Geliat Ekspor Indofood di Tengah Pandemi

Indofood melalui produk indomie menjadi merek yang sangat laku dipasaran global. seperti apa lajunya di era pandemi?


1
1 point

Pandemi virus corona yang menyerang Indonesia sejak Maret 2020 lalu memiliki pengaruh negatif pada sektor barang konsumsi. Pembatasan sosial skala besar bahkan lockdown diperkirakan membawa pengaruh negatif pada sektor barang konsumsi. Indonesia dikenal sebagai negra dengan berbagai komoditi yang sangat luas, salah satunya adalah komuditi pangan. Salah satu perusahaan cukup besar yang sangat terkenal dengan produk pangannya adalah PT Indofood Sukses Makmur. Di masa awal pandemi terdapat beberapa predikisi mengenai Kinerja INDF, dilansir dari situs Kontan.co.id, Kinerja INDF diprediksi tak akan sebaik tahun lalu. Hal serupa diungkapkan oleh Analis Maybank Kim Eng Isnaputra Iskandar dalam risetnya pada 24 Maret 2020. Dari segi penjualan perkiraan laba bersih yang akan didapatkan INDF menurun sebesar 11,9% secara year on year dari proyeksi sebelumnya. Namun, pendapat berbeda justru diutarakan oleh Analis OSO Sekuritas Sukarno Alatas, menurutnya dengan berlakunya PSBB maka masyarakat kalangan menengah ke bawah akan cenderung menyediakan stok sembako untuk persediaan terutama saat masa karantina ataupun PSBB. 

Sependapat dengan hal tersebut, melihat lemahnya sektor perekonomian yang menimpa Indonesia dan dunia, Kementrian Perdagangan mencari celah sedemikian rupa melalui berbagai sektor untuk paling tidak mencoba mempertahankan produk-produk yang masih bisa digenjot sedemikian rupa. Anjloknya angka ekspor yang sangat drastis, membuat Kemendag mendorong perusahaan-perusahaan sektor pangan di Indonesia untuk menggenjot ekspor yang lebih besar kepada pasar global, sektor pangan yang lebih diutamakan yaitu sektor pangan olahan yang dinilai sangat efisien dalam menghadapi pandemi virus corona, karena akan mempermudah masyarakat mendapatkan makanan sembari menekankan anjuran pemerintah untuk tetap berdiam dirumah saja. 

Untuk melancarkan rencana pemerintah tersebut, Kemendag melakukan kunjungan dan melaukan rapat terbatas dengan jajaran direksi perusahaan PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. Dalam kunjungannya ke PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Kemendag mengungkapkan bahwa dalam situasi pandemi Covid-19, PT Indofood dinilai mengalami peningkatan permintaan produk unggulannya yang berupa mie instan atau yang biasa disebut oleh masyarakat Indomie, baik di dalam negeri maupun di pasar global. Namun, dengan adanya aturan protokol Covid-19 yang berupaya menekan penghambatan angka laju terkonfirmasi positif covid-19 seperti physical distancing, pembatasan social berskala besar, karantina wilayah, hingga lockdown di Sebagian besar negara di dunia yang menyebabkan sulitnya akses transportasi memberi bebrbagai macam dampak negatif seperti menurunnya kapasitas produksi dan perlu adanya penambahan biaya produksi, serta sulitnya pemenuhan bahan baku.

Sebagai informasi PT Indofood Sukses Makmur Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan pangan berbasis di Indonesia. Saat ini PT Indofood Sukses Makmur telah menjadi sebuah perusahaan total food solutions dengan kegiatan operasional yang mencakup seluruh tahapan produksi makanan. Perusahaan ini terbagi menjadi empat grup yaitu consumer branded product (CBP), Bogasari, Agribisnis, dan Distribusi. PT Indofood Consumer Branded Product (ICBP) merupakan anak perusahaan yang mendominasi penghasilan dari grup usaha PT Indofood Sukses Makmur. Produk-produk ICBP mencakup produk susu, makanan ringan, minuman dll. Beberapa merek utama ICBP adalah indomie, indomilk, chitato, dsb.

Dominasi penghasilan ICBP ini tidak terlepas dari aktivitas ekspor yang dilakukan. Direktur dan Sekretaris Perusahaan Indofood Werianty Setiawan mengungkapkan, kegiatan ekspor ICBP tersebut menghasilkan pendapatan sebesar USD100 juta. Produk ICBP yang paling banyak diekspor adalah indomie. Dilansir dari situs CNBC, mie instan Indonesia menjadi makanan favorit bagi banyak masyarakat luar negeri. Memasuki masa pandemi Covid-19, ternyata keberadaannya makin dicari karena peruntukannya bukan hanya sebagai makanan pokok reguler, namun disimpan sebagai cadangan. Indomie yang telah sukses dipasarkan di 90 negara di antaranya Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, Kanada, serta negara-negara di Asia, Afrika, Eropa, dan Timur Tengah. 

Tidak hanya dengan jaringan distribusi global di beberapa negara PT Indofood mendirikan pabriknya sendiri seperti di Malaysia, Saudi Arabia, Nigeria, Suria hingga Mesir. Bahkan Indomie masuk ke dalam peringkat L.A. Times Instant Ramen Power Rankings yang dibuat oleh media Los Angeles Times. Indomie Mi Goreng Barbeque Chicken dan Indomie Mi Goreng Original masuk ke dalam urutan nomor satu dan nomor 10 dari total 31 mi instan terenak di dunia. Kesuksesan Indomie di Pasar global ini di dorong dengan strategi ekspor yang dijalankan oleh PT Indofood adalah dengan mendirikan regional office dengan tujuan agar Indofood dapat terus mengekspor produk lainnya seperti bumbu, saos atau kecap tanpa harus diekspor dari Indonesia, sehingga memudahkan pendistribusian. Selain itu, adanya keberadaan toko-toko Indonesia atau asian market di luar negeri juga membantu perkembangan Indomie di negara tersebut. 

Secara garis besar keseluruhan produk di perusahaan PT. Indofood mengalami penurunan penjualan baik di dalam negeri maupun ekspor ke luar negeri. Hal ini disebebkan dengan sempat menurunnya minat beli masyarakat, serta terbatasnya kemampuan produksi dari perusahaan PT. Indofood sendirinya terkait terbatasnya bahan baku, serta terbatasnya sumber daya yang memiliki regulasi baru terkait pandemic untuk melakukan pengurangan karyawan selama operasi di tengah pandemic, serta ada juga beberapa karyawan yang harus menepi dari pekerjaannya karena tekonfirmasi positif virus corona. Meskipun banyak faktor yang sudah disebutkan, beruntungnya PT. Indofood masih dapat terus eksis bertahan dengan mengandalkan berbagai makanan olahannya dan yang menjadi ujung tombak bertahannya perusahaan di tengah pandemic adalah produk Indomie.

Ptoduk Indomie ini benar-benar menjadi solusi bagi PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. Untuk terus menghidupkan kegiatan operasi perusahaannya. Terlebih selera dari Indomie ini sudah banyak sekali diterima oleh masyarakat luas di seluruh dunia hinga lebih dari 60 negara di seluruh dunia. Di sisi lain produk seperti Indomie sedang sangat diburu dan diminati karena kemudahannya menjadi makanan di tengah pandemi. 

Solusi yang harus dilakukan PT. Indofood juga tidak terlalu sulit karena bersamaan dengan tren baik produk Indomie ini, Kemendag (Kementerian Perdagangan) juga turun menggenjot geliat ekspor yang dinilai dapat diterima dan berdampak baik bagi perekonomian melalui 8 terobosan sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja ekspor ditengah pandemi, antara lain:

  • Fokus pada jenis produk yang akan di ekspor di negara tersebut.
  • Relaksasi kebijakan ekspor dan impor yang berorientasi ekspor.
  • Mempermudah dan mempercepat pelayanan surat keterangan asal (SKA) barang eskpor.
  • Melakukan pelatihan bagi para calon eksportir baru.
  • Oprimalisasi regulasi dan implementasi.
  • Meningkatkan Trade Financing.
  • Peningkatan akses pasar melalui peningkatan fasilitasi dan informasi ekspor.
  • Meningkatkan daya saing dan pengembangan produk eskpor melalui penguatan dan optimalisasiderta implementasi program-program unggulan untuk ekspor.

BEST PRACTICE

Dalam menangani efek negative pandemi covid-19 di sector industri pengolahan pangan. Kemendag berupaya untuk mengeluarkan kebijakan baru untuk meminimalisasi hambatan ekspor dan memperlancar aspek perdagangan di dalam negeri. Sehingga selain untuk mendukung perekonomian di dalam negeri, hal ini diharapkan mampu mendukung pemenuhan kebutuhan, baik didalam negeri maupun untuk kebutuhan ekspor. Tidak hanya itu, Kemendag berupaya untuk memaksimalkan peran perwakilan perdagangan di luar negeri untuk memfasilitasi para pelaku ekspor nasional. Kemendag secara terbuka menerima segala bentuk saran guna memfasilitasi kegiatan perdagangan internasional ini.

 Kelompok All BossesClub

1.Camelia Dewi F

2.Muh Rafa Subhannallah

Daftar Pustaka


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format