DILEMA PESANTREN MODERN MEWAH : DI ANTARA MENJAGA KUALITAS DAN HAL YANG BERLEBIHAN


0

https://masshar2000.com/2019/05/25/ini-dia-pesantren-termahal-di-indonesia/

PROBLEM IDENTIFICATION

Pesantren sangat dekat dengan kehidupan berbangsa dan bernegara. Perjuangan memperebutkan kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari Peran Pesantren sebagai basis perjuangan, baik secara pemikiran maupun perang secara langsung. Pahlawan nasional juga tidak sedikit merupakan hasil kaderisasi di Pesantren, seperti Agus Salim, M. Natsir, Buya Hamka, dan jejeran Pahlawan nasional lainnya. Tidak heran Pemerintah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional, sebagai bentuk penghormatan terhadap peran Pesantren dalam mencetak Santri dalam proses berbangsa dan bernegara.

Pesantren adalah sebuah pendidikan tradisional yang para siswanya tinggal bersama dan belajar di bawah bimbingan guru yang lebih dikenal dengan sebutan kiai dan mempunyai asrama untuk tempat menginap santri (wikipedia). Dalam Perkembangannya, Pesantren bertransformasi menjadi Pendidikan Modern yang menggabungkan metode dan teknologi saat ini. Pengelolaan pun sudah menggunakan Teori Manajemen kekinian sehingga dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi. Berikut adalah beberapa Pesantren Modern yang memiliki fasilitas baik, diantaranya Pesantren Gontor, Pesantren Tazkia di Malang, Pesantren Al Zaytun. Fasilitas di Pesantren tersebut, jauh dari kesan kesederhanaan, bahkan ada yang memberikan fasilitas selayaknya hotel. Tentu saja, berdampak pada tingginya Biaya yang harus dikeluarkan untuk menempuh pendidikan di Pesantren ini. 

Perkembangan Pesantren Modern dan Mewah saat ini bukan tanpa kontroversi dan dilema. Bermunculan Pondok Pesantren Modern dan Mewah menjadi bahan pembahasan menarik di tengah masyarakat saat ini. Di satu sisi terkait pembiayaan mandiri untuk menghasilkan kualitas yang baik untuk para santrinya, di sisi lain terkait sensitifitas pembentukan karakter para santri yang peduli dengan kondisi masyarakat saat ini yang masih didominasi dengan kemiskinan. Di sisi lain, muncul anggapan di tengah masyarakat, terjadinya kapitalisasi Pesantren yang terjadi di Pesantren karena munculnya permintaan yang tinggi untuk memasukan anak-anaknya ke Pesantren yang berkualitas sangat baik. 

Dalam tulisan ini, akan menganalisa Apakah terjadi kapitalisasi Pesantren akibat munculnya permintaan yang tinggi sehingga muncul Pesantren Modern dan Mewah atau Pesantren Mahal sebagai bagian dalam Pembiayaan Produk/Sevice yang tinggi ?.

CRITICAL THINKING

Description: Infografis Jumlah dan Sebaran Pesantren di Indonesia - Validnews.co

Sumber : https://www.validnews.id/Infografis-Jumlah-dan-Sebaran-Pesantren-di-Indonesia-V4

Berdasarkan infografis di atas. Jumlah Pesantren di seluruh Indonesia sebanyak 25.938 yang 82% nya berada di Pulau Jawa. Mulai dari Pesantren Tradisional sampai Pesantren Modern nan mahal. Ada lebih dari 3 Juta Santri tersebar di seluruh Indonesia. Dalam permintaannya, Animo masyarakat terkait pendidikan di Pesantren juga tinggi. Hal ini tercermin dari banyaknya pesantren Modern yang menerapkan Sistem Inden dalam proses Perekrutan Santri Baru. Selain itu, kecenderungan masyarakat untuk lebih religius juga mulai memberikan ruang yang terbuka bagi Pesantren dalam menyediakan kebutuhan akan pendidikan agama yang berkualitas. 

Sebagian besar Pesantren memiliki konsep Pesantren Tradisional yang memiliki banyak santri dan berbiaya murah (bahkan gratis). Pendanaan Pesantren sendiri berasal dari Donatur dan Bantuan Pemerintah Pusat maupun Daerah. Hanya sebagian kecil saja Pesantren yang menerapkan Pengelolaan Pesantren Modern, dengan fasilitas lengkap dan nyaman bagi siswa, dan kurikulum yang terstruktur, sistematis, dan terstandarkan. 

Regulasi mengenai Pesantren dalam Pendanaan 

Berdasarkan UU No. 18 Tahun 2019 [3] tentang Pesantren, Sumber pendanaan pesantren bersumber dari masyarakat, pemerintah, dan juga sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah Pusat memiliki peran penting dalam membantu pendanaan penyelenggaraan Operasional Pesantren melalui APBN sesuai dengan keuangan negara, Pemerintah daerah juga membantu melalui APBD. Selain itu, Pesantren juga diperkenankan memperoleh Pendanaan melalui Sumber lain yang Sah dan Tidak mengikat, seperti Hibah, Waqaf, Infaq, Sedekah, dan sebagainya.

Lembaga Pesantren juga dapat melakukan kerjasama dengan Lembaga lainnya yang bersifat nasional dan internasional dalam hal sistem pendidikan, kurikulum, bantuan pendanaan, peningkatan kapasitas, dan bentuk kerja sama lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini dapat memberikan peluang dalam pengembangan Pesantren menjadi lebih Modern dan berkualitas. Pemerintah juga bukan saja mendukung kegiatan operasional dari Pesantren, namun juga memperkuat kemandirian dan kemampuan ekonomi Pesantren. 

ANALYTICAL THINKING

Definisi Kapitalisasi

Menurut Ferrel Hirt Ferrel dalam buku Business Foundation : A Changing World [1], menyebutkan bahwa Kapitalis merupakan sistem ekonomi di mana individu memiliki dan menjalankan sebagian besar bisnis yang menyediakan barang dan jasa. Sistem ekonomi Kapitalis sendiri terbagi menjadi dua bentuk, yaitu Kapitalis murni (a free market system) dan Kapitalis termodifikasi. Sistem ekonomi ini pertama kali dijelaskan oleh Adam Smith dalam The Wealth of Nation (1776). Perbedaan antara kapitalis murni dengan kapitalis termodifikasi terletak pada intervensi pemerintah. Kapitalis murni tidak ada intevensi pemerintah sama sekali.

Dalam Definisi mengenai Kapitalisasi Pesantren,  penulis merujuk kepada definisi Kapitalisasi Pendidikan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kapitalisasi pendidikan adalah proses yang menjadikan semua aset yang di miliki dalam pendidikan sebagai barang modal yang harus mendatangkan keuntungan. Kapitalisasi Pendidikan memberikan dampak tingginya biaya Pendidikan karena ‘pengusaha pendidikan’ berlomba dalam mencari keuntungan. Dampak dari tingginya Biaya Pendidikan tentunya berdampak pula dari aksesibilitas kelompok ekonomi menengah ke bawah untuk mendapatkan pendidikan dan kenyamanan fasilitas yang baik. 

Fenomena Pesantren Mahal

Selama dekade ini, mulai bermunculan Pesantren dengan biaya Mahal. Untuk ‘menitipkan’ anaknya di sebuat Pesantren Modern, Orang tua minimal mengeluarkan 40-50 Juta untuk masuk dalam Pesantren tersebut. Banyak kalangan yang mempersepsikan negatif karena Pesantren identik dengan Pendidikan yang berbiaya murah, bahkan ada Pesantren yang menggratiskan siswa nya. Ada pula yang menyambut baik Pesantren berbiaya mahal ini. Alasan utamanya karena Biaya sebanding dengan kualitas dan fasilitas yang didapatkan. Tidak heran, walaupun biaya relatif mahal, Pesantren Modern dan Mewah ini tidak pernah kehilangan peminat. Alasan utama orangtua memilihkan pendidikan Pesantren untuk anak-anaknya karena perkembangan kenalan anak dan remaja yang meningkat seiring berkembangnya teknologi tanpa batas.

Dalam sebuah artikel di halaman https://lifepal.co.id/media/pondok-pesantren-mewah/ , menyoroti mengenai bermunculan fasilitas mewah bak hotel pada Pesantren di Indonesia. Hal ini baik untuk memperbaiki citra Pesantren sebelumnya yang terkesan sederhana dan fasilitas seadanya. Dalam berbagai artikel lainnya,  dibahas juga secara positif terhadap Pesantren mewah ini. Sebagian besar masyarakat juga menyadari bahwa untuk mendapatkan pendidikan yang baik dan fasilitas yang nyaman tentu saja harus dibayar dengan biaya yang tidak murah. Alasan positif inilah yang menyebabkan pesantren mewah tersebut tidak pernah kekurangan peminat. Pesantren Tazkia IIBS Malang contohnya, hanya menerima 75 orang dalam satu angkatan belajar dan tidak pernah sepi peminat.

Dibalik tingginya peminat di Pesantren modern dan mewah ini, ada kekhawatiran bagi sebagian orang karena terjebak dalam lingkaran kehidupan yang tidak adil bagi yang miskin. Orang kaya akan terus kaya karena mendapatkan pendidikan yang baik, Orang miskin akan terus mendapatkan pendidikan seadanya dan fasilitas alakadarnya. Tentu saja ini akan melebarkan jarak antara yang miskin dan kaya sehingga peran Pesantren dalam pengembangan masyarakat dan dakwah menjadi terkendala.

Fenomena ini menarik dibahas, karena dianggap mengkapitalisasi Agama untuk mendapatkan keuntungan. Biaya Masuk untuk Pesantren Modern yang mewah berkisar antara 50-60 Juta dengan SPP sekitar 3,5 juta – 4,5 juta. Dibandingkan dengan Pesantren Gontor yang merupakan Pesantren dengan kualitas baik dan jaringan alumni yang luas, Uang masuk hanya 5,4 – 5,6 Juta dan uang SPP sebesar 640ribu per bulannya. Seperti dilihat dalam tabel berikut :

Tazkia International Islamis Boarding Scholl

Al Hikmah Boarding School

Pesantren Husnul Khotimah Kuningan

Pesantren Gontor

Biaya Masuk

50 Juta

60 Juta

21 Juta

5.4 – 5.6 Juta

Biaya SPP

3.500.000

4.500.000

1.500.000

640.000

Tabel 1. Perbandingan Biaya Masuk Pesantren

Dalam menentukan adanya dugaan kapitalisasi Pesantren, akan diuraikan terlebih dahulu bentuk organisasi bisnis dari Pesantren dan Managing Quality yang akan berpengaruh terhadap biaya (harga). penulis menggunakan metode membandingkan dengan lembaga lainnya dan mengurai sumber pembiayaan yang mempengaruhi faktor harga (biaya) yang dikeluarkan oleh peserta didik. 

Business Forms Pesantren / Lembaga Pendidikan

Pada dasarnya Pembentukan Pesantren berbentuk Yayasan, yaitu Lembaga Non Profit dan Sosial. Dalam praktiknya, banyak yayasan yang mencari keuntungan agar dapat berkembang dan bisa melakukan ekspansi sehingga bisa memberikan lebih banyak manfaat. Ada beberapa hal yang biasanya dilakukan Yayasan untuk memiliki usaha, antara lain :

  • Mendirikan Perusahaan (Profit) dengan maksud dan tujuan yang sama dengan Yayasan Induknya.
  • Menanamkan modal di perusahaan lain.

Bidang usaha yang dapat dilakukan yayasan cakupannya luas, seperti hak asasi manusia, kesenian, olahraga, perlindungan konsumen, pendidikan, lingkungan hidup, kesehatan, dan ilmu pengetahuan (Penjelasan Pasal 8 UU Yayasan).

Lembaga Non profit memiliki kriteria :

  1. Menyediakan Barang dan Jasa
  2. Tidak memiliki tujuan utama mencari Keuntungan
  3. Terikat dengan Fund Raising
  4. Terikat dalam Management, Marketing, dan Keuangan dalam mencapai Tujuan.

Berdasarkan bentuk Business Form Pesantren tersebut, seharusnya memang tidak terfokus dalam pencapaian profit (Capitalism). Yayasan baik berbentuk institusi pendidikan seperti Pesantren ini sangat bergantung kepada Pendapatan / Pendanaan, baik dari Pemerintah, donatur, dan usaha. Salah satu pendanaan berupa biaya masuk pesantren dari peserta didik.

Peran Pesantren dalam Social Responsibility

Dalam sebuah jurnal yang berjudul Peran Pondok Pesantren dalam Pemberdayaan Sosial Ekonomi di Jawa Timur pada Abad ke-20 yang ditulis oleh Muhamad Nafik Hadi Ryandono, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengeksplorasi peran pondok pesantren terhadap pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat dalam perspektif sejarah, didapatkan hasil bahwa pondok pesantren telah mampu memberikan sumbangsih nyata kepada masyarakat berdasarkan kompetensi dan keahlian, jumlah santri, dan usia pondok pesantren dan amal usaha. Sumbangsih tersebut berwujud pemberdayaan sosial ekonomi di lingkungan pondok pesantren dan pembangunan nasional [2].

Bagi Pesantren Modern yang baru berdiri, tentunya masyarakat menunggu peran serta dalam pengembangan masyarakat. Ada 4 peran Social Responsibility yaitu terkait Keuangan, Hukum, etika, dan kedermawanan [1]. Ini bisa menjadi hal yang kritis ketika Pesantren Modern yang baru berdiri tersebut ekslusif dan sedikit bersentuhan dengan masyarakat. 

Managing Quality

Salah satu faktor yang turut meningkatkan Cost yang harus dibayar dalam Pengelolaan Pesantren adalah Biaya akan kualitas dan fasilitas. Seperti misalnya Tazkia IIBS Malang, memiliki fasilitas 2 Kampus Utama (Kampus Putra dan Putri) yang menempati lahan 28.000 m2 dilengkapi dengan fasilitas baru dan Modern seperti Teaching Spaces (Ruang Kelas, Perpustakaan, dan Perkantoran), Student Residences (Maksimal 8-10 Santri, dilengkapi dengan lobby, laundry, dan pendamping setiang ruang asrama), Masjid, Tazkia Medical Center, Fasilitas Olahraga, Pendopo – Gazebo, Observation Deck, Reading Spaces, Quranic Garden, dan Food Stall & Mini Market. [5]

Tazkia IIBS Malang bekerjasama dengan Cambridge’s International Curriculum Program (Checkpoint) sebagai nilai tambah selain Pembelajaran Alquran dan Bahasa Arab. Untuk tingkat SMA, tambahan skill Enterpreneurship, Sciencepreneur, curriculum CEO, and Profesional.

Kualitas mencerminkan sejauh mana suatu barang atau jasa memenuhi permintaan dan kebutuhan pelanggan. Mengelola kualitas lebih sulit karena berhubungan dengan persepsi dari pelanggan (peserta didik). Ketidakpuasan pelanggan terhadap kualitas Pesantren, akan menjadi sumber ketidakpercayaan Pesantren dalam membentuk karakter dan keunggulan lainnya. [1] 

Berdasarkan banyaknya peminat yang mendaftar di pesantren tersebut, maka persepsi pelanggan (peserta didik) terhadap kualitas pesantren terbilang positif. 

KESIMPULAN DAN SARAN

Berdasarkan uraian di atas mengenai Fenomena Pesantren Mahal yang diduga melakukan Kapitalisasi Agama, maka berikut beberapa kesimpulan atas alasan logis biaya pesantren yang relatif mahal :

  1. Pesantren berbentuk organisasi non-profit yang tidak memfokuskan tujuannya untuk mendapatkan Profit sebanyak-banyaknya. Pendanaan pesantren bersumber dari Pemerintah, donatur, pemasukan yang sah lainnya, dan juga usaha yang dilakukan oleh Pesantren. Salah satu pendanaan bagi Pesantren Modern adalah Biaya Masuk, sehingga terkesan relatif Mahal.
  2. Pesantren modern yang berbiaya relatif mahal, biasanya disertai dengan fasilitas dan kurikulum yang berkualitas. Hal ini turut mempengaruhi biaya mahal dari pesantren tersebut.
  3. Adanya kebutuhan (Demand) masyarakat, terutama kalangan atas untuk mendapatkan pendidikan agama berkualitas dengan fasilitas dan kenyamanan. Pesantren sebelumnya identik dengan kesederhanaan dan berbiaya murah.

Namun demikian, ada hal yang harus diperhatikan agar tidak menjadi Persepsi negatif terhadap Pesantren Modern, baik dari calon peserta didik maupun dari lingkungan sekitar.

  1. Pentingnya Social Responsibility sebagai bentuk tanggungjawab dan tujuan didirikannya Pesantren untuk pengembangan Masyarakat sekitar lingkungan Pesantren, sehingga masyarakat bisa mendapatkan manfaat.
  2. Apabila Pendanaan Pesantren lebih banyak disokong oleh Donasi dari masyarakat, maka Pihak Pesantren dapat menurunkan Biaya Masuk agar dapat menerima berbagai strate ekonomi.
  3. Pihak Pesantren tidak berlomba-lomba dalam mempercantik tampilan dan fasilitas saja, dan menghindari hal yang berlebihan dalam mempercantik tampilan.

Referensi :

[1] Ferrel H. Ferrel. 2020. Business Foundations : A Changing World. New York : McGraw-Hill Education

[2] Muhamad Nafik Hadi Ryandono . 2018. Peran Pondok Pesantren dalam Pemberdayaan Sosial Ekonomi di Jawa Timur pada Abad ke-20. Mozaik Humaniora Vol. 18 (2): 189-204

[3] UU  No. 18 Tahun 2019 tentang Pesantren

[4] https://www.jogloabang.com/pustaka/uu-18-2019-pesantren

[5] (https://tazkiaiibs.sch.id/home/show_page/campus-tour)

[6] https://www.easybiz.id/yang-wajib-anda-pahami-sebelum-mendirikan-yayasan-perkumpulan-atau-ormas/)

[7] https://muslimafiyah.com/sikap-pertengahan-mengenai-biaya-sekolah-pondok-pesantren.html

[8] https://masshar2000.com/2019/05/25/ini-dia-pesantren-termahal-di-indonesia/

[9] https://www.validnews.id/Infografis-Jumlah-dan-Sebaran-Pesantren-di-Indonesia-V4


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
1
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
Andesta

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format