SIDOMUNCUL di Era Pandemi, Bertahan atau Ekspansi ?


0


SIDOMUNCUL di Era Pandemi, Bertahan atau Ekspansi ?

Masa Pandemi di tahun 2020 – 2021, merupakan masa dimana hampir seluruh usaha serta bisnis berpikir extra dalam menjaga kesinambungan hidup perusahaan dengan produk yang dimiliki atau dapat juga berpikir kreatif dalam menambah profit margin perusahaan. Melihat dari sejarah, Sido Muncul lahir dari tangan dingin dan terampil Ibu Rahmat Sulistio yang merintis usaha rumahan dengan tiga orang karyawan pada tahun 1930an di Yogyakarta. Pada tahun 1940, ibu Rahmat Sulistio untuk pertama kalinya meracik ramuan jamu godogan untuk masuk angin yang dinamakan “Tolak Angin”. Pemilihan bahan yang berkualitas dan komposisi yang tepat membuat jamu Tolak Angin disukai masyarakat dan semakin populer. Tetapi situasi perang membuat keluarga ibu Rahmat Sulistio harus hijrah ke Semarang. Pada tahun 1951, sebuah pabrik jamu sederhana didirikan di jalan Mlaten Trenggulun, Semarang, dengan nama “Sido Muncul” yang artinya “impian yang terwujud”. 

Dengan naluri bisnisnya yang jauh melampaui zaman, Ibu Rahmat sulistio mulai memproduksi jamu Tolak Angin berbentuk serbuk dalam kemasan kertas yang praktis sehingga pembeli dapat menyimpannya di rumah dan menyeduhnya sendiri kapan saja dibutuhkan. Hampir 20 tahun kemudian, pada tahun 1970, dibentuk persekutuan komanditer dengan nama CV Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul. Pada tahun 1975, bentuk usaha Sido Muncul diubah menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul. Seluruh usaha dan aset dari CV Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul digabungkan ke dalam dan dilanjutkan oleh perseroan terbatas tersebut.

                                                  Source: Sido Initiating Coverage, Samuel, 2016

Seiring dengan pengembangan skala usaha, kapasitas produksi pabrik di Jalan Mlaten Trenggulun tidak mampu lagi memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Maka pada tahun 1984, Sido Muncul memindahkan lokasi pabrik ke Lingkungan Industri Kecil di Jalan Kaligawe, Semarang. Pabrik yang baru dibangun tersebut telah menggunakan mesin-mesin modern dengan jumlah karyawan yang terus bertambah seiring dengan peningkatan kapasitas produksi. Sejalan dengan kemajuan teknologi dan inovasi, Tolak Angin terus dikembangkan dan pada tahun 1992 Sido Muncul mulai memproduksi Tolak Angin dalam bentuk cair yang lebih praktis dan rasa yang enak. Meskipun demikian, sejak masih dalam bentuk jamu godogan pada tahun 1930, lalu menjadi jamu serbuk pada tahun 1951 hingga menjadi bentuk cair saat ini, resep Tolak Angin yang diformulasikan oleh ibu Rahmat Sulistio masih tetap sama.

Untuk mengantisipasi kemajuan di masa yang akan datang, pada tahun 1997 Sido Muncul membangun unit pabrik yang lebih besar dan modern di lahan seluas 30 hektar di Klepu, Kecamatan Bergas, Ungaran, Jawa Tengah. Luas bangunan pabrik adalah sekitar 8 hektar dan sisanya menjadi kawasan pendukung lingkungan pabrik. Peletakan batu pertama pembangunan pabrik di Klepu dilakukan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X disaksikan oleh Direktur Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan saat itu. Pabrik tersebut diresmikan pada tanggal 11 November 2000 oleh Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial saat itu. Saat peresmian pabrik, Sido Muncul sekaligus menerima 2 (dua) sertifikat, yaitu Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) dan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) setara dengan farmasi. Kedua sertifikat tersebut menjadikan Sido Muncul sebagai satu-satunya pabrik jamu berstandar farmasi. Sido Muncul terus mengembangkan kapasitas produksi, menambah varian produk dan memperluas cakupan pasar hingga ke pasar global. Pada tahun 2018, Sido Muncul telah merampungkan pembangunan pabrik Cairan Obat Dalam II (COD II) dengan kapasitas produksi sekitar 100 juta sachet per bulan yang telah beroperasi penuh pada tahun 2019.

Kegiatan usaha yang Dijalankan dan Produk yang Dihasilkan

Kegiatan usaha yang dijalankan Perseroan saat ini adalah industri jamu/herbal. Saat ini Jamu Sido Muncul memproduksi lebih dari 250 jenis produk. Produk herbal unggulan antara lain Tolak Angin yang terdiri dari beberapa varian yaitu Tolak Angin Cair, Tolak Angin Cair Anak, Tolak Angin Bebas Gula dan Tolak Angin Flu, lalu Tolak Linu Cair, Tolak Linu Mint, Jamu Komplit, Sari Kulit Manggis, dan Sari Kunyit

Produk unggulan untuk segmen Food & Beverage antara lain KukuBima Ener-G! dengan berbagai macam varian rasa antara lain Anggur, Mangga, Jeruk, Original, Kopi, Susu Soda, Jambu dan Nanas, lalu Susu Jahe, Kopi Jahe serta berbagai macam minuman kesehatan lainnya. Sedangkan produk farmasi unggulan antara lain Anacentine Sirup, Infla


Source: Sido Initiating Coverage, Samuel, 2016

Pada tahun 2019, Sido Muncul membukukan penjualan bersih sebesar Rp3.067,43 miliar, meningkat 11,0% dibandingkan Rp2.763,29 miliar pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini melampaui target yang telah ditetapkan untuk tahun 2019, yaitu sebesar 10,0%. Kontributor penjualan bersih terutama berasal dari Segmen Jamu Herbal dan suplemen sebesar Rp2.063,96 miliar, tumbuh 12,0% dari tahun sebelumnya seiring dengan meningkatnya permintaan terhadap produk Jamu dan Suplemen Herbal di pasar domestik dan juga ekspor perdana Tolak Angin ke Filipina. Segmen Makanan dan Minuman berkontribusi sebesar Rp886,23 miliar, naik 8,1% dari tahun 2018. Selain karena pertumbuhan pasar domestik, peningkatan penjualan Segmen Makanan dan Minuman juga disebabkan penjualan ekspor ke Nigeria dan Malaysia dengan produk Kuku Bima Ener-G. Sedangkan Segmen Farmasi berkontribusi sebesar Rp117,25 miliar, tumbuh 17,0% dibandingkan tahun sebelumnya
                   Source: Laporan Keuangan PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk 2020
                                                                Source: Sido Initiating Coverage, Samuel, 2016

Dalam rangka memperlebar bisnisnya ke industri farmasi di Indonesia, Sido Muncul mengakuisisi PT. Berlico Mulia Farma, dan resmi menjadi anak perusahaan SIDO pada tanggal 1 September 2014. PT. Berlico Mulia Farma yang telah memiliki sertifikat CPOB sangat berpengalaman sejak tahun 1976 dalam membuat berbagai macam obat-obatan, baik dalam bentuk cairan berbentuk sirup, tablet, tablet salut, dan krim. Perusahaan ini juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang antara lain seperti laboratorium ruang pengawasan pengendalian mutu dan gudang penyimpanan, serta sarana pengolahan limbah, baik limbah udara, padat, maupun cair.  

Di tengah merebaknya pandemi Covid-19, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) mengubah strategi penjualan maupun produksi untuk memenuhi permintaan produk-produk tertentu yang peningkatannya cukup tajam. Pada kuartal I-2020 pendapatan Sido Muncul tumbuh 2,38% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp 730,71 miliar. Pada periode ini porsi penjualan ekspor menyusut jadi sekitar 2%. Di pasar domestik saat ini perusahaan mengejar produksi untuk memenuhi permintaan produk yang dibutuhkan semasa pandemi Covid-19. Adapun produk-produknya seperti Vit C-1000, suplemen herbal, Kopi Jahe, dan Susu Jahe. Sementara untuk Tolak Angin, Sido Muncul sudah memperbesar kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan yang signifikan. Produk milik Sido Muncul tersebut serta beberapa kapsul maupun soft gel seperti Vit E, Vit D3, Virgin Coconut Oil (VCO) dan minuman-minuman herbal menjadi kontribusi terbesar dalam penjualan saat ini

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul membuka kesempatan berbisnis dengan semua distributor yang tertarik menjadi agen untuk mendistribusikan produk Sido Muncul di luar negeri. Dengan reputasi produk yang sudah sangat bagus di pasar Indonesia dan Internasional, diharapkan perusahaan dapat membangun kerjasama yang luar biasa. Sebelum menetapkan kebijakan perusahaan dalam melakukan pemasaran ke luar negeri, salah satu hal yang dapat dijadikan pertimbangan adalah sistem ekonomi dan regulasi yang dianut oleh negara tujuan tersebut. Hal ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik negara tujuan sehingga perusahaan dapat mempersiapkan langkahnya secara matang guna pemasaran produk yang efektif dan produkti

SISTEM EKONOMI DASAR YANG DIANUT OLEH NEGARA-NEGARA SAAT INI

Dikutip dari buku Business Foundation karya O.C Ferrel, Geofrfrey A Hirt dan Linda Ferrel (2019), Sistem ekonomi menggambarkan bagaimana masyarakat tertentu mendistribusikan sumber dayanya dalam memproduksi barang dan jasa. Masalah utama ekonomi adalah bagaimana memenuhi permintaan barang dan jasa yang tidak terbatas di dunia dengan pasokan sumber daya yang terbatas. Sistem ekonomi yang berbeda berusaha untuk menyelesaikan masalah utama ini dengan berbagai cara, seperti yang akan kita lihat.

Meskipun sistem ekonomi menangani distribusi sumber daya dengan cara yang berbeda, semua sistem ekonomi harus menangani tiga masalah penting:

1. Barang dan jasa apa, dan berapa banyak dari masing-masing, yang akan memuaskan kebutuhan konsumen?
2. Bagaimana barang dan jasa akan diproduksi, siapa yang akan memproduksinya, dan dengan sumber daya apa yang akan mereka hasilkan?
3. Bagaimana barang dan jasa didistribusikan ke konsumen?

Komunisme, sosialisme, dan kapitalisme, merupakan sistem ekonomi dasar yang ditemukan di dunia saat ini. Ketiga system tersebut memiliki perbedaan mendasar dalam cara mereka menangani masalah ini. Faktor-faktor produksi di ekonomi komando dikendalikan oleh perencanaan pemerintah. Dalam banyak kasus, pemerintah memiliki atau mengontrol sepenuhnya produksi barang dan jasa. Oleh karena itu, komunisme dan sosialisme dianggap juga sebagai ekonomi komando

Korea Utara dan Kanada dapat dijadikan sebuah contoh, untuk dapat memberikan gambaran perbedaan system ekonomi yang ada di dua benua yang berbeda baik dari sisi budaya maupun geografisnya. Dimana Korea Utara dan Kanada menganut system ekonomi yang berbeda, yaitu komunisme dan kapitalisme ;

SISTEM EKONOMI KOMUNISME. Karl Marx (1818-1883) pertama kali mendeskripsikan komunisme sebagai masyarakat di mana rakyat, dan tanpa memandang kelas, memiliki semua sumber daya bangsa. Dalam sistem politik-ekonomi ideal menurut Karl Max, semua orang berkontribusi sesuai dengan kemampuan dan menerima manfaat sesuai kebutuhan. Dalam ekonomi komunis, rakyat (melalui pemerintah) memiliki dan mengoperasikan semua bisnis dan faktor produksi. Perencanaan pemerintah pusat menentukan barang dan jasa apa yang dapat memuaskan warga sesuai dengan kebutuhannya, bagaimana barang dan jasa diproduksi, dan bagaimana mereka didistribusikan. Namun, hingga saat ini tidak ada ekonomi komunis sejati yang sesuai dengan idealisme Marx.

Di atas kertas, komunisme tampak efisien dan adil, menghasilkan lebih sedikit kesenjangan antara si kaya dan si miskin. Namun dalam praktiknya, ekonomi komunis ditandai dengan standar hidup yang rendah, kekurangan barang konsumsi secara kritis, harga yang tinggi, korupsi, dan sedikit kebebasan. Rusia, Polandia, Hongaria, dan negara-negara Eropa Timur lainnya telah berpaling dari komunisme dan menuju sistem ekonomi yang diatur oleh pasokan dan permintaan daripada perencanaan pusat. Namun, percobaan mereka dengan merubah sistem ekonomi ke alternative pilihan yang lain, penuh dengan berbagai kesulitan dan tantangan. Negara seperti Venezuela juga telah mencoba memasukkan prinsip-prinsip ekonomi komunis tanpa membuahkan hasil. Bahkan Kuba yang sedang mengalami perubahan pada sistemnya dan didominasi oleh komunis, Pemutusan hubungan kerja (PHK) secara massif oleh pemerintah mengharuskan banyak orang Kuba beralih ke sektor swasta, sehingga membuka lebih banyak kesempatan untuk berwirausaha. Demikian pula, Cina sebagai negara pertama yang telah menganut negara komunis, telah memperoleh keuntungan dari ekonomi yang kuat dengan mengadopsi pendekatan ekonomi kapitalis dalam bisnis. Kemakmuran ekonomi telah maju di China dengan claim pemerintah bahwa saat ini China menjamin keterbukaan pasar, kesetaraan, dan keadilan melalui negara kapitalis. Sebagai hasil dari tantangan ekonomi, komunisme dipandang dapat menurunkan masa depannya sebagai sistem ekonomi yang tidak pasti.

SISTEM EKONOMI KAPITALIS. Kapitalisme, atau usaha bebas, adalah sebuah sistem ekonomi di mana individu memiliki dan menjalankan sebagian besar bisnis yang menyediakan barang dan jasa. Persaingan, penawaran, dan permintaan dalam menentukan bagaimana barang dan jasa tersebut akan diproduksi, bagaimana caranya mereka diproduksi, dan bagaimana cara didistribusikan. Amerika Serikat, Kanada, Jepang, dan Australia adalah contoh sistem ekonomi yang didasarkan pada kapitalisme.

Ada dua bentuk kapitalisme: kapitalisme murni dan kapitalisme yang telah dimodifikasi. Dalam kapitalisme murni, disebut juga sistem pasar bebas, semuanya keputusan ekonomi dibuat tanpa campur tangan pemerintah. Sistem ekonomi ini pertama kali dijelaskan oleh Adam Smith dalam The Wealth of Nations (1776). Smith, sering disebut bapak kapitalisme, yang percaya bahwa “invisible hand of competition” adalah regulasi yang paling baik dalam mengatur ekonomi. Ia berpendapat bahwa persaingan harus dapat menentukan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat. Sistem Smith juga disebut laissez-faire (“let it be”) kapitalisme karena pemerintah tidak ikut campur dalam bisnis.

Kapitalisme yang telah dimodifikasi berbeda dari kapitalisme murni dalam hal campur tangan pemerintah dan mengatur bisnis sampai batas tertentu. Salah satu cara yang dilakukan Amerika Serikat dan Pemerintah Kanada dalam mengatur bisnis adalah melalui undang-undang. Hukum seperti Federal Trade Commission Act, yang dibuat oleh Federal Trade Commission untuk menegakkannya hukum “antitrust”, dalam hal ini menggambarkan pentingnya peran pemerintah dalam perekonomian. Di Amerika Serikat, negara bagian memiliki kelonggaran untuk mengatur bisnis. Misalnya, negara bagian Washington mewajibkan majikan untuk memberikan cuti sakit yang dibayar, dan sejumlah negara bagian telah melegalkan ganja.

SISTEM EKONOMI YANG DITERAPKAN DI KOREA UTARA

Korea Utara menganut sistem ekonomi terpusat karena kependudukan Uni Soviet di tahun 1945. Dalam hal ini mengakibatkan Korea Utara hingga saat ini masih menganut paham komunisme. Sistem ekonomi di Korea Utara dimiliki dan dikelola sepenuhnya oleh pemerintah. Hampir semua usaha yang krusial bagi kehidupan rakyatnya dijalankan oleh negara dengan masyarakat pekerjanya sebagai pegawai negeri.

Rakyat Korea Utara sangat bergantung pada pemerintah untuk pemenuhan kebutuhan hidup yang paling mendasar sekalipun, seperti makanan, minuman, rumah, dan pendidikan serta kesehatan. Keuangan Korea Utara dimaksimalkan untuk pembiayaan teknologi nuklir dan bom hidrogen. Banyak negara yang melakukan embargo terhadap Korea Utara dan membuatnya kesulitan melakukan perdagangan luar negeri.

Grafik PDB Korea YoY
Source :  Pertumbungan PDB, 
htpps://id.tradingeconomics.com/north-korea/gdp-annual-growth-rate, 2 Maret 19.20

Beberapa tujuan Korea Utara menganut system ekonomi seperti saat ini diantaranya :

1.  Mendorong kekuatan industri.
2. Sistem ekonomi terpusat tidak mengizinkan monopoli oleh pihak swasta karena ekonomi sepenuhnya diatur oleh pemerintah.
3. Tingkat produksi dan ketersediaan barang dapat disesuaikan untuk memenuhi tuntutan populasi yang tepat.
4. Sistem ekonomi ini dapat menyelaraskan masyarakat dan pemerintah lewat visi bangsa.
5. Sistem ekonomi ini mampu menciptakan ruang untuk mobilisasi sumber daya yang lebih baik karena produksi dilakukan seefektif dan seefisien mungkin.
6. Terdapat respons yang mudah terhadap bencana dan keadaan darurat internal.
7. Memprioritaskan kesejahteraan sosial sebagai prioritas.
8. Mempromosikan kesetaraan di antara konsumen.
9. Memungkinkan pemerintah untuk memantau semua aspek ekonomi.
10. Proyek-proyek ekonomi pada negara yang menganut sistem ekonomi terpusat dapat dilakukan langsung tanpa menunggu investasi swasta, seperti pada sistem ekonomi kapitalis.

SISTEM EKONOMI YANG DITERAPKAN DI KANADA

Sistem ekonomi yang dianut Kanada sama dengan sistem ekonomi yang dianut Amerika Serikat, yakni sistem ekonomi liberal (kapitalis). Perekonomian Kanada lebih terorientasi pada persaingan pasar, dan sistem tersebut mampu memajukan perekonomian Kanada, hingga memiliki standar hidup yang tinggi.

Dalam beberapa dasawarsa terakhir, pertumbuhan ekonomi Kanada sangat maju di sektor produksi, pertambangan, dan sektor pelayanan. Hal tersebut mampu merubah Kanada, dari ekonomi pedesaan – menjadi industri perkotaan. Kanada juga memiliki cadangan energi yang cukup besar, yakni gas alam yang berada di pesisir timur, dan tiga provinsi barat, dan juga banyaknya sumber daya lain. Kanada terhindar dari resesi ekonomi setelah tahun 2001, sekaligus mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi tertinggi diantara negara-negara anggota G8

Di tahun 2009, 58% ekspor Kanada berasal dari sektor pertanian, energi, perhutanan, dan ekspor perlombongan. Kemudian mesin, peralatan, produk otomotif, dan pembuatan menyumbang 38% ekspor Kanada. Masih di tahun yang sama, sektor ekspor menyumbang sekitar 30% dari GDP Kanada. Adapun partner dagang utama Kanada adalah Amerika Serikat, dengan total 73% dari ekspor, dan 63% dari impor. Total ekspor dan impor Kanada berada di peringkat 8 dunia di tahun 2006.

Berikut ini beberapa fakta mengenai sistem ekonomi Kanada, antara lain:
1. Total PDB (perkiraan 2014) berdasarkan KKB adalah sebesar $ 1.591 triliun. Total PDB per kapita berdasarkan KKB adalah sebesar $ 44.843.
2. Total PDB (perkiraan 2014) berdasarkan Nominal adalah sebesar $ 1.788 triliun. Total PDB per kapita berdasarkan KKB adalah sebesar $ 50.397.
3. Indeks Gini di Kanada tahun 2010 adalah sebesar 33,7 (sedang).
4. IPM di Kanada tahun 2013 adalah sebesar 0,911 (sangat tinggi).
5. Mata uang Kanada adalah dolar Kanada.

Berikut adalah beberapa parameter yang dapat dijadikan dasar perbedaan di kedua system ekonomi yang dianut oleh Korea Utara dan Kanada :

Parameter

Korea Utara

Kanada

Kepemilikan Bisnis

Beberapa bisnis dikuasai dan dikelola oleh pemerintah. Sektor yang dikelola oleh swasta harus sepenuhnya patuh dan tunduk kepada kebijakan yang berlaku.

Swasta berkesempatan luas untuk dapat mengembangkan usaha dan bisnis, dengan tetap mengikuti regulasi yang ditetapkan pemerintah

Keuntungan

Porsi pendapatan serta keuntungan diatur sedemikian rupa untuk pemerintah, yang dipergunakan untuk mengatur negara dan layanan publik

Pebisnis berhak untuk menetapkan porsi keuntungan setelah penetapan pajak kepada pemerintah

Kompetisi

Pemerintah mengatur secara tegas terhadap kompetisi yang terjadi di antar pengusaha

Berdasarkan kekuatan pasar serta regulasi pemerintah

Ketersediaan Produk dan Harga

Pembeli memiliki keterbatasan pilihan produk yang beredar di pasar, dan harga yang ditawarkan pun cenderung tinggi

Pembeli memiliki kebebasan untuk menentukan pilihan produk, harga ditentukan berdasarkan permintaan dan ketersediaan produk

Pendapat Pekerja

Pekerja memiliki kesempatan yang terbatas dalam berkarir dan ditentukan regulasi nya oleh pemerintah

Pilihan karir yang sangat bebas dan luas

KOREA UTARA atau KANADA ?

Diantara Korea Utara dan Kanada mana yang sebaiknya menjadi pilihan oleh PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Dalam pengembangan ekspansi bisnis ke luar negeri nya. 

Di dalam sejarahnya yang masih muda, Kanada telah berkembang menjadi negara dengan berbasis ilmu pengetahuan dengan sistem pemerintahan, dunia usaha, kebudayaan dan gaya hidup tingkat dunia. Kanada bangga memiliki daya tarik alami yang mempesona dan ruang terbuka yang teramat luas. Dengan komitmen pada pendidikan, lingkungan hidup dan kesehatan untuk semua, masyarakat Kanada menatap masa depan dengan percaya diri dan optimisme.

Mengapa Kanada? 

  1. Sistem Ekonomi Kanada yang cenderung bersifat lebih terbuka dibandingkan dengan Korea Utara. Penggunaan produk impor dari negara lain, tidak terlalu ketat dalam pengaturan nya. Disisi lain, Kanada membuka kesempatan kerjasama bilateral seluasnya dengan memperhatikan regulasi-regulasi yang ditetapkan oleh Pemerintah
  2. Kemampuan Finansial Penduduk Kanada yang lebih baik. Hal ini ditandai Perekonomian Kanada tumbuh 2,4% di tahun 2014  dengan tingkat inflasi tetap di bawah 3% selama dua dekade terakhir. Saat Kanada tampaknya memasuki resesi pada pertengahan 2015, perekonomian tetap stabil dan didukung oleh tenaga kerja yang kuat.
  3. Peningkatan volume impor signifikan senilai $411 miliar di tahun 2014 dimana Impor menyumbang 31% dari PDB dengan rata-rata pertumbuhan impor tahunan 5% dalam 5 tahun terakhir. Kanada merupakan pasar impor terbesar ke-11 di dunia. Diversifikasi Mitra Dagang diterapkan oleh Kanada dengan melakukan upaya besar untuk keragaman peluang perdagangan, termasuk menandatangani Perjanjian Perdagangan Bebas yang baru
  4. Integrasi ekonomi dengan Amerika Serikat. Kanada telah menjalin hubungan yang sangat baik dengan Amerika Serikat, dimana berbagai kebijakan serta pandangan ekonomi Amerika Serikat diterapkan di Kanada dan terjalin dalam waktu yang cukup lama. Sehingga mengakibatkan Kanada lebih berpikiran terbuka terhadap masuknya arus global.
  5. Akhir-akhir ini masyarakat Kanada mulai membuka diri dan menerima produk herbal. Hal ini mengingat Perilaku konsumen masyarakat Kanada yang mulai menyukai trend “Back to Nature” dimana kecenderungan nya lebih menyukai produk yang berbahan dasar alam. Kanada sebagai negara kapitalis campuran, 

Selain peluang, produk biofarmaka juga menghadapi beberapa tantangan, antara lain akses pasar, kontinuitas dan ketepatan pengiriman, isu lingkungan, daya saing, sertifikasi organik, serta keberlanjutan. Kemudian, ketertelusuran, transparansi, hilirisasi, pengamanan perdagangan hambatan nontarif, biaya logistik yang tinggi, good agricultural practices (GAP), dan good manufacture practices (GMP). Kondisi pandemi juga memberikan dampak terhadap perdagangan Indonesia termasuk produk rempah, seperti adanya peningkatan biaya logistik, perubahan pola perdagangan global, kerja sama perdagangan tidak berjalan efektif selama pandemi , dan adanya ancaman resesi ekonomi global.
 
Sebagai perbandingan, perusahaan Mustika Ratu yang didirikan Mooryati Soedibyo itu pada 2018 berhasil memasuki pasar Kanada dan Asia Timur. Produk yang dikirim ke Kanada adalah minuman Kokal (palm fruit/kaong), baik original dan less sugar, serta produk minuman sehat siap saji yaitu Red Ginger dan Red Ginger Turmeric. Hal ini dapat membuktikan bahwa Kanada juga merupakan pasar yang dapat menerima produk-produk olahan tradisional dan yang berbahan rempah. Tentu saja, penyesuaian cita rasa, kemasan dan juga penggunaan racikan bahan menjadi hal yang perlu untuk di lakukan penelitian lebih lanjut. Hal ini demi untuk menyesuaikan kebutuhan serta penerimaan masyarakat Kanada.

Hal-hal yang perlu dilakukan oleh PT Jamu Sido Muncul agar diterima di Pasar Kanada adalah:

  1. Product Identification – Penelitian yang lebih mendalam terhadap penerimaan produk Jamu Sido Muncul dengan cara survei pasar, studi literature dan 
  2. Place – Pemasaran Produk Jamu Sido Muncul, bisa dimulai dari berbagai pemilihan lokasi diantaranya : Urban-Sub Urban, kota favorit untuk pendatang, geografis lokasi yang disesuaikan dengan produk yang ingin dipasarkan. Sebagai contoh daerah Kanada dengan iklim subtropis dan dingin, lebih cocok untuk lokasi pemasaran produk Tolak Angin
  3. Price – Komponen yang mempengaruhi harga diantaranya adalah biaya pemasaran yang disesuaikan dengan pendapatan masyarakat Kanada. Harga yang signifikan bersaing dengan produk non-herbal lainnya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen.
  4. Promotion – Peran penting promosi dengan tag line “back to nature” menjadi perhatian khusus ketika memasuki pasar Kanada. Hal ini karena kecenderungan masyarakat Kanada yang mulai mencoba hal baru diluar kebiasaan saat ini yang cenderung bersifat urban-modern.
  5. Branding – Penggunaan merk dan kemasan PT Jamu Sidomuncul sebaiknya tidak perlu dirubah dan berbeda antara Produk yang dipasarkan di Kanada dan Produk yang dipasarkan di Indonesia. Hal ini untuk menjaga orisinalitas produk Jamu sebagai warisan budaya nusantara. Sehingga merk dan kemasan PT Jamu Sidomuncul dapat selalu tetap diingat dengan baik oleh para konsumen

Artikel ini dibuat oleh Team Geronimo :

  1. Henry Julianto Tarigan
  2. Riva Selviani Harahap
  3. Priyonggo Setyoadi

Referensi

https://sumut.antaranews.com/berita/225359/produk-jamu-indonesia-tembus-pasar-amerika-serikat

https://www.dw.com/id/hak-asasi-dipertaruhkan-agar-tidak-kelaparan-di-korea-utara/a-48976034

https://www.canadainternational.gc.ca/indonesia-indonesie/about-a_propos/index.aspx?lang=ind

http://www.samuel.co.id/uploads/sido-initiating-coverage.pdf

https://marketeers.com/sejarah-sido-muncul-brand-jamu-indonesia-yang-mendunia/

https://investor.sidomuncul.co.id/newsroom/9095179eeb_c4af622975.pdf

https://marketeers.com/sejarah-sido-muncul-brand-jamu-indonesia-yang-mendunia/

https://investor.sidomuncul.co.id/newsroom/9095179eeb_c4af622975.pdf

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20171030110907-92-252093/sidomuncul-raup-laba-rp380-miliar-di-kuartal-iii

https://id.tradingeconomics.com/north-korea/gdp-annual-growth-rate

https://www.kelaspintar.id/blog/edutech/negara-negara-dengan-sistem-ekonomi-terpusat-2683/


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
1
Genius
Love Love
2
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format