Gagasan Cemerlang Industri Mode di Kala Pandemi


1
1 point

Daerah Istimewa Yogyakarta. Baik wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara, wilayah tersebut sudah tidak asing lagi didengar. Salah satu pilihan destinasi wisata dengan keindahan alam, keanekaragaman seni dan budaya yang memiliki daya tarik tersendiri dihati para pengunjung. Hal ini menciptakan peluang terhadap pertumbuhan UMKM khususnya rancangan busana dan kerajinan batik yang menarik untuk menjadi cindera mata selama berlibur di Kota Istimewa. Mengingat karakteristik D.I.Y yang melekat akan rancangan mode dan batik yang mendunia.

Namun sepanjang tahun 2020, Kota Seniman mengalami peristiwa yang berdampak secara signifikan terhadap keberlangsungan aktivitas bisnis UMKM. Berdasarkan informasi SuaraJogja.id, sebesar 70% pelaku usaha UMKM mode terhenti akibat pandemi virus corona. Kondisi ini juga diungkapkan oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Yogyakarta, bahwa pelaku UMKM dibidang mode seperti batik merupakan pihak yang merasakan dampak langsung karena pengaruh penurunan wisatawan yang berkunjung. Selain itu, pandemi corona yang berlangsung cukup lama menyebabkan perekonomian global melemah dimana Kota Budaya turut mengalami situasi penurunan daya beli masyarakat dan mengutamakan konsumsi kebutuhan primer dibanding kebutuhan sekunder atau tersier.

Gambar 1 : Halaman Berita SuaraJogja.id Mengenai Kondisi UMKM Mode di D.I.Y.
Sumber: jogja.suara.com
Berdasarkan Undang – Undang Republik Indonesia No. 20 Pasal 1 Tahun 2008, terdapat beberapa ketentuan umum UMKM, antara lain :

  1. Usaha Mikro yang merupakan usaha produktif milik perorangan dan/atau badan usaha perorangan dengan memenuhi kriteria Usaha Mikro
  2. Usaha Kecil yang merupakan usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri dan dilakukan oleh perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian langsung ataupun tidak langsung dari Usaha Menengah atau Usaha Besar sesuai kriteria Usaha Kecil
  3. Usaha Menengah yang merupakan usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Kecil atau Usaha Besar dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan sesuai aturan Undang-Undang ini.

Dari sisi kriteria UMKM, UU UMKM Pasal 6, mengungkapkan bahwa :

1. Kriteria Usaha Mikro antara lain:

memiliki kekayaan bersih maksimal sebesar Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau memiliki hasil penjualan tahunan maksimal sebesar Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah).

2. Kriteria Usaha Kecil antara lain:

memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) sampai dengan maksimal Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) sampai dengan maksimal Rp2.500.000.000,00 (dua milyar lima ratus juta rupiah)

3. Kriteria Usaha Menengah antara lain:

memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh milyar rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp2.500.000.000,00 (dua milyar lima ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp50.000.000.000,00 (lima puluh milyar rupiah).

Dengan kata lain, UMKM merupakan sebuah aktivitas bisnis yang dilakukan baik individu maupun badan usaha untuk menghasilkan keuntungan dengan menawarkan barang atau jasa sesuai kebutuhan pasar. Komponen utama pada kegiatan tersebut, meliputi pemilik usaha bisnis dan pelanggan. Sehingga terjadi situasi dimana penyedia sumber daya menemukan potensi pasar dengan permintaan kebutuhan tertentu dan mampu memberikan kepuasan yang diharapkan pasar. Apabila timbul kesepakatan antara kedua pihak, maka aktivitas bisnis terjadi.

Merujuk kepada teori bisnis, terdapat bagan mengenai gambaran umum di dunia bisnis. Hal ini mengungkapkan bahwa wisatawan selaku pelanggan UMKM D.I.Y merupakan salah satu komponen utama dalam aktivitas bisnis, sehingga pelaku UMKM mampu menghasilkan keuntungan untuk keberlangsungan bisnis dan kesejahteraan karyawan selaku tenaga kerja untuk menghasilkan barang atau jasa. Disisi lain, terdapat komponen-komponen yang perlu diperhatikan dalam aktivitas bisnis.

Gambar 2 : Gambaran Umum di Dunia Bisnis
Sumber: Business Foundations Book

Manajemen

Dalam kondisi pandemi saat ini, pelaku UMKM diharapkan mampu peka terhadap peluang bisnis dan mengelola sumber daya yang dimiliki secara efisien guna menghasilkan keuntungan semaksimal mungkin. Skala UMKM mode dan batik di Kota Pelajar yang mengambil alih sebagai pelaku bisnis bahan baku primer, penyediaan masker atau produk dan jasa sesuai kebutuhan pasar di masa yang serba susah saat ini sangat besar. Bahkan terdapat pelaku UMKM yang menemukan peluang bisnis memproduksi daster dan pakaian rumah dikarenakan para pekerja melakukan tugas kantor di rumah dan membutuhkan pakaian yang nyaman. Dengan keterbatasan, pelaku UMKM diharapkan tetap mampu menyesuaikan diri dan mencari peluang atau alternatif bisnis untuk keberlangsungan hidup.

Salah satu contoh nyata yaitu pemilik batik jumputan yang kemudian mengubah aktivitas bisnis dengan memproduksi alat pelindung diri akibat tidak adanya permintaan pasar terhadap bisnis mode yang dimiliki.

Pemasaran

Menurut salah satu hasil rekapitulasi data UMKM 2019 berdasarkan sektor usaha di Kabupaten Sleman, menunjukan bahwa UMKM mode memiliki peran besar dalam aktivitas UMKM. Namun, di periode 2020 dengan adanya peraturan Menteri Kesehatan RI No. 9 Tahun 2020 mengenai Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar, mengakibatkan pertemuan langsung antara calon pembeli dan calon penjual menurun signifikan. Situasi ini mengharuskan pelaku UMKM mencari opsi lain dalam mempromosikan dan menarik pasar menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan.

Gambar 3 : Salah Satu Rekapitulasi Data UMKM Kabupaten di D.I.Y.
Sumber: dinkopukm.slemankab.go.id

Dengan perkembangan teknologi terkini, sudah mulai banyak UMKM yang memanfaatkan fasilitas tersebut. Diharapkan pelaku UMKM mampu mengembangkan kemampuan dalam bidang pemasaran dan menjaga kualitas barang dan jasa agar apa yang disampaikan melalui strategi pemasaran memang sesuai yang diharapkan pelanggan. Pemasaran berperan penting dalam menyampaikan informasi yang terpercaya terhadap kualitas dan manfaat barang dan jasa yang ditawarkan agar semakin diminati pasar. 

Gambar 4 : Salah Satu e-commerce yang Diminati Pelaku Bisnis UMKM 
Sumber: tokopedia.com

Keuangan

Merujuk pada laporan perekonomian D.I.Y. periode Mei 2020, menguraikan bahwa UMKM masih memiliki kontribusi yang besar terhadap perekonomian D.I.Y, meskipun perantara keuangan perbankan kepada UMKM menurun secara berkala.Gambar 5 : Penyaluran Kredit UMKM di D.I.Y.
Sumber: bi.go.id

Dampak dari situasi pandemi, pertumbuhan penyaluran kredit UMKM pada awal tahun 2020 tergolong rendah sebesar 5.98% dibanding tahun 2019, dikarenakan permintaan kredit yang belum normal kembali. Pihak perbankan semakin selektif dalam penyaluran kredit dikarenakan proporsi kredit macet semakin meningkat. 

Dalam merealisasikan misi Bank Indonesia dari program pengembangan UMKM yaitu pengendalian inflasi, terdapat beberapa kegiatan Bank Indonesia, salah satunya peningkatan akses keuangan. Saat ini masih adanya perbedaan pemahaman informasi antara pelaku UMKM dengan lembaga keuangan. Dari sisi pelaku UMKM, persyaratan yang ditetapkan lembaga keuangan tergolong membebankan mereka. Namun, hal ini dilakukan untuk melakukan mitigasi risiko, sehingga lembaga keuangan mengetahui adanya potensi tingkat risiko yang tinggi terhadap penyaluran kredit UMKM dan diperlukan syarat-syarat tertentu. 

Ditambah dengan keahlian pencatatan keuangan para pelaku UMKM yang minim, BI mengembangkan sebuah aplikasi sebagai pendukung aktivitas bisnis dalam pencatatan transaksi keuangan UMKM. Besar harapan BI untuk meningkatkan penyajian laporan keuangan yang baik pada sektor UMKM dikarenakan, laporan keuangan merupakan alat penting dalam mengetahui kondisi sebuah perusahaan atau aktivitas bisnis yang berlangung. Dengan penyelenggaraan pelatihan berbasis komunitas atau asosiasi pengusaha lokal di D.I.Y. diharapkan pelaku UMKM dapat memaksimalkan fasilitas edukasi untuk meningkatkan pemahaman di ruang lingkup keuangan.

Komponen Pendukung

Dalam persaingan bisnis yang semakin kompetitif, untuk menciptakan kondisi bisnis yang sehat, pelaku UMKM sudah mulai sadar akan pentingnya memahami undang –undang atau aturan yang berlaku demi menghindari pelanggaran atau kode etik bisnis yang menyimpang. Sehingga dengan adanya kedisipilan tinggi dan pemahaman komponen umum di dunia bisnis, peluang pertumbuhan UMKM semakin tinggi dan tingkat kemiskinan mulai teratasi dengan kemandirian pelaku UMKM yang terbentuk dengan baik.

Virus Corona yang menjadi salah satu pemicu timbulnya krisis ekonomi global, menjadi dasar pemikiran bahwa dampak situasi eksternal yang tidak dapat dikendalikan berpengaruh signifikan terhadap aktivitas binis. Adanya peningkatan pasien terinfeksi virus, meningkatnya pengangguran akibat pemutusan kerja yang terjadi dibelahan dunia dalam waktu tergolong bersamaan. Hal ini berdampak terhadap daya beli masyarakat yang terus menurun. Kondisi ini tak luput dari perhatian salah satu majalah mode asal Amerika, VOGUE. Indutri mode secara tidak langsung di paksa oleh situasi untuk terus menciptakan inovasi berkelanjutan dan strategi yang sesuai agar tidak semakin terpuruk dengan kondisi krisis global saat ini.

Gambar 6 : Dilema yang Terjadi di Industri Mode
Sumber: www.voguebusiness.com

Anna Wintour selaku Editor lama Vogue yang menjabat sebagai Direktur Artistik Conde Nast di Amerika, mengungkapkan beberapa informasi kepada pihak CNBC atas peristiwa yang dialami oleh perancang busana baru maupun pemain besar yang terhenti seketika akibat pandemi. Adanya sinergi bisnis VOGUE dan Dewan Perancang Mode Amerika dengan pihak Amazon untuk meluncurkan estalase digital dan menampilkan karya para perancang mode kecil dan menengah. Pihak VOGUE dan Dewan Perancang Mode Amerika juga membuat gagasan dalam penggalangan dana yang dikenal “A Common Thread” dalam rangka membantu pelaku bisnis yang bergerak di industri mode yang berjuang selama situasi pandemi.

Kekhawatiran terhadap situasi pandemi global saat ini, menjadi perhatian penulis dan merujuk pada sebuah teori bisnis mengenai ruang lingkup terhadap lingkungan global sesuai dengan situasi saat ini.

Gambar 7 : Ruang Lingkup Terhadap Lingkungan Global
Sumber: Contemporary Management Book

Adanya komponen-komponen pada lingkungan tugas yang identik dengan hubungan langsung aktivitas bisnis dan lingkungan umum yang merupakan pengaruh eksternal dalam sebuah organisasi, penulis melakukan analisis terhadap pengusaha kecil di luar Indonesia yang merasakan hal serupa bahwa pandemi memang menjadi kendala besar di industri mode. 

Stephanie Coultress O’Neil selaku pemilik butik Estilo di Austin, Amerika yang yang tengah melakukan berbagai macam cara demi keberlangsungan bisnisnya. Stephanie berusaha melakukan ide yang berbeda, dimana adanya pendekatan strategi promosi menggunakan website dan e-commerce platform yang dimiliki.

Gambar 8 : Pengusaha Kecil di Austin, Amerika, Berjuang Selama Pandemi Berlangsung
Sumber: youtube.com

Penulis mencoba melakukan perbandingan antara pelaku UMKM mode di D.I.Y. dengan pengusaha kecil di Austin terhadap strategi bisnis dan komponen-komponen yang mempengaruhi aktivitas bisnis mereka di industri mode melalui teori Ruang Lingkup Terhadap Lingkungan Global.

Gambar 9 : Analisis Bisnis Antara Pengusaha Kecil Dalam Negri dan Pengusaha Kecil Luar Negeri

Hasil analisis mengungkapkan antara Toko Batik Jumputan di D.I.Y dan Estilo di Austin merasakan dampak penunurun pendapatan hingga adanya perubahan aktivitas bisnis yang dilakukan oleh UMKM dalam negeri. Hal ini merupakan gagasan diluar pemikiran karena diperlukan penyesuaian baru terhadap bisnis baru dan memerlukan biaya dan strategi pemasaran yang berbeda. Apabila terjadi permasalahan keuangan, pada umumnya pelaku bisnis akan melakukan sistem permintaan pembelian hingga mencapai jumlah tertentu yang dapat menghasilkan keuntungan dan kemudian barang akan diproses segera  hingga sampai kepada pelanggan. 

Namun, gagasan yang tidak mungkin orang terbayangkan saat ini telah dilakukan oleh pelaku bisnis kecil di Austin yaitu melakukan potongan harga jual barang dan tanpa dipungut biaya pengiriman. Hal ini diperlukan strategi keuangan yang tepat untuk mejaga arus kas perusahaan. Dalam hal pemasaran, strategi pelaku bisnis mode Amerika merupakan salah satu contoh yang bisa diterapkan oleh UMKM Indonesia, dimana memaksimalkan penggunaan website yang dimiliki pribadi sebagai toko online yang mudah dijangkau oleh masyarakat saat ini, didukung fitur dan kreatifitas yang menarik dan interaktif terhadap pelanggan. Hal ini mengidentifikasi bahwa UMKM Indonesia perlu meningkatkan keterampilan digital di masa yang serba cepat dan semakin mengglobal.

Dalam rangka menunjang pemulihan aktivitas bisnis di industri mode, penulis memiliki gagasan baru dengan dukungan teori strategi pemasaran yang berlaku.

Gambar 10 : Teori Proses Pengembangan Produk
Sumber: Business Foundation Book

Idea Development

Pelaku bisnis dan asosiasi UMKM bekerjasama dengan Pemerintah dan pihak-pihak yang memiliki wewenang terhadap pengembangan UMKM dimana pelaku bisnis UMKM menjadi pemasok utama dalam menghasilkan produk busana khas Indonesia sesuai dengan wilayah masing-masing. Pada akhirnya Pemerintah membuat sebuah Undang-Undang untuk menggunakan baju daerah di hari tertentu sebagai rasa bangga dan melestarikan kekayaan Indonesia. Misalnya setiap hari Kamis diwajibkan menggunakan baju daerah di seluruh wilayah Indonesia sesuai dengan ciri khas wilayah tersebut. Di daerah Sumatra Barat pada hari Kamis menggunakan busana bernuansa songket sedangkan di D.I.Y. menggunakan batik khas daerah tersebut.

New Idea Screening

Pihak UMKM diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan kualitas barang guna meningkatkan kepuasan pelanggan. Dengan adanya pihak-pihak yang memiliki wewenang dalam pengembangan UMKM yang turut berkontibusi diharapkan dapat mengontrol dan menjaga aktivitas bisnis dalam skala persaingan bisnis yang sehat.

Business Analysis

Pilihlah rancangan busana baik untuk perempuan maupun laki laki di setiap usia dengan menerapkan standarisasi sesuai dengan budaya dan etika di Indonesia. Hal ini bertujuan barang yang ditawarkan dapat diterima secara Nasional yang akan berdampak pada peningkatan pendapatan di industri mode khususnya pelaku UMKM.

Product Development

Setelah tahap -tahap sebelumnya berjalan dengan baik, diperlukan perlindungan hak cipta bagi pelaku bisnis yang memiliki inovasi dan karya-karya busana untuk menghindari pencurian hak cipta khususnya dari pihak luar Indonesia dikarenakan ini adalah program Nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas UMKM dan melestarikan kekayaan Indonesia. Tahap ini memerlukan dana yang cukup mahal sehingga perlu adanya sinergi disetiap pemangku kepentingan agar terealisasi dengan baik.

Test Marketing

Dalam merealisasikan gagasan ini, area sampel yang sesuai adalah perwakilan pegawai negeri sipil, perguruan tinggi negeri dan swasta, ruang lingkup perusahaan di Indonesia untuk mengevaluasi ketidaksempurnaan atau hal yang perlu di perbaiki sebelum dilakukan serentak di seluruh Indonesia.

Commercialization

Apabila sistem dan produk sudah sempurna, penerapan penggunaan di hari tertentu bisa dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Hal ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi negara lain dalam rangka meningkatkan pariwisata ke Indonesia untuk melihat keragaraman budaya Indonesia dan memiliki potensi untuk melakukan ekspansi penjualan di negara tetangga dan seluruh dunia. Hal ini kedepannya akan menghasilkan peluang-peluang bisnis global.

Referensi :

  1. https://jogja.suara.com/read/2020/04/26/061500/70-persen-umkm-fashion-di-yogyakarta-mandeg-akibat-pandemi-virus-corona?page=all
  2. https://www.voguebusiness.com/consumers/can-fashion-survive-a-second-wave-of-covid-19
  3. https://www.cnbc.com/2020/05/20/vogue-editor-anna-wintour-coronavirus-has-been-catastrophic-for-fashion-industry.html
  4. https://www.fimela.com/lifestyle-relationship/read/3513672/batik-jumputan-inovasi-modern-kain-batik-indonesia
  5. https://jogja.tribunnews.com/2020/07/02/kisah-pelaku-umkm-di-yogya-mampu-bertahan-di-tengah-pandemi-virus-corona
  6. https://www.youtube.com/watch?v=tf_4nkA3fzg
  7. https://www.genpi.co/berita/5515/indonesia-fashion-week-2019-angkat-budaya-kalimantan
  8. Undang – Undang UMKM Republik Indonesia, https://kppu.go.id/
  9. https://dinkopukm.slemankab.go.id/data-statistik/data-ukm/
  10. https://www.bi.go.id/id/publikasi/kajian-ekonomi-regional/yogya/Pages/Laporan-Perekonomian-DI-Yogyakarta-Mei-2020.aspx
  11. Webiste Tokopedia, https://www.tokopedia.com/
  12. https://estiloboutique.com/
  13. Undang – Undang PSBB Menteri Kesehatan RI
  14. Ferrel, OC.,Hirt, Geoffrey A., Ferrel, Linda 2019. Business Foundations “A Changing World” EleventhEdition. US: McGraw-Hil Education.
  15. Gareth R.J, George, J.M. 2020. Contemporary Management. States: McGraw-Hill Education.


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
1
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
Tiara McQueen

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format