Fotokopi : Dahulu Berjaya, kini Merana dan Tergantikan

Fotokopi yang dahulu menjadi andalan masyarakat khususnya mahasiswa, kini mengalami penurunan penjualan di masa pandemi covid-19.


0

Pandemi virus corona sedang menyerang hampir seluruh negara, salah satunya Indonesia. Pandemi ini menyebabkan lesunya banyak usaha mulai dari usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM), maupun perusahaan besar. Walaupun terkena dampak yang sama, banyak bisnis UMKM yang memilih untuk bangkrut dibandingkan mempertahankan usahanya. Alasan dibalik hal itu, salah satunya adalah biaya operasional yang terus berjalan meskipun usaha sedang turun atau lesu. 

Masa pandemi menjadi masa yang paling suram bagi pelaku bisnis. Banyak pelaku bisnis yang gulung tikar karena tidak mampu melanjutkan bisnisnya. Masa new normal saat ini pun tidak memberikan banyak perubahan dalam kenaikan bisnis dan usaha terutama UMKM. Banyaknya regulasi dari pemerintah membuat pelaku bisnis kewalahan dan memilih untuk menyerah dibandingkan mempertahankan bisnisnya. Tetapi, tidak semua bisnis mengalami penurunan hingga menyebabkan kebangkrutan. Bisnis berbasis online merupakan salah satu bisnis yang meroket di masa pandemi covid-19. Banyaknya pelanggan yang beralih ke bisnis berbasis online membuat bisnis online makin meroket bahkan banyak muncul bisnis baru yang berbasis online. 

Bisnis UMKM yang paling banyak ditemui salah satunya adala bisnis fotokopi. Usaha fotokopi tidak lepas dari mahasiswa maupun pelajar, hampir seluruh kegiatan pembelajaran memerlukan usaha fotokopi, baik untuk penggandaan bahan ajar, scan soal, mencetak tugas, dan lain sebagainya. Pada masa pandemi usaha fotokopi mengalami penurunan yang cukup drastis. Banyak mahasiswa dan pelajar yang menggunakan aplikasi pengganti khususnya sebagai scanner. Salah satu aplikasi yang digunakan adalah aplikasi camscanner. Camscanner merupakan aplikasi berbayar yang saat ini sedang digandrungi oleh masyarakat khususnya mahasiswa. Kenaikan pengguna scanner dan intensitas pemakaiannya di masa pandemi naik cukup drastis dibandingkan sebelum pandemi. Mari kulik kembali perbedaan fotokopi dan aplikasi camscanner dan apa penyebab naik dan turunnya kedua jenis usaha ini di masa pandemi.

SWOT Analysis

STRENGTH

1.    Produk yang beragam

2.    Lokasi mudah dijangkau

WEAKNESS

1.    Terbatasnya waktu buka

2.    Akses yang sulit di masa pandemi

3.    Biaya operasional yang tinggi

 

OPPORTUNITY

1.    Dapat melakukan ekspansi bisnis

2.    Usaha fotokopi selalu dibutuhkan di kalangan mahasiswa dan pekerja saat offline

 

THREAT

1.    Banyaknya pesaing usaha fotokopi di sekitar lingkungan sekolah maupun universitas.

2.    Munculnya aplikasi yang dapat menggantikan fungsi fotokopi

Usaha fotokopi memiliki beragam produk untuk ditawarkan, seperti alat tulis, alat kantor, jasa print, jasa scan dan fotocopy. Banyaknya produk yang ditawarkan menjadi keunggulan tersendiri bagi usaha fotokopi. Selain itu, fotokopi yang biasanya berpusat di wilayah sekolah maupun universitas mengakibatkan akses untuk dijangkau lebih mudah bagi pelajar maupun mahasiswa. Tetapi, selain keunggulan atau kekuatan, usaha fotokopi juga memiliki kekurangan berupa waktu buka yang terbatas. Banyak diantara usaha fotokopi yang jam buka atau jam operasional menyesuaikan jam anak kuliah atau anak sekolah. Jadi, apabila mahasiswa memiliki tugas dan harus di print atau fotokopi di jam-jam diluar jam operasional, maka tidak bisa mengharapkan jasa fotokopi. Tetapi, masih terdapat juga usaha print dan fotokopi yang buka 24 jam, hal ini dapat menjadi kekuatan tersendiri bagi usaha tersebut

Selain faktor internal, usaha fotokopi juga dipengaruhi oleh faktor eksternal. Opportunity, atau kesempatan dari usaha fotokopi, diantaranya adalah kebutuhan akan jasa fotokopi selalu hadir setiap waktu untuk pelajar maupun pekerja, terutama di masa sebelum pandemi yang banyak tugas mewajibkan hard copy. Usaha fotokopi juga dapat melakukan ekspansi bisnis dengan membuka cabang baru di lokasi yang sekiranya ramai atas anak sekolah, anak kuliah, hingga karyawan. Tidak hanya kesempatan, faktor eksternal juga menimbulkan ancaman, salah satu ancaman usaha fotokopi adalah banyaknya pesaing dari usaha ini. Usaha fotokopi memanglah usaha yang mudah didirikan karena operasionalnya yang terbilang sederhana, dan alat yang dibutuhkan banyak dijual di pasaran, oleh karena itu banyak usaha fotokopi yang mulai bermunculan membuat usaha fotokopi lain semakin terancam atas persaingan tersebut. Tidak hanya competitor berupa usaha fotokopi, tetapi ancaman lainnya muncul dari aplikasi yang dapat menggantikan fungsi fotokopi. Karena masyarakat saat ini cenderung memilih jalan yang praktis dan mudah.

Sumber : Google Play

Camscanner muncul sebagai ancaman bagi usaha fotokopi saat ini, karena selama masa pandemi dimana pembatasan social diberlakukan, dan tingkat kewaspadaan masyarakat semakin tinggi karena naiknya angka positif kasus covid di Indonesia kian meningkat membuat warga semakin takut untuk keluar rumah. Masyarakat cenderung melakukan seluruh kegiatannya berbasis online. Pembelajaran online, kerja pun online. Hal ini membuat tuntutan atas hard copy suatu dokumen semakin menurun, saat ini lebih banyak dokumen yang dibuat dalam bentuk dokumen atau pdf soft file. Karena, dirasa tidak memungkinkan untuk selalu melakukan pengiriman berkas setiap ada tugas dan juga pekerjaan. Hal tersebut akan lebih banyak memakan waktu, tenaga, serta biaya Maka dari itu, banyak diantara mahasiswa saat ini menggunakan camscanner di saat pandemi sebagai sarana untuk menjadikan tugas tulis tangan ataupun tugas print menjadi dalam bentuk pdf, sehingga pengumpulannya mudah. Berikut survei yang saya lakukan kepada 26 mahasiswa aktif perguruan tinggi, yang 20 diantaranya merupakan pengguna dari aplikasi camscanner.

Dapat dilihat dari kedua grafik tersebut. Grafik pertama menunjukkan intensitas pemakaian aplikasi camscanner sebanyak 20 mahasiswa sebelum pandemi, dan grafik kedua menunjukkan intensitas pemakaian aplikasi setelah pandemi. Apabila dilihat secara seksama, dapat disimpulkan bahwa kenaikan intensitas pemakaian camscanner selama pandemi naik cukup signifikan, dengan rata-rata kenaikan sekitar 3 angka. Hal ini membuktikan aplikasi camscanner mengalami peningkatan walaupun di masa pandemi saat ini. Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai 4P kedua produk tersebut.

4P's

Product 

Fotocopy adalah bisnis yang berfokus pada penawaran jasa menggunakan mesin baik mesin fotocopy, komputer, dan lain sebagainya.Usaha fotocopy menawarkan jasa untuk melakukan scan, print, dan fotocopy untuk pelajar hingga pekerja kantoran. Tidak hanya itu, usaha fotocopy juga menyediakan jasa berupa menjilid dokumen yang ingin disatukan. Selain itu, terkadang usaha fotocopy juga menjual peralatan tulis yang menunjang aktivitas belajar hingga aktivitas kantor. 

camscanner merupakan aplikasi berbasis online, yang memiliki fungsi utama untuk scan berkas atau dokumen melalui telepon genggam. Camscanner banyak digunakan, karena dianggap praktis dan mudah. dokumen yang ingin di scan hanya perlu di foto kemudian di upload pada aplikasi camscanner, dan langsung mengalami scan pada aplikasi. Hasil scan akan terlihat, dan pengguna dapat menyimpan hasil scan dokumen dalam berbagai bentuk dan dapat langsung di upload atau disimpan. Pada tahun 2012 camscanner mendapat penghargaan sebagai ‘Top Productivity App in 2012 iTune Rewind’. Camscanner sudah dikenal di kalangan anak kuliah sejak lama, tetapi di tahun 2019 sempat ditemukan malware pada aplikasi camscanner. Awalnya aplikasi tersebut bebas dari malware, tetapi banyaknya iklan membuat aplikasi tersebut membawa malware yang dapat beresiko merusak telepon genggam penggunanya. Aplikasi ini pun mulai di cabut oleh google play store, dan mengalami pembaharuan aplikasi, hingga kini terkenal dan menjadi salah satu aplikasi yang paling banyak digunakan.

Price 

Fotocopy menawarkan harga yang cukup terjangkau untuk setiap jasa yang diberikannya. Misalnya saja jasa print, yang memiliki harga rata-rata 500 hingga 2000 rupiah per lembarnya, kemudian jasa scan dan fotocopy dengan harga rata-rata 160-500 rupiah per lembarnya. Harga tersebut dinilai terjangkau bagi pelajar maupun karyawan kantor yang hendak memakai jasa fotocopy maupun print. Maka dari itu, peminat jasa fotocopy sebelum corona sangatlah banyak. Usaha fotocopy pun berkembang pesat dari waktu ke waktu saat sebelum pandemi virus corona. 

Camscanner dapat diunduh gratis melalui aplikasi google play maupun appstore secara gratis. Terdapat tiga macam akun yang dapat dipilih pengguna dalam menggunakan aplikasi:

1.    Basic account

Akun ini merupakan akun gratis yang dapat digunakan seluruh pengguna aplikasi yang menawarkan layanan scan, tetapi tidak dapat menghilangkan watermark camscanner dan juga memori dari dokumen yang dapat di scan terbatas.

2.    Premium account

Akun premium diaktifkan dengan cara berlangganan dengan harga $4,99 per bulan atau sekitar Rp 73,000,- Layanan yang didapatkan apabila menggunakan akun premium lebih beragam, misalnya dokumen yang di scan dapat ditampung memorinya lebih banyak dan juga layanan keamanan dokumen yang telah di scan juga lebih ketat. Akun premium banyak digunakan mahasiswa atau pekerja yang menggunakan aplikasi camscanner secara rutin. Misalnya pekerja yang harus mengirimkan scan pdf file pada rekan kerja, ataupun mahasiswa yang sedang menjalani skripsi dan memerlukan untuk melakukan scan dokumen dalam jumlah yang besar.

3.    Business Version

Akun versi bisnis biasa digunakan oleh pekerja kantoran, misalnya dalam sebuah tim. Akun ini menawarkan fitur yang sama dengan akun premium, tetapi dapat digunakan lebih dari 1 orang. Jadi, penggunaan akun dapat bersama-sama. Misalnya, sebuah divisi dalam suatu perusahaan menggunakan akun versi bisnis untuk lebih menghemat biaya. Akun bisnis diaktifkan dengan cara berlangganan per bulan. Harga yang ditawarkan adala $9,99 atau sekitar Rp 145.000,- tetapi saat ini aplikasi sedang mengadakan harga promo yaitu sebesar $6,99 atau sekitar 100 ribu rupiah.

Place 

Fotokopi biasanya menggunakan ruko atau kios untuk membuka usahanya. Tempat yang digunakan untuk bisnis fotokopi tidak harus luas, cukup menampung barang-barang yang dibutuhkan seperti mesin fotokopi, komputer, printer, dan juga etalase untuk alat pelengkap toko. Pemilihan tempat dipusatkan pada wilayah sekolah, kampus, hingga perkantoran. Hal itu dilakukan, karena target pasar dari usaha fotokopi adalah kalangan pelajar hingga karyawan kantor. Dengan memilih lokasi di wilayah-wilayah tersebut, maka diharapkan usaha akan berjalan lancar karena jasa fotokopi banyak dibutuhkan dan digunakan.

Camscanner memiliki platform berbasis aplikasi yang penjualannya, atau dapat diunduh pada aplikasi google play secara gratis. Aplikasi dinilai sangatlah efisien karena dapat diakses melalui telepon genggam. Penggunaan camscanner pun dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun. Oleh karena itu, walaupun terdapat regulasi pemerintah di masa new normal ini aplikasi cam scanner tidak mengalami penurunan seperti bisnis fotokopi. Masa pandemi justru menjadi peluang bagi aplikasi camscanner untuk terus berkembang, karena saat ini banyak mahasiswa dan masyarakat yang beralih dari jasa fotokopi ke aplikasi camscanner.

Promosi

Usaha fotokopi biasanya jarang melakukan promosi, karena memang kisaran harga telah ada dipasaran. Tetapi, beberapa usaha fotokopi melakukan promosi saat pertama kali bisnisnya dibuka dengan cara membagikan brosur, informasi mulut ke mulut yang disebarkan, dan lain sebagainya. Biasanya usaha fotokopi yang melakukan promosi adalah usaha fotokopi berskala besar, dimana usaha tersebut memiliki modal yang cukup banyak dan memusatkan perhatian dalam ekspansi bisnis. Apabila usaha fotokopi rumahan, biasanya jarang melakukan promosi karena membutuhkan modal yang cukup besar.

Camscanner melakukan promosi dengan mengadakan diskon dari akun akun berbayarnya Misalnya, saat ini aplikasi camscanner memberlakukan potongan kepada akun versi bisnis yang semula $9,99 menjadi $6,99. Hal ini dinilai dapat menarik pengguna untuk mengupgrade akun menjadi akun bisnis, karena dinilai lebih efisien dan harganya tidak terlalu mahal. Selain itu, keuntungan yang didapatkan dari akun versi bisnis juga lebih banyak dibandingkan akun basic bahkan akun premium, hal ini menjadi daya Tarik tersendiri bagi pengguna aplikasi camscanner. Selain itu, perusahaan pembentuk camscanner melakukan kegiatan amal selama pandemi covid-19 dengan menggratiskan sistemnya bagi orang-orang yang bekerja di bidang edukasi, contohnya siswa, tenaga pengajar, dan lain sebagainya. Hal ini tentu menarik bagi konsumen dengan tahu bahwa aplikasi mengadakan kegiatan amal demi mendukung kegiatan dalam bidang pendidikan selama pandemi covid.

Lingkungan Mikro dan Makro

Macroenvironment

Lingkungan ekonomi makro mencakup enam aspek, diantaranya demografi, lingkungan ekonomi, natural, teknologi, politik, dan budaya. Keenam aspek tersebut mempengaruhi bisnis atau usaha baik secara langsung maupun tidak langsung. Mari kita bahas mengenai faktor macroenvironment yang mempengaruhi usaha fotokopi

1.    Faktor demografi

Saat ini demografi masyarakat didominasi generasi milenial dan generasi z, dimana generasi tersebut memiliki ketertarikan yang tinggi atas perkembangan teknologi. Fotokopi merupakan usaha yang konvensional, dimana masih banyak dilakukan secara offline. Untuk akses dari usaha fotokopi juga dilakukan secara online, oleh karena itu dianggap kurang praktis. Maka, banyak orang yang beralih kepada aplikasi yang memiliki fungsi yang sama, tetapi akses yang lebih mudah dijangkau.

2.    Faktor lingkungan

Saat ini dunia sedang mengalami krisis akibat pandemic virus corona. Hampir seluruh kegiatan di seluruh sector menjadi lumpuh, walaupun kini telah banyak sector yang telah berupaya untuk bangkit Kembali di masa new normal di Indonesia. Tetapi, mas New Normal bukanlah masa yang aman, tingkat kasus positif terus bertambah seiring berjalannya waktu. Masyarakat jarang keluar rumah, demi meminimalisasi kontak fisik dengan orang lain. Selain itu, kegiatan pembelajaran dilakukan secara online demi mencegah naiknya kasus positif yang ada. Sekolah libur, kampus libur, menyebabkan usaha fotokopi semakin lama semakin terpuruk. Dilansir dari ayobandung.com seorang pengusaha fotokopi menyebutkan bahwa omsetnya turun sebesar 90%, yang mana awalnya omset perhari sekitar 2 juta rupiah menjadi kurang dari 200 ribu rupiah. Pemilik pun tidak memiliki pilihan selain memulangkan kedua pekerjanya karena tidak sanggup menggaji karyawan tersebut.

3.    Faktor ekonomi

Ekonomi Indonesia saat ini dapat dibilang sedang dalam masa resesi. Nilai rupiah terhadap dolar terus mengalami penurunan, yang menyebabkan inflasi di Indonesia. Hampir seluruh sektor ekonomi lumpuh, dan banyak usaha UMKM yang memilih untuk gulung tikar karena tidak kuat menanggung biaya operasional saat produknya sedang sepi.

4.    Natural

Saat ini banyak orang yang mulai meningkatkan kekhawatiran kepada keadaan alam. Banyak yang mulai mengurangi penggunaan plastic, dan lain sebagainya. Begitu Pula kertas, produk usaha fotokopi yang berupa kertas dinilai banyak menjadikan sampah di lingkungan dikemudian hari. Oleh karena itu, saat ini banyak mahasiswa, pelajar, dan karyawan kantor yang memilih untuk menggunakan dokumen soft file , seperti ebook, berkas dalam bentuk word atau pdf, dan lain sebagainya.

Microenvironment

Selain faktor makro, terdapat juga faktor lingkungan mikro sebagai penentu kelangsungan sebuah bisnis atau usaha.

1.    The company

The company yang dimaksud adalah usaha fotokopi itu sendiri, dimana usaha fotokopi dikelola oleh manajemen yang andal untuk meningkatkan bisnisnya, serta meningkatkan peluang untuk ekspansi bisnis dimasa yang akan datang.

2.    Suppliers

Suppliers atau penyuplai dari usaha fotokopi dapat berupa penyuplai alat fotokopi, seperti mesin fotokopi, komputer, printer, dan perawatannya. Selain itu, kertas juga merupakan salah satu penyuplai utama usaha fotokopi. Fotokopi tidak lepas dari kertas dan juga tinta dalam menjalankan usahanya, harga dari setiap produk juga ditentukan dari harga awal dari penyuplai ditambah dengan jasa pekerja usaha fotokopi.

3.    Marketing intermediaries

Usaha fotokopi, sebenarnya cukup jarang yang memiliki perantara bisnis. Tetapi, banyak usaha fotokopi yang melakukan promosi di awal dibukanya usaha tersebut. Misalnya, sebuah usaha fotokopi melakukan promosi di Instagram berupa iklan. Maka orang yang mengiklankan dapat dibilang sebagai perantara bisnis khususnya untuk promosi dan ekspansi.

4.    Kompetitor

Competitor bisnis fotokopi sangatlah banyak, karena dalam satu daerah pusat Pendidikan seperti sekolah dan universitas dapat ditemukan lebih dari 5 usaha fotokopi yang ada disekitarnya, maka dari itu usaha fotokopi bersaing dalam menawarkan pelayanan terbaik, misalnya saja kualitas warna print yang lebih baik dan jelas, harga yang lebih terjangkau, pelayanan yang ramah dan cepat, dan lain sebagainya. Selain usaha fotokopi lain, aplikasi yang memiliki fungsi yang sama seperti usaha fotokopi juga dapat menjadi pesaing yang berat, karena perkembangan teknologi saat ini yang sudah maju.

5.    Konsumen

Konsumen merupakan hal yang harus diperhatikan dalam mendirikan suatu bisnis, pembuatan target konsumen harus dilakukan sebelum membangun sebuah bisnis. Alasan usaha fotokopi dibuka di tempat-tempat yang dekat dengan sekolah ataupun 

Problem Solving

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan, bahwa penyebab utama mundurnya atau turunnya usaha fotokopi di Indonesia saat ini dipengaruhi oleh faktor lingkungan yang memang saat ini sedang terjadi pandemi corona, selain itu faktor lainnya adalah kewaspadaan masyarakat serta regulasi yang diberikan pemerintah untuk selalu menjaga jarak, dan mengurangi bepergian apabila tidak benar-benar diperlukan. Selain itu keputusan pembelajaran daring menjadi penyebab terbesar dalam lesunya usaha fotokopi saat ini. Hal itu menyebabkan usaha fotokopi sepi, karena target utama pasar dari usaha fotokopi adalah pelajar, maka saat sekolah sepi dan pembelajaran daring, jasa fotokopi sudah kurang dibutuhkan oleh pelajar saat ini. Hal yang dapat dilakukan oleh usaha fotokopi adalah menciptakan terobosan baru, dengan mengeluarkan layanan baru. Misalnya, apabila seseorang ingin mencetak dokumen atau meng-copy suatu dokumen dapat dilakukan dengan  cara delivery. Mekanisme yang dapat dilakukan adalah, pelanggan dapat mengirim file berbentuk dokumen melalui email kepada usaha fotokopi, kemudian, usaha fotokopi akan melakukan apa yang diinginkan pelanggan dan setelah selesai dokumen atau berkas yang telah dicetak akan dikirimkan kepada pelanggan dengan memanfaatkan jasa dari fotokopi sendiri, maupun layanan antar dari aplikasi. Hal ini dapat membuat pelanggan merasa lebih mudah dan cepat, serta tidak mengurangi kewaspadaan pelanggan dalam penyebaran virus yang terjadi. Karena, dilihat dari tren mengenai bisnis online dan pemesanan barang melalui aplikasi yang sedang ramai saat ini, membuat peluang pasar baru muncul melalui peningkatan platform usaha fotokopi. Tidak hanya berbasis offline, tetapi juga online.

Daftar Pustaka :

Wikipedia. (2020). Retrieved from https://en.wikipedia.org/wiki/CamScanner [Selasa, 27 Oktober 2020]

Techtimes. (2020). Retrieved from https://www.techtimes.com/articles/248334/20200325/free-premium-subscriptions-given-to-students-and-teachers-by-camscanner-fight-the-coronavirus-with-education.htm [Selasa, 27 Oktober 2020]

Ayojakarta. (2020). Retrieved from https://www.ayojakarta.com/read/2020/06/07/19225/jasa-fotokopi-bandung-di-tengah-pandemi-andalan-mahasiswa-yang-kini-merana  [Selasa, 27 Oktober 2020]

Kaspersky. (2020). Retrieved from https://www.kaspersky.com/blog/camscanner-malicious-android-app/28156/  [Selasa, 27 Oktober 2020]

Survey yang dilakukan pada 26 mahasiswa aktif https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSdEU2HkDI15C-xhj2vuW4bgjLDGX0f3_Q–Me21fuXEJHFo6Q/viewform


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format