PeSankita (PS), Aplikasi “Telegram”-nya Indonesia, Mampukah Bersaing?

Aplikasi PeSankita dikeluarkan sejak tahun 2017. Keberadaannya bahkan didukung oleh Menkominfo pada kala itu. Namun, apakah masyarakat mengetahui kehadirannya?


0

Berkomunikasi dengan orang lain tanpa menggunakan media tentunya akan sulit. Harus menuju ke tempat orang yang dituju dan jaraknya yang tidak menentu. Maka adanya teknologi yang berbasis aplikasi dengan tujuan ‘mengirim pesan’ akan sangat membantu bagi umat manusia. Aplikasi chatting yang sudah ada saat ini sangat beragam jenis maupun fiturnya. Dari yang buatan lokal sampai buatan global, mereka berlomba untuk menciptakan terobosan baru yang akan ditawarkan pada pasar. Beberapa aplikasi chatting buatan lokal sudah ditawarkan pada pasar, salah satu aplikasi tersebut adalah PeSankita. Sebenarnya apasih aplikasi PeSankita itu?

Aplikasi PeSankita merupakan aplikasi percakapan lokal yang berasal dari Indonesia, dibentuk oleh startup XecureIT (PT IMAN Teknologi Informasi). Aplikasi ini dinilai memiliki tingkat keamanan yang mumpuni bagi penggunanya. Menurut Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika pada Kabinet Kerja, dilihat dari sistem keamanannya aplikasi ini dapat disetarakan dengan Telegram. Aplikasi yang sudah diluncurkan sejak tahun 2017 ini baru memiliki 10.000 pelanggan, sedangkan Telegram yang diluncurkan pada tahun 2013 memiliki 400.000.000 pelanggan. Perbandingan jumlah pelanggan baik dari aspek waktu peluncuran ke publik maupun aspek lain pada kedua aplikasi ini, menjadi perhatian dalam peninjauan aplikasi PeSankita di Indonesia dan akan dibahas pada ulasan di bawah ini.

Menurut situs web Kementerian Komunikasi dan Informatika, ada tiga aplikasi messenger buatan lokal atau buatan anak bangsa yakni, Catfiz, liteBIG, dan PeSankita. Berdasarkan jumlah penggunanya, aplikasi Catfiz menduduki peringkat pertama dengan 1.000.000 pelanggan. Aplikasi ini dirilis pada tahun 2012, lebih awal dari liteBIG yang rilis tahun 2014 dan PeSankita yang rilis tahun 2017. Aplikasi PeSankita memiliki pengguna yang sedikit daripada aplikasi buatan Indonesia lainnya, dengan jumlah 10.000 pelanggan padahal aplikasi ini memilki keunggulan pada keamanannya. Menurut Pakar Teknologi Informasi Indonesia, Onno W Purbo, aplikasi ini memiliki kelebihan yaitu tingkat keamanan yang lebih baik daripada WhatsApp.

Sumber : Tirto.id

Dilihat dari infografis di atas, masyarakat Indonesia cenderung lebih memilih aplikasi global daripada lokal. Menurut Iwan Setiawan, Head of Marketing Baidu Indonesia, hal ini dikarenakan pengguna ponsel masih mempercayai aplikasi global karena dinilai sudah mumpuni dan mampu meminimalkan kesalahan yang terjadi. Hal ini berbeda dengan aplikasi lokal yang dinilai belum siap dan sering down saat digunakan. Misalnya adanya beberapa pesan yang tidak sampai ketika aplikasi digunakan oleh banyak orang. Sebenarnya aplikasi lokal sudah bagus, tetapi sayangnya mereka tidak tahu cara pengemasan yang pas untuk dijual ke pasar.

– Marketing Stimuli (4P)

Stimulus pemasaran merupakan stimulus yang secara fisik di desain sedemikian rupa untuk mempengaruhi konsumen (Setiadi, 2008). 

Product. Aplikasi PeSankita dikembangkan oleh perusahaan XecureIT, perusahaan keamanan siber yang berlokasi di Jakarta. Gildas Deograt Lumy, yang merupakan pendiri aplikasi ini adalah seorang ahli keamanan siber yang kerap membantu pemerintah dalam urusan keamanan digital. Awalnya PeSankita (PS) dibangun untuk kebutuhan internal perusahaan dalam mengelola informasi yang sensitif milik pelanggan, mengacu pada hal ini PS dibuat dengan basis keamanan informasi sebagai prioritas utama. Fitur-fitur yang ada pada aplikasi ini diantaranya, enkripsi pesan (isi pesan yang hanya dapat dibaca oleh pengirim dan penerima pesan), impor/ekspor data pesan (backup data), pengatur waktu (untuk menghapus pesan secara otomatis setelah dibaca oleh penerima pesan), pencegah tangkapan layar, dapat membuat grup dengan jumlah lebih dari 256 anggota, dan lain-lain. 

Price. PeSankita dapat diunduh di PlayStore dan tersedia gratis bagi pengguna aplikasi tersebut. Harga ditentukan berdasarkan penggunaan kuota data masing-masing pengguna.

Place. Perusahaan XecureIT yang mengembangkan aplikasi PeSankita terletak di Jakarta. Aplikasi ini digunakan oleh masyarakat yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Promotion. Aplikasi PeSankita direkomendasikan oleh Pakar Teknologi Informasi Indonesia, Onno W Purbo. Aplikasi ini dinilai lebih aman daripada menggunakan WhatsApp, yang memiliki gangguan. Penggunaan aplikasi buatan lokal dinilai merupakan pelopor internet di Indonesia dan diwujudkan sebagai bentuk kemandirian bangsa.

– Influence of Product Characteristics on Rate of Adoption

Karakteristik produk akan berpengaruh terhadap tingkat adopsi. Lima karakteristik yang sangat penting dalam mempengaruhi tingkat adopsi adalah relative advantage, compatibility, complexity, divisibility, and communicability.

Pembanding

PeSankita

Telegram

Relative Advantage (sejauh mana tingkat inovasi tampak lebih unggul dari produk yang sudah ada)

PeSankita memiliki fitur dapat mengirim file dalam format apapun, tidak ada kompres sehingga kualitas file dapat terjaga. Adanya fitur pengatur waktu yang tidak dimiliki oleh aplikasi lokal.

Kapasitas grup yang dapat menampung hingga 200.000 anggota. Ada fitur pesan ‘bisu’, dimana penerima pesan yang lupa membisukan ponsel saat sedang rapat atau di kelas tetap akan mendapatkan notifikasi pesan tanpa ada suara notifikasi.

Compatibility (sejauh mana tingkat inovasi tersebut sesuai dengan nilai dan pengalaman konsumen potensial)

Fitur yang ditawarkan dapat mempermudah penggunanya.

Contohnya fitur pengatur waktu yang berfungsi untuk menghapus pesan secara otomatis setelah dibaca oleh penerima pesan, sehingga akan menimalisir penggunaan ruang data pada smartphone.

Fitur dengan kapasitas grup yang dapat menampung banyak anggota sebanyak 200.000 orang merupakan inovasi baru yang tidak dimiliki aplikasi lokal maupun global. Dengan fitur ini, para pengguna tidak perlu lagi memikirkan jumlah anggota dalam membentuk sebuah grup.

Complexity (sejauh mana tingkat inovasi tersebut sulit untuk dipahami atau digunakan)

PeSankita memiliki tampilan yang sederhana dibandingkan dengan aplikasi lain, sebab tidak ada fitur untuk penulisan status seperti pada aplikasi Telegram. Sehingga dengan tampilan sederhana, aplikasi ini dapat digunakan dengan mudah.

Telegram memiliki tampilan yang lebih kompleks namun tetap sederhana sehingga penggunaannya tidak terlalu sulit untuk digunakan.

Divisibility (sejauh mana tingkat inovasi dapat dicoba secara terbatas)

PeSankita memakai size 32.54MB pada smartphone. Aplikasi ini tidak memerlukan banyak data dalam penggunaannya.

Size pada Telegram disesuaikan dengan variasi perangkat device pengguna. Selain itu, aplikasi ini tetap dapat bekerja dengan baik walaupun dalam koneksi yang sedang lemah.

Communicability (sejauh mana hasil penggunaan tingkat inovasi dapat diamati atau dijelaskan kepada orang lain)

Pengoperasian aplikasi PeSankita sama dengan aplikasi chatting seperti biasanya. Sehingga pengguna dapat dengan mudah dalam menggunakan aplikasi ini.

Pengoperasian aplikasi yang memiliki fitur unik (tidak ada pada aplikasi lain), sehingga pengguna memerlukan petunjuk rinci dalam mengoperasikan.

– Managing Marketing Information to Gain Customer Insights

Customer insights merupakan pemahaman berbasis informasi pemasaran baru tentang pelanggan dan pasar yang menjadi dasar untuk menciptakan nilai pelanggan, keterlibatan, serta hubungan.

https://telegram.org/blog/400-million/id

Pada tahun ini, Telegram sudah mencapai angka 400 juta pengguna aktif. Ada 1,5 juta pengguna baru setiap harinya. Fitur yang ada seperti penyimpanan awan, folder, dan dukungan pada komputer dapat memberikan kenyamanan bagi penggunanya. Aplikasi ini sudah diunduh lebih dari 20 negara, seiring berjalannya waktu semakin banyak pengguna baru yang beralih ke Telegram. Sang pendiri, Pavel Durov, sudah berasumsi bahwa pengguna tentu akan memilih sesuatu yang berkaitan dengan kebebasan dan kualitas. Pada tahun 2020 ini, Telegram akan fokus pada layanan panggilan video grup yang aman. 

PeSankita mendapatkan dukungan dan bahkan pujian dari Rudiantara, menurutnya aplikasi ini memiliki tingkat keamanan yang dapat disetarakan dengan Telegram.  Menkominfo pada Kabinet Kerja tersebut, juga mengutamakan penggunaan layanan pesan instan lokal pada kesehariannya. Aplikasi ini sudah digunakan oleh 10.000 pelanggan dan mendapatkan review 4.3/5 dengan total 1366 votes dari pengguna.

– Lingkungan pemasaran PeSankita dan Telegram

Lingkungan pemasaran perusahaan terdiri dari para pelaku dan kekuatan di luar pemasaran yang mempengaruhi kemampuan manajemen pemasaran untuk membangun dan memelihara hubungan yang berhasil dengan targetpelanggan.

Lingkungan mikro merupakan pelaku yang dekat dengan perusahaan dan berdampak pada kemampuan untuk melayani pelanggan seperti perusahaan, pemasok, perantara pemasaran, pasar pelanggan, kompetitor, dan publik. Lingkungan makro merupakan kekuatan yang lebih besar yang dan berdampak pada lingkungan mikro seperti demografi, ekonomi, alam, teknologi, politik, dan kekuatan budaya. 

Konsep pemasaran menyatakan bahwa, untuk menjadi sukses, sebuah perusahaan harus memberikan nilai pelanggan yang lebih besar dan kepuasan dari para pesaingnya. Tidak ada satu pun strategi pemasaran kompetitif yang terbaik untuk semua perusahaan. Setiap perusahaan harus mempertimbangkan ukurannya dan posisi industri dibandingkan dengan para pesaingnya.

https://sensortower.com/blog/top-apps-worldwide-august-2020-by-downloads

Telegram berada pada peringkat 10 dari aplikasi yang banyak di download oleh masyarakat Indonesia. Dari gambar di bawah dapat dilihat bahwa aplikasi ini belum bisa mengungguli saingan terberatnya yakni, WhatApp. Whatsapp memiliki pengguna aktif di seluruh dunia sebanyak 2 miliar, sedangkan Telegram memiliki pengguna aktif sebanyak 400 juta. Siasat Telegram dalam menyaingi WhatsApp dengan mengeluarkan fitur-fitur seperti Slow Mode, Thumbnail Video, Pesan Bisu, dan lain-lain.

PeSankita merupakan aplikasi lokal dimana kompetitor terberatnya adalah aplikasi global yang sudah memiliki hubungan erat dengan masyarakat. Contohnya adalah aplikasi Telegram yang dikatakan memiliki tingkat keamanan tinggi. Aplikasi lokal PeSankita digadang-gadang dapat menyaingi Telegram, sebab juga memiliki tingkat keamanan yang tinggi bagi penggunanya. Namun kejadian di lapangan menunjukkan aplikasi ini belum menang dalam bersaing. Menurut Sachin Kelkar, Head of Asia Pasific Developer Program Intel Corp, pengembang aplikasi di Indonesia sebenarnya memiliki ide dan potensi yang besar untuk dapat menciptakan aplikasi menarik dan mampu bersaing di global, namun para pengembang ini membutuhkan arahan, bantuan, dan wadah untuk dapat saling berkomunikasi dan menciptakan sesuatu yang lebih menarik.

Lingkungan Teknologi merupakan suatu kekuatan yang mendorong adanya penciptaan teknologi baru, produk-produk baru, hingga kesempatan pasar. Semakin berkembangnya teknologi, maka semakin tinggi pula biaya penelitian yang harus dikeluarkan oleh perusahaan untuk menciptakan produk baru. Apabila strategi ini tidak dirancang secara baik, hal ini justru akan menjadi bumerang bagi perusahaan, mengingat pengembangan suatu produk membutuhkan waktu yang tidak singkat.

Perusahaan XecureIT mengeluarkan aplikasi Palapa yang merupakan generasi baru dari PeSankita. Aplikasi Palapa dilengkapi dengan fitur tanda tangan elektronik dan secure data exchange. Fungsi-fungsi dasarnya meliputi penyimpanan data terenskripsi, anti hacking, secure chat, dan secure voice/video call. Aplikasi ini merupakan platform kolaborasi antara privasi tingkat tinggi dan keamanan yang menyeluruh. Pengembangan Palapa didasari pada Standar Arsitektur Keamanan Tingkat Tinggi Informasi (SAKTTI). Hal ini dilakukan sebagai transformasi digital bagi institusi pemerintah maupun korporasi dan sebagai platform membangun masyarakat (Society 5.0).

Pada tahun 2020, Telegram mengeluarkan fitur-fitur terbaru, diantaranya, fitur custom tema, mode malam dan terang yang praktis sebab terletak pada menu navigasi, kapasitas grup yang dapat mencapai 200 ribu anggota, penjadwalan pengiriman pesan, fitur slow-mode yang mampu membatasi waktu pengguna lain ketika membalas chat grup sehingga grup tidak hanya di dominasi orang tertentu saja, dan lain-lain. Teknologi yang digunakan oleh Telegram berbasis Cloud, sehingga pengguna dapat menjalankan aplikasi dari berbagai platform. Aplikasi ini bekerjasama dengan fitur cache management agar memiliki hardisk yang sangat kecil ketika digunakan. Aplikasi ini menggunakan teknologi Enkripsi MTProto, dimana pesan yang dikirim antar pengguna tidak dapat disadap oleh pihak manapun sehingga privasi dapat lebih terjaga. 

– Problem Solving

Aplikasi PeSankita (PS) yang dikatakan dapat disamakan dengan Telegram ini memiliki kesamaan pada tingkat keamanan yang tinggi namun kenyataannya belum dapat mengalahkan aplikasi global tersebut. Masyarakat Indonesia sebagian besar menggunakan aplikasi global, karena dinilai lebih mumpuni. Solusi dari permasalahan ini adalah pengembangan aplikasi dengan menambahkan fitur-fitur unik dan bermanfaat serta pematangan pada teknikal pengoperasian aplikasi agar dapat menimalisir adanya kesalahan. Target pasar dari aplikasi lokal adalah masyarakat Indonesia, namun mayoritas masyarakat belum mengetahui adanya aplikasi ini, sehingga langkah yang dapat diambil adalah melakukan promosi secara berkala pada media massa dan jika perlu, turut menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai bentuk dari ketahanan nasional dan kedaulatan siber Indonesia.

Fathiya Fithratun Nisa

Source :

Kotler, P. and Armstrong, G. (2018), Principles of Marketing, 17th ed. Harlow, UK: Pearson Education Ltd.

https://kumparan.com/kumparantech/mengenal-aplikasi-chat-lokal-pesankita-yang-dipromosikan-rudiantara

https://selular.id/2016/04/ini-yang-membuat-aplikasi-mobile-lokal-kurang-diminati-dan-kalah-pamor/  

https://www.kominfo.go.id/content/detail/11389/3-aplikasi-pesan-instan-buatan-lokal-yang-bisa-kamu-gunakan/0/sorotan_media

https://bisnisnews.id/detail/berita/aplikasi-alternatif-pesankita-lebih-aman-pengganti-whatsapp

https://inet.detik.com/cyberlife/d-3623629/menkominfo-coba-pakai-pesan-kita-aman-seperti-telegram

https://inet.detik.com/mobile-apps/d-4683714/fitur-fitur-terbaru-telegram-untuk-saingi-whatsapp

https://teknologi.bisnis.com/read/20140319/105/211915/aplikasi-lokal-dinilai-bisa-bersaing-di-pasar-global

https://jogjaaja.com/read/saingi-whats-app-dan-telegram-aplikasi-pesan-buatan-lokal-pe-sankita-lebih-canggih

https://www.pressburner.com/apa-itu-telegram/

http://jurnal-sdm.blogspot.com/2011/12/stimulus-pemasaran-stimulus-pemasaran.html

https://www.riswanzone.com/2017/09/review-aplikasi-pesankita-indonesia-kok_14.html

https://ayobandung.com/read/2019/04/15/49680/whatsapp-sempat-down-yuk-beralih-ke-pesankita-indonesia

https://play.google.com/store/apps/details?id=id.kita.pesan.secure&hl=en_US


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
fathiyanisa

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format