Perkuat Inovasi, GarudaFood Bertahan di Masa Pandemi

Budaya berinovasi adalah hal yang ditanamkan pada setiap karyawan GarudaFood sehingga hal itu merupakan kunci dari kesuksesan yang diperoleh.


0

PT. GarudaFood merupakan salah satu perusahaan makanan dan minuman terkemuka di Indonesia yang didirikan pada tahun 1994, namun kegiatan usaha mereka sudah dimulai sejak tahun 1979 oleh keluarga pendiri melalui perusahaan PT Tudung Putra Jaya (TPJ), sebuah perusahaan yang berdiri di Pati, Jawa Tengah. Pada tahun 1994, mereka memproduksi produk kacang tanah dengan merek Kacang Garing Garuda yang kemudian makin dikenal dengan nama Kacang Garuda. Awal mula usaha PT Tudung Putra Jaya ini yang didirikan oleh Bapak Darmo Putro adalah sebagai produsen tepung tapioka. Ketika krisis ekonomi pada tahun 1997, PT GarudaFood Jaya (GFJ) memproduksi Gery yaitu sebuah merek biskuit. Setelah itu di tahun 1998, GarudaFood mengakuisisi PT Triteguh Manunggal Sejati (TRMS) yaitu produsen jelly dan kemudian meluncurkan produk jellynya dengan merek Okky dan Keffy.

Jadi sebenarnya bisnis dari PT GarudaFood tersebut dinaungi oleh PT Tudung Group yang merupakan induk perusahaan dari PT GarudaFood. Kemudian PT GarudaFood sendiri terbagi oleh 3 sektor/pilar. Pilar tersebut dibagikan tergantung oleh distribusi produk mereka. Yang pertama yaitu tentang kategori produk makanan yang bisa disebut PT GarudaFood Putra Putri Jaya yang menangani semua produk makanan yang dihasilkan, contohnya seperti kacang garuda, biskuit gery, chocolatos, dan lainnya. Kedua, pilar yang berisi produk minuman dari PT Suntory Garuda Beverages. Dimana pada tahun 2011 PT GarudaFood bekerja sama dengan PT Suntory Food and Beverages Japan yang dimana mereka menghasilkan produk-produk minuman seperti teh mountea, mirai ocha, mytea, clevo, okky jelly dan lain-lainnya. Kemudian di pilar terakhir, yaitu tentang jalur distribusi oleh PT GarudaFood yang diberikan nama PT Sinar Niaga Sejahtera yang menangani seluruh jalur distribusi dari PT GarudaFood. Berikut ini merupakan gambaran dari pilar PT GarudaFood:

Sumber: Tim corporate relations & communication PT GarudaFood

Budaya berinovasi adalah hal yang ditanamkan pada setiap karyawan GarudaFood sehingga hal itu merupakan kunci dari kesuksesan yang diperoleh. Saat ini GarudaFood telah menjual dan memproduksi produk makanan dan minuman di bawah merek-merek ini, yaitu Garuda, Chocolatos, Leo, Gery, Clevo, Mountea, MyTea, Okky Jelly Drink dan Good Mood. Produk-produk tersebut merupakan kacang, pilus, biskuit, keripik, dan minuman-minuman. Di level nasional, GarudaFood mempunyai nilai yang sangat positif sebagai produsen snack. Survey dari Frontier dan Majalah BusinessWeek Indonesia di Jakarta dan Surabaya pada tahun 2006-2010 menyatakan bahwa GarudaFood menempati posisi ketiga di Indonesia Most Admired Company (IMAC). Perusahaan ini juga aktif dalam melakukan Corporate Social Responsibility (CSR) di bawah bendera GarudaFood Sehati.

Kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan oleh PT GarudaFood yakni berdasarkan pada lima pilar yaitu, pendidikan, kesehatan, lingkungan, kemanusiaan dan yang terakhir yaitu pemberdayaan masyarakat. Pada pilar pertama yaitu pendidikan itu PT GarudaFood sering melakukan pambagian buku-buku pelajaran untuk anak-anak secara gratis melalui komunitas Charity of Children Education. Kemudian pada pilar kedua yaitu kesehatan, PT GarudaFood yang aktif dalam kegiatan donor darah. Biasanya PT GarudaFood bekerjasama dengan STIKES (sekolah tinggi ilmu kesehatan) untuk melakukan kegiatan tersebut. Kegiatan ini biasanya dilakukan setahun sekali yang dimana aktifitas ini merupakan bentuk kepedulian oleh PT GarudaFood untuk membantu sesama dan juga demi kebaikan masyarakat sekitar juga. Pilar ketiga yaitu berisi lingkungan yaitu, PT GarudaFood sering melakukan program kreatifitas untuk mengolah sampah plastik menjadi sesuatu hal yang lebih berguna. Pilar ke empat berisi tentang kemanusiaan yang berarti PT GarudaFood berpartisipasi dengan PMI (palang merah indonesia) untuk membantu para korban bencana yang terjadi di Indonesia. Biasanya PT GarudaFood memberikan bantuan berupa sembako, selimut, dan hal-hal lainnya. Termasuk juga dengan program CCE (Charity of Children Education) yang dimana program dari komunitas tersebut baik untuk kebaikan masyarakat sekitar. Pilar terakhir yaitu pemberdayaan masyarakat yaitu PT GarudaFood bekerja sama dengan para istri dari petani susu dan kacang yang dimana mereka menjadi target dari kegiatan tersebut. Kegiatan ini berisi tentang mengedukasi para istri dari petani tentang hal-hal dunia wirausaha. Hal ini bertujuan untuk mengedukasi para istri dari petani untuk memahami tentang bagaimana mereka tetap bisa berkegiatan dan tetap dapat mendapatkan pendapatan bagi mereka.

Dalam memasarkan produk-produknya, PT GarudaFoods telah menerapkan International Strategy dan Multi-domestic Strategy/Localization . Untuk International Strategy hal yang diterapkan oleh PT GarudaFoods adalah dengan mengekspor produknya yang telah diproduksi di Indonesia ke beberapa negara di dunia seperti di benua Asia, Eropa, Afrika, Amerika, dan Australia. Sedangkan untuk melakukan Multi-domestic Strategy hal yang diterapkan oleh PT GarudaFoods adalah Joint Venture yang telah dilakukan dengan 3 negara besar yaitu yang pertama adalah negara China dengan nama perusahaan Xiamen GarudaFood Co. Ltd, kemudian negara Jepang dengan nama Suntory Beverage & Food Ltd, dan negara India dengan nama Garuda Polyflex Foods Pvt Ltd. 

Kebijakan PT GarudaFood saat New Normal Terjadi

Ketika ekonomi mengalami pergolakan besar, sering kali hal itu menciptakan pergeseran seismik dalam cara perusahaan beroperasi. Itu terjadi lebih dari satu dekade lalu selama resesi 2008. Para ekonom memperkirakan yang lebih dalam akan melanda ketika bisnis pulih di dunia pasca-COVID. Definisi new normal ini menyinggung tentang cara baru dari sebuah perusahaan dalam melakukan sesuatu karena keadaan yang berubah secara drastis. Misalnya, konsumen yang enggan tatap muka akan menurunkan permintaan akan produk dan layanan. Ketika perusahaan melanjutkan ritme yang lebih teratur, mereka akan mendapatkan kembali pandangan panjang mereka alih-alih mode bertahan hidup sehari-hari yang mereka miliki. Perusahaan harus menyesuaikan dan beradaptasi menggunakan strategi bisnis baru berdasarkan praktik terbaik saat kondisi new normal ini terjadi.

Sebagai dampak dari pandemi Covid-19 dan terjadinya new normal ini, kinerja GarudaFood menunjukkan adanya tren perlambatan penjualan. Melihat dari laporan kinerja keuangan perusahaan sepanjang periode semester I 2020, penjualan Garudafood ternyata menurun 8,8 persen secara year on year (yoy) menjadi Rp 3,9 triliun. Pada periode tersebut penjualan domestik turut terkoreksi 8,12 persen yoy, sedangkan ekspor turun lebih dalam, yaitu 13,43 persen yoy. Dari hasil tersebut, didapati bahwa penjualan domestik masih mendominasi pendapatan Garudafood yaitu sebesar 95,35 persen dan sisanya sebesar 4,65 persen, berasal dari penjualan ekspor. Bapak Paulus Tedjosutikno yang adalah Direktur PT GarudaFood menjelaskan bahwa pada tahun 2021 aktivitas perdagangan domestik nampaknya masih lebih mendominasi dibandingkan dengan ekspor. Untuk ekspor masih terkendala dikarenakan adanya kebijakan lockdown di beberapa negara.

Sumber : Jones, Gareth.R & Geoge, Jennifer M. 2020. Contemporary Management. 11th Edition, New York: McGraw-Hill

Adapun permasalahan yang muncul dilihat dari segi global environment adalah :

  1. Task Environment : suatu kondisi yang berasal dari pemasok, distributor, pelanggan, dan kompetitor yang mempengaruhi kemampuan organisasi atau perusahaan dalam mendapatkan input serta mengatur outputnya. Dengan adanya pandemi ini membuat setiap negara memberlakukan kebijakan karantina dan lockdown hal ini menyebabkan adanya penurunan interaksi jual-beli antar pelanggan dengan penjual sehingga menyebabkan adanya penurunan laba perusahaan. Jika dilihat dari PT GarudaFood sendiri, Task Environment ini sangat berpengaruh terhadap bisnis mereka karena dari setiap point-point memiliki dampak bagi perusahaan tersebut. Contohnya yaitu mungkin dalam bidang pemasarannya, lingkungan ini merupakan salah satu bagian utama dari lingkungan pemasaran dari PT GarudaFood yang dimana hal ini mencakup aktor langsung yang terhubung dengan bagian produksi, kemudian mendistribusikannya, dan kemudian mempromosikan penawaran. Hal ini termasuk sebuah lingkungan yang termasuk dalam perusahaan, kemudian pemasoknya, distributor dari perusahaan tersebut dan kemudian dealer dan yang terakhir yaitu target pelanggan mereka.
  2. General Environment : Kekuatan global, ekonomi, teknologi, sosiokultural, demografis, politik, dan hukum yang mempengaruhi organisasi atau perusahaan dan lingkungan tugasnya. Dampak virus Corona yang mendunia berhasil membuat beberapa perusahaan jatuh dan bahkan bangkrut. Oleh karena GarudaFood merupakan perusahaan yang berhasil ekspor ke beberapa negara dan melakukan bisnis joint venture dengan perusahaan-perusahaan di negara lain maka hal ini tentunya juga berdampak pada perusahaan. Salah satu masalah yang ditemui yaitu, terhambatnya ekspor oleh GarudaFood ke beberapa negara karena adanya kebijakan pemerintah setempat untuk melakukan lockdown. Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa kinerja ekspor Indonesia mencapai US$ 14,4 miliar atau naik 3,1% pada Oktober 2020 dibandingkan dengan bulan September 2020. Walaupun terlihat membaik, namun nilai ekspor tersebut masih lebih rendah dibandingkan dengan ekspor di masa sebelum pandemi yang bisa mencapai US$14,9 miliar.

Sumber : Databoks, 2021

Dalam hal ini, perusahaan besar seperti PT GarudaFood harus cepat dalam menanggapi permasalahan ini, dengan cara mereview ulang dari visi misi mereka dan tentunya mencari solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan ketika pandemi ini terjadi. Menurut kami, hal pertama yang harus diperhatikan yaitu PT GarudaFood harus mencari inovasi yang relevan terhadap kebijakan new normal ini, yakni inovasi yang tetap selaras dengan sektor industri dari PT GarudaFood seperti halnya ini. PT GarudaFood sudah gerak cepat ketika menghadapi new normal ini, salah satu inovasi dari mereka yaitu PT GarudaFood meluncurkan snack baru mereka dengan nama Garuda Potato dan Garuda O’Corn. Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Marketing mereka bahwa produk terbaru mereka ini merupakan hasil dari inovasi mereka yang melakukan kolaborasi dengan partner global mereka yang bernama Bugles. Inovasi yang mereka lakukan yaitu dengan mengusung bentuk produk dari mereka yang unik dan pertama di Indonesia, PT GarudaFood berharap bahwa produk ini bisa diterima oleh konsumen di Indonesia di kalangan young-adult. Hal ini merupakan salah satu milestone bagi PT GarudaFood yang dimana mereka sedang terkena dampak dari Covid-19 dan mereka juga membuat snack terbaru mereka yang berbeda dari biasanya, dikarenakan biasanya PT GarudaFood menciptakan makanan mereka berbahan dasar kacang tetapi untuk kali ini mereka menciptakan makanan yang tidak berbahan kacang. Hal ini juga sejalan dan selaras dengan strategi bisnis dari PT GarudaFood dan tentunya bagus untuk pertumbuhan dari perusahaan ini kedepannya. Salah satunya yaitu menciptakan inovasi yang berbeda dari biasanya dan membuat terobosan baru dalam meningkatkan penjualan mereka dari segi distribusi, dan segmen dari pangsa pasar mereka yang baru. Inovasi yang berikut yaitu Pandemi Covid-19 membuat adanya perubahan perilaku konsumen salah satunya adalah orang-orang lebih konsen terhadap kesehatan, diharapkan hal ini bisa menjadi salah satu inovasi GarudaFood untuk dapat membuat snack atau minuman yang lebih memperhatikan kandungan yang baik untuk kesehatan.

Kemudian juga salah satu inovasi dari PT GarudaFood ketika menghadapi pandemi Covid-19 di era new normal ini yaitu dengan cara mereka menggandeng e-commerce untuk melakukan penjualan produk-produk mereka. Contoh dari e-commerce yang mereka gandeng yaitu Tokopedia, Shopee, Blibli.com, Bukalapak, dan Lazada. Dikarenakan di kondisi pandemi seperti sekarang, pasti banyak dari konsumen mereka yang takut untuk pergi keluar rumah untuk membeli kebutuhan mereka dan kemudian mereka membuat sebuah terobosan dimana mereka beradaptasi dengan cepat dengan cara menggandeng e-commerce untuk melakukan penjualan secara online. Dengan dilakukannya hal ini tentu saja PT GarudaFood tetap beroperasi dengan normal dan tetap memperhatikan keselamatan dan kesehatan dari pekerja mereka dan tentunya dari konsumen mereka. Untuk halnya seperti penjualan dan distribusi dari PT GarudaFood, mereka merombak mekanisme dari operasional mereka yaitu dengan adanya perubahan di bagian sistem pemesanan produk. PT GarudaFood menggunakan teknologi untuk melakukan proses pembayaran menggunakan metode pembayaran online yang bisa dilakukan melalui transfer ataupun antar-bank. Dengan adanya hal ini, PT GarudaFood sudah membatasi frekuensi interaksi langsung, seperti halnya kunjungan ke pasar ataupun kunjungan dari sales mereka dan menggantikannya dengan memanfaatkan teknologi virtual yang disediakan oleh perusahaan mereka di area-area yang sudah dituju.

Artikel ini telah di check antiplagiarism via website https://www.duplichecker.com/

REFERENSI :

Jones, Gareth.R & Geoge, Jennifer M. 2020. Contemporary Management. 11th Edition, New York: McGraw-Hill

https://www.merdeka.com/garudafood/profil/

https://id.wikipedia.org/wiki/Garudafood

https://prezi.com/sihh9ggownxy/implementasi-bisnis-international-pada-perusahaan-pt-garuda/?fallback=1

https://ekonomi.bisnis.com/read/20210207/257/1353354/garudafood-masih-andalkan-pasar-domestik

https://katadata.co.id/ekarina/berita/5fca5a1e34820/pengusaha-hadapi-kelangkaan-kontainer-ekspor-berpotensi-terhambat

https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2020/11/16/kinerja-ekspor-naik-namun-impor-menurun-per-oktober-2020

https://investasi.kontan.co.id/news/covid-19-meluas-garudafood-good-ubah-sistem-pemesanan-dan-gelar-promosi-ramadan

https://www.exabytes.co.id/blog/strategi-bisnis-di-new-normal/

https://enable.technology/adapt-business-post-covid/

https://medium.com/atolye/new-ways-of-doing-business-during-the-new-normal-a7fb7559832

https://www.wartaekonomi.co.id/read307463/ditekan-pandemi-garudafood-tetap-melaju-ini-strateginya

https://suarakarya.co.id/terus-berinovasi-cara-garudafood-bertahan-di-masa-pandemi/25922/

https://www.medcom.id/ekonomi/bisnis/PNgYxo8k-strategi-bisnis-garudafood-di-masa-pandemi-gandeng-mitra-global

Penulis :

Bellatrix Kezia

Jisnu Mahan Pratama Putra

Kelompok 5 Pra-MBA UGM


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format