PREMIUM RUSH : BISNIS LAYANAN KURIR MENGGUNAKAN SEPEDA YANG TERLIBAT DALAM SEBUAH KONFLIK DENGAN KELOMPOK MAFIA AKIBAT PAKET ILEGAL

"Kami menjamin barang anda aman dan sampai tepat pada waktunya"


1
1 point

A. SINOPSIS

Premium Rush sebuah film yang diluncurkan pada tahun 2012, mengambil sisi kesibukan di wilayah Manhattan, New York City. Berkisah tentang kehidupan kurir bisnis pengantar paket pesepeda yang terlibat dalam konflik berbahaya. Film karya David Koepp ini menceritakan tentang Wilee (Joseph Gordon Levitt), seorang kurir pesepeda fixed gear yang bekerja dengan mantan pacarnya Vanessa (Dania Ramirez) dan rekan kurir paket pesepeda lainnya di sebuah perusahaan layanan pesan antar menggunakan sepeda milik Raj (Aasif Mandvi) yang bernama Security Courier.

Suatu hari, Security Courier mendapat sebuah permintaan dari pelanggan yang secara khusus memilih Wilee yang merupakan kurir terbaik sebagai kurir pengantarnya. Raj menyebut pekerjaan ini sebagai misi pengantaran barang berharga yang tidak boleh gagal “Premium Rush”. Pekerjaan tersebut adalah mengantar sebuah amplop yang sangat berarti bagi seorang perempuan teman sekamar Vanessa, yaitu Nima (Jamie Chung). 

Gambar 1. Nima saat akan menemui Tuan Leung mafia penyelundup illegal antar negara

Sebelumnya, Nima telah memberikan uang tabungannya senilai 50.000 USD kepada Tuan Leung (Henry O), seorang hawaladar Tiongkok (geng penyeludup barang ilegal antar negara), dengan imbalan tiket yang harus dikirimkan kepada seorang yang dipanggil Kakak Chen (Wei Qinghe). Nima berniat mengirim tiket tanda terima senilai uang 50.000 USD itu dalam sebuah amplop. Nima menggunakan jasa Security Courier dan secara khusus memilih Wilee untuk memberikan kertas itu kepada kakak Chen di daerah Pecinan.

Gambar 2. Wilee dan Manny saat balapan mengantar paket dari Nima

Kakak Chen adalah pengusaha yang terlibat dalam kegiatan penyelundupan imigran gelap. Nima berharap bisa mendatangkan ibu dan anaknya dari China ke Amerika melalui dia. Sementara itu, salah seorang polisi yang gemar bermain judi bernama Bobby Monday (Michael Shannon), terjerat hutang di salah satu tempat perjudian milik Mr. Lin (Boyce Wong), seorang renternir di Chinatown. Akibat kalah judi hutang Bobby mencapai 17.000 USD. Anak buah Mr. Lin terus meneror Bobby untuk melunasi utangnya. Karena tak kunjung mampu membayar hutang, anak buah Mr. Lin menawarkan solusi kepada Bobby berupa tugas merebut kertas bernilai 50.000 USD tersebut kemudian hutangnya akan sepenuhnya dianggap lunas. Bobby Monday yang tersudut akhirnya berupaya merebut amplop surat itu demi mendapatkan sejumlah uang yang sangat besar.

Gambar 3. Wilee dan Vanessa mencari jalan keluar saat dikejar oleh Bobby Moday

Setelah memantau kegiatan Nima, Bobby kemudian mendapati bahwa Nima baru saja menyerahkan amplop berisi tiket itu kepada Wilee untuk dikirimkan. Dia pun berusaha merebut amplop dari tangan Wilee. Dalam proses pengantaran amplop itu, Wilee menghadapi rintangan bertubi-tubi hingga amplop tersebut harus berpindah dari kurir satu ke kurir yang lain. Wilee yang menaruh curiga terhadap Bobby tidak ingin menyerahkan amplop tersebut. Setelah mengetahui kondisi yang sebenarnya, Wilee dan rekan sesama kurir mencoba melarikan diri dan berusaha membantu agar Nima untuk memperjuangkan ibu dan anaknya.

Gambar 4. Manny saat berurusan dengan polisi

Demi dapat mengantarkan amplop tersebut sampai di tujuan pada waktu yang tepat, Wilee dan rekan-rekannya harus berurusan dengan pihak kepolisian atas kegaduhan lalu lintas yang mereka sebabkan. Terjadilah kejar-kejaran antara polisi, Bobby dan kelompok kurir pesepeda di kota New York. Willie pun sempat kantor polisi untuk melaporkan tindakan Bobby, namun kemudian dia menyadari bahwa Bobby adalah seorang polisi. Wilee kemudian kabur dari kantor polisi dan menghindari kejaran Bobby dengan dibantu oleh Vanessa dan juga anggota kurir pesepeda lain yang dikirim Raj. Dengan berbagai strategi yang dilakukan bersama para kurir pesepeda, akhirnya Wilee berhasil menyampaikan pesanan dari Nima tepat pada waktunya, sehingga Nima dapat memberangkatkan Ibu dan anaknya ke Amerika untuk berkumpul bersamanya.

B. IDENTIFIKASI MASALAH

Masalah dalam film ini bermula ketika Perusahaan Security Courier mendapat pekerjaan mengantar sebuah amplop misterius berisi pesan penyelundupan imigran gelap bernilai 50.000 USD dari kelompok mafia penyelundupan ilegal tiongkok Hawla, dimana para kurir pesepeda pengirim paket terlibat konflik dengan seorang anggota polisi yang bekerjasama dengan kelompok renternir tiongkok Mr. Lin karena berusaha merebut paketnya akibat terbelit hutang puluhan dollar USD. Setelah dihadapkan pada ancaman dari anggota kelompok yang ingin menguasai paket tersebut, kelompok kurir yang menjunjung nilai keamanan dan ketepatan waktu ini mengatur berbagai strategi dan upaya meloloskan diri agar dapat menyampaikan pesanan sesuai tujuan tepat pada waktunya. Dilema muncul karena mereka tidak bisa melibatkan anggota kepolisian pada saat masalah besar mengancam nyawa dan pekerjaan mereka, karena paket yang dibawa berkaitan dengan kegiatan ilegal.

C. ANALISA TEORI “CONFLICT, POLITICS, AND NEGOTIATION

1. Tipe Konflik

Dalam suatu organisasi, akan muncul berbagai macam konflik. Beberapa diantaranya adalah Konflik Interpersonal, Konflik Intragroup, Konflik Intergroup, dan Konflik Interorganizational. (Lihat Grafik. 1)

Grafik 1. Berbagai macam tipe konflik dalam organisasi
(sumber : Jones and George. 2020. Contemporary Management)

Dalam film Premium Rush, terdapat 4 jenis konflik yang muncul yaitu :

  • Konflik Interpersonal

Dalam film Premium Rush, terlihat adanya konflik interpersonal antar pekerja ketika Wilee dan Manny sering berebut pekerjaan. Selain itu juga terdapat konflik asmara antara sesama pekerja, dimana Wilee cemburu dan menduga mantan pacarnya, Vanessa, menjalin hubungan khusus dengan rekan kerjanya, Manny. Selain konflik interpersonal antar pekerja juga terdapat konflik interpersonal antara pekerja dengan manajernya, yaitu Wilee yang kecewa dengan cara manajerial Raj yang dianggap tidak memperlakukan pekerjanya dengan adil. Raj tidak mengatur jadwal dan rute dengan baik sehingga menimbulkan persaingan antar kurir.

  • Konflik Intragroup

Dalam film Premium Rush, terlihat adanya konflik Intragroup antar sesama kurir, yaitu perbedaan pendapat antara Wilee dan Manny terkait teknis pelaksanaan kerja mereka. Menururt Wilee seharusnya ada pembagian rute dan jatah paket yang adil untuk masing-masing kurir, Wilee merasa kesal ketika Manny mengambil rute dan jatah paket yang biasa ia ambil. Sedangkan menurut Manny hal tersebut tidaklah perlu, ia lebih senang dengan cara yang kompetitif, siapa cepat dia dapat, siapa saja berhak mengambil rute manapun dan mengambil paket manapun selama mereka lebih cepat dan lebih mampu.

  • Konflik Intergroup

Dalam film ini konflik intergroup tercermin dari adanya konflik dalam Security Courier antara tim bagian operator yang bertugas mengatur pesanan dan bagian kurir yang bertugas mengantarkan pesanan. Beberapa kesalahan yang menimbulkan konflik diantaranya ketika bagian operator tidak melakukan pembagian tugas dengan baik, sering memaksa kurir melakukan pengantaran disaat kondisi mereka sudah lelah, dan tidak melakukan screening & verifikasi pesananan dengan baik sehingga membahayakan kurir pengantar paket. 

  • Konflik Interorganizational

Dalam film Premium Rush, konflik interorganizational muncul di sepanjang film karena secara garis besar film ini membahas strategi yang dilakukan kelompok kurir pesepeda dalam menghadapi ancaman Boby dan kelompok renternir Mr. Lin yang berusaha merebut paket mereka. Selain itu juga terdapat konflik antara geng Hawala dengan Bobby yang bekerjasama dengan geng renterni Mr. Lin. Kelompok Hawla marah terhadap perbuatan geng renternir yang dianggap mengancam kepentingan kelompok Hawla hanya demi mendapatkan uang yang bukan hak mereka.

2. Sumber Konflik

Berdasarkan Jones and George. 2020., sumber konflik dapat dibedakan menjadi beberapa hal antara lain : perbedaan tujuan dan time horizon, kewenangan yang tumpang tindih, ketergantungan tugas, perbedaan evaluasi dan sistem penghargaan, sumber daya yang terbatas, serta status inconsistencies (Lihat Grafik 2).

Grafik 2. Beberapa macam sumber konflik dalam organisasi
(sumber : Jones and George. 2020. Contemporary Management)

Analisa dari sudut pandang sumber konflik dalam film Premium Rush:

  • Sumber Konflik Interpersonal

Sumber konflik interpersonal antara pekerja Security Courier dengan manajer sekaligus operatornya, adalah karena perbedaan evaluasi dan sistem penghargaanWilee mempersepsikan sikap Raj tidak adil dalam memperlakukan pekerja. Raj sengaja memberikan pekerjaan yang seharusnya untuk Wilee kepada Manny, dan memberikan upah yang lebih besar kepada Manny dibandingkan kepada Wilee untuk sebuah pekerjaan yang sama. Sumber lainnya adalah adanya ketidakkonsistenan, dimana kurir yang dianggap berprestasi lebih dipandang dibanding yang lain, sehingga menimbullkan kecemburuan. Nima secara khusus meminta Raj memilih Wilee sebagai kurir pengantar paketnya karena ia mendapatkan informasi bahwa Wilee adalah pekerja terbaik, hal ini menimbulkan rasa iri pada diri Manny karena Wilee selalu diunggulkan.

  • Sumber Konflik Intragroup

Sumber konflik intragroup antar sesama kurir terjadi karena kewenangan yang tumpang tindih, dimana mereka mempunya tugas dan target pekerjaan yang sama namun tidak ada pemetaan wilayah jelas dan pembagian tugas yang detail, sehingga menyebabkan para pekerja saling berebut pekerjaan.

  • Sumber Konflik Intergroup

Sumber konflik intergroup antara bagian kurir dengan bagian manajemen dan petugas operator terjadi karena perbedaan tujuan dan time horizon. Bagian manajemen dan operator memiliki tujuan untuk mencapai target pesanan sebanyak mungkin untuk meningkatkan revennue, sedangkan kurir berupaya menyampaikan paket kepada penerima tepat tepat pada waktunya dengan selamat. Sumber konflik yang lain adalah adanya tugas yang saling mempengaruhi dan kelangkaan SDMDalam bisnis ini, pekerjaan kurir dan operator saling mempengaruhi sehingga apabila kurir tidak dapat mencapai target maka pelanggan yang tidak puas akan komplain kepada operator. Ditambah dengan keterbatasan jumlah kurir memaksa manajemen mempekerjakan kurir melebihi batas intensitas normal pekerjaan mereka. Hal ini menjadi sumber konflik ketika menajemen menuntut hasil optimal kepada para kurir mereka untuk memenuhi semua permintaan tanpa mempertimbangkan kondisi fisik kurir mereka yang mungkin sudah lelah. 

  • Sumber Konflik Interorganizational

Sumber konflik interorganizational antara para kurir dengan geng mafia Mr. Lin dan Bobby adalah perbedaan tujuan dan time horizon. Bobby bersama geng renternir Mr. Lin berupaya merebut paket dari Nima yang dibawa oleh kurir pesepeda dengan tujuan menguasai tiket senilai uang 50.000 USD. Sedangkan kurir pesepeda dari perusahaan Secuirty Courier bertujuan mengamankan pesanannya dan menyampaikan kepada yang berhak menerima tepat pada waktunya. Konflik lain juga terjadi antara geng Mafia Hawla dengan geng renternir. Geng mafia Hawla mempunyai misi meloloskan titek tersebut untuk menyelundupkan orang tua dan anak Nima dari Cina ke Amerika yang tidak terbentur regulasi cina terkait larangan meninggalkan negara. Kelompok renternir berusaha merampas tiket untuk menguasai uang senilai 50.000 USD. Akhirnya konflik kepentingan antar kelompok ini memicu perseteruan antar kelompok untuk memperjuangkan kepentingan masing-masing.

3. Strategi Manajemen Konflik

Apabila ditinjau dari strategi mengelola konflik dalam Film ini dapat dianalisa sebagai berikut: 

Strategi Yang Telah Dilakukan

Strategi Yang Seharusnya dilakukan

  • Kompromi (Compromise)

Dalam film ini strategi konflik antara Bobby dengan kelompok lintah darat Mr. Lin dikelola menggunakan strategi kompromi. Bobby menerima penawaran dari anak buah Mr. Lin dan berkompromi untuk bekerjasama merebut paket senilai uang 50.000 USD yang akan digunakan untuk melunasi hutangnya. Strategi kompromi juga digunakan dalam mengelola konflik antara kurir Wilee dan manajernya Raj, ketika Raj membutuhkan kurir terbaik untuk mengantarkan pesanan penting dan Wilee meminta upah lebih untuk jasanya.

Strategi yang berfokus pada Individu:

  • Meningkatkan Awareness terhadap Sumber Konflik.

Konflik di dalam perusahaan Security Courier seharusnya dikelola dengan strategi meningkatkan kepekaan masing-masing pekerja terhadap hal-hal yang dapat menimbulkan konfilk, baik pekerja di bagian operator, pekerja di bagian kurir ataupun manajemen. Sehingga konflik antar pegawai dapat dihindari.

  • Penolakan (Avoidance)

Respon penolakan terlihat dalam konflik antara kurir dengan manajernya Raj. Dimana kurir terus memprotes kebijakan Raj, namun Raj bersikap acuh terhadap kritikan mereka. Hingga akhirnya tidak pernah ada langkah penyelesaian apa pun untuk menyelesaikan konflik diantara mereka.

Strategi yang berfokus pada Individu:

  • Meningkatkan Diversity Awareness dan Skills

Pekerja Security Courier juga seharusnya meningkatkan kesadaran terhadap perbedaan antar sesama pekerja baik dari segi jabatan, ras, gender, usia dll. Selain itu juga dari segi kemampuan masing-masing pekerja. Sehingga mereka dapat lebih objektif dalam memberikan tugas dan mengevaluasi hasil pekerjaan.

  • Kompetisi (Competition)

Konflik antar sesama kurir yaitu Wilee dan Manny yang memperebutkan barang antaran dalam film ini dikelola dengan strategi Kompetisi. Manny yang tidak mau begitu saja menyerahkan paket kepada Wilee akhirnya  bersepakat bersaing dalam kecepatan dan yang memenangkan balapan berhak mengantarkan paket tersebut. Selain itu konflik antar kelompok yaitu kelompok kurir dengan kelompok yang berusaha merebut paket juga dilakukan dengan cara kompetisi. Dengan membawa kepentingan masing-masing mereka bersaing untuk menguasai paket berharga tersebut.

Strategi yang berfokus pada Organisasi :

  • Mengubah Struktur atau Budaya Organisasi

Perusahaan Security Courier perlu melakukan evaluasi dan jika dibutuhkan dapat melakukan perubahan struktur atau budaya organisasi. Sehingga mengurangi benturan antara operator, kurir ataupun manajemen sehingga secara maksimal dapat mewujudkan kepuasan pelanggan. Perubahan struktur organisai misalnya dilakukan dengan penambahan bagian tertentu meningkatkan efisiensi dan efektifitas pelaksanaan teknis pekerjaan. Perubahan budaya organisasi misalnya dilakukan dengan penambahan nilai safety first dalam pelaksanaan kerja para kurir, sehingga mereka diharuskan memperhatikan kesehatan serta keselamatan diri dengan cara fokus pada selama berkendara dengan mematuhi lalu lintas dan .

Tabel. 1 Strategi manajemen konflik yang telah dilakukan dan seharusnya dilakukan.

4. Negosiasi

Pada film Premium Rush, tipe negosiasi yang digunakan adalah:

  • Negosiasi Distributif (Distributive Negotiation)

Dalam negosiasi distributif, konflik ditangani dengan cara kompetisi. Film ini menunjukkan bagaimana para kelompok yang tetap mempertahankan tujuan dan nilai masing-masing, sehingga seluruhnya baik kelompok kurir pesepeda, kelompok renterni, serta kelompok mafia penyelundup ilegal terus berlomba-lomba untuk menguasai barang yang diperebutkan. Selain itu konflik antar sesama kurir juga diselesaikan dengan negosiasi kompetitif, dimana Wilee yang berkonflik dengan rekan kerjanya Manny akhirnya menyelesaikan konflik mereka dengan saling balapan untuk menjadi pengantar terbaik dengan waktu yang tercepat.

  • Tawar-Menawar Integrative (Integrative Bargaining)

Dalam integrative bargaining, para pihak yang berkonflik melihat secara kooperatif sebagai situasi dimana keduanya bisa mendapatkan keuntungan. Tawar menawar integrative dalam hal ini terjadi ketika Raj memberikan pekerjaan yang menantang untuk Wilee yang mengharuskannya sampai pada waktu yang lebih cepat, Wilee menegosiasikan untuk mendapatkan upah lebih untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Raj sempat menolak, namun karena semua pekerja sudah lelah dan tidak ada yang mau menerima tawarannya, Raj tidak punya pilihan lagi selain menyerahkan pekerjaan kepada Wilee. Setelah itu mereka bernegosiasi dan disepakati bahwa Raj akan membayar sejumlah upah tertentu apabila dapat menyelesaikan tugas pengantaran pesanan penting tersebut tepat waktu.

5. Strategi Politik

Menurut Jones and George. 2020., Strategi Politik adalah taktik khusus yang digunakan manajer untuk meningkatkan kekuatan mereka dan menggunakan kekuasaan secara efektif untuk mempengaruhi dan mendapatkan dukungan dari orang lain sambil mengatasi perlawanan atau oposisi. Dalam film ini strategi politik dilakukan untuk menjalankan kekuasaaan, salah satunya digambarkan saat Raj sebagai Manajer Seurity Courier berhasil mempengaruhi dan menggerakkan persatuan kurir pesepeda untuk membantu kurirnya yang dalam bahaya. Raj berhasil mendapatkan dukungan kurir pesepeda seluruh New York dengan membawa pesan adanya kelompok berbahaya yang berusaha menyakiti sesama kurir dan mengancam bisnis kurir sepeda. Raj menggunakan strategi politik menghasut orang lain untuk mendukung dan mengamankan posisinya yang terancam, dimana sebenarnya ancaman tersebut hanya ditujukan kepada Wilee dan kemungkinan hanya berdampak pada perusahaan Security Courier saja, namun dengan strategi politisnya Raj mampu membangkitkan solidaritas kurir sepeda untuk bersama-sama menyelamatkan rekannya yang terancam saat bertugas.

D. ANALISA TEORI “EFFECTIVE GROUPS AND TEAMS

1. Jenis Grup

Dalam organisasi, terdapat jenis-jenis grup yaitu Grup Formal dan Grup Informal. Grup formal adalah grup yang dibentuk untuk mencapai tujuan organisasi, sedangkan grup informal adalah grup yang terbentuk karena interaksi sosial. (Lihat Grafik. 3)

DiagramDescription automatically generated

Grafik 3. Jenis Grup & Tim

(sumber : Jones and George. 2020. Contemporary Management)

  • Grup Formal

Dalam Film ini, yang merupakan group formal adalah Perusahaan Security Courier, geng mafia Hawla dan geng renternir Mr. Lin. Dimana ketiga grup tersebut memiliki struktur organisasi formal beserta tanggung jawab tugas masing-masing untuk bersama-sama mencapai tujuan organisai. Security Courier dibawah kepemimpinan Raj sebagai manajer, bertujuan memberikan layanan terbaik dalam rangka mencapai target pendapatan atau laba. Grup mafia Hawla dipimpin dr. Leung bertujuan mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dari kegiatan penyelundupan barang illegal antar negara. Grup renternir dipimpin oleh Mr. Lin memiliki tujuan mendapatkan uang sebanyak-banyaknya dari kegiatan perjudian dan lintah darat.

  • Grup Informal

Dalam film tersebut juga ditampilkan adanya group informal yang terbentuk karena interaksi sosial para pesepeda, yaitu persatuan kurir pesepeda. Grup kurir sepeda ini terbentuk dari adanya interaksi sosial rutin diantara mereka yang berlatar belakang pekerjaan, hobby dan pengalaman yang sama tentang sepeda. Mereka rutin mengadakan pertemuan, perayaan dan lomba balapan khusus persatuan kurir. Adanya grup ini sangat efektif membantu menyelesaikan masalah pekerjaan anggotanya dengan rasa solidaritas yang tinggi, seperti halnya yang terjadi saat Wilee sedang menghadapi masalah.

2. Norma Grup

Norma grup adalah pedoman bersama atau aturan untuk perilaku yang diikuti sebagian besar anggota grup. Dalam Film Premium Rush ditampilkan bahwa masing-masing grup membawa norma tertentu yang harus diikuti seluruh anggotanya, diantaranya:

  • Perusahaan Security Courier membawa nilai memprioritaskan kepercayaan & kepuasan pelanggan. Semua pekerja harus berkomitmen melakukan manajemen waktu dan strategi agar paket yang dibawa tetap aman dan sampai pada tujuan tepat pada waktunya. Slogan yang mereka terapkan adalah menjamin keamanan barang dan tepat waktu sampai tujuan. Ketika seseorang telah memasrahkan barangnya, maka kurir tidak dapat menyerahkan kepada orang asing.
  • Grup mafia Hawlfa juga memiliki norma yang harus diikuti oleh seluruh anggotanya. Mereka memegang prinsip bahwa kegiatan ilegal yang mereka lakukan harus selalu kedap, nilai yang selalu mereka tekankan adalah tidak berurusan dengan kepolisian. Permasalahan apapun yang sedang dihadapi, sistem mafia Hawla memiliki cara penanganan masalahnya sendiri.
  • Grup renternir Mr. Lin juga memiliki norma yang harus diikuti para anggotanya, yaitu memastikan seluruh penjudi membayar uang mereka. Segala cara akan di tempuh agar siapapun yang berhutang melunasi seluruh hutang sekaligus bunganya.


E. ANALISA TEORI “PROMOTING EFFECTIVE COMMUNICATION

1. Tipe Media Komunikasi

Dalam film ini media komunikasi yang digunakan dalam grup adalah komunikasi bertatap muka, komunikasi dengan perangkat elektronik misalnya penggunaan hanpdhone untuk komunikasi antar sesama kurir ataupun dengan manajer/operatornya. Selain itu juga terdapat komunikasi yang disampaikan dengan menulis pesan untuk orang tertentu, ini direpresentasikan dalam bentuk tanda terima uang yang dibubuhkan tulisan tangan dari pemimpin teringgi mafia Hawla yang mengandung pesan khusus untuk anggota mafia imigran gelap bernama Kakak Chen agar membukakan jalan penyelundupan keluarga Nima dari Cina ke Amerika.

2. Communication Networks in Groups and Teams

Jaringan komunikasi dalam sebuah grup dan tim yang digunakan dalam Film Permium Rush, yaitu:

  • Wheel Network : Komunikasi antara bagian operator dengan bagian kurir menggunakan jaringan wheel network. Dalam hal ini yang berfungsi sebagai command groups dengan pooled task interdependence adalah petugas operator. Dimana setelah bagian operator menerima permintaan layanan dari pelanggan melalui telepon kemudian bagian operator pula yang mendistribusikan  pekerjaan melalui saluran komunikasi kepada kurir. 
  • Circle Network : Dalam film menunjukkan adanya jaringan komunikasi circle network yang terjadi antara anggota grup persatuan kurir yang memiliki kesamaan latar belakang keahlian, pekerjaan ataupun pengalaman. Mereka saling berbagi dan menjalin komunikasi saat mereka berkumpul bersama, bahkan juga saat mereka berada di jalanan.
  • All-Channel Network : All channel Network di dalam film ini salah satunya ditunjukkan pada apa yang diterapkan di perusahaan Security Courier. Dimana setiap karyawan saling berkomunikasi, baik antar sesama kurir, antar bagian kurir dengan bagian operator, dan juga antar kurir dengan manajer.

3. Organizational Communication Networks

Selain telihat komunikasi di dalam grup, dalam film ini juga terlihat bentuk komunikasi antar organisasi. Dalam hal ini komunikasi antar sesama organisasi bisnis pengantaran menggunakan sepeda. Mereka saling berkomunikasi bahkan berkoordinasi untuk saling membantu permasalahan satu sama lain.

4. External Networks

Dalam film ini, manajer perusahaan Security Courier memanfaatkan external networks-nya yaitu para manajer perusahaan bisnis kurir pesepeda yang lain untuk menggerakkan anggota kurir dibawahnya dalam rangka membantu Wilee yang sedang dalam masalah. Dalam hal ini menunjukkan bahwa Raj, sebagai manajer perusahaan telah bergabung dalam jaringan kolaboratif luar yang lebih luas yaitu jaringan para manajer perusahaan layanan kurir pesepeda, dan pada saat yang dibutuhkan ia dapat memanfaatkan koneksinya tersebut dengan baik untuk membantu kepentingan perusahaannya.

5. Information Technology and Communication

Dalam film ini ditunjukkan bahwa peran teknologi informasi sangat dominan dalam mendukung komunikasi dalam grup. Seluruh kurir sepeda dilengkapi dengan alat komunikasi elektronik yang memudahkan mereka saling berkomunikasi dengan cepat antar sesama kurir ataupun dengan operator di kantor pusat. Alat komunikasi yang terhubung dengan internet tersebut juga membantu mereka mengatur strategi pemilihan rute terbaik untuk mengantarkan paket yang mereka bawa. 

F. SARAN

Dari analisa yang dilakukan diatas, terdapat beberapa saran yang dapat diberikan kepada Raj sebagai manajer dari perusahaan Security Courier untuk mengatasi permasalahan dalam film tersebut, dinatarnya: 

  • Menggunakan strategi peyelesaian konflik yang berfokus pada individu dan keseluruhan kelompok dengan berfokus pada sumber konflik, tidak hanya mementingkan tujuan pribadi tapi juga kondisi anggota lain. Seperti yang di jelaskan pada Table 1. (Lihat tabel. 1)
  • Manajer harus memperbaiki Communication Skill nya. Kompetensi sebagai pengirim pesan, yaitu: menyampaikan pesan dengan jelas & lengkap, memilih media yang tepat, memastikan penerima menangkap informasi, menyampaikan informasi secara utuh, dan memberi sarana untuk umpan balik. Kompetensi sebagai penerima pesan, yaitu: fokus pada satu aktivitas demi menghindari kesalahpahaman, menjadi pendengar yang baik & berempati, memahami informasi dari perspektif pemberi pesan serta memberikan dukungan & saran positif.
  • Membuat SOP yang baik dan detil untuk setiap pekerjaan yang disupervisi.
  • Lebih peka dan perhatian pada kondisi dan masalah yang dihadapi pekerjanya.
  • Lebih ketat dalam melakukan pengawasan kinerja karyawan dan memberi hukuman tegas terhadap pelanggaran SOP.
  • Memperketat aturan terkait jenis paket yang diterima, untuk menghindari terlibat dalam kegiatan ilegal.
  • Membuat reward dan punishment yang fair untuk memotivasi karyawan bersaing secara sehat.
  • Menempuh jalur yang legal ketika menghadapi masalah yang berkaitan dengan pelanggaran hukum.
  • dll

PENULIS : Niken Tiyannanda mardareta (41P20086). 

DAFTAR PUSTAKA : Jones and George. (2020). Contemporary Management. New York : McGraw-Hill Education


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
NikenTM

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format