New Normal Diberlakukan, Cara Bisnis Beralih dari Masa Krisis?

Walaupun New Normal telah diberlakukan di seluruh negara, tak bisa dipungkiri bahwa pandemi corona masih terus meningkat penyebarannya khususnya di Indonesia sendiri


0

Pada era New Normal ini, tidak hanya di Indonesia, berbagai negara juga menerapkan berbagai kebijakan untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19 ini. Kebijakan New Normal yang diterapkan berbagai negara tentu berimbas kepada sektor ekonomi negara tersebut. Di Indonesia sendiri menerapkan kebijakan New Normal yang telah diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi. Dengan diberlakukannya New Normal di Indonesia serta penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) membuat masyarakat membatasi diri untuk keluar rumah sesuai data dari BPS yang dikutip oleh Databoks.

Sumber: BPS dalam Databoks (2020)

Walaupun New Normal telah diberlakukan di seluruh negara, tak bisa dipungkiri bahwa pandemi corona masih terus meningkat penyebarannya khususnya di Indonesia sendiri. Tentunya, dampak ini dirasakan oleh para pelaku usaha kuliner. Memang, ketika New Normal diberlakukan, tak sedikit yang datang secara offline walaupun kunjungan tidak sebanyak saat kondisi normal. Di saat pandemi ini memang mempengaruhi omzet penjualan yang kian menurun. Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mencatat, 5,55 Juta usaha kuliner di Indonesia atau 6,77 % dari total 8,2 juta bisnis ekonomi kreatif pada tahun 2018. Namun, sekitar 60% usaha kuliner di Indonesia mengalami penurunan saat masa pandemi corona.

Sumber : Databoks (2020)

Dari data diatas, dapat disimpulkan bahwa kunjungan masyarakat mengalami penurunan maksimal di angka 60% saja masyarakat yang berkunjung ke restoran cepat saji, umum maupun yang lainnya. Ini membuktikan bahwa masyarakat jarang untuk keluar rumah dan membatasi aktivitasnya di luar rumah yang menyebabkan penurunan berkunjung dan omzet bagi pelaku usaha. Namun, saat New Normal ini setidaknya ada peningkatan kunjungan dibandingkan ketika usaha-usaha terpaksa tutup saat kebijakan pemerintah untuk “dirumah saja” diberlakukan. Kebab Turki Baba Rafi, salah satu usaha yang terdampak pandemi ini. 

Kebab Turki Baba Rafi merupakan salah satu perusahaan Indonesia yang telah melakukan ekspansi ke luar negeri. Melakukan franchise adalah cara yang dipilih Hendy Setiono untuk membesarkan usahanya. Franchise sendiri memiliki arti yaitu salah satu bentuk lisensi yang dimana franchisee setuju untuk memberikan izin usaha sembari menyediakan nama, logo, metode operasi, iklan, produk dan elemen lain yang dibutuhkan perusahaan pembeli dengan imbalan komitmen keuangan dan persetujuan bisnis untuk menjalankan bisnis sesuai dengan standar operasi perusahaan pemberi franchise (Ferrell et al., 2020). Sampai saat ini Kebab Turki Baba Rafi telah tersedia di 10 negara dengan lebih dari 1000 outlet yaitu, Indonesia, Malaysia, India, Filipina, Sri lanka, Cina, Singapura, Brunei, Belanda, dan Bangladesh dan akan terus melakukan ekspansi ke negara lain dengan pilihan outlet black booth, container kebab, dan container kebab cafe. Produk yang dihasilkan oleh perusahaan ini adalah kebab dengan berbagai filling di dalamnya, seperti daging sapi, daging ayam, sosis, keju, telur, gandum, nasi lemak, dan piscok, tidak hanya kebab, tersedia juga burger, canai, serta kentang goreng (Babarafi.co.id). 

Dalam penetapan strategi bisnis internasionalnya, Perusahaan Kebab ini menggunakan multinational strategy dengan mengkustomisasikan produk, alasan pemilihan strategi ini agar setiap negara memiliki ciri khas produknya seperti. Di India, Kebab Turki Baba Rafi memiliki rasa menu olahan daging ayam dengan ikan, di Belanda memiliki menu salad, grilled vegetables serta smoothies, sementara di China memiliki menu keripik kentang panggang dan sayap ayam panggang (Babarafi.com). Dalam urusan rasa pun sedikit ada sedikit perbedaan antar negara, di Malaysia sausnya lebih manis sementara di Belanda dengan rasa yang lebih fresh dan healthy (Andriani, 2020). Berikut merupakan perbandingan menu Kebab Turki Baba Rafi di Indonesia dan Malaysia yang memiliki perbedaan pada beberapa produk.

Sumber: pergikuliner

Sumber: Flickr

Hendy menyebutkan bahwa ini merupakan tantangan besar baik bagi para pelaku usaha kuliner maupun Baba Rafi Enterprise di masa pandemi. Dengan kebijakan baru yang mewajibkan tidak adanya dine-in maupun kontainer kebab yang tidak diperbolehkan buka sampai pukul 21.00 WIB yang menyebabkan penurunan pendapatan sebesar 40 persen dari penjualan offline nya. Selain itu, franchise terdekat nya di negara Malaysia pun mengalami dampak penurunan juga dikarenakan kebijakan yang membatasi kegiatan jual-beli secara offline. Penyebab nya juga timbul dengan biaya sewa yang meningkat diiringi biaya karyawan dan juga biaya operasional yang mengalami peningkatan. Walau begitu tidak mematahkan semangatnya dalam melakukan strategi lain demi berlangsungnya bisnis. Menurutnya, dunia digital sekarang sedang marak terjadi apalagi masa pandemi yang mengharuskan masyarakat dirumah saja dan beralih ke online shop atau store. Ini merupakan angin segar untuk memulai membuka bisnis secara online khususnya para pecinta kebab Baba Rafi ini. 

Potensi Masalah New Normal Covid-19 pada Global Environment

Global environment atau lingkungan global yang dapat mempengaruhi perusahaan yang beroperasi secara global terbagi menjadi dua yaitu general environment dan task environment. General environment perusahaan adalah lingkungan di luar perusahaan yang mempengaruhi perusahaan dan manajemennya seperti, pengaruh teknologi, sosial budaya, demografi, politik dan hukum, serta ekonomi. Di Malaysia (yang merupakan salah satu negara tempat Kebab Turki Baba Rafi melakukan ekspansi), pandemi Covid-19 memberikan dampak yang negatif pada ekonomi Malaysia, sama seperti negara-negara lain. Tujuan penerapan new normal di Malaysia untuk memastikan perusahaan dapat kembali beroperasi ke titik seperti sebelum terjadinya pandemi (Kuriakose, 2020). Namun hal ini tidak menjamin bahwa perekonomian akan kembali seperti semula. Bisnis diharapkan dapat menyesuaikan praktik bisnisnya dengan kondisi New Normal. Dengan kewajiban untuk melakukan physical distancing, memakai masker, dan menjaga kebersihan tangan dapat menjadi kebijakan yang sulit bagi beberapa bisnis karena minimnya tempat atau dana. Ini dapat menjadi potensi masalah baru bagi bisnis dilihat dari segi ekonomi akibat regulasi baru yang diterapkan. Memang ini adalah pilihan yang baik untuk memutus penyebaran virus namun ini dapat memberi dampak buruk bagi bisnis yang sedang kesulitan. Dengan pembagian subsidi kepada pelaku bisnis hal ini tentu saja dapat diminimalisir (Setyobudi, 2020). Task environment perusahaan meliputi supplier, distributor, konsumen, dan kompetitor. Dari segi task environment, yang berpotensi menjadi masalah dapat dilihat dari segi konsumen. Dapat dilihat dari data di bawah yaitu data tingkat unemployment di Malaysia pada tahun 2020.

Sumber: Trading Economics (2020)

Tingkat unemployment yang tinggi maka akan memberikan pengaruh pada pembelanjaan masyarakat tersebut yang mana juga akan mempengaruhi bisnis karena semakin berkurangnya pembeli. Pembeli setia suatu produk dapat meminimalisir pembelanjaan diluar barang-barang pokok untuk meminimalisir pengeluaran sehingga pembeli Kebab Turki Baba Rafi juga mengalami penurunan segi omzet dan konsumen. 

Best Practices

Melihat kasus diatas, dari Baba Rafi Enterprise sendiri khusus nya di Indonesia telah menerapkan strategi untuk meningkatkan penjualan selama pandemi. Dengan menerapkan, virtual kitchen, dimana layaknya konsep restoran hanya saja tanpa ruang fisik seperti tempat duduk atau takeaways. Dapur ini beroperasi berdasarkan pesanan yang masuk secara online baik melalui situs website resto atau aplikasi pesan-antar pihak ketiga. Dengan virtual kitchen diharapkan dapat memangkas biaya operasional, waktu menjadi lebih fleksibel dan dapat dilakukan dirumah saja tanpa biaya modal yang tinggi. Virtual kitchen diharapkan pula untuk dapat berjalan bukan hanya di Indonesia saja tetapi dilaksanakan di seluruh outlet Kebab Turki Baba Rafi di mancanegara lainnya karena ini dapat meminimalisir pengeluaran pelaku bisnis dalam hal penyediaan protokol kesehatan karena tidak tersedianya layanan dine in, hanya take-away. 

Referensi

Andriani, D. (2020). Baba Rafi Ekspansi ke 9 Negara, Ini Strateginya. https://ekbis.harianjogja.com/read/2018/08/23/502/935745/baba-rafi-ekspansi-ke-9-negara-ini-strateginya diakses pada 23 Februari 2021.

Babarafi.co.id. (2003). https://babarafi.co.id diakses pada 23 Februari 2021.

Babarafi.com. https://www.babarafi.com/ diakses pada 23 Februari 2021.

Buchholz, K. (2021). Where Coronavirus Cases Are Growing Fast. https://www.statista.com/chart/21869/covid-19-growth-curve-selected-countries-non-europe/ diakses pada 24 Februari 2021. 

Ekarina. (2020). Kebab Turki Baba Rafi Bidik Pasar India dengan Buka 100 Gerai. https://katadata.co.id/ekarina/brand/5fd867b923e57/kebab-turki-baba-rafi-bidik-pasar-india-dengan-buka-100-gerai diakses pada 24 Februari 2021.

Ferrell, O. C., Hirt, G. A., & Ferrell, L. (2020). Business Foundations: A Changing World. Twelfth Edition. New York: McGraw-Hill Education.

Framestone, B. (2014). Menu Kebab Turki Baba Rafi di Malaysia. https://www.flickr.com/photos/broframestone/12607827313/in/photostream/ diakses pada 23 Februari 2021.

Hendartyo, M. (2020). Buka Gerai Pertama di India, Kebab Baba Rafi Optimistis Kuasai Pasar. https://bisnis.tempo.co/read/1411526/buka-gerai-pertama-di-india-kebab-baba-rafi-optimistis-kuasai-pasar diakses pada 23 Februari 2021.

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Paduan Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi. http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/KMK_No__HK_01_07-MENKES-328-2020_ttg_Panduan_Pencegahan_Pengendalian_COVID-19_di_Perkantoran_dan_Industri.pdf diakses pada 23 Februari 2021. 

Kuriakose, S. (2020). Reopening Malaysia’s economy in a new normal. https://blogs.worldbank.org/eastasiapacific/reopening-malaysias-economy-new-normal diakses pada 23 Februari 2021.

Kurniawan, E. (2020). CEO Kebab Turki Baba Rafi Ungkap Perjuangan Mempertahankan Bisnis di Tengah Pandemi Virus Corona. https://www.tribunnews.com/bisnis/2020/05/08/ceo-kebab-turki-baba-rafi-ungkap-perjuangan-mempertahankan-bisnis-di-tengah-pandemi-virus-corona diakses pada 23 Februari 2021.

Kurniawan, H. (2020). Baba Rafi Lebarkan Sayap ke India. https://investor.id/business/baba-rafi-lebarkan-sayap-ke-india diakses pada 23 Februari 2021.

Lidwina, A. (2020). Kunjungan ke Restoran Cepat Saji Paling Tinggi pada September-Oktober 2020. 

https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2020/11/25/kunjungan-ke-restoran-cepat-saji-paling-tinggi-pada-september-oktober-2020 diakses pada 24 Februari 2021. 

Pergi Kuliner. (2019). Kebab Turki Baba Rafi. https://pergikuliner.com/restaurants/kebab-turki-baba-rafi-gayungan/menus diakses pada 23 Februari 2021. 

Pusparisa, Y. (2020). Masyarakat Lebih Jarang Keluar Rumah saat Adaptasi Kebiasaan Baru. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2020/11/15/masyarakat-lebih-jarang-keluar-rumah-saat-adaptasi-kebiasaan-baru diakses pada 24 Februari 2021.

Setyobudi, A. (2020). Dampak dan Antisipasi Ekonomi Era Normal Baru (New Normal). http://wartakoperasi.net/dampak-dan-antisipasi-ekonomi-era-normal-baru-new-normal-detail-427320.html diakses pada 24 Februari 2021.

Sugianto, D. (2020). INSPIRASI BISNIS: Strategi Kebab Turki Baba Rafi Kalahkan Kompetitor. https://economy.okezone.com/read/2016/04/29/320/1376482/inspirasi-bisnis-strategi-kebab-turki-baba-rafi-kalahkan-kompetitor diakses pada 24 Februari 2021.

Sulaeman. (2020). Penjualan Offline Kebab Turki Baba Rafi Turun 40 Persen Akibat Pandemi. https://m.merdeka.com/uang/penjualan-offline-kebab-turki-baba-rafi-turun-40-persen-akibat-pandemi.html diakses pada 23 Februari 2021.

Supriyanto, Y. (2020). Waralaba Kebab Baba Rafi Ekspansi ke India. https://traveling.bisnis.com/read/20201214/223/1330601/waralaba-kebab-baba-rafi-ekspansi-ke-india diakses pada 23 Februari 2021.

Trading Economics. (2020). Malaysia - Tingkat Pengangguran. https://id.tradingeconomics.com/malaysia/unemployment-rate diakses pada 24 Februari 2021.

Artikel ini di check plagiarisme pada website https://searchenginereports.net/plagiarism-checker 


Kelompok 4: Viking Raiders

I Gusti Agung Ayu Laksmi Kurnia Putri

Kahfiara Krisna Selia Putri


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format