Cinema XXI Tutup Sementara, Netflix Meroket

Artikel ini akan membandingkan kondisi yang dialami Cinema XXI dan Netflix pada saat pandemi COVID-19 dengan konsep pemasaran.


0

Pandemi COVID-19 yang sedang terjadi pada saat artikel ini ditulis memiliki dampak yang sangat luas dan memengaruhi semua aspek kehidupan manusia di seluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Untuk mencegah penularan virus dari satu orang ke orang yang lain, maka pemerintah memberikan anjuran kepada masyarakat untuk tetap berada di dalam rumah dan hanya keluar rumah ketika ada suatu hal yang penting, dan ketika keluar dari rumah diharuskan untuk tetap mengikuti protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan menjaga jarak antar individu. Anjuran tersebut menyebabkan kelesuan pada perekonomian Indonesia, perusahaan-perusahaan tidak mampu beroperasi seperti biasanya dan bahkan pada beberapa perusahaan terpaksa melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) agar mampu mempertahankan perusahaan.

Salah satu sektor industri yang sangat terdampak pada masa pandemi ini adalah sektor industri hiburan. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 2976 Tahun 2020 yang ditetapkan pada 14 Agustus 2020, sarana hiburan seperti bioskop, pusat kesegaran jasmani, billiard, bowling, ice skating, taman rekreasi keluarga/permainan anak, kolam renang dan water park, tenis lapangan, dan kolam pemancingan belum mendapatkan izin untuk kembali beroperasi.

Sebagai akibat dari Surat Keputusan tersebut, salah satu perusahaan bioskop terbesar di Indonesia, PT. Nusantara Sejahtera yang beroperasi sebagai Cineplex 21 Group, menutup seluruh merek jaringan bioskop mereka, salah satu merek mereka adalah Cinema XXI. Kelesuan yang terjadi tidak hanya disebabkan karena regulasi tersebut, misalkan regulasi tersebut tidak muncul sekalipun, pemintaan menonton film di bioskop juga akan mengalami penurunan yang disebabkan karena faktor kesehatan dan faktor ekonomi konsumen. Faktor kesehatan konsumen yaitu konsumen akan takut untuk menonton film di bioskop karena bisa saja tertular oleh penonton film yang lain. Faktor ekonomi konsumen yaitu karena pendapatan konsumen menurun, mengakibatkan konsumen lebih berhati-hati dalam merencanakan pengeluaran dengan mendahulukan pemenuhan kebutuhan konsumen yang lebih penting.

Berikut ini adalah grafik dari Google Trends yang menggambarkan jumlah pencarian yang terjadi di Google dengan keyword “Cinema 21”, “XXI”, dan “Bioskop” di Indonesia pada tanggal 1 Januari 2020 sampai 26 Oktober 2020:

Dari grafik tersebut dapat dilihat bahwa penurunan jumlah pencarian mulai terjadi sekitar bulan Maret, yaitu pada saat pemerintah telah resmi mengumumkan bahwa terdapat warga negara indonesia yang positif COVID-19.

Sebagai pembanding, terdapat merek dari luar negeri pada industri hiburan yang justru mengalami peningkatan permintaan secara signifikan pada saat pandemi, yaitu Netflix. Netflix adalah layanan streaming digital yang dapat digunakan untuk menonton film, animasi, dokumenter, series, dan sebagainya dengan menggunakan perangkat yang terhubung ke internet, seperti misalnya ponsel dan laptop. Berikut ini adalah grafik dari Google Trends yang telah ditunjukkan sebelumnya, namun dengan tambahan keyword “Netflix” sebagai pembanding:

Berdasarkan grafik tersebut dapat dilihat bahwa pencarian “Netflix” di Google meningkat bersamaan dengan menurunnya pencarian “Cinema 21”, “XXI”, dan “Bioskop”. Meningkatnya permintaan terhadap Netflix dapat disebabkan karena masyarakat yang hanya berada di dalam rumah merasa bosan, sehingga membutuhkan hiburan dengan harga yang terjangkau, dan Netflix dapat memenuhi keinginan tersebut. Dari grafik tersebut juga dapat dilihat bahwa pada bulan Juli terjadi kenaikan pencarian pada keyword Netflix, hal tersebut disebabkan karena pada tanggal 7 Juli 2020, CNN Indonesia memberitakan bahwa PT Telekomunikasi Indonesia atau biasa disebut dengan Telkom yang merupakan salah satu penyedia layanan internet di Indonesia dengan jumlah pelanggan yang besar, secara resmi membuka blokir akses Netflix.

­

ANALISIS 4P CINEMA XXI DAN NETFLIX

Product
Cinema XXI menayangkan film-film yang berasal dari dalam dan luar negeri. Film-film tersebut ditayangkan melalui layar bioskop dengan kualitas tampilan video dan kualitas audio yang berkualitas tinggi dan terus mengikuti perkembangan zaman. Cinema XXI juga menyediakan fasilitas sebagai pendukung penayangan film di bioskop, seperti tempat duduk yang empuk dan nyaman, juga menyediakan pilihan makanan dan minuman yang bisa dibeli konsumen untuk dibawa ketika menonton.

Netflix memberikan pilihan berbagai jenis tayangan yang bisa ditonton oleh pengguna, seperti series, film, animasi, dokumenter, dan lain sebagainya. Pengguna dapat menikmati tayangan tersebut kapan saja dan dimana saja asalkan perangkat terhubung dengan koneksi internet.

Price
Cinema XXI memasang harga tiket 25.000 hingga 45.000 rupiah untuk penayangan hari Senin sampai Kamis dan harga tiket 35.000 hingga 60.000 rupiah untuk penayangan hari Jumat, Sabtu, Minggu, dan hari libur. Harga tiket bioskop satu dengan bioskop yang lain mungkin berbeda-beda, menyesuaikan daerah bioskop masing-masing.

Netflix menggunakan sistem bayar bulanan dengan rentang harga 54.000 hingga 186.000 rupiah, sesuai dengan paket yang dipilih pelanggan.

Promotion
Cinema XXI melakukan promosinya dengan cara membuat sistem pemesanan tiket yang dapat dilakukan dimana saja melalui m-tix dan juga aplikasi TIX ID. Cinema XXI juga bekerja sama dengan DANA, aplikasi dompet digital, yang seringkali akan memberikan promo-promo berupa potongan harga tiket apabila melakukan pembayaran melalui DANA.

Netflix melakukan promosinya dengan memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk dapat menikmati Netflix selama 30 hari tanpa biaya, selain itu Netflix juga beriklan melalui sosial media seperti misalnya pada YouTube dan Instagram. Berikut ini adalah contoh iklan Netflix yang kebetulan muncul ketika penulis membuka Instagram:

Place
Cinema XXI memiliki 1182 layar yang tersebar di 218 lokasi berbeda yang terdapat di 52 kota Indonesia. Di sisi lain, layanan Netflix dapat diakses pelanggan melalui aplikasi dan website.

ANALISIS SWOT CINEMA XXI DAN NETFLIX

ANALISIS

CINEMA XXI

NETFLIX

Strengths

-Sudah dikenal dengan baik oleh masyarakat

-Kualitas audio dan video yang baik

-Memiliki jumlah bioskop yang besar 

-Terdapat diferensiasi produk yang memberikan pengalaman berbeda kepada konsumen, yaitu Cinema XXI, The Premiere, dan IMAX

-Pelanggan global

-Brand kuat

-Mudah diakses

-Harga terjangkau

-Terdapat diferensiasi produk menjadi mobile, basic, standard, dan premium

Weakness

-Film mayoritas merupakan film Hollywood dan film Indonesia, hanya ada sedikit film selain dua kategori tersebut

-Pilihan tayangan tidak selengkap di Amerika Serikat

Opportunities

-Persaingan kecil, merek bioskop di Indonesia hanya sedikit

-Pembayaran digital sedang diminati, Cinema XXI dapat bekerja sama dengan lebih banyak lagi dompet digital 

-Bekerja sama dengan film-film di luar Hollywood dan film Indonesia

-Dapat bekerja sama dengan produser-produser film Indonesia untuk menayangkan karya mereka di Netflix

Threats

-Munculnya media-media streaming film 

-Pembajakan film yang marak terjadi

-Adanya pembajakan dan pencurian akun (hacking)

-Regulasi-regulasi Indonesia yang tidak dapat menayangkan film-film tertentu

CUSTOMER VALUE-DRIVEN MARKETING STRATEGY

Market Segmentation
Cinema XXI:
Geografis, cinema xxi menargetkan penonton yang ada di Indonesia
Demografis, anak-anak hingga dewasa
Psikografis, masyarakat dengan pendapatan menengah ke atas dengan gaya hidup modern

Netflix:
Geografis, Netflix menargetkan pasar global
Demografis, remaja hingga dewasa
Psikografis, masyarakat dengan pendapatan menengah ke atas dengan gaya hidup modern

Market Targeting
Cinema XXI: Seluruh peminat film yang ada di Indonesia

Netflix: Peminat series, film, animasi, dan dokumenter di seluruh dunia yang berusia lebih dari 18 tahun

Market Positioning
Cinema XXI: Kualitas audio dan video bioskop yang baik, pelayanan yang baik, penonton dapat menonton film bersama keluarga dan teman, tempat nyaman dan bersih, dan menayangkan film-film terbaru. 

CINEMA 21 Tambah Bioskop di Bandung - CINEMA 21Bioskop Indonesia Buka Lagi 29 Juli 2020, Ini Penjelasan Cinema XXI dan CGV - ShowBiz Liputan6.com

Netflix: Mudah diakses kapan saja dan dimana saja, banyak pilihan tayangan, dapat menonton banyak macam tayangan hanya dengan sekali bayar, pelanggan dapat memilih paket yang ingin mereka ikuti sesuai fasilitas dan harga masing-masing, dan pendaftaran mudah.

Netflix Party: Social distancing doesn't mean you have to watch it alone - CNN

Differentiation
Cinema XXI: Pelanggan dapat memesan tiket kapan saja melalui m-tix dan aplikasi TIX ID, selain itu juga disediakan pilihan cemilan dan minuman yang beragam.

Netflix: Pelanggan dapat membatalkan langganan kapan saja, memberikan ­kesempatan pada pelanggan baru untuk dapat menikmati layanan Netflix secara gratis pada 30 hari pertama.

ANALISIS MARKETING ENVIRONMENT 

Micro Environment        
Sebagai cara untuk mempertahankan perusahaan yang tidak dapat beroperasi, PT Nusantara Sejahtera Raya merumahkan karyawan dan memotong remunerasi komisaris dan direksi untuk membantu membiayai pengeluaran dan kewajiban perusahaan. 

Kompetitor Cinema XXI adalah CGV dan CInemaxx, namun Cinema XXI masih sangat unggul dari kedua kompetitor tersebut dari segi jumlah penonton dan jumlah bioskop. Sedangkan kompetitor dari Netflix adalah Iflix, Amazon Prime Videos, HBO Go, Disney+, dan Viu.            

Are you ready for the great streaming wars of 2019?

Demographic Environment

Berdasarkan data tersebut, dapat dilihat bahwa Indonesia memiliki banyak penduduk dengan usia yang memiliki minat menonton film di bioskop. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Saiful Muljani Research and Consulting (SMRC), usia 17-21 tahun merupakan usia yang paling sering menonton film di bioskop.

Persebaran usia penduduk di Indonesia yang memiliki banyak penduduk dengan usia produktif juga mendukung peningkatan jumlah penonton Netflix. Berdasarkan artikel yang tersedia di izeyodiase.com, 24% pengguna Netflix berusia antara 18-24 tahun, 25% berusia 25-34, 19% berusia 35-44, 17% berusia 45-55, dan 14% berusia lebih dari 55 tahun.  

Economic Environment

Berdasarkan berita yang dilansir oleh kompas.com, medcom.id, liputan6.com, dan republika.co.id, dapat disimpulkan bahwa pendapatan masyarakat Indonesia sedang mengalami penurunan pada masa pandemi ini. Penurunan pendapatan tersebut mengakibatkan turunnya daya beli masyarakat. Daya beli yang menurun pada masyarakat menyebabkan masyarakat lebih berhati-hati dalam mengatur pengeluaran mereka dengan cara memfokuskan untuk pemenuhan kebutuhan pokok dan kepentingan yang mendesak terlebih dahulu. 

Technological Environment

Berdasarkan data di atas, Indonesia memiliki jumlah pengguna ponsel dan pengguna internet yang besar dan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Hal tersebut tentunya dapat membantu Cinema XXI karena masyarakat akan lebih mudah melakukan pemesanan tiket secara online. Di sisi lain, peningkatan jumlah pengguna ponsel dan internet tentunya akan berdampak positif pada jumlah pengguna Netflix.

Political Environment   
Kebijakan pemerintah pada Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 2976 Tahun 2020 membuat Cinema XXI tidak dapat beroperasi seperti biasanya dan terpaksa menutup seluruh bioskop. 

CONSUMER BEHAVIOR

Cultural Factor
Menonton film di bioskop dianggap sebagai sebuah aktivitas yang mewah bagi masyarakat dengan pendapatan menengah ke bawah, sehingga Cinema XXI lebih menargetkan ke masyarakat dengan pendapatan menengah ke atas. Begitu pula dengan layanan streaming berbayar seperti Netflix, tidak semua orang mau mengeluarkan uang untuk melakukan streaming, terlebih lagi di Indonesia ini pembajakan film marak terjadi dan masyarakat cenderung menunggu munculnya film atau serial hasil bajakan karena tidak ingin mengeluarkan uang. Maka dari itu, target pasar dari Netflix adalah masyarakat dengan pendapatan menengah ke atas dan berpendidikan sehingga menghormati hak cipta.

Social Factor
Masyarakat Indonesia cenderung lebih menyukai hidup dan beraktivitas secara berkelompok, salah satunya adalah menonton film di bioskop bersama teman maupun bersama keluarga. Pelanggan Netflix juga seringkali melakukan hal yang sama dengan mengajak teman atau keluarga untuk menonton film atau serial yang ada di Netflix secara bersama-sama. 

Binge watch cinema cheaply with MoviePass — while you still can | Financial Times

Personal Factor
Seseorang yang memiliki kegemaran pada film dan serial akan lebih mungkin untuk menjadi pelanggan bioskop dan Netflix daripada mereka yang bukan penggemar film dan serial.

Psychological Factor
Kebutuhan sosial masyarakat Indonesia dapat dipenuhi salah satunya dengan cara menonton bioskop bersama dengan teman atau keluarganya.
Waktu luang yang banyak pada masyarakat selama pandemi ini membuat masyarakat merasa bosan sehingga ingin menghabiskan waktu mereka dengan hiburan seperti dengan bermain game, membaca buku, dan menonton film/serial. Kebutuhan akan hiburan tersebut dapat dipenuhi oleh Netflix, oleh karena itulah pengguna Netflix selama pandemi ini mengalami peningkatan secara signifikan.

SOLUSI UNTUK CINEMA XXI

Solusi yang sudah dilakukan Cinema XXI yaitu memberikan pilihan kepada pelanggan untuk dapat menonton film-film yang sudah pernah tayang di Cinema XXI melalui aplikasi TIX ID dengan cara melakukan penyewaan seharga 28.000 rupiah atau membeli dengan harga 127.000 rupiah. Dapat dilihat dari gambar di bawah ini:

Menurut saya hal penyewaan ataupun pembelian film tersebut terlalu mahal, terlebih lagi dengan harga tersebut hanya mendapatkan satu film saja. Harga yang terlalu tinggi tersebut akan membuat pelanggan pergi dan mencari opsi lain, seperti misalnya dengan cara streaming melalui Netflix.

Solusi yang penulis sarankan untuk dapat dilakukan oleh Cinema XXI yaitu membuat layanan penayangan film-film yang sudah pernah tayang sebelumnya dengan sistem streaming seperti pada Netflix, sehingga pelanggan hanya perlu membayar satu kali untuk dapat menonton banyak film. Selain itu, penulis juga menyarankan kepada Cinema XXI untuk bekerja sama dengan lebih banyak dompet digital atau e-money seperti misalnya Go-Pay, OVO, dan LinkAja sehingga konsumen dapat lebih mudah dalam melakukan pembayaran tiket. 

Ditulis Oleh:
Huineng Suluh Hidayat Jati

Sumber: 
https://id.berita.yahoo.com/dki-perpanjang-larangan-pembukaan-bioskop-190201239.html

https://21cineplex.com/21profile

https://www.netflix.com/id/

https://trends.google.co.id

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200813165108-92-535427/survei-pandemi-corona-gerus-pendapatan-masyarakat

https://www.jawapos.com/nasional/03/06/2020/mayoritas-warga-tak-mau-ke-mal-saat-new-normal-karena-alasan-ekonomi/

https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20200707135939-185-521803/telkom-resmi-buka-akses-netflix

https://www.bps.go.id/indikator/indikator/view_data_pub/0000/api_pub/58/da_03/1

https://saifulmujani.com/67-persen-anak-muda-indonesia-menonton-film-nasional-dan-hanya-55-persen-menonton-film-asing/

https://izeyodiase.com/netflix-user-demographics-comparing-behavior-and-characteristics/

https://datareportal.com/reports/digital-2020-indonesia

https://money.kompas.com/read/2020/06/26/122922726/survei-84-persen-masyarakat-akui-pendapatan-turun-karena-corona?page=all

https://www.medcom.id/ekonomi/bisnis/nbwjO5RN-penurunan-daya-beli-karena-pendapatan-masyarakat-bawah-anjlok

https://www.liputan6.com/bisnis/read/4285725/pendapatan-masyarakat-turun-selama-pandemi-corona-kelompok-ini-yang-terparah

https://republika.co.id/berita/qbvg8e284/penurunan-pendapatan-masyarakat-relatif-tinggi-saat-pandemi

https://www.cnbcindonesia.com/news/20200715140251-4-172893/corona-bioskop-xxi-potong-gaji-bos-sampai-rumahkan-karyawan

https://www.bbc.com/news/business-52376022


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format