Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini : Selalu ada yang pertama kali dalam segala sesuatu,termasuk gagal


2
2 points

NKCTHI menceritakan tentang keluarga Naredra (Donny Damara/Okan Antara) dan Ajeng (Susan Bachtiar/Niken Anjani). Mereka dikaruniai tiga orang anak yaitu Angkasa (Rio Dewanto), Aurora (Sheila Dara Aisha) dan Awan (Rachel Amanda).Sebuah keluarga yang terlihat bahagia dan baik-baik saja. Film ini menceritakan tentang keinginan orang tua yang tak sejalan dengan pilihan anak. Acap kali orang tua hanya memberikan apa yang dianggapnya benar untuk membahagiakan buah cintanya. Padahal belum tentu benar. Sebagai Kepala keluarga, Narendra terbiasa melakukan banyak hal untuk kebahagiaan anaknya. Terutama untuk Awan, anak bungsu di keluarga ini. Sejak kecil Awan mendapat apapun yang diinginkan oleh orang tuanya, bukan yang diinginkannya. Perhatian Narendra yang hanya terfokus pada Awan, menjadikan kebahagiaan Aurora dan Angkasa terasingkan.Hingga akhirnya, Awan bertemu dan berkenalan dengan seorang pria bernama Kale (Ardhito Pramono). Dari pria itu, Awan mengetahui tentang dunia luar dan akhirnya mampu membuat keputusan sendiri.Setelah berkenalan dengan Kale, sifat Awan perlahan mulai berubah. Mengalami kegagalan besar, dengan Kale, Awan justru menemukan sebuah pelajaran hidup baru. Tentang patah, bangun, jatuh, tumbuh, hilang dan semua ketakutan manusia pada umumnya.

Keluarga Bapak Narendra (Donny Damara) ini memiliki rahasia besar yang disimpan rapat oleh kedua orang tua ini, yaitu jika awan memiliki saudara kembar akan tetapi meninggal. Ibu Ajeng (Susan Bachtiar) yang selama ini memendam rahasia ini sedikit tertekan, selain itu Angkasa yang juga mengetahui kondisi ini harus dipaksa untuk diam dan tidak berbagi dengan adik-adiknya yaitu Aurora dan Awan. ANgkasa terbiasa hidup dengan intimidasi dari Bapak Narendra, yaitu sebagai seorang laki-laki dan kakak tertua harus bisa melindungi adik-adiknya dan harus kuat dan tegar. Angkasa yang juga harus meluangkan waktunya untuk mengantar jemput Awan, sang adik bungsu, disela-sela kesibukannya yang merupakan perintah dari Bapak Narendra. Pernah saat Angkasa menjemput Awan akan tetapi Awan menolak, dan Angkasa pulang sendiri, Bapak Narendra langsung memarahi Angkasa. Siklus yang selalu terjadi sekian puluh tahun dalam hidup Angkasa dan dia harus dipaksa rela mengesampingkan keinginannya untuk kepentingan adek bungsunya ini. 

Beda cerita dengan anak kedua, Aurora yang selalu merasa terasingkan dan tidak dianggap dalam keluarganya, mengembangkan keinginannya dan bakatnya melalui bidang seni tanpa support dari seorang Ayah. Berdiam diri dalam studio seninya membuat dia terbiasa dengan kesendirian. Hanya ibunya yang lebih mendukung dan paham tentang kondisi Aurora dibanding Bapak Narendra. Wanita cantik, ini sebenarnya memiliki keinginan untuk sekolah S2 tentang Art diluar negeri. Dia mulai mencari tau banyak tentang beasiswa apa yang bisa dia ambil untuk mewujudkan cita-citanya ini. Segala tahapan test untuk mendapatkan beasiswa ini dia lalui seorang diri sampai akhirnya dia berhasil mendapatkan beasiswa yang dia impikan. Akan tetapi dia belum bisa berbagi dengan siapapun terutama keluarganya dikarenakan Bapak Narendra tidak pernah mengizinkan anaknya untuk pergi jauh dari keluarga. 

Awan, anak bungsu dalam keluarga ini, anak kesayangan, yang kemana-mana harus dalam pengetahuan orang tuanya terutama Bapak Narendra. Awan hanya menjalani kehidupan yang selam ini sudah diaturkan oleh Ayahnya tanpa adanya diskusi dua arah. Semua yang Awan lakukan adalah arahan dari Bapak Narendra. Sampai pada akhirnya Awan bertemu seorang laki-laki yang merubah hidupnya, merubah keluarga Narendra secara keseluruhan. Laki laki tersebut bernama Kale, Kale yang memperkenalkan dunia luar kepada Awan. Kale yang mengajarkan bahwa hidup yang kita jalani itu adalah seharusnya berasal dari keputusan kita sendiri. Melakukan yang kita mau, akan lebih berasa tanggung jawabnya nanti. Kale juga mengajarkan tentang tidak semua hal di dunia ini bisa didapatkan dengan begitu saja tanpa perjuangan yang sama sekali tidak pernah dirasakan oleh Awan sebelumnya karena dia sudah terbiasa mendapatkan yang terbaik dari Ayahnya.

Hingga akhirnya tiba pada moment, pameran seni yang dibuat oleh Aurora, dia mengharapkan tamu special dalam hal ini kedua orang tuanya datang terutama Ayahnya untuk melihat dan mengapresiasi karya seni dari Aurora. Terjadilah sebuah konflik dimana Awan yang tidak kunjung tiba, dan tidak bebarengan dengan Angkasa, membuat Bapak Narendra marah besar didalam ruangan pameran tersebut sehingga menjadi pusat perhatian para pengunjung yang datang. Hal ini sangat menyakitkan untuk Aurora karena, sampai detik itupun yang ada dipikiran ayahnya hanya Awan saja. Setelah kejadian ini, sesampainya dirumah, Bapak Narendra marah besar pada Angkasa yang dianggap lalai menjaga Awan, yang pada dasarnya Awan hanya ingin melakukan semuanya sendiri. Di moment ini pula, Angkasa sudah tidak bisa lagi menahan tekanannya selama ini sehingga rahasia terbesar keluarga ini terbongkar. Kondisi ini menjadikan titik balik keluarga Narendra terutama sang Ayah untuk mengintrospeksi tentang pola asuh yang selama ini diterapkan pada anak-anaknya bahkan pada istrinya. Sehingga Bapak Nalendra mulai sadar, bahwa yang selama ini dia lakukan itu salah dan mulai membebaskan anak-anaknya untuk memilih jalannya masing-masing. Angkasa yang tidak lagi perlu mengantar-jemput Awan, dan bisa mendahulukan kepentingannya, terutama keinginannya untuk menikah. Aurora yang akhirnya mendapat izin untuk melanjutkan study S2 di luar negri dengan beasiswa yang dia dapat, dan Awan yang mulai bisa mengenali karakter dirinya sendiri karena sudah bisa mengambil keputusan untuk dirinya. Dari sinilah keluarga ini, mulai menjadi keluarga normal pada umumnya.

Analytical Thingking :

Managing Conflict, Politic and Negotiation

Organization Conflict – Munculnya suatu perselisihan jika terjadi sebuah upaya untuk menggagalkan suatu tujuan, kepentingan,nilai individu atau kelompok kepada sekelompok pemangku kepentingan tertentu. Hal ini dapat terus menerus terjadi dalam berorganisasi karena sering adanya ketidaksamaan dari berbagai pihak terhadap tujuan, kepentingan dan hal lainnya. Konflik juga dibutuhkan dalam sebuah organisasi akan tetapi seorang manajer harus bisa menekan konflik pada tingkat moderat dan fungsional agar konflik tersebut haruslah membawa perubahan yang menguntungkan bagi organisasi. Berdasarkan teori, terdapat 4 jenis konflik yaitu :

Interpersonal Konflik – merupakan sebuah konflik antara masing masing individu anggota organisasi yang bersumber dari adanya perbedaan tujuan antara masing masing anggota. 

Intra Group konflik – merupakan sebuah konflik yang muncul didalam satu grup atau departemen yang memiliki perbedaan tujuan

Intergroup konflik – adalah sebuah konflik yang muncul bilamana terjadi pada minimal terdapat 2 grup atau departemen yang memiliki perbedaan tujuan 

Interorganisasional Conflict – adalah sebuah konflik yang muncul di seluruh organisasi dengan contoh biasanya terjadi ketika manajer suatu department dalam suatu divisi merasa bahwa divisi lain tidak betindak etis dan mengancam kesejahteraan seluruh divisi.

Dalam film Nanti Kita Ceritakan Hari Ini, lebih ke Interpersonal Konflik. Tiga bersaudara yaitu Angkasa, Aurora dan Awan tidak bisa sejalan dengan pemikiran si ayah yaitu Bp Narendra. Mereka bertiga hanya menjalani apa yang sudah ditentukan oleh si ayah, sehingga menimbulkan perasaan tidak nyaman dalam diri masing-masing. Munculnya ketidaknyamanan ini akhirnya menjauhkan keluarga ini dari tujuan keluarga bahagia. Bisa terlihat dimana Angkasa yang tertekan karena selalu menjadi sasaran kemarahan ayahnya ketika tidak bisa melindungi adik bungsunya yaitu Awan, Aurora yang merasa tidak ada dalam keluarga tersebut karena selalu tidak pernah dianggap keberadaannya oleh Ayah Narendra, yang hanya selalu memikirkan Awan, dan Awan yang hanya menjadi boneka ayahnya tanpa tau bagaiman cara mengambil keputusan untuk dirinya sendiri, sehingga tujuan dari sebuah keluarga yaitu dari Ayah Narendra dan Ibu Ajeng untuk menciptakan keluarga yang harmonis tidak dapat tercapai.

Dalam teorinya, ada 6 sumber konflik yaitu :

https://yonulis.com/wp-content/uploads/2020/12/1608383943989.png

  • Different goals and time horizons:sebuah kelompok yang memiliki tujuan yang berbeda dalam waktu yang berbeda pula.
  • Overlapping authority :dua atau lebih manajer mengklaim otoritas dalam aktivitas dan tugas yang sama.
  • Task interdependencies :konflik yang terjadi akibat terhambatnya pekerjaan suatu kelompok karena anggota kelompok lainnya tidak dapat menyelesaikan dengan baik.
  • Different evaluation or reward systems:sebuah kelompok diberi penghargaan ketika mencapai suatu tujuan, dan kelompok lain yang terkait dengan tujuan tersebut bisa diberikan penghargaan yang tidak sama dengan kelompok pertama.
  • Scarce resources : kelangkaan sumber daya menjadi salah satu konflik yang lebih tinggi.
  • Status inconsistencies : beberapa individu dan kelompok memiliki status organisasi yang lebih tinggi daripada yang lain sehingga dapat menyebabkan konflik dengan kelompok berstatus lebih rendah.

Pada film ini, sumber konflik yang terjadi adalah Different goal dan time horizons yaitu dimana semua anggota keluarga Narendra pada dasarnya memiliki goal yang berbeda-beda. Ayah Narendra mengingingkan sesuatu yang terstruktur itu baik untuk Awan, Ibu Ajeng yang ingin selalu ada untuk ketiga anaknya terutama Aurora. Angkasa yang ingin bebas mengambil keputusan sendiri dan tidak dibayang-bayangi tuntutan untuk selalu melindungi Awan kapanpun dan dimanapun. Aurora yang ingin diapresiasi dengan karya seninya dan didukung untuk meraih cita-citanya dan Awan yang ingin bebas melakukan apa yang dia mau tanpa harus dikekang dan diatur oleh Ayah Narendra.

Management – Manajemen adalah sebuah proses penggunaan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien melalui perencanaan, pengorganisasian, terdepan, dan pengendalian. Organisasi yang efektif mengejar tujuan yang tepat dan mencapai tujuan ini dengan menggunakan sumber dayanya untuk menciptakan barang atau jasa yang diinginkan pelanggan.

https://yonulis.com/wp-content/uploads/2020/12/1608375214000.png

  • Perencanaan (Planning) – seorang manajer mengidentifikasi dan memilih tujuan organisasi dan merencanakan strategi untuk mencapai kinerja yang tinggi.
  • Pengorganisasian (Organizing) – seorang manajer menetapkan tugas kepada sumberdaya organisasi untuk mencapai tujuan organisasi.
  • Pengarahan (Leading) – seorang manajer harus bisa memberikan motivasi, berkoordinasi dan memberikan energinya kepada anggota sehingga memahami tugas masing masing individu. 
  • Pengendalian (Controlling) – Membentuk suatu sistem pengukuran dan pemantauan yang akurat untuk mengevaluasi seberapa baik organisasi telah mencapai tujuannya. 

Dalam Film ini, selaku manager, yaitu Bapak Narendra seharusnya bisa menyelaraskan keempat fungsi management ini sehingga bisa mencapai suatu goal yang diharapkan yaitu membentuk suatu keluarga yang bahagia tanpa adanya paksaan dari dalam. Bapak Narendra harus bisa menyelaraskan keempat fungsi management tersebut. Planning yang baik untuk keluarga yang harmonis dan bahagia harus diinformasikan kepada seluruh anggotanya, kemudian mengorganisasikan dengan mengenal dan melihat karakter dari ketiga anaknya serta memberikan pengarahan dan pemantauan yang berkala agar ketiga anaknya tetap dapat berada dalam planning yang suda dibuat tanpa harus mengintimidasi ketiga anaknya tersebut.

Politic Organization – merupakan kegiatan yang dilakukan manajer dan anggota organisasi lainnya untuk meningkatkan kekuatan mereka dan menggunakan kekuasaan secara efektif untuk mencapai tujuan mereka dan mengatasi perlawanan. Pada film ini yang bisa digunakan Bapak Narendra untuk mengatasi konfliknya adalah sebagai berikut :

  • Compromise (Kompromi) – Bisa mengkompromikan kepentingan masing masing anggota keluarganya yang memiliki jalannya masing-masing akan tetapi masih dalam batasan koridor yang tepat untuk mencapai tujuan awal.
  • Collaboration (Kolaborasi) – Sebaiknya Bapak Narendra bisa mengkolaborasikan kehadiran dari ketiga anaknya antara satu sama lain sehingga keterikatan antar masing-masing anggota keluarga semakin erat dan pencapaian terhadap sebuah tujuan lebih mudah tercapai
  • Accomodation (Akomodasi) – Memberikan dan menyediakan semua yang dibutuhkan oleh anggota keluarganya tanpa terkecuali dan pilih kasih.

Negotiation – Negosiasi adalah teknik penyelesaian konflik yang sangat penting bagi seorang manajer dan anggota organisasi lainnya dalam situasi di mana para pihak untuk konflik memiliki tingkat kekuasaan yang kurang lebih sama. Dalam proses negosiasi itu sendiri memiliki 2 tipe yaitu

  • Distributive negotiation – para pihak melihat tidak perlu berinteraksi satu sama lain di masa depan dan tidak peduli apakah hubungan interpersonal mereka rusak atau hancur oleh negosiasi kompetitif mereka. 
  • Interactive bargaining – para pihak menganggap bahwa mereka mungkin dapat meningkatkan sumber daya dengan mencoba menghasilkan solusi kreatif untuk konflik. Mereka tidak memandang konflik secara kompetitif sebagai situasi menang atau kalah namun sebaliknya, mereka memandangnya secara kooperatif untuk memperoleh win – win solution. Berdasarkan analisa penulis bonaga menggunakan tipe ini untuk proses negosiasi

Dalam film ini, negosiasi yang timbul adalah Distributive Negotiation dikarenakan kurangnya keterikatan antar ketiga anak Bapak Narendra yaitu Angkasa, Aurora dan Awan sehingga mereka hanya mengutamakan kepentingannya masing-masing dan muncullah konflik tersebut.

Selain tipe negosiasi, terpadat 3 media yang dapat digunakan suatu organisasi dalam melakukan proses negosisasi dalam suatu konflik yaitu:

  1. Third Party Negotiator – individu yang tidak memihak dan tidak terlibat langsung dalam konflik namun memiliki keahlian khusus dalam menangani konflik dan negosiasi
  2. Mediator – peran mediator dalam proses negosiasi adalah untuk memfasilitasi negosiasi yang efektif antara kedua belah pihak sehingga mediator tidak memaksa salah satu pihak untuk membuat konsesi dan juga tidak dapat memaksa kesepakatan untuk menyelesaikan konflik
  3. Arbitrator – Seorang negosiator dari pihak ketiga yang dapat memaksakan apa yang menurutnya adalah solusi yang adil untuk konflik, yang diwajibkan oleh kedua belah pihak untuk mematuhi 

Decision Making – Tugas utama sebagai seorang manajer adalah merencanakan, mengatur, mengarahkan, dan mengontrol organisasi. Dari beberapa aspek yang telah disebutkan, seorang manager juga harus mampu membuat sebuah keputusan dan pengambilan sebuah keputusan adalah bagian dasar dari setiap tugas yang dilakukan oleh seorang manajer. Keputusan yang baik menghasilkan pemilihan tujuan yang tepat dan tindakan yang meningkatkan kinerja organisasi namun keputusan yang buruk akan menurunkan kinerja organisasi. Terdapat 2 jenis proses Pengambilan keputusan yaitu

  • Pengambilan keputusan terprogram (Programmed Decision) – proses pengambilan keputusan yang rutin dan hampir otomatis, dapat dilihat dari banyaknya keputusan yang telah dibuat di masa lalu. 
  • Pengambilan keputusan tidak terprogram (non Programmed Decision) – proses pengambilan keputusan yang non rutin dan sebagai tanggapan terhadap peluang dan ancaman yang tidak biasa ataupun baru. 

Dalam film ini, pengambilan keputusan yang timbul adalah keputusan terprogram dari seorang Ayah Narendra ke seluruh anggota keluarganya tanpa terkecuali. Mulai dari menyembunyikan kematian kembaran Awan yang dia tekankan pada Ibu Ajeng agar tidak menginformasikan kepada anggota keluarga lain. Angkasa yang harus menjadi laki-laki yang melindungi  adek-adeknya. Aurora dan Awan yang harus patuh pada seluruh perintah Ayah Narendra mulai dari pemilihan sekolah bahkan sampai kegiatan sehari-hari harus dibawah kendali Ayah Narendra.

Langkah Proses Pengambilan Keputusan – berdasarkan dari penelitian March and Simon, mereka mengembangkan model langkah proses pengambilan keputusan dari suatu masalah yang dihadapi manajer dengan menggunakan 6 langkah sebagai berikut :

1. Mengenal atau Mengindentifikasi Kebutuhan pada Keputusan – Langkah pertama dalam proses pengambilan keputusan adalah mengenal kebutuhan pada keputusan tersebut. 

2. Membuat Alternatif Pilihan – Setelah mengenal kebutuhan pada keputusan, seorang manager harus dapat menyajikan pilihan alternatif yang dapat dilakukan sebagai respon terhadap peluang atau ancaman yang ada. 

3. Menguji Alternatif Pilihan – Ketika alternatif solusi telah ditentukan, mereka harus melakukan evaluasi keuntungan dan kerugian atas masing-masing alternatif. Hal terpenting adalah menentukan peluang dan ancaman dengan tepat dan selanjutnya menetapkan ukuran yang dapat mempengaruhi pemilihan alternatif tersebut. 

4. Memilih Alternatif Pilihan – Langkah selanjutnya adalah membuat rangking atas pilihan alternatif yang ada dengan menggunakan evaluasi 4 kriteria pro dan kontra terhadap alternative pilihan

5. Melaksanakan Alternatif Pilihan – Untuk memastikan keputusan yang diambil terlaksana, pucuk pimpinan harus memberikan tanggung jawab kepada jajaran menager menindaklanjuti keputusan tersebut guna mencapai tujuan perusahaan. 

6.  Mempelajari Umpan Balik – Sebagai tahap akhir, manager dituntut untuk menganalisa dan mempelajari pengalaman sukses maupun gagal sehingga dapat melakukan perbaikan di masa yang akan datang

IV. Problem Solving, Decision Making

Saran yang bisa diberikan pada Ayah Narendra selaku manager/kepala keluarga adalah :

  • Menghilangkan interpersonal conflict dengan menggunakan strategi penyelesaian konflik yang berfokus pada individu dan keseluruhan kelompok. Tidak hanya mengutamakan kepentingan pribadi.
  • Menerapkan pola management sesuai dengan empat fungsi management sehingga tujuan utama bisa tercapai tanpa adanya intimidasi dan tekanan pada anggota keluarga lain. Anggota keluarga lain bisa tetap tumbuh dan berkembang sesuai dengan polanya sendiri akan tetapi masih tetap didalam koridor awal tujuan yang ditetapkan
  • Bapak Narendra harus mengambil keputusan yang bisa dikompromikan, dikolaborasi dan diakomodasi dengan keinginan dari ketiga anaknya untuk menentukan jalan hidupnya sehingga tidak ada perasaan terintimidasi dari masing-masing anggota keluarga. Walaupun keputusan terprogram selama hal itu masih bisa didiskusikan dengan masing-masing anggota keluarga, akan bisa mencapai tujuan dari Bapak Narendra yaitu memberikan yang terbaik untuk keluarganya dan menciptakan keluarga yang bahagia.

Referensi :

  1. Contemporary Management_10th Ed_Jones,George_2018_McGraw Hill Education-1
  2. https://www.netflix.com/watch/81262711?trackId=13752289&tctx=0%2C0%2C81c816cbee40db72e3c5a5a556fb1059a460bb55%3Ad68d7c975d28a596e5a9dfe0993c805e2a6dbb62%2C81c816cbee40db72e3c5a5a556fb1059a460bb55%3Ad68d7c975d28a596e5a9dfe0993c805e2a6dbb62%2Cunknown%2C
  3. http://85.114.138.56/nanti-kita-cerita-tentang-hari-ini-sub-indo/


Like it? Share with your friends!

2
2 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
1
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
1
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format