How to Engage Consumers More and More?

Chapter 14: Engaging Consumers and Communicating Customer Value dan CHAPTER 17: Direct, Online, Social Media, and Mobile Marketing


2
2 points

Chapter 14: Engaging Consumers and Communicating Customer Value 
Integrated Marketing Communication Strategy

Building  Good Customer Relationship
Membangun hubungan yang baik dengan pelanggan bukanlah hanya sekedar menyalurkan barang dengan kualitas baik, menetapkan harga yang sesuai dan menyediakan apa yang pelanggan perlukan. Perusahaan juga harus mampu menggaet pelanggan dan juga mengkomunikasikan tujuan nilai yang mereka bawa untuk pelanggan. Pengkomunikasian ini perlu direncanakan melalui program yang terintegrasi. Komunikasi ini menjadi kunci bagi perusahaan dalam usaha meng- engage pelanggan mereka serta membangun hubungan yang saling menguntungkan dengan pelanggannya.

THE PROMOTION MIX
Promotion Mix atau juga dikenal sebagai Marketing Communication Mix merupakan perpaduan spesifik dari alat promosi yang digunakan perusahaan untuk mengkomunikasikan customer value secara persuasif dan membangun hubungan dengan pelanggan
Perpaduan spesifik alat promosi yang dimaksud ialah perpaduan antara advertising, public relation, personal selling, sales promotion dan direct marketing tools. Setiap kategori melibatkan lagi  alat spesifik khusus dalam promosi guna membangun komunikasi dengan pelanggan

  1. Advertising merupakan  semua bentuk presentasi non personal serta promosi ide yang dibayar barang, atau jasa oleh sponsor teridentifikasi. Mencakup : siaran, mencetak, dan online
  2. Personal Selling adalah presentasi pribadi oleh individu  perusahaan penjual untuk tujuan melibatkan pelanggan, melakukan penjualan, dan membangun hubungan dengan konsumen. Mencakup : presentasi 
  3. Public Relation dapat membangun hubungan baik dengan berbagai publik perusahaan untuk memperoleh publisitas yang menguntungkan, membangun citra  baik bagi perusahaan, dan menangani atau menghindari rumor, berita dan peristiwa yang tidak menguntungkan. Mencakup : siaran pers, website, dan sponsor
  4. Sales Promotion sebagai Insentif jangka pendek untuk mendorong pembelian atau penjualan suatu produk atau layanan. Mencakup : diskon, kupon, demonstrasi produk 
  5. Direct and Digital Marketing dengan terlibat langsung dengan individu yang ditargetkan, konsumen dan komunitas pelanggan untuk mendapatkan tanggapan segera dan membangun hubungan pelanggan yang kuat. Mencakup : catalog, online dan media social, email 

Meski bauran alat promosi ini memegang peranan penting namun dalam mengkomunikasikan dan membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan maka perusahaan tetap harus melibatkan dan mengkoordinasikan bauran 4P lainnya yakni produk, harga, dan tempat untuk mendapatkan hubungan dan pengaruh yang lebih besar.

INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION

Dalam kurun dekade terakhir pemasar marak menerapkan strategi seni pemasaran massal. Untuk mendukung strategi ini pemasar mengembangkan komunikasi media massa yang efektif. Banyak perusahaan besar yang kini rela investasi miliaran dolar di televisi, majalah, dan iklan media massa lainnya guna menjangkau jutaan pelanggan melalui iklannya.

A. The New Marketing Communication Model 

Wajah baru komunikasi pemasaran hadir karena beberapa faktor yang mendorongnya. Meliputi perubahan pada konsumen, konsumen saat ini di perkembangan era digital dalam mencari produk tidak terbatas pada iklan komersial pemasaran lama, mereka dapat menggali sendiri sumber informasi terkait produk di internet dan media social, selain itu konsumen juga dapat saling bertukar informasi dengan konsumen lainnya terkait merek dan produk serta pengalamannya. Selain itu perubahan strategi pemasaran juga membuat komunikasi pemasaran berubah, pasar missal yang telah lebih global merubah strategi pemasaran perusahaan, perkembangan era digital pun berpengaruh dalam perubahan strategi ini karena saat ini pemasaran dapat dilakukan mulai dari tv hingga smartphone di internet dan sosial media. Meski bertujuan mengkomunikasikan pemasaran secara lebih luas, namun komunikasi pemasaran ini mengiklankan produk atau merek secara lebih spesifik dan tersegmentasi. Contohnya melalui email, sms, kupon, blog, dan lainnya. Pemasaran digital berkembang pesat tumbuh 15% dalam setahun dan diperkirakan pada 2020 akan meraup 45% belanja dibandingkan iklan tradisional lain seperti tv. Diantara pemasaran digital ini media seluler menempati posisi pertama dalam kesuksesan pertumbuhan periklanan. Contoh konkrit dari berkembangnya komunikasi pemasaran baru ini adalah perusahaan Unilever membelanjakan ¼ dari $8 miliar pemasaran globalnya untuk pemasaran digital. Meski demikian masih banyak perusahaan yang menggunakan cara lama bahkan menggabungkan keduanya karena apapun media komunikasinya kuncinya ialah melibatkan konsumen, menyampaikan pesan yang dibawa oleh produk atau merek tersebut dan juga menambah pengalaman konsumen atas produk dan merek tersebut.

B. The Need for Integrated Marketing Communication 

Pencampuran media dan konten dalam pemasaran baru juga membawa pekerjaan baru bagi pemasar, banyaknya sumber mengenai merek yang berbeda seperti  informasi merek yang berbeda dari iklan di tv dan iklan di media lainya seperti situs internet menunjukan bahwa seringkali perusahaan gagal  mengintegrasikan komunikasi pemasarannya. 

Salah satu masalah yang muncul ialah perbedaan informasi yakni pesan iklan disampaikan oleh departemen dan biro iklan, lalu pesan terkait diskon, promosi dan konten media disampaikan oleh departemen dan biro hubungan masyarakat. Perbedaan konten yang disampaikan pada konsumen ini membuat kebingungan di benak konsumen dan akan mempengaruhi posisi merek. Maka ledakan pemasaran digital ini membawa peluang besar sekaligus tantangan besar. Untuk menjadi solusinya dalam mengintegrasikan komunikasi marketingnya perusahaan menerapkan Komunikasi Pemasaran TerIntegrasi, Integrasi dan koordinasi dengan hati-hati untuk saluran komunikasi perusahaan untuk menyampaikan dengan jelas, konsisten, dan pesan menarik tentang organisasi dan produknya.

DEVELOPING EFFECTIVE MARKETING COMMUNICATION

A. A View of the Communication Process

Sumber : Kotler, 2018

Untuk melakukan komunikasi yang efektif, perlu diketahui cara komunikasi bekerja. Sebagaimana digambarkan pada bagan diatas, ada dua pelaku dalam komunikasi, yaitu sender dan receiver. Sender akan meng-encoding pesan. Kemudian pesan akan disampaikan kepada receiver melalui media. Lalu pesan akan di-decoding oleh receiver. Receiver akan memberikan respon dan diterima sender sebagai feedback. Proses encoding dengan decoding pesan harus sesuai. Jika tidak akan terjadi distorsi pesan. Interpretasi pesan dari receiver tidak sesuai dengan maksud pesan yang dikirimkan sender.

B. Steps in Developing Effective Marketing Communication

  1. Identifying the Target Audience

    Pilihan target audience bermacam-macam. Bisa konsumen produk saat ini atau konsumen yang potensial. Bisa seseorang yang membeli atau seseorang yang mempengaruhi untuk membeli. Bisa individu, kelompok, publik figur, atau masyarakat umum.

  1. Determining The communication Objective

    Setelah target teridentifikasi, selanjutnya adalah menentukan respon yang diinginkan. Adalah hal yang umum apabila capaian akhir komunikasi pemasar adalah untuk mendapatkan respon berupa pembelian produk/jasa. Namun demikian, ada enam tahapan sebelum konsumen sampai pada tahap pembelian. Ini disebut buyer-readiness stages. Antara lain, awareness, knowledge, liking, preference, conviction dan kemudian baru actual purchase.

Sumber: Kotler, 2018

  1. Designing a Message

    Untuk mengembangkan pesan yang efektif, idealnya suatu pesan harus mendapatkan perhatian (Attention), menarik minat (interest), membangkitkan keinginan (desire) dan menghasilkan tindakan (action). Ini sering disebut dengan AIDA framework. Dalam menyusun pesan, pemasar perlu menentukan apa yang ingin disampaikan (message content) dan bagaimana cara menyampaikannya (message structure and format)

  • Message Content .Dalam menentukan pesan, ada tiga tipe pendekatan, yaitu rational, emotional, dan moral. Pendekatan rational lebih terkait dengan benefit yang akan didapatkan. Pendekatan emotional dilakukan dengan mempengaruhi, baik emosi positif maupun negatif, yang dapat mendorong keputusan pembelian. Pendekatan emosional seringkali mendapatkan perhatian dan kepercayaan yang lebih. Sebab, konsumen cenderung merasakan sesuatu terlebih dahulu sebelum memikirkannya. Pendekatan ini dapat dilakukan dengan metode storytelling. Kemudian, ada pendekatan moral. Pendekatan ini mengarahkan audience secara langsung terhadap apa yang dianggap benar dan layak.

  • Message Structure .Ada tiga struktur pesan yang harus ditentukan pemasar. Pertama, apakah kita akan memberikan kesimpulan atau menyerahkan audience untuk menyimpulkan sendiri. Kedua, apakah kita akan memberikan argumen terkuat di awal atau di akhir. Ketiga, apakah kita akan menyajikan one-sided argument dengan hanya menyebutkan keunggulan produk atau two-sided argument dangan menampilkan baik keunggulan maupun kekurangan produk.

  • Message Format .Strong format dari suatu pesan diperlukan oleh pemasar. Dalam hal iklan cetak, pemasar perlu menentukan headline, copy, illustration, dan color. Untuk mendapatkan perhatian yang lebih, headline dan gambar harus eye-catching dan berbeda dari yang lain. Jika iklan dilakukan menggunakan media televisi atau video, pemasar harus menggabungkan unsur gerakan, tahapan, dan suara

  1. Choosing Communication Channels and Media

    Ada dua tipe communication channel. Antara lain

  • Personal Communication Channel. yaitu dimana dua orang atau lebih melakukan komunikasi secara langsung. Baik itu bertatap muka, telepon, e-mail, maupun lewat chat internet.

  • Nonpersonal Communication Channel Adalah berbagai macam media yang membawa pesan tanpa kontak personal dan feedback. Nonpersonal communication ada 3 yaitu, major media, atmosphere, dan event. Major media meliputi media cetak (majalah dan koran), media broadcast (televisi dan radio), media display (baliho dan poster) serta media online (laman perusahaan dan sosial media). Atmosphere meliputi lingkungan yang dirancang untuk mendorong kecenderungan pembelian produk. Event adalah kejadian yang dipentaskan untuk menyampaikan pesan kepada target audience.

  1. Selecting the Message Source

    Dampak dari pesan bergantung juga dengan siapa yang menyampaikan pesan tersebut. Penting untuk memilih komunikator yang kredibel dan populer. Pesan yang disampaikan mereka akan lebih persuasif.

  1. Collecting feedback

    Collecting feedback dapat dilakukan dengan menanyakan beberapa hal kepada audience terkait

  • Apakah mereka mengingat konten pesan?
  • Berapa kali mereka menemui pesan tersebut?
  • Apa poin yang mereka ingat?
  • Apa yang dirasakan terkait dengan konten tersebut?
  • Bagaimana Audience menyikapi brand atau perusahaan dahulu dan sekarang?

SETTING THE TOTAL PROMOTION BUDGET AND MIX 

A. Setting the Total Promotion Budget

  1. Affordable Method Budget promosi yang diatur berdasarkan klaim manajemen bahwa perusahaan mampu melakukan budget promosi tersebut

  1. Percentage-of-sales Method dalam metode ini, Budget promosi diambil dari persenan penjualan saat ini maupun yang diprediksi.

  1. Competitive-parity Method adalah budget promosi yang diatur berdasarkan seberapa besar kompetitor mengeluarkan budget untuk promosi.

  1. Objective-and-Task Method yakni budget promosi yang didasarkan pada apa yang ingin dicapai perusahaan.

B. Shaping the Overall Promotion Mix

  1. The Nature of Each Promotion Tool

    1. Advertising. memungkinkan jangkauan konsumen dengan lingkup geografis yang luas dan harga per paparan yang rendah.

    2. Personal Selling ini melibatkan interaksi personal antara dua orang atau lebih. Dengan interaksi tersebut kebutuhan dan karakteristik orang lain dapat diamati, kemudian melakukan penyesuaian berdasarkan hal tersebut.

    3. Sales Promotion meliputi berbagai macam tools seperti diskon, kupon, kontes, dan lain sebagainya.

    4. Public Relation meliputi kabar berita, sponsor, fitur, dan event. 

    5. Direct and Digital Marketing meliputi surat langsung, katalog, dan telefon mobile atau online serta sosial media.

  1. Promotion Mix Strategies

Ada dua strategi, antara lain
Push Strategy. Melibatkan pushing marketing activity yang mengutamakan personal selling dan trade promotion. Disini, produsen mengarahkan aktivitas pemasaran kepada channel members untuk membawa produknya kepada konsumen akhir

Pull Strategy. Melibatkan pulling marketing activity yang mengutamakan advertising, consumer promotion, dan direct and digital media. Disini, produsen mengarahkan aktivitas marketing langsung kepada konsumen akhir.Sumber : Kotler, 2018

  1. Integrating the Promotion Mix

    Promotion mix yang terintegrasi akan memastikan bahwa upaya komunikasi terjadi saat, dimana, dan bagaimana konsumen membutuhkan komunikasi tersebut. Untuk mencapai promotion mix yang terintegrasi, diperlukan kerjasama dalam rencana gabungan upaya komunikasi. Perusahaan perlu melibatkan konsumen, pemasok, dan pemangku kepentingan lain untuk merencanakan komunikasi. Dengan begitu, upaya promosi yang dilakukan perusahaan akan lebih maksimal.

  1. Socially Responsible Marketing Communication

    Aspek legal dan etik perlu diperhatikan dalam melakukan promotion mix. Ada dua perihal terkait aspek legal dan etik. Antara lain.

  • Advertising and Sales Promotion. Perusahaan harus menghindari iklan yang menipu atau penipuan. Pengiklan tidak boleh membuat klaim yang keliru. Contohnya, obat ini dapat meninggikan badan hanya dalam sebulan, padahal tidak bisa.

  • Personal Selling. Staf penjualan dalam perusahaan harus mengikuti kompetisi yang adil. Staf tidak boleh melakukan penipuan kepada konsumen ketika melakukan penjualan.

CHAPTER 17: Direct, Online, Social Media, and Mobile Marketing 

DIRECT AND DIGITAL MARKETING. Pemasaran langsung dan digital melibatkan keterlibatan langsung dengan konsumen individu dan komunitas pelanggan yang ditargetkan dengan cermat untuk mendapatkan respon yang cepat dan membangun hubungan pelanggan yang baik. Perusahaan menggunakan pemasaran langsung untuk menyesuaikan penawaran dan konten mereka dengan kebutuhan dan minat segmen pasar. Dengan cara ini, mereka membangun keterlibatan pelanggan, komunitas merek, dan penjualan. Pertumbuhan tren Direct and Digital Marketing sangat pesat dan menjadi berbasis internet. Pada tahun 2018 belanja iklan seluler tumbuh 66 persen, dan pada 2019 diperkirakan akan mencapai 29 persen dari total belanja iklan AS. Hal ini disebabkan karena faktor konsumen yang menghabiskan lebih banyak waktu untuk bermain gadget mereka, sehingga pengeluaran iklan untuk iklan seluler ikut meledak.

Manfaat Direct and Digital Marketing 

  1. Bagi Pembeli:

    kenyamanan (mudah dan pribadi) siap untuk mengakses banyak produk, akses ke informasi komparatif tentang perusahaan, produk, dan pesaing, interaktif dan langsung.

  1. Bagi Penjual:

    alat untuk membangun hubungan pelanggan, berbiaya rendah, efisien, alternatif cepat.

FORMS OF DIRECT AND DIGITAL MARKETING

MARKETING, THE INTERNET, AND THE DIGITAL AGE. Bagaimana perusahaan menanggapi Internet dan era digital dengan berbagai strategi pemasaran online?

  • Pemasaran multi-saluran. melibatkan pemasaran melalui toko dan saluran offline tradisional lainnya. 

  • Pemasaran online. melakukan pemasaran melalui internet, menggunakan situs web perusahaan, iklan dan promosi online, email. 

  • Situs web Komunitas Bermerek. menyajikan konten merek yang melibatkan konsumen dan menciptakan komunitas pelanggan. 

  • Spam. mengirim pesan email yang tidak diminta dan tidak diinginkan

SOCIAL MEDIA AND MOBILE MARKETING

Social Media Marketing

  1. Social Media : Jaringan sosial online independen dan komersial tempat orang berkumpul untuk bersosialisasi dan berbagi pesan, opini, gambar, video, dan konten lainnya.

    Marketers dapat memanfaatkan social media dengan 2 cara : 

  • Menggunakan social media yang sudah ada misalnya Facebook, Google+, Twitter, YouTube, Flickr, Instagram, atau halaman media sosial lainnya. Keunggulannya adalah mudah, cakupannya luas, dapat menciptakan komunitas merek yang substansial.

  • Mengaturnya sendiri dengan media sosial berbasis minat. Jejaring sosial online ini memenuhi kebutuhan komunitas yang lebih kecil dari orang-orang yang berpikiran sama, menjadikannya kendaraan yang ideal bagi para pemasar yang ingin menargetkan kelompok dengan minat khusus. Contoh : CafeMom.com, FarmersOnly.com

  1. Social Media Marketing Advantages and Challenges

  • A. Advantages 

  • Media sosial ditargetkan dan bersifat pribadi -> memungkinkan pemasar untuk membuat dan berbagi konten merek yang disesuaikan dengan konsumen individu dan komunitas pelanggan.

  • Media sosial bersifat interaktif -> ideal untuk memulai dan berpartisipasi dalam percakapan pelanggan dan mendengarkan feedback pelanggan

  • Media sosial juga bersifat langsung dan tepat waktu ->Dapat digunakan untuk menjangkau pelanggan kapan saja, di mana saja dengan konten pemasaran yang relevan dan tepat waktu terkait kejadian dan aktivitas merek.

  • Media sosial bisa sangat hemat biaya -> Meskipun membuat dan mengelola konten media sosial bisa jadi mahal, banyak media sosial yang gratis atau murah untuk digunakan. Dengan demikian, pengembalian investasi media sosial seringkali tinggi dibandingkan dengan media tradisional yang mahal seperti televisi atau media cetak. Hal ini membuat pemasaran ini mudah dijangkau bahkan dari bisnis kecil dan merek yang tidak mampu membayar biaya tinggi untuk kampanye pemasaran anggaran besar.

  • Engagement and social sharing capabilities -> media sosial dapat melibatkan pelanggan dalam membentuk dan berbagi konten merek, pengalaman, informasi, dan ide. Misalnya, Etsy (“Your place to buy and sell all things handmade.”)  — pasar kerajinan online.  Etsy menggunakan situs web dan selulernya serta sejumlah media sosial untuk menciptakan komunitas gaya hidup “Etsy”, tempat pembeli berkumpul untuk mempelajari, menjelajahi, bertukar, dan berbagi ide tentang produk buatan tangan dan vintage serta topik terkait. 

  • B. Challenges

  • Banyak perusahaan masih bereksperimen dengan cara menggunakannya secara efektif dan hasilnya sulit diukur.

  • Harus mampu mengembangkan aliran konten yang menarik. Tujuan perusahaan dalam menggunakan media sosial adalah menjadikan merek sebagai bagian dari percakapan dan kehidupan konsumen. Namun, pemasar tidak bisa begitu saja memanfaatkan interaksi digital konsumen sehingga pemasar harus bisa menjadi bagian berharga dari pengalaman online konsumen dengan mengembangkan aliran konten yang menarik.

  • Karena konsumen memiliki begitu banyak kendali atas konten media sosial, bahkan kampanye media sosial yang tampaknya tidak berbahaya pun dapat menjadi bumerang.

  1. Integrated Social Media Marketing

    Perusahaan yang menggunakan media sosial berhasil mengintegrasikan berbagai media untuk menciptakan social sharing, keterlibatan, dan komunitas pelanggan yang terkait dengan merek dan mendorong konsumen untuk membeli merek tersebut sehingga memberikan dampak material pada bisnis.

Mobile Marketing

  1. Mobile Marketing 

    Pesan pemasaran, promosi, dan konten lainnya yang dikirim ke konsumen melalui perangkat seluler mereka. Tujuannya untuk melibatkan pelanggan di mana saja, kapan saja selama proses pembelian dan membangun hubungan dengan pelanggan. Mobile/seluler menyediakan platform yang kaya untuk melibatkan konsumen lebih dalam saat mereka menjalani proses pembelian dengan alat mulai dari iklan seluler, kupon, dan teks hingga aplikasi dan situs web seluler. Perusahaan menggunakan pemasaran seluler untuk : 

  • Merangsang pembelian langsung

  • Membuat belanja lebih mudah

  • Memperkaya pengalaman merek

    Pemasaran seperti ini juga memungkinkan pemasar memberikan informasi, insentif, dan pilihan kepada konsumen pada saat mereka menyatakan minat atau ketika mereka kemungkinan besar akan membuat pilihan pembelian.

  1. Challenges

  • Berisiko membuat marah konsumen yang sudah bosan  dengan iklan. Untuk mengatasi hal itu pemasar harus mampu memberikan informasi dan penawaran yang benar-benar berguna yang akan membuat konsumen ingin terlibat.

  • Media digital dan sosial akan tetap menjadi satu pendekatan penting ke pasar tetapi tetap bekerja berdampingan dengan pendekatan lain dalam bauran pemasaran yang terintegrasi penuh sehingga pemasar tidak boleh hanya berfokus pada pemasaran dalam media sosial saja untuk hasil yang maksimal.  

TRADITIONAL DIRECT MARKETING FORMS

  1. Direct Mail Marketing 

    Pemasaran yang terjadi dengan mengirimkan penawaran, pengumuman, pengingat, atau barang lainnya secara langsung kepada seseorang di alamat tertentu. Surat langsung sangat cocok untuk komunikasi langsung dan satu-ke-satu. Memiliki keunggulan :

  • High target-market selectivity

  • Dapat dipersonalisasi

  • Memberikan sesuatu yang nyata bagi orang untuk dipegang dan disimpan

  • Dapat digunakan untuk mengirim sampel

  • Menciptakan hubungan emosional dengan pelanggan yang tidak bisa dilakukan oleh digital

  • Memungkinkan pengukuran hasil yang mudah. 

Kekurangan : 

  • Biaya surat langsung lebih mahal daripada media massa seperti televisi atau majalah, namun orang-orang yang dijangkau memiliki prospek yang jauh lebih baik.

  • Akan dianggap mengganggu jika dikirim ke orang yang tidak tertarik -> pemasar harus mampu menargetkan surat langsung mereka dengan hati-hati agar tidak menyia-nyiakan uang dan waktu penerimanya, dan merancang program berbasis izin yang mengirim surat langsung hanya kepada mereka yang ingin menerimanya.

  1. Catalog Marketing 

    Pemasaran langsung melalui katalog cetak, video, atau digital yang dikirimkan ke pelanggan tertentu, tersedia di toko, atau disajikan secara online. 

  • Katalog digital :

  • > Menghilangkan biaya pencetakan dan pengiriman
    > Produk dan fitur dapat ditambahkan atau dihapus sesuai kebutuhan dan harga dapat disesuaikan secara instan
    > Dapat menawarkan barang dagangan yang hampir tidak terbatas
    > Dapat dibawa kemanapun
    > Interaktif – berbagai macam format presentasi, termasuk pencarian dan video

  • Katalog cetak 

    > Mendorong penjualan langsung – sesuai survei orang melihat web setelah melihat katalog cetak

  • > Menciptakan hubungan emosional dengan pelanggan, melibatkan konsumen dengan cara yang tidak bisa dilakukan oleh gambar digital
  1. Telemarketing

    Melibatkan penggunaan telepon untuk menjual langsung ke konsumen dan pelanggan bisnis. Pemasar mengembangkan sistem panggilan “opt-in” -> memberikan informasi dan penawaran yang berguna kepada pelanggan yang telah mengundang perusahaan untuk menghubungi mereka melalui telepon atau email sehingga tidak mengganggu pelanggan. 

  1. Direct Response Television Marketing

    Pemasaran langsung melalui televisi, termasuk iklan televisi respons langsung (secara persuasif mendeskripsikan produk dan memberi pelanggan nomor bebas pulsa atau situs online untuk memesan dan program periklanan 30 menit penuh atau lebih lama) serta iklan televisi interaktif (iTV) yaitu iklan memungkinkan pemirsa berinteraksi dengan program dan iklan televisi. 

  1. Kiosk Marketing

    Kiosk -> mesin informasi dan pemesanan.

Policy Issues in Direct Digital and Mobile Marketing

  1. Irritation, Unfairness, Deception, and Fraud

    Pemasaran langsung terkadang mengganggu atau menyinggung konsumen, dituduh mengambil keuntungan yang tidak adil dari pembeli yang impulsif atau kurang canggih, skema penipuan seperti penipuan investasi atau koleksi palsu untuk amal, pencurian identitas dan penipuan keuangan telah menjadi masalah serius. 

  1. Consumer Privacy

    Konsumen sering kali mendapatkan keuntungan dari adanya database pemasaran; mereka menerima lebih banyak tawaran yang sangat sesuai dengan minat mereka. Namun, pemasar mungkin mengetahui terlalu banyak tentang kehidupan konsumen dan mereka mungkin menggunakan pengetahuan ini untuk mengambil keuntungan yang tidak adil dari konsumen

Penulis:

The Phantom Shadow
1. Arneta Launuru
2. Lia Arfita Meliana
3. Muhammad Ikhsan Hidayat
4. Muhammad Taufiq Anggoro


Like it? Share with your friends!

2
2 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
4
Genius
Love Love
2
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
1
Win
ikhsan

24 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format