Selisih Harga Jam Rolex dan Swiss Army, Bagaimana Hukumnya Menurut Islam?

Pada zaman sekarang ini, transaksi jual beli semakin banyak, cepat, dan kompleks. Batas-batas kewajaran semakin kabur dan tidak jelas


1
1 point

Pada zaman sekarang ini, transaksi jual beli semakin banyak, cepat, dan kompleks. Batas-batas kewajaran semakin kabur dan tidak jelas. Bahkan beberapa Pada zaman sekarang ini, transaksi jual beli semakin banyak, cepat, dan kompleks. Batas-batas kewajaran semakin kabur dan tidak jelas

Lantas apa sebenarnya komoditas itu? 

Komoditas adalah sebuah produk atau jasa baik itu yang dapat dilihat maupun yang tak terlihat yang bisa diperdagangkan dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan. Menurut KBBI, komoditas berarti sebagai produk dagangan utama atau benda niaga. Komoditas biasanya berupa produk mentah yang bisa digolongkan berdasarkan mutunya sesuai dengan standar perdagangan internasional, seperti kopi, beras, gandum, karet, jagung, dan lain sebagainya. Komoditas juga mengacu pada pasar serta berhubungan dengan hukum permintaan dan penawaran yang senantiasa berubah seiring berjalannya waktu. Contohnya, pada saat lebaran, harga sembako meningkat disebabkan oleh permintaan yang meningkat. Harga pasar tentu akan berubah menyesuaikan dengan perubahan titik ekuilibrium dari permintaan dan penawaran. 

Pasar merupakan tempat dimana terjadi sebuah transaksi jual beli. Pasar tidak hanya terbatas pada pasar yang berbentuk fisik, sekarang sudah banyak pasar digital. Semakin luasnya jangkauan pasar akan membuat gap harga akan semakin tinggi karena permintaan dan penawaran sudah tidak dibatasi oleh letak geografis. Pada artikel kali ini, kami akan mengambil contoh dari jam rolex dan jam swiss army.

Swiss Army

Swiss Army merupakan merek jam tangan yang berada dibawah Victorinox, perusahaan global yang bergerak di bidang manufaktur pisau, parfum, jam tangan, dan travel gear yang berbasis di Swiss. Pada tahun 1989, Victorinox yang sebelumnya terkenal sebagai produsen pisau Swiss Army (Swiss Army Knives) memutuskan untuk mulai memproduksi lini jam tangan dengan merek yang sama.

Victorinox memperkenalkan merek jam Swiss Army-nya sebagai jam tangan kualitas tinggi buatan Swiss dengan harga yang terjangkau — sekitar $350 – $1000 — dibandingkan dengan merek jam tangan Swiss lainnya yang umumnya berharga mahal. Keunggulan yang ditawarkan jam tangan Swiss Army yaitu keakuratan dan ketahanan. Victorinox tidak hanya merakit dan menjual tetapi membuat mesin jam sendiri yang menggunakan batu rubi sintesis sehingga selain akurat dalam menunjukkan waktu, mesin jamnya tahan aus. Semua jam tangan Swiss Army juga dilapisi kristal yang diperkeras lebih dari dua kali standar industri di Swiss, membuatnya sangat anti gores, bahkan mengklaim hanya berlian yang mampu menggores permukaannya. 

Inovasi terbaru jam tangan Swiss Army yaitu I.N.O.X. Watch yang dibuat untuk agar jam tangan mampu bertahan dalam waktu sangat lama, tetap utuh dan bekerja secara normal meskipun jatuh dari bangunan tiga lantai, terlindas tangki seberat 64 ton, serta tahan dari getaran yang mampu mengacaukan mesin jam.

Swiss Army Testing

Rolex

Rolex merupakan salah satu perusahaan dan merek jam tangan mewah buatan Swiss paling populer di dunia yang terkenal dengan harganya yang terbilang sangat tinggi dibanding dengan merek jam tangan Swiss lainnya. Bahkan Rolex disebut sebagai merek yang pertama muncul di pikiran seseorang ketika membicarakan mengenai jam tangan mewah. Harga rata-rata jam tangan Rolex baru sekitar $8,000 - $12,000 sedangkan harga Rolex bekas seperti Rolex Submarine yang diproduksi tahun 1950-an mencapai $150,000.

Banyak orang bertanya-tanya mengapa harga Rolex sangat mahal. Apakah hanya karena reputasi mereknya? Ternyata Rolex dihargai sangat mahal bukan hanya karena reputasi mereknya semata tetapi karena mesin dan materialnya sangat mahal serta tenaga ahli yang mengerjakannya – setiap jam tangan Rolex merupakan buatan tangan pembuat jam profesional. Kos pengembangan inovasi dalam desain jam tangan Rolex juga sangat tinggi, baik desain mekanisme rakitan mesin jam maupun desain tampilan luarnya.

Rolex Watchmaking Demonstration

Dari video demonstrasi tersebut dapat dilihat bahwa bukan hanya kualitas mesin dan materialnya yang sangat tinggi, pembuatan jam tangan Rolex sangat rumit dan membutuhkan keahlian seorang profesional. Sebagian besar jam tangan Rolex merupakan jam tangan mekanis, yang memakan waktu lama untuk dibuat. 

Rolex memilih menggunakan metode pembuatan jam tangan secara manual untuk mempertahankan reputasi akan kualitas yang ditawarkannya sehingga dapat menghasilkan peforma dan kualitas jam tangan yang berbeda dibandingkan dengan yang dibuat menggunakan mesin otomatis. 

Perbedaan Swiss Army dengan Rolex



Fitur

Pembuatan

Sebagian besar diproduksi massal atau menggunakan mesin. 

Beberapa edisi buatan tangan.

Buatan tangan.

Mekanisme penggerakan

Quartz (dengan baterai) dan mekanik

Mekanik dengan rotor abadi (perpetual rotor) tanpa baterai

Material

Logam Stainless Steel 316L (inox).

Logam Stainless Steel 904L (oystersteel), emas 18 karat, platinum 950, dan batu mulia.

Desain

Mewah dan kuat

Mewah, elegan dan canggih

Harga

$350 – $1000

$8,000 - $12,000

Keunggulan

Daya tahan, keandalan, dan ketepatan

Daya tahan dan inovasi

Ketepatan

-3 / +3 detik per tahun

-2 / + 2 detik per hari

Garansi

5 tahun

5 tahun

Persepsi Masyarakat Terhadap Produk

Jam tangan Rolex dan Swiss Army tentunya memiliki segmentasi dan target pasar yang berbeda. Target pasar jam tangan Rolex adalah konsumen kelas atas dan bergaya hidup mewah. Rolex memiliki desain eksklusif dengan bahan-bahan premium yang dirakit handmade dan tidak banyak diproduksi (limited edition). Dengan begitu tidak heran jika Rolex memiliki harga yang sangat tinggi jika dibanding dengan jam tangan lain. Banyak orang yang mengoleksi jam tangan mewah seperti Rolex dengan harga yang fantastis dan tentunya mereka memiliki alasan tersendiri. Rolex merupakan salah satu simbol kekayaan bagi pemakainya. Selain itu jam tangan ini memiliki nilai investasi yang tinggi di masa depan karena akan semakin langka dan banyak kolektor jam tangan mewah mencarinya.

Sedangkan jam tangan Swiss Army memiliki segmentasi dan target pasar yang lebih luas dari Rolex, yaitu kalangan menengah. Swiss Army merupakan merek jam tangan yang sudah cukup familiar di Indonesia dan memiliki harga yang relatif lebih rendah jika dibandingkan Rolex. Jam tersebut memiliki kualitas yang sesuai dengan harga dan selalu melakukan inovasi tiap waktu. Swiss Army menawarkan berbagai jenis model jam tangan dengan harga yang masih terjangkau untuk memenuhi permintaan konsumen. Sehingga jika dibandingkan dengan Rolex, jam tangan Swiss Army lebih banyak ditemui di kalangan masyarakat.

Pendapat dan Landasan Menurut Pandangan Islam

Semua orang memiliki hak untuk memilih jam tangan mana yang ingin dibeli, jam tangan dengan harga terjangkau atau dengan harga yang fantastis. Tentu kemampuan membeli dan keinginan orang terhadap suatu barang berbeda-beda. Tergantung apa yang ingin konsumen dapatkan dari jam tangan tersebut entah itu desain, kualitas, prestige, atau hal lain. 

Manusia memiliki kebutuhan yang harus mereka penuhi. Kebutuhan tersebut tidak akan terhenti selama individu hidup dan akan saling bergantung satu sama lain. Oleh karena itu, bertukar jasa, barang, atau keduanya menjadi cara mereka untuk memenuhi kebutuhannya dan sesuai syariat Islam, kehadiran riba dilarang didalamnya. Hal tersebut tertuang dalam Surat Al Baqarah ayat 275:

ٱلَّذِينَ يَأْكُلُونَ ٱلرِّبَوٰا۟ لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ ٱلَّذِى يَتَخَبَّطُهُ ٱلشَّيْطَٰنُ مِنَ ٱلْمَسِّ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوٓا۟ إِنَّمَا ٱلْبَيْعُ مِثْلُ ٱلرِّبَوٰا۟ ۗ وَأَحَلَّ ٱللَّهُ ٱلْبَيْعَ وَحَرَّمَ ٱلرِّبَوٰا۟ ۚ فَمَن جَآءَهُۥ مَوْعِظَةٌ مِّن رَّبِّهِۦ فَٱنتَهَىٰ فَلَهُۥ مَا سَلَفَ وَأَمْرُهُۥٓ إِلَى ٱللَّهِ ۖ وَمَنْ عَادَ فَأُو۟لَٰٓئِكَ أَصْحَٰبُ ٱلنَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَٰلِدُونَ


Artinya: Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. (Q.S. Al-Baqarah: 275)

Riba merupakan suatu kelebihan atau keuntungan yang diambil seseorang dalam transaksi jual beli. Mengambil keuntungan dari orang lain tidaklah adil atau kerap disebut batil. Memanfaatkan harta orang lain diharamkan dalam jual beli Islam karena jual beli didasarkan pada asas saling suka, ridha, dan ikhlas. Allah Swt berfirman:


يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَأْكُلُوْٓا اَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ اِلَّآ اَنْ تَكُوْنَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ مِّنْكُمْ ۗ وَلَا تَقْتُلُوْٓا اَنْفُسَكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيْمً

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sungguh, Allah Maha Penyayang kepadamu (Q.S.An-Nisa: 29).

Transaksi dapat dijalankan sesuai rukun dan syarat Islam, yaitu terdapat Al-Muta’aqidain, ma’kud, akad, dan harga yang dapat diukur dengan nilai. Pembeli dan penjual haruslah berakal, tidak ada paksaan, dan barang yang diperjualbelikan tidak mubazir. Barang yang diperjualbelikan jugalah harus bersih, dapat dimanfaatkan dengan baik, barang yang akan di akad ada ditangan, mampu menyerahkan, dan milik penjual. 

Prinsip Bedagang Dalam Islam

1. Prinsip Tidak Merugikan Orang Lain

اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ اِخْوَةٌ فَاَصْلِحُوْا بَيْنَ اَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ ࣖ

Artinya: Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat (Q.S. Al Hujurat: 10)

2. Prinsip Asas Suka Sama Suka



يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَأْكُلُوْٓا اَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ اِلَّآ اَنْ تَكُوْنَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ مِّنْكُمْ ۗ وَلَا تَقْتُلُوْٓا اَنْفُسَكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيْم

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sungguh, Allah Maha Penyayang kepadamu (Q.S.An-Nisa: 29).

Suka sama suka dan tidak merugikan orang lain menjadi prinsip dasar dalam perniagaan Islam. Keterbukaan, transparan, mampu bertanggung jawab, mendapatkan apa yang kita inginkan tanpa merugikan orang lain menjadi etika Islam dalam perniagaan. Memaksimalkan keuntungan yang biasanya dilakukan dalam momen tertentu tentu dilarang dalam Islam. 

Hukum Dalam Penentuan Keuntungan Menurut Islam

1. Dalil Pertama

عَنْ عُرْوَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَعْطَاهُ دِينَارًا يَشْتَرِي لَهُ بِهِ شَاةً فَاشْتَرَى لَهُ بِهِ شَاتَيْنِ فَبَاعَ إِحْدَاهُمَا بِدِينَارٍ وَجَاءَهُ بِدِينَارٍ وَشَاةٍ فَدَعَا لَهُ بِالْبَرَكَةِ فِي بَيْعِهِ وَكَانَ لَوْ اشْتَرَى التُّرَابَ لَرَبِحَ فِيهِ


Dari Urwah al Bariqi Radhiyallahu anhu, bahwasanya Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberinya satu dinar uang untuk membeli seekor kambing. Dengan uang satu dinar tersebut, dia membeli dua ekor kambing dan kemudian menjual kembali seekor kambing seharga satu dinar. Selanjutnya dia datang menemui Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan membawa seekor kambing dan uang satu dinar. (Melihat hal ini) Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam mendoakan keberkahan pada perniagaan sahabat Urwah, sehingga seandainya ia membeli debu, niscaya ia mendapatkan laba darinya. [HR. Bukhâri, no. 3443]

2. Dalil Kedua

لَا تَحَاسَدُوا وَلَا تَنَاجَشُوا وَلَا تَبَاغَضُوا وَلَا تَدَابَرُوا وَلَا يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ وَكُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إِخْوَانًا الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لَا يَظْلِمُهُ وَلَا يَخْذُلُهُ وَلَا يَحْقِرُهُ


Janganlah engkau saling hasad, saling menaikkan penawaran barang (padahal tidak ingin membelinya), saling membenci, saling merencanakan kejelekan, saling melangkahi pembelian sebagian lainnya. Jadilah hamba-hamba Allâh yang saling bersaudara. Seorang muslim adalah saudara muslim lainnya. Tidaklah ia menzhalimi saudaranyanya, tidak pula ia membiarkannya dianiaya orang lain dan tidak layak baginya untuk menghina saudaranya.[HR. Bukhâri, no. 5717 dan Muslim, no. 2558]

3. Dalil Ketiga

إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمُسَعِّرُ الْقَابِضُ الْبَاسِطُ الرَّازِقُ وَإِنِّي لَأَرْجُو أَنْ أَلْقَى اللَّهَ وَلَيْسَ أَحَدٌ مِنْكُمْ يُطَالِبُنِي بِمَظْلَمَةٍ فِي دَمٍ وَلَا مَالٍ

Sesungguhnya Allâh-lah yang menentukan pergerakan harga, Yang menyempitkan rezeki dan Yang melapangkannya. Sedangkan aku berharap untuk menghadap kepada Allâh dan tidak seorangpun yang menuntutku dengan satu kezhaliman, baik dalam urusan jiwa (darah) atau harta kekayaan. [HR Abu Dâwud, no.3453, Tirmidzi, no. 1314 dan dinyatakan shahih oleh syaikh al-Albâni rahimahullah dalam kitab Misykâtul Mashâbîh, no. 2894]


Tips Berdagang ala Rasul

Kesimpulan

Berdasarkan analisis terhadap produk jam bermerek Rolex dan Swiss Army, kedua jam tersebut memiliki keunggulannya masing-masing. Perlu diingat bahwa Rolex maupun Swiss Army memiliki target konsumen yang berbeda. Rolex menyasar konsumen kelas atas sedangkan Swiss Army menyasar konsumen kelas menengah. Rolex menawarkan jam dengan fitur dan bahan yang lebih unggul dibanding Swiss Army. Jam Rolex dikenal dengan kualitas dan daya tahan jam yang dapat bertahan pada kondisi ekstrim. Selain itu, material yang digunakan untuk komponen Rolex juga lebih tinggi dibanding Swiss Army. Oleh karena itu, wajar apabila Rolex menetapkan harga yang jauh lebih tinggi untuk produk yang ditawarkan.

Pada umumnya, konsumen yang membeli jam tangan Rolex maupun Swiss Army didasari oleh prinsip suka sama suka dan tidak merugikan orang lain. Meskipun harganya relatif mahal, Rolex menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas produk, informasi yang transparan terkait material yang digunakan, dan layanan konsumen yang diberikan. Dapat disimpulkan bahwa harga produk sebanding dengan kualitas yang ditawarkan dan praktik jual beli yang dilakukan tidak melanggar prinsip perniagaan dalam Islam.  

Referensi

Ali, A., Al-Aali, A. and Al-Owaihan, A., 2012. Islamic Perspectives on Profit Maximization. Journal of Business Ethics, 117(3), pp.467-475.

KBBI Daring. n.d. Komoditas. [online] Available at: [Accessed 13 February 2021].

Saretta, I. R., 2020. Memahami Makna Komoditas, Jenis, dan Juga Sistem Perdagangannya. [online]. Available at: [Accessed 13 February 2021].

Victorinox Swiss Army. n.d. On Point: The I.N.O.X. Mechanical. [online] Available at: [Accessed 13 February 2021].

Rolex. n.d. The Watchmakers at The Heart of Rolex. [online] Available at: [Accessed 13 February 2021].

Author

Alfia Syahra Himmawan
Muhammad Paksi Assyafan
Prabandari Nur Fauziah
Retno Wulandari
Reyhananda Adhira Ferdyatama


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format