Model Kepemimpinan Lowell Hawthorne dalam “Undercover Boss : Golden Krust”

Artikel berikut membahas mengenai analisis model kepemimpinan Lowell Hawthorne di serial film "Undercover Boss : Golden Krust" dalam perspektif Islam.


1
1 point

Cheap labour doesn’t come with skill, and skilled labour isn’t cheap.

  1. 1 Sinopsis


    Seorang Presiden dan CEO dari perusahaan Golden Krust Caribbean Bakery & Grill, Lowell Hawthorne, melakukan penyamaran di restaurant milik keluarganya. Golden Krust merupakan perusahaan yang bergerak menjadi distributor produk makanan ke pengecer, sekolah, bahkan penjara. Selain dipandang karena anggapan tentang Golden Krust yang merupakan bisnis terkemuka di Amerika Serikat, mereka bertahan menjadi satu-satunya perusahaan yang membuat dan mendistribusikan sembilan jenis roti bergaya Jamaika. Undercover Boss edisi Golden Krust membahas tentang bagaimana sosok Lowell Hawthorne mengetahui keadaan para karyawannya ketika bekerja. Pada akhir film menjelaskan bagaimana sikap dan cara Lowell Hawthorne mengapresiasi kinerja para karyawan.

  2. 2 Identifikasi Masalah

    Dalam serial film ini Lowell Hawthorne melakukan penyamaran sebagai Mark untuk meninjau empat pekerjaan di toko Golden Krust Caribbean Bakery & Grill di berbagai kota di Amerika Serikat. Pertama Mark menjadi kasir di Brooklyn, New York, yang dikenal sebagai salah satu toko terkenal yang meraup keuntungan kurang lebih 1,2 juta dollars/tahun. Disana Mark bertemu dengan Jerger sebagai kasir senior di toko tersebut. Jerger membimbing Mark dengan telaten dan sabar. Ketika terjadi penumpukan konsumen karena Mark terlalu lamban dalam melayani konsumen, Jerger selalu mengingatkan Mark untuk selalu memperhatikan antrian. Dilihat dari kinerjanya tersebut, Mark menyadari bahwa dibalik kesuksesan Golden Krust di Brooklyn ini salah satunya berkat kinerja Jerger yang ramah, cepat, teliti, dan yang terpenting Jerger selalu memperhatikan dan mengerti keinginan konsumennya. Sayangnya Jerger tidak berniat untuk bekerja dalam jangka waktu yang lama di toko ini. Jerger ingin menjadi perawat seperti yang diinginkan anak perempuannya dan memenuhi kebutuhan mereka. Setelah mendengar itu semua, Mark merasa kecewa tetapi dia akan berusaha untuk mempertahankan Jerger sebagai bagian dari Golden Krust.

    Selanjutnya Mark menjadi chef di Fort Lauderdale, Florida, sebuah toko yang baru berdiri selama empat bulan dan diharapkan terus melakukan expansi dalam waktu dua tahun kedepan. Disana Mark bertemu dengan Odean sebagai Head Chef di toko tersebut. Odean adalah seorang chef yang sangat profesional dan memiliki skill yang tinggi. Mark mempelajari beberapa skill memotong darinya. Selain itu Odean juga memiliki kepribadian yang ramah. Namun terdapat permasalahan yang hampir sama seperti Jerger, Odean memiliki cita-cita untuk membangun restaurant sendiri dimana secara tidak langsung Odean akan meninggalkan pekerjaannya sebagai Head Chef di Golden Krust. Mark menyadari bahwa cita-cita Odean sama persis dengan dirinya dahulu ketika pertama kali menginjak di Amerika Serikat. Oleh karena itu Mark memiliki niatan untuk membantu Odean mencapai cita-citanya tersebut.

    Kemudian Mark menjadi operator forklift di bagian distribution center di Bronx, New York. Disana Mark bertemu dengan Mike sebagai senior operator forklift. Mark tidak menguasai dalam bidang ini, beberapa kali dirinya menabrak barang-barang, merusak packing produk, dan menjatuhkannya. Hingga ada satu momen ketika Mark terbongkar penyamarannya oleh salah satu karyawan. Hal tersebut menyadarkan Mike bahwa Mark adalah CEO dari perusahaannya, Golden Krust yang bernama Lowell Hawthorne. Karena penyamaran Mark sudah terbongkar, dia meminta Mike untuk menceritakan permasalahan yang ada di distribution center. Permasalahan yang pertama adalah perusahaan kurang memperhatikan lingkungan/fasilitas kerja. Misalnya yang terjadi disana terdapat kebocoran pipa saluran air yang sudah lama tidak diperbaiki sehingga muncul iceberg. Permasalahan kedua adalah perusahaan kurang memperhatikan kesejahteraan pekerja. Mike mengungkapkan bahwa upah yang diberikan selama ini sebesar 15 dollars/jam kurang sesuai dengan apa yang diberikan pekerja kepada perusahaan.

    Terakhir Mark kembali menjadi chef di Queens, New York. Disana Mark bertemu dengan Durrant sebagai Head Chef di toko tersebut. Sama halnya dengan Odean, Durrant adalah orang yang sangat profesional dan tentu saja memiliki skill yang tinggi. Akan tetapi berbeda dengan Odean, Durrant memiliki kepribadian yang lebih tegas. Setelah melihat bagaimana cara bekerja Durrant, Mark menyadari bahwa setiap step by step/cara memasak Durrant tidak sistematis, dengan kata lain tidak menggunakan resep/manual. Artinya bahwa setiap cabang Golden Krust memiliki cita rasa dan konsistensi yang berbeda-beda sehingga mengakibatkan beberapa franchise Golden Krust memiliki citra yang buruk. Dikarenakan kualitas makanan yang tidak sesuai standar dan tidak konsisten. Hal tersebut tentu saja sangat mengejutkan Mark dimana dirinya telah menginvestasikan ribuan dollars untuk menciptakan resep dari Golden Krust untuk diberikan kepada para chef. Akan tetapi kenyataannya mereka tidak mendapatkan resep tersebut. Dengan hal ini Durrant menunjukkan kepada Mark bahwa dia sangat peduli dengan keberlangsungan franchise Golden Krust dan menyadarkan Mark untuk memperbaiki kesalahan sistem semacam ini.

  3. 3 Model Kepemimpinan

    Dalam serial ini, Lowell Hawthorne menyamar sebagai Mark pada restaurant keluarganya,  Golden Krust Caribbean Bakery & Grill. Pada saat penyamaran tersebut, Lowell Hawthorne mengetahui keadaan para karyawan disana khususnya Jerger, Odean, Mike, dan Durrant. Selain karakteristik masing-masing karyawannya tersebut, Lowell menemukan berbagai permasalahan yang dihadapi para karyawannya di saat bekerja di Golden Krust. Lowell juga menunjukkan sikap mengapresiasi karyawannya.

  4. 4 Analisis Menurut Islam

    Umat terbaik dan pilihan dalam islam biasa disebut dengan “Khairu Ummat”. Syarat yang harus dimiliki antara lain:

    1.      Adil dan bertaqwa baik secara individual atau sosial

    2.      Berpengetahuan luas dan cerdas dalam menyikapi suatu hal

    3.      Membangun dan menjaga jalinan silaturahmi

    4.      Selalu melakukan amar ma’ruf dan nahi munkar.

    Q.S Ali Imran 3: 110

    كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ ۗ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ ۚ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ

    “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.”

    Al-Imamu Khodimul Ummah merupakan satu konsep diamana seorang pemimpin yang baik adalah pemimpin yang berorientasi pada pelayanan terhadap yang dipimpinnya. Konsep ini tercermin dari sikap Hawthorne, selaku presiden dan CEO Golden Krust Caribbean Bakery & Grill. Dimana value yang dituju sebuah perusahaan bukan semata hanya pada profit melainkan pada kesejahteraan pegawainya dan benefit yang diterima oleh konsumen melalui pemberian pelayanan yang terbaik. Lowell Hawthorne tidak segan untuk memperbaiki sebuah sistem jika memang memberatkan pegawainya. Mengapresiasi kerja keras seseorang dan positive vibes yang disebarkan di lingkungan kerja. Membangun orang-orang di sekitarnya dengan sikap yang disiplin, karena keberhasilan sebuah organisasi sangat tergantung pada potensi sumber daya manusia dalam organisasi tersebut.

  5. 5 Solusi

    Dalam pandangan Islam, setiap pekerjaan manusia adalah mulia. Pemimpin merupakan suatu tugas mulia, lantaran tugasnya antara lain memenuhi kebutuhan seluruh anggota masyarakat (para tenaga maupun para konsumen) akan barang dan atau jasa untuk kepentingan hidup dan kehidupannya. Melihat permasalahan yang ada di  Golden Krust Caribbean Bakery & Grill, Lowell Hawthorne harus lebih memperhatikan kembali para pekerjanya sebagaimana sabda Nabi Muhammad “Pemimpin suatu kelompok adalah pelayan kelompok tersebut.” Hisham Yahya Altalib (1991 : 55) Oleh sebab itu, pemimpin hendaklah ia melayani dan bukan dilayani, serta menolong orang lain untuk maju. Berdasarkan masukan dari Mike, Lowell Hawthorne harus mempertimbangkan kembali mengenai upah yang diberikan kepada karyawannya karena untuk mendapatkan tenaga kerja yang ideal untuk menangani suatu pekerjaan harus ada timbal balik yang sepadan untuk tenaga kerja tersebut.

    Di sisi lain terdapat  adanya perbedaan penggunaan resep di setiap restorannya, Lowell Hawthorne harus bersikap lebih tegas dalam memberikan tugas kepada kepada Head Chefnya untuk menggunakan best recipe yang dimiliki Golden Krust itu sendiri. Sebagaimana ayat yang ada di dalam Al-Qur’an:

    Q.S. Ar-Ra’d : 11

    إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ وَمَا لَهُم مِّن دُونِهِ مِن وَالٍ

    “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, sebelum kaum itu sendiri mengubah apa yang ada pada diri mereka. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” 

    Sebagai CEO Golden Krust, Lowell Hawthorne harus memastikan bahwa produk yang dihasilkan merupakan produk yang paling baik untuk konsumennya.

  6. 6 Kesimpulan

    Dalam serial film ini, Lowell Hawthorne melakukan penyamaran untuk melihat keadaan sebenarnya di restoran milik keluarganya. Lowell merupakan seorang pemimpin dimana seharusnya memikul tanggung jawab untuk kemajuan perusahaan serta kesejahteraan pegawai. Dalam pandangan islam, pemimpin perlu memenuhi kebutuhan dari setiap anggotanya dan mendorong anggota untuk maju bersama perusahaan. Selain itu sebagai CEO Golden Krust Caribbean Bakery & Grill, Lowell harus memastikan bahwa produk yang diberikan kepada konsumen adalah yang terbaik. Pada akhirnya, Lowell mendapatkan pelajaran dan memperbaiki kesalahan yang ada di dalam perusahaannya.

Referensi

Penulis

  • Alfina Fara D.
  • Fathan Muhammad
  • Ummu Inayah M.
  • Indra Bagus K.
  • Roro Ayu Kusumadevi
  • Wina Pratita

Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
Indrabagusk

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format