Snowpiercer : Strata Sosial Manusia Dalam Sebuah Kereta

satu-satunya sisa tempat hidup manusia di bumi, kereta snowpiercer, dimana terjadinya peperangan kelas, ketidakadilan sosial, dan politik untuk bertahan hidup.


1
1 point

A. SINOPSIS

Snowpiercer adalah sebuah film yang diluncurkan tahun 2013 yang menceritakan tentang kondisi di masa depan dimana percobaan perubahan iklim yang gagal telah membunuh semua kehidupan manusia kecuali beberapa orang yang beruntung menaiki Snowpiercer, yaitu kereta api yang melakukan perjalanan mengelilingi dunia yang sudah berubah menjadi es sepenuhnya.

Di dalam kereta ini terdapat pembagian strata social dimana penumpang kelas atas berada di bagian depan (head-section) dan penumpang kelas bawah berada di gerbong paling belakang (tail-section). Para penumpang tail-section diperlakukan tidak berprikemanusian dan dianggap sampah oleh kalangan head-section. Setiap harinya mereka hanya diberi makanan yang berbahan dari kumpulan serangga dan kotoran yang dicetak dalam sebuah kotak (bar) jelly. Selain itu, anak-anak secara periodik dipisahkan dari orang tua nya untuk di pekerjakan secara paksa di gerbong maintenance mesin kereta. Dan yang paling keji adalah ketika seseorang berani melakukan perlawanan kepada prajurit, maka hukumannya yaitu : tangan mereka dibiarkan membeku selama beberapa menit diluar kereta, kemudian dipecahkan menggunakan palu dihadapan semua orang.

Ketidak-adilan ini lah yang men-trigger para tail section untuk melakukan pemberontakan, yang di pimpin oleh Curtis dan seorang informan sekaligus penasihat yaitu Gilliam. Tujuan mereka adalah mengambil alih kemudi kereta di bagian paling depan (engine-section) yang dipimpin oleh Wilford, seseorang yang menciptakan kereta dan mengatur sistem didalamnya. Untuk mencapai tempat tersebut mereka harus melewati pasukan-pasukan bersenjata Wilford di tiap gerbongnya.

Pemberontakan dimulai dengan bentrokan para tail-head menghadapi para algojo yang tidak hanya disenjatai pistol dan celurit, namun juga dilengkapi alat night-vision ketika kereta menjadi gelap saat memasuki terowongan. Hal ini tentu mengakibatkan kondisi kekuatan tail-head kalah telak dengan musuhnya. Namun dengan strategi yang matang dan semangat untuk memperoleh kehidupan yang layak, Curtis cs mampu mengalahkan semua musuh di tiap gerbongnya walaupun harus mengorbankan banyak korban jiwa.

Gambar 1 – Para tail-section bertempur dengan pasukan Wilford

Akhirnya Curtis berhasil one-on-one dengan musuh utamanya yaitu Wilford. Namun hal tidak terduga diceritakan Wilford bahwa peperangan ini sebenarnya sudah di setting oleh dia dan Gilliam, dengan tujuan memusnahkan 70% populasi di kereta untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Tapi rencana mereka meleset karena Curtis ternyata mempunyai strategi terukur yang mampu mengalahkan seluruh pasukan bersenjata Wilford. Kemudian cerita diakhiri dengan perkelahian yang menyebabkan terjadinya ledakan di bagian engine, sehingga mengakibatkan kereta hancur dan hanya menyisakan 2 orang yang survive yaitu seorang wanita berumur 17 tahun dan seorang bocah lelaki berumur 8 tahun untuk survive dan memulai kehidupan baru di bumi.


B. IDENTIFIKASI MASALAH

Permasalahan utama dalam cerita film ini adalah adanya kesenjangan social antara kalangan bawah dengan kalangan atas yang memicu terjadinya pemberontakan. Ketidak-adilan dalam pemenuhan kebutuhan hidup, pemimpin yang otoriter dan adanya pemaksaan serta hukuman tidak berperikemanusiaan bagi pelanggar, mentrigger mereka untuk berperang demi meraih kehidupan yang lebih baik.


C. ANALISA TEORI CONFLICT, POLITICS, AND NEGOTIATION

1. Tipe Konflik

Konflik yang diihadirkan adalah bertipe intra-group, artinya perselisihan terjadi antara dua kubu di dalam kereta yaitu kubu tail-section versus kubu head-section dalam perebutan kekuasaan.

Grafik 1. Berbagai macam tipe konflik dalam organisasi
(sumber : Jones and George. 2020. Contemporary Management)

2. Sumber Konflik : Tail-Section vs Head-Section

Beberapa sumber pemicu terjadinya pemberontakan adalah sebagai berikut :

Organizational Conflict tail-section head-section
1. Different Goal meraih keadilan dalam berkehidupan yang layak, dengan mengambil alih kendali sistem yang dijalankan head-section memperbudak tail-section agar memperoleh tenaga kerja buruh dewasa dan anak-anak serta entertainer untuk kelas atas
2. Scarce Source – makanan tidak layak (bahan baku serangga dan kotoran)
– fasilitas barak yang sesak, panas, dan jorok
– pakaian yang tidak pernah ganti dan dicuci
– makanan dan minuman mewah
– gerbong nyaman dan ber-AC
– pakaian berkelas (jas dan gaun)
3. Status Inconsistencies Diharuskan mengikuti semua aturan dari head-section Memerintah dan menghukum tail-section

3. Strategi Manajemen Konflik 

Strategi yang telah dilakukan Strategi seharusnya
1. Competition
Perselisihan diselesaikan dengan cara berperang/bentrok dalam perebutan kekuasaan. Dengan begitu para tail-section dapat meraih kemenangan nerupa kehidupan yang layak seperti yang dirasakan oleh kaum head-section
1. Compromise
Antara pihak tail-section dengan head-section membuat kesepakatan untuk meraih kehidupan yang sama-sama layak, bekerja sama untuk bertahan hidup, dan saling bergantung satu sama lain.
2. Accomodation
Dengan adanya perbedaan kekuatan, senjata, sumberdaya, dan jumlah pasukan yang sangat signifikan, Head-section group berharap pemberontak menyerah kepada mereka.
2. Collaboration
Penyelesaian perbedaan tanpa perselisihan. Karena pada dasarnya manusia makhluk yang social dan ingin disamaratakan.
3. Mengubah struktur dan budaya organisasi, yang sebelumnya ada perbedaan kelas (atas, menengah, bawah) menjadi melebur jadi satu sama rata tanpa ada exclusiveness. Dan budaya otoriter diganti menajdi musyawarah dan berperinsip keadilan

4. Negosiasi

Dalam film ini tidak ada seorang negotiator yang dapat menengahi kepentingan kedua kubu yang berkonflik. Adapun negosiasi yang dijalankan adalah Negosiasi Distributif, karena konflik diselesaikan dengan cara berkompetisi yang dalam hal ini adalah perang perebutan kekuasaan.

Namun seharusnya perselisihan dapat diselesaikan dengan Negosiasi Integratif, yakni merancang tujuan bersama, membagi otoritas dan kepentingan, serta membuat opsi baru bersama.

5. Strategi Politik

Adapun strategi yang dibuat oleh Wilford untuk mengendalikan kaum tail-section yaitu dengan meraih dan mempertahankan kekuatan 

1. Controlling Uncertainty mengurung tail-section pada satu gerbong dengan sistem keamanan mutakhir
2. Making Oneself Irreplaceable tidak ada satupun yang menegerti cara mengendalikan mesin kereta selain Wilford
3. Being in a central position baik tail-section maupun head-section semua dibawah komando dan ketergantungan Wilford
4. Generating resources Mempersenjatai pasukan dengan senjata api, celurit, dan night-vision
5. Building alliances Bekerja sama dengan penasihat/ orang yang berpengaruh di tail-section yaitu Gilliam

D. ANALISA TEORI MOTIVATION & PERFORMANCE

Teori Motivasi

Karakter Curtis dan timnya dalam melakukan pemberontakan dilandasi oleh beberapa motivasi, yaitu :

1) Motivasi Interinsik : motivasi yang berasal dari dirinya sendiri untuk memperoleh kepuasan atas pencapaian yang dilakukan, yakni dengan merebut kekuasaan Wilford

2) Motivasi Ekstrinsik : berasal dari tekanan dan perilaku ketidak-adilan yang dilakukan oleh Wilford beserta pasukannya. Sehingga motivasi utama yang muncul adalah dendam/revenge atas perbuatan kaum head-section

3) Motivasi Prososial : ingin memberikan manfaat kepadaa sesama kaum tail-section untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik

4) Need Theory (McClelland’s Need) : motivasi hadir atas dasar kebutuhan dasarmanusia yaitu kebuthan akan pencapaian kehidupan yang layak ; kebutuhan afiliasi untuk bekerja sama memerangi ketidak-adilan ; dan kebutuhan kekuasaan untuk membalikkan keadaan mengontrol kaum head-section untuk tunduk aas perintahnya

5) Equity Theory : keinginan diperlakukan setara selayaknya kaum head-section dengan fasilitas hidup yang baik.

6) Goal Setting : untuk meraih tujuan tertentu yaitu mengendalikan dan mengubah sistem yang selama ini dikuasai oleh Wilford

Gambar 2 – Teori Motivasi McClelland’s ( sumber : erizkadd.wordpress.com )


E. ANALISA TEORI LEADERSHIP

Berdasarkan analisa penulis pada buku Jones and George. 2020. Contemporary Management : chapter 14, ada lima jenis power/kekuatan yang dihadirkan oleh film ini, yaitu :

1. Legitimate power adanya pemegang kekuasaan yang sah diakui oleh 90% masyarakat snowpiercer oleh Mr. Wilford
2. Reward Power memperoleh kendali kekuasaan jika Curtis cs berhasil melakukan pemberontakan
3. Coercive Power memberikan hukuman kepada tail-section jika melanggar atau melawan perintah Wilfor
4. Expert Power Mr Wilford sebagai penemu kereta tau persis bagaiman mengendalkan sistem keamanan, menjalankan mesin, dan mengatur ekosistem
5. Referent Power bagaimana para pasukan dan kaum head-section sangat loyal kepada Wilford. Juga, kaum tail-section sangat respect kepada sosok Curtis

Trait Model : Pemimpin Tail-Section vs Penguasa Snowpiercer

Deskripsi Curtis Wilford
Intelegence mampu membuat strategi yang tidak di prediksi oleh musuh pengetahuan akan strategi berperang masih kurang
Knowledge terbatas ; namun ia dapat memperoleh sumberdaya ilmu dari rekan satu timnya sangat menguasai medan pertempuran dan cara kerja sistem kereta yang dibuatnya
Dominance mampu mengerahkan anak buahnya untuk bertindak mengikuti perintahnya mampu mengerahkan anak buahnya untuk bertindak mengikuti perintahnya
Self-confidence di satu saat bisa sangat yakin ; di saat yang lain kadang ragu-ragu over-confident karena menganggap semuanya sudah terencana dengan baik
High Energy high motivated ; energi berasall dari rasa dendam cenderung sangat tenang
Tolerance tidak ada ; semua musuh harus disingkirkan tidak ada ; semua musuh harus disingkirkan
Integrity and Honesty tidak ada yang disembunyikan ke anggotanya ada yang dirahasiakan ke anggotanya
Maturity sulit mengontrol emosi cenderung selfish

Transformational vs Transactional Leadership

Karakter Curtis pada film ini menggambarkan sosok pemimpin yang Transformational, karena disamping karismatik, ia juga dari awal membuat seluruh anggotanya mengerti secara jelas apa masing-masing tugas mereka dan apa tujuan inti dari pemberontakan yang mereka lakukan. Berbeda dengan Wilford yang cenderung ke pemimpin yang Transactional, dimana dalam memimpin seluruh passanger di kereta tersebut atas dasar sistem reward dan punishment. Srtinya ia akan memberikan stimulus dengan kehidupan mewah kepada anggota yang menuturi perintahnya , dan tidak segan-segan menghilangkan anggota tubuh bagi yang berani menentangnya.


SARAN PENULIS :

Film ini menyuguhkan konsep yang menarik yaitu adanya rencana gila dari Wilford untuk menjaga keseimbangan ekosistem di kereta nya dengan pemusnahan massal, yang dilawan oleh Curtis untuk meraih kesejahteraan bagi kaum tail-section. Untuk menghindari pertumpahan darah yang terjadi, penulis memiliki beberapa saran yaitu :

1.  Menetapkan win-win-solution antara Curtis dan Wilford dengan menawarkan kehidupan yang layak bagi tail-section dan memberikan sumberdaya tenaga kerja kepada head-section. Point nya adalah adanya saling berbagi dan memikul beban serta tanggung-jawab untuk mencapai equity.

2. Daripada melakukan pembunuhan massal, lebih baik merencakan bagaimana cara agar bumi dapat dihuni normal lagi dengan melakukan research and development, memutakhirkan teknologi, melakukan eksperimen dan survey.


PENULIS : Yodha Bima Widyadhana


DAFTAR PUSTAKA : Jones and George. (2020). Contemporary Management. New York : McGraw-Hill Education



Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
Yodha Bima W

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format