Covid-19 Meningkat, Rempah-rempahku Menurun


0

Bisnis Dimasa Pandemi

Tujuan dalam berbisnis yaitu mencari keutungan dengan menyediakan produk yang dihasilkan untuk memenuhi kebutuhan oranglain atu konsumen. Ketika terjadi permasalahan dalam salah satu rantai perekonomian, maka akan terjadi efek domino.Masa Pandemi mengakibatkan berbagai sector usaha melemah dikarenakan kurangan permintaan/ penjualan, yang paling terdampak yaitu sektor UMKM, Diakibatkan oleh Covid -19, tidak sedikit pengusaha UMKM yang menurun omzetnya bahkan gulung tikar, pada masa pandemic saat ini berbagai sector tidak bergerak seperti biasanya, oleh karena itu banyak rantai bisnis yang tidak bergerak yang menyebabkan efek domino, salah satunya UMKM dibidang rempah-rempah, tidak sedikit UMKM yang bergerak dibidang ini mengalami kesulitan. Kegiatan usaha harus tetap berjalan namun berbagai sector pendukung tidak mendukung. 

Rempah-Rempah Produk Unggulan Dalam Negeri

Indonesia sejak dahulu dikenal sebagai  penghasil rempah-rempah dunia, sehingga Negara kita pernah ddaatangi bangsa-bangsa Eropa  dari Portugis, Spanyol, Inggris dan Belanda. Mereka terpikat dengan rempah-rempah Indonesia.

Rempah-rempah Indonesia adalah salah satu alasan mengapa penjelajah Portugis Vasco Da Gama mencapai India dan Maluku. Rempah-rempah ini  yang menyebabkan Belanda kemudian menyusul ke Maluku, sementara Spanyol di bawah pimpinan Columbus telah lebih dahulu mencari jalan ke Timur melalui jalan lain dan akhirnya malah mendarat di benua Amerika.  Menurut Uka, Albuquerque, Gubernur Portugis Kedua dari Estado da India, Kerajaan Portugis di Asia, merupakan arsitek utama ekspansi Portugis ke Asia. Dari Goa, India,  ia memimpin langsung ekspedisi ke Malaka dan tiba di sana awal Juli 1511 membawa 15 kapal besar dan kecil serta  600 tentara. Ia dan pasukannya mengalahkan Malaka 10 Agustus 1511. Sejak itu Portugis menguasai perdagangan rempah-rempah dari Asia ke Eropa. Setelah menguasai Malaka, ekspedisi Portugis yang dipimpin Antonio de Abreu mencapai Maluku, pusat rempah-rempah.

Karena tingginya nilai rempah-rempah di Eropa dan besarnya pendapatan yang dihasilkan, Belanda dan Inggris segera terlibat dalam konflik untuk mendapatkan monopoli atas wilayah ini. Persaingan untuk memiliki kontrol atas kepulaiuan ini menjadi sangat intensif bahakn untuk itu Belanda bahkan memberikan pulau Manhattan (sekarang New York), di pihak lain Inggris memberikan Belanda kontrol penuh atas kepulauan Banda. Lebih dari 6.000 jiwa di Banda telah mati dalam perang rempah-rempah ini. Dan dikemudian hari, kemenangan atas kepulauan ini dipegang oleh Kerajaan Belanda.

Rempah-rempah adalah bagian tumbuhan yang beraroma dan memiliki rasa yang kuat,  yang digunakan dalam jumlah kecil di makanan sebagai pengawet atau penambah rasa dalam masakan. Rempah-rempah biasanya dibedakan dengan tanaman lain yang digunakan untuk tujuan yang mirip, seperti tanaman obat, sayuran beraroma, dan buah kering. Tanaman rempah-rempah seperti jahe, jintan, merica, kemiri, bwang merah / putih, lada ,  pala, vanila, kayu manis, cengkeh, kapulaga, cabe dan jahe  dan sebagainya.

Rempah-rempah Indonesia  merupakan barang dagangan paling berharga pada zaman prakolonial. Banyak rempah-rempah dulunya digunakan dalam pengobatan, tetapi sekarang ini berkurang dikarenakan berbagai faktor. Terdapat  berbagai macam rempah-rempah tradisional dengan kegunaan sesuai kebutuhan anda. Rempah-rempah dapat digunakan untuk kesehatan, kecantikan, handicraft dan lain-lain

Rempah-rempah merupakan komoditas yang memegang peranan penting dalam perdagangan dunia sejak ratusan tahun yang lalu. Begitu pentingnya produk rempah-rempah.  Menurut Horti Chain Centre, Indonesian-Netherlands Association,  Indonesia yang dikenal sebagai negara penghasil rempah-rempah, memiliki peluang pasar besar bagi   penyediaan  rempah-rempah  di pasar Uni Eropa. Menurut Indonesia Biro Pusat Data Statistik, nilai ekspor rempah-rempah Indonesia  setiap tahunnya  rata-rata adalah US $ 43 juta.

Permintaan yang bertambah akan produk ini memuat industri makanan menambah variasi rasa dan menjadikan adanya keperluan akan bahan-bahan bumbu dalam variasi yang banyak.Perkembangan konsumsi makanan beretika telah menciptakan adanya penyediaan bumbu-bumbu ini di dalam tempatnya sendiri.Gaya hidup sehat telah menjadikan masyarakat untuk mengkomsumsi makanan sehat.

                                                (BPS,2020)

Adapun, pada periode Januari-April 2020, rempah yang paling banyak diekspor adalah lada piper (utuh) dengan nilai 40,88 juta dollar AS atau sekitar 18,7 persen dari total ekspor rempah. Kemudian, cengkeh (utuh) senilai 37,26 juta dollar AS (17,04 persen), pala (utuh) senilai  26,47 juta  dollar AS (12,11 persen), bubuk kayumanis senilai 25,38 juta dollar AS (11,61 persen), ada juga Mace dengan nilai 16,67 juta dollar AS (8,54 persen). Tak hanya itu, ada juga ekspor vanilla dengan nilai 16,67 juta dollar AS, kayumanis (utuh) dengan nilai 12,97 juta dollar AS, kayumanis lainnya mencapai 11,54 juta dollar AS, kapulaga senilai 7,67 juta dollar AS, bubuk pala 7,04 juta dollar AS, dan rempah lainnya.

UMKM Rempah-rempah ditengah Pandemi

Aktivitas bisnis dilakukan karena memiliki tujuan yaitu untuk mendapatkan keuntungan, terdapat proses jual beli bisa dikatakan berbisnis tidak dilihat berapa besar produk yang di jula dan berapa besar produk yang dibeli. Didalam dunia  bisnis terdapat 3 hal yang harus diperhatikan yaitu 

Daun Herbal

Vista Jateku

Managemen

Managemen Koperasi

Manajemen dilakukan oleh perseorangan

Pemasaran

Pemasaran Melalui Koperasi

Pemasaran yang dilakukan melalui Digital bahkan sudah bekerja sama dengan Ecomerce

Keuangan

Keuangan Disupport Oleh Perseorangan 

Keuangan Permodalan perorangan

Pandemi Covid-19 memberi dampak yang besar pada hampir semua sektor kehidupan masyarakat. Banyak pekerja formal yang terpaksa harus merelakan nasibnya karena terkena PHK, pun tak sedikit pula pekerja informal yang harus memutar otak agar tetap bisa memenuhi kebutuhan hidup. UMKM dan Perindustrian Kabupaten Bantul Hingga saat ini, masih sekitar 95 persen prosentase usaha UKM di Bantul yang terdampak. Salah Satu UMKM Rempah-rempah yang terdampak yaitu UMKM rempah-rempah di jawa tengah, didalam usaha UMKM rata-rata usaha Small Bussines dimana dimiliki oleh satu orang, dan memiliki beberapa karyawan dan mitra untuk mensupply bahan baku, juga dari segi permodalan dilakukan sendiri, dan besaran modal yang di miliki juga tidak besar, tetapi tidak sedikit UMKM yang melakukan kemitraan, bias dengan Kelompok warga yang ingin melakukan usaha sejenis, ataupun koperasi setempat yang menawarkan kerjasama dalam segi permodalan dan penjualan. Ada banyak kelebihan dan kekurangan yang miliki oleh usaha UMKM rempah-rempah ini. 

Gambar 2. Kelebihan dan Kekurangan organisasi Perorangan dan kerjasama

Dampak akibat melemahnya pertumbuhan ekonomi akibat Covid-19. Persoalan pertama yaitu menurunnya oenjualan/ permintaan, selanjutnya berkaitan dengan likuiditas, saat nasabah koperasi menarik simpanan atau tabungan di koperasi dalam jumlah besar maka koperasi akan kesulitan likuiditas. Persoalan kedua, anggota koperasi kesulitan mengangsur pinjaman sehingga menganggu pendapatan koperasi. kesulitan membayar pinjaman kepada pihak perbankan. ersoalan yang dihadapi UMKM antara lain terkendalanya pasokan bahan baku karena sejumlah daerah menerapkan PSBB, menurunnya permintaan karena para pelanggan mengurangi pesanan dan kesulitan memperoleh pinjaman modal.

                                                   Gambar 3 : Presentase Keluahan Sektor UMKM                                

                                                                 Sumber : (MediaIndonesia.com)

Aspek kritis dalam bisnis sektor industri pengolahan, antara lain meliputi: 

  1. Lokasi usaha dan perizinan. 
  2. Apakah perusahaan anggota asosiasi. 
  3. Apakah perusahaan memiliki fasilitas pengolah limbah yang baik dan memenuhi standard yang ditetapkan oleh pemerintah (Sertifikat Amdal). 
  4. Apakah produk yang dihasilkan sudah terdaftar pada instansi yang terkait. 
  5. Apakah perusahaan beroperasi berdasarkan order dari perusahaan lain baik di dalam negeri maupun di luar negeri. 
  6. Status kepemilikan, teknologi dan kapasitas mesin dikaitkan dengan rencana produksi. 
  7. Jaminan ketersediaan energi (khususnya listrik). 
  8. Tenaga ahli yang dimiliki antara lain design, finishing dan mesin.
  9. Jumlah, kualitas dan kontinuitas tenaga kerja, apakah sesuai dengan peraturan pemerintah dan bagaimana hubungan industri yang ada selama ini. 
  10. Apakah perusahaan berorientasi ekspor, nasional/lokal atau kombinasi keduanya, jika perusahaan berorientasi ekspor harus diteliti apakah

Gambar 4 Rantai Nilai Bisnis Industri Pengolahan

                                      Sumber : https://www.bi.go.id

Mengembangkan Strategi Pemsaran untuk megimplementasikan konsep pemasaran dan hubungan ke pelanggan, diperlukannya strategi bisnis, memilih target pasar dimana terdapat sekelompok orang yang memiliki daya beli dan kebutuhan produk tersebut, pemasaran B2B yang paling tepat jika tidak memilki budget yang besar untuk pemasaran. Produk yang di hasilkan juga harus memiliki variasi tidak hanya menjual 1 jenis saja. Packaging juga dapat menyeseuaikan jika kita memiliki pangsa pasar yang luas. 

Tabel : Marketing Environment

RumahTiga Geneng

UMKM Kulon Progo 

Produk

Produk Olahan rempah-rempah, dan melakukan inovasi yaitu membuat masker yang berisikan rempah2 yang. Packaging produk rempah-rempah di buat beberapa jenis jika dikirim keluar daerah masih dapat dinikmati

Hanya menjual 1 jenis saja yaitu gula semut. 

Price

15.000-30.000

30.000

Promotion

Dilakukan secara digital bahkan sudah bekerja sama dengan online store, sehingga mudah dijangkau oleh masyarakat luas diluar daerah

Melalui koperasi

Distribution

Pendistribusian menyesuaikan 

Hanya dapat dikirim dalam kota

Mengatasi Masalah ditengah Pandemi

  1. selama pandemi Covid-19 berlangsung, perilaku konsumen pun mengalami pergeseran. Adanya keterbatasan mobilitas karena ancaman kesehatan menjadikan warga mulai beradaptasi dengan sistem transkasi berbasis digital. Hal ini sekaligus juga menujukan sektor mana saja yang dinilai esensial oleh masyarakat, dan oleh karenanya dapat dimanfaatkan sebagai peluang bisnis baru. Pemanfaatan sistem digital dalam UMKM tetap merupakan hal penting.
  2. pandemi Covid-19 juga memunculkan tren gaya hidup baru di kalangan masyarakat, yakni gaya hidup sehat. Hal tersebut salah satunya mengarah pada peningkatan penjualan produk minuman olahan dari rempah-rempah yang dinilai dapat meningkatkan kesehatan Kebutuhan jamu herbal dan rempah-rempah ini sudah jadi gaya hidup baru pelaku bisnis. 
  3. Buatlah Packaging yang sterill dan ready to go. Karena dimasa pandemic konsumen lebih mengutamakan kebersihan dibandingkan harga yang ditawarkan sehingga diperlukannya inovasi dalama pengmasan. 
  4. UMKM memiliki diversifikasi produk dan pasar. Sehingga, bisnis dapat tetap bertahan di tengah krisis Sebisa mungkin lakukan diversifikasi produk dan pasar. Kalau produk A bermasalah, maka produk B bisa bertahan dan mensubsidi pemasukan. 
  5. Melakukan kemitraan juga menjadi salah satu jalan keluar menghidari kepailitan, UMKM dapat bekerja sama dengan Online store memposting produknya di Online store yang sudah ada agar dapat menjangkau konsumen lebih jauh lagi. Usaha berbentuk kemitraan sangat disarankan pada masa pandemic saat ini, kemitraan memiliki beberapa keunggulan yaitu dari segi pendanaan, dan sharing lost. Namun tetap diperhatikan dalam memilih mitra, 
  6. Melakukan mitra kepada swasata atau supermarket mini. Jika memang sebelumnya penjualan hanya dilakukan dioutlet tempat wisata, karena sector wisata sedangtidak bagus sehingga berdampak pada penjuala, lokasi penjualan yang harus dirubah. Atau datanglangsung kekonsumen juga bias menjadi salah satu cara.

Gambar 5. Kunci Sukses Organisasi Kemitraan     Beberapa solusi juga sudah dilakukan oleh pemerinta seperti keterangan dibawha ini :

 

https://www.bi.go.id/id/umkm/penelitian/nasional/kajian/Documents/Profil%20Bisnis%20UMKM.pdf

Ferrel, O.C, dkk.(2020). The Dynamics of Business and Economics. Business Foundation : A Changing World. 12th Ed. New York: Mc. Graw Hill Education, 6.

https://www.liputan6.com/bisnis/read/4268705/cerita-sukses-bisnis-rempah-asal-lampung-omzet-melonjak-di-tengah-pandemi

https://www.bps.go.id/statictable/2019/02/18/2019/ekspor-tanaman-obat-aromatik-dan-rempah-rempah-menurut-negara-tujuan-utama-2012-2019.html

http://www.rumahumkm.net/2015/07/rempah-rempah-indonesia-yang-memikat.html

https://money.kompas.com/read/2020/06/25/152644126/januari-april-2020-ekspor-rempah-indonesia-naik-1928-persen

https://www.balipuspanews.com/permasalahan-dialami-koperasi-dan-umkm-saat-pandemi-covid-19.html

Nama : Dini Rahmawati

No : 41P20074

Kelas : EMBA B 41 C


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format