The Rules of Algorithm in Silicon Valley

Bagaimana algoritma kompresi Richard Hendricks membangun Pied Piper?


1
1 point

Silicon Valley merupakan serial televisi Amerika bergenre komedi. Serial ini dibuat oleh Mike Judge, John Altschuler, dan Dave Krinsky, serta disutradarai oleh Alec Berg. Serial ini perdana tayang pada 6 April 2014 untuk season 1 dengan total 53 episode untuk 6 season. Silicon Valley season 6 terakhir tayang pada 8 Desember 2019. Silicon Valley ditayangkan melalui HBO (Home Box Office), sebuah stasiun televisi Amerika Serikat. Aktor utama dalam serial ini adalah Thomas Middleditch sebagai Richard Hendricks, T. J. Miller sebagai Erlich Bachman, Josh Brener sebagai Nelson “Big Head” Bighetti, Martin Starr sebagai Bertram Gilfoyle, Kumail Nanjiani sebagai Dinesh Chugtai, Zach Woods sebagai Donald “Jared” Dunn, Christopher Evan Weich sebagai Peter Gregory, dan Matt Ross sebagai Gavin Belson. 

sumber : amazon.com
Cerita bermula dari Richard Hendricks yang menciptakan sebuah aplikasi dengan nama Pied Piper yang mana mengandung algoritma kompresi data revolusioner. Algoritma aplikasi Pied Piper ini menciptakan kompresi data tanpa menurunkan kualitas file. Terobosan yang diciptakan Richard kemudian menarik perhatian Peter Gregory dan Gavin Belson yang merupakan pemilik Hooli, salah satu perusahaan basis teknologi, yang mana keduanya memberi penawaran berbeda akan aplikasi Pied Piper. Pada akhirnya, Richard memilih menerima tawaran Peter. Akan tetapi, Gavin kemudian menyuruh pegawainya untuk merekayasa algoritma Pied Piper dan menciptakan copycat yang kemudian diberi nama Nucleus. Dalam suatu event yang sama, Pied Piper dan Nucleus harus dipresentasikan oleh kedua perusahaan. Pada waktu inilah akhirnya terobosan lain Richard menarik banyak investor untuk berinvestasi di Pied Piper.

Permasalahan bermula ketika ide aplikasi yang dimiliki Richard diragukan oleh banyak orang termasuk rekannya yaitu Elrich, Gilfoyle, dan Dinesh, serta rekan kerjanya di Hooli. Hingga suatu saat, terobosan algoritmanya diketahui, dua tawaran datang yaitu tawaran dari Gavin Belson berupa $10 juta untuk melepaskan Pied Piper kepada Hooli dan tawaran Peter Gregory sebesar $200 ribu dengan 5% kepemilikan Pied Piper untuk Peter. Setelah berhasil memilih, permasalahan lain timbul yakni telah ada perusahaan dengan nama Pied Piper sehingga Richard harus memutar otak untuk tetap mempertahankan nama Pied Piper. Tidak berhenti di situ, masalah kembali muncul ketika Hooli ternyata berusaha menciptakan produk yang sama persis dengan Pied Piper melalui rekayasa algoritma milik Pied Piper. 

sumber : wikipedia

MARKETING CHANNEL DESIGN

Marketing channel design adalah usaha perusahaan untuk secara efektif mendesain channel pemasaran bagi perusahaan. Metode design antara lain (1) Menganalisis kebutuhan konsumen, Pied Piper berusaha mengakomodasi kebutuhan orang-orang terkait aplikasi pencarian musik yang memanfaatkan algoritma kompresi baru; (2) Menentukan tujuan channel, target level konsumen Pied Piper adalah orang-orang dalam internet yang membutuhkan pencarian lagu dari era kapanpun sehingga memudahkan para pencipta lagu untuk mengatahui apakah terjadi pencurian karya; (3) Mengidentifikasi channel alternatif, menjadikan Pied Piper sebagai aplikasi berdasar komputasi cloud dengan kompresi tanpa menurunkan kualitas file; (4) Mengevaluasi channel alternatif, Pied Piper merasa aplikasinya sudah cukup untuk mengolah berbagai file akan tetapi masih mengalami kesulitan pada video 3D.

sumber : nbcnews

THE PROMOTIONAL MIX

The promotional mix merupakan pencampuran yang spesifik dari perangkat promosi perusahaan dalam rangka mengantarkan nilai konsumen dan membangun hubungan dengan konsumen. Kelima komponennya yaitu:;

  1. Advertising : bentuk berbayar atas presentasi dan promosi ide, barang, atau jasa  oleh sponsor. Pada Silicon Valley Season 1, Pied Piper masih pada tahap pembangunan. Pada tahap itu, Richard berusaha menarik perhatian investor untuk mendanai aplikasi tersebut dengan cara mendatangi langsung perusahaan pendanaan. 
  2. Sales promotion : insentif jangka pendek untuk mendorong pembelian atau penjualan barang atau jasa. Setelah rumusan algoritmanya diketahui banyak orang dan Richard mendatangi perusahaan pendanaan, Richard mendemonstrasikan apa itu Pied Piper dengan visi dan misi perusahaan. 
  3. Personal selling : interaksi personal dari pihak penjualan perusahaan untuk membangun engagement dengan konsumen. Pied Piper melakukan penawaran langsung kepada orang-orang saat event TechCrunch Disrupt.
  4. Public relations : membangun hubungan yang baik secara publik dan membangun image baik bagi perusahaan. Pied Piper mengikuti event TechCrunch Disrupt dan memperoleh juara saat final presentation, mengalahkan pesaingnya Hooli.
  5. Direct and digital marketing : berhubungan secara langsung dengan individu konsumen yang menjadi target untuk membangun hubungan konsumen yang jangka panjang. Pied Piper berhubungan langsung dengan para investor yang tertarik untuk memiliki Pied Piper sebagai perusahaan yang didanai.

ANALISIS PERSAINGAN

Identifying Competitors

Perusahaan mencoba mengidentifikasi perusahaan lain yang kemungkinan besar dapat menjadi pesaing dalam menjalankan usahanya. Pesaing dapat diidentifikasikan dengan perusahaan yang mengeluarkan produk yang sama atau jenis produk yang sama, perusahaan yang memproduksi produk dengan fungsi yang sama, hingga perusahaan yang usahanya berjalan di segmen pasar yang sama. Dalam serial Silicon Valley, Richard menciptakan aplikasi Pied Piper yang mana memiliki algoritma yang belum pernah dijalankan sebelumnya. Dalam perjalanannya membangun aplikasi Pied Piper, Richard harus menghadapi kenyataan bahwa perusahaan yang telah memiliki nama besar yaitu Hooli ternyata meratas dan mencoba merekayasa algoritma Pied Piper kemudian membangun aplikasinya sendiri yaitu Nucleus. Hooli membuat copycat yaitu Nucleus untuk menjadi pesaing Pied Piper di pasar. Hal ini harus menjadi perhatian Pied Piper dikarenakan Hooli adalah perusahaan yang telah memiliki nama dan dikenal masyarakat sedangkan Pied Piper merupakan perusahaan yang masih dalah masa perintisan awal, apabila Hooli berhasil membuat copycat dan memperkenalkan produknya lebih dulu ke pasar, maka kemungkinan Pied Piper kehilangan kesempatan untuk menarik perhatian pasar. 

Assessing Competitors

Pada bagian ini, perusahaan menilai atau mencoba mengenali lebih jauh bagaimana perusahaan pesaing. Mulai dari tujuan dan strategi dari perusahaan pesaing, kekuatan serta kekurangan pesaing, hingga mengira-ngira apa reaksi pesaing ketika perusahaan kita mengeluarkan suatu produk atau inovasi. Perusahaan Hooli membangun copycat yaitu Nucleus karena menemukan adanya kesempatan untuk menjadi yang pertama menggunakan terobosan algoritma yang sesungguhnya dirumuskan oleh Richard. Dengan menjadi yang pertama, maka Hooli akan menjadi perusahaan terdepan dalam pengembangan teknologi. Selain itu, pemilik Hooli, yaitu Gavin Belson memiliki tujuan tersendiri yang didorong rasa bersaing dengan Peter Gregory yang merupakan pihak yang mendanai Pied Piper. Hooli menetapkan sebuah tim khusus untuk merekayasa algoritma Pied Piper semirip mungkin dalam menciptakan Nucleus. Kekuatan yang dimiliki Hooli adalah pendanaan yang dimiliki perusahaan sudah besar tanpa harus mencari-cari investor lagi sehingga pembangungan Nucleus tidak perlu mengkhawatirkan permasalahan keuangan, sedangkan Pied Piper hanya menerima pendanaan dari Peter Gregory dan masih harus berhati-hati dalam pengambilan keputusan terkait investasi keuangannya. Akan tetapi, Hooli memiliki kelemahan berupa keuangannya yang pada dasarnya kurang efektif karena tetap membayar gaji pegawai yang mana sebenarnya pegawai ini tidak diberikan tugas yang jelas di Hooli, artinya sebenarnya pegawai ini menganggur tetapi tetap dibayar oleh Hooli. Selain itu, algoritma Pied Piper yang direkayasa oleh Hooli tidak memiliki kualitas yang sebaik aslinya. Meskipun mendekati, tetapi kualitas algoritma Nucleus tidak sesempurna milik Pied Piper. 

Selecting Competitors

Perusahaan dapat memilih akan bersaing dengan perusahaan yang seperti apa, apakah perusahaan yang lebih lemah, sama kuat, atau bahkan memilih bersaing dengan perusahaan yang lebih kuat darinya. Selain itu, perusahaan juga dapat mengidentifikasi apakah pesaing berada pada persaingan yang baik atau yang menghalalkan segala cara dalam bersaing. Terkait persaingan ini, Pied Piper bersaing dengan Hooli yang merupakan perusahaan dengan posisi lebih kuat dibandingkan Pied Piper, mengingat bahwa Pied Piper merupakan perusahaan baru dengan pendanaan yang masih minim. Selain itu, dirasa Hooli bersaing dalam kondisi persaingan yang tidak baik. Hal tersebut dikarenakan Hooli bersaing dengan cara meretas algoritma Pied Piper yang kemudian merekayasa serta membangun copycat atas produk Nucleus mereka. 

sumber : culturefly.co.uk

STRATEGI BERSAING

Penentuan strategi bersaing dapat dilakukan dengan menggunakan strategi kompetitif dasar dari Michael Treacy dan Fred Wiersema yaitu “value diciplines”. Perusahaan dapat memimpin posisi dengan menawarkan nilai-nilai unggul kepada konsumen melalui “value diciplines”. Ketiga nilai tersebut yaitu: 

  1. Operational Excellence, berkaitan dengan cost leadership. Perusahaan memiliki cost terbaik karena mampu bekerja secara efisien dibandingkan pesain sehingga dapat menawarkan product dengan harga yang lebih rendah. 
  2. Product Leadership, dapat dicapai melalui inovasi. Fokus dari nilai ini terletak pada fase R&D perusahaan, sehingga dapat menghasilkan produk yang lebih baik.
  3. Customer Intimacy, perusahaan berjalan secara service-oriented. Konsumen manjadi pusat dari kegiatan organisasi. Perusahaan berusaha membangun citra dan hubungan baik dengan konsumen. 

Berdasarkan ketiga nilai tersebut, Pied Piper memiliki strategi bersaing dengan tipe Product Leadership. Hal tersebut tercermin dari bagaimana Richard dan tim berusaha untuk terus mengembangkan dan menyempurnakan Pied Piper seperti dengan mempekerjakan pihak ketiga untuk membangun komputasi awan bagi Pied Piper sehingga operasi Pied Piper menjadi lebih mudah. 

BALANCING CUSTOMER AND COMPETITOR ORIENTATIONS

Terdapat tiga tipe usaha perusahaan menyeimbangkan antara orientasi konsumen dengan orientasi kompetitor, (1) competitor-centered company : sebagaian waktu dihabiskan untuk mengamati pergerakan pesaing; (2) customer-centered company : sebagaian banyak waktu dihabiskan untuk fokus pada pengembangan konsumen; (3) market-centered company : sebagian banyak waktu perusahaan untuk fokus pada kompetitor dan juga pengembangan konsumen. Dalam hal ini, Pied Piper berada pada nomor 3 yaitu market-centered company, yang mana Pied Piper tidak hanya menghabiskan waktu di salah satu sisi saja tetapi dalam proses pengembangan aplikasi, Pied Piper mengembangkan produk perusahaan serta memperhatikan bagaimana atau tindakan apa yang diambil Hooli.

SOLUSI

Dalam melakukan pengembangan ide dari aplikasi Pied Piper, dirasa terdapat beberapa hal yang kurang efisien sehingga Pied Piper harus mengeluarkan cost untuk hal tersebut. Sebut saja ketika Erlich Bachman bersikukuh untuk membuat logo dengan menyewa seniman graffiti dengan biaya $10 ribu. Richard kurang memberikan ketegasan terkait dengan pengeluaran keuangan perusahaan sehingga biaya tersebut akhirnya keluar hanya untuk logo yang sama seperti logo awal yang diusulkan oleh Jared Dunn. Richard dapat menentukan penganggaran yang efisien sehingga modal yang ada dapat dimanfaatkan untuk pengembangan aplikasi menjadi lebih baik. Pada hari dimana event TechCrunch Disrupt dilaksanakan, Richard pada akhirnya mengubah semua coding yang sebelumnya ada pada Pied Piper dan menggantinya dengan coding yang baru. Meskipun pada akhirnya hal tersebut berhasil dan membawa pada kemenangan Pied Piper, akan tetapi hal tersebut dirasa kurang efektif mengingat cost yang dikeluarkan sebelumnya sangat banyak, seperti untuk membangun cloud yaitu sebesar $20 ribu. Maka sebaiknya, Pied Piper sudah menentukan penganggaran yang jelas, bagaimana dana yang ada akan dimanfaatkan, fokuskan dana yang ada untuk mengembangkan aplikasi menjadi lebih baik, mengingat bahwa Hooli telah membangun Nucleus untuk menyaingi Pied Piper. 

Penulis : Ruhma Syafia Dewi (411792)

Referensi :

Kotler, P. and Armstrong, G. (2018). Principles of Marketing (17th ed). Harlow, New York : Pearson Education Ltd.

https://id.wikipedia.org/wiki/Silicon_Valley_(seri_TV)

https://www.youtube.com/watch?v=Vm4tx1O9GAc&t=2s


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
1
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
Ruhmasyafia

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format