PELUANG EKSPOR SEMEN INDONESIA PADA MASA PANDEMI COVID-19

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk menuju visi untuk Menjadi Perusahaan Penyedia Solusi Bahan Bangunan Terbesar di Regional.


1
1 point

Tantangan ekonomi tahun 2020 semakin meningkat dengan merebaknya pandemi COVID-19 membuat perekonomian dunia menghadapi tekanan yang berat. Pertumbuhan ekonomi dunia mengalami perlambatan, begitu pula yang terjadi di Indonesia. Penyebab krisis kali ini berbeda dengan krisis ekonomi pada tahun 1998 maupun 2008, sehingga penanganan pemulihan ekonomi fokus kepada penanganan pandemi yaitu ke sektor kesehatan. Oleh karena itu, kebijakan pemerintah pada tahun 2020 untuk me-realokasi anggaran ke sektor kesehatan dan menunda pembangunan infrastruktur berdampak juga terhadap sektor industri semen.

SEKILAS TENTANG PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK

PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk atau Semen Indonesia Group (SIG) merupakan strategic holding company yang menaungi PT Semen Gresik, PT Semen Padang, PT Semen Tonasa, Thang Long Cement JSC dan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. Semen Indonesia merupakan perusahaan BUMN yang menopang pembangunan nasional dari era kemerdekaan sampai dengan saat ini dan menjadi salah satu produsen semen terbesar di Asia Tenggara dengan kapasitas terpasang 53 juta ton per tahun. 

Saat ini Semen Indonesia memiliki beberapa lini usaha yang memproduksi dan mendistribusikan produk semen serta produk hilir semen dalam satu kesatuan yang terintegrasi, dengan memiliki produk semen Portland, dengan merek yang telah beredar di pasar yaitu Semen Gresik, Semen Padang, Semen Tonasa, Dynamix, Semen Andalas dan Thang Long Cement.

Sumber : Laporan Tahunan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, 2019

Selain semen Portland, Semen Indonesia juga memproduksi semen khusus yaitu semen yang dibuat sesuai dengan peruntukannya, seperti untuk memproduksi Special Blended Cement (SBC) yang digunakan di mega proyek jembatan Suramadu dan juga semen semen seperti Super Masonry Cement (SMC) dan Oil Well Cement (OWC). Produk lainnya seperti mortar dan Beton Ready Mic Concrete (RMX) telah dijual juga ke pasaran.

Sumber : Laporan Tahunan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, 2019

Seiring dengan perkembangan usahanya, Semen Indonesia merambah ke lini bisnis lainnya yang masih berkaitan dengan bidang persemenan dan bisnis penunjang lainnya, antara lain Beton Inovasi dan Solusi dan layanan jasa non semen seperti : Logistik, Produksi Beton Siap Pakai, Perdagangan Bahan Bangunan, Jasa Penambangan Beton Inovasi dan Solusi Produksi Kantong, Kawasan Industri, Properti, Sistem Informasi, Pengelolaan Limbah Industri (Nathabumi) dan International Trading.

Berbagai produk dan layanan Semen Indonesia tersebut, didukung oleh lokasi pabrik yang sangat strategis di Sumatra, Jawa, Sulawesi dan Vietnam sehingga menjadikan Semen Indonesia mampu mendistribusikan kebutuhan semen di seluruh tanah air dengan didukung ribuan distributor, sub distributor dan toko-toko sehingga Semen Indonesia menjadi perusahaan semen peringkat 20 di dunia dari sisi kapasitas produksi sebesar 53 Juta ton/tahun dan menguasai pangsa pasar 53,4% di Indonesia.

Selain mengandalkan pasar domestik, Semen Indonesia telah melakukan ekspor ke beberapa negara antara lain: Cina, Singapura, Malaysia, Korea, Vietnam, Taiwan, Hongkong, Kamboja, Bangladesh, Sri Lanka, Yaman, Norfolk USA, Australia, Canary Island, Mauritius, Nigeria, Mozambik, Gambia, Benin dan Madagaskar. Dengan pangsa pasar yang luas dan tata kelola yang baik, Semen Indonesia mampu menunjukkan kinerja keuangan yang baik dengan adanya pertumbuhan total asset menjadi Rp. 79,8 T dan pendapatan sebesar Rp. 40,4 T pada tahun 2019 dan menunjukkan trend peningkatan selama beberapa tahun terakhir.


Sumber : Laporan Tahunan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, 2019

PANDEMI COVID-19 MEMBERIKAN TANTANGAN BARU BAGI SEMEN INDONESIA GROUP

Dilansir dari Bisnis.com, bahwa kondisi perlambatan ekonomi karena pandemi Covid-19 berdampak memukul pendapatan Semen Indonesia dengan adanya penurunan permintaan pada masa pandemi. Jumlah pendapatan bersih sepanjang tahun 2020 sebesar Rp 35,17 triliun, terkontraksi 12,87% dari realisasi pendapatan tahun 2019 yang mencapai Rp 40,36 triliun dengan pencatatan penjualan domestik pada 2020 turun 13,2% yang disebabkan penurunan permintaan akan produk bahan bangunan serta beberapa proyek strategis nasional yang mengalami penundaan akibat kebijakan re-alokasi anggaran pemerintah.





Di sisi lain, hal yang menggembirakan adalah penjualan regional tumbuh 23,1 persen meskipun kontribusinya masih kurang dari total pendapatan Semen Indonesia dalam setahun.


Di tengah kondisi tersebut, Semen Indonesia juga berupaya untuk memanfaatkan sejumlah potensi yang ada dengan mengoptimalkan potensi pada produk-produk bernilai tambah, fokus menjalankan beberapa program skala prioritas, yakni: melanjutkan program sentralisasi dan perampingan fungsi-fungsi operasional; pengembangan produk dan jasa terkait penyediaan bahan bangunan; menjaga arus kas dari aktivitas operasional tetap positif dengan menerapkan kebijakan belanja modal yang ketat dan mengelola arus kas secara disiplin. Implementasi seluruh program prioritas tersebut ditujukan untuk meningkatkan efisiensi operasional perusahaan. 

Upaya yang dilakukan oleh Semen Indonesia tersebut membuahkan hasil, yang ditunjukkan dengan beban pokok pendapatan 2020 mengalami penurunan yang lebih besar dibandingkan dengan penurunan pendapatan, sehingga mampu meningkatkan marjin Ebitda menjadi 25,80% dan menorehkan kenaikan laba bersih sebesar 16,73% menjadi Rp. 2,79 triliun dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp. 2,39 triliun.

Berdasarkan data yang berhasil di himpun, kondisi industri semen domestik saat ini sedang dalam kondisi over supply, dimana kapasitas produksi melebihi tingkat konsumsi. Kondisi ini juga berlaku bagi Semen Indonesia. Di saat kondisi over supply saat ini, perusahaan dapat membuat langkah-langkah strategis dengan melakukan ekspor ke negara lain. Ditambah adanya penurunan penjualan di pasar domestik, maka diperlukan inisiatif baru untuk menambah pangsa pasar dengan melakukan ekspansi ke negara lain. Hal ini sejalan dengan visi Semen Indonesia untuk Menjadi Perusahaan Penyedia Solusi Bahan Bangunan Terbesar di Regional. Terdapat 2 (dua) negara yang dapat menjadi tujuan ekspor Semen Indonesia yakni Brunei Darussalam dan Filipina, dengan mepertimbangkan kedua negara tersebut secara geografis berada di dekat Indonesia, dalam Kawasan Asia Tenggara yang memiliki prospek peningkatan pembangunan di negaranya. 

Merujuk pada O.C Ferrel, Geofrfrey A Hirt dan Linda Ferrel. 2020. “Business Foundations, A Changing World” bahwa tidak ada negara yang menjalankan bentuk murni sistem ekonomi komunisme, sosialisme, atau kapitalisme meskipun sebagian besar cenderung lebih memilih satu sistem ekonomi tertentu. Jadi sebagian besar negara tersebut menjalankan sistem ekonomi campuran. Bagaimana praktek sistem ekonomi di negara Filipina dan Brunei Darussalam? 



BRUNEI, NEGARA MONARKI DENGAN SISTEM EKONOMI LIBERAL


Background

Brunei Darussalam merupakan salah satu Negara yang terletak di Asia Tenggara, dan merupakan salah satu anggota dari ASEAN yang berbentuk Monarki absolute yang berpegang teguh pada ideologi Islam. Kepala Negara Brunei di pegang oleh seorang Raja. Disebabkan oleh pemerintahan mutlak Sultan, Brunei menjadi salah satu negara yang paling stabil dari segi politik di Asia. 

Sumber daya Negara Brunei sebagian besar berasal dari penjualan/ekspor minyak dan gas alam selama kurang lebih dalam 80 tahun terakhir ini, lebih dari 50% Produk domestic bruto berasal dari minyak bumi dan gas alam. Brunei memperlakukan pertanian, persawahan baru-baru ini untuk menghidupkan dan mengembangkan masyarakat yang masih dalam kategori cukup. Potensi dari hasil sumber daya alam dan pertanian tersebut jika dikelola dengan baik maka akan meningkatkan perekonomian negara tersebut. 

Dampak Covid-19 

Pandemi COVID-19 membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi dunia. Melalui Dana Moneter Internasional (IMF) memuat data berlabel Real GDP Growth (Pertumbuhan GDP atas harga berlaku) terkini. Secara umum, mayoritas pertumbuhan ekonomi negara-negara di dunia berada di ranah negatif, kecuali India (1,9%) dan negara berpopulasi kecil antara lain Brunei Darussalam (1,3%) dan Malawi (1%).


Hal ini didasari oleh berhasilnya Brunei dalam mengatasi Covid-19 dengan angka kematian hanya 3 dari 145 kasus, keberhasilan ini didasari oleh keputusan Sultan Brunei untuk melakukan lockdown sejak kasus pertama maret 2020 dan pada november 2020 tidak ada lagi mengenai Covid-19 hingga saat ini.

Post Covid-19

Untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi pasca Covid-19, Brunei akan meluncurkan proyek transmisi listrik tegangan tinggi dari Malaysia ke Brunei, dan membangun international airport serta peningkatan pada pembiayaan bank. Untuk sektor minyak bumi dan gas, Brunei berencana akan terus menarik investasi Tiongkok untuk mendorong diversifikasi ekonomi Brunei. Perusahaan Tiongkok telah mendorong diversifikasi ekonomi Brunei dan menetralisir dampak negatif ekonomi akibat pasar minyak yang lesu. Terdorong oleh investasi asing, Brunei mencapai pertumbuhan ekonomi yang positif selama tiga tahun berturut-turut dari 2017 hingga 2020.

Industri Semen Brunei

Pada saat ini Brunei hanya memiliki satu produsen semen yaitu Butra Heildeberh Cement dengan merk dagang Brunei Cement, kapasitas produksi 500,000 ton per tahun  dengan total konsumsi 450,000 pada tahun 2020 dan menguasi 73% market di Brunei. Saat ini produksi semen di Brunei dengan melakukan import clinker sebagai produk setengah jadi dari Jepang dan Malaysia total 128,000 ton per tahun. 

FILIPINA, KEKUATAN EKONOMI ASEAN YANG TERPUKUL PANDEMI COVID-19


Filipina merupakan salah satu negara dengan ekonomi yang sangat dinamis di wilayah Asia Pasifik. Filipina bersama dengan Vietnam dan Indonesia menjadi 3 negara penopang utama pertumbuhan ekonomi di regional ASEAN dengan pertumbuhan rata-rata berada pada kisaran 6%. Pada tahun 2019, Filipina menjadi negara dengan ekonomi terkuat nomor 3 di ASEAN dan nomor 36 di dunia.


Dengan menerapkan sistem ekonomi campuran, dimana kepemilikan usaha yang bervariasi dikombinasikan dengan rencana ekonomi tersentralisasi dan regulasi dari pemerintah, iklim usaha Filipina dapat dikatakan kondusif. Akan tetapi, tetap ada peran pemerintah dalam menjalankan iklim usaha, salah satunya pemerintah Filipina melarang adanya kepemilikan asing pada aktivitas dan sektor-sektor penting seperti kepemilikan tanah utilitas publik.

Dengan meningkatnya urbanisasi, pertumbuhan kelas menengah dan besarnya populasi kaum muda, menjadikan ekonomi Filipina disokong oleh tingkat konsumsi yang tinggi. Filipina dengan rerata tingkat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,4% antara tahun 2010-2019 dan 4,5% antara tahun 2000-2009 telah menjadikan negara ini dari negara Lower middle-income dengan pendapatan perkapita sebesar USD 3,485 pada tahun 2019, menjadi negara Upper middle-income dengan pendapatan perkapita USD 4,046- USD 12,535 dalam waktu dekat. Tingkat pertumbuhan ekonomi Filipina juga tercermin dari nilai PDB yang konsisten menunjukan tren kenaikan. Sektor Industri jasa saat ini menjadi sektor dengan penyerapan tenaga kerja terbesar yaitu 55,9%, kemudian diikuti sektor pertanian sebesar 26% dan Industri sebesar 18,1% pada tahun 2019.

DAMPAK PANDEMI COVID-19 PADA EKONOMI FILIPINA

Pandemi Covid-19 yang menginfeksi dunia, telah menyebabkan terjadinya penurunan ekonomi yang cukup dalam bagi negara-negara di dunia, tidak terkecuali dengan Filipina.Pada tahun 2020, ekonomi Filipina terpukul sangat keras. Badan Statistik Filipina, Kamis (28/1) merilis angka pertumbuhan ekonomi (PDB) pada 2020 sebesar -9,5%, kontras dengan angka pertumbuhan ekonomi pada 2019 sebesar 6,0%. Angka pertumbuhan ekonomi tersebut adalah yang terburuk diantara negara-negara Asia Tenggara (ASEAN).

POTENSI EKONOMI 2021 DAN PERDAGANGAN DENGAN INDONESIA


Hadirnya vaksin Covid-19 memberikan harapan baru untuk dunia. Vaksin dianggap sebagai game changer dan diharapkan dapat membuat kegiatan ekonomi tahun 2021 semakin bergairah, tidak terkecuali Filipina. World Bank memproyeksikan bahwa ekonomi Filipina akan rebound ke angka 5,9% pada tahun 2021 dan 6,1% pada tahun 2022. Proyeksi tersebut tentu menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk meningkatkan kerja sama perdagangan dengan Filipina.

Berdasarkan Phillipine Development Plan 2017-2022, pengembangan infrastruktur di Filipina merupakan salah satu program utama, dengan peningkatan road-based transportation system sebagai prioritas. Hal ini menjadi peluang besar bagi perusahaan Indonesia untuk melakukan ekspansi bisnis ke negara Filipina dengan produk-produk unggulannya, salah satunya adalah PT Semen Indonesia, (Persero) Tbk dengan produk semen unggulannya

Dengan kondisi tersebut, maka untuk meningkatkan penjualan Semen Indonesia, di tengah kondisi over supply saat ini, perusahaan dapat membuat langkah-langkah strategis dengan melakukan ekspor ke negara lain, salah satunya adalah Filipina.

Melakukan ekspor produk semen ke negara lain juga bukan merupakan hal yang mudah, karena harus bersaing dengan pemain-pemain besar di negara tujuan. Walaupun pemain pada industri semen tidak banyak, ikut bersaing dengan nama-nama besar seperti Cemex, CRH-Aboitiz, dan Holcim Phillipine bukanlah hal yang mudah, mengingat brand-brand tersebut telah memiliki posisi yang kuat dipasar domestik.

Menghadapi kondisi persaingan yang ketat di pasar Filipina, Semen Indonesia wajib untuk membuat strategi yang tepat. Satu keuntungan yang telah dimiliki adalah, produk Semen Indonesia dikecualikan dari pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) dari Otoritas Filipina.  Pembebasan bea masuk tersebut akan membuat harga semen RI lebih murah dibanding semen kiriman dari negara lain ke Filipina. Mengingat, beberapa negara lain seperti Jepang, China, Vietnam, Taiwan dan Thailand sudah terkena bea masuk ditengah gencarnya mengekspor semen ke Filipina.

Oleh karena itu, Filipina menjadi satu negara tujuan ekspor bagi Semen Indonesia. Langkah-langkah yang dapat diambil Semen Indonesia untuk melakukan ekspansi dan bersaing di pasar Filipina, yaitu:

  1. Melakukan kerja sama atau sinergi BUMN, antara lain dengan PT Wijaya Karya Tbk yang telah mendapatkan proyek senilai lebih dari Rp. 2 Triliun dan PT Inka (Persero) yang mendapatkan proyek MRT terbentang dari bagian utara ke selatan Filipina
  2. Membuat hub sebagai pintu gerbang pengiriman dari lokasi terdekat dengan Filipina, yaitu di Sulawesi Utara.
  3. Melakukan akuisisi produsen semen di Filipina, dan dikembangkan untuk mendukung ekspansi perusahaan di Filipina.
  4. Mengekspor clinker (bahan setengah jadi) sebagai bahan baku semen yang dapat diproduksi sesuai kebutuhan pasar di Filipina.


Artikel dibuat oleh Kung Fu Pandas :  

  1. Brian Paulus Hutama
  2. Iffan Arinanda
  3. Katarina Melia Indah Sari

Referensi :

  1. Ferrell, O.C, Hint, G.A & Ferell Linda. 2020. Business Foundations – A Changing World. 10th Edition, New York: McGraw-Hill.
  2. https://www.youtube.com/watch?v=PjCzlNXDvp4
  3. https://www.idntimes.com/news/indonesia/mob2112/59-tahun-berdiri-pabrik-semen-indonesia-tetap-kokoh-tak-tertandingi
  4. https://www.youtube.com/watch?v=F5mRgJqy0WI
  5. https://id.wikipedia.org/wiki/Semen_Indonesia
  6. http://semenindonesia.com/wp-content/uploads/2020/02/SR-SMI-2018.pdf
  7. https://www.idx.co.id/StaticData/NewsAndAnnouncement/ANNOUNCEMENTSTOCK/From_EREP/202005/42a3579d47_6805dd4ce8.pdf
  8. https://sig.id/id/2020/02/09/pendapatan-semen-indonesia-periode-januari-hingga-september-2019-naik-31/
  9. https://investasi.kontan.co.id/news/ini-kata-analis-soal-kenaikan-laba-semen-indonesia-smgr-meski-pendapatan-menurun
  10. https://market.bisnis.com/read/20210301/189/1362264/kinerja-semen-indonesia-smgr-moncer-intip-rekomendasi-mirae-asset-sekuritas-berikut
  11. https://market.bisnis.com/read/20210301/192/1362089/kebal-corona-laba-semen-indonesia-smgr-naik-dobel-digit
  12. https://market.bisnis.com/read/20210301/192/1362273/bos-semen-indonesia-smgr-strategi-efisiensi-dorong-pertumbuhan-laba-2020
  13. https://www.worldbank.org/en/country/philippines/overview#1
  14. https://www.macrotrends.net/countries/PHL/philippines/gdp-gross-domestic-product
  15. https://globaledge.msu.edu/countries/philippines#:~:text=The%20Philippines%20has%20a%20mixed,Southeast%20Asian%20Nations%20(ASEAN).
  16. https://www.worldatlas.com/articles/the-economy-of-philippines.html
  17. https://lokadata.id/artikel/ekonomi-filipina-2020-terburuk-di-asia-tenggara
  18. https://www.medcom.id/ekonomi/global/akWL5xXK-bank-dunia-pangkas-pertumbuhan-ekonomi-filipina
  19. https://manila2018.dof.gov.ph/wp-content/uploads/2018/01/5-Philippine-Development-Plan-2017-2022.pdf
  20. https://koran.tempo.co/read/ekonomi-dan-bisnis/448253/penjualan-semen-domestik-tertekan
  21. https://www.rappler.com/business/ramon-ang-eagle-cement-corporation-ipo-philippines
  22. https://tirto.id/produk-semen-asal-indonesia-bebas-bmtp-ke-filipina-ehuJ
  23. https://iap2.or.id/pemulihan-ekonomi-dari-dampak-pandemi-covid-19-dalam-kondisi-normal-baru-melalui-kemitraan-multi-pihak-bagian-2/
  24. https://www.antaranews.com/berita/1828556/sudah-17-hari-brunei-nihil-kasus-covid-19
  25. http://indonesian.cri.cn/20201019/fdd2fe29-a6a8-ed33-d185-3f44d9d5264f.html
  26. http://www.bruneicement.com
  27. https://wits.worldbank.org/trade/comtrade/en/country/BRN/year/2019/tradeflow/Imports/partner/ALL/product/252310
  28. https://santandertrade.com/en/portal/reach-business-counterparts/brunei-darussalam/economic-outline
  29. https://images.app.goo.gl/6gLq8b4pAzsCM9R27
  30. https://images.app.goo.gl/E1a8ASgYqZ7Jy2989

Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
1
Genius
Love Love
1
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
Melia

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format