Mature vs Young in Itaewon Class

Pendekatan bisnis yang berbeda dari pebisnis dengan latar belakang serta umur yang berbeda.


0

Synopsis

Serial Itaewon Class bercerita tentang Park Sae Royi, pemuda idealis yang merintis bisnis restoran di kawasan Itaewon, Seoul.

Konflik yang ada di serial Itaewon Class terjadi antara Park Sae Royi dan Jangga Group bermula dari perkelahian Sae Royi dengan Jang Geun Won anak dari direktur Jangga Group, perusahaan di bidang Food and Beverage yang sukses di Korea Selatan, Jang Dae Hee. Karena Jang Dae Hee memiliki kekuasaan yang besar Sae Royi pun dikeluarkan dari sekolah, dan ayahnya yang merupakan salah satu manajer di Jangga Group mengundurkan diri.  Walaupun sedih karena kehilangan pekerjaan, dia bangga karena anaknya hidup percaya diri memegang teguh prinsip kebenaran yang dia ajarkan. 

Konflik antara Park Sae Royi semakin memuncak dengan kematian ayahnya dalam tabrak lari yang diduga kuat pelakunya adalah Jang Geun Won. Namun, bukannya mempertanggung jawabkan perbuatannya, Jang Geun Won malah sembunyi dibalik punggung ayahnya. Semua laporan kecelakaan direkayasa oleh Jang Dae Hee supaya anaknya bisa terbebas dari hukuman. Dengan kekuasaan dan uang yang dimiliki Jang Dae Hee, keadilan bisa dibeli. Sae Royi yang kehilangan ayahnya malah divonis penjara selama 3 tahun dengan tuduhan percobaan pembunuhan terhadap Geun Won.

Sakit hati dan dendam Park Sae Royi menjadi energi besar untuk balas dendam dengan menjadi sukses. Setelah bebas dari penjara, Sae Ro Yi bekerja serabutan selama 7 tahun sambil mengumpulkan modal untuk membangun mimpinya. Park Sae Royi sejak kecil memiliki interest dan passion untuk membangun sebuah restoran. Pada akhirnya, mimpinya terwujud dan restoran miliknya berkembang menjadi perusahaan Food & Beverage nomor satu di Korea, mengalahkan Jangga Food.

Dalam membangun restoran yang diberi nama Danbam, Sae Royi berpartner dengan beberapa temannya yaitu;

  • Jo Yi Seo, yang jatuh cinta dengan Sae Royi. Dia percaya dengan mimpi Sae Ro Yi dan berusaha membantunya mewujudkan mimpi. Walau cerdas, Jo Yi Seo adalah seorang yang susah berempati dengan orang lain dan sulit menjalin relasi dengan orang lain.

  • Jang Geun So, anak kedua Jang Dae Hee dari istri tak resmi. Sejak kecil, Jang Geun Soo hidup dengan rasa inferior didepan ayah dan kakak tirinya. Dia diam-diam menyukai Jo Yi Seo.

  • Choi Seung Kwon, teman satu lapas Sae Royi ketika dipenjara. Sae Royi adalah orang pertama yang menumbuhkan semangat dan harapan Seung Kwon, bahwa seorang mantan narapidana pun bisa menjadi sukses.

  • Ma Hyun Yi, seorang transgender yang menjadi juru masak DanBam. Dia awalnya hanya bisa masak dengan rasa standar. Tapi setelah nyaris dipecat oleh Yi Seo dan disemangati oleh Sae Royi akhirnya dia bisa memasak dengan lezat dan membawa DanBam lebih sukses.

  • Kim Tony, seorang blasteran Guinea-Korea yang melamar menjadi pekerja part-time di DanBam. Dia ke Korea untuk mencari ayahnya yang hilang selepas mengunjungi neneknya.

Restoran DanBam mengalami perjalanan yang cukup panjang dan penuh tantangan, terlebih ditambah dengan usaha Jangga Group untuk menggagalkan langkah strategis yang diambil DanBam. Persaingan bisnis antara DanBam dan Jangga menjadi unik karena DanBam adalah bisnis rintisan yang masih belum stabil sementara Jangga merupakan perusahaan nomor 1 dalam industri makanan di Korea Selatan. Pada perjalanan bisnisnya, DanBam menggunakan strategi-strategi bisnis yang lebih kekinian dengan strategi marketing melalui media sosial, membuka kesempatan franchise dan investor sehingga dapat melakukan ekspansi. Setelah beberapa saat, Park Sae Royi mendirikan perusahaan bernama IC (Itaewon Class) untuk bersaing dengan perusahaan Jangga Group. Selain itu, terdapat juga kejadian di mana Park Sae Royi menggunakan dana kematian ayahnya untuk membeli saham Jangga Group ketika melemah. Pada akhirnya, DanBam dapat mengakuisisi Jangga Group. 

Different Approaches of Mature vs Young in Itaewon Class

Park Sae Ro Yi 

Park Sae Ro Yi merupakan karakter laki-laki yang memegang teguh sebuah keadilan dan kejujuran, terbukti dalam drama tersebut seorang Park Sae Ro Yi berjuang melawan ketidakadilan yang menimpanya dengan cara merintis usaha kedai makanan di daerah Itaewon agar bisa bersaing dan balas dendam pada Perusahaan Jangga yang sudah menyebabkan banyak penderitaan pada hidupnya. Karakter Park Sae Ro Yi sangat memikat bukan hanya karena ketampanannya, tapi juga karakter tersebut memiliki beberapa sifat positif yang dimiliki seperti balas dendam dengan hal-hal yang berbau positif. Dalam drama tersebut Park Sae Ro Yi memutuskan untuk balas dendam pada perusahaan jangga yang telah menyebabkan ayah nya wafat pada sebuah kecelakaan dan telah menjebloskannya ke penjara. Dalam mewujudkan balas dendam positifnya Park Sae Ro Yi merintis usaha kedai makanan yang diberi nama Danbam agar bisa bersaing dengan perusahaan jangga yang bergerak dalam bidang usaha kuliner juga. Park Sae Ro Yi juga merupakan karakter yang memiliki tujuan hidup yang jelas bahkan karakter tersebut mempunyai keyakinan kapan mimpinya atau tujuannya tersebut bisa terwujud. Meskipun dalam perjalanan untuk mewujudkan mimpinya itu Park Sae Ro Yi sering mendapatkan perlakuan yang tidak adil tapi Park Sae Ro Yi tetap berpegang teguh pada prinsip nya bahwa segala sesuatu harus didapatkan dengan cara yang benar bukan cara yang curang/kotor itu juga menjadi salah satu karakter yang kuat dari seorang Park Sae Ro Yi. Park Sae Ro Yi juga merupakan karakter yang pantang menyerah dan memiliki tingkat optimisme yang tinggi, dalam perjalanan merintis bisnis nya pun seorang Park Sae Ro Yi sangat terbuka untuk sebuah kritikan demi kemajuan bisnis dan dirinya dan yang tidak kalah penting adalah Park Sae Ro Yi merupakan karakter yang berhati lembut dan setia kawan.

Jang Dae Hee 

Jang Dae Hee merupakan musuh dari Park Sae Ro Yi, sifat yang dimiliki oleh Jang Dae Hee sangat bertolak belakang dengan Park Sae Ro Yi. Namun, dengan sifat yang tegas dan otoriter Jang Dae Hee berhasil mewujudkan kedai kecilnya menjadi perusahaan F&B terbesar di Korea Selatan. Jang Dae Hee memiliki 1 anak kandung yaitu Geun Won, cara mendidik anaknya yaitu memanjakan Geun Won bukan hanya dengan materi yaitu dengan banyak privilege yang membuat anaknya tidak tahu diri. Jang dae hee juga sangat keras memperlakukan anaknya dengan kekerasan fisik, bahkan didepan banyak pegawai jang dae hee berani memukul anakanya sendiri. Dengan sifat yang otoriter dan ambisius menjadikan Jangga grup perusahaan bisnis F&B di Korea Selatan semua cara dilakukan oleh jang dae hee bahkan cara kotor pun dilakukan olehnya agar bisnis menjadi sangat kuat dan terus bertahan. Dengan kesombongan dan kepercayaan dirinya akhirnya Jangga Grup bisa dikalahkan oleh Danbam yaitu perusahaan milik Park Sae Ro Yi. Nilai saham turun dan pewarisan yang jatuh pada anak Jang Dae Hee yang tidak kompeten membuat Jangga menjadi bangkrut. 

Characters Identification on Managerial's Views

1. Four Task of Management

Task of Management

Park Sae Royi

Jang Dae Hee

Planning

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa Park Sae Ro Yi merupakan seseorang yang  sangat tegas dan jelas dalam menentukan mimpinya, jelas disini maksudnya adalah dia bisa meyakinkan dirinya bahwa mimpi-mimpinya dapat terwujud dalam kurun waktu yang sudah dia tentukan sendiri, mau tidak mau, suka tidak suka, mimpi seorang Park Sae Ro Yi harus terwujud dalam waktu yang sudah dia tentukan sendiri. Namun, Park Sae Ro Yi tidak memiliki rencana matang dan jelas untuk mewujudkan mimpinya tersebut, dia hanya punya keyakinan tanpa adanya planning yang jelas. Terbukti di awal pembukaan DanBam, DanBam terus merugi sampai akhirnya Park Sae Ro Yi meng-hire seorang manajer bernama Jo Yi Seo.

Jangga grup adalah bisnis besar dan terkuat bagian kuliner di Korea Selatan yang dipimpin oleh Jang Dae Hee. Jangga memiliki planning yang cukup bagus untuk bisa menjadi bisnis besar. Jangga sudah memiliki beberapa investor untuk terus mengembangkan bisnisnya agar tetap terus menjadi bisnis yang kuat. Memiliki planning yang jelas dan ambisi yang tinggi adalah cara Jangga grup terutama Jang Dae Hee menjadi pembisnis yang hebat. 

Organizing

Sebetulnya Park Sae Ro Yi tidak begitu pandai dalam meng-organisai bisnis yang dia rintis, terbukti di awal perintisan restorannya tersebut restorannya sangat sepi dan omset nya sangat jauh dari ekspektasi karena dalam mengorganisir restorannya Park Sae Ro Yi hanya bermodalkan prinsip dan persaannya saja. Hal ini lah yang membuat Park Sae Ro Yi akhirnya meng-hire dan mempercayakan seorang manajer untuk membantu nya dalam mengelola bisnis restoran rintisannya. Setelah meng-hire seorang manajer akhirnya restoran tersebut bisa berkembang dan penjualannya pun selalu meningkat setiap harinya.

Pegawai handal yang dimiliki oleh Jangga grup adalah salah satu cara Jangga grup menjadi bisnis yang besar di Korea. Jang Dae Hee dapat mengatur perusahaannya agar bisnisnya terus menjadi lebih bagus.

Leading

Dalam memimpin restoran Danbam Park Sae Ro Yi cenderung santai namun tegas dan dia juga seorang pemimpin yang mempunya kepercayaan penuh tanpa rasa ragu terhadap semua tim bisnisnya di restoran. Park Sae Ro Yi juga termasuk pemimpin yang dapat menerima segala kritik demi kemajuan restoran dan pribadinya kearah yang lebih positif lagi.

Dengan ketegasan Jang Dae Hee membuat para tenaga kerja takut dan memiliki ambisi yang kuat agar terus menjadikan Jangga Grup nomor 1. Jang Dae Hee memiliki sifat yang otoriter namun, ini adalah salah satu kelebihan Jangga grup agar tidak lengah dalam bersaing dengan perusahaan lainnya.


Controlling

Jo Yi Seo menjadi orang yang sangat di percaya oleh Park Sae Ro Yi dalam hal controlling restoran DanBam, sebaliknya Park Sae Ro Yi sendiri termasuk orang yang tidak pandai dalam hal controlling.

Jang Dae Hee memiliki control yang bagus dan tegas, saat cabang perusahaan jangga mengalami penurunan jang dae hee langsung mengganti manajer di cabang tersebut dengan yang lebih kompeten.

2. Managerial Roles

Walaupun memiliki bisnis dengan skala yang berbeda, namun baik Park Sae Ro Yi maupun Jang Dae Hee memili peran yang hampir mirip dalam menjalankan masing-masing perusahaanya, hal tersebut bisa di deskripsikan sebagai berikut:

Park Sae Roy 

(DanBam / Itaewon Class)

Jang Dae Hee 

(Jangga)

Decisional Role

Seorang Park Sae Ro Yi sebetulnya bukanlah seorang entrepreneur, disturbance handler, resources allocator, dan negotiator yang baik. Hal ini terbukti restoran DanBam sangat kacau di awal perintisannya sampai Park Sae Ro Yi akhirnya meng-hire seorang manajer bernama Jo Yi Seo untuk membantu meningkatkan performa DanBam sampai akhirnya tujuan dan mimpi seorang Park Sae Ro Yi bisa terwujud. Dalam perjalanan perintisan DanBam Park Sae Ro Yi lebih berperan sebagai penengah apabila terjadi timbul suatu masalah antar individu di DanBam.

Jang Dae Hee adalah seorang entrepreneur, disturbance handler, resource allocator yang baik. Karena Jang Dae Hee bisa membuat kedai kecilnya menjadi besar dan sukses. Suatu masalah dapat diatasi dengan cepat terkait kompetitornya. Mampu memilih manajer dan direktur yang kompeten dan juga negosiator yang handal dalam bekerja sama dengan perusahaan lain.

Interpersonal

Tidak hanya menjadi seorang boss sebuah restoran yang hanya bisa menyuruh para karyawannya saja, namun seorang Park Sae Ro Yi merupakan individu yang memiliki antusiasme untuk mencontohkan sebuah kerja keras dan sikap pantang menyerah kepada rekan-rekan satu tim nya di DanBam.

Semua orang takut pada Jang Dae Hee karena sikapnya yang tegas dan otoriter, namun Jang Dae Hee adalah simbol kesuksesan yang dimiliki oleh Jangga Grup

Informational

Park Sae Ro Yi merupakan individu yang kompeten dalam hal berkomunikasi dengan rekan-rekan tim nya maupun dengan para franchisee dari DanBam. Hal ini terbukti Park Sae Ro Yi bisa berkomunikasi dengan baik dengan para franchisee nya ketika investor utama DanBam mundur untuk berinvestasi di DanBam

Dalam komunikasi Jang Dae Hee terlalu tidak mendengar suara para pegawainya hanya memedulikan kepentingan sendiri. Spokeperson hanya dimiliki oleh Jang dae hee karena pemilik Jangga Grup.

3. Managerial Thoughts

DanBam / Itaewon Class 

Dalam perusahaan Itaewon class menerapkan Theory Behavioral management, ketika Park Sae Ro yi memimpin perusahaan dengan berdasarkan kepercayaan terhadap karyawan nya, salah satu nya terlihat ketika dia memotivasi kepala dapur di awal berdirinya perusahaan untuk bisa meningkatkan skill memasaknya, Ketika dia menjaga hubungan baik dan memberikan kepercayaan terhadap karyawan nya, dengan begitu karyawan membalas nya dengan memberikan performa terbaik mereka. 

Jangga

Berbeda hal nya dengan perusahaan Jangga yang menerapkan Theory Administrative Management, dimana perusahaan ini memiliki job desk untuk setiap karyawan nya. Bahkan penilaian kinerja para karyawan ditentukan oleh seberapa besar performa mereka untuk menghasilkan keuntungan bagi perusahaan. Terlihat dari gaya kepemimpinan Jang Dae Hae untuk menggantikan posisi karyawan nya jika mereka tidak mampu memberikan yang terbaik dari performa mereka.

Suggestion for Efficient and Effective Manager’s Performances

Park Sae Royi 

Sebagai seorang manajer sebuah restoran lebih baik apabila seorang Park Sae Ro Yi sudah mempunya planning yang matang akan bagaimana kah restorannya tersebut berjalan, baik dari segi finansial, marketing, human resourse, dan operasional. Namun, dalam serial drama Itaewon Class ini pada awal perintisan resrtoran DanBam seorang Park Sae Ro Yi hanya mempunya menggunakan intuisi dalam mengambil keputusan dan membentuk tim tidak berdasarkan keahlian dalam setiap tim. Hal ini lah yang membuat DanBam selalu merugi di awal perintisannya sampai akhirnya Park Sae Ro Yi meng-hire seorang manajer yang sangat kompeten di bidang marketing yang akhirnya menjadi kunci kesuksesan DanBam atau yang sekarang lebih dikenal dengan restoran Itaewon Class. Penting  bagi perintis bisnis muda seperti Park Sae Ro Yi untuk selalu melakukan planning dan market research agar dapat menarik customer bahkan investor.

Jang Dae Hee

Yang dapat dilihat jelas di serial ini adalah bahwa Jang Dae Hee tidak dapat membedakan kepentingan perusahaan dengan keluarga. Awal mula bangkrutnya perusahaan adalah karena turunnya saham Jangga yang merupakan efek dari performa yang tidak baik dari manajer Jang Geun Won yang tidak lain dan tidak bukan merupakan anak dari Jang Dae Hee. Dari awal Jang Geun Won memang tidak kompeten dan tidak memiliki basic skill seorang manajer. Penting bagi Jang Dae Hee untuk terus melakukan objektifitas dan profesionalitas untuk menjaga Jangga tetap sustain di dunia bisnis yang penuh kompetisi.

Selain itu, Jang Dae Hee perlu meningkatkan kemampuan interpersonal dan informational baik dari aspek leadership, figurehead, dan lain-lain agar middle manager dan lower- anager nya dapat merasa nyaman sehingga kepuasan karyawan tetap terjaga.


References

Jones and George. (2020). Contemporary Management. New York: McGraw-Hill Education

https://www.imdb.com/title/tt11239552/

The Supreme Team

Mohammad Hari Adipurna

Redy Sepriyadi

Reva Alfiana Annisa W

Riski Anggun Pratika



Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
anggunpratika

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format