The Last Dance : Bisnis vs Prestasi

Nostalgia kesuksesan Chicago Bulls pada era Michel Jordan ternyata memiliki konflik internal yang cukup rumit di baliknya.


0
Credit


SINOPSIS

Last Dance adalah sebuah film documenter tentang perjalanan karir Michel Jordan bersama Klub NBA Chicago Bulls. Film series ini sukses mencuri perhatian penggemar bola basket di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Film ini memiliki 1,6 juta penonton pada awal-awal pemutaran film dan jadi serial film tersukses ESPN. Keberhasilan The Last Dance menarik penonton televisi pun membuat film tersebut sempat menjadi topik terpopuler nomor satu di Twitter. Ketenaran film arahan sutradara Jason Hehir itu pun mulai tersebar ke seluruh dunia mulai siaran berbayar atau live streaming.

Serial dokumenter 10 episode ini akan menceritakan bagaimana perjalanan karier Michael Jordan di NBA bersama Chicago Bulls. Awalnya Bulls tidak memberi ijin terkait dijadikannya film dokumenter namun Pada awal musim 1997-1998, Chicago Bulls memberi izin NBA untuk mengikuti perjalanan tim selama semusim penuh. NBA kemudian berhasil merekam lebih dari 500 jam footage perjalanan Chicago Bulls dan Michael Jordan meraih gelar juara NBA untuk keenam kalinya. Film ini menceritakan perjalanan Jordan di masa kecilnya sampai dengan bergabung dengan bulls, selain itu juga menceritakan bagaimana perjalanan bulls sebelum kedatangan Jordan. Awalnya film ini akan dirilis pada Juni 2020 pada saat musim NBA istirahat namun karena wabah covid yang memaksa NBA juga terhenti makan diputuskan untuk dirilis pada April 2020.

Tidak hanya menghadirkan momen terbaik dari Michael Jordan dengan Chicago Bulls yang sukses meraih lima gelar juara NBA berturut-turut, The Last Dance juga menghadirkan sisi buruk dari Michael Jordan. Beberapa di antaranya adalah perseteruan dengan The Bad Boy, Detrot Pistons, Isiah Thomas. Jordan sangat membeci Pistons sampai dengan sekarang bahkan Tim Nasional Basket amerika pun akhirnya mengambil keputusan untuk tidak membawa bintang pistons, Isiah Thomas untuk masuk ke dalam tim nasional.

Fokus utama dari serial ini adalah pada 3 episode terakhir dimana ditampilkan cerita sesungguhnya apa itu last dance yang tentunya diwarnai dengan emosi yang dapat membuat penonton ikut terbawa menjadi bagian dari Tim Bola Basket Chicago Bulls.


Karakter Yang Berlawanan

Banyak unsur yang berperan dalam membentuk suatu tim bola basket. Semakin kuat karakter masing-masing unsur tersebut tentunya akan memperkuat tim tersebut. Unsur-unsur yang ada pada suatu tim bola basket adalah pemilik klub, manajer klub, tim Pelatih, para pemain serta unsur lainnya yang mendukung. Dari beberapa unsur tersebut, unsur yang memegang perenana penting dalam perencanaan adalah manajer klub dan pelatih klub. Kedua unsur tersebut haruslah bersatu dalam membuat strategi agar para pemain dapat bermain dengan focus untuk meraih kemenangan. Di dalam film ini, Manajer klub Bulls yang diceritakan adalah Jerry Krause dan Pelatih klub Phill Jackson. 

Jerry Krause bertanggung jawab terhadap kelangsungan hidup dari klub. Hal utama yang dipikirkan adalah tentang keuangan yang sehat. Yang ada dalam pikiran Krause adalah bagaimana dengan keterbatasan sumber daya yang dimiliki mampu mengulang lagi prestasi yang telah dicapai Bulls pada era 1990-1993 dimana saat itu bulls memenangkan kompetisi NBA secara tiga kali berturut-turut yang mana ini adalah rekor pada NBA untuk pertama kalinya.

Krause berbicara pada Jackson tentang strategi yang akan dilakukannya namun ada satu strategi yang tidak disukai Jackson yaitu akan menjual scotie pippen karena dapat menghemat pengeluaran gaji pemain. Jackson menolak hal tersebut dengan alasan masih membutuhkan pippen sebagai pendamping Jordan untuk mengulangi prestasi yang telah didapat. Perbedaan pendapat terus berlangsung hingga musim 1997-1998 yang pada akhirnya Jackson mengusulkan proposal berjudul last dance yang mana didalam proposal tersebut Jackson meminta diberikan kesemapatan sekali lagi untuk bisa kembali mencetak rekor tanpa harus mengurangi keuangan klub. Akhirnya disepakati bahwa proposal tersebut diterima namun dengan catatan tidak ada kenaikan gaji pemain dan jika tidak berhasil juara musim ini seluruh unsur tim akan dirubah, termasuk pelatih dan pemain dengan alsan untuk menjaga stabilitas tim.  


https://clutchpoints.com/the-last-dance-the-complicated-bulls-legacy-jerry-krause/

Perbandingan 2 karakter dari sisi four tasks of management

Dalam film “The Last Dance” dapat kita lihat bahwa implementasi 4 tugas manajerial dapat berjalan dari sosok Jerry Krause (General Manager Chicago Bulls 1985-2003) dan Phil Jackson (Head Coach Chicago Bulls 1989-1998).

  1. Perencanaan (Planning)

Sebagai seorang general manager dan coach untuk sebuah tim basket ternama, Chicago Bulls, harus memiliki keahlian dan kepiawaian dalam memimpin tim. Selain itu, yang terpenting adalah mampu menjelaskan dan membawa tim kepada visi, misi dan tujuan organisasi. Kemampuan mendefinisikan visi, misi, dan tujuan itu akan menggiring seorang leader kepada perencanaan yang matang dan terstruktur. Perencanaan adalah proses yang dilakukan oleh manajer untuk memilih dan menetapkan tujuan organisasi serta menentukan metode/cara terbaik untuk mencapainya. 

Jerry Krause dan Phill Jackson memiliki dua visi dan misi yang bertolak belakang. Seperti yang kita ketahui bahwa tujuan utama terbentuknya tim olahraga adalah mendapatkan kemenangan di setiap pertandinganya. Jerry Krause memiliki tujuan untuk mendapatkan banyak keuntungan dari ketenaran Chicago Bulls saat itu, karena ia baru bergabung disaat Michael Jordan sudah bergabung di dalam tim. Ia lebih menempatkan kepentingan organisasi dibandingkan kepentingan tim sehingga dalam film ini ia mengatakan bahwa “organisasi lah yang memenangkan kejuaraan”.

Disisi lain, Phil Jackson memilih untuk berfokus kepada permainan yang dapat membawa tim kepada kemenangan. Ia selalu mempersiapkan tema permainan dan strategi yang baru setiap musim pertandingan. Ia mengumpulkan tim dan melakukan rapat untuk membahas strategi yang harus dilakukan untuk memenangkan pertandingan. Ia mengoptimalkan kemampuan tim yang ada, meskipun harus mengalami banyak perombakan anggota tim yang telah dilakukan Jerry Krause. Ia mendukung tim yang sedang berjuang untuk mendapatkan tujuan tim itu sendiri yaitu mendapatkan piala kemenangan. Sosok leader dapat dilihat ketika ia harus dapat beradaptasi dengan kondisi dan kebijakan baru yang tentunya dapat menjadi penghalang tim. Ia berfokus kepada kepentingan tim yang mencetak kejuaraan.

       2. Pengorganisasian (Organizing)

Pengorganisasian adalah penataan struktur cara kerja dimana anggota organisasi bisa saling berkerja sama dan berinteraksi untuk mencapai tujuan organisasi. Mengingat bertolak belakangnya visi, misi, dan tujuan Jerry Krause dan Phill Jackson, maka dalam tahapan ini pun kita bisa melihat bahwa terdapat perbedaan cara pengaturan tim.

Jerry Krause menyusun strategi bagaimana tujuannya bisa tercapai, yaitu dengan melakukan rombak ulang susunan tim dan mengeluarkan pemain-pemain yang tidak ia inginkan. Ia mencari celah bagaimana ia mendapatkan keuntungannya sendiri dengan melakukan skema pertukaran pemain. Perpindahan anggota tim membuat kondisi kerjasama tim menjadi kurang baik, sehingga seringkali Jerry Krause dirundung oleh Michael Jackson ataupun anggota tim yang lainnya.

Phil Jackson memiliki keahlian mengatur tim agar menjadi lebih solid. Ia mengatur posisi pemain sesuai dengan tujuan tim yaitu meraih kemenangan dalam tiap pertandingan. Kemampuannya mengelola tim, membuat satu dengan yang lain saling bergantung dan tetap berfokus pada kemanangan yang dikejar bersama-sama.

       3. Pengarahan (Leading)

Tugas manajerial pada tahapan ini adalah bagaimana ia mampu memotivasi, memimpin, dan mengarahkan tim agar dapat mencapai tujuan bersama. 

Jerry Krause dianggap berhasil dalam mencapai keuntungan dari kejuaraan yang diperoleh Chicago Bulls. Namun ia diremehkan karena kemampuan komunikasinya yang kurang dalam membentuk kebersamaan tim sehingga timbul ketegangan antara ia dengan Michael Jordan. Bahkan, ia berhasil menciptakan perpecahan yang membuat Michael Jordan pensiun untuk kedua kalinya dan mendepak Phil Jackson sebagai pelatih dan ‘memperdagangkan’ Dennis Rodman dan Scottie Pippen. 

Di sisi yang lain, Phill Jackson dianggap menjadi pelatih terbaik di NBA karena keberhasilannya memimpin tim Chicago Bulls dari pinggir lapangan. Kemampuannya itu membawa Chicago Bulls mendapatkan 6 gelar kejuaraan NBA sebelum akhirnya ia harus dikeluarkan oleh Jerry Krause karena dinilai sudah tua atau kurang produktif. Bahkan, dalam pertandingan terakhir sebelum dinyatakan harus keluar, Ia tetap fokus untuk memenangkan pertandingan yang disebut dengan “The Last Dance”           

       4. Pengendalian (Controlling) 

Tugas manajer adalah mengevaluasi seberapa baik organisasi dalam mencapai tujuan nya dan juga membantu organisasi dalam menentukan tindakan perbaikan atas kinerja yang kurang baik.

Dalam film documenter “The Last Dance”, Jerry Krause dianggap sudah berhasil membuat Chicago Bulls mendapatkan keuntungan besar dari para pemain yang melegenda meskipun ia harus kehilangan inti dari kesuksesan yang ia dapati, yaitu anggota tim Chicago Bulls. 

Phil Jackson tetap berfokus kepada kemenangan dan kepentingan tim. Ia berhasil membawa tim kepada kemenangannya untuk terakhir kalinya bersama Chicago Bulls sebelum ia memimpin tim basket lainnya, yaitu Lakers.


Perbandingan 2 karakter dari sisi managerial roles

Managerial roles
Jerry Krause
Phill Jackson
DECISIONAL
Enterpeneur
kepiawaian nya dalam berbisnis membuat ia dapat meraih banyak keuntungan dengan memanfaatkan ketenaran dari Chicago Bulls yaitu pemasukan franchise dan sponsorship.
berinovasi dari sisi teknis, yaitu meramu strategi tim di lapangan untuk mencari celah kelemahan lawan sehingga dapat memenangkan setiap pertandingan
Disturbance handler
Ketika ia menghadapi masalah dengan perselisihan internal baik dengan pelatih, pemain maupun fans, ia tetap tenang, tidak terpancing emosinya dan tetap focus kepada tujuan utama bisnis organisasinya.
Issue perombakan tidak membuat sosok pelatih senior ini terbebani namun justru memotivasi nya untuk menunjukkan kualitas terbaiknya di setiap permainan
Resource allocator
lebih memperhatikan benefit perusahaan sehingga dia tidak memandang komposisi pemain dan pelatih yang ada apakah yang terbaik untuk club.
membuat tim nya lebih solid dan mempertahankan pemain-pemain terbaiknya
INTERPERSONAL
Figurehead
sosok yang tidak disukai banyak orang karena mengesampingkan arti dari seni olahraga basket dengan hanya mementingkan keuntungan organisasi
pelatih yang dihormati karena dapat membentuk kebersamaan tim
Leader
pemimpin kontroversial yang tidak disegani oleh organisasinya
sosok pelatih yang disegani anggotanya karena mampu memimpin dari pinggir lapangan untuk membuat timnya meraih juara.
Liaison
memiliki komunikasi yang kurang baik dalam membangun kebersamaan tim, sehingga banyak yang tidak suka dengan kebijakannya
dapat berkordinasi dengan baik dengan para pemain untuk berfokus pada kemenangan dan kepentingan tim
INFORMATIONAL
Monitor
mampu mengevaluasi bisnis yang berjalan dengan baik untuk meraih profit organisasinya
setiap pertandingan diibaratkan sebagi pertandingan terakhir. Sehingga semakin hari kemampuan yang ditunjukkan tim nya semakin baik.
Disseminator
Tidak memberi arahan yang baik, cenderung hanya memberikan seseorang satu kesempatan, jika tidak berhasil maka dipecat.
mengarahkan setiap pemainnya untuk menunjukkan potensi masing-masing

Solusi karakter agar mampu mencapai kinerja tertinggi efektif dan efisien

Dalam film last dance kita dihadapkan pada 2 karakter yang menarik untuk bisa dikupas lebih dalam dalam kaitan bagaimana seorang manager mampu melaksanakan tugasnya secara efektif sesuai dengan deksripsi kerja yang diminta oleh organisasi.

Adalah Jerry Krause, karakter pertama dalam film ini yang menarik kita perhatikan. Seperti yang sudah dijelaskan diatas Jerry adalah karakter antagonis yang dilihat dari sisi olahraga bola basket itu sendiri. Dia seorang general manager yang ditunjuk oleh pemilik klub untuk mengatur bagaimana pengelolaan klub ini dari operasional hingga pengaturan keuangan klub secara ekonomi bisnis. Dia jauh dari gambaran ideal seorang yang menarik untuk disukai oleh orang lain, namun sangat dipercaya oleh pemilik klub untuk menjalankan organisasinya. Pemilik klub memilih dia bukan tanpa alasan, Jerry dipilih karena mampu melaksanakan tugasnya dengan baik sebagai seorang manager dan bukan dipilih untuk personality contest. Pengelolaan sebuah klub adalah sesuatu yang kompleks karena tidak hanya bicara pemain dan pertandingan, namun juga bagaimana mengelola fasiltas, mengelola back office seperti keuangan, komersial, sponsor dan semua pihak yang memastikan pemain bisa melakukan pertandingan dan fokus pada permainan. Dan untuk memastikan hal tersebut perlu mengacu pada prosedur dan kaidah kaidah yang sudah ditetapkan oleh organisasi. dan jika diperlukan membuat aturan atau prosesur sebagai koridor bagi perusahaan supaya berjalan dengan sesuai tujuan. Bahkan pada suatu kesempatan, general manager harus berani untuk pengambilan keputusan sulit yang dibutuhkan organisasi walau mungkin dilihat secara berbeda oleh anggota tim yang lain. 

Karakter yang lain adalah Phil Jackson, seorang pelatih berdarah dingin yang mampu meracik sebuah tim yang solid dengan mengoptimalkan kemampuan dari masing masing individu dalam tim. Fokus pada strategi dan memenangkan pertandingan adalah tujuan utama Phil Jackson. Dan ini sudah dibuktikan dengan 5 gelar NBA bagi Chicago bull. Sebagai seorang manager tim, selain harus mengenai karakter dari masing masing pemainnya, manajer juga harus mampu meracik strategi yang jitu untuk bisa mengatasi lawan lawannya dalam pertandingan, tentunya Analisa mengenai kekuatan lawan, dimana pertandingan digelar dan bagaimana mengatur nafas tim selama kompetisi berlangsung karena ini juara ditentukan bukan karena satu atau dua kali kemenangan dalam pertandingan, namun dalam akumulasi kemenangan di setiap wilayah untuk kemudian masuk kedalam babak utama. Artinya pengelolaan kelelahan pemain, rotasi pemain, metode pelatihan serta kondisi asupan yang tetap menjaga kondisi pemain menjadi informasi yang selalu digunakan dalam memilih pemain yang tepat dalam setiap pertandingan. Setiap pelatih selalu memiliki the winning team, dimana ini adalah tim inti yang menjadi acuan dalam memenangkan kompetisi ini. Sebisa mungkin tim inti yang menjadi penyangga utama akan selalu dipertahankan untuk memastikan tim selalu solid dalam setiap pertandingan. Biasanya kesolidan ini dibangun dalam proses komunikasi yang Panjang dan saling memahami keduabelah pihak. Hubungan yang positif ini menyebabkan tim mudah dalam menterjemahkan strategi pelatih dan pelatih paham apa yang menjadi keinginan pemain untuk mengoptimalkan kemenangan dalam setiap pertandingan. 

Dalam film last dance ini, dua karakter yang berbeda tanggung jawab dan fokus ini menjadi bersinggungan, Ketika kemudian organisasi dihadapkan pada tantangan-tantangan yang mengharuskan beberapa pendekatan yang bisa mempengaruhi jangka Panjang organisasi. dalam kasus Chicago bulls adalah keuntungan bisnis jangka Panjang, karena tentunya selain sebagai klub olahraga, Chicago bulls juga entitas bisnis yang memperhitungan rugi dan laba. Disatu sisi sebagai klub olahraga pemenang juara NBA 5 kali dan memiliki pemain pemain hebat yang memiliki ego dan harapan lebih, menjaga mereka untuk tetap loyal dan termotivasi menjadi bagian utama salah satunya adalah dengan nilai kontrak dan gaji yang fantastis. Namun disatu sisi ini tentunya akan memberatkan organisasi. terlebih jika nilai ekonomis seorang pemain sudah tidak setinggi dari yang kontribusi dan nilai aktualnya. Keinginan untuk menjual pemain yang sudah terlalu mahal dan mempertahankan satu atau dua pemain ikon menjadi salah satu alternatif, namun disatu sisi ini akan mengorbankan winning team yang sudah terbentuk. Dan mungkin akan mengganggu keutuhan tim dalam menghadapi kompetisi. Pertanyaannya bagaimana kita harus mensikapi ini? Jangka Panjang organisasi secara bisnis dan keutuhan tim.

Secara prinsip, baik general manager ataupun coach adalah orang yang diberikan tanggung jawab dalam mengelola sumberdaya yang dibebankan kepadanya untuk bisa dikelola secara efektif dan efisien untuk mengoptimalkan value dari perusahaan. Semuanya melakukan tugasnya sesuai peran dan hirarkinya. Jika ini jelas dan dipahami tentunya tidak akan ada pelemik dan ketidaksepahaman untuk keputusan yang diambil karena setiap orang paham jangkauan dan wewenang masing-masing. Namun tentunya akan menjadi lebih sempurna jika ini kemudian komunikasi serta koordinasi bisa dilakukan sebelum kemudian keputusan diambil. Ini akan memberikan ruang lebih pada analisa terhadap informasi yang dibutuhkan serta challenge yang dibutuhkan terhadap opsi keputusan nantinya. Keterlibatan semua stakeholder baik management, coach, perwakilan pemain dalam pengambilan keputusan akan menempatkan mereka juga menjadi orang yang memiliki pertanggungjawaban untuk pelaksanaan keputusan nantinya. “hold other accountable” itu yang diharapkan dalam pengambilan keputusan. Selain melibatkan stakeholder dalam pengambilan keputusan, seorang manager baik General manager atau coach, memiliki ‘agility’ dalam melakukan perannya. Agility adalah kompetensi yang mensyaratkan seseorang untuk mampu beradaptasi dan merespon segala sesuatu dengan sigap dan taktis dengan tetap mengikuti koridor organisasi. Jadi tidah hanya jago mengelola namun juga bernavigasi terhadap perubahan, mampu berinteraksi dan menyampaikan secara cakap dan mengambil keputusan yang tepat berdasar analisa yang menyeluruh. Demikian poin yang bisa kami sampaikan dalam memaknai karakter Jerry Krause sebagai General Manager Chicago Bulls dan Phil Jackson selaku Head Coach Chicago Bulls.


Referensi :

https://www.mainbasket.com/r/7956/jerry-krause-si-joker-dalam-kisah-batman-jordan-dan-robin-pippen#:~:text=Jerry%20Krause%20memegang%20jabatan%20manajer,membentuk%20tim%20Bulls%20yang%20legendaris.

https://www.indosport.com/basket/20200518/michael-jordan-percaya-chicago-bulls-bisa-menang-7-gelar-nba

https://www.indosport.com/basket/20200422/mengenang-pidato-michael-jordan-yang-menyindir-jerry-krause


Tim Republic of Awesome :

1. Arief Nugrahadi Kuncoro

2. Bagus Setiagung Budi Santoso

3. Grecia Ulina

4. Yodha Bima Widyadhana


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format