Kamu Lockdown Generation? Yuk, coba jadi pengisi survei daring!

Temukan website yang tepat dan mulai dapatkan uang


0

Pandemi Covid 19 telah mempengaruhi seluruh aspek kehidupan secara global di bumi ini. Mulai dari aspek kesehatan, sosial, ekonomi, yang akibatnya sedang kita hadapi saat ini. Negara kita pun saat ini sedang menghadapi resesi ekonomi. Salah satu masalah terberat dalam aspek ekonomi adalah tenaga penggeraknya, yaitu tenaga kerja. Menurut International Labour Organization (ILO, 2020: Social protection responses to COVID-19 in Asia and the Pacific-The story so far and future considerations, 2020), pandemi adalah salah satu yang berdampak ekonomi terburuk sejak Perang Dunia ke2 dan pemerintah masing-masing negara perlu untuk membentuk perlindungan sosial (social protection) untuk rakyatnya agar bisa bersama-sama menghadapi dampak buruk ini. Dampak terberat dialami oleh sektor ekonomi yang banyak memerlukan kehadiran fisik dan bergantung pada permintaan internasional seperti manufakturing dan sektor ekonomi wisata (tourism).

Covid 19 menciptakan Lockdown Generation – Pandemi ini merupakan virus yang penularannya melalui udara, artinya batuk atau bersin dari orang terinfeksi bisa menularkan pada orang sekitarnya. Sebagai salah satu cara mencegah penularan virus ini menyebar, muncullah istilah lockdown. Menurut Bayu Krisnamurthi, Ketua Komite Nasional Pengendalian Flu Burung Pandemi Influenza (Komnas FBPI 2005-2009), kata lockdown dan karantina sosial bersinonim dalam arti keduanya digunakan untuk karantina masyarakat, membatasi keluar masuk masyarakat di wilayah tertentu tanpa izin dari otoritas yang berlaku (The Jakarta Post: 2020, COVID-19: Does Indonesia need a lockdown? It depends on how you define it).Akibat dari kebijakan ini, masyarakat diimbau untuk tetap berada di rumah sehingga pihak kantor pun memberlakukan kebijakan kerja dari rumah (work from home) dan sekolah-sekolah juga diliburkan, dan pada akhirnya memberlakukan sistem pembelajaran daring. Masyarakat yang diimbau tetap di rumah menciptakan dampak terhadap rumah makan, pusat perbelanjaan, tempat wisata, industri manufakturing, industri jasa, yang merasakan penurunan pelanggan dan omset perusahaan. Dari kebijakan inilah melahirkan istilah lockdown generation.

Dikutip dari situs LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), Lockdown generation merupakan pengangguran yang tercipta pada masa pandemi COVID-19, generasi ini adalah para fresh graduate atau pengangguran terdidik dengan rata-rata tingkat pendidikan sekolah menengah atas hingga perguruan tinggi pada rentang usia 15-24 tahun (LIPI:2020, Lockdown Generation : Pengangguran di Masa Covid 19)

Sumber : LIPI, 2020, Webinar “DAMPAK DARURAT VIRUS CORONA TERHADAP TENAGA KERJA DI INDONESIA”https://www.youtube.com/watch?v=g-5uCvRXbz4&t=5205s

Bisa kita lihat dalam data yang tersaji dalam video webinar yang dilakukan LIPI pada 20 Mei 2020 memperlihatkan PHK 2 teratas dalam sektor lapangan kerja terjadi pada Konstruksi/Bangunan (29,3%), lalu Perdagangan, Rumah makan dan akomodasi (28,9%). Bisa kita temui juga bahwa rentang umur 15-19 tahun dan 20-24 tahun merupakan usia yang terbanyak terkena PHK. 

Webinar “DAMPAK DARURAT VIRUS CORONA TERHADAP TENAGA KERJA DI INDONESIA” LIPI

Pengertian Buruh

Menurut Serikat Pekerja Nasional (https://spn.or.id/pengertian-buruh/), buruh memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Buruh, pekerja, tenaga kerja, karyawan pada dasarnya adalah manusia yang menggunakan tenaga dan kemampuannya untuk mendapatkan balasan berupa pendapatan baik berupa uang maupun bentuk lainnya kepada pemberi kerja atau majikan atau pengusaha.
  • Buruh adalah mereka yang bekerja pada usaha perorangan dan diberikan imbalan secara harian maupun borongan sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak, baik lisan maupun tertulis yang biasanya imbalan kerja tersebut diberikan secara harian. 

Dalam melihat topik ini, saya akan mengambil contoh buruh yang bekerja di pabrik tekstil karena dari beberapa sumber yang saya baca, pabrik tekstil merupakan pabrik yang paling banyak melakukan PHK karyawan. Kebijakan lockdown erat kaitannya dengan hal ini, saya akan jelaskan dengan bagan dibawah ini.


Bahaya apa yang mengancam dengan adanya lockdowngeneration?

1 dari 4 orang Indonesia adalah pemuda. Menurut UU No. 40 tahun 2009, pemuda adalah warga negara Indonesia yang berusia 16 sampai 30 tahun. 24% dari seluruh penduduk Indonesia adalah pemuda, jumlahnya 64,19 juta jiwa.  (Statistik Pemuda Indonesia 2019). Bisa dibayangkan bagaimana pentingnya peran pemuda dalam menggerakkan perekonomian bangsa.

Banyaknya jumlah PHK yang dilakukan oleh perusahaan juga merupakan langkah mempertahankan entitas perusahaan itu sendiri. Berbagai departemen dalam perusahaan tentunya sudah mencari banyak cara untuk mempertahankan para karyawan. Termasuk didalamnya departemen HumanResources mereka sudah berusaha mencari orang-orang yang kompeten dan sesuai dengan permintaan perusahaan. Tetapi karena ini adalah masalah pembiayaan maka tidak banyak yang dapat dilakukan oleh departemen ini.

Pengaturan Human Resource dalam skala besar

Kegiatan pengaturan Human Resource berhubungan dengan semua perencanaan aktivitas yang dibutuhkan oleh perusahaan yang bersangkutan, meliputi menjaring, melatih, dan memberi kompensasi yang sepadan kepada orang-orang yang bisa memenuhi kebutuhan perusahaan (FHF, halaman 294). Dalam masa resesi ini, pemerintah belum bisa secara maksimal membantu penyerapan tenaga kerja dalam negeri karena masih berfokus pada memperkuat investasi dan pasar modal. Efektivitas kebijakan untuk sektor riil dalam negeri dan penyerapan tenaga kerja belum akan terlihat dalam waktu dekat ini.

Pengaturan Human Resource dimasa pandemi ini skalanya adalah nasional dengan pemerintah sebagai pemimpinnya karena keterbatasan perusahaan dalam menyerap tenaga kerja akibat penurunan operasional yang menyebabkan ekonomi perusahaan jatuh, bahkan tidak sedikit perusahaan yang gulung tikar pada akhirnya.

Pemerintah sendiri sudah cukup banyak berperan membantu para korban PHK, sebut saja dengan Kartu Prakerja, kebijakan pemberian subsidi melalui BPJS, mengadakan berbagai pelatihan gratis yang dapat ditemui pada halaman web Kementerian Ketenagakerjaan (http://pelatihan.kemnaker.go.id), dan masih banyak bantuan lainnya. Namun, pandemi ini memukul jatuh perekonomian secara internasional sehingga berbagai usaha pemerintah ini belum menghasilkan banyak perubahan positif bagi para tenaga kerja.

Bagaimana generasi lockdown bertahan dalam masa pandemi ini?

Perkembangan teknologi dan bisnis para masa sekarang ini membuat batasan antar negara menjadi seakan-akan hilang (borderless). Pasar internasional tentunya jauh lebih menguntungkan daripada pasar nasional. Banyak sekali perusahaan luar negeri yang melebarkan sayapnya ke dunia bisnis Indonesia. Perluasan pasar, dan lokalisasi produk mereka merupakan tambahan margin yang menggiurkan bagi bisnis mereka. Upah tenaga kerja yang lebih murah dibandingkan dengan negara asal juga menjadi salah satu daya tarik tersendiri untuk mendirikan perusahaan di Indonesia. Hal ini menciptakan besarnya lapangan pekerjaan dalam negeri sehingga tenaga kerja dapat terserap dengan baik. Selain itu, perdagangan internasional ini mendorong teknologi berkembang sedemikian rupa sehingga bisa dimanfaatkan hampir dalam seluruh aspek kehidupan manusia.

Sayangnya, semenjak pandemi Covid 19 menyerang, semua hal berubah menjadi kurang baik, dan berujung pada PHK karyawan. Selain karena secara internasional kemampuan perusahaan sedang berada di titik terendah, para pekerja yang terkena PHK ini memiliki tingkat pendidikan dan keterampilan yang terbatas sehingga menghambat mereka terserap pada pekerjaan lain yang lebih banyak berfokus pada sistem daring dan membutuhkan keahlian penguasaan cukup tinggi dalam dunia digital.

Mengapa data penting?

Berbisnis dalam dunia internasional tentunya memiliki tantangan tersendiri. Budaya yang dimiliki negara tujuan bisnis jauh berbeda dengan budaya negara sendiri sehingga biasanya dilakukan “lokalisasi” produk agar pemasaran produk efektif dalam pasar dalam negeri. Oleh sebab itu, riset pemasaran (marketing research) sangat dibutuhkan. Dalam dunia pemasaran, pelangganlah yang “menyetir” produsen. Jika perusahaan tahu bagaimana dan apa produk yang baik dan tidak baik di mata konsumen, maka perusahaan bisa menciptakan produk yang memiliki nilai jual tinggi di pasar karena hal tersebut berdasarkan pada data empiris dan bukan hipotesa semata. 

Pentingnya peran informasi dari pelanggan ini, mendorong terciptanya sebuah industri riset pemasaran (marketing research) yang mengumpulkan berbagai data dan informasi dari pelanggan. Menurut Perhimpunan Riset Pemasaran Indonesia (PERPI), Saat ini ada lebih dari 50 perusahaan riset pemasaran beroperasi di Indonesia, dan lebih dari 90% sudah merupakan bagian dari PERPI. 

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh salah satu organisasi yang mengukur daya saing negara-negara di dunia, IMD World Competitiveness Centre, daya saing digital Indonesia berada pada urutan 14. Hal ini menunjukkan bahwa potensi Indonesia untuk berkembang secara digital sangat tinggi. Hal ini bisa dijadikan salah satu faktor untuk belajar mengenai dunia digital sedini mungkin. 


Apakah Indonesia masih kesulitan mengakses internet?

Situs datareportal.com melakukan survei mengenai perkembangan digital di Indonesia. Hasilnya menunjukkan bahwa perkembangan digital di Indonesia sangat tinggi. Hampir semua usia produktif bisa mengakses internet dan memiliki ponsel pintar.


Internet bukan barang langka di Indonesia
Sumber : https://datareportal.com/reports/digital-2020-indonesia


Tingginya akses digital pada usia 13 tahun ke atas
Sumber :  https://datareportal.com/reports/digital-2020-indonesia

Hampir seluruh orang Indonesia memiliki ponsel
Sumber :  https://datareportal.com/reports/digital-2020-indonesia


Mari mencoba menjadi pengisi survei daring

Survei digital merupakan salah satu alat yang digunakan oleh riset pemasaran dalam mengumpulkan data dan informasi. Banyak survei digital yang menawarkan imbalan berupa uang untuk pertukaran informasi melalui survei. Oleh sebab itu, pekerjaan sebagai pengisi survei digital merupakan salah satu pekerjaan yang bisa dicoba oleh lockdown generation, bisa dilakukan kapanpun, menggunakan ponsel pintar yang dimiliki, dan tetap produktif. 

Sistem survei digital biasanya dimulai dengan pengisian data pribadi yang cukup detail, tujuannya agar bisa menemukan survei yang relevan dengan kamu. Lalu, kamu akan terhubung dengan berbagai survei yang bisa kamu akses juga dengan mengunduh aplikasi dari survei digital tersebut. Setelah mengisi survei, kamu akan mendapatkan poin yang bisa kamu tukarkan dengan uang. Mata uang yang digunakan bisa saja bukan Rupiah. Tetapi ada juga beberapa situs yang menggunakan langsung mata uang dolar Amerika. Teman-teman juga bisa membuat akun Paypal sebagai sarana untuk mencairkan uang tersebut ke dalam rekening Paypal pribadi. Semua ini bisa kamu lakukan hanya dengan ponsel pintar kamu.

Secara ringkas, saya ingin membandingkan pekerjaan pengisi survei ini dengan pekerjaan sebagai buruh tekstil yang juga saya bicarakan sebelumnya.

Perbandingan pekerjaan sebagai buruh dan pengisi survei digital

Buruh

Pengisi Survei Digital

(-) Terikat waktu kerja

(+) Bebas diakukan kapanpun

(-) Terikat di tempat kerja

(+) Bisa dilakukan dimanapun

(-) Akibat pandemi, perusahaan tempat bekerja terdampak 

(+) Walaupun pandemi, karena masih banyak perusahaan yang membutuhkan informasi survei sehingga tidak banyak mempengaruhi operasional perusahaan. 

(+) ada penghasilan tetap bulanan

(-) penghasilan berdasarkan banyaknya survei yang diisi

(-) Memerlukan keahlian khusus yang diperoleh melalui training di perusahaan.

(+) Tidak perlu keahlian khusus, hanya butuh waktu dan ponsel pintar.

(-) setelah tidak bekerja, menjadi tidak produktif

(+) mengisi waktu kosong dirumah dan tetap produktif

Kamu bisa mencari situs survei berbayar di internet, atau mungkin salah satunya bisa akses dari artikel ini https://www.cermati.com/artikel/10-situs-survey-berbayar-online-ini-bisa-kasih-anda-banyak-uang

Perlu diingat semua pekerjaan memiliki kelemahan dan kelebihan, ya teman-teman. 

Beberapa saran saat mencoba survei gratis ini:

  • Cari perusahaan survei digital yang sah, yang isinya bukan scam yang biasa digunakan hanya untuk mengambil data pribadi kamu. Kamu bisa cek dulu kredibilitasnya dengan mencari informasi di internet.
  • Sisihkan waktu untuk mengisi survei dan jawab seakurat mungkin, jawaban asal-asalan akan berakibat kamu tidak masuk ke dalam syarat sebagai pengisi survei.
  • Jika dilakukan cukup sering, dengan beberapa akun, teman-teman bisa memperoleh lebih banyak poin atau uang.

Semoga sukses!

Referensi data:

Badan Pusat Statistik. 2019. Statistik Pemuda Indonesia 2019 (04220.1904). DKI Jakarta : Badan Pusat Statistik. Diakses dari https://www.bps.go.id/publication/2019/12/20/8250138f59ccebff3fed326a/statistik-pemuda-indonesia-2019.html

Fachriansyah, Rizky dan Gemma Holliani. (2020, 19 Maret). COVID-19: Does Indonesia need a lockdown? It depends on how you define it. The Jakarta Post. Diakses dari https://www.thejakartapost.com/news/2020/03/19/covid-19-does-indonesia-need-a-lockdown-it-depends-on-how-you-define-it.html

Ferrel, Geoffrey A, dan Linda Ferrell. (2020). Business Foundation A Changing World (Ed 11). New York: McGraw-Hill Education

Hananto, Akhyari. (2020, 4 Oktober). Daya Saing Digital 2020 : Peringkat Indonesia Dibanding Negara-negara Tetangga. Good News From Indonesia. Diakses dari https://www.goodnewsfromindonesia.id/2020/10/04/daya-saing-digital-2020-peringkat-indonesia-dibanding-negara-negara-tetangga

Ihsanuddin. (2020, 26 Agustus). Ada 7 Bantuan Pemerintah Selama Pandemi Covid-19, Berikut Rinciannya.... Kompas.com. Diakses dari https://nasional.kompas.com/read/2020/08/26/09222471/ada-7-bantuan-pemerintah-selama-pandemi-covid-19-berikut-rinciannya?page=all.

Internasional Labour Organization (ILO). 2020. Social protection responses to COVID-19 in Asia and the Pacific: The story so far and future considerations. Geneva. Diakses dari https://www.ilo.org/asia/publications/WCMS_753550/lang--en/index.htm

Kencana, Maulandy Rizky Bayu. (2020, 12 Mei). Industri Tekstil Paling Banyak PHK Karyawan, Jumlahnya Capai 2,1 Juta Pegawai. Liputan 6.com. Diakses dari https://www.liputan6.com/bisnis/read/4252251/industri-tekstil-paling-banyak-phk-karyawan-jumlahnya-capai-21-juta-pegawai

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Joshi Maharani Wibowo. (2020, 1 Agustus). Lockdown Generation : Pengangguran di Masa Covid 19. Diakses dari https://kependudukan.lipi.go.id/en/berita/53-mencatatcovid19/1024-lockdown-generation-pengangguran-di-masa-covid-19

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Ngadi, Msi. (2020, 19 Mei). Survei Dampak Darurat Virus Corona terhadap Tenaga Kerja Indonesia. Diakses dari http://lipi.go.id/siaranpress/survei-dampak-darurat-virus-corona-terhadap--tenaga-kerja-indonesia/22030

Pasha, Aufi Ramadhania. (2018, 7 Desember). 10 Situs Survey Berbayar Online ini Bisa Kasih Anda Banyak Uang. Tulisan pada https://www.cermati.com/artikel/10-situs-survey-berbayar-online-ini-bisa-kasih-anda-banyak-uang

Perhimpunan Riset Pemasaran Indonesia (PERPI). https://www.perpi.or.id/about#:~:text=Tentang%20PERPI,sudah%20merupakan%20bagian%20dari%20PERPI

Serikat Pekerja Nasional (SPN). Diakses tanggal 23 Oktober 2020, dari https://spn.or.id/pengertian-buruh/

Simon Kemp. (2020). Digital 2020: Indonesia. Diakses 17 September 2020, dari https://datareportal.com/reports/digital-2020-indonesia

Webinar “DAMPAK DARURAT VIRUS CORONA TERHADAP TENAGA KERJA DI INDONESIA” Pusat Penelitian Kependudukan LIPI https://www.youtube.com/watch?v=g-5uCvRXbz4&t=5205s


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
Carlin

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format