunia saat ini. 

Indonesia
China
  1. Masih adanya keambiguan pada Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 92/2019 tentang Impor Limbah Non Bahan Berbahaya dan Beracun sebagai Bahan Baku Industri.
  2. Terdapat 4 pabrik penghasil kertas sigaret.
  3. Masih bergantung pada bahan baku kayu dan mengimpor bahan baku kertas  dari luar
  1. Memiliki aturan BUMN yang memonopoli perdagangan bahan baku untuk produk hasil tembakau
  2. Terdapat 871 Supplier (Pabrik) Kertas Sigaret dan sejenisnya
  3. Mengoptimalkan penggunaan tanaman berserat non-kayu seperti bambu, tanaman serat alam, residu agraria, dan kertas daur ulang sebagai bahan baku utama pembuatan kertas
China dan Indonesia pada Konsep Tanggung Jawab Sosial

Konsep dari tanggung jawab sosial saat ini mendapatkan perhatian yang cukup besar karena semakin sadar nya masyarakat tentang lingkungan, kesehatan, maupun sosial. Dengan ada nya konsep ini juga, dapat memberikan manfaat pada masyarakat, serta meningkatkan performa perusahaan ke arah yang lebih positif. Bila dilihat dari sudut pandang rokok yang memiliki image buruk terhadap kesehatan dan lingkungan, maka mari kita alihkan sudut pandang tersebut pada upaya-upaya tanggung jawab sosial yang sudah di buat oleh firma-firma tersebut terhadap masyarakat dan perekonomian negara seperti pemberian beasiswa, membantu petani tembakau dan cengkeh, dll. Meskipun hal-hal tersebut tidak akan bisa menutupi sisi negatif dari rokok.

Sumber: www.bmjpaperpack.com

Begitu pula dengan industri kertas sigaret yang merupakan bagian dari industri kertas serta industri rokok secara bersamaan.  Industri kertas di China dirasa sudah lebih berhasil dalam menanggapi masalah lingkungan dengan melakukan upaya pemanfaatan limbah dari hasil agraria dan juga penggunaan kertas daur ulang yang sudah bisa mereka produksi sendiri dengan kuota yang tidak main-main. Sedangkan pemanfaatan dari limbah dari hasil agraria di Indonesia untuk di jadikan sebagai bahan baku kertas dan pulp masih belum optimal, dan masih memilih untuk menggunakan opsi impor karena harga bahan baku di Indonesia dirasa masih terlalu mahal. 

China VS Indonesia pada Konsep Perdagangan Internasional

Perbedaan mencolok lainnya dapat kita lihat pada regulasi yang ada di China terhadap perusahaan tembakau dan sejenisnya lebih ketat, dengan memiliki aturan BUMN yang memonopoli perdagangan bahan baku untuk produk hasil tembakau, sehingga fokus bisa lebih pada kegiatan produksi dalam negeri. China memang tidak melarang adanya kegiatan impor, namun dengan regulasi yang cukup menyulitkan eksporter untuk masuk ke negara tirai bambu tersebut membuat eksporter harus memutar otak. Sebagai contoh yang sudah di jelaskan di atas bahwa terdapat perusahaan kertas sigaret dari Prancis yang hanya bisa memproduksi untuk China saja dalam hubungan usaha joint venture, di mana jenis hubungan usaha ini memiliki batasan projek atau batasan waktu, sehingga perusahaan kertas sigaret dari Prancis berusaha untuk mengembangkan penjualan produknya di pasar China. 

Sumber : Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 34 Tahun 2011 Tentang Tindakan Anti Dumping, Tindakan Imbalan, dan Tindakan Pengamanan Perdagangan Pasal 70

Regulasi yang ketat dirasa berbanding terbalik dengan regulasi di Indonesia tentang kegiatan impor, dimana pada peraturan pemerintah maupun peraturan menteri tidak menejelaskan secara rinci dan tertulis tentang kuota dari impor atas produk yang akan di terima Indonesia, sehingga, sering terjaid kecolongan jumlah kuota impor yang masuk.

Dengan ketidakseimbangan yang terjadi antara kegiatan proses impor dan ekspor ini, merupakan loss bagi Indonesia, karena pada umumnya perdagangan internasional dilakukan agar terjadi pertukaran benefit, ketika Indonesia mengimpor barang dari luar, seharusnya Indonesia juga mampu mengekspor ke luar pula. Namun dengan kendor nya regulasi Indonesia, dan ketatnya regulasi negara lain, yang pada artikel ini menjadikan China sebagai pembandingnya, jelas sangat tidak menguntungkan Indonesia. 

Indonesia sebenarnya sudah menerapkan tarif impor untuk barang yang masuk ke Indonesia, namun, bila kasus nya terjadi seperti lonjakan impor kertas sigaret ini, maka Pemerintah seharusnya lebih bijak untuk melakukan penaikan tarif impor, karena tujuan adanya tarif impor ini adalah untuk melingdungi produk lokal, dengan menaikan harga dari produk impor. Penaikan tarif impor ini di harapkan bisa menurunkan daya saing dari produk impor, karena salah satu alasan Indonesia masih memilih untuk mengimpor bahan baku dari luar karena harga yang lebih murah yang menjelaskan bahwa bahan baku impor tersebut memiliki daya saing yang lebih kuat dibandingkan produk lokal.  

China dan Indonesia pada Konsep Managing Operations and Supply Chains

Proses Transformasi yang Bersambung Dengan Perencanaan Kapasitas dan Pengelolaan Rantai Pasokan

Pada proses trasformasi dari input (sumber daya seperti, pekerja, modal, bahan baku, dan energi) menjadi output (barang, jasa, dan ide), industri rokok di Indonesia masih membutuhkan input kertas sigaret yang berasal dari luar negeri (impor). Hal ini bisa disebabkan karena beberapa hal seperti, perusahaan kertas sigaret di Indonesia yang hanya sebanyak 4 perusahaan saja, dan skala perusahaan ini memiliki daya saing yang cukup rendah dibandingkan dengan perusahaan kertas sigaret dari luar, apalagi bahan baku kertas dan pulp di Indonesia yang terbatas dan juga masih harus impor. 

Besarnya kegiatan impor ini bisa menjadi boomerang bagi perusahaan untuk menghasilkan output, dimana perusahaan harus memikirkan biaya tambahan untuk inventoris, terutama bila sedang terjadi permasalan logistik secara global seperti saat ini, atau terhambat sampainya bahan baku ke Indonesia. Hal ini akan memberikan dampak pada peningkatan harga produk, yang pada kasus ini, maka harga rokok bisa melonjak naik, apalagi bila di sambungkan dengan permasalahan cukai yang terus melonjak naik untuk produk rokok.

Sedangkan China memiliki  871 supplier kertas sigaret dan sejenisnya, sehingga di rasa tidak ada kendala yang berarti dalam bahan bakunya. Bila China harus mengimpor bahan baku-pun, mereka memiliki regulasi yang ketat sehingga mengurangi resiko atas ancaman globalisasi.

Perencanaan dan Desain

Pada proses perencanaan produk, perusahaan kertas sigaret di Indonesia, harus mengetahui kebutuhan dan keinginan dari konsumennya, yaitu perusahaan rokok. Perusahaan kertas sigaret harus lebih inovatif terhadap produknya, serta mencari data berapa besar willingness to pay dari perusahaan rokok terhadap produknya, sehingga tidak mengalami kesalahan pada penargetan harga kertas sigaret, dan lari ke produk impor. Pencarian data ini juga harus di sesuaikan dengan upaya inovasi, seperti mengganti opsi impor bahan baku dari luar menjadi bahan baku lokal yang memanfaatkan residu dari industri agraria, karena konsep CSR yang sangat diperhatikan saat ini, maka ini akan menjadi poin tambahan untuk "menggaet" konsumen.  

Produsen kertas sigaret menggunakan proses modular design, dimana konsumen di beri keleluasaan untuk melakukan mix and match pada komponen untuk produk yang di inginkan konsumen. Sebagai contoh adalah desain dari kertas sigaret, maupun desain cover rokok disesuaikan dengan keinginan dan image dari perusahaan rokok tersebut sebagai konsumen.

Fasilitas Perencanaan

Layout yang di gunakan produsen kertas sigaret menggunakan  process layout , yaitu layout yang mengatur proses transformasi dengan membagi menjadi beberapa departemen yang prosesnya saling berhubungan. Bisa juga di sebut sebagai intermittent organization, dimana produk yang di hasilkan memiliki beberapa perbedaan.  

Teknologi yang digunakan produsen kertas sigaret menggunakan computer-assisted manufacturing (CAM), dimana pekerjanya memiliki speasialisasi pada sistem komputer yang mengarahkan mengkontrol proses transformasi. Sebagai contoh adalah PT. Surya Zig-Zag yang memiliki teknologi DCS dan sistem kendali online seperti online quality control system, web inspection, dan online porosity analyzer, dimana mesin-mesin ini memungkinkan untuk menghasilkan produk yang lebih cepat dengan kualitas yang baik.

Sustainibility and Manufacturing

Industri kertas secara keseluran terus di dorong untuk menghasilkan produk yang rama lingkungan, dan bisa memanfaatkan limbah untuk hasil produksinya. termasuk pada produsen kertas sigaret, yang bahan bakunya adalah pulp yang bisa menggunakan limbah agraria atau kertas daur ulang untuk meminimalisir dampak buruk terhadap lingkungan.

Sebagai contoh adalah negara China yang sudah menggunakan kertas daur ulang dan residu agraria sebagai bahan mentah pembuatan pulp sejak tahun 90-anContoh produsen kertas sigaret di Indonesia adalah PT. BMJ yang berusaha mengurangi penggunaan energi dan air seefisien mungkin dalam proses produksinya.

Managing Quality

Sama dengan industri industri lainnya, industri kertas, termasuk produsen kertas sigaret selalu melakukan quality control dengan adanya staf yang ahli (spesialiasi) dalam mengoperasikan mesin dan melakukan kontrol terhadap produk. Kontrol terhadap kualitas produk ini sangat penting bagi produsen kertas sigaret di Indonesia terutama pada masa seperti ini karena sedang membludaknya impor dari luar. Kegiatan controlling  ini mencakup seberapa besar kemampuan produsen untuk meningkatkan kepuasan konsumen.

Dalam mendesain produk lokal yang berdaya saing baik, Indonesia membuat standarisasi yang di sebut SNI (Standar Nasional Indonesia), dan untuk standarisasi secara global perusahaan sebaiknya memiliki sertifikat ISO (International Organization for Standardization, yang menyediakan jaminan kualitas, pemahaman lingkungan, dan manajemen terbaik.

China yang memiliki 871 supplier kertas sigaret dan sejenisnya memiliki sertifikat manajemen seperti ISO 9000, sebanyak 149 supplier, yang berarti memiliki standar kualitas bertaraf internasional. ISO 14000 sebanyak 71 supplier , yang berarti memiliki standar terhadap perlindungan lingkungan yang baik. Serta ISO 19600 

Sertifikat Managemen Supplier Kertas Sigaret China
Sumber: https://www.made-in-china.com/company-search/Cigarette%2BPaper/C1--BT_1/1.html
Dari 4 Perusahaan penghasil kertas sigaret, terdapat 2 perusahaan yang menampilkan sertifikat ISO pada laman website nya, yaitu perusahaan BMJ Paper Pack (sertifikat ISO 9001:2015, dan ISO 14001:2015), dan PT. Surya Zigzag (Sertifikat ISO 9001-2008).  

Sumber : bmjpaperpack.com

BMJ

Berikut adalah contoh advertising dari PT BMJ Pack Paper yang di upload pada 22 November 2018

Solusi apa yang bisa di realisasikan untuk meredam kegiatan Impor bahan baku kertas dan pulp ataupun kertas sigaret di Indonesia?

Mari belajar dan meniru best practice dari yang terbaik

REVISI REGULASI AGAR BISA TEREALISASI DENGAN BAIK

Belajar dari beberapa negara lain yang membatasi kegiatan impor dengan penetapan regulasi yang lebih jelas dan tidak ambigu, sehingga kegiatan impor bisa terarah dan tak berlebihan. Indonesia seharusnya lebih tegas dalam penetapan kuota penerimaan produk impor, dan lebih mengutamakan hasil produk lokal. Hal ini akan sangat membantu peningkatan kinerja dari pabrik lokal, terlebih bila dilihat bahwa potensi pasar di Indonesia yang begitu besar.

Sependapat dengan penuturan Ketua Umum APKI (Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia) Aryan Warga yang di lansir dalam cnbcindonesia.com bahwa Pemerintah Indonesia diharapkan mampu merealisasikan kebijakan perlindungan yang disepakati WTO (World Trade Organization), seperti safeguard, SNI wajib, maupun dumping. Safeguard regulasi untuk menambahkan tarif impor sehingga produk impor menjadi lebih lemah daya saingnya di bandingkan produk lokal. Beberapa negara sudah menggunakan regulasi ini, sehingga hal ini mempersulit Indonesia untuk melakukan ekspor.

BAHAN BAKU ALTERNATIF YANG ECO-FRIENDLY

Berikutnya adalah penjaminan ketersediaan bahan baku kertas dalam negeri, termasuk untuk pembuatan kertas sigaret. Penjaminan ketersediaan bahan baku kertas sigaret bisa dilakukan dengan mencari alternatif-alternatif bahan baku non-kayu hasil limbah agraria, karena hal ini selaras dengan penanganan masalah lingkungan yaitu meningkatnya kerusakan hutan di Indonesia. 

Ilustrasi : Google

Mengambil contoh dari wekoabhinimpuno.blogspot.com, produsen kertas bisa menggunakan ampas tebu sebagai salah satu hasil limbah agraria yang belum di manfaatkan secara optimal di Indonesia yang bisa di olah menjadi kertas, dan juga karena Indonesia memiliki potensi lahan tebu yang besar yang didapat data tahun 2019 luas perkebunan tebu di luar jawa sebesar 201.178 ha, dan di pulau Jawa sebesar 251.020 ha.

Dalam Jurnal milik Afrizal Vachlepi juga dilampirkan beberapa bahan baku non-kayu yang bisa dijadikan sebagai bahan baku pulp setelah dilakukan penelitian diantaranya adalah, alangalang (Wibisono et al., 2011), jerami padi (Jalaluddin & Risal, 2005) bagas/ampas tebu (Yosephine et al., 2012), bambu petung (Sukaton, 2014), tandan kosong kelapa sawit (Syamsu et al., 2014) dan limbah daun nenas (Laftah & Rahaman, 2015).

Hal ini sudah sejalan dengan program Japan International Cooperation Agency (JICA), untuk mengembangkan produk pulp dari limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS), yang merupakan kerja sama Kementerian Perindustrian dengan perusahaan Jepang, direalisasikan oleh Balai Besar Pulp dan Kertas (BBPK) bersama konsorsium PIC Co., Ltd dan Taizen Co., Ltd, yang bergerak di bidang manufaktur serta penjualan mesin industi pulp dan kertas.

Menurut pemaparan dari Kemenperin Restu Yuni Widayati yang di lansir pada pressrelease.kontan.co.id, diharapkan program ini dapat membuat industri pulp dan kerta di Indonesia menjadi lebih mandiri, selain itu juga memberikan win-win solution atas pengurangan biaya proses pengolahan dan pembuangan hasil samping kelapa sawit dengan alternatif bahan baku pembuatan pulp, serta  mampu mensubtitusi bahan baku impor. Program ini sudah mulai dioperasikan di lingkungan BBPK Bandung.

Diharapkan pemanfaatan dari residu residu agraria bisa di optimalkan di Indonesia, sampai pada tahap Indonesia mampu untuk mengekspor bahan baku hasil residu agraria tersebut ke pasar yang lebih luas. Karena dampaknya bukan hanya pada peningkatan perekonomian negara saja, tapi juga pada penyelamatan bumi. 

PEMAKSIMALAN TQM PRODUSEN DALAM NEGERI BERSAMA DENGAN REGULASI YANG MENDUKUNG 

Dalam upaya untuk menghadapi tantangan perdagangan internasional, akan lebih efektif bila Indonesia mempelajari lebih dalam bagaimana cara untuk melindungi produk lokal sebelum terjun ke pasar yang lebih luas lagi. Dengan mempertahankan dan mengembangkan kualitas dan kuantitas dari produsen kertas sigaret di Indonesia yang di dukung oleh regulasi negara yang baik, sangat diyakini bahwa industri kertas bisa di swasembada-kan.



Referensi

https://bisnis.tempo.co/read/1252134/tumbuh-tertinggi-penerimaan-cukai-rokok-2019-capai-rp-889-t/full&view=ok

https://www.liputan6.com/bisnis/read/3056062/berbagai-tekanan-bikin-5-pabrik-kertas-ambruk-di-indonesia

https://www.cnbcindonesia.com/news/20200806112341-4-177842/pabrik-kertas-rokok-ri-hengkang-ke-vietnam-ada-apa

https://ekonomi.bisnis.com/read/20200809/257/1276878/impor-kertas-sigaret-meningkat-pabrikan-lokal-terancam-bangkrut

https://www.cnbcindonesia.com/news/20200806130924-4-177871/pabrik-kertas-ri-hengkang-ke-vietnam-ternyata-ada-intrik

https://www.cnbcindonesia.com/news/20200806143428-4-177932/help-kertas-rokok-impor-serbu-pasar-pabrik-lokal-bangkrut

https://swa.co.id/swa/trends/management/sulitnya-menembus-pasar-rokok-china

http://wekoabhinimpuno.blogspot.com/2007/08/potensi-bahan-baku-alternatif-untuk.html

https://ekonomi.bisnis.com/read/20190903/99/1144082/perluas-lahan-perkebunan-tebu-indonesia-swasembada-gula-pada-2029#:~:text=Kementerian%20Pertanian%20mencatat%20dalam%20kurun,287.000%20ha%20menjadi%20251.020%20ha

https://pressrelease.kontan.co.id/release/kemenperin-dan-korporasi-jepang-olah-limbah-sawit-jadi-bahan-baku-kertas

https://www.made-in-china.com/company-search/Cigarette%2BPaper/C1--BT_1/1.html

http://www.fao.org/3/w7734e04.htm

https://www.bmjpaperpack.com/index.php/site/product

http://www.suryazigzag.com/eng/index/#product

https://klikhijau.com/wp-content/uploads/2019/03/Serat-daun-nanas.jpg

https://senisehat.com/wp-content/uploads/2018/12/Akar-Alang-Alang-Sfofarms.jpg

https://media.suara.com/pictures/480x260/2014/12/04/o_198abht9l6ak888vq2194p17nva.jpg

https://i0.wp.com/warstek.com/wp-content/uploads/2018/06/tks.jpg

https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fshopee.co.id%2FKertas-Daur-Ulang-Putih-3-Variant-150-gsm-i.164218982.6119503870&psig=AOvVaw2kgEJi1-zrRkjg2KobCaEZ&ust=1603513993796000&source=images&cd=vfe&ved=0CAIQjRxqFwoTCIjpnaLxyewCFQAAAAAdAAAAABAD

https://i2.wp.com/f1-styx.imgix.net/article/2019/10/09153225/holidayguru-ie-768x512.jpg?resize=768%2C512&ssl=1

https://cf.shopee.com.my/file/4a2344e20ae63926f1db3ef4090bb90a

https://mello.id/wp-content/uploads/2019/08/Jenis-Bahan-Serat-Alam.jpg

https://sc02.alicdn.com/kf/HTB1xw2qJVXXXXXFXVXXq6xXFXXXq.jpg_350x350.jpg

Afrizal Vachlepi. 2019. PROSPEK PEMANFAATAN KAYU KARET SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN PULP. 38 (1), 47 - 60

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 34 Tahun 2011 Tentang Tindakan Anti Dumping, Tindakan Imbalan, dan Tindakan Pengamanan Perdagangan




Like it? Share with your friends!

3
3 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
waodevirgo

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format