Akankah Wimcycle Mengalahkan Ketenaran Brompton?

Lahirnya tren bersepeda selama Pandemi berdampak positif bagi perusahaan sepeda


0

Pada masa pandemi seperti saat ini, tren sepeda semakin melonjak. Masyakat lebih memperhatikan kesehatan mereka dengan menerapkan pola hidup sehat, yang salah satu nya dengan cara bersepeda. Wimcycle merupakan salah satu sepeda buatan lokal yang masih bertahan hingga saat ini. Namun, diketahui ketenaran Wimcycle sudah tidak seperti dahulu kala. Masalah internal keuangan wimcycle juga mempengaruhi redupnya pamor dari wimcycle ini. Diketahui wimcycle telah terlilit hutang hingga Rp 504,03 miliar kepada 37 kreditur dan harus menjalani proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Niaga Surabaya, Jawa Timur sejak 23 November 2018. Hal ini tentunya berdampak pada produksi wimcycle yang mana mereka sudah tidak lagi melakukan produksi namun tetap melakukan penjualan dengan stok lama. Pada saat wimcycle masih berjaya, mereka dapat menjual sepeda hingga ratusan sepeda setiap bulannya. Namun, karena pabrik sudah tidak bisa memproduksi sepeda lagi mereka hanya menyediakan 10-20 sepeda anak maupun dewasa yang mana untuk menjual 2 unit mereka membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan. Wimcycle tidak mampu menjawab permintaan konsumen untuk model sepeda terbaru. Wimcycle hanya menawarkan model sepeda yang sudah ada dengan maksud untuk mengurangi persediaan yang ada. Selain itu, toko sepeda tidak berkenan lagi untuk membeli atau bekerja sama dengan wimcycle mengingat penjualan sepeda yang tidak menguntungkan. Citra perusahaan yang sudah buruk tentang hutang yang dimiliki Wimcycle juga berpengaruh terhadap keperacayaan publik akan kualitas sepeda yang diproduksi. Dengan meningkatnya tren bersepeda maka akan berpengaruh terhadap penawaran sepeda dari berbagai perusahaan, hal ini akan mempengaruhi pamor Wimcycle yang mana masyarakat justru akan memilih perusahaan yang menyediakan berbagai macam model dibandingkan untuk membeli Wimcycle. Hal ini dibuktikan pada :

Pada data tersebut dapat dilihat jika penjualan sepeda wimcycle berada dipaling bawah dan dapat dinyatakan meskipun di era pandemi yang sedang mengalami tren bersepeda, tidak mampu meningkatkan permintaan dan pemasukan wimcycle.

     

Hal ini berbanding terbalik dengan merek sepeda Brompton yang berasal dari Inggris. Brompton berdiri pada tahun 1975 yang berpusat di London. Diketahui saat ini Brompton sedang menjadi incaran banyak orang. Brompton memiliki bentuk sepeda yang berbeda dibandingkan dengan merek sepeda lainnya. Brompton merupakan perusahaan yang fokus untuk memproduksi model sepeda lipat saja. Bentuk sepeda yang unik, jumlah unit setiap batch yang sedikit sehingga terjadi kelangkaan jumlah unit untuk setiap modelmendorong Brompton untuk diminati banyak orang. Hal lain yang mendorong Brompton semakin diminati oleh berbagai kalangan karena harganya yang tinggi membuat pembeli menjadi lebih bergengsi jika memiliki produk ini.

     

Wimcycle melakukan beberapa pendekatan dalam melakukan pemasaran. Salah satu taktik yang di gunakan yaitu penerapan Marketing mix atau 4P (Product, Price, Promotion and Place). Taktik ini dilakukan wimcycle secara global.

      

Product

Wimcycle memiliki berbagai kategori sepeda. Mulai dari sepeda gunung (hardtail dan full suspension), sepeda balap, sepeda BMX, sepeda hybrid, dan frame set. Dari beberapa kategori yang disebutkan itu, mereka memiliki tipe tipe tersendiri di dalamnya. Seperti sepeda adrenaline yang merupakan salah satu contoh dari tipe sepeda gunung. Pada tahun 2019, diketahui total jenis produk yang ada di perusahaan ini yaitu 159 jenis. Sepeda wimcycle lebih didominasi oleh sepeda anak-anak seperti sepeda roda tiga maupun sepeda karakter.Selain sepeda anak, beberapa kategori sepeda seperti sepeda Youth atau sepeda BMX, sepeda Urban, sepeda Urban/City Bike (termasuk sepeda lipat), sepeda Mountain Bike atau sepeda gunung tetap dijual di pasar. Selain menjual sepeda, mereka juga menjual sparepart. Produk yang ditawarkan wimcycle tidak sebanyak dan beragam jika dibandingkan dengan Brompton.

Brompton yang hanya memproduksi 500 unit per model menuntutnya untuk selalu melakukan pembaruan model setiap kali batch unit tersebut telah habis. Dengan demikian, jumlah jenis sepeda Brompton lebih beragam yang membuat pelanggan menjadi lebih tertarik untuk membeli dengan alasan model sepeda tersebut tidak akan ada lagi.

    

Price

Wimcycle dapat dikatakan menawarkan harga yang lebih murah dibandingkan dengan merek lainnya. Untuk kategori sepeda anak, harga yang ditawarkan yaitu mulai dari 650.000 rupiah hingga 950.000 rupiah. Sedangkan untuk sepeda gunung harga mulai 1.000.000 rupiah hingga 4.000.000 rupiah. Sedangkan untuk sepeda BMX, harga yang ditawarkan yaitu mulai dari 1.100.000 hingga 2.000.000 dan untuk sepeda lipat 1.700.000 hingga 3.000.000. Wimcycle juga menggunakan harga psikologis yang mana mereka menawarkan dengan nominal belakang 999, misalnya 1.699.999. Dan juga mereka menjual dengan harga momen artinya mereka memberikan potongan pada momen-momen tertentu seperti HUT RI.

       

Brompton menawarkan harga lebih tinggi dibandingkan dengan Wimcycle. Mereka menawarkan harga mulai dari 14 juta rupiah hingga 56 juta. Harga ini merupakan harga resmi Brompton yang belum dikenakan pajak impor maupun ongkos pengiriman.

         

Place

Wimcycle melakukan pemasaran produk dengan berfokus di Indonesia. Namun, Wimcycle telah melakukan beberapa kali ekspor ke 20 negara di seluruh dunia. Wimcycle sendiri memiliki standardisasi untuk penjualan offline, toko yang diharapkan untuk menjual wimcycle yaitu memiliki luas, kebersihan, kerapian yang sesuai dengan standard, berada di kota-kota besar dan juga di tempat yang strategis, mengikuti beberapa event sehingga memiliki toko fleksibel/stand.

      

Brompton merupakan produk asing milik Inggris. Brompton telah berhasil melakukan impor hampir ke suluruh dunia.

      

Promotion

Bentuk promosi dari wimcycle yaitu melalui online maupun offline. Online dilakukan dengan menginformasikan melalui online shop, media sosial, Google Salesman (informasi melalui Google maupun Yahoo agar mudah dijangkau orang), Sms Gateway (Memanfaatkan pengiriman sms ke banyak orang), wallpaper inspiratif (berisikan kata kata motivasi, yang diberi logo wimcycle), dan yang terakhir iklan kreatif artinya memberikan konten menarik, unik, dan lucu agar menarik perhatian pelanggan. Sedangkan jika penjualan offline, penawaran produk di lakukan dengan cara specific face to faceartinya langsung menemui pelanggan yang sudah menjadi target seperti komunitas sepeda, on the spot marketing, artinya menjual sepeda di stand-stand tertentu, dan yang terakhir efective marketing artinya melakukan promosi kepada calon konsumen yang sudah menjadi target. Wimcycle juga menawarkan penjualan home delivery,namun hal ini tidak berdampak positif terhadap penjualan produk. Hal ini sangat berbanding terbalik dengan teknik promosi Brompton.

        

Brompton mengandalkan promosimouth to mouth. Ketika orang membeli Brompton mereka akan secara langsung bergabung dalam komunitas eksklusif. Hal ini menjadi promosi terbaik dari Brompton.Ada juga upaya penjualan direct to home yang mampu membawa Brompton kepada kenaikan penjualan sebesar 15 kali dari sebelum masa pandemi. Mereka juga menggunakan upaya pemasaran dengan cara mengambil simpati konsumen dengan cara kampanye guna membantu tenaga medis yang bekerja di National Health Service (NHS). Brompton menyediakan 1.000 sepeda untuk tenaga medis di Inggris. Melalui gerakan Wheels for Heroes, para petugas medis hanya perlu membayar 1 GBP agar menjadi member, dan bisa mengakses sepeda Brompton.

       

Dalam melakukan pemasaran sebuah produk tentunya pemasar harus melakukan analisis lingkungan pemasaran. Lingkungan pemasaran sendiri dibagi menjadi dua. Pertama yaitu lingkungan mikro. Lingkungan mikro artinya Aktor yang dekat dengan perusahaan yang memengaruhi kemampuannya untuk melayani pelanggannya — perusahaan, pemasok, perantara pemasaran, pasar pelanggan, pesaing, dan publik. Hal ini sangat diperlukan untuk meningkatkan penjualan dari perusahaan tersebut.

      

Competitor (Pesaing)

Wimcycle merupakan salah satu perusahaan sepeda yang ada di Indonesia. Wimcycle didirikan oleh Hendra Widjaja pada tahun 1972 yang selanjutnya dikembangkan dengan cara memproduksi sepeda beserta komponennya pada tahun 1976. Wimcycle merupakan perusahaan yang memprioritaskan kualitas tinggi dibandingkan dengan harga. Mereka sangat ketat dalam halquality control.Untuk menjaga kualitasnya, mereka menerapkan standardisasi dalam melakukan produksi. Mereka menggunakan peralatan yang modern, bahan baku dan komponen yang berkualitas dan sesuai dengan standar nasional maupun internasional untuk keamanan dan kualitasnya. Mereka juga memiliki teknisi yang handal untuk melakukan pengawasan produksi maupun untuk memproduksi sepeda. Wimcycle juga memiliki ketangguhan yang luar biasa, yang mana sepeda wimcycle mampu bertahan hingga belasan tahun. Wimcycle memiliki beberapa pesaing lokal maupun luar negeri. Pesaing lokal yaitu Polygon, United. Sedangkan pesaing luar negeri yaitu Brompton.

      

Brompton merupakan pabrikan sepeda lipat dan aksesori yang berbasis di Greenford, London, Inggris. Andrew Ritchie, pendiri Brompton, mulai merancang sepeda ini pada tahun 1975 di apartemennya di Brompton Oratory, London. Desain sepeda Brompton pertama kali diperkenalkan tahun 1977 dan masih terlihat kaku, tapi dapat rapih terlipat dalam ukuran yang kecil. Ini adalah sebuah kemajuan yang pesat dalam industri sepeda lipat. Sejak saat itu sepeda Brompton mulai dikenal sebagai salah satu pelopor sepeda lipat terbaik di dunia. Brompton juga bersaing dengan perusahaan kompetitor seperti Hummingbird Single Speed, Riese & Müller The Birdy, Giant Halfway, dan Dahon Curve i3

      

Supplier (Pemasok)

Wimcycle merupakan produk lokal yang mana mereka memproduksi semuanya secara sendiri yang berpusat di Surabaya. Pemasok bahan baku pembuatan sepeda wimcycle yaitu dari Surabaya dan China. Untuk kerangka sepeda, mereka memerlukan pemasok lokal, sedangkan untuk bahan-bahan yang lain mereka melakukan impor ke China karena harga yang lebih murah dan kualitas yang baik.

      

Marketing intermediaries (Perantara Pemasaran)

Wimcycle menjual produknya melalui agen resmi wimcycle secara online maupun offline, agen pengecer seperti toko sepeda yang ada di berbagai kota, maupun dengan firma distibusi fisik yang digunakan untuk mempermudah distribusi sepeda. Wimcycle telah ada di beberapae-commercenamun tidak secara resmi.

      

Brompton telah melakukan kerjasama dengan beberapa e-commerce di Indonesia maupun internasional. Brompton juga bekerja sama dengan bank internasional yang akan mempermudah pembeli asing untuk langsung membeli produknya secara resmi.

      

Customer (Pelanggan)

Pelanggan dari wimcycle yaitu mulai dari anak-anak hingga dewasa dan pecinta sepeda. Pelanggan wimcycle merupakan masyarakat dengan penghasilan menengah kebawah. Namun, di era pandemi ini target pelanggan wimcycle semakin luas mengingat adanya tren baru. Menjamurnya komunitas bersepeda di Indonesia meningkatkan target pasar dari Wimcycle sendiri. Namun, target tersebut tidak diimbangi dengan realita. Yang mana, karena tumbuhnya tren baru ini, menyebabkan pelanggan lebih mudah mencari produk yang lebih baik dari pada Wimcycle.

     

Target pelanggan Brompton yaitu pada kalangan menengah ke atas. Brompton juga difokuskan kepada remaja dan dewasa saja. Mereka juga menargetkan pada para pecinta sepeda lipat.

     

Public (Publik),Media publik menjadi hal yang terpenting bagi wimcycle dalam pemasaran. Karena media publik mengambil peran yang besar dalam membawa pesan, fitur dan citra perusahaan terhadap masyarakat. Selain itu, komunitas sepeda juga sangat berpengaruh dalam penjualan sepeda oleh perusahaan Wimcycle.

       

International Market,Wimcycle dan Brompton merupakan perusahaan sepeda yang mampu menawarkan produknya hingga keluar negeri. Namun, jangkauan Wimcycle tidak sejauh Brompton meskipun harga yang ditawarkan juga lebih murah. Dapat dikatakan, Brompton telah mampu menjual produknya hingga ke seluruh benua.

      

Lingkungan pemasaran kedua yang mempengaruhi pejualan produk yaitu dengan cara analisis lingkungan makro. Lingkungan makro adalah kekuatan sosial yang lebih besar yang mempengaruhi lingkungan mikro— kekuatan demografis, ekonomi, alam, teknologi, politik, dan budaya

       

Demographic environment (Demografis),

Wimcyclemenawarkan beberapa model sepeda untuk anak-anak maupun dewasa. Oleh karena itu, demografis pasar juga menjadi lebih luas. Demografis pasar untuk wimcycle merupakan laki-laki maupun perempuan dengan rentang usia 6-12 tahun untuk anak-anak dan 13-21 tahun untuk remaja.

       

Brompton yang hanya berfokus pada satu model sepeda yaitu sepeda lipat saja membuat demografi pasar menjadi lebih sempit. Mereka menjual sepeda yang dapat dinikmati oleh pria maupun wanita kisaran umur 17 tahun hingga 35 tahun.

       

Economic environment (Ekonomi)

Wimcycle merupakan perusahaan sepeda lokal dengan harga yang murah. Pelanggan Wimcycle yaitu mulai dari kalangan ekonomi rendah hingga ekonomi sedang. Harga sepeda mulai dari 650 ribu itu akan mudah dijangkau oleh banyak orang.

          

Brompton merupakan perusahaan asing yang menjual sepeda dengan kualitas terbaik yang mana mereka akan menawarkan sepeda itu kepada masyarakat dengan tingkat penghasilan sedang hingga tinggi. Hal ini dikarenakan mereka mematok harga mulai dari 14 juta hingga 56 juta rupiah. Harga tersebut akan dirasa sangat mahal untuk membeli sepeda di Indonesia. Namun, karena Brompton merupakan produk asing yang sudah mendunia maka produk tersebut dianggap menjadi produk yang murah bagi negara maju.

      

Cultural environment (Budaya)

Budaya bersepeda masyarakat saat inijuga sangat berpengaruh terhadap permintaan sepeda di masyarakat. Peningkatan budaya bersepeda di masa pandemi berpengaruh positif bagi perusahaan sepeda. Namun hal ini tidak selalu positif, karena menjamurnya perusahaan sepeda menyebabkan wimcycle tidak menjadi sorotan utama bagi pelanggan. Budaya bersepeda di Indonesia masih sangatlah minim. Kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan masih belum terintegrasi dengan baik. Masyarakat Indonesia lebih memilih untuk mengendarai kendaraan pribadi seperti motor maupun mobil dibandingkan untuk menggunakan sepeda.

    

Di Inggris dan beberapa negara maju lainnya, budaya bersepeda sangatlah kuat. Masyarakat negara maju lebih memilih untuk bersepeda dan berjalan kaki dibandingkan untuk mengendarai kendaraannya sendiri. Kesadaran mereka akan pentingnya menjaga lingkungan sangatlah kuat. Ditambah lagi dengan adanya pandemi, budaya bersepeda menjadi lebih kuat dan berpengaruh positif terhadap tingkat penjualan Brompton.

     

Strategi pemasaran juga menjadi hal yang sangat diperlukan dalam perusahan. Strategi pemasaran adalahlogika pemasaran yang digunakan perusahaan untuk menciptakan nilai pelanggan ini dan mencapai hubungan yang menguntungkan ini.

     

Segmentasi Wimcycle dan Brompton:

No

Segmentasi

Wimcycle

Brompton

1.

Wilayah

Wilayah pemasaran Wimcycle yaitu lokal dan luar negeri. Pemasaran lokal difokuskan pada kota-kota besar dan letak wilayah yang strategis.

Brompton berfokus menjualkan produknya secara internasional.

2.

Usia

Segmentasi usia pelanggan wimcycle yaitu berkisar antara 6 tahun hingga 21 tahun.

Segmentasi usia pelanggannya yaitu berkisar antara 17 tahun hingga 35 tahun.

3.

Pendapatan

Wimcycle ini ditujukan untuk masyarakat yang berpendapatan rendah hingga menengah karena harga yang ditawarkan terjangkau

Brompton ditujukan untuk masyarakat dengan pendapatan menengah keatas. Karena harga yang ditawarkan dapat dikatakan mahal hingga ratusan juta rupiah.

4.

Gaya hidup

Mengingat saat pademi ini terbentuk gaya hidup baru untuk bersepeda, maka wimcycle akan lebih menjual produknya.

Gaya hidup warga asing yang terbiasa untuk bersepeda ditambah lagi dengan munculnya tren bersepeda menjadi peluang yang sangat bagus untuk Brompton.

5.

Jenis kelamin

Laki-laki maupun perempuan

Laki-laki maupun perempuan

6.

Komunitas

Komunitas sepeda cilik yang dapat diikuti oleh semua orang, dapat diikuti oleh anak-anak, remaja, maupun dewasa. Contoh komunitasnya yaituBike to Work,komunitas Fixie.

Komunitas sepeda Brompton dinilai lebih eksklusif, karena harga yang ditawarkan sangat tinggi, tentunya orang-orang yang dapat bergabung dalam komunitas ini juga tertentu. Contoh komunitas Brompton yaitu BOGI, Monas Brompton Cyclist.

7.

Segmentasi perilaku

Wimcycle menyediakan sepeda khusus untuk anak-anak, sepeda gunung, maupun tipe sepeda yang bisa untuk berboncengan.

Brompton hanya menyediakan satu model sepeda, yaitu sepeda lipat. Sehingga pasar yang dicapai brompton

      

Marketing Analysis :

STRENGHTS

  • Harga yang ditawarkan murah
  • Kualitas sepeda tidak kalah dengan produk asing
  • 90% bahan baku pembuatan sepeda dari dalam negeri
  • Segmentasi pasar didominasi oleh anak-anak

WEAKNESS

  • Promosi produk yang kurang maksimal
  • Terlilit hutang sehingga proses produksi terhambat
  • Citra perusahaan yang kurang baik dimata publik

OPPORTUNITIES

  • Tren bersepeda selama covid-19 membuka peluang untuk meningkatkan penjualan Wimcycle
  • Adanya pemberlakuan kuota impor sepeda sehingga membuka peluang untuk meningkatkan penjualan Wimcycle

THREATHS

  • Adanya merek kompetitor Brompton yang menjual sepeda lipat dengan model yang terbaru
  • Munculnya beberapa merek baru membuat Wimcycle semakin tidak dilihat konsumen

      

BUYER CHARACTERISTIC

Beberapa karakteristik yang mempengaruhi seseorang untuk menentukan keputusan.

   

Cultural Factor

Dengan perbedaan harga yang cukup jauh antara Wimcycle dan Brompton menyebabkan target konsumen terpecah menjadi dua. Wimcycle dengan harga yang lebih murah akan lebih dapat dinikmati oleh masyarakat dengan penghasilan rendah hingga menengah. Sedangkan Brompton akan lebih dapat dinikmati oleh masyarakat dengan pendapatan tinggi hingga menengah keatas.

    

Social Factor

Dengan adanya beberapa komunitas sepeda di Indonesia hal ini akan berpengaruh terhadap keputusan seseorang untuk membeli suatu produk. Komunitas sepeda Bike to Work, komunitas Fixie akan mendorong seseorang untuk membeli sepeda Wimcycle. Lain halnya dengan komunitas sepeda eksklusif seperti BOGI, Monas Brompton Cyclist mereka akan merekomendasikan untuk membeli sepeda Brompton. Informasi yang diberikan secara word to mouthj uga akan mempengaruhi seseorang dalam mengambil keputusan.

    

Personal Factor

Faktor dalam diri seperti selera, pekerjaan, kepribadian juga akan mempengaruhi seseorang untuk memutuskan sesuatu. Bagi mereka yang memiliki kepribadian girly maka seseorang akan memutuskan untuk membeli Wimcycle. Lain hal nya dengan seseorang yang memiliki kepribadian simple maka mereka akan lebih untuk membeli Brompton. Bagi mereka yang memiliki pekerjaan tingkat tinggi maka mereka akan memilih untuk membeli Brompton. Sedangkan mereka yang memiliki tingkat pekerjaan rendah maka mereka akan memilih untuk membeli Wimcycle.

     

Pychological Factor

Dalam menentukan keputusan, seseorang cenderung akan belajar dari pengalaman dan terjadi melalui interaksi: dorongan, rangsangan, isyarat, tanggapan; dan penguatan. Pemberian potongan harga akan mendorong seseorang untuk memilih untuk membeli produk tersebut. Sebagai contoh ketika Brompton dijual dengan harga 14 juta namun terdapat potongan sebesar 50% dengan Wimcycle yang dijual dengan harga 3 juta maka seseorang cenderung akan membeli Brompton meskipun harga yang ditawarkan sebenarnya lebih tinggi.

   

TARGETING

    

Undifferentiated (mass) marketing 

Strategi cakupan pasar di mana perusahaan memutuskan untuk mengabaikan perbedaan segmen pasar dan mengejar seluruh pasar dengan satu penawaran.

    

Differentiated Marketing

Pada strategi ini, perusahaan melakukan diferensiasi atas perbedaan yang terjadi dalam beberapa segmen. Wimcycle mencoba untuk membuat sesuatu yang berbeda dibandingkan dengan perusahaan sepeda yang lain dengan cara memproduksi sepeda anak-anak karena pada perusahaan lain jarang sekali ditemukan sepeda anak-anak. Begitu pula pada Brompton yang hanya fokus terhadap produksi sepeda lipat.

     

Concentrated Marketing

Artinya perusahaan hanya memilih satu media atau segmentasi yang dianggap paling menguntungkan yang dirasa dapat mengurangi biaya dari perusahaan itu sendiri. Wimcycle maupun Brompton tidak menggunakan metode ini karena mereka tetap menggunakan beberapa media untuk menawarkan produknya baik itu media online maupun offline.

      

Micromarketing

Menyesuaikan produk dan program pemasaran dengan kebutuhan dan keinginan individu tertentu dan segmen pelanggan lokal; itu mencakup pemasaran lokal dan pemasaran individu. Strategi ini dirasa kurang pas jika diterapkan pada Wimcycle maupun Brompton.

     

Differentiation

Untuk mendapatkan banyak pelanggan, differentiation sangatlah penting untuk diterapkan. Artinya, perusahaan memproduksi barang yang berbeda dari perusahaan yang serupa. Perbedaan ini dapat berupa kualitas maupun jasa yang berkaitan.

     

Wimcycle melakukan diferensiasi pada produk sepeda anak-anaknya. Mereka selalu melakukan inovasi terhadap sepeda anak-anak. Hal ini dikarenakan pada perusahaan kompetitor mereka tidak memproduksi sepeda anak-anak. Meskipun mereka memproduksi sepeda anak-anak, produk yang diberikan tidak berkualitas atau dapat dikatakan memiliki desain yang biasa saja. Wimcycle juga memiliki ciri khas dalam sepeda anak-anak. Mereka menggunakan warna yang mencolok dan memiliki karakter khusus sebagai ciri khas dari sepeda wimcycle.

     

Sedangkan pada Brompton, karena mereka menjual hanya sepeda lipat saja, mereka lebih fokus dalam hal kualitas dan desain. Sepeda lipat milik Brompton memiliki desain yang unik yang mana desain tersebut tidak dimiliki oleh perusahaan pesaing lainnya. Bahan yang digunakan oleh Brompton merupakan bahan yang berkualitas tinggi, yang mana perusahaan lain jarang menggunakan bahan itu karena dirasa sangat mahal.

      

Hal yang dapat dilakukan oleh Wimcycle untuk meraup keuntungan ditengah era bersepeda ini dan mengatasi permasalahan yaitu dengan cara :

  • Wimcycle harus lebih aktif lagi untuk mempromosikan sepedanya.
  • Wimcycle juga haru mengikuti permintaan pasar dengan cara melakukan survey permintaan model sepeda terkini. Hal ini sangat diperlukan untuk meningkatkan penjualan Wimcycle. Mereka juga dapat melakukan model promosi yang dilakukan oleh Brompton, yang mana mereka mengadakan tindakan kepedulian sosial mengenai Covid-19 untuk menarik simpati pelanggan, mereka juga dapat menerapkan donasi pada setiap penjualan sepeda.
  • Wimcycle juga harus mengamati produk perusahaan pesaing, seperti Brompton maupun merek lokal yang ada di Indonesia. Dengan mengamati produk perusahaan pesaing, mereka akan bisa mengambil celah yang ada.
  • Wimcycle juga harus memperbaiki citra perusahaan dengan cara terus melakukan pemasaran produk sehingga pelanggan akan secara cepat melupakan permasalahan yang terjadi dan fokus terhadap produk yang dipasarkan.
  • Karena Wimcycle terkenal dengan sepeda anak-anaknya, maka sebaiknya mereka terus melakukan pembaruan desain terhadap sepeda anak-anak namun tidak menutup kemungkinan pada model sepeda yang lain.
  • Wimcycle juga diharapkan menjadi lebih aktif dalam hal penjualan online melaluiwebsiteresminya, mereka juga dapat melakukan kerja sama dengane-commerceuntuk menjual produk-produknya.
  • Wimcycle diharapkan mampu berdapatasi dengan cara menawarkan pembayarancashlessdan bekerja sama dengan ovo, gopay, dana dan lain sebagainya untuk mempermudah pembayaran.
  • Wimcycle juga dapat dengan aktif melakukan promosi penjualandirect to homedengan memberikan penawaran terbaik dengan memberinya potongan ongkos kirim.
  • Untuk mengatasi kurangnya biaya produksi, Wimcycle juga bisa merepkan sistempre-order, yang mana konsumen akan membayar setengah harga terlebih dahulu sembari mereka memproduksi sepeda. Hal ini juga dapat mengurangi persediaan barang yang ada di toko, sehingga peluang untuk gulung tikar menjadi lebih sedikit.
  • Wimcycle juga dapat melakukan inovasi terbaru dengan cara menawarkan penjualancustom,artinya pelanggan dapat menentukan model sepeda yang diinginkan dengan harga yang telah disepakati dua belah pihak. Hal ini akan menjadi sangat menarik dimata publik karena tidak ada satupun perusahaan sepeda yang menawarkan hal yang sama. Setiap kali perusahaan mengadakan program baru atau inovasi baru, sebaiknya mereka selalu menekankan padabenefityang didapatkan pelanggan.
  • Dalam melakukan pemasaran Wimcycle juga dapat menggandeng tokoh yang sedang naik daun pada saat itu, karena dengan mereka menggandeng tokoh tersebut makaengangementyang didapatkan akan lebih banyak.

POSITIONING



Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format