Undercover Boss S1 E3: Sistem Manajemen ala Veteran, Joe DePinto, dalam Convenience Store Empire

Sebagai seorang mantan prajurit militer, Joe DePinto sang CEO 7-Eleven, menelisik seluk beluk operasional perusahaannya. Lantas, sudahkah ia mengetahui segalanya?


4
4 points

7 Eleven merupakan sebuah jaringan toko kelontong (convenience store) asal Amerika Serikat yang buka selama 24 jam, 7 hari seminggu, 365 hari setahun. 7 Eleven memiliki lebih dari 36.000 toko di penjuru dunia.  CEO 7 Eleven, Joseph DePinto, menyamar menjadi pegawai dan bekerja di front line untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di perusahaannya. Dia akan mencari tahu apa saja hal baik dan buruk yang terjadi, dan akan menemukan siapa pahlawan tanpa tanda jasa yang membuat perusahaannya tetap berjalan dengan baik. Joe menghabiskan waktu dengan terjun ke lapangan dengan tujuan dapat membuat perusahaan berjalan ke arah yang lebih baik.

Kisahnya menjadi undercover boss dimulai di salah satu cabang 7 Eleven di New York. Joe, menyamar sebagai karyawan pembuat kopi. Joe dibimbing oleh Dolores yang sudah bekerja selama 18 tahun di 7 Eleven dan dikenal sebagai sosok yang humble karena ramah dengan banyak orang. Dolores juga dikenal sebagai pendonor ke anak kecil. Bahkan, 2500 kopi yang terjual dalam sehari tampaknya bukan karena kopi yang memiliki cita rasa luar biasa, melainkan berkat adanya Dolores di toko.

Perjalanan selanjutnya, yaitu ke bagian operasional dari toko roti di Baltimore. Di sini, Joe diarahkan oleh Phil (Head of Trainees) yang sudah bekerja selama 8 tahun untuk belajar bagaimana “cepatnya” workflow di pabrik pembuatan roti. Malam harinya, Joe kembali ke cabang 7 Eleven di New York untuk melakukan shift malam dan mencari tahu mengapa banyak orang yang memilih bekerja di shift malam dan bagaimana cara membuat mereka agar tetap termotivasi. Joe dipandu oleh seorang pekerja shift malam bernama Waqas. Waqas yang sudah bekerja 4 tahun, memilih shift malam karena pada siang hari ia harus pergi kuliah. Di shift malam ini, Joe menemui permasalahan bahwa donat dan roti yang tidak laku terjual, terpaksa harus dibuang dan juga mendapati bahwa Waqas merasa tidak memiliki sebuah keuntungan bekerja di 7 Eleven untuk jangka panjang. 

Selanjutnya, Joe melanjutkan ke salah satu toko di Long Island, NY dan bertemu dengan Lorie. Disana ia mengetahui bahwa terdapat sistem yang tidak beroperasi dengan baik. Lorie bercerita ketika ada kerusakan lampu di toko dan sudah melaporkannya, perbaikannya akan memakan waktu 1 bulan kemudian. Yang terakhir, Joe pergi ke Dallas dan bertemu Igor seorang sopir pengantar barang. Igor melakukan pengantaran barang di malam hari, sehingga ia jarang bertemu dengan istrinya karena istrinya harus bekerja di siang hari. 

Dari perjalanannya selama menjadi undercover boss, Joe menyadari bahwa banyak orang yang berjasa di cabang-cabang 7 Eleven. Dan juga masih ada beberapa bagian yang perlu diperbaiki. Untuk mengapresiasi sosok-sosok tadi, Joe berterima kasih dengan membantu mereka seperti pemberian franchise, pengenalan ke agensi illustrator, dan peluncuran donor awareness program.

Critical Thinking

Masalah perusahaan dan kinerja karyawan yg tidak diketahui oleh Joe DePinto

Melalui program undercover boss, Joe DePinto memiliki kesempatan untuk menyamar sebagai ‘Danny’ dan bekerja selama seminggu di 5 cabang 7-Eleven dengan departemen yang berbeda. Selama penyamaran tersebut, Joe memiliki kesempatan untuk menilai secara langsung bagaimana kinerja karyawan dan  permasalahan apa saja yang dihadapi oleh 7-Eleven maupun karyawannya. Berikut adalah hasil penilaian yang dilakukan oleh Joe DePinto:

  1. 1 Delores, Coffee Maker 7-Eleven di New York

    Joe melakukan pekerjaan pertamanya sebagai ‘Danny’ di toko 7-Eleven yang ada di New York. Joe ingin mempelajari apa yang dilakukan oleh karyawan toko tersebut sehingga dapat menjadi toko dengan penjualan kopi terbanyak, yaitu menjual lebih dari 2.500 cangkir kopi setiap harinya. Dalam penyamaran ini, Joe bertemu dengan  Delores, seorang Coffee maker di toko tersebut. Delores merupakan seseorang yang sangat ramah, bahkan ia mengenal dan akrab dengan pelanggan dan karyawan lainnya. Joe mencoba untuk mengetahui lebih banyak mengenai Delores dengan bertanya-tanya kepada pelanggan yang akrab dengan Delores. Joe menemukan fakta bahwa ternyata Delores harus cuci darah dua kali seminggu dan sedang menunggu donor ginjal. Sontak fakta tersebut mengejutkan Joe, karena Joe melihat bahwa Delores merupakan seseorang yang memiliki energi positif dan selalu ceria. Melihat hal ini, Joe menyadari bahwa penyebab larisnya kopi bukan karena rasa kopi yang enak, melainkan karena kehadiran Delores disana.

  2. 2 Phil, Kepala Pelatihan Pekerja Baru

    Selain memiliki toko, 7-Eleven juga memiliki pabrik pembuat kue yang besar. Joe kemudian melanjutkan penyamarannya dan menjadi pegawai bakery line. Selama penyamaran ini, Joe bertemu dan dibimbing oleh Phil, seorang Kepala Pelatihan Pekerja Baru pada pabrik tersebut. Joe merasa bahwa Phil merupakan seorang pria yang lucu, pekerja keras, dan  memiliki pendekatan pelatihan yang luar biasa.

  3. 3 Waqas, Pegawai Toko (Shift Malam)

    Joe melanjutkan penyamarannya dengan mencoba untuk bekerja pada shift malam di toko yang ada di New York. Joe ingin mengetahui alasan dan motivasi karyawan mengapa mereka  memilih untuk bekerja pada shift malam. Selama bekerja, Joe menemui fakta yang mengejutkan bahwa ternyata setiap malam ada sisa makanan/kue yang tidak terjual, sehingga harus dibuang ditempat sampah. Joe tidak menyukai hal tersebut. Menurut Joe, 7-Eleven telah memiliki rencana amal untuk berbagi makanan setiap harinya. Menurut Joe ini lebih baik daripada harus membuang-buang makanan. Akan tetapi, program ini memang belum digunakan di beberapa toko, sehingga Joe merasa bahwa hal ini perlu untuk diperbaiki.

    Joe juga menemukan fakta yang benar-benar menyakitkan, yaitu fakta bahwa Waqas tidak percaya bahwa dia memiliki peluang dengan 7-Eleven. Joe merasa bahwa orang-orang hebat membuat perusahaan hebat dan orang tersebut tidak bisa membiarkan karyawan menganggap pekerjaan mereka buntu.

  4. 4 Lori, Manajer di 7-Eleven

    Joe kemudian mengunjungi toko 7-Eleven lainnya. Toko ini merupakan salah satu toko dengan gross income tertinggi. Toko ini beroperasi secara independen, sehingga Joe ingin mengetahui bagaimana cara berkomunikasi dari pusat dukungan toko ke toko ini di Dallas. Selama bekerja, Joe menemukan 4 lampu di dalam toko dan lampu pengaman yang padam. Joe kemudian mencoba untuk membantu petugas pemeliharaan untuk memperbaiki lampu. Akan tetapi, Joe kembali menemukan masalah lain. Ternyata, waktu pemeliharaan harus diurutkan berdasarkan prioritas, misalnya P-1 adalah prioritas tertinggi dan P-5 adalah prioritas terendah. Perbaikan lampu termasuk P-5, yang berarti perbaikan bulanan selama 30 hari kedepan. Artinya, lampu tersebut tidak dapat segera diperbaiki.

  5. 5 Igor, Supir Truk Pengiriman

    Pada penyamaran terakhir, Joe kembali ke Dallas. Joe kemudian bertemu dengan Igor, seorang supir truk dari Kazakhstan, yang mengangkut barang ke toko. Pada penyamaran kali ini, Joe memilih untuk training bersama Igor. Menurut Joe, Igor merupakan seseorang yang sangat energik, antusias, positif, luar biasa, dan baik. Joe merasa bahwa perusahaan membutuhkan orang seperti Igor untuk bekerja didalamnya.

Analytical Thinking

Konsep Teori Kepemimpinan Menurut Benefiel Fry dan Geigle (2017)

Menurut Benefiel Fry dan Geigle, teori kepemimpinan spiritual sengaja dikembangkan dan difokuskan pada lingkup spiritual agar dapat diterapkan baik dalam organisasi keagamaan maupun non agama. Selain itu, kepemimpinan dengan basis spiritual ini juga menjadi dasar fundamental untuk menciptakan keselarasan antara visi dan misi organisasi yang bersangkutan dan individu sebagai anggota organisasi. Konsep dari teori kepemimpinan spiritual ini dapat dilihat pada figure 1.

Figure 1. Model of Spiritual Leadership

Konsep Teori Kepemimpinan Menurut Worthington (2016)

Berbeda dengan Benefiel Fry dan Geigle, teori kepemimpinan spiritual tidak bertumpu pada kebutuhan spiritual pempimpin ataupun keselarasaan antara spiritual dan kebutuhan organisasi. Worthington lebih menekankan pada konsep spiritual yang diwujudkan dalam agama adalah ranah pribadi. Selain itu, konsep yang dipaparkan oleh Worthington berfokus pada inklusivitas dari agama itu sendiri (menerima kaum LGBTQ+ dan kesetaraan gender).

Analisis Kepemimpinan Joe DePinto Terhadap Teori Kepemimpinan Benefiel Fry dan Geigle (2017) dan Worthington (2016)

Berdasarkan kasus 7-Eleven diatas, Joe DePinto lebih condong ke arah teori kepemimpinan menurut Benefiel Fry dan Geigle. Hal ini dikarenakan teori kepemimpinan menurut Benefiel Fry dan Geigle adalah kepemimpinan yang berbasis spiritual dan yang dilakukan oleh Joe DePinto memiliki basis spiritual kepemimpinan Islami. Tindakan Joe DePinto dalam misi undercover-nya yang sesuai dengan kepemimpinan Islami dapat dirincikan sebagai berikut:

  1. 1 Berusaha untuk memperbaiki kondisi perusahaannya.

    Joe DePinto melakukan misi undercover ini bertujuan untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di lini bawah perusahaannya. Posisinya sebagai CEO sering kali hanya menerima laporan singkat dalam bentuk cetakan kertas. Hal ini sering kali tidak mencakup keseluruhan yang terjadi di lini bawah. Tindakan Joe DePinto ini sesuai dengan salah satu hadist islam yaitu,

    إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ وَمَا لَهُم مِّن دُونِهِ مِن وَالٍ

    “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, sebelum kaum itu sendiri mengubah apa yang ada pada diri mereka. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” (QS. Ar-Ra’d/13: 11)

    Joe DePinto sebagai CEO tidak pasrah begitu saja ketika menerima laporan. Ia berusaha untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di lini bawah perusahaannya; ia mengambil misi undercover untuk mengetahui dengan betul apa yang terjadi di lini bawah.

  2. 2 Bermanfaat bagi orang lain.

    Tindakan Joe DePinto itu memberikan manfaat bagi orang lain terutama karyawannya dari perusahaannya sendiri. Dalam misi undercover tersebut, Joe DePinto mengetahui hal-hal apa saja yang dirasakan oleh karyawan. Hal-hal tersebut mencakup bagaimana kepuasan karyawan terhadap pekerjaannya hingga apa yang karyawan itu ekspektasikan dalam pekerjaannya. Joe DePinto pun menyadari kekurangan dari perusahaannya dan ia mencoba untuk memperbaiki perusahaannya agar dapat bermanfaat bagi lebih banyak orang. Tindakan Joe DePinto ini sesuai dengan hadist,

    خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ

    “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289).

  3. 3 Berperilaku jujur.

    Misi undercover yang Joe DePinto lakukan memang terkesan membohongi orang-orang yang secara tidak langsung terlibat dalam misi itu. Hal ini disebabkan Joe DePinto menggunakan identitas samaran (Danny) agar bisa menjadi bagian dari pekerja lini bawah. Ia menjadi karyawan di sana dan berteman dengan sesama karyawan lain agar bisa mengetahui dengan pasti apa yang terjadi di sana.

    Namun, di akhir acara, Joe DePinto memanggil karyawan yang bersangkutan dan memberikan kebenarannya; ia membuka kedoknya dan mengakui bahwa ia adalah CEO dari perusahaannya. Tindakan Joe DePinto ini mengakhiri kebohongannya dan tindakannya sesuai dengan hadits,

    قَالَ اللَّهُ هَٰذَا يَوْمُ يَنْفَعُ الصَّادِقِينَ صِدْقُهُمْ ۚ لَهُمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۚ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

    Inilah saat orang yang benar memperoleh manfaat dari kebenarannya. Mereka memperoleh surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allâh ridha kepada kepada mereka dan mereka pun ridha kepada-Nya. Itulah kemenangan yang agung  [QS. Al-Mâidah/5:119]

Solusi

Dalam memastikan kegiatan operasional bisnis dapat berjalan lancar dan sesuai dengan target perusahaan, seluruh elemen di setiap lini perusahaan memiliki tanggung jawab yang sama. Joe DePinto sebagai CEO 7-Eleven melakukan kegiatan yang sangat menarik untuk mengetahui lebih dalam bagaimana perusahaannya berkembang.

Joe DePinto dalam kegiatan undercovernya menjadi inspirasi yang besar dimana dia dapat menerapkan kepemimpinan yang bertanggung jawab dengan selalu melakukan penyempurnaan dalam perusahaannya dan menebarkan kebermanfaatan bagi pegawai-pegawainya. Dan kegiatan ini sesuai dengan sebuah hadits: 

Dari Abu Dzar RA berkata, ”Aku bertanya,” Wahai Rasulullah SAW, maukah engkau mengangkatku memegang satu jabatan?” kemudian Rasulullah SAW menepuk bahuku dengan tangannya sambil bersabda:

”Wahai Abu Dzar, sesungguhnya engkau ini lemah dan sesungguhnya itu (jabatan) adalah amanah. Dan, sesungguhnya ia pada hari kiamat menjadi kesengsaraan dan penyesalan, kecuali yang mengambilnya dengan haqnya dan menyempurnakan apa yang menjadi wajib ke atasnya dan di atas jabatan itu.”

Joe adalah seorang pemimpin yang memikul amanah besar dan juga memahami bagaimana dia harus membawa amanahnya itu menuju kemajuan perusahaan namun juga memperhatikan bawahan dan perilaku perusahaannya. Selain itu dengan kegiatan undercovernya, Joe menurunkan egonya untuk dapat bergaul dengan pegawainya dengan harapan mendapat masukan yang lebih jujur bagi perusahaannya dan juga menghindari perilaku zalim kepada pegawainya di masa depan. Dalam islam, seorang pemimpin memang harus mengerti bahwa ketika mengemban amanah jangan pernah berperilaku zalim. Dalam hal ini, Rasulullah SAW bersabda:

”Apabila seorang hamba (manusia) yang diberikan kekuasaan rakyat mati, sedangkan di hari matinya ia telah mengkhianati rakyatnya, maka Allah SWT mengharamkan surga kepadanya.” (muttafaqun ’laih)

Dan pada akhirnya, konsep pemimpin yang dijalankan Joe DePinto adalah konsep pemimpin yang dapat mengurangi kezaliman di dalam perusahaan dan memegang teguh amanah. Dengan memegang teguh amanah maka perusahaan dapat terus berkembang secara keseluruhan tidak hanya secara nama perusahaan namun kesejahteraan pegawainya juga akan terus meningkat.

Referensi

bin Abdul Qadir Jawaz, Z., 2021. [online] Available at: <https://almanhaj.or.id/12601-berkata-benar-jujur-dan-jangan-dusta-bohong-2.html> [Accessed 7 March 2021].

kumparan. 2021. Ayo Jadi Manusia Yang Bermanfaat Untuk Manusia Lain. [online] Available at: <https://kumparan.com/hijab-lifestyle/ayo-jadi-manusia-yang-bermanfaat-untuk-manusia-lain-1539881223227596883#:~:text=%E2%80%9CSebaik%2Dbaik%20manusia%20adalah%20yang,Jami'%20no%3A3289)&text=Karena%20sesungguhnya%20ketika%20kita%20berbuat,manfaatnya%20akan%20kembali%20kepada%20kita%20> [Accessed 7 March 2021].

Mediaumat.news. 2021. Sesungguhnya Allah Tidak Akan Mengubah Keadaan Suatu Kaum, Sebelum Kaum Itu Sendiri Mengubah Apa Yang Ada Pada Diri Mereka. [online] Available at: <https://mediaumat.news/sesungguhnya-allah-tidak-akan-mengubah-keadaan-suatu-kaum-sebelum-kaum-itu-sendiri-mengubah-apa-yang-ada-pada-diri-mereka/> [Accessed 7 March 2021].


Penulis:

Afifah Rochmana Haris

Nastiti Nugraheni

Wildheno Hanif Ircan

Aliza Zahra Noor Adiningtyas

Reza Noor Falaq

Sovia Ramadani


Like it? Share with your friends!

4
4 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format