Produk Nasi Instant lagi????? Lariskah


0

Sudah kita ketahui bersama bahwa makanan pokok mayoritas penduduk Indonesia adalah nasi, dan bahkan sampai menimbulkan stereotype di masyarakat “Belum disebut makan kalau belum makan nasi” . Kalau kita perhatikan, masyarakat indonesia rata rata makan sebanyak tiga kali sehari, sehingga wajar saja jika angka kebutuhan akan beras termasuk tinggi di Indonesia. Melihat potensi pasar yang besar tersebut pada tahun 2004 mendorong Garudafood  sebuah perusahaan yang terkenal dengan kacang Garuda-nya meluncurkan produk yang cukup asing bagi masyarakat kita yaitu nasi instant dengan varian nasi goreng spesial, nasi goreng ayam, nasi goreng ayam bawang dan nasi goreng pedasBahkan tak tanggung tanggung, Garudafood menggunakan media televisi untuk melakukan promosi besar besaran Garudafood nasi instan. Pada awal peluncurannya, perusahaan tersebut melibatkan artis artis ternama layar kaca seperti Aldi Taher, Agustin Ramli dan juga Maya Septha yang tentu saja memakan tidak sedikit biaya guna mensukseskan peluncuran produk inovatif tersebut.

Sebenarnya kalau kita ingat-ingat, nasi instant bukanlah suatu yang baru bagi masyarakat kita. Pada akhir-akhir tahun 90-an (CMIIW), raksasa fast moving consumer goods dunia, Unilever telah lebih dulu mencoba menjadi pelopor di bidang nasi instant ini, dengan mengeluarkan Taranasiku. Tapi apa daya, produk yg telah menghabiskan dana miliyar-an rupiah mulai dari biaya produksi, sampai dengan biaya promosi harus mengucapkan selamat tinggal kepada pasar Indonesia karena tidak laris dipasaran.mempelajari faktor-faktor penyebab kegagalan Taranasiku, Garudafood berani meluncurkan Nasi Instant Garudafood. pemaparan dari GM Marketing PT.Garudafood, Budiman pada sebuah acara diskusi marketer di kawasan Kuningan beberapa saat setelah Garudafood meluncurkan Nasi Instant ini. Mereka mengklaim telah mempelajari penyebab kegagalan Taranasiku sebelumnya. Menurut mereka, salah satu faktor yang paling signifikan adalah karena Taranasiku relatif sulit untuk dimasak/dibuat. Dan faktor inilah yang nampaknya telah diperbaiki oleh Garudafood dengan meluncurkan nasi instant yang dapat dikonsumsi hanya dalam 8 menit pengolahan.

Namun seperti pendahulunya . Diawal peluncurannya masyarakat dibuat penasaran dan membeli produk ini, namun rata rata masyarakat hanya membeli satu kali untuk melepas rasa penasaran diawal saja dan tidak melakukan pembelian lagi., produk keluaran Garudafood ini juga tak laris dan sudah ditarik dari dipasaran.

Namun ada produk mengandung nasi instant yang baru baru ini dikeluar PT Indofood tetapi tak terduga ternyata laris dipasaran, yaitu Pop Mie PaNas atau singkatan dari Po Mie PAke NASi yang direspon dengan baik dan antusias oleh masyarakat, terutama kaum milenial melalui akun Twitter maupun Instagram Official dari Pop Mie pada 5 Oktober 2020 kemaren. Dan bahkan hingga tanggal di releasenya artikel ini setiap kali Pop Mie melakukan Re Stock pre order, produk PT Indofood ini selalu habis diburu oleh konsumen dan bahkan ada konsumen yang meminta produk Pop Mie varian lain juga dikeluarkan varian menggunakan nasinya. Sama sama produk nasi instant kenapa Pop Mie PaNas laris di pasaran

Sama sama produk nasi instan kenapa Pop Mie PaNas laris sedangkan Garudafood nasi instan tidak? Mari kita lihat perbedaan dasarnya. 

Aspek

Garudafood Nasi Instan

Pop Mie PaNas

Product

Diproduksi oleh Garudafood. Produk berupa nasi goreng instan yang siap diseduh menggunakan air panas dengan memakan waktu anjuran selama 8 menit

Diproduksi oleh Indofood, Berupa mie instan kuah yang di inovasikan dengan tambahan nasi instan durasi memasak pada kemasan cukup menunggu selama 3 menit. 

Price

Harga tidak sebanding dengan kualitas yang ditawarkan. Harga yang ditawarkan untuk produk adalah berkisar ±Rp4000 rupiah, dimana pada tahun 2005, harga tersebut untuk kemasan 55gr merupakan harga yang tergolong mahal dan pada tahun tersebut dengan harga yang sama sudah bisa mendapatkan nasi goreng tek-tek dengan telur dan acar.

Produk dijual dengan harga resmi Rp5000 rupiah, dimana pada saat sekarang ini harga tersebut terbilang cukup terjangkau dan murah untuk ukuran produk yang berukuran 75gr

Promotion

Produk di iklankan dengan menggunakan media mainstream yaitu televisi.

Produk di iklankan dengan menggunakan media sosial Instagram, Twitter dan Facebook.

BRAND STRATEGY

Brand atau merk merupakan hal yang penting dikarenakan merupakan hal yang pertama kali dilihat oleh konsumen dan juga salah satu hal kunci pada sebuah produk. Garudafood melekatkan namanya sendiri pada produk yang dijualnya dan ditambahkan dengan ‘nasi instan’ yang sangat merekat dengan produk yang dijual sehingga tidak membingankan konsumen. Begitu juga dengan produk yang dikeluarkan oleh Indofood, dengan memasukkan kata PaNas pada produk Pop Mie yang baru diluncurkannya sangat mudah diingat oleh konsumen karena hanya merupakan singkatan dari pakai nasi. Pop mie sendiri merupakan produk mie yang telah lama merajai pasar mie cup sehingga untuk meluncurkan mie yang menggunakan nasi instan, Indofood benar untuk tidak meluncurkan brand baru tetapi menggunakan brand Pop Mie yang sudah menduduki singgasana tertinggi pada pasar mie cup.

CUSTOMER-DRIVEN MARKETING STRATEGY

SEGMENTATION

Segmentasi yang dilakukan oleh kedua perusahaan baik dari segi geografi demografi pshycologi maupun behavior cukup sama yaitu memproduksikan produknya pada pangsa pasar indonesia, konsumen remaja maupun dewasa yang memerlukan makanan instan ditengah aktifitas dan juga mentargerkan kebiasaan masyarakat Indonesia yang mengonsumsi nasi sebagai makanan pokok.

MARKET TARGETING

Masing masing produk hanya mengeluarkan satu ukuran produk dan tidak mengkhususkan terget penjual lain selain yang telah disebutkan pada segmentasi pasar diawal tadi.

DIFFERENTIATION

Produk Garudafood nasi instant inovatif pada masa itu sehingga tidak diragukan lagi bahwa produk tersebut sangat berbeda dan baru dipasaran. Begitu juga dengan halnya Pop Mie PaNas yang sukses beredar belakangan ini, Inovatif dikarenakan belum ada produk mie instan yang di jual bersamaan nasi instan di dalamnya.

POSITIONING

Sangat disayangkan produk Garudafood tidak berhasil menempatkan dirinya sebagai produk yang bagus dipikiran masyarakat dikarenakan harga yang sudah dibahas sebelumnya, rasa yang dianggap biasa saja oleh masyarakat luas. Sedangkan untuk produk nasi instan pada Pop Mie dibawah Indofood berhasil memposisikan dirinya sebagai makanan berkesan karena memenuhi kebiasaan konsumen mengonsumsi mie instan yang dicampur dengan nasi putih. 

THE BUYER DECISION PROCESS FOR NEW PRODUCTS

Tahap adaptasi masyarakat perlu diperhatikan perusahaan pada saat ingin meluncurkan produk baru yang inovatif. tahap ini menyangkut Awareness, Interest, Evaluation, Trial, dan Adoption
(Kotler and Armstrong 2018)

  1. Awarness atau kesadaran merupakan tahap pertama yang berarti mengenalkan produk atau sesuai namanya membuat konsumen sadar bahwa produk tersebut ada, Garudafood maupun Indofood sudah melalui tahap tersebut dengan melakukan promosi produk nasi instan dengan platformnya masing masing
  2. Interest atau ketertarikan merupakan tahap kedua. Tahap ini mengharuskan konsumen tertarik akan produk yang akan kita jual, Pihak Garudafood maupun Indofood sudah melalui hal tersebut ditandai dengan masyarakat yang penasaran akan produk tersebut.
  3. Evaluation atau evaluasi merupakan evaluasi terhadap respon konsumen apakah konsumen benar benar sudah mengetahu dan tertarik akan produk yang akan dikeluarkan oleh sebuah perusahaan.
  4. Trial atau masa uji coba merupakan tahap launching awal produk yang dipasarkan, dan menunggu respon baik dari masyarakat, namun sangat disayangkan pada tahapan ini, Garudafood gagal mengambil hati konsumen sehingga produk Garudafoot nasi instan ditarik dari pasaran. Berbeda dengan respon positif konsumen yang mengonsumsi Pop Mie PaNas yang baik, pihak Indofood jadi melanjutkan penjualan produk tersebut dan diperkirakan akan menambah varian lain dari produknya yang mengandung nasi instan.
  5. Adoption atau tahap adopsi, merupakan tahapan apakah pasar akan ‘mengadopsi’ produk tersebut sebagai ‘anaknya’ atau tidak, dengan kata lain merupakan tahap telah diterimanya produk tersebut di pasaran. Dan untuk saat ini pihak Indofood melalui Produk Pop Mie PaNas berhasil tembus ke pasar domestik negri ini.

FACTORS INFLUENCING CONSUMER BEHAVIOR 

Meupakan faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam membeli sebuah produk dan menyangkut beberapa aspek yaitu Cultural, Social, Personal, Psychological (Kotler and Armstrong 2018)

  1. Cultural

Jika banyak masyarakat indonesia yang mempunyai kultur mendapatkan sesuatu dengan instan, kedua produk memenuhi kriteria dalam hal tersebut karena kedua produk cukup praktis dihidangkan dan tidak memakan waktu yang lama. 

  1. Social

Dari segi sosial yang menyangkut banyak hal seperti Online Social Networks, Social media sites, maupun dunia virtual, produk Pop Mie PaNas jauh lebih maju dikarenakan diluncurkan pada tahun 2020 dengan menggunakan media promosi online Facebook Twitter dan instagram, dimana pada zaman ini pemasaran melalui online sudah sangat luas dan banyak diakses oleh masyarakat luas. Sedangkan pada zaman peluncuran Garudafood nasi instan, pemasarannya terbatas pada televisi.

  1. Personal

Pendekatan perorangan kedua produk cukup sama yaitu anak muda, dewasa dan orang orang sibuk yang memerlukan makanan yang mudah dan cepat dihidangkan untuk konsumsi. Selain hal tersebut, 

  1. Psychological

Secara psikologi, pihak Garudafood belum dapat meyakinkan masyarakat dengan produk inovatif yang diproduksi perusahaan tersebut, bahkan tak jarang masyarakat menganggap produk yang dikeluarkan oleh Garudafood berbahaya dan bahkan ada yang mengatakan bahwa itu nasi kimia karena pada masa itu perusahaan tidak cepat menanggapai dan mengklarifikasi pemikiran masyarakat yang masih cukup bingung pada saat itu.

Kesimpulan

Garudafood nasi instant merupakan produk yang inovatif dan menyempurnakan produk pendahulu yang telah dikeluarkan oleh Unilever yaitu Nasiku, namun produk tersebut gagal bertahan pada pasar Indonesia dikarenakan harganya yang dibilang tinggi dibandingkan dengan kualitas yang ditawarkan sehingga kehilangan konsumen pada masa itu. Sedangan Pop Mie PaNas meskipun di indonesia rekam jejak penjualan produk nasi instant tidak ada yang berhasil, sehingga peluncuran produk diperkirakan gagal, ternyata berhasil laris manis di pasaran, hal ini ditunjang dengan pemasarannya yang modern, harga yang terjangkau dan juga mengikuti kultur masyarakat yang banyak menyukasi konsumsi mie yang ditambahkan dengan nasi putih sehingga diterima oleh pasar Indonesia.

Solusi

Meninjau kesalahan yang telah dilakukan Garudafood, untuk bisa menembus pasar maka diperlukan harga yang lebih terjangkau lagi sehingga dapat diterima oleh masyarakat Indonesia, atau dengan kata lain untuk menghindari kesalahan, pemasar harus menguasai STP (segmentasi, targeting dan positioning) dan melakukan riset pasar dan memperhatikan kultur masyarakat lebih matang lagi.

Referensi

Kotler, P. and Armstrong, G. (2018), Principles of Marketing, 17th ed. Harlow, UK: Pearson Education Ltd. (KA).

https://marketing.co.id/pemasar-harus-punya-market-vision/

https://twitter.com/ngepopmie?lang=en

https://www.instagram.com/popmieofficial/

https://www.facebook.com/PopMieNoodles             

https://www.youtube.com/watch?v=skj95Z_MVr8


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
1
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format