Marketing Channel Facebook di Film The Social Network

Artikel ini akan membahas marketing channel Facebook yang ditunjukkan di Film The Social Network.


0

The Social Network adalah film biografi drama Amerika Serikat tahun 2010 yang disutradarai oleh David Fincher dan diproduseri oleh Scott Rudin, Dana Brunetti, Michael De Luca dan Cean Chaffin. Naskah film ini ditulis oleh Aaron Sorkin berdasarkan buku The Accidental Billionaires karya Ben Mezrich. Film ini dibintangi oleh Jesse Eisenberg, Andrew Garfield, Justin Timberlake, Brenda Song, Rooney Mara dan Armie Hammer. Film The Social Network ditayangkan secara perdana di Festival Film New York pada tanggal 24 September 2010 dan dirilis di Amerika Serikat pada tanggal 1 Oktober 2010. Film ini mendapatkan review positif dari para kritikus. Dalam film The Social Network akan ada beberapa konflik mengenai marketing system yang terjadi dengan tokoh utama Mark Zuckerberg, Mark mengalami masalah dengan kekasihnya dan juga teman-temannya, terutama si kembar Cameron dan Tyler, dan juga dalam film tersebut juga ditampilkan bahwa mark beradu di pengadilan dengan tuntutan hukum yang ditujukan padanya. Mark sendiri juga berkonflik dengan dirinya sendiri saat memutuskan untuk keluar dari perkuliahan.

Channel behavior adalah saluran pemasaran terdiri dari perusahaan yang bermitra untuk kebaikan bersama. Pada cerita yang ada di film tersebut, awalnya Facebook tidak menjalin hubungan dengan pihak manapun, dalam dua minggu pertama Facebook mampu mengudara di Harvard University dan beberapa bulan kemudian Facebook mampu mengudara hingga ke Yale, Columbia, dan Stanford. Mark akhirnya bekerja sama dengan Baylor di Texas yang mana mereka sudah memiliki jaringan internet yang dapat dimanfaatkan oleh Mark untuk memperluas Facebook. Mark akhirnya bekerjasama dengan Peter Thiel untuk mendapatkan investasi sebesar $500.000. Mark juga melakukan kerjasama dengan Case Sequity untuk berinvestasi di Facebook. Saluran pemasaran Facebook dalam film tersebut hanyalah mahasiswa dari Harvard dan Stanford yang akhirnya mampu menyebar hingga ke beberapa benua, karena pada saat itu target utama dari Facebook adalah mahasiswi dengan kisaran usia 18-34 tahun. 

Desain channel pemasaran yaitu merancang saluran pemasaran yang efektif dengan menganalisis kebutuhan konsumen, menetapkan tujuan channel, mengidentifikasi alternatif channel utama, dan mengevaluasi alternatif. Di dalam film disebutkan bahwa target utama dari Facebook adalah mahasiswa Harvard dan remaja wanita. Facebook telah melakukan riset pada beberapa mahasiswa untuk mengerti hal apa yang menjadi menarik bagi mereka. Hal pertama yang ditemukan yaitu, adanya ketertarikan untuk membandingkan dua hal bersamaan dan Mark pun mencoba untuk menjawab kebutuhan tersebut dan benar saja, Facemash saat itu menjadi sangat banyak pengunjungnya. Hingga akhirnya mereka terus melakukan penelitian kebutuhan remaja yang mana diketahui bahwa mereka senang untuk membagikan cerita hidupnya melalui digital atau virtual. Mark dan temannya Eduardo akhirnya membuat Facebook yang merupakan jejaring sosial yang akan menunjukkan eksklusifitas mahasiswa dan untuk mengetahui relationship seseorang. Selanjutnya, ketika pertama kali Mark melakukan ekspansi terhadap Facebook tersebut didistribusikan dengan cara mengirim email kepada seluruh mahasiswa Harvard mengenai situs tersebut, akan tetapi selanjutnya Facebook dapat diakses oleh semua pengguna dengan melalui web tersebut. Strategi jangka panjang yang dilakukan oleh Mark dalam film tersebut yaitu melakukan ekspansi pasar ke universitas lain, ekspansi ke luar Amerika dan investasi yang dilakukan, sehingga dalam menjaga channel supaya tetap fleksibel, lalu dapat beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Dalam hal pengendalian, Mark harus menjaga sebanyak mungkin kendali dan perantara lain yang memiliki kendali atas pemasaran Facebook.

Setelah Facebook meninjau alternatif channelnya dan menentukan desain channel terbaik, Facebook harus menerapkan dan mengelola channel yang dipilih. Di dalam film tersebut terlihat bahwa Facebook telah mampu menarik pengguna hingga jutaan orang, seharusnya Facebook mulai mencari anggota channel yang sesuai dengan karakteristik facebook. Misalnya yaitu menjalin hubungan kerjasama dengan Google, Safari, Opera, dan lain sebagainya guna mempermudah pengguna untuk mengakses Facebook. Selain itu, facebook juga dapat bekerja sama dengan Universitas atau sekolah-sekolah yang ada sebagai upaya mereka untuk memperluas pemasaran. Kerjasama tersebut dapat berupa akses kegiatan mengajar melalui Facebook, hal tersebut akan mempermudah Facebook untuk mendapatkan banyak pengguna lagi. Facebook juga dapat memasang iklan melalui google agar setiap orang yang mengakses google dapat langsung mengetahui facebook. Setelah itu, Facebook sebaiknya menggunakan PRM, SCM, dan CRM. Hal ini dilakukan untuk memudahkan Facebook untuk upaya pemasaran seluruh channel mereka, juga untuk membantu mengelola hubungan penting dengan pelanggan, serta untuk membantu merekrut, melatih, mengatur, mengelola, memotivasi, dan mengevaluasi hubungan dengan mitra channel. Hal ini sangat diperlukan sebagai upaya untuk mengelola channel mereka. Selain itu, Facebook juga harus terus memotivasi saluran pemasarannya. Facebook juga harus melakukan evaluasi secara berkala. Evaluasi ini dapat berupa feedback kerjasama dengan membandingkan pengguna sebelum bekerjasama dan sesudah bekerjasama. Selain itu, Facebook juga harus memperhatikan hukum yang ada mengenai kewajiban dan hak dari kerjasama tersebut. Seperti yang ada di film tersebut, telah terjadi miss-communication antara Mark dan sahabatnya, Eduardo, karena adanya ketidakpastian pada hubungan kerjasama. Maka dari itu, untuk menjauhkan dari masalah yang sama, maka seharusnya Facebook dan channelnya melakukan pembagian hak dan kewajiban yang jelas sesuai dengan hukum yang berlaku. 

Menurut kelompok kami, sebaiknya Facebook bekerjasama dengan web perusahaan di tempat lain. Mengingat di dalam film tersebut dijelaskan bahwa awalnya Facebook hanya dapat dinikmati oleh mahasiswa Harvard yang telah memiliki akun email tertentu, yang akhirnya menjadi meluas bagi orang-orang yang sudah memiliki HP saat itu. Seharusnya, mereka menjalin kemitraan dengan Google, mengingat pada saat yang sama pula, Google telah mampu diakses banyak orang. Ketika Facebook bermitra dengan Google maka mereka akan mendapatkan lebih banyak pengguna. Selain itu, di dalam film juga disebutkan bahwasanya pada awalnya Facebook ingin bekerjasama dengan beberapa perusahaan pemasaran ternama saat itu. Seharusnya Facebook juga melakukannya, mengingat bahwa Facebook sudah mulai dapat diakses banyak orang, sehingga diperlukan pemasaran yang lebih gencar agar pengguna Facebook juga akan meningkat. 

Disusun Oleh:
– Fanny Nur Amalia R
– Tiara Adinda Putri
– Arfindo Slamet Widodo
– Huineng Suluh Hidayat Jati

Referensi
Kotler, P. and Armstrong, G. (2018), Principles of Marketing, 17th ed. Harlow, UK: Pearson Education Ltd.
https://id.wikipedia.org/wiki/The_Social_Network

The Social Nework - Offical Trailer


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format