Options for Organization Business and SME & Franchising

Chapter 4 & 5 (Business Foundations (A Changing World)


6
6 points

Options for Organizing Business


Introduction

Pada umumnya bisnis memiliki 3 Bentuk

  1. Sole proprietorship
  2. Partnership
  3. Corporation

Sole Proprietorships (Perusahaan Perseorangan)

Sole Proprietorships andalah bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh satu individual. Berfokus pada sevis bukan manufaktur suatu barang. 

Contohnya :

  • Toko bunga
  • Soto Ayam
  • Pangkas rambut

Karakteristik :

  • Bisnis tidak memerlukan formalitas hukum
  • Satu orang memiliki bisnis dan bertanggung jawab atas keuangan, keuntungan, dan operasi.
  • Bisnis tidak berbadan hukum
  • Bisnis berakhir Ketika pemiliknya meninggal
  • Bisnis tidak membayar pajak perushaan. Pemiliklah yang membayar pajak penghasilan pribadi

Kelebihan :

  • Kemudahan dalam pembentukan
  • Kerahasiaan
  • Distribusi dan penggunaan keuntungan
  • Fleksibilitas dan pengendalian bisnis
  • Regulasi pemerintah lebih sedikit.
  • Perpajakan hanya pajak individu
  • Menutup bisnis mudah.

Kekurangan :

  • Kewajiban tak terbatas
  • Sumber dana terbatas
  • Keterampilan terbatas
  • Kurangnya kontunuitas
  • Kurangnya karyawan berkualitas

Partnership

Salah atau cara untuk meminimalisir kekurangan dari sole proprietorship dan memaksimalkan kelebihannya adalah dengan cara memiliki lebih dari satu pemilik. Partnership adalah asosiasi dua atau lebih orang yang menjadi co-owners dari bisnis untuk mencari keuntungan.

Contohnya :

  • Rebecca Minkoff, desainer tas tangan dan aksesoris mewah, bermitra dengan kakaknya, Uri Minkoff, untuk membangun merek senama.

Kunci Sukses dalam Bisnis Partnerships

Tipe Partnership

  • General Partnership

Kemitraan yang melibatkan pembagian lengkap baik dalam manajemen maupun kewajiban bisnis

  • Limited Partnership

Organisasi bisnis yang memiliki setidaknya satu mitra umum, yang memiliki kewajiban tidak terbatas, dan setidaknya satu mitra terbatas, yang kewajibannya terbatas pada investasinya dalam bisnis.

Articles of Partnership

Dokumen hukum yang mengatur kesepakatan dasar antar mitra. 

Partnership capital: list the money or assets that each partner has contributed.

Kelebihan :

  • Kemudahan organisasi
  • Ketersediaan modal dan kredit
  • Pengetahuan dan keterampilan gabungan
  • Regulasi

Kekurangan :

  • Kewajiban yang tak terbatas
  • Tanggung Jawab Bisnis
  • Kehidupan Kemitraan
  • Distribusi Keuntungan
  • Sumber Dana Terbatas

Taxation of Partnerships

Organisasi yang semu-kena pajak. Kemitraan tidak membayar pajak saat mengirimkan pengembalian pajak kemitraan ke Internal Revenue Service.

Corporations

Badan hukum, yang dibuat oleh negara, yang aset dan kewajibannya terpisah dari pemiliknya. Dimiliki oleh suatu individu melalui saham. Pemilik saham dapat membeli, menjual, memberikan atau mendapatkan sebagai hadiah dari suatu perusahaan. Keuntuungan suatu korporasi diberikan kepada pemilik saham melalui dividen.

Contohnya :

  • General Electric
  • Procter &Gamble
  • Sony

Creating a Corporation 

Orang yang membentuk korporasi disebut incorporators.

10 poin penting menurut The Model Business Act oleh American Bar Association

  1. Nama dan alamat korporasi
  2. Tujuan korporasi
  3. Kelas saham (umum, preferen, voting, nonvoting) dan jumlah saham untuk setiap kelas saham yang akan diterbitkan.
  4. Kehidupan korporasi yang diharapkan (korporasi biasanya diciptakan untuk bertahan lama selama-lamanya)
  5. Modal keuangan yang dibutuhkan pada saat pendirian.
  6. Ketentuan pemindahan saham antar pemilik.
  7. Ketentuan pengaturan urusan internal perusahaan.
  8. Alamat kantor bisnis yang terdaftar di negara bagian pendirian.
  9. Nama dan alamat direksi awal.
  10. Nama dan alamat incorporators.

Corporate charter adalah dokumen hukum yang dikeluarkan negara kepada perusahaan berdasarkan informasi yang diberikan perusahaan dalam anggaran dasar.

Types of Corporations

Berdasarkan wilayah :

  • Domestic corporation

Korporasi melakukan bisnis secara local masih satu wilayah

  • Foreign corporation

Korporasi melakukan bisnis berasal dari luar wilayah negara bagian

  • Alien corporation

Korporasi melakukan bisnis di luar negara tempat ia didirikan.

Berdasarkan kepemilikan :

  • Private corporation

Sebuah perusahaan yang hanya dimiliki oleh satu atau beberapa orang yang terlibat erat dalam mengelola bisnis.

  • Public corporation

Sebuah perusahaan yang sahamnya dapat dibeli, dijual, atau diperdagangkan oleh siapa saja.

Elements of Corporation

  • The Board of Directors

Sekelompok individu, dipilih oleh pemangku kepentingan untuk mengawasi operasi umum korporasi, yang menetapkan tujuan jangka panjang korporasi

  • Stock Ownership

Korporasi mengeluarkan dua tipe saham

  • Preferd stock

Jenis saham khusus yang pemiliknya, meskipun biasanya tidak memiliki suara dalam menjalankan perusahaan, memiliki klaim atas keuntungan sebelum pemangku kepentingan lainnya

  • Common stock

Saham yang pemiliknya memiliki hak suara dalam korporasi, namun tidak menerima perlakuan istimewa terkait dividen

Kelebihan :

  • Tanggung jawab terbatas
  • Kemudahan Pengalihan kepemilikan
  • Kehidupan Abadi
  • Sumber Dana Eksternal
  • Potensi Ekspansi

Kekurangan :

  • Pajak Berganda
  • Membentuk korporasi
  • Keterbukaan informasi
  • Pemisahan karyawan-pemilik

Other Types of Ownerships

Joint Ventures (Usaha Patungan)

Kemitraan yang dibentuk untuk proyek tertentu atau untuk waktu terbatas. 

Contohnya :

  • Sony mendirikan joint ventures untuk membuat dan menjual konsol dan game PlayStation di Cina

S Corporations

Korporasi dikenakan pajak seolah-olah itu adalah kemitraan dengan batasan pada pemegang saham. Keuntungannyta dalah pajak sebagai tipe partnership dan memiliki tanggung jawab yang terbatas. 

Limited Liability Companies

Bentuk kepemilikan yang memberikan kewajiban terbatas dan perpajakan seperti kemitraan tetapi lebih sedikit membatasi anggota.

Cooperatives

Sebuah organisasi yang terdiri dari individu atau bisnis kecil yang bersatu untuk meraup keuntungan menjadi bagian dari organisasi yang lebih besar.

Trends in Business Ownerships

Merger

Gabungan dari dua perusahaan (biasanya korporasi) untuk membentuk sebuah perusahaan baru.

Types of merger:

  • Horizontal merger

Ketika perusahaan yang membuat dan menjual produk serupa ke pelanggan yang sama bergabung

  • Vertical merger

Ketika perusahaan yang beroperasi pada tingkat industri yang berbeda tetapi terkait bergabung.

  • Conglomerate merger

Ketika dua perusahaan di industri yang tidak terkait bergabung.

Acquisition

Pembelian satu perusahaan oleh perusahaan lain, biasanya dengan membeli sahamnya.

Leveraged buyout (LBO)

Pembelian di mana sekelompok investor meminjam uang dari bank dan lembaga lain untuk mengakuisisi perusahaan (atau divisi dari satu perusahaan), menggunakan aset perusahaan yang dibeli untuk menjamin pembayaran kembali pinjaman

Chapter 5 : Small business, Entrepreneurship and Franchising

The Nature of Entrepreneurship and Small Business

Pada bab “Dinamika Bisnis dan Ekonomi”, wirausaha didefinisikan sebagai orang yang mempertaruhkan kekayaan, waktu, dan usahanya untuk mengembangkan suatu produk yang inovatif atau cara untuk melakukan sesuatu. Kewirausahaan (entrepreneurship) adalah proses menciptakan dan mengelola suatu bisnis untuk mencapai suatu tujuan yang diinginkan. Banyak sekali bisnis besar yang mungkin kita sudah ketahui sebelumnya, seperti (Levi Strauss and Co., Procter & Gamble, McDonald’s, Dell Computers, Microsoft, dan Google) semua dimulai dari small business yang berlandaskan oleh visi dari pendiri mereka. Beberapa pengusaha yang memulai bisnisnya, mempunyai kemampuan untuk melihat tren yang muncul; sebagai responnya, mereka menciptakan sebuah perusahaan yang mampu memberikan sebuah produk untuk kemudian disajikan ke pelanggan yang membutuhkan.

Sukses membutuhkan kreativitas, inovasi, dan kewirausahaan, hal-hal tersebut membutuhkan lebih dari pendidikan formal. Hal itu membutuhkan kemampuan untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan dan pengetahuan serta menjadi pemikir yang mandiri. 

Seiring dengan meningkatnya gerakan kewirausahaan, maka semakin banyak juga small business yang bermunculan. Banyak pengusaha yang memiliki lima atau bahkan lebih sedikit pegawai yang biasa disebut sebagai pengusaha mikro (microentrepreneurs). Dulu, teknologi hanya tersedia untuk perusahaan besar saja, tetapi sekarang teknologi dapat diperoleh juga oleh small business. Seperti websites, podcats, video online, sosial media, telepon genggam, dan bahkan dengan semakin cepatnya jasa pengantaran membuat small business semakin mampu bersaing dengan perusahaan raksasa yang ada. 

Tren lainnya yang muncul diantara small business yang ada adalah kewirausahaan sosial (social entrepreneurship). Kewirausahaan sosial adalah individu yang menggunakan kewirausahaannya untuk mengatasi permasalahan yang ada pada sosial. Walaupun pada awalnya beberapa pengusaha seringkali memulainya dengan organisasi non-profit, mereka juga bisa mengoperasikan organisasinya untuk sebuah profit dengan tetap berkomitmen untuk tujuan menyelesaikan permasalahan sosial yang ada.

What Is a Small Business?

Dalam buku ini, small business dapat didefinisikan sebagai bisnis yang dimiliki dan dijalankan secara mandiri yang tidak dominan dalam wilayah kompetitifnya dan tidak mempekerjakan lebih dari 500 orang.

The Role of Small Business in the American Economy

Terlepas dari bagaimana kita mendefinisikan arti dari small business, satu yang pasti adalah small business sangat penting untuk perekonomian Amerika. Lebih dari 99 persen dari semua perusahaan A.S. diklasifikasikan sebagai small business dan mereka mempekerjakan sekitar setengah dari total pekerja swasta. Small business juga berperan penting sebagai eksportir, mewakili 98 persen eksportir barang A.S. dan berkontribusi dalam memberikan nilai sebesar 33 persen dari barang ekspor. Selain itu, small business juga berperan sebagai penciptaan lapangan kerja dan inovasi. 

Energi, kreatifitas, dan inovasi yang dimiliki oleh pemilik dari small business menghasilkan pekerjaan untuk banyak orang. Sekitar 63 persen dari total pekerjaan baru yang ada secara tahunan diciptakan oleh small business

Mungkin salah satu kekuatan yang paling signifikan dari small business adalah kemampuan mereka untuk berinovasi, hal tersebut membawa manfaat secara signifikan bagi pelanggan. Kewirausahaan menyajikan ide segar dan biasanya memiliki fleksibilitas untuk berubah yang lebih hebat dibandingkan dengan yang perusahaan besar lakukan. 

Industries That Attract Small Business

Small businesses dapat ditemukan hampir di setiap industri, tetapi ritel dan grosir, manufaktur, dan bahkan khususnya industri dengan teknologi tinggi sangat menarik bagi wirausahawan. Industri ini relatif mudah untuk dimasuki dan membutuhkan pembiayaan awal yang rendah. Pada industri ini, pemilik small business merasa lebih mudah untuk fokus pada kelompok konsumen tertentu; perusahaan baru dalam industri ini pada awalnya tidak mengalami persaingan yang berat dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan yang sudah mapan.

  • Ritel. Pengecer memperoleh barang dari produsen atau grosir dan menjualnya kembali ke konsumen. Ritel menarik pengusaha karena dapat memperoleh pengalaman dan eksposur dalam ritel yang relatif mudah. 
  • Grosir. Pedagang grosir menyediakan barang dan juga jasa kepada produsen dan pengecer. Mereka dapat membantu pelanggan mereka dengan hampir di setiap fungsi bisnis. Pedagang grosir memasok produk ke pengguna industri, ritel, dan institusi untuk dijual kembali atau digunakan untuk pembuatan produk lain.
  • Jasa. Sektor jasa termasuk bisnis yang sebenarnya tidak menghasilkan barang yang benar-benar berwujud. Layanan mencakup produk tidak berwujud yang melibatkan pertunjukan, pengukuhan, atau upaya apapun untuk memberikan sesuatu yang bernilai yang tidak dapat dimiliki secara fisik.
  • Manufaktur. Barang manufaktur dapat memberikan peluang unik untuk small business.
  • Teknologi. Teknologi tinggi adalah istilah luas yang digunakan untuk menggambarkan bisnis yang sangat bergantung pada ilmu pengetahuan dan teknik tingkat lanjut.
  • Sharing Economy. Beberapa tahun terakhir telah melihat peningkatan dimodel ekonomi yang melibatkan pembagian sumber daya yang kurang dimanfaatkan. Pada model ini, pengusaha mendapatkan pemasukan/pendapatan dengan menyewakan sumber daya yang kurang dimanfaatkan seperti penginapan atau kendaraan.

Advantages of Small-Business Ownership

Ada banyak keuntungan dari membangun dan menjalankan small business. Beberapa dapat dikategorikan sebagai keuntungan personal/pribadi dan keuntungan bisnis.

  • Independence

Menjadi pemilik dari small bisnis artinya menjadi bos untuk diri kita sendiri. Banyak orang yang memulai bisnisnya karena mereka meyakini bahwa mereka mampu melakukan hal yang lebih baik untuk diri mereka sendiri, dibandingkan jika mereka tetap bekerja di perusahaan saat ini atau dengan berganti pekerjaan lain.

  • Costs

Seperti yang sudah disebutkan, small business seringkali membutuhkan uang yang lebih sedikit pada saat memulai dan dapat mengelola bisnisnya dibandingkan dengan bisnis berskala yang lebih besar.

  • Flexibility

Dengan ukuran bisnis yang kecil muncul fleksibilitas untuk beradaptasi dengan tuntutan pasar yang terus berubah. Small business biasanya hanya memiliki satu lapisan pengelolaan yaitu seperti dari manajemen langsung ke pemilik usaha. Oleh karena itu, keputusan dapat dibuat dan dijalankan secara cepat.

  • Focus

Perusahaan dengan skala kecil dapat lebih memfokuskan upaya mereka pada ceruk pasar yang ditentukan dengan tepat yaitu sekelompok konsumen tertentu. Perusahaan kecil dapat mengembangkan produknya pada kelompok konsumen tertentu atau untuk memenuhi kebutuhan yang belum dipenuhi oleh perusahaan lainnya.

  • Reputation

Reputasi atau bagaimana perusahaan dipersepsikan oleh berbagai stakeholders, hal tersebut menjadi sangat penting bagi kesuksesan sebuah organisasi atau perusahaan. Karena kapasitas mereka sebagai small business adalah untuk lebih focus pada ceruk pasar yang kecil, maka mereka dapat mengembangkan reputasinya untuk sebuah kualitas dan layanan produk yang lebih baik.


Disadvantages of Small business Ownership

  • High Stress Level

Ada kekhawatiran yang berkelanjutan yang berkaitan dengan persaingan bisnis, permasalahan pada karyawan, peralatan baru, peningkatan persediaan, kenaikan sewa, atau bahkan perubahan permintaan pasar. Selain tekanan tersebut, pemilik small business cenderung menjadi korban stres fisik dan psikologis. Pemilik small business adalah orang yang seringkali merangkap menjadi pemilik bisnis, manajer, tenaga penjualan, pengiriman, menerima petugas, orang yang melakukan pembukuan, dan sebagai kustidian atau sebagai orang yang menjaga harta dari pihak lainnya. Keharusan untuk melakukan banyak tugas dapat mengakibatkan jam kerja yang Panjang bagi Sebagian besar pemilik small business. Banyak orang kreatif gagal bukan karena konsep bisnisnya, melainkan karena kesulitan dalam mengelola bisnisnya.

  • High Failure rate

Beberapa hal yang dapat membuat bisnis gagal yaitu konsep bisnis yang buruk atau menyalurkan hobi menjadi bisnis, mungkin berhasil jika benar-benar berpeluang, namun terlalu sering orang memulai bisnis semacam itu tanpa mengidentifikasi kebutuhan nyata akan barang atau jasa tersebut. Penyebab penting lainnya dari kegagalan dari small business adalah beban yang diberlakukan oleh peraturan pemerintah, dana yang tidak cukup untuk menahan penjualan yang lambat, dan kerentanan terhadap persaingan dari perusahaan yang lebih besar.

Terdapat tiga penyebab utama kegagalan small business yang perlu dicermati: kekurangan modal, kurangnya pengalaman atau ketidakmampuan manajerial, dan ketidakmampuan untuk mengatasi pertumbuhan.


Undercapitalization .Jalan terpendek menuju kegagalan dalam bisnis adalah kekurangan modal, kurangnya dana untuk menjalankan bisnis secara normal. Banyak pengusaha berpikir bahwa yang mereka butuhkan hanyalah cukup dengan uang untuk memulai, bahwa bisnis dapat bertahan hanya dari uang tunai yang dihasilkan dari penjualan segera setelahnya.

Managerial Inexperience or Incompetence. Pengalaman atau Ketidakmampuan Manajerial. Manajemen yang buruk adalah penyebab banyak kegagalan bisnis. Hanya karena seorang wirausahawan memiliki visi cemerlang untuk bisnis kecil, bukan berarti dia memiliki pengetahuan atau pengalaman untuk mengelola bisnis yang sedang berkembang secara efektif.

Inability to Cope with Growth. Kadang-kadang, faktor-faktor yang merupakan keuntungan bagi bisnis kecil berubah menjadi kerugian yang serius. keuntungan ketika saatnya tiba untuk berkembang. Pertumbuhan sering kali menuntut pemiliknya untuk melepaskan sejumlah otoritas langsung, dan seringkali sulit bagi seseorang yang telah mengerahkan seluruh kemampuannya untuk melepaskan kendali.


Tantangan dalam Memulai Bisnis Baru

1. Kurang dana (tidak menyediakan modal awal yang memadai)

2. Tidak memahami ceruk kompetitif Anda

3. Kurangnya pemanfaatan situs web dan media sosial yang efektif

4. Kurangnya pemasaran dan rencana bisnis

5. Jika mengoperasikan toko ritel, pemilihan lokasi yang buruk

6. Kesalahan harga — terlalu tinggi atau terlalu rendah

7. Meremehkan komitmen waktu untuk sukses

8. Tidak menemukan mitra pelengkap untuk memberikan pengalaman tambahan

9. Tidak mempekerjakan karyawan yang tepat dan / atau tidak melatih mereka dengan benar

10. Tidak memahami tanggung jawab hukum dan etika

Starting a Small Business

1. Business Plan

Rencana bisnis merupakan suatu pernyataan tertulis dari alasan suatu bisnis dan menjelaskan tentang bagaimana langkah-langkah dari bisnis tersebut dilakukan untuk mencapai suatu tujuan. 

2. Forms of Business Ownership

Setelah mengembangkan rencana usaha, pengusaha harus memutuskan bentuk legalisasi dari bisnis yang dimiliki, apakah perseorangan, kemitraan, atau korporasi.

3. Financial Resources

Adanya ungkapan “dibutuhkan uang untuk menghasilkan uang” terutama berlaku dalam mengembangkan perusahaan bisnis. Untuk menghasilkan uang dari small business, pertama pemilik bisnis harus menyediakan atau memperoleh uang (modal) untuk memulai dan untuk mempertahankan agar tetap berjalan lancar. Terdapat dua cara untuk mendapatkan sumber pendanaan, yaitu :

a. Equity Financing

Sumber pendanaan terpenting untuk setiap bisnis baru adalah dari pemiliknya. Banyak pemilik yang memasukkan pendanaannya melalui sumber daya pribadi, seperti kepemilkkan rumah, nilai yang terakumulasi dalam polis Asuransi jiwa, atau rekening tabungan. Pendanaan melalui ekuitas karena pemilik benar-benar menggunakan aset pribadinya daripada harus meminjam dana dyang bersumber dari luar untuk memulai bisnis barunya. Selain dari aset pribadi yang dimiliki, small business juga dapat memperoleh pendanaan ekuitas dengan cara mencari investor untuk kegiatan operasinya. Ventur kapitalis adalah orang atau organisasi yang menyetujui untuk menyediakan pendanaan untuk sebuah bisnis baru, sebagai pertukarannya mereka dapat memiliki kepentingan kepemilikan atau saham.

b. debt financing

Bisnis baru dapat meminjam lebih banyak saat mereka sudah mapan. Bank adalah pemasok utama pembiayaan eksternal untuk usaha kecil. Jumlah yang bersedia dipinjamkan oleh bank atau lembaga lain bergantung pada penilaiannya terhadap kemungkinan keberhasilan usaha dan kemampuan pengusaha untuk membayar kembali pinjaman tersebut.

Approaches to Starting a Small business

Starting from Scratch versus Buying an Existing Business. Meskipun pengusaha seringkali memulai sebuah bisnis baru dari awal seperti yang sudah kita bahas pada bagian ini, tetapi mereka juga dapat membeli bisnis yang sudah ada sebelumnya. Hal ini memiliki beberapa keuntungan tersendiri, seperti jaringan konsumen yang sudah terbentuk, penyuplai, dan distributor. Bagaimanapun juga, seorang pengusaha yang membeli sebuah bisnis yang sudah ada sebelumnya, harus mengambil dan mengahadapi permasalahan yang sudah dimiliki dari bisnis tersebut juga.

Franchising. Banyak pemilik small business yang masuk ke dunia bisnis melalui waralaba. Waralaba (franchise) adalah sebuah lisensi untuk menjual produk orang lain atau menggunakan nama orang lain dalam bisnis, atau juga keduanya. Penerima waralaba memperoleh hak atas nama, logo, metode operasi, iklan nasional, produk, dan elemen lain yang terkait dengan bisnis pemilik waralaba dengan imbalan komitmen keuangan dan perjanjian untuk menjalankan bisnis sesuai dengan standar operasi pemilik waralaba. Biaya awal untuk bergabung dengan waralaba sangat bervariasi. Selain itu, penerima waralaba membeli peralatan, membayar pelatihan, dan mendapatkan hipotek atau sewa guna. Penerima waralaba juga membayar biaya bulanan atau tahunan kepada pewaralaba berdasarkan persentase penjualan atau keuntungan. Sebagai imbalannya, penerima waralaba sering menerima spesifikasi dan desain bangunan, rekomendasi lokasi, dukungan manajemen dan akuntansi, dan mungkin yang terpenting, pengenalan nama langsung.

Kelebihan Waralaba sebagai berikut:

  • Pelatihan dan dukungan manajemen.
  • Daya tarik nama merek.
  • Kualitas barang dan jasa yang terstandarisasi.
  • Program periklanan nasional dan local
  • Produk dan format bisnis yang terbukti
  • Daya beli terpusat
  • Pemilihan lokasi dan perlindungan territorial
  • Kesempatan lebih besar untuk sukses

Namun, penerima waralaba harus mengorbankan sebagian kebebasan kepada pemilik waralaba. Beberapa kekurangan yang dialami oleh franchisee antara lain:

∙ Biaya waralaba dan pembagian keuntungan dengan pemilik waralaba.

∙ Kepatuhan yang ketat pada operasi standar.

∙ Batasan pembelian.

∙ Lini produk terbatas.

∙ Kemungkinan kejenuhan pasar.

∙ Kurangnya kebebasan dalam mengambil keputusan bisnis.

The Future of Small Business

1. Demographic Trends

Tahun untuk baby boomer Amerika dimulai pada tahun 1946 dan berakhir di 1964. Generasi baby boomer terdiri dari 75 juta orang Amerika. Pada bagian dari populasi ini sejahtera, tapi banyak small businesses yang tidak aktif mengejarnya. Beberapa industri seperti industri perjalanan, perencana keuangan, dan peralatan kesehatan yang akan terus berkembang seiring dengan usia boomer. Banyak ahli meyakini bahwa demografi boomer adalah pasar di masa yang akan datang. Konsumen lainnya, terdiri dari pasar dengan potensi besar bagi small business yang telah melampaui generasi baby boomer sebagai generasi terbesar yang hidup di A.S, yang disebut sebagai generasi millennials atau generasi Y. Jumlah generasi millennials adalah sekitar 83 juta dan memiliki sejumlah karakteristik yang unik. Millennial lahir pada tahun 1981 – 1997, generasi ini tidak hanya mementingkan uang saja. Namun generasi ini juga berfokus pada peningkatan keahlian dan kapabilitas seseorang.

2. Technological and Economic Trends

Kemajuan dalam bidang teknologi telah membuka banyak sekali pasar baru bagi small business. Tidak diragukan lagi kalau internet dan kemajuan teknologi akan terus memberikan kesempatan pada small business untuk terus mengembangkan kegiatan operasi mereka bahkan sampai ke luar negeri.

Artikel ini dibuat oleh :

- Deasy Rike Rahmawati

- Ramadhian Ekaputra

Reference

Ferrell, O. C., Hirt, G. A., & Ferrell, L. (2020). Business: A Changing World. Twelfth Edition. New York: McGraw-Hill Education


Like it? Share with your friends!

6
6 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
3
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

25 Comments

  1. Sangat menarik dan mudah di pahami topik yang kelompok anda sampaikan
    Sekiranya langkah konkrit apa yang dilakukan pemerintah dalam melindungi UMKM dalam masa pandemi ini?
    Dan sekiranya apakah terdapat contoh merger yang gagal pada perusahaan besar yang ada di dunia atau di Indonesia?
    Terimakasih banyak
    Tubagus D Achmad thedreamteam

  2. Terima kasih atas penjelasan tentang materi nya. Saya ingin menanyakan, simpel saja, apakah ada Small Business yang bisa sampai mengubah perilaku dari masyarakat ? apakah itu bagus atau buruk ? bagaimana menurut kalian ? tolong berikan contoh. Terima kasih
    – Muhammad Jodi A Fadhlan

  3. Terimakasih atas materi yang telah disampaikan dengan sangat jelas.
    Saya ingin bertanya berkaitan dengan bisnis kekinian yang banyak dilakukan oleh influencer dan artis.
    Dari beberapa tahun yang lalu sangat banyak bisnis yang berbentuk partnership dan menggandeng influencer dan artis sebagai partnernya, terutama dalam bidang Food and beverage. Tetapi setelah berjalan setahun sampai dua tahun banyak bisnis ini yang menghilang atau kurang diminati oleh pasar.
    Menurut kalian apa peluang dan tantangan suatu bisnis partnership dengan influencer dan artis? Lalu apa saja yang harus dipertimbangkan sebelum menjadikan influencer atau artis itu sebagai partner? Dan seberapa besar pengaruh kerjasama ini terhadap penjualan?
    Terima Kasih
    -Selma Ferena-

  4. Terima kasih Money Magnet untuk penjelasan yang sangat menarik. Saya sangat tertarik dengan rangkuman pelajaran mengenai small business ini, dikatakan bahwa salah satu disadvantage dari small business ownership adalah high stress level. Saya ingin bertanya menurut tim Money Magnet, di era Pandemi seperti ini apakah membangun suatu small business adalah pilihan yang tepat? Jika iya, mohon dapat diberikan contoh salah satu ide small business yang tepat, yang sekiranya dapat bertahan walaupun pandemi telah berakhir. Terima Kasih, sukses selalu Money Magnet!
    -Bellatrix Kezia-

  5. Terimakasih atas ilmunya. Saya tomo, ada pertanyaan yang saya ingin ajukan. Saya amati tidak sedikit warga negara asing khususnya di bali membuka toko di bali, menurut kalian, apa bentuk bisnis yang mereka jalankan? bagaimana kejelasan hukumnya? bagaimana pemerintah menanggapi ini?

  6. Terima kasih tim Money Magnet untuk materinya. Topiknya sangat menarik, karena small business ini sangat dekat dengan sehari-hari kita.

    Mau tanya.. saat ini, banyak perusahaan Fintech (biasanya start-up) di Indonesia yang menawarkan KTA untuk UMKM atau perseorangan yang mungkin sulit untuk mendapatkan pinjaman dari bank, tp tentunya pinjaman ini punya suku bunga yang lebih tinggi. Kalau menurut tim money magnet, ini sesuatu yang harus dihindari, atau win-win solution untuk UMKM?

    Abdurrahman Faiq – Digital Taskforce (Kel. 6)

  7. Terimakasih materinya tim money magnet, sangat menjelaskan dan informatif mengenai materi yang dimaksud. Saya hanya ingin menanyakan, jika ada disabilitas yang membangun small business dan terkena dampaknya saat pandemi. Apakah kira2 ada kebijakan afirmatif yang bisa dilakukan oleh pemerintah dalam rangka membangkitkan usaha-usaha kecil tsb. Mengingat disabilitas merupakan kaum rentan. Apakah cara yang digunakan itu juga berlaku untuk pelaku bisnis kecil yang non disabilitas ? Terimakasih
    Bima Indra Permana – Rock Star Squad

  8. Terimakasih mbak Deasy dan mas Ramadhian yang telah menyampaikan materi secara singkat, padat, dan jelas. Izin bertanya terkait dengan small medium enterprise (UMKM) di Indonesia. Saat ini, sektor usaha UMKM dapat dikatakan menjadi salah satu sektor essensial penggerak perekonomian yang menyerap banyak tenaga kerja. Tetapi, kebanyakan dari UMKM di Indonesia belum paham betul mengenai pajak usaha, yang pada akhirnya merugikan pendapatan negara. Menurut kelompok 2, langkah apa yang perlu dilakukan Pemerintah (terutama Dirjen Pajak) untuk meng-edukasi pentingnya melaporkan pajak usaha kepada sektor UMKM? Karena sistem self assessment dari Indonesian tax system terkadang dianggap sangat merepotkan. Sekian dan terimakasih. Salam, Veronica Swasti

  9. Menarik sekali materi yang disampaikan kali ini, terima kasih atas ilmu yang disampaikan. pada kesempatan ini saya ingin mengajukan pertanyaan.
    Dari beberapa berita pada kondisi pandemi saat ini tercatat peningkatan yang cukup besar dan signifikan dalam kegiatan merger dan akuisisi, pertanyaan saya adalah apa yang sekiranya menjadi pertimbangan perusahaan yang melakukan merger serta perusahaan pengakuisisi dan perusahaan yang terakuisisi?
    Terima Kasih
    -Dhanesworo A. Yuwonoputro-

  10. Terimakasih untuk materi dan pembahasannya yang sangat menarik. Seperti yang sudah di paparkan sebelumnya bahwa sukses membutuhkan kreativitas dan inovasi. Hal-hal tersebut dibutuhkan lebih dari pendidikan formal. Perusahaan besar seperti google dan microsoft bermula dari small business namun pendiri perusahaan multinasional tersebut berlatar belakang pendidikan formal yang tinggi. Seperti yang kita tau dengan latar belakang pendidikan yang tinggi memiliki potensi dan kesempatan yang lebih besar dengan inovasi dan wawasan yang lebih luas pula. Pertanyaan saya bagaimana sih cara menemukan inovasi dan kreativitas tersebut? Dan sedangkan tidak sedikit juga small business yang tidak berlatar belakang pendidikan yang tinggi, apakah berpotensi/mustahil dalam mengembangkan bisnis nya seperti google dan microsoft.
    -Kinsai Dona Ayu Nirmala-

  11. Terimakasih kepada Kelompok Money Magnet materi yang dipaparkan sangat mudah dipahami. Saya tertarik pada pembahasan materi tentang bisnis Franchising, utamanya di Indonesia sendiri banyak small business yang dimulai dari bisnis franchising seperti franchise minuman. Dalam bisnis tersebut banyak kemudahan yang ditawaran oleh pihak franchisor kepada mitranya seperti modal usaha yg tidak terlalu besar, cepat mencapai BEP dengan estimasi waktu yang telah ditentukan, dll. Namun pada kenyataannya banyak mitra yang merasakan bahwa BEP kembali tidak sesuai dengan proposal awal yang telah disampaikan pihak franchisor, alhasil banyak mitra yang memutus hubungan kerja tersebut dan akhirnya mencari alternatif lain supaya bisnis franchise nya tetap bisa survive.
    Pertanyaan saya, apa yang seharusnya dilakukan oleh pihak franchisor supaya mitra yang telah bergabung tidak memutus kerjasama dengan adanya permasalahan tersebut dan dari pihak franchisor sendiri juga tidak rugi dalam mengatasi masalah tersebut?

    Terimakasih.
    Bella Aprilia S

  12. Terima kasih atas materi yang telah diberikan. Salah satu keuntungan dari small business disebutkan yaitu reputation. Saya ingin bertanya, bagaimana cara perusahaan khususnya small business memperbaiki reputasinya apabila sudah dipandang negatif oleh publik? Seperti hoax yang terjadi pada pedagang bakso yang dikatakan menggunakan daging tikus dimana membuat omzet pedagang tersebut turun. Terima kasih.
    -IGAA Laksmi Kurnia P

  13. terima kasih atas materi yang sudah dipaparkan, bahasanya mudah dipahami dan tidak bertele-tele. sekalian saya mau bertanya, di saat seperti ini, banyak sekali orang2 yang terjun untuk membangun small business, dalam proses pemasaran, banyak owner yang memilih untuk memasarkan produknya menggunakan jasa influencer dan artis-artis papan atas agar produknya dilirik masyarakat luas. apakah hal tersebut efektif untuk meningkatkan laba penjualan? kalo iya, apa tips memilih influencer yang tepat untuk meraih profit, kalo dirasa tidak efektif mengapa?
    Nita Septa Dilla – The Mighty Shark

  14. terima kasih atas penjelasannya, saya ingin bertanya tentang waralaba di sini kan waralaba itu kita membeli lisensi untuk menjual produknya dan juga nama dari produknya seperti yang di jelaskan di atas, apakah waralaba ini ada jangka waktu untuk kontrak kerjasamanya? terus bila kita sebagai penerima waralaba tetapi tidak ikut berperan aktif dalam bisnisnya apa akan tetap berjalan waralaba tersebut?
    terima kasih
    Ni Made Arini Noviyanthi

  15. Terimakasih atas penjelasan materinya. Penyampaiannya sangat menarik. Saya tertarik dengan materi Trends in Business Ownerships terkait merger dan akuisisi. Saya ingin bertanya apakah ada perusahaan yang melakukan merger dan atau akuisisi akan tetapi malah membuat rugi. Sekiranya ada, mohon dapat dijelaskan penyebabnya dan langkah untuk mengatasinya. Terimakasih.

    Atika Raisa FM

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format