Belajar Leadership Melalui The Undercover Boss Canada – Purdy’s Chocolates S2 E3

Series The Undercover Boss Canada Season 2 Episode 3 menceritakan tentang bos Purdy's Chocolates yang menyamar menjadi pegawai lapangan perusahaanya sendiri.


3
3 points

A. Sinopsis The Undercover Boss Canada – Purdy's Chocolates S2 E3

Sumber : https://www.peacearchnews.com/entertainment/purdys-boss-takes-on-undercover-role/

  Series The Undercover Boss Canada Season 2 Episode 3 menceritakan tentang seorang pemimpin wanita perusahaan penghasil coklat terbesar di Kanada, yaitu Purdy’s Chocolates yang menyamar menjadi pegawai toko dan pegawai pabrik coklat Purdy’s Chocolates. Pemimpin wanita tersebut bernama Kriston Dean. Kriston berkeliling kanada untuk menyamar menjadi pegawai front end perusahaannya sendiri untuk melihat permasalahan yang ada di lapangan dan garis terdepan perusahaan. Agar para pegawai tidak mengetahui penyamarannya, Kriston mengubah penampilannya dengan menggunakan tato palsu dan Wig untuk menutupi identitas sebenarnya dari Kriston pada saat melakukan penyamaran.

    Selama menjalani penyamarannya, dia mengetahui bahwa karyawan yang bekerja di front end memiliki latar belakang yang beragam dan memiliki permasalahan pribadi yang cukup kompleks. Salah satunya adalah Kathy, pegawai pabrik yang setia yang menjalani pekerjaanya sambil merawat suami yang sakit dan sambil menjaga dan membesarkan seorang cucu. Penyamaran dari Kriston hampir terungkap dikarenakan ada pegawai yang mencurigai penyamarannya. Kriston mengalami kendala pada saat melakukan penyamarannya yaitu pada saat melakukan pekerjaan di bagian pembuatan coklat yang mana hal tersebut membuat proses operasional dalam pembuatan coklat sempat terhenti untuk sementara waktu. 

   Setelah melakukan penyamaran selama kurang lebih 2 minggu, Kriston balik ke kantornya dan memanggil Kathy dalam rangka memberikan bantuan dana untuk menghidupi kebutuhan sehari-hari suami dan cucunya. Mengetahui bahwa identitas sebenarnya dari Kriston, Kathy tidak bisa membendung air matanya dan menangis terharu. Kathy merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Kriston atas sumbangan dananya dan mengetahui bahwa bos dari perusahaan tempat dia kerja adalah bos yang lembut dan baik hati.

B. Fakta Mengejutkan dari Perusahaan Purdy’s Chocolate 

   Ketika Kriston Dean melakukan penyamaran ke beberapa Purdy’s Store  di Toronto dan Edmonton serta di pabrik utama Purdy’s Chocolate, Dean tidak menemui ada permasalahan perusahaan disana. Justru, dalam penyamaran tersebut Dean melihat dedikasi yang luar biasa dari para pekerja Purdy’s Chocolate untuk dapat menghasilkan chocolate dengan kualitas terbaik. Para pekerja benar-benar memberikan Dean bimbingan (sebagai orang baru) untuk dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan baik. 

  Permasalahan yang Dean lihat pada saat Ia melakukan penyamaran adalah masalah-masalah yang terkait dengan permasalahan pribadi dari para pekerja Purdy’s Chocolate. Contohnya seperti masalah keluarga pekerja di pabrik yang bernama Kathy. Meskipun usia Kathy tidak muda lagi tetapi Ia masih bekerja keras untuk membantu memenuhi kebutuhan suami nya yang sakit dan seorang cucunya. Akan tetapi, dengan permasalahan yang Kathy miliki ini tidak membuat kinerjanya menurun. Kejadian tersebut membuat Dean tersentuh sehingga Ia ingin membantu meningkatkan kesejahteraan dari para pekerja Purdy’s Chocolate.

Apa itu Kepemimpinan dalam Konsep Bisnis ?

  Sumber : http://shiftindonesia.com/tiga-kesalahpahaman-terbesar-tentang-kepemimpinan/

  Kepemimpinan(leadership) yaitu sebuah tindakan atau perilaku yang bertujuan untuk mempengaruhi dan memotivasi orang lain agar ikut serta berkontribusi dalam mewujudkan kesuksesan dari sebuah organisasi atau perusahaan. Adapun beberapa jenis kepemimpinan yang sering diterapkan dalam dunia bisnis yaitu : kepemimpinan otokratis, kepemimpinan demokratis, kepemimpinan afiliatif serta kepemimpinan visioner.

    Penjelasan lebih lanjut mengenai jenis jenis gaya kepemimpinan. Kepemimpinan otokratis yaitu gaya kepemimpinan yang mana seluruh kekuasaan dan tanggung jawab berada ditangan seorang pemimpin. Kepemimpinan ini tepat digunakan pada perusahaan yang sedang mengalami masalah krisis, karena menggunakan aturan yang sangat ketat. Kepemimpinan demokratis yaitu gaya kepemimpinan yang tidak sepenuhnya ditangan seorang pemimpin. dalam kepemimpinan ini seorang pemimpin mengajak tim untuk ikut serta dalam memberikan pendapat-pendapat yang nantinya akan digunakan untuk mengambil keputusan terbaik. Kepemimpinan ini baik digunakan karena akan memberikan tim rasa dihargai, dengan begitu tim tentunya akan melakukan hal sebaik mungkin untuk mensukseskan tujuan dari organisasi atau perusahaan. Kepemimpinan Afiliatif yaitu gaya kepemimpinan yang mana seorang pemimpin memberikan saran-saran agar anggota tim lebih aktif dalam memberikan ide atau pendapat. Kepemimpinan ini baik digunakan pada saat perusahaan ingin mempererat hubungan antar anggota tim atau pada saat perusahaan sedang mengalami masalah. Kepemimpinan Visioner yaitu gaya kepemimpinan yang mana seorang pemimpin memotivasi dan menginspirasi anggota tim untuk menjalankan seluruh tugasnya agar sejalan dengan tujuan dari perusahaan tersebut. Seorang pemimpin dalam gaya ini memiliki rasa empati yang tinggi. Gaya kepemimpinan ini digunakan ketika  sedang mengalami perubahan drastis sehingga memberikan efek bagi perusahaan.

  Dalam dunia bisnis pemimpin harus mempunyai sifat-sifat sebagai berikut, pertama, pemimpin harus mempunyai inovasi-inovasi baru untuk memimpin suatu perusahaan agar sejalan dengan perkembangan zaman dan tujuan dari perusahaan. Kedua, pemimpin harus mampu memotivasi semua anggota timnya agar tercapainya tujuan dari perusahaan tersebut. Ketiga, pemimpin harus menjadi teladan yang baik bagi anggota tim. Tujuannya untuk memotivasi anggota tim agar meningkat kemampuan dirinya masing-masing. Keempat, pemimpin harus memiliki kecerdasan emosional yang tinggi dan mampu memahami perasaan anggota tim. Pemimpin harus menghargai perasaan anggota tim. Kelima, pemimpin harus membangun hubungan baik dengan para anggota tim.

   Pandangan islam dalam menentukan seorang pemimpin, didalam Islam setiap pemimpin harus sesuai dengan ajaran al-Qur’an dan Hadits (Munawwir, 2003: 97). Seorang pemimpin dalam Islam yaitu seorang pimpinan yang informal, pimpinan yang diangkat tidak berdasarkan pengangkatan secara resmi seperti dalam melakukan pemilihan pemimpin suatu negara. Akan tetapi pemimpin dalam islam didasarkan pada sifat-sifat yang dimiliki, dan mengandung kharismatik keIslamannya. Kepemimpinan dalam Islam ditentukan oleh aturan-aturan kepemimpinan yang dijalankan sesuai dengan al-Qur’an dan Hadits. Dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan yang ideal yaitu kepemimpinan yang dapat menggabungkan  antara teori kepemimpinan konvensional dan kepemimpinan Islam yang didasarkan pada Al-Quran dan Hadist. 


Analisis Perspective Model Kepemimpinan Islami dalam Jurnal Egel & Fry (2017)

(Eleftheria Egel)

  Perkembangan lingkungan bisnis masa kini menuntut pemimpin untuk mampu cepat beradaptasi serta dapat bekerja dengan mitra dan karyawan lintas budaya. Adanya tuntutan lingkungan sosiokultural yang kian meluas ini menjadi tantangan bagi para pemimpin untuk dapat merangkul keragaman lintas budaya agar mendapatkan manfaat besar, baik dari performa pelayanan pelanggan dan pengambilan keputusan yang lebih baik, serta lingkup kreativitas dan inovasi yang terus berkembang.

   Begitu juga dengan perkembangan model kepemimpinan Islam yang didasarkan pada Alquran dan Sunnah. Model tersebut memasukkan refleksi sadar dan kontemplasi tentang Tuhan, menjadikan iman sebagai dasar motivasi untuk melakukan perbuatan ihsan, serta menempatkan kepemimpinan sebagai bentuk tanggung jawab etis dan moral berdasarkan nilai-nilai spiritual (misalnya, kerendahan hati, kepercayaan, kasih sayang, dan pengampunan). 

  Menyadari akan pentingnya kualitas spiritual tersebut, Louis W. Fry mengemukakan teori kepemimpinan spiritual melalui jurnal yang berjudul “Spiritual Leadership as a Model for Islamic Leadership”, untuk memberikan landasan bagi model kepemimpinan Islam berdasarkan prinsip-prinsip Islam. Teori kepemimpinan spiritual sengaja dikembangkan dan difokuskan pada tingkat spiritual agar dapat diterapkan baik dalam organisasi keagamaan maupun non-agama, termasuk dalam organisasi lintas budaya. Dengan demikian, akan terbangun sebuah budaya organisasi berdasarkan nilai-nilai cinta altruistik, dimana pemimpin dan pengikut memiliki rasa keanggotaan dan kepemilikan, serta merasa dipahami dan dihargai.

  Dalam  Series The Undercover Boss Canada Season 2 Episode 3, Kriston Dean, sebagai pemimpin Purdy’s Chocolates, merefleksikan kemampuan kepemimpinan spiritualnya terhadap karyawannya. Aksi penyamaran yang dilakukan Dean menjadi implikasi atas pencapaian spiritual well-being dari teori kepemimpinan spiritual, yaitu sebagai hasil dari pemenuhan kebutuhan universal manusia akan keanggotaan dalam suatu lingkup kelompok/organisasi. Jabatan sebagai pemimpin tidak menjadi batasan bagi Dean dalam memahami setiap lapisan karyawannya, justru dianggap sebagai pemenuhan kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial. Aksi penyamaran ini terbukti mampu merangkul karyawannya dengan membantu karyawannya yang sedang kesulitan dan mendapatkan rasa nyaman serta kepemilikan dari karyawan terhadap perusahaan. Gambaran atas upaya Dean dalam membantu Kathy setelah aksi penyamaran telah usai pun merefleksikan poin inner life dalam diri Dean dalam memahami dan memanfaatkan kapasitasnya sebagai pemimpin untuk meningkatkan kesejahteraan karyawannya.

  Sesuai dengan teori kepemimpinan spiritual yang mengandung prinsip spiritual secara universal, Dean mampu memahami dan menyentuh hati karyawannya dari berbagai latar belakang dalam melangkah melampaui kepentingan diri sendiri dan melayani sesama dalam mempromosikan kebaikan bersama. Dengan demikian, pemimpin yang memiliki kemampuan kepemimpinan spiritual dapat menciptakan kesesuaian visi, nilai dan mampu berkolaborasi dengan karyawan dari latar belakang budaya atau agama yang beragam sehingga tingkat kepemilikan dan kesejahteraan karyawan dapat dimaksimalkan.

Analisis Perspective Model Kepemimpinan Islami dari Kacamata Jurnal Worthington (2016)

 Sumber : https://onbeing.org/programs/kecia-ali-omid-safi-precious-rasheeda-muhammad-and-michael-wolfe-progressive-islam-in-america/

    Dalam jurnal yang berjudul “Progressive Islam and Women’s Religious Leadership: Analysing the Emergence of New Models of Shared Authority “ yang ditulis oleh Lisa Worthington pada tahun 2016 yang secara garis besar membahas progressive islam dalam segi kepemimpinan dalam ajaran agama islam yang terkhusus pada kaum hawa/perempuan. Menurut Weber (1986) mengenai otoritas karismatik, setiap orang yang memiliki kelebihan dalam bakatnya untuk dibagikan kepada orang lain. Bakat tersebut tidak hanya dalam segi akademis namun bisa berbakat dalam berbagai hal seperti kepemimpinan, emotional intelligence, kepekaan spiritual dan lain sebagainya. Berdasarkan pemaparan tersebut, Kathy merupakan salah satu orang yang berbakat atau gifted dalam hal management. Kathy berhasil me-manage waktu, emosi, dan beban kerja dengan baik sehingga terjadi work-life balance walaupun masalah-masalah yang tidak bisa diprediksi seperti lonjakan emosi secara tiba-tiba dari atasan, keluarga jatuh sakit, dan lain sebagainya yang menjadikan ketidakseimbangan antara kehidupan kerja dan keluarga.

  Dalam jurnal yang sama juga membahas mengenai Shared Authority and Women’s Experience yang bermakna bahwa setiap orang yang memiliki kemampuan kepemimpinan dapat memegang posisi jabatan tersebut terlepas dari jenis kelamin ataupun gender yang menjadi permasalahan dalam dunia kepemimpinan dan bisnis hingga saat ini. Dalam  Series The Undercover Boss Canada Season 2 Episode 3, salah satu executive perusahaan yaitu Kriston Dean menyamar sebagai karyawan diperusahaan. Dengan adanya pernyataan tersebut, kita dapat mengetahui bahwa perusahaan Purdy Chocolate telah menghilangkan kesenjangan gender dan jenis kelamin dan menerapkan shared authority yang ditulis oleh Lisa Worthington. Dengan tidak adanya kesenjangan gender terkait siapa yang berhak dan siapa yang dapat memimpin, perusahaan Purdy Chocolate telah menerapkan nilai-nilai yang ada dalam progressive islam. 

Sumber : https://www.greenqueen.com.hk/how-gender-inequality-food-tech-pervasive-women-in-the-boardroom/

  Terlebih lagi, ketiadaan perbedaan gender/jenis kelamin membuat para karyawan Purdy Chocolate menjadi lebih leluasa dalam bekerja karena tidak ada kekhawatiran menjadi minoritas sehingga mampu meningkatkan kepercayaan diri mereka (para karyawan dan pemimpin perempuan) dan hasilnya adalah produktivitas dari karyawan maupun perusahaan dapat meningkat. Mengingat kembali bahwa, ketika ada kesenjangan gender dan kasus rasisme maka terdapat inefisiensi dari sumber daya (terutama modal dan manusia) yang dapat mengakibatkan cost yang terlalu membengkak karena proses rekrutmen karyawan yang terlalu pilih-pilih dalam urusan gender dan jenis kelamin tanpa memandang prestasi/kinerja yang dimiliki. Dari pernyataan berikut, “Progressive Muslim practice relies on the absence of traditional hierarchical authority .. “ (Worthington, 2016), ketiadaan otoritas hierarki tradisional yang selalu menganggap laki-laki lebih baik dan bertanggung jawab akan segala hal akan membuat gagasan progressive muslim ini menjadi efektif dan mampu untuk diterapkan secara individual. Walaupun, pada kenyataannya masih sulit untuk menyatukan pemikiran akan gender equality baik karena faktor internal maupun faktor-faktor eksternal yang ada.

Solusi atas Fakta dari Perusahaan Purdy’s Chocolate

 

 

   Seperti yang sudah dijelaskan diatas, permasalahan yang yang muncul pada episode ini berkaitan dengan masalah pribadi. Sosok pemimpin yang menghadapi masalah seperti ini sama dengan diuji kepekaan, toleransi, dan sikap kemanusiaannya terhadap kondisi karyawannya sendiri. Seperti yang kita tahu bahwa kondisi perasaan dan pikiran akan sangat mudah mempengaruhi kondisi dan kinerja kita dalam beraktivitas, salah satunya dalam melakukan pekerjaan. Sehingga sudah seharusnya para pemimpin juga memperhitungkan dan menaruh perhatian kepada hal-hal yang berpeluang mempengaruhi perasaan dan pikiran karyawannya. Para pemimpin harus bisa mengelola sikap toleransi dan kepekaannya.

  Memberikan pemahaman mengenai toleransi dan kepekaan adalah kewajiban bagi para pemimpin untuk diberikan dan diteruskan kepada level manajemen di bawahnya hingga kepada para karyawannya. Hal ini akan membentuk pribadi-pribadi yang bertoleransi tinggi dan mempunyai rasa kepekaan yang tinggi pula. Sehingga jika terdapat suatu masalah atau hal-hal yang berpeluang menjadi masalah dapat langsung dihadapi sehingga tidak menjadi masalah yang besar hingga mengganggu kelancaran pekerjaan. Jika seluruh individu atau pribadi di tempat  kerja dapat mengelola hal tersebut, suasana kerja akan lebih baik dan akan memberikan pengaruh positif pada kinerja karyawan. Banyak bentuk atau cara bagi para perusahaan dalam memberikan pemahaman toleransi dan kepekaan kepada seluruh karyawan perusahaan, dapat berbentuk kelas seminar, bonding, atau dijadikan sebagai nilai dan budaya di tempat kerja.

 

Referensi:

Eleftheria Egel & Louis W. Fry (2017) Spiritual Leadership as a Model for Islamic Leadership, Public Integrity, 19:1, 77-95, DOI: 10.1080/10999922.2016.1200411

Worthington, Lisa. "Progressive Islam and Women’s Religious Leadership: Analysing the Emergence of New Models of Shared Authority." Journal for the Academic Study of Religion 29, no. 2 (2016), 167-181. doi:10.1558/jasr.v29i2.30882.

https://bbs.binus.ac.id/management/2018/06/4-gaya-kepemimpinan-yang-efektif- alam-perusahaan/

http://e-journal.iainpekalongan.ac.id/index.php/Religia/article/view/184/546


 Nama Penulis : 

 Aisyah Shalsabillah N.M

Nurul Chasanah C.

Roy Hendro B.W

Muhammad Rifaldo W.

Nur Ratri Iffat

Wahyuning Devi H.



Like it? Share with your friends!

3
3 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
4
Genius
Love Love
4
Love
OMG OMG
5
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format