Struktur Budaya Organisasi Google: Pada Kasus Film The Internship

Keunikan budaya kerja yang unik, menarik dan memotivasi yang diadaptasi oleh Google bukan lagi hal asing. Budaya Google tercermin dari setiap elemen dalam organisasi


2
2 points

Apakah kalian tahu film ini? Film yang keluar di tahun 2013 ini bergenre komedi, dimana kedua pemeran utamanya kalah oleh perkembangan teknologi sehingga mereka mencoba masuk perusahaan teknologi terkemuka, Google. Jalan mereka adalah mereka harus mengikuti program magang (internship) yang diadakan oleh Google dan memenangkan kompetisi yang diadakan di dalam program ini agar dapat diterima bekerja. Kali ini, kami menggunakan film The Internship sebagai bahan untuk ulasan mengenai bagaimana cara mengelola struktur dan budaya organisasi. Film ini banyak mengekspos perusahaan Google sehingga kami memutuskan untuk membahas perusahaan tersebut terkait dengan pengelolaan struktur dan budaya organisasi.

Dalam buku teks Contemporary Management bab 10 mengenai cara pengelolaan struktur dan budaya organisasi, dijelaskan mengenai hal-hal yang mempengaruhi struktur organisasi. Bagaimana caranya agar kita dapat membuat desain struktur organisasi agar mencapai tujuan organisasi secara efisien dan efektif? Ada 4 hal yang harus dipertimbangkan, yaitu : lingkungan organisasi, strategi, sumber daya manusia, dan teknologi.

Sumber : Contemporary Management, halaman 275

Faktor yang mempengaruhi struktur organisasi

Identifikasi dan kritik

1.       Lingkungan Organisasi

Terdiri dari lingkungan dalam dan luar organisasi. Untuk memudahkan memperoleh sumber daya, maka manajer cenderung membuat struktur dan budaya kewirausahaan dalam organisasi lebih fleksibel sehingga lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan luar yang cepat berubah.

Google, yang merupakan perusahaan teknologi, memahami bahwa mereka harus terus beradaptasi dengan lingkungan luar dengan cara terus berinovasi dalam bidang teknologi melalui kontribusi dari banyak orang dan semua ide mereka. Oleh sebab itu, Google membuka kesempatan yang sama bagi semua orang dan menguji mereka dalam program intern untuk mendapatkan kandidat terbaik.

Banyak orang seperti Billy dan Nick yang bekerja pada perusahaan konvensional yang tidak siap dengan perubahan teknologi ini, akibatnya butuh waktu penyesuaian dan usaha yang tidak sedikit agar bisa mengejar ketertinggalan mereka. Selain mereka berdua, masih banyak orang-orang yang belum mengetahui mengenai potensi besar mereka sendiri yang tidak ikut ambil bagian dalam program ini.

2.       Strategi

Untuk menghadapi lingkungan organisasi yang terus berubah baik internal maupun eksternal, maka manajer memfasilitasi hal ini dengan strategi yang tepat.

Strategi Google dalam menyaring kandidat terbaik yang memiliki kompetensi dengan mengadakan kompetisi antar tim para intern itu sendiri merupakan strategi jangka panjang agar Google bisa lebih baik lagi dalam berinovasi tentang teknologi.

Intern yang merasa superior cenderung memimpin tim dengan caranya sendiri tanpa memaksimalkan kemampuan para anggotanya. Hal ini terlihat dari karakter pemeran Graham yang bossy dan overconfident. Hal ini menghambat rekan timnya untuk bisa mengeluarkan potensi terbaik mereka, bahkan Graham menghina 1 org rekan timnya.

3.       Teknologi

Kombinasi dari kemampuan, ilmu pengetahuan, mesin, komputer yang digunakan untuk merancang, membuat, dan menyalurkan barang dan jasa.

Terlihat dalam film bagaimana perusahaan memfasilitasi karyawannya. Mulai dari teknologi komputer dan laptop yang digunakan, layar canggih untuk presentasi, tempat untuk beristirahat yang diberi nama Energy Pod, hingga fasilitas sepeda untuk semua karyawan dan makanan minuman gratis di kafetaria.

Dengan adanya semua teknologi ini membantu karyawan bekerja lebih maksimal dan efisien. Tetapi, di sisi lain, seperti yang terjadi pada Dana, ia menghabiskan hampir seluruh waktunya di kantor dan “lupa” untuk bersosialisasi dengan lingkungannya. Bagaimanapun teknologi tidak bisa menggantikan kehidupan sosial nyata seutuhnya. Hal ini membuat keselarasan kehidupan menjadi terganggu.

4.       Sumber daya manusia

Tinggi atau tidaknya kemampuan sumber daya manusia anggota dari organisasi. Semakin fleksibel struktur organisasi semakin tinggi kebutuhan sumber daya manusianya.

Tujuan dari Google mencari kandidat terbaik dari program intern mereka adalah keputusan yang baik. Apalagi dengan mengadakan kompetisi yang bisa memperlihatkan kemampuan terbaik para intern-nya. Namun, mengatur orang dengan kemampuan yang lebih tinggi lebih sulit karena mereka cenderung memiliki ego yang lebih tinggi dan merasa superior.

Masalah dan kritik faktor yang mempengaruhi struktur organisasi mungkin bisa diselesaikan dengan beberapa usul dari kami. Kami paparkan sebagai berikut:

Faktor yang mempengaruhi struktur organisasi

Saran

1.       Lingkungan Organisasi

Terdiri dari lingkungan dalam dan luar organisasi. Untuk memudahkan memperoleh sumber daya, maka manajer cenderung membuat struktur dan budaya kewirausahaan dalam organisasi lebih fleksibel sehingga lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan luar yang cepat berubah.

Terlihat dalam film bahwa proses penyaringan untuk para intern dilakukan melalui proses wawancara. Kami mengusulkan agar proses seleksi ini ditambah, misalnya dengan melakukan pengelompokan bidang keahlian masing-masing intern lalu diberikan pelatihan di masing-masing bidang. Lalu, mereka digabungkan ke dalam 1 tim. Melalui cara ini juga terlihat apakah individu mampu beradaptasi dan mengeluarkan kemampuan diri secara maksimal atau tidak bersama anggota tim tersebut.

2.       Strategi

Untuk menghadapi lingkungan organisasi yang terus berubah baik internal maupun eksternal, maka manajer memfasilitasi hal ini dengan strategi yang tepat.

Untuk menghindari orang-orang seperti Graham masuk ke dalam program, maka sebaiknya ada tes psikologi untuk membaca kepribadian para kandidat program intern. Hal ini akan membantu pembentukan tim yang lebih baik dan berisi orang-orang yang bisa saling membangun karakter anggota satu sama lain.

3.       Teknologi

Kombinasi dari kemampuan, ilmu pengetahuan, mesin, komputer yang digunakan untuk merancang, membuat, dan menyalurkan barang dan jasa.

Demi menyelaraskan kehidupan pekerjaan dan sosial, alangkah baiknya jika Google memiliki semacam teknologi pengingat waktu kerja. Bagaimanapun juga waktu kerja yang tinggi tidak akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas para karyawannya. Mereka juga butuh bersosialisasi dengan keluarga dan teman. Dengan keselarasan antara kehidupan pekerjaan dan sosial akan memberi stimulus pada karyawan bekerja dengan lebih bahagia dan diharapkan bisa mendorong efisiensi dan efektivitas karyawan tersebut.

4.       Sumber daya manusia

Tinggi atau tidaknya kemampuan sumber daya manusia anggota dari organisasi. Semakin fleksibel struktur organisasi semakin tinggi kebutuhan sumber daya manusianya.

 Google bisa membuka kesempatan lebih banyak bagi mereka yang dianggap tidak memiliki kemampuan tinggi tetapi memiliki potensi untuk berkembang. Dengan melakukan pelatihan pada orang-orang ini, bisa saja bermunculan banyak kandidat karyawan unggulan baru. Mereka yang ada dalam kelompok ini cenderung memiliki pengalaman hidup yang jauh berbeda dengan para superior sehingga menambah keragaman dalam lingkungan kerja dalam perusahaan.

Budaya Organisasi di Google

Inovasi merupakan faktor yang memungkinkan perusahaan dapat mempertahankan daya saingnya terhadap bisnis teknologi lainnya. Budaya organisasi Google merupakan kekuatan pendorong yang mendorong perusahaan untuk melanjutkan kepemimpinannya dalam teknologi informasi. Budaya perusahaan Google memotivasi karyawan untuk berbagi informasi dengan tujuan mendukung inovasi. Disebutkan bahwa budaya organisasi dibentuk melalui interaksi dari empat faktor, yaitu karakter profesional dan personal individu dalam organisasi, etika organisasi, sifat hubungan kerja dan desain struktur organisasi nya. Dalam kasus film The Internship maka dapat disimpulkan analisa Google mengadaptasi budaya organisasi sebagai berikut:

Faktor Budaya Organisasi

Budaya Organisasi di Google

Karakter profesional dan personal individu dalam organisasi

Budaya perusahaan Google memiliki karakteristik utama sebagai berikut:

  • Terbuka.

  • Inovatif.

  • Cerdas dengan mengutamakan keunggulan.

  • Tindakan nyata.

  • Mendukung hubungan imbang antara perusahaan dan keluarga.

Etika organisasi

Google berkomitmen untuk menyediakan lingkungan yang positif di mana setiap orang dapat menjadi kontributor yang sukses. Misi Google adalah untuk mengatur informasi dan membuatnya dapat diakses dan berguna secara universal, aman, berinvestasi dalam komunitas, individu, dan ekonomi lokal dengan mempersiapkan mereka untuk peluang hari ini dan esok. Serta berkomitmen untuk kesempatan kerja yang sama tanpa memandang ras, warna kulit, keturunan, agama, jenis kelamin, asal kebangsaan, orientasi seksual, usia, kewarganegaraan, status perkawinan, disabilitas, identitas gender atau pun status Veteran.

Sifat hubungan kerja

SDM Google memelihara budaya perusahaan yang kreatif dan inovatif dengan merumuskan kebijakan yang mempekerjakan dan mempertahankan talenta terbaik. Menjaga kepuasan karyawan juga merupakan nilai yang mereka jaga. Google menciptakan lingkungan kerja unik yang menarik, memotivasi, dan mempertahankan pemain terbaik di bidangnya. Google juga menawarkan fasilitas untuk menciptakan tempat kerja dimana karyawan merasa bahwa mereka diperlakukan dengan baik dan kebutuhan mereka terpenuhi. Selain itu, mereka berkontribusi dan bekerja di tempat yang unik dan keren yang berbeda dari tempat lain tempat mereka bekerja.

Desain struktur organisasi

Google memiliki struktur organisasi yang datar, sehingga mendorong semua karyawan untuk berbagi suara. Struktur organisasi yang datar adalah salah satu yang memungkinkan komunikasi antar karyawan dari tingkat manapun. Ini berarti bahwa seorang karyawan tingkat rendah dapat menyampaikan pendapat atau perhatian mereka secara langsung dengan top management tanpa ada tekanan dari manajer yang mensupervisi mereka secara langsung.

Google menetapkan sekumpulan nilai yang kuat yang menekankan inovasi dan kerja keras. Faktor-faktor budaya yang diadaptasi oleh Google berhasil menciptakan lingkungan budaya kerja yang terbuka, aman, menjunjung tinggi kesetaraan dan keberagaman dan mendorong semua individu dalam berinovasi dan mengambil resiko. 

Keterbukaan melibatkan aktivitas berbagai informasi untuk meningkatkan proses bisnis Google. Inovasi adalah inti dari Google. Setiap karyawan didorong untuk berkontribusi pada ide-ide inovatif. Google bahkan merancang kondisi lingkungan kerja yang mendorong budaya belajar di antara karyawan Google untuk memotivasi para pekerja untuk selalu berjuang demi keunggulan. Budaya organisasi Google menciptakan suasana sosial yang hangat. Kehangatan merupakan faktor yang memfasilitasi berbagi informasi dan tingkat kepuasan karyawan. Hal ini secara sukses menciptakan situasi dimana semua karyawan dapat dengan mudah berbagi ide satu sama lain, termasuk dengan para anggota top-management. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa budaya perusahaan Google mendukung keunggulan dalam inovasi melalui berbagi ide dan kemampuan untuk merespon dengan cepat pasar global untuk teknologi informasi.

Identifikasi Potensi Masalah pada Kontrol yang Digunakan Perusahaan

Sebelum menuju pada concurrent control pada conversion stage, kontrol yang memberi manajer umpan balik langsung tentang seberapa efisien input diubah menjadi output sehingga manajer dapat memperbaiki masalah yang muncul, dan feedback control pada output stage, kontrol yang memberi manajer informasi tentang reaksi pelanggan terhadap barang dan jasa sehingga tindakan korektif dapat diambil jika diperlukan, dalam sistem kontrol dan informasi yang dikembangkan untuk mengukur kinerja pada setiap tahap dalam proses mengubah input menjadi barang dan jasa terdapat feedforward control pada input stage, kontrol yang memungkinkan manajer mengantisipasi sebelum masalah tersebut muncul sehingga masalah kemudian tidak terjadi selama proses konversi. Misalkan pada tahap input stage ini, dengan menyaring pelamar kerja, seringkali dengan melihat resume mereka secara elektronik dan menggunakan beberapa wawancara untuk memilih orang yang paling terampil, manajer dapat mengurangi kemungkinan bahwa mereka akan mempekerjakan orang yang tidak memiliki keterampilan atau pengalaman yang diperlukan untuk bekerja secara efektif. 

Di dalam film The Internship ditunjukkan bahwa sistem perekrutan calon karyawan Google yang menghargai diversity memungkinkan pelamar kerja dengan berbagai latar belakang usia, dan budaya angkatan kerja Google yang menganggap gelar dan pendidikan formal tidak bisa menentukan kualitas karyawan, seperti Billy McMahon dan Nick Campbell yang mana keduanya dapat dibilang telah berusia tua, untuk bersaing dengan pelamar yang jauh lebih muda dan lebih terampil secara teknis untuk mendapatkan pekerjaan di Google melalui program internship. Billy dan Nick yang diterima karena jawaban wawancara mereka yang out of the box, meskipun kurang memiliki pengalaman yang relevan dan mereka adalah satu-satunya peserta magang yang tidak berasal dari perguruan tinggi tradisional, di satu sisi dapat memberikan keberagaman dalam sumbangan pemikiran pada perusahaan melalui pengalaman mereka sebagai salesman dan ciri/karakteristik Generasi X mereka yang banyak akal, independen, peduli pada kenyamanan emosional, lebih menyukai sesuatu yang informal dan mempunyai kemampuan usaha/berdagang dibandingkan baby boomers, kehidupan antara pekerjaan dan personal yang balance, mampu mengembangkan kesempatan yang dipunyai, menyukai hubungan pekerjaan yang positif dan menyukai kebebasan dan punya ruang untuk berkembang, tapi disisi lain juga dapat menimbulkan potensi masalah di mana mereka yang lahir pada tahun-tahun awal dari perkembangan teknologi dan informasi seperti penggunaan PC (personal Computer), video games, TV kabel dan internet tersebut akan mengalami kesulitan ketika harus berurusan dengan/mengoperasikan teknologi Google yang jauh lebih canggih, di mana seorang karyawan Google tidak hanya dituntut untuk memiliki kemampuan skill teknis (seperti Programming, Algoritma & Struktur Data, Membuat Compiler, dan Parallel Programming) yang di atas rata-rata, tetapi juga kreativitas yang tinggi.

Kontrol Yang Sebaiknya Digunakan oleh Perusahaan untuk Mencapai Tujuannya

Untuk mengatasi potensi masalah di atas, proses kontrol, khususnya pada tahap input, dapat dibagi menjadi empat langkah: menetapkan standar kinerja dan kemudian mengukur, membandingkan, dan mengevaluasi kinerja aktual. Sehingga kemungkinan masalah terkait dengan human capital yang dapat muncul pada tahap konversi dan output dapat diperkecil dan ditangani lebih awal.

Four Steps in Organizational Control

Step ­1, Tetapkan standar kinerja, sasaran, atau target yang menjadi dasar evaluasi kinerja.

Kepandaian dan keahlian saja tidak cukup bagi Google, tetapi calon pegawai juga harus memiliki Googliness, yaitu:

  • Melakukan hal yang benar.

  • Mengupayakan yang terbaik.

  • Mengawasi tujuan.

  • Bersikap proaktif.

  • Bekerja ekstra.

  • Melakukan sesuatu yang baik untuk orang lain, tanpa pamrih.

  • Bersikap ramah dan mudah didekati.

  • Menghargai pengguna dan kolega.

  • Menghargai kinerja luar biasa.

  • Menjadi rendah hati, dan melepaskan ego (setidaknya kadang-kadang).

  • Bersikap transparan, jujur, dan adil.

  • Memiliki selera humor.

Perusahaan mewajibkan peserta magang untuk mengikuti seminar agar mengenal kampus dan budaya  Google, dan mengetahui apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan pegawai Google. Misalkan, berikut yang dilarang:

  • Having a beer with your boss

  • Taking food home from the office

Peserta magang juga harus membentuk tim untuk melawan tim magang lain dalam berbagai tugas, dan hanya anggota tim pemenang yang akan mendapatkan jaminan pekerjaan dengan Google. Tugas-tugas yang dimaksud adalah sbb:

  • Tugas yang berfokus pada debugging.

  • Pertandingan Quidditch.

  • Tugas untuk mengembangkan sebuah aplikasi.

  • Tugas untuk technical support hotline.

  • Tugas untuk mencari perusahaan sebesar mungkin untuk mulai beriklan dengan Google.

Step 2, Ukur kinerja sebenarnya.

  • Pada awalnya Billy dan Nick tidak berguna selama tugas yang berfokus pada debugging.

  • Tapi selama pertandingan quidditch melawan tim Graham, Billy dan Nick mampu mengumpulkan tim mereka (Stuart, Yo-Yo, dan Neha) untuk comeback dan menyatukan mereka sebagai tim, meskipun akhirnya kalah setelah Graham bermain curang.

  • Saat tim Billy dan Nick ditugaskan untuk mengembangkan aplikasi, mereka membuat aplikasi yang dapat melindungi dari penggunaan telepon yang sembrono saat mabuk. Mereka mampu memenangkan tugas dengan mendapatkan unduhan terbanyak.

  • Selama tugas untuk technical support hotline, Billy merasa nyaman dengan materi tersebut, tetapi tim nya tidak mendapat skor karena ia gagal merekam panggilannya dengan benar untuk ditinjau.

  • Billy mampu memimpin tim untuk menunjukkan kepada pemilik restoran pizza lokal bagaimana Google dapat membantunya berinteraksi dengan para calon pelanggan dan dengan demikian mengembangkan bisnisnya, serta tetap setia pada nilai-nilai restorannya.

Step 3, Bandingkan kinerja aktual dengan standar kinerja yang ditetapkan.

Mr. Anderson, kepala Google Research, memberi apresiasi bahwa tim Billy dan Nick telah berusaha untuk bekerjasama dengan para senior di Google, bukan hanya untuk menjilat jika dibandingkan dengan yg dilakukan Graham. Mereka juga dinilai sebagai calon pekerja yang tidak hanya cerdas, sangat kompak, dan datang sebagai tim untuk benar-benar melakukan sesuatu, tapi juga memiliki semangat Googliness yang luar biasa. Khusus untuk Billy, Mr. Anderson bahkan memberitahu dia bahwa cara dia berinteraksi dengan orang lain adalah spesial. Sebaliknya Graham yang suka menghina, mencaci maki, merendahkan kemampuan orang lain, dan tidak mengetahui nilai-nilai dari Googliness itu sendiri dinilai tidak akan layak untuk bekerja di Google. 

Step 4, Evaluasi hasilnya dan lakukan tindakan korektif jika standar tidak tercapai.

Roger Chetty sebagai Kepala Program Internship mengumumkan hasil akhir bahwa Tim Nick dan Billy memenangkan tantangan dan dijamin pekerjaan di Google. Sebelumnya ia juga memberikan komentar tentang keberhasilan mereka untuk menggaet klien baru, restoran pizza lokal. Meskipun Chetty menyadari bahwa restoran pizza saat itu bukan bisnis yang besar, tapi itu adalah waralaba yang sedang berkembang, dengan peluang yang sangat besar. Apa yang dilakukan Billy, Nick,  Stuart, Neha, dan Yo-Yo sebagai tim adalah berhubungan dengan orang, dan menghubungkan orang itu dengan informasi, yang mana itu adalah apa yang dilakukan Google. Lebih dari itu, mereka juga sangat berani bermimpi. Meskipun jelas terlihat mereka memiliki banyak keterbatasan (khususnya Nick dan Billy), mereka tidak menyerah untuk mencapai mimpi tersebut. Dan itu sekali lagi sejalan dengan standar nilai dari perusahaan Google.  

Tahapan Perubahan Berorganisasi Yang Mestinya Dilakukan Dalam Cerita

Perlu diketahui kembali bahwa skenario pada film ini yaitu berupa kompetisi dengan hadiah bekerja full time job di Google, dimana kompetisi tersebut dibuka dengan kesempatan magang yang dibuat dalam bentuk tim yang terdiri dari 5 orang. Permasalahan besar yang terjadi pada film ini sebenarnya dapat dihindari, berikut rincian penjelasannya :

1.  Pada waktu perkenalan masing-masing individu, sebaiknya selain menjelaskan nama lengkap dan data singkat Pendidikan, tiap individu dapat terbuka dengan sesama tim regu dan melampirkan data SWOT (strength, weakness, opportunities, threats) masing-masing individu, sehingga setiap individu dalam tiap regu mengerti dan paham kemampuan masing-masing, baik untuk saling melengkapi kekurangan ataupun fokus kepada kekuatan yang ada. 

2.  Setelah masing-masing individu paham akan satu sama lain, sebaiknya mereka dari awal berdiskusi dan merencanakan pembagian tugas dalam setiap kompetisi yang diselenggarakan pihak Google, contoh: pada awal film ini terdapat kompetisi coding, maka pihak yang tidak paham coding dapat mengatur strategi untuk di kompetisi lainnya atau dapat menjadi pendamping kepada pihak yang berperan penting dalam coding tersebut. Nyatanya di akhir film hal substitusi pemfokusan kerja dan pendamping kerja benar dilakukan, dimana pihak yang tidak mengerti coding berperan penting dalam kompetisi menjual produk marketing Google dan pihak yang mengerti coding berperan sebagai pendamping untuk melampirkan data-data statistik dari Google. 

3.  Regu tim melakukan evaluasi dari setiap kompetisi yang telah dilakukan dan masing-masing individu berusaha saling membantu rekan dalam timnya dengan berbagi ilmu dan pribadi individu yang masih belum paham akan ilmu tersebut juga mestinya sadar untuk minta dibantu, sehingga jika terjadi kompetisi atau pekerjaan di kemudian hari, setiap individu dalam tim siap untuk beroperasi. 

Referensi:

Jones, Gareth R., Jennifer, M. George. (2020). Contemporary Management (11th ed.). New York:  McGraw-Hill Education.

Li, Lori. (2020, 1 April). 10 Reason Why Google’s Company Culture Works. Tulisan pada https://www.tinypulse.com/blog/10-great-examples-of-googles-company-culture#pops

Meiert, Jens Oliver. (2013, 12 Agustus). The Meanings of Googliness. Tulisan pada https://meiert.com/en/blog/googliness/

Noviantoro, Tri. (2014, 4 September). Organizational Culture in Google Inc. Tulisan pada https://www.linkedin.com/pulse/20140904061228-154884582-organizational-culture-in-google-inc

Smithson, Nathaniel. (2019, 13 Februari). Google’s Organizational Structure & Organizational Culture. Tulisan pada http://panmore.com/google-organizational-structure-organizational-culture

https://en.wikipedia.org/wiki/The_Internship

https://parent.binus.ac.id/wp-content/uploads/2018/11/Generasi-X-Y-Z.pdf

Ditulis oleh The Incredibles:

  • Anthony Hamonangan Million Sihombing

  • Carlin

  • Puspita Ramadhania

  • Rahmad Hendrawan


Like it? Share with your friends!

2
2 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
anthonyhms

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format