KEBANGGAAN ANAK BANGSA MENJADI NESTAPA

: Ironi Kegagalan Pemasaran Produk Zyrex di tengah Melejitnya Produk Gagal Microsoft Surface


4
4 points

A. Problem Identification

Komputer atau laptop merupakan perangkat yang kini dapat dengan mudah ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Sejak awal 2000an lembaga pemerintah maupun swasta sudah mulai memperbaiki sistemnya menjadi berbasis digital. Namun, dengan adanya keterbatasan akibat dampak dari pandemi Covid-19 ini menyebabkan terjadinya “percepatan” digitalisasi di semua lini dalam proses kehidupan. Hal ini tentunya sejalan dengan tuntutan fleksibilitas yang diharapkan sehingga mendorong peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap produk laptop dan sejenisnya untuk mendorong kegiatan sehari-hari maupun pekerjaan mereka.

Namun, pernahkan anda mendengar komputer atau laptop dengan merk dagang Zyrex? Jika pernah, masihkan anda mendengarnya belakangan ini? Saya sendiri menggunakannya pada saat masih berada di bangku sekolah dasar. Kala itu shifting dari produk komputer ke laptop membuat penawaran laptop meningkat. Dengan berbagai variasi harga saya memilih Zyrex dengan pertimbangan harga yang cukup terjangkau di kalangan produk sejenis pesaingnya. Zyrex merupakan sebuah perusahaan komputer asal Indonesia. 

Untuk Microsoft saya yakin bahwa teman-teman tentu sangat familiar dengan produk ini. Seiring ledakan industri smartphone yang dimulai tahun 2007, Microsoft berusaha sejajar dengan pesaingnya, Apple dan Google, dalam penyediaan sistem operasi smartphone modern. Surface diluncurkan pada 18 Juni 2012, menjadi komputer pertama dalam sejarah perusahaan yang memiliki perangkat kerasnya yang dibuat oleh Microsoft. Meski menyematkan fitur canggih, Microsoft Surface sempat dicap sebagai produk teknologi gagal karena konsepnya yang dirasa aneh dan rawan rusak. Namun setelah melakukan upgrade di beberapa aspek, termasuk memperbarui OS, Microsoft Surface sukses menghasilkan angka penjualan yang terbilang baik.

Source : https://marketing-insider.eu/

B. Marketing Stimuli 

Marketing Stimuli yang dilakukan oleh Zyrex adalah dengan menggunakan aspek 4P ((Product, Price, Place, and Promotion), dimana Zyrex memiliki visi menjadi penyedia perangkat IT lokal / nasional yang berpengaruh baik di segmen Konsumen maupun Korporat dengan menawarkan produk berkualitas berharga. Zyrex berhasil menciptakan berbagai produk yang memiliki teknologi terbaru namun dengan harga yang yang terjangkau, dimana hanya dengan harga dua sampai tiga juta, konsumen Indonesia bisa memiliki laptop yang memiliki spek yang sama bahkan lebih baik dibandingkan laptop merk lain yang dihargai sangat tinggi pada zaman itu. Poin utama yang diberikan oleh Zyrex adalah Produk berkualitas dan pelayanan pembelian dan setelah pembelian yang baik. Sejak didirikan pada tahun 1996, Zyrex memang memiliki visi sebagai penyedia solusi untuk masalah komputer/IT di Indonesia, karena itu, ketika Zyrex meluncurkan produk pertama, jasa service center sudah disiapkan untuk memberikan kepuasan dan pelayanan maksimal kepada konsumen. Karena tingginya keinginan Zyrex untuk melayani konsumen dengan sebaik-baiknya, Zyrex menyediakan layanan pelanggan dengan mengoperasikan lebih dari operator poin dan hingga sekarang terus melebarkan jangkauan pelayanan agar bisa dinikmati oleh konsumen Indonesia di berbagai daerah, dimana program jaminan yang diberikan oleh Zyrex juga dilakukan oleh departemen pelayanan Zyrex yang memiliki keterampilan dan terlatih untuk menyelesaikan masalah konsumen. Saat ini Zyrex tidak hanya fokus di dunia komputer maupun system, namun Zyrex juga memiliki Corporate Social Responsibility yang baik dengan cara memajukan standar pendidikan di Indonesia, dimana Zyrex bekerja sama dengan puluhan sekolah menengah kejuruan untuk merakit dan memasarkan komputer agar dapat semakin terjangkau untuk digunakan di berbagai sekolah yang memiliki fasilitas yang kurang. Nasionalisme (Produk bangsa) merupakan salah satu cara Zyrex memasarkan produk mereka, dimana hasil dari penjualan mereka akan digunakan untuk memajukan pendidikan bangsa di negara kita.

C. Lingkungan Mikro dan Lingkungan Makro yang Mempengaruhi Zyrex

  1. Lingkungan Mikro

a. Perusahaan

Lingkungan mikro yang dimaksud dengan perusahaan adalah manajemen pemasaran yang ada baik dalam Zyrex maupun Microsoft Surface. Pada masa pandemi ini dengan angka penyebaran virus yang semakin tinggi masing-masing manajemen pemasaran tentunya memiliki sense untuk meningkatkan pemasarannya karena kebutuhan akan gadget, laptop, komputer semakin tinggi dengan adanya kebutuhan digitalisasi. 

Di tengah gempuran berbagai merek gadget, laptop, maupun komputer dari Tiongkok dan global, Zyrex sebagai salah satu vendor ponsel lokal tetap bertahan dengan produk-produk unggulannya seperti ZA-977, ZA-989, hingga ZA-987. Strategi yang dilakukannya adalah dengan lebih memfokuskan pemasaran produk ke derah-daerah yang berada di tier 2 maupun tier 3 seperti kecamatan atau kabupaten. Menurut pendiri Zyrex, Timothy Siddik, strategi pemasaran ini dianggap lebih efektif ketimbang Zyrex memasarkan produk-produknya di daerah yang ada di tier 1 atau kota-kota besar. Namun, Tomoty membantah kalau vendor ponsel lokal disebut tak bisa bersaing di kota-kota besar. Layanan service center Zyrex yang selama ini hadir menjadi nilai plus bagi masyarakat Indonesia. Ini yang kembali kami hadirkan di laptop terbaru kami dengan jangkauan service center lebih luas di seluruh wilayah Indonesia.

Microsoft baru saja meluncurkan sejumlah hardware baru, menyasar pasar industri kreatif yang selama ini banyak didominasi oleh Apple. Microsoft mengambil langkah yang sama dengan Google. Microsoft memperkenalkan pembaruan masif pada software sistem operasi andalan mereka, Windows 10. Pembaruan itu disebut dengan “Creator Update,” sebuah pembaruan yang menyasar para pembuat konten, terutama mereka yang berdekatan dengan urusan grafis dan visual. Pasalnya, fitur utama yang disorot oleh Microsoft adalah fitur penciptaan gambar 3D yang sangat mudah dilakukan. Microsoft juga memperkenalkan pembaruan untuk perangkat digital mereka yang merupakan gabungan dari tablet dan laptop, yakni Surface Book. 

b. Hubungan Pelanggan dan Pemasok

Ketika bisnis telah memahami dan melayani pelanggannya dengan baik, umumnya pelanggan akan kembali datang dan berbelanja lebih banyak. Hal ini akan meningkatkan pendapatan dan laba. Demikian juga dengan pemasok, semakin sering bisnis berhubungan dengan pemasoknya, semakin baik input vital yang dapat diberikan oleh pemasok tersebut. Hal ini akan menurunkan biaya.

Dalam kasus ini Zyrex yang sempat vakum dari tahun 2012 sampai 2018 terus berusaha menyusun strategi pemasaran baik dari perbaikan produk nya sendiri maupun hubungan mereka dengan pelanggannya. Zyrex terus memperbaiki dan mengoptimalkan penggunaan teknologinya supaya dapat bersaing dengan lawannya di jajaran gadget dan laptop. Degan merilis ultrabook Zyrex Sky 232, pihak management berusaha menggaet kembali pelanggan mereka yang sebelumnya telah memiliki preferensi khusus pada produk Zyrex. Pihak manajemen percaya bahwa masyarakat memiliki preferensi yang mumpuni untuk menentukan pilihan mereka.

Sedangkan produk Microsoft Surface yang pada masanya dianggap sebagai produk “paksaan” keluaran perusahaan software yang biasanya hanya berperan sebagai pensupport hardware kini semakin memperbaiki penampilannya. Bahkan Nadela tidak ragu untuk membeli salah satu divisi milik Nokia karena dianggap sudah memiliki penetrasi pasar yang lebih mumpuni di kalangannya untuk mendukung kesuksesan produk hardware keluaran Microsoft tersebut.

c. Perantara Pemasaran

Saluran pemasaran berperan untuk menggerakkan barang dari produsen ke konsumen. Saluran pemasaran mengatasi kesenjangan waktu, tempat, dan kepemilikan yang memisahkan barang dan jasa dari mereka yang memerlukan atau menginginkannya.

Zyrex dengan strateginya yang lebih menyasar pada daerah di tier-2 maupun tier-3 mencoba mengajak JD.iD untuk berkolaborasi memasarkan produk baru mereka setelah mereka vakum dari industri digital. Pihak pemasaran Zyrex mengikutsertakannya dalam event flash sale untuk menarik pelanggan.Kolaborasi tersebut tentunya bukan tanpa alasan, JDiD dengan misinya yang menyediakan produk original diharapkan memberikan kepastian pada masyarakat akan keaslian produk yang mereka beli, terlebih bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah barang ini tergolong sebagai barang mewah. Seperti zyrex ubud yang menjual laptop cloud everex.

Surface adalah inisiatif besar pertama oleh Microsoft untuk mengintegrasikan sistem operasi Windows dengan perangkat kerasnya sendiri, dan merupakan PC pertama yang dirancang dan didistribusikan hanya oleh Microsoft. Perangkat Surface pertama di lini Surface, dipasarkan sebagai “Surface untuk Windows RT”. Lini Surface kedua, berdasarkan arsitektur Intel dipelopori dengan Surface Pro, dipasarkan sebagai “Surface untuk Windows 8 Pro”.Ballmer menggambarkan pendekatan distribusi Surface sebagai “sederhana”.

d. Analisa Pesaing

Analisis persaingan bersifat dinamis. Pesaing dideskripsikan dan dianalisis, pesaing di evaluasi, serta kemudian tindakan pesaing pun diprediksi secara tepat. 

Pada tahun 2012 Zyrex memutuskan untuk vakum dari persaingan notebook di Indonesia karena buruknya persaingan yang disebabkan oleh para produsen yang hanya bersaing dari harga saja tanpa mempertimbangkan spesifikasinya. Pada 2012-2018 Zyrex hanya vakum dari lini notebook saja, sedangkan untuk lini PC masih tetap berjalan. Layanan service center Zyrex menjadi nilai plus bagi masyarakat Indonesia dengan tujuan perbaikan pada after sales service nya. Pesaing di kelas pemula adalah produsen yang menggunakan prosesor Intel Celeron N 330, yakni Lenovo.

Setiap tahun Microsoft tak pernah absen meluncurkan produk-produk baru. Bahkan, tiga tahun terakhir ini nama Microsoft semakin semerbak berkat keluarga dari Surface. Perangkat Surface merupakan karya terbaik Microsoft untuk produk tablet sekaligus laptop. Di mulai sejak tahun 2012, Microsoft meluncurkan Surface Pro, hingga tahun ini yang semakin populer berkat Surface Pro 4. Namun, ketenaran Surface Pro 4 digoyahkan dengan produk merek lain yang mempunyai spesifikasi serupa, salah satunya Asus Transformer Book T300 Chi. Merupakan salah satu perangkat hybrid yang mempunyai kemampuan hampir mirip dengan Surface Pro 4. Namun, tablet Asus cenderung lebih bersahabat dari sisi harga. Tablet sekaligus laptop ini akan dibanderol sekitar Rp 7 jutaan oleh Asus.

2. Lingkungan Makro

a. Analisis 4P

Sebagai produk buatan asli Anak Indonesia, pihak manajemennya menyuguhkan laptop dengan harga terjangkau yang spesifikasinya mencukupi untuk kegiatan kerja atau sekolah. Lingkungan utama yang disasar adalah lingkungan pemerintah dan sekolah untuk meningkatkan kecintaan pada produk asli Indonesia. Promosinya mengutamakan pada laptop golongan pemula berharga terjangkau dengan tujuan menunjukkan eksistensi Anak Bangsa di kalangan produk laptop. Zyrex bersaing pada laptop dengan kalangan prosesor Intel Celeron N 330.

Sebagai perusahaan yang lini bisnis utamanya software, yang mana digunakan untuk mensupport hardware lain. Microsoft berusaha menunjukkan eksistensinya dengan mengeluarkan produk hardware yang mereka inisiasi secara mandiri. Microsoft berusaha bersaing di kancah dunia pada laptop layar sentuh dengan harga 3-4 jt an. Microsoft mempromosikan produknya sebagai laptop “sederhana” di kelasnya. 

b. Teknologi yang Digunakan 

1) Zyrex

Setelah hampir lima tahun vakum, Zyrex, perusahaan teknologi lokal yang dulu cukup populer, SKY 232 Xtreme hadir desain tipis dan ringan dengan tampilan Full Glass, Full HD, dengan bezel minimalis. Dengan desain yang sangat kekinian Zyrex mengklaim laptopnya cocok untuk konsumen dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan pekerja muda. Layar full glass juga berdesain Infinity Edge Display, yakni memberikan efek lebih luas dan lebar dibandingkan ukuran aslinya. Fitur full high definition (HD) membuat tampilan layar lebih tajam. Berbekal prosesor terbaru Intel Celeron N3350. Perangkat juga ditambah dengan slot memori sehingga menambah kapasitas penyimpanan. VP of Products, Sales, Marketing & Marketing Zyrex Antoni Tiopan, mengatakan kalau laptop ini sangat pas dipakai untuk keperluan entertainment.

Untuk seri terbaru ini, Zyrex menggandeng JD.ID dengan menggelar penjualan kilat atau flash sale hanya dalam waktu satu hari dengan harga khusus Rp 3 juta per unit. Akan tetapi, harga jual laptop sesungguhnya dilego sebesar Rp 3,2 juta. Menariknya, jika kamu berniat membeli SKY 232 Xtreme via JD.id, ongkos kirimnya akan digratiskan untuk pembeli di seluruh Indonesia. Zyrex diketahui memiliki berbagai kompetensi yang sesuai dengan profil mereka sebagai penyedia layanan PC/Laptop, yaitu 1)Sertifikat ISO 9001: 2015 sejak 2016; 2)Sertifikat ISO 14001: 2015 sejak 2016; 3)OHSAS 18001: Sertifikat 2007 sejak 2016. 

2) Microsoft

Surface sebetulnya merupakan produk “lama” Microsoft. Ia tak lahir di zaman Nadella, melainkan di saat Steve Ballmer masih berkuasa. Kala itu, pada 2012, sebagaimana dilansir Ars Technica, Surface lahir untuk memastikan Microsoft turut ambil bagian dalam bisnis tablet. Microsoft, di sisi lain, menghadirkan Surface sebagai “versi ringan dari Windows”. Sedihnya, niatan itu gagal. Pasar menganggap Surface memang produk yang “ringan”, tapi bukan merujuk pada versi sederhana seperti yang diinginkan Windows, melainkan dalam arti produk yang diremehkan. Microsoft, yang lebih dari 30 tahun hanya berbisnis dengan cara merancang program bagi perusahaan lain, seakan tidak bisa membuat perangkat keras utuh yang menggabungkan perangkat keras dan lunak. Menurut Peter Bright, yang mengulas produk ini di Ars Technica, alasannya sederhana saja: Surface bahkan “tidak bisa menjalankan hampir semua aplikasi Windows yang pernah dibuat”. Bright menyebut produk itu “lemon”. Namun, tujuh tahun berlalu, Surface kini menjelma menjadi cerminan perubahan yang dijanjikan Nadella.

c. Politik

Pada 2012, Computer World memberitakan bahwa pilihan Microsoft menciptakan Surface ialah “langkah yang radikal” karena bisnis mereka masih sangat bergantung dengan banyak pencipta laptop. Asus, Dell, Hewlett-Packard, hingga Lenovo kemungkinan tidak akan senang dengan sikap Microsoft ini. Sebab, setelah mereka membeli lisensi Windows, Microsoft justru membuat perangkat sendiri. Dengan sikap ini, mungkin Microsoft akan membatasi ketersediaan Surface. Dan Surface, sebagaimana Pixel dari Google, hanya dijadikan contoh bahwa inilah produk Windows yang paling baik.

Kondisi pasar PC secara global memang belum membaik sejak 2018 lalu. Pada tahun 2018, pengapalan PC global sepanjang tahun menurun 1,3 persen dibanding pada 2017. Penyebab lesunya pasar PC dunia ini disebut-sebut karena terjadi karena pengaruh kondisi ekonomi dan politik di sejumlah negara dunia. Salah satu yang menjadi pemicu adalah perang dagang antara Amerika Serikat dan China.

d. Regulasi Pendaftaran Produk ke Pasaran

Derasnya impor laptop di Indonesia salah satunya diakibatkan oleh perjanjian negara-negara di World Trade Organization (WTO). Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian, Achmad Rodjih, mengatakan ketentuan bea masuk produk laptop diatur dalam Information Technology Agreement (ITA) WTO yang disepakati oleh 29 negara, termasuk Indonesia pada 1997.

PC (komputer pribadi), laptop, notebook adalah produk yang masuk dalam perjanjian IT WTO pada 1997, di mana bea masuknya 0%, sedangkan BM untuk komponennya antara 5% sampai dengan 10%. Karena BM antara produk jadi dan komponen tidak harmonis, pelaku industri cenderung mengimpor dalam keadaan jadi, saat ini hampir seluruh komponen produk IT, baik itu komputer, notebook, maupun handphone diimpor dari China, Taiwan, Jepang, dan Korea Selatan. Sebelumnya, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Elektronik (Gabel), Ali Soebroto mengatakan biaya impor laptop lebih murah dibandingkan dengan produksi dalam negeri karena bea masuk ditetapkan 0%. Hal ini mendorong lemahnya posisi industri laptop dalam negeri.

Dari sudut pandang Microsoft, mitra Microsoft yang memasok bahan baku mesti menjaga betul kualitas dan menambah produksi dan ini memerlukan waktu yang tidak sebentar. Selain itu, lambatnya penetrasi produk luar negeri masuk ke pasar Indonesia punya banyak alasan. Salah satunya ialah terkait regulasi. Antara lain adalah Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 82/M-DAG/PER/12/2012 tentang Ketentuan Impor Telepon Seluler, Komputer Genggam (Handheld), dan Komputer Tablet. Aturan tersebut kemudian direvisi dengan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 41/M-DAG/PER/5/2016 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 82/M-DAG/PER/12/2012. Permendag mengatur masuknya perangkat (impor) barang seperti Microsoft Surface harus melalui perusahaan yang telah menjadi importir terdaftar telepon selular. Perusahaan importir yang memasukkan barang harus perusahaan yang telah mendapatkan persetujuan impor dari Kementerian Perdagangan. 

Selain dari Permendag, batu sandungan lainnya adalah Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 65 tahun 2016 Tentang Ketentuan dan Tata Cara penghitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Produk Telepon Seluler, Komputer Genggam (Handheld), dan Komputer Tablet. Aturan tersebut merinci besaran persentase kandungan lokal pada suatu perangkat berbasis jaringan 4G. TKDN, dibuat untuk mengurangi defisit perdagangan karena terlalu banyaknya impor ponsel yang masuk Indonesia. Aturan TKDN juga dimaksudkan untuk mendorong nilai tambah di Indonesia dari proses manufaktur atau investasi.

Source : kajianpustaka.com 

D. Diferensiasi dan Positioning 

Perbedaan utama antara penentuan posisi dan diferensiasi adalah penentuan posisi mengacu pada memperoleh ruang di benak pelanggan sedangkan diferensiasi adalah strategi pemasaran yang digunakan perusahaan untuk membuat produk mereka unik agar menonjol dari pesaing. Hubungan antara penentuan posisi dan diferensiasi adalah bahwa diferensiasi dapat digunakan sebagai teknik penentuan posisi oleh perusahaan. Keduanya adalah aspek penting dari pemasaran dan membantu perusahaan dalam menghasilkan pangsa pasar yang lebih tinggi, reputasi yang baik dan kesuksesan jangka panjang.

Pada awal mula pendiriannya, Timothy Siddik merasa prihatin dengan dunia IT Indonesia masih tahap infant atau penetrasi PC-nya masih rendah sekali hanya berkisar empat persen dari jumlah penduduk. Idealnya dengan jumlah penduduk Indonesia saat ini, penetrasi PC di Indonesia minimal dua puluh persen. Direksi melihat terbukanya pasar dari empat persen ke dua puluh persen itu. Tapi tentu masih harus berjuang terus. Sebetulnya jika PC penetrasi meningkat, banyak manfaat yang didapat oleh masyarakat dan pemerintah. Minimal memperkenalkan transparansi. Pihak manajemen berusaha mematenkan produknya di Indonesia dengan tujuan pemerataan penggunaan laptop di Indonesia dengan menyuguhkan harga yang dapat dijangkau oleh masyarakat Indonesia sekaligus untuk menggalakan kampanye berslogan “Aku cinta produk Indonesia”.

Source : https://www.slideshare.net/JennaChamblee/consumer-markets-and-consumer-buyer-behavior-53286411

E. Buyer Characteristic 

Cultural Factors

Faktor budaya mencakup seperangkat kepercayaan, nilai-nilai moral, tradisi, bahasa, dan hukum (atau aturan perilaku) yang dipegang bersama oleh bangsa, komunitas, atau sekelompok orang lainnya yang didefinisikan. Dari kedua perusahaan yang saya sebutkan, saya merasa yang menggunakan Cultural Factor dalam membuat karakteristik pembeli ialah Zyrex, dimana Zyrex menggugah rasa Nasionalisme karya anak bangsa ditekankan dalam bentuk promosi produk Zyrex untuk semakin memperluas pasar konsumennya di Indonesia.

Social Factors

Faktor sosial adalah hal-hal yang mempengaruhi gaya hidup seseorang. Ini bisa termasuk kekayaan, agama, kebiasaan membeli, tingkat pendidikan, ukuran keluarga dan struktur dan kepadatan penduduk. Apa yang mungkin dapat diterima di satu negara, bisa menjadi kemungkinan tidak ada di tempat lain. Diantara Microsoft dan Zyrex, menurut saya Microsoft adalah perusahaan yang berhasil memainkan faktor sosial dalam menarik pelanggan. Dimana yang ditawarkan oleh Microsoft ialah prestige dan rasa gengsi. Model dan Brand yang mendunia adalah senjata Microsoft dalam memperluas pasar konsumer mereka. Seperti yang kita ketahui bahwa nama microsoft telah tertanam di otak kita tanpa kita sadari seperti Microsoft Excel dan Word. Desain elegan yang terkesan kekinian dan sangat maju membuat orang tertarik untuk masuk menjadi konsumer mereka.

Personal Factors

Faktor Pribadi adalah faktor individu bagi konsumen yang sangat mempengaruhi perilaku pembelian mereka. Faktor-faktor ini bervariasi dari orang ke orang yang menghasilkan serangkaian persepsi, sikap, dan perilaku yang berbeda terhadap barang dan jasa tertentu.

Zyrex memberikan persepsi bahwa dengan membeli produk karya anak bangsa, konsumer membantu anak – anak bangsa semakin percaya diri dengan mengembangkan produk – produk yang sanggup bersaing dengan produk dari negara lain, selain itu, dengan mempromosikan kegiatan CSR mereka, tujuan konsumen tidak hanya untuk menikmati produk PC/Laptop yang memiliki spec bagus, tapi juga membantu anak-anak bangsa yang kurang mampu untuk dapat mengembangkan bakat mereka di dunia IT. 

Sedangkan Microsoft memberikan persepsi bahwa konsumen menggunakan brand terkenal yang digunakan secara global, modern dan dapat menyelesaikan masalah mereka. terlebih masyarakat sudah sangat familiar dengan brand microsoft, rasa familiarisme tersebut membuat konsumer cenderung lebih percaya untuk mengkonsumsi produk microsoft.

Psychological Factors

Faktor Psikologis adalah faktor-faktor yang berbicara tentang psikologi seseorang yang mendorong tindakannya untuk mencari kepuasan. Salah satu Faktor Psikologis yang penting adalah: Motivasi: Tingkat motivasi mempengaruhi perilaku membeli konsumen.

Faktor psikologis juga digunakan oleh Zyrex dan Microsoft, seperti yang saya katakan sebelumnya, Rasa Nasionalisme yang ditawarkan oleh Zyrex dan rasa familiarisme yang ditawarkan Microsoft merupakan motivasi konsumen untuk membeli produk tersebut.

F. Kesimpulan dan Saran

Zyrex dan Microsoft adalah perusahaan yang pernah naik turun dalam perkembangan bisnis mereka, meskipun mereka bersaing dalam scope yang berbeda, namun pada akhirnya kedua produk ini akan bertemu di pasar Indonesia. Zyrex yang pada tahun 1996 sempat melejit di Indonesia, meskipun sempat menghilang di tahun 2012, namun perlahan – lahan mulai mencoba untuk bersaing di pasar Indonesia. Namun, tentu saja dengan munculnya produk – produk lain tidak hanya microsoft, tentu saja tidak mudah untuk kembali ke posisi mereka sebelumnya sebagai perusahaan komputer dan laptop. Sedangkan untuk Microsoft, meskipun untuk pembuatan aplikasi dan sistem Microsoft berada di level wahid, namun dalam pembuatan laptop dan handphone mereka pernah gagal karena produk mereka dianggap mudah rusak dan bermasalah. Namun, perlahan – lahan dengan inovasi yang terus dilakukan, akhirnya Microsoft bisa bersaing dengan produk-produk komputer dan handphone lainnya.

Harapan saya, pemeritah dapat membentuk suatu peraturan yang mendokrak persaingan produk dalam negeri di kacah internasioal, terutama di Indoesia sendiri. Dengan menggiatkan slogan “Bangga menggunakan produk Indonesia” harapannya dapat benar-benar mewujudkan kebanggaan yang tercermin melalui kualitasnya. Tidak hanya pembuata regulasi yang berpihak pada idustri lokal, melainkan pemerintah juga berkewajiban memberikan pelatihan dan pengajaran untuk membekali tenaga kerja di Indonesia supaya bisa memiliki softskill dan kompetensi yang mumpuni. Karena sumber daya manusia merupakan aktor utama dari tiap kegiatan. Dengan berkembangnya teknologi diharapkan dapat mengembangkan industri kreatif yang mendorong kesejahteraan masyarakat. Peingkatan kesejahteraan akan berdampak baik bagi peningkatan posisi bargaining Indonesia di kancah Internasional.

Referensi :

https://tirto.id/microsoft-surface-kenapa-produk-itu-tidak-pernah-masuk-indonesia-ejeW

https://www.cnbcindonesia.com/news/20180909165821-4-32371/peraturan-wto-dinilai-penyebab-derasnya-impor-laptop-di-ri 

https://tekno.kompas.com/read/2019/04/12/11323887/disurvei-2-lembaga-riset-pasar-pc-memang-turun 

https://www.republika.co.id/berita/trendtek/elektronika/18/03/04/p52eav313-zyrex-optimistis-hadapi-pasar-komputer-tanah-air 

https://www.techno.id/gadget/6-pesaing-berat-microsoft-surface-pro-4-151025w/asus-transformer-book-t300-chi-2890.html 

https://en.wikipedia.org/wiki/Microsoft_Surface

https://tirto.id/strategi-microsoft-rebut-pasar-industri-kreatif-apple-bYvK

https://www.beritasatu.com/feri-awan-hidayat/archive/480913/zyrex-lebih-pilih-pasarkan-ponsel-pintar-di-luar-kota-besar

https://zyrexindo.wordpress.com/2014/03/20/what-is-zyrex/

– https://id.priceprice.com/harga-laptop/?maker=Zyrex-177

 https://ensyclo.blogspot.com/2012/11/perusaahn-zyrex.html

https://www.geninsan.com/2019/09/sejarah-microsoft-dan-perkembangannya.html#:~:text=Surface%20diluncurkan%20pada%2018%20Juni,Outlook%20untuk%20bersaing%20dengan%20Gmail


Like it? Share with your friends!

4
4 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
1
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format