Fenomena Price Gouging saat Pandemi di Amerika, Bagaimana Islam Memandang Hal Ini?

Pada tahun 2020, Amazon mendapat laporan bahwa mereka melakukan price gouging atau mark up harga hingga 1000 persen selama pandemi. Apakah perilaku ini etis?


0

Siapa yang tak kenal Amazon? Perusahaan asal Seattle yang dipimpin Jeff Bezos ini bergerak di bidang e-commerce dengan produk yang bervariasi. Namun, perkembangannya yang sangat pesat tidak membuat perusahaan ini bebas dari permasalahan di bidang bisnis. Pada tahun 2020, Amazon mendapat laporan dari Public Citizen bahwa mereka melakukan price gouging untuk beberapa produk seperti masker, sabun, dan alat kebersihan lain. Mereka mengklaim bahwa Amazon melakukan mark up harga hingga 1000 persen selama pandemi. Hal ini tentunya mempersulit kondisi masyarakat untuk mendapatkan barang-barang kebutuhan selama pandemi mulai dari bulan Maret dan April karena terjadi kenaikan harga secara besar-besaran. Amazon menyalahkan pihak ketiga atau penjual yang melakukan praktik price gouging. Perusahaan mengklaim bahwa tidak ada kesempatan untuk melakukan price gouging di Amazon. Perusahaan menunjuk adanya “Fair Pricing Policy” yang melarang penetapan harga produk atau layanan secara signifikan dari harga saat ini. Amazon juga berjanji akan menghapus penjual tersebut dari platformnya. Dalam terbitannya, Amazon menyatakan telah menghapus setengah juta daftar dan menangguhkan 6.000 penjual. Namun price gouging terus berlanjut di Amazon termasuk produk lain seperti air kemasan. 

Price gouging sendiri mengacu pada peningkatan harga yang cenderung eksploitatif pada barang yang menjadi kebutuhan utama masyarakat saat kondisi tertentu seperti pandemi atau bencana alam. Banyak kalangan yang menganggapnya tidak etis, namun ada pula yang masih mendukung praktik ini. Isu ini sudah lama menjadi perhatian terutama untuk komoditas obat-obatan. Di Amerika sendiri, price gouging ilegal di 35 negara dan setiap negara bagian memiliki undang-undang tersendiri. Negara bagian biasanya menetapkan batasan maksimum untuk kenaikan harga berkisar antara 10% – 25%.

Setelah dua bulan terdapat pemberitaan price gouging di platformnya, Amazon menyerukan usulan pembentukan undang-undang price gouging federal. Proposal Amazon akan menyertakan kalimat untuk mengklarifikasi bahwa larangan price gouging "harus berlaku untuk pihak yang benar-benar menetapkan harga". Jika menjadi hukum, hal ini membuat Amazon terbebas dari tanggung jawab atas price gouging oleh pihak ketiga yang menjual di platformnya.

Lalu bagaimana ekonomi Islam memandang praktik price gouging yang marak terjadi saat pandemi ini? Apakah price gouging etis dilakukan? Mari simak penjelasan berikut ini.

Terdapat lima prinsip dasar dalam berbisnis menurut agama islam, yaitu :

Unity

Merupakan konsep yang memadukan seluruh aspek agama, ekonomi, dan sosial budaya. Dalam konsep ini memandang bahwa etika berbisnis berjalan beriringan dengan hubungan manusia dengan tuhannya.

الْمَالُ وَالْبَنُونَ زِينَةُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَالْبَاقِيَاتُ الصَّالِحَاتُ خَيْرٌ عِنْدَ رَبِّكَ ثَوَابًا وَخَيْرٌ أَمَلًا

Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan. (QS. Al-Kahfi : 46)

Equilibrium

وَاَوْفُوا الْكَيْلَ اِذَا كِلْتُمْ وَزِنُوْا بِالْقِسْطَاسِ الْمُسْتَقِيْمِۗ ذٰلِكَ خَيْرٌ وَّاَحْسَنُ تَأْوِيْلًا

Dan sempurnakanlah takaran apabila kamu menakar, dan timbanglah dengan timbangan yang benar. Itulah yang lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. (QS Al-Isra : 35)

Free Will

Setiap orang yang melakukan praktik bisnis memiliki kebebasan dalam bertindak dan tidak mendapat paksaan. Mereka nantinya dapat memilih untuk tetap bertindak baik sesuai dengan etika yang ada ataupun justru sebaliknya.

Responsibility

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَوْفُوا بِالْعُقُودِ ۚ أُحِلَّتْ لَكُمْ بَهِيمَةُ الْأَنْعَامِ إِلَّا مَا يُتْلَىٰ عَلَيْكُمْ غَيْرَ مُحِلِّي الصَّيْدِ وَأَنْتُمْ حُرُمٌ ۗ إِنَّ اللَّهَ يَحْكُمُ مَا يُرِيدُ

Hai orang-orang yang beriman, penuhilah aqad-aqad itu. Dihalalkan bagimu binatang ternak, kecuali yang akan dibacakan kepadamu. (Yang demikian itu) dengan tidak menghalalkan berburu ketika kamu sedang mengerjakan haji. Sesungguhnya Allah menetapkan hukum-hukum menurut yang dikehendaki-Nya. (QS. Al-Maidah : 1)

Benevolence

Kebenaran disini meliputi kejujuran dan juga kebaikan. Hal ini dapat tercermin dari niat dan juga perilaku selama proses sebelum, sedang, dan setelah seseorang berbisnis.

Dalam melakukan penetapan harga, Islam memiliki sistem yang mencakup etika dan juga norma dalam agama. Selain lima faktor diatas yang dapat diperhatikan juga meliputi kasih sayang, toleransi, dan lainnya. Beberapa hal tersebut yang menjadi landasan dan prinsip Islam dalam menjalankan sistem ekonomi. 

Terdapat argumen yang membela aktivitas price gouging, yaitu tingkat harga ditentukan oleh permintaan dan penawaran pasar. Price gouging memastikan efisiensi distribusi produk serta memberikan insentif bagi pebisnis. Berdasarkan argumen tersebut, adanya sebuah bencana maupun wabah seperti COVID-19 ini hanyalah sebuah peluang untuk dapat memperoleh keuntungan yang lebih. Ibnu Taimiyah memiliki pendapat bahwa naik turunnya harga dipengaruhi oleh banyak faktor, tidak hanya menggambarkan tindakan yang tidak adil. Ketika permintaan akan sebuah barang meningkat dengan penawaran yang tetap atau turun, maka tingkat harga sebuah barang akan naik.  

Pendapat yang diungkapkan oleh Ibnu Taimiyah tidaklah salah, tetapi kurang tepat. Dalam ekonomi Islam, nilai yang ada dalam masyarakat lah yang mempengaruhi pasar. Bukan pasar yang mempengaruhi nilai dalam masyarakat seperti yang saat ini terjadi. Hal tersebut sesuai dengan prinsip yang dimiliki oleh ekonomi Islam yaitu prinsip keadilan.

Terdapat dua prinsip dasar terkait etika bisnis yang terdapat di dalam ekonomi Islam yaitu tauhid dan keseimbangan. Tauhid adalah prinsip yang mengingatkan manusia bahwa segala sesuatu yang dilakukan pada ujungnya akan kembali dan berakhir kepada Allah SWT. Prinsip kedua yaitu keseimbangan mengajarkan bahwa dalam melakukan bisnis harus dalam keadaan seimbang dimana tidak hanya memikirkan diri sendiri (bisnisnya sendiri) namun juga memikirkan dampak terhadap kehidupan di sekitar kita.

Selain itu, terdapat sepuluh panduan terkait etika dalam berbisnis yang bersumber dari Nabi Muhammad SAW yaitu: kejujuran, menolong, tidak boleh menipu dan dengan ukuran yang benar, tidak boleh menjatuhkan kegiatan bisnis orang lain, tidak boleh menimbun, tidak monopoli, menjual barang halal, bersih dari riba, ikhlas, dan membayar upah untuk karyawan.

Jika diperhatikan tentunya prinsip dan panduan diatas sudah sangat menjelaskan bahwa pendapat Ibnu Taimiyah kurang tepat. Tindakan price gouging dapat dianggap menyalahi prinsip Islam dikarenakan adanya kondisi yang mendesak (dalam hal ini pandemi yang terjadi) sehingga seharusnya pelaku bisnis memudahkan masyarakat dalam membeli kebutuhan hidup dan tidak menaikkan harga barang secara signifikan.

REKOMENDASI

  • Batasan Kenaikan Harga Lindungi Pedagang dan Konsumen

Dilansir dari digitalcommerce360.com, CJ Rosenbaum selaku pengacara New York yang mewakili pedagang Amazon mengatakan bahwa Amazon memperlakukan penjual dengan sangat buruk. Pedagang membeberkan fakta bahwa mereka menerima peringatan otomatis meskipun tidak menaikkan harga. Dalam peringatan tersebut tidak ada kejelasan tentang harga yang dianggap adil menurut perusahaan. Amazon tidak memberikan detail batasan harga yang harus ditetapkan pedagang dan bahkan tidak menentukan yang mana di antara ribuan produk yang dijual pedagang yang memiliki potensi pelanggaran harga. Beberapa pedagang yang mengklaim tidak menaikkan harga terpaksa menarik produk yang cenderung memicu pelanggaran karena aturan yang tidak jelas dan konsekuensi pelanggaran bisa sangat merugikan. Aturan yang tidak jelas ini tentu merugikan pihak pedagang yang harus kehilangan penjualan produk populer demi menghindari penangguhan. Untuk meminimalkan kenaikan harga, Amazon sebaiknya memberikan batasan yang jelas terkait seberapa banyak harga dapat naik dari saat harga tersebut terdaftar di platform, terutama untuk produk-produk vital. Namun dalam kondisi darurat seperti pandemi saat ini, pengawasan pemerintah sangat diperlukan terutama pada online marketplace untuk mencegah praktik manipulasi harga dan memastikan kebutuhan utama sehari-hari dapat dijangkau masyarakat. Pemerintah perlu memberikan definisi secara jelas berapa kenaikan harga yang akan disebut sebagai price gouging selama keadaan darurat dan menyertakan daftar produk yang akan diregulasi. 

  • Konsumen Perlu Transparansi Harga

Amazon juga harus melindungi para konsumennya dengan memberikan transparansi harga. Terbilang sulit bagi konsumen untuk menentukan apakah suatu produk di Amazon memiliki harga yang wajar. Menurut citizen.org, Amazon harus melakukan reformasi daftar harga dan produk. Untuk setiap produk yang terdaftar di platform, Amazon bisa menambahkan informasi berapa harga retail yang disarankan oleh produsen, harga rata-rata setiap produk, dan memberikan tautan ke riwayat harga di samping setiap item. Dengan transparansi ini, konsumen bisa melihat apakah harga yang tertera pada produk yang akan dibeli sebanding dengan harga retail yang disarankan. Konsumen juga diuntungkan dengan adanya informasi harga rata-rata yang bisa dijadikan bahan perbandingan apakah harga produk saat ini, terutama produk dengan volatilitas harga yang signifikan, lebih murah atau mahal dari harga biasanya. Fitur link yang merujuk ke riwayat harga juga bisa membantu pelanggan membuat keputusan pembelian dengan melihat kecenderungan tren harga dari suatu produk.  

  • Fitur “Report” Bantu Deteksi Tindakan Price Gouging

Selain itu untuk mempermudah Amazon dalam mendeteksi pihak ketiga (pedagang) yang melakukan price gouging, pada halaman situs bisa ditambahkan fitur klik “report” bagi konsumen untuk melaporkan produk yang terindikasi melakukan kecurangan harga. Fitur tersebut juga bisa menampilkan tanda pada produk yang ter-report agar bisa ditinjau oleh konsumen sebelum memutuskan untuk membeli dan menghindari konsumen lain terkena dampak.

Referensi :

Jatmiko, Wahyu. (2020, Maret). Price Gouging: Antara Neoliberal & Ekonomi Islam. Bulletin MES. Diakses dari https://www.researchgate.net/publication/339973163_Price_Gouging_Antara_Neoliberal_dan_Ekonomi_Islam

Harman, Alex. “Prime Gouging : How Amazon Raised Price to Profit from Pandemic”. https://www.citizen.org/article/prime-gouging/ (diakses 20 Februari 2021)

News, Bloomberg. “Amazon Price Gouging Crackdown Worsened Shortage of Hand Sanitizer”.https://www.digitalcommerce360.com/2020/06/11/amazon-price-gouging-crackdown-worsened-shortage-of-hand-sanitizer/ (diakses 20 Februari 2021)

Efilianti, Desi. (2018, Desember). “ETIKA BISNIS DALAM PANDANGAN ISLAM: KONSEP DAN IMPLEMENTASI PADA PELAKU USAHA KECIL”. http://journal.uinjkt.ac.id/index.php/iqtishad/article/view/1373 (diakses 20 Februari 2021) 

Baidowi, Aris. 2011. “Etika Bisnis Perspektis Islam”. 9(2). https://media.neliti.com/media/publications/37019-ID-etika-bisnis-perspektif-islam.pdf (diakses pada 20 Februari 2021)

     Penulis :

  • Alula Putri Diana

  • Muhammad Farhan

  • Addecya Farah A.A

  • Fauzi Akmal Rabbani

  • Vivin Malida Hidayat

  • Shafira Yumna Imtiyaz


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
alulaputri

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format