Langgar PSBB Demi Meraup Untung di Masa Sulit, Apa kata Hukum Islam?

Dampak negatif Pandemi Covid-19 membuat beberapa resto melanggar aturan PSBB untuk dapat bertahan di situasi ini, bolehkah dalam Islam?


0

Virus Corona atau yang sekarang disebut sebagai Virus Covid-19 masuk Indonesia pertama kali pada tanggal 2 Maret 2020. Virus tersebut berasal dari wilayah Wuhan di negara Cina dan telah menyebar ke seluruh dunia. World Health Organization (WHO) telah menginformasikan bahwa Virus Covid-19 telah menjadi pandemi.

Pemerintah telah melakukan upaya untuk mencegah penyebaran Virus Covid-19 di Indonesia. Salah satu upaya tersebut adalah menerapkan program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Program PSBB mulai ditetapkan pada tanggal 31 Maret 2020 sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Virus Covid-19. Peraturan Pemerintah tersebut menjelaskan bahwa pemilik usaha tempat makan hanya boleh menjalankan usaha mereka dengan cara pembeli memesan untuk dibawa pulang (take away) atau delivery selama PSBB ketat sedang berlangsung. 

Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 2020 ditetapkan untuk memutus rantai hubungan Virus Covid-19, disisi lain Peraturan Pemerintah tersebut telah membuat berbagai pelaku usaha tempat makan mengalami kerugian karena sepinya pelanggan.

Sepinya pelanggan membuat pendapatan para pelaku usaha tempat makan mengalami penurunan. Akibat hal tersebut, ada beberapa pelaku usaha tempat makan yang melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 2020 demi tetap beroperasi untuk bisa menutupi kerugian yang telah mereka alami. Salah satu usaha tersebut adalah Rumah Makan Ayam Goreng Ny. Suharti di Jalan Pemuda Kelurahan Rawamangun, Jakarta Timur. Rumah makan tersebut diduga melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 2020 karena masih melayani pelanggan makan ditempat disertai dengan melayaninya tanpa memakai masker dan juga melanggar jam operasional yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Seberapa Besar Dampak Pandemi Covid-19 Bagi Pelaku Usaha?

Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang cukup besar bagi seluruh usaha dari berbagai sektor tidak terkecuali sektor kuliner. Hal ini disebabkan adanya upaya Pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan membuat peraturan terkait PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang tentunya memiliki dampak positif dan negatif bagi para pelaku usaha. Salah satu aturan terkait yaitu larangan berkerumun yang mana usaha kuliner atau restoran hanya diperbolehkan melakukan layanan pesan antar (take away). Untuk aturan terbaru restoran dapat memberikan layanan makan di tempat (dine in) sebesar 25% dari kapasitas.


Adanya peraturan terkait PSBB membatasi aktivitas masyarakat yang berakibat pada berbagai sektor Industri. Salah satu dampak utama dari pemberlakuan peraturan ini adalah perubahan pola konsumsi yang cenderung berakibat negatif terhadap penghasilan yang diperoleh. BPS (Badan Pusat Statistik) melakukan pendataan terkait hal tersebut ditemukan hasil bahwa terjadi penurunan pendapatan baik pada UMB (Usaha Menengah Besar) dan UMK (Usaha Mikro Kecil). Selain itu ditemukan hasil bahwa sebanyak 92,47 % pelaku usaha di sektor akomodasi dan makan minum mengalami penurunan pendapatan selam masa pandemic Covid-19. Berikut infografis hasil survey yang dilakukan oleh BPS.


Selain itu berdasarkan survey yang dilakukan, ditemukan bahwa apabila pelaku usaha tidak diberikan bantuan 19% mengatakan tidak bertahan lebih dari 3 bulan.

C:UsersLenovoDownloads1613612719152.jpg 

Adanya penurunan pendapatan dan ancaman gulung tikar atau kebangkrutan terhadap sektor usaha membuat beberapa pengusaha, khususnya usaha sektor kuliner terpaksa melanggar peraturan PSBB agar dapat tetap bertahan dan memperoleh penghasilan seperti yang dilakukan oleh Rumah Makan Ayam Goreng Ny. Suharti di Rawangmangun. Usaha kuliner Ny Suharti merupakan usaha yang dirintis sejak tahun 1962 dan pertama kali didirikan di Yogyakarta secara resmi pada tahun 1972. Saat ini rumah makan tersebut sudah memiliki banyak cabang di berbagai daerah di Indonesia. Suksesnya usaha ini tidak membuat RM Ayam Goreng Ny Suharti terhindar dari dampak Covid-19 terbukti dengan salah satu cabangnya yang melakukan pelanggaran saat diberlakukannya PSBB. 

Bagaimanakah pandangan Islam terhadap fenomena ini?

Tidak Diperbolehkan Dalam Islam

Pandemi saat ini telah menimbulkan banyak dilema moral bagi pengusaha-pengusaha yang mana dalam situasi saat ini harus berusaha untuk mempertahankan bisnisnya. Para pengusaha juga terbentur akan dilema dalam etika bisnis yang membahas tentang perilaku baik atau buruk serta benar atau salah dalam berbisnis. Para pengusaha pun akhirnya juga terpaksa melakukan tindakan yang mungkin dipandang dari sudut pandang yang berbeda melakukan pelanggaran. Seperti halnya Rumah Makan Ayam Goreng Ny. Suharti di Rawamangun, jakarta Timur yang rela melanggar aturan jam operasi PSBB demi mendapatkan rezeki supaya dapat menghidupi rumah makannya yang menurun pendapatannya serta menghidupi beberapa karyawan yang bekerja disana. 

Akan tetapi, pelanggaran Peraturan Pemerintah No. 21 tahun 2020 yang dilakukan oleh Rumah makan Ayam Goreng Ny. Suharti Rawamangun sangat tidak dibenarkan oleh hukum agama Islam karena pada dasarnya islam mengajarkan bahwa seorang pemimpin yang peduli dengan rakyatnya akan memberikan peraturan agar memberikan rasa aman kepada rakyatnya, sepatutnya kita sebagai rakyat dianjurkan untuk menaati pemimpin.  Hal ini disebutkan dalam Al-Quran Surat An-Nisa [4] ayat 59.


يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡۤا اَطِيۡـعُوا اللّٰهَ وَاَطِيۡـعُوا الرَّسُوۡلَ وَاُولِى الۡاَمۡرِ مِنۡكُمۡ‌ۚ فَاِنۡ تَنَازَعۡتُمۡ فِىۡ شَىۡءٍ فَرُدُّوۡهُ اِلَى اللّٰهِ وَالرَّسُوۡلِ اِنۡ كُنۡـتُمۡ تُؤۡمِنُوۡنَ بِاللّٰهِ وَالۡيَـوۡمِ الۡاٰخِرِ‌ ؕ ذٰ لِكَ خَيۡرٌ وَّاَحۡسَنُ تَاۡوِيۡلً

“Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan Ulil Amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu. Kemudian, jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah (Al-Qur'an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” 

Islam juga telah mengajarkan tentang umat yang wajib baiat kepada Ulil Amri, maksudnya adalah umat islam memiliki perjanjian untuk bisa mendengar dan taat kepada pihak yang berkuasa atas urusan kaum Muslimin (Ulil Amri). Menjaga janji tentunya menjadi hukum yang wajib. Hal ini juga dijelaskan dalam Q.S. Al Fath [48]:10 yang berbunyi:


اِنَّ الَّذِيْنَ يُبَايِعُوْنَكَ اِنَّمَا يُبَايِعُوْنَ اللّٰهَ ۗيَدُ اللّٰهِ فَوْقَ اَيْدِيْهِمْ فَمَنْ نَّكَثَ فَاِنَّمَا يَنْكُثُ عَلٰى نَفْسِهٖۚ وَمَنْ اَوْفٰى بِمَا عٰهَدَ عَلَيْهُ اللّٰهَ فَسَيُؤْتِيْهِ اَجْرًا عَظِيْمًا ࣖ

“Bahwa orang-orang yang berjanji setia kepadamu (Muhammad), sesungguhnya mereka hanya berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan-tangan mereka, maka barang siapa melanggar janji, sesungguhnya dia melanggar janjinya sendiri dan barang siapa menepati janjinya kepada Allah, maka Dia akan memberinya pahala yang besar”.


Dalam Al-Quran juga dijelaskan bahwa Allah menjadikan ketaatan kepada pemimpin pada urutan ketiga setelah ketaatan pada Allah dan rasul-Nya. Dari sinilah terdapat argumen bahwa niatan pemerintah memberikan peraturan PSBB dan adanya jam operasional pada rumah makan bertujuan agar meminimalisir penyebaran Covid-19. Pelanggaran yang dilakukan oleh rumah makan Ayman Goreng Ny. Suharti Rawamangun juga dapat dinilai dari hukum islam bahwa juga telah melanggar antara rakyat kepada pemimpin yang mana rakyat seharusnya taat kepada apa yang diperintahkan oleh pemimpin.

Diperbolehkan Dalam Islam

Rumah makan Ayam Goreng Ny. Suharti Rawamangun memberlakukan jam operasional melewati batas jam PSBB juga tidak bisa langsung disalahkan begitu saja, pasti terdapat alasan mengapa hal itu dilakukan. Selain untuk mendapatkan pendapatan yang lebih dan bisa menghidupi karyawannya di masa pandemi ini, apabila ditinjau dari aspek Islam hal itu bisa saja terjadi karena sejalan dengan sabda Rasulullah SAW, yaitu 

“Siapa yang menunaikan hajat saudaranya maka Allah akan menunaikan hajatnya.” (HR. Muslim)


Manfaat lain dari rumah makan Ayam Goreng Ny. Suharti Rawamangun memberlakukan jam operasional melewati batas PSBB adalah untuk membantu menyelesaikan hajat atau keperluan orang-orang yang memiliki keterbatasan dalam membuat makanan di rumah atau kost terutama di malam hari, setelah jam PSBB. Seperti yang kita ketahui, bekerja juga merupakan salah satu upaya untuk kita memenuhi kebutuhan atau hajat dalam hidup kita. Sesuai dengan sabda Rasulullah di atas bahwa ketika kita membantu menyelesaikan hajat saudara kita maka Allah akan mempermudah kita untuk menyelesaikan hajat kita juga.

Pemberlakuan jam operasional melewati batas PSBB oleh rumah makan Ayam Goreng Ny. Suharti Rawamangun juga merupakan salah satu bentuk ikhtiar untuk mendapatkan pendapatan yang lebih agar usaha bisa bertahan di masa pandemi. Hal ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam Q.S Ar Ra’d [13] ayat 11:


لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ ۗ وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ ۚ وَمَا لَهُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَالٍ


“Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” 


Ayat tersebut salah satunya menjelaskan tentang Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum sampai kaum tersebut merubah keadaan yang ada pada mereka dengan melakukan usaha atau ikhtiar lalu bertawakal kepada Allah SWT.

Bagaimana Menyikapinya?

Terdapat dua argumen berbeda terkait pelanggaran jam beroperasi rumah makan Ayam Goreng Ny. Suharti di saat pandemi ini. 

Lantas kesimpulan apa yang bisa ditarik dari permasalahan ini?

Pemerintah telah menetapkan kebijakan-kebijakan baru guna membatasi penyebaran pandemi ini. Tidak dapat dipungkiri, kebijakan-kebijakan tersebut sangat berdampak bagi pelaku bisnis terutama yang bergerak di lini pariwisata, kuliner, dan hospitality. Rumah makan Ayam Goreng Ny. Suharti Rawamangun menjadi salah satu yang terdampak peristiwa ini dan memutuskan untuk melanggar peraturan tersebut. Argumen positif menekankan bahwa rumah makan tersebut tidak bersalah dalam aturan islam karena pemerintah sebagai lembaga yang mengayomi seluruh masyarakat seharusnya juga mengakomodasi kepentingan pelaku bisnis. Pemerintah tidak seharusnya menghalangi rezeki orang lain seperti yang disebutkan dalam Ar Ra’d 13:11. Selain itu, dalil lain yang diriwayatkan oleh Muslim menyebutkan bahwa Allah akan memudahkan urusan hambanya yang membantu urusan saudaranya. 

Namun, perlu diketahui bahwa agama islam sangat menghimbau pemeluknya untuk mengikuti peraturan yang dibentuk oleh pemerintah. Hal ini dikarenakan, menurut ajaran islam pemerintah atau orang yang berkuasa untuk memimpin umat islam adalah perpanjangan tangan dari Allah di muka bumi seperti yang disebutkan dalam Q.S. Al Fath 48:10. Oleh karena itu, masyarakat wajib menaati peraturan yang berlaku karena peraturan tersebut dibuat oleh pemimpin yang mereka pilih sendiri. Selain itu, Q.S. An-Nisa 4:59 menekankan bahwa umat islam harus menaati pemerintah dan melibatkan andilnya dalam menyelesaikan permasalahan.

Perlu diketahui bahwa pandemi ini merupakan peristiwa luar biasa yang mempengaruhi kondisi masyarakat secara keseluruhan. Pemerintah pun berusaha keras untuk mengatasi penyebaran Covid-19 yang dianggap sebagai tujuan utama. Oleh karena itu, pemerintah mempertimbangkan dengan matang pemberlakuan peraturan ini supaya masyarakat akan kembali normal dalam aspek ekonomi. Selain itu, pemerintah memberlakukan peraturan ini  untuk kemaslahatan banyak umat sehingga pelanggaran yang dilakukan Ayam Goreng Ny, Suharti Rawamangun melanggar kepentingan banyak orang dan hanya menguntungkan beberapa saja.

Solusi yang baik dalam menyelesaikan permasalahan ini adalah dengan menggunakan jasa tertentu yang dapat menghubungkan pelaku bisnis dengan konsumennya tanpa harus bertatap muka. Seperti contoh, jasa transportasi online yang memudahkan konsumen untuk mengkonsumsi produk Ayam Goreng Ny. Suharti Rawamangun tanpa melanggar peraturan pemerintah terkait jam operasional bisnis di tengah pandemi Covid-19 ini.

Referensi


Tim Detik.com. (2020, 26 April). Kapan Sebenarnya Corona Pertama Kali Masuk RI?. DetikNews [Online], Tersedia: 

Pemerintah Kota Administrasi JAKARTA TIMUR. (2020, 17 Mei) Langgar Aturan PSBB, 3 Rumah Makan di Jakarta Timur Didenda. [Online] Tersedia:

Rahmadi, Dedi. (2021, January 15). INFOGRAFIS: Pengetatan PSBB di DKI Jakarta. MERDEKA [Online], Tersedia:

BPS.  (2020, 15 September). Analisis Hasil Survei Dampak Covid-19 Terhadap Pelaku Usaha . [Online], Tersedia:

Istighfarih, Melia. (2019, 23 Juli). Ayam Goreng Ny Suharti. TribunNewsWiki. [Online], Tersedia:

Pemerintah Kota Administrasi JAKARTA TIMUR. (2020, 17 Mei) Langgar Aturan PSBB, 3 Rumah Makan di Jakarta Timur Didenda. [Online] Tersedia:

AUTHOR

Kelompok 4

  • Diniar Rizkia 

  • Dearidrani Islamihaniar 

  • Aditya Prasetya 

  • Sirajuddin Ahyar 

  • Sabda Alam Teduh Nusa 


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
Diniar

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format