Indonesia: Tanah surga di pupuki dari luar negeri?

Sebagai negara agraria, menjadi sebuah ironi ketika kita masih mendengar berita bahwa pupuk masih di impor oleh pemerintah Indonesia


1
1 point

"Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman" kutipan lirik lagu dari koes plus yang berjudul kolam susu ini tentu sudah tidak asing di telinga kita. Indonesia merupakan negara agraris tropis terbesar nomor 2 di dunia setelah Brazil. Dari 27 % zona tropis di dunia, Indonesia memiliki 11% wilayah tropis. Maka sudah seharusnya produksi pupuk bisa dilakukan secara swasembada tanpa impor. Data BPS (Badan Pusat Statistik) menunjukkan sejak tahun 2014 volume impor urea cenderung melonjak naik dimana importir terbesar pupuk Indonesia berasal dari China. Tujuan positif impor barang adalah memperoleh barang dan jasa yang tidak bisa dihasilkan oleh suatu negara karena faktor geografis maupun faktor lainnya, transfer teknologi untuk mengurangi ketertinggalan inovasi, dan memperoleh bahan baku yang memungkinkan industri terkait untuk mengembangkan industrinya. Namun jika impor dilakukan secara berlebihan memiliki dampak negatif diantaranya dapat menyebabkan defisit perdagangan dan defisit transaksi berjalan, dapat menyebabkan inflasi karena harga impor yang semakin mahal, membuka peluang kejahatan para pelaku usaha untuk menimbun dan mempermainkan harga dalam rangka memperoleh keuntungan sebesar-besarnya sehingga merugikan masyarakat. 

Problem Identification

Pupuk merupakan hal penting dalam menjaga kesuburan tanaman. Fungsi dari pupuk itu adalah sebagai unsur hara untuk mendukung proses pertumbuhan agar bisa tumbuh dan berkembang dengan maksimal. Indonesia hingga saat ini masih bergantung pada kebutuhan pupuk impor. Padahal, seperti kita tahu bahwa Indonesia memiliki perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mengurus dan memproduksi pupuk yaitu PT. Pupuk Indonesia. Dikutip dari viva.co.id, pada tahun 2009, Menteri Perindustrian, Fahmi Idris pada saat itu mengungkapkan bahwa produksi pupuk dalam negeri tidak pernah tercukupi akibat dari industri pupuk sudah tua dan tidak dapat memenuhi kapasitas produksi yang dibutuhkan ditambah dengan tingginya harga bahan baku pupuk membuat industri pupuk menjadi lesu. 

Menurut data Badan Pusat Statistik, selama bulan April 2020, pupuk masuk ke dalam 10 golongan utama barang yang diimpor mencapai US$ 159 juta atau sekitar Rp 2,2 triliun. Pupuk impor bisa lebih murah, karena biaya operasional bahan baku utama yaitu gas hanya sebesar $2 AS sedangkan di Indonesia sebesar $6 AS. Pupuk jenis Kalium Chlorida (KCL), pada tahun 2019 sepenuhnya masih impor, dengan besaran 1,5-2 juta ton. Sementara pupuk jenis ammonia sulfat (ZA), Indonesia baru mampu memproduksi 700.00 ton. Padahal kebutuhan pupuk jenis ini sudah mencapai 1,7 juta ton. Untuk pupuk jenis SP3, dari kebutuhan 2 juta, pasokan lokal hanya mampu menutup 500 ribu ton. Pemupukan berimbang dan tidak berlebihan menggunakan komposisi perbandingan 5:3:2, artinya pemupukan dengan 500 kilogram pupuk organik, 300 kilogram pupuk NPK, dan 200 kilogram urea untuk setiap hektar tanaman. Panjangnya rantai distribusi berdampak pada kelangkaan pupuk bersubsidi.

Gambar 1. Unloading Pupuk Urea

Sumber: mediaindonesia.com

Critical Thinking

Seiring dengan perkembangan ekonomi global, kegiatan ekspor impor sangatlah penting untuk perdagangan internasional. Terlebih lagi dengan adanya pasar global membuat hubungan antar negara menjadi lebih erat, tidak hanya dalam bidang bisnis namun juga dalam berbagai kepentingan yang lain. Dalam kasus impor ini, Indonesia masih mendapatkan beberapa komoditi dari luar negeri, salah satunya adalah pupuk. Berikut Tabel negara impotir pupuk yang menyokong persediaan komoditi pupuk di Indonesia:

Gambar 2. Daftar Negara Importir Pupuk 2014-2019

Sumber: bps.go.id

Berdasarkan data tabel diatas dapat dilihat bahwa impor pupuk di Indonesia cenderung naik dalam 5 tahun terakhir. Hal ini disebabkan oleh tidak terpenuhinya kapasitas produksi industri pupuk Indonesia. Selain itu perbedaan biaya produksi untuk membuat pupuk dalam negeri membuat pupuk dalam negeri kalah kompetitif dengan pupuk impor. Anggota Komisi VII DPR yang membidangi sektor energi dari fraksi Golkar, Dito Ganinduto meminta pemerintah untuk menekan harga jual gas ke industri agar industri pupuk Indonesia bisa lebih kompetitif. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, industri pupuk memiliki komposisi harga gas dalam biaya produksi sebesar 70%. China merupakan negara importir pupuk terbesar di Indonesia dan terbesar ke 2 di dunia. Menurut Trade Data Monitor, eksportir pupuk China tumbuh paling cepat. Dalam enam bulan pertama tahun 2019, ekspor pupuk China meningkat 31% per tahun menjadi USD 3,4 miliar. Kini China telah melampaui Kanada dan berada di urutan kedua di dunia dalam ekspor pupuk, di belakang Rusia. Berikut Grafik negara pengguna pupuk impor dari China: 

Gambar 3. Daftar negara konsumen pupuk dari China

Sumber: Trade Data Monitor

Berdasarkan grafik diatas dapat dilihat bahwa Indonesia menempati urutan keempat sebagai negara konsumen pupuk terbesar setelah India, Brazil, dan Australia. Hal ini menggambarkan bahwa Indonesia merupakan negara pertama di Asia tenggara yang masih dipasok pupuk oleh China. 

Analytical Thinking

Berdasarkan contoh study case diatas, kita mengetahui bahwa masalah utama yang dihadapi oleh perusahaan pupuk nasional adalah ketidakmampuan industri pupuk dalam memenuhi jumlah produksi nasional pupuk. Ditambah dengan tidak adanya peremajaan alat produksi pupuk membuat industri pupuk nasional kalah bersaing dengan produk impor dari luar negeri. Oleh karena itu permasalahan ini dapat dikaitkan dengan chapter 3 yaitu mengenai teori business in a borderless word dalam buku Ferrell, O.C.,Hirt,G. dan Ferrell, L. (2016). Business: A Changing World. 10th Edition, McGraw-Hill, New York. (FHF). Kegiatan ekspor dan impor bagi Indonesia merupakan sebuah perdagangan antar negara dengan kata lain Indonesia terlibat dalam bisnis internasional

Permasalahan impor pupuk di Indonesia ini dapat dikaitkan dengan beberapa teori business and management khususnya pada chapter 8 yaitu menegenai teori Managing Service and Manufacturing Operations dalam buku Ferrell, O.C.,Hirt,G. dan Ferrell, L. (2016). Business: A Changing World. 10th Edition, McGraw-Hill, New York. (FHF). Untuk kedepannya dengan menerapkan teori rencana dan desain sistem operasi yang dapat turut serta dalam kemajuan teknologi sehingga dapat mengurangi kegiatan impor dari luar negeri. Mengevaluasi proses transformasi pupuk mulai dari penyediaan faktor produksi, distribusi, hingga penyaluran output sampai ke tangan konsumen. Untuk mempertahankan hubungan dengan konsumen, produsen harus menyediakan produk yang memuaskan konsumen sehingga harus mengikuti standar yang telah di terapkan oleh International Fertilizer Association (IFA). Dengan demikian kita telah berpartisipasi dalam sustainability issues karena mampu mengurangi kemungkinan terjadinya pencemaran lingkungan.

Gambar 4. Mesin Pembuatan Pupuk 

Sumber:www.mitraglobalteknindo.com

Seperti diungkapkan oleh Kepala Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia Wijaya Laksana, jika Indonesia terus menerus melakukan impor pupuk, hal ini dapat mempengaruhi keberlangsungan dari industri pupuk lokal yang terancam tutup. Disamping itu, hal ini dapat menyebabkan overstocked dan membuat petani memiliki mindset bahwa pupuk buatan lokal merupakan pupuk palsu. Dengan demikian, persepsi masyarakat petani harus diluruskan bahwa kegiatan impor ini murni dilakukan karena keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi. Dalam hal ini permasalahan dapat dikaitkan dengan teori managing human resources pada chapter 10 dalam buku Ferrell, O.C.,Hirt,G. dan Ferrell, L. (2016). Business: A Changing World. 10th Edition, McGraw-Hill, New York. (FHF). Penyediaan tenaga kerja harus diberi pelatihan dan pengembangan supaya lebih produktif serta menambah inovasi dan kemampuan dalam bidang teknologi. Pemberian insentif dapat meningkatkan produktivitas kerja sehingga kuantitas permintaan pupuk Indonesia dapat terpenuhi.

Problem Solving

Untuk meningkatkan nilai produksi pupuk, maka pemerintah Indonesia harus menambah kapasitas produksi pabrik pupuk dibawah naungan PT. Pupuk Indonesia agar bisa memenuhi kapasitas produksi yang dibutuhkan dalam negeri. Pabrik yang sudah tua harus direvitalisasi salah satunya dengan membuat pabrik baru supaya dapat mendukung program pemerintah dalam hal kapasitas produksi pupuk. Kemudian pemanfaatan teknologi terbarukan untuk mengoptimalkan proses produksi, menciptakan inovasi, dan meminimalkan kontak langsung dengan konsumen. 

Kemudian Indonesia dapat meningkatkan nilai ekspor dengan cara menjaga ketersediaan bahan baku dan stabilitas harga agar dapat bersaing secara kompetitif dengan harga internasional, memberikan kemudahan dalam proses perizinan ekspor dan impor, serta menyederhanakan peraturan ekspor dan impor agar tidak terjadi tumpang tindih. Seperti Permendag No. 14/2007 yang juga ikut mempengaruhi harga pupuk di dalam negeri menjadi tinggi. Peraturan ini mengatur standardisasi jasa bidang perdagangan dan pengawasan SNI wajib terhadap barang dan jasa yang diperdagangkan. Seharusnya peraturan tersebut juga mengatur besaran impor pupuk tidak hanya mengatur SNI saja. 

Untuk meningkatkan jumlah bahan baku pembuatan pupuk salah satunya gas dapat menerapkan teknologi gasifikasi batu bara rendah kalori yaitu syngas untuk menghasilkan bahan baku plastik dinilai memiliki potensi besar. Selain itu, syngas dari proses gasifikasi dapat digunakan untuk bahan baku menghasilkan ammonia. Seperti dikutip republika.co.id, Guru besar Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) Iswandi Anas Chaniago berhasil menciptakan produk pupuk hayati yang bernama Azozo yang berfungsi sebagai alternatif pengganti pupuk urea. Dengan meningkatkan edukasi dan kesadaran masyarakat untuk beralih menggunakan produk pupuk dalam negeri dan membuat pupuk secara mandiri, maka subsidi pupuk dari pemerintah tidak diperlukan lagi. Alokasi dana subsidi dapat digunakan dalam bentuk lain seperti memberikan alat teknologi pertanian terbaru untuk menunjang dan meningkatkan kualitas produksi.

Sikap petani yang boros kepada pupuk, apalagi pupuk yang bersubsidi tentunya akan merugikan berbagai pihak. Adanya kenyataan ini menunjukkan terjadinya penurunan efisiensi pemupukan karena berbagai faktor tanah dan lingkungan yang harus dicermati. Takaran pupuk yang digunakan untuk memupuk satu jenis tanaman akan berbeda untuk masing-masing jenis tanah, hal ini dapat dipahami karena setiap jenis tanah memiliki karakteristik dan susunan tanah yang berbeda. Oleh karena itu anjuran pemupukan harus dibuat lebih rasional dan berimbang berdasarkan kemampuan tanah menyediakan hara dan kebutuhan hara tanaman itu sendiri sehingga efisiensi penggunaan pupuk dan produksi meningkat tanpa merusak lingkungan akibat pemupukan yang berlebihan. Adanya kenyataan ini perlu dilakukan revitalisasi peran para penyuluh pertanian yang  dibutuhkan keberadaannya dalam menunjang peningkatan produksi pertanian, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani.

Pemerintah Indonesia dapat memanfaatkan sistem terintegrasi secara online untuk memperbaiki pendistribusian pupuk terhadap para petani. Dilansir dari kompas.com, pihak kementerian pertanian berencana menyempurnakan sistem Electronic Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Elektronik (e-RDKK) dan kartu tani guna memperbaiki sistem pertanian salah satunya masalah pupuk bersubsidi. Dengan adanya sistem terintegrasi secara online, dapat meningkatkan sistem pengawasan, pemalsuan jenis pupuk subsidi dan non-subsidi, dan pemalsuan kuota pupuk subsidi dan non-subsidi sehingga distribusi pupuk tepat sasaran kepada petani yang membutuhkan.

Daftar Pustaka:

Ferrel, O. C., Hirt, G. A., dan Ferrel, L. (2020). Business Foundations A Changing World. 12th Edition. New York: McGraw-Hill

https://www.cnbcindonesia.com/news/20200528194648-4-161635/waspada-pupuk-impor-serbu-pasar-ri

https://www.antaranews.com/berita/708953/produsen-pupuk-dalam-negeri-khawatirkan-serbuan-pupuk-impor

https://www.republika.co.id/berita/koran/urbana/16/05/11/o703ga-kendala-saat-pembuatan-pupuk-organik

https://www.tradedatamonitor.com/index.php/data-news-articles/89-chinese-fertilizer-exports-boosted-by-population-boom

https://www.viva.co.id/arsip/29803-menperin-ungkap-alasan-impor-pupuk

https://www.kompas.com/skola/read/2019/12/12/172322669/indonesia-sebagai-negara-agraris-apa-artinya?page=all#:~:text=Disebut%20negara%20agraris%20karena%20sebagian%20besar%20penduduknya%20bekerja%20di%20sektor%20pertanian.&text=Tak%20hanya%20sebagai%20negara%20maritim,sebagai%20petani%20atau%20bercocok%20tanam.

https://id.wikipedia.org/wiki/Pupuk

https://mediaindonesia.com/read/detail/100678-pupuk-impor-menekan-industri-dalam-negeri

https://saraswantifertilizer.com/pupuk-pengertian-dan-manfaatnyaa/


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
IvanFadhil

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format