Bagaimana Kancah Sampoerna di Luar Negeri Saat Ini?

By Tiger Commandos


1
1 point

Sebagai peringkat kelima sebagai negara penghasil rokok terbesar di dunia, Indonesia memiliki banyak perusahaan produsen rokok. Diantaranya PT HM Sampoerna Tbk, PT Gudang Garam Tbk, PT Djarum, PT Wismilak, dan banyak perusahaan lainnya. PT HM Sampoerna merupakan salah satu perusahaan terbesar yang memproduksi rokok di Indonesia. Bagaimana kabar perusahaan ini sekarang?

Gambar 1. Peta Penghasil Rokok Terbesar di Dunia

Sumber: validnews.id

Sejarah PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (“Sampoerna”) tidak terpisahkan dari sejarah keluarga Sampoerna. Berkantor pusat di Surabaya dengan kantor perwakilan di Jakarta, Sampoerna memproduksi rokok di 6 (enam) fasilitas produksi (pabrik) diantaranya pabrik Sigaret Kretek Mesin di Pasuruan dan Karawang, serta Sigaret Kretek Tangan di Surabaya, Malang, dan Probolinggo. Saat ini HM Sampoerna telah menjadi bagian penting dari industri tembakau Indonesia selama lebih dari seratus tahun sejak berdiri tahun 1913, dengan memproduksi dan menjual produk Sigaret Kretek Tangan (SKT) dengan merek Djie Sam Soe sebagai produk legendaris dan dikenal dengan “Raja Kretek”. Sampoerna adalah pencetus kategori Sigaret Kretek Mesin Kadar Rendah (SKM LT) di Indonesia dengan memperkenalkan produk Sampoerna.

Gambar 2. Perusahaan Produsen Rokok di Indonesia

Sumber: validnews.id

Pada tanggal 15 Agustus 1990, HM Sampoerna menjadi perusahaan publik dengan kode saham HMSP. Melihat keberhasilan usahanya, pada tahun 2005 Sampoerna menarik perhatian Philip Morris International Inc.(PMI). perusahaan rokok internasional terkemuka dengan merek global Marlboro. Ketertarikan tersebut kemudian membuat PT Philip Morris Indonesia (PMID) yang merupakan anak perusahaan PMI mengakuisisi mayoritas saham Sampoerna. Ruang lingkup kegiatan Sampoerna meliputi, antara lain manufaktur, perdagangan dan distribusi rokok termasuk juga mendistribusikan Marlboro merek rokok internasional terkemuka yang diproduksi oleh PMID.

Dalam praktek global seperti sekarang ini, HM Sampoerna memiliki tim manajemen yang berpengalaman dan didukung oleh lebih dari 23.000 karyawan tetap yang tersebar di perusahaan dan anak perusahaan. Selain itu, Sampoerna juga bekerja sama dengan 38 Mitra Produksi Sigaret (“MPS”) yang pabriknya tersebar di pulau Jawa dan secara bersama-sama mempekerjakan sekitar 37.700 orang dalam memproduksi produk-produk Sigaret Kretek Tangan (“SKT”). Sampoerna menjual dan mendistribusikan rokok melalui 112 lokasi kantor cabang zona, kantor penjualan dan pusat distribusi di seluruh pelosok Indonesia.

Gambar 3. Ruang Produksi Rokok

Dalam meningkatkan kinerja penjualan rokok, HMSP tidak hanya berharap dari dalam negeri tapi HMSP mencoba peruntungan pasar ekspor. Sampai tahun 2016, HMSP telah mengekspor ke-43 negara di seluruh dunia, termasuk menyasar ke Eropa dan Asia. Sepanjang enam bulan pertama tahun 2016, ekspor Sampoerna tercatat senilai Rp 246,01 miliar atau turun 13% dibandingkan periode sama tahun 2015 yang mencetak nilai ekspor Rp 279,29 miliar. Kontribusi ekspor HM Sampoerna tersebut terbilang mini, hanya 0,52% dari total penjualan rokok yang mencapai Rp 47,34 triliun di semester pertama 2016.

Untuk kawasan Asia Tenggara, Kamboja merupakan pangsa pasar ekspor terbesar bagi Indonesia dengan volume penjualan sebesar 46,97% dari total ekspor pada tahun 2019, atau mencapai nilai US$281,74. Dan posisi kedua ada di negara Malaysia dengan volume penjualan sebesar 13,39% dari total ekspor. Untuk itu, PT HM Sampoerna terus meningkatkan penjualannya ke luar negeri. Pada tahun 2019, perusahaan melakukan ekspor perdana ke Jepang dan Korea Selatan, sehingga total negara tujuan ekspor menjadi sebanyak 45 negara.

Terkait proyeksi penjualan sampai akhir tahun ini, Paul memperkirakan, terjadi penurunan penjualan sebesar 1% sampai 2%. Demi mendukung ekspor, Sampoerna akan melakukan perawatan mesin pabriknya.

Selama lebih dari 10 tahun, Sampoerna memimpin pasar rokok Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 32,2% pada tahun 2019. Produk Utama dalam Sampoerna A adalah merek terdepan di pasar rokok Indonesia. Sampoerna juga memproduksi sejumlah kelompok merek rokok kretek yang telah dikenal luas termasuk Marlboro Filter Black, Sampoerna U, Philip Morris Bold dan Sampoerna kretek. 

Gambar 4. Produk-produk Sampoerna

Konsumsi Rokok di Vietnam

Selain dengan melakukan export produknya, PT HM Sampoerna juga membentuk usaha bersama dengan perusahaan sesama Group Philip Morris, yaitu Vietnam National Tobacco Corporation dengan membentuk perusahaan baru bernama Vinataba - Philip Morris Limited dengan kepemilikan PT HM Sampoerna sebesar 49%. Langkah yang diambil oleh PT HM Sampoerna ini merupakan salah satu cara untuk masuk ke dalam perdagangan internasional, yaitu dengan cara joint venture, yaitu bergabung dengan perusahaan negara tujuan dagang, untuk berbagi biaya produksi dan pemasaran (Ferrell, dkk., 2020).

Gambar 5. Struktur Perusahaan PT HM Sampoerna

Sumber: Laporan Tahunan PT HM Sampoerna

Pandemi covid-19 telah menyerang hampir seluruh sektor industri, tidak terkecuali industri rokok di Indonesia. Asisten Deputi Pengembangan Industri Kemenko Perekonomian, Atong Soekirman mengatakan, selama periode pandemi covid-19, ekspor rokok mencatatkan penurunan. Pertumbuhan ekspor tembakau olahan secara tahunan pada kuartal-III/2020 mencatatkan penurunan mencapai minus 26,3 persen. Disamping itu, Ditjen Bea Cukai juga mencatat ada tren penurunan produksi rokok. Terdapat penurunan produksi rokok sebesar 10,2% dibandingkan tahun 2019. Pada tahun 2019 total produksi rokok sebesar 317,67 miliar batang, sedangkan pada tahun 2020 hanya 285,38 miliar batang.

Penurunan produksi rokok secara keseluruhan juga terlihat dari penurunan volume penjualan PT HM Sampoerna di tahun 2020. Hingga kuartal III tahun 2020, penjualan bersih yang tercatat sebesar Rp 67,78 triliun, menurun 12,55% jika dibandingkan dengan posisi kuartal III tahun 2019. Hal ini juga beriringan dengan penurunan laba bersih per kuartal III tahun 2020 menjadi 6,91 triliun. Dikutip dari idx channel, laman bloomberg mengestimasi pendapatan PT HM Sampoerna tahun 2020 sebesar 94,915 triliun dan laba bersih diproyeksikan sebesar Rp9,55 triliun. Estimasi tersebut lebih rendah dari capaian pendapatan dan laba perusahaan di tahun 2019, yaitu sebesar Rp106,05 triliun dan Rp13,72 triliun. Presiden Direktur HM Sampoerna, Mindaugas Trumpaitis menyampaikan penurunan pendapatan dan laba tersebut terjadi karena pelemahan ekonomi dan menurunnya daya beli konsumen. Menurut beliau, masa pandemi ini merupakan tahun yang berat bagi perusahaan.

Selain itu, penurunan produksi rokok di masa pandemi covid-19 juga dikarenakan kebijakan PT HM Sampoerna untuk menghentikan sementara kegiatan produksi di 2 pabrik yang berlokasi di Surabaya. Akibatnya, perusahaan merumahkan 7.894 karyawannya pada Maret 2020 lalu untuk jangka waktu 1-3 bulan. Pada bulan Juni 2020, pabrik mulai beroperasi kembali secara bertahap. Namun begitu, perusahaan mengklaim tidak mengalami kesulitan dalam pemenuhan kewajiban keuangan jangka pendek dan tidak ada pemangkasan terhadap gaji karyawan.

Analisis penurunan penjualan dan produksi PT HM Sampoerna di masa pandemi juga tercermin pada usaha patungan (joint venture) bersama Perusahaan di Vietnam, dengan uraian sebagai berikut:

Tabel 1. Problem Analisis

Manajemen PT HM. Sampoerna Tbk menyatakan bahwa Covid-19 dan adanya kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang diterapkan oleh pemerintah di seluruh dunia telah memberikan dampak negatif ekonomi, yaitu penurunan daya beli masyarakat dan perubahan prioritas belanja oleh konsumen. Efeknya adalah penurunan volume penjualan rokok dan perubahan preferensi rokok oleh konsumen ke produk - produk yang lebih terjangkau oleh konsumen. 

Menurut manajemen PT HM. Sampoerna Tbk, Pandemi Covid-19 telah menyebabkan gangguan pada kegiatan operasional perusahaan. Kegiatan yang terganggu antara lain adalah kegiatan manufaktur, periklanan dan promosi, serta pengadaan barang, yang menyebabkan dampak negatif terhadap kinerja perusahaan. Manajemen HMSP telah mengambil kebijakan bisnis mereka yang sesuai dengan kebijakan pemerintah, yang bertujuan untuk mengurangi dampak pandemi terhadap operasional dan kinerja bisnis perusahaan dengan mementingkan keselamatan dan kesejahteraan karyawan.

Laporan Keuangan PT HM. Sampoerna Tbk. Sept 2020 dibandingkan dengan Sept. 2019

Hasilnya, penjualan per kuartal III tahun 2020 menurun sebanyak 10 triliun rupiah dibandingkan tahun sebelumnya. Dampak ini juga diakibatkan oleh turunnya penjualan ekspor sebesar hampir 200 miliar rupiah. Hal ini juga dapat terlihat pada penjualan PT HM Sampoerna ke sesama grup Philip Morris di seluruh penjuru dunia yang juga turun sebanyak hampir 150 miliar. Penjualan yang dilakukan berupa penjualan rokok, bahan baku, sparepart, dan produk lainnya. 24% dari total penjualan yang dilakukan oleh perusahaan dijual kepada sesama entitas grup Philip Morris yang berada di luar negeri. Hal ini terlihat dalam Laporan Keuangan triwulan III Tahun 2020 yang telah di terbitkan oleh perusahaan, sebagaimana berikut:

Selain terlihat di laporan keuangan, kinerja PT HM Sampoerna di tahun 2020 juga dapat terlihat pada nilai saham perusahaan yang tidak stabil dan cenderung menurun dari tahun 2020 s.d. 2021.

Gambar 5. Grafik Saham PT. HM Sampoerna Tbk. 2020 s/d Maret 2021

sumber: tradingview.com

Manajemen yang dapat menyelesaikan masalah untuk membuat dan mengimplementasikan strategi bisnis yang efektif dan sensitif untuk pasar internasional dapat membuat perusahaan menjadi sebuah perusahaan yang sukses (Ferrell, dkk., 2020). Dalam hal ini, PT HM Sampoerna Tbk. telah sukses mengembangkan perusahaannya yang sebelumnya hanya dijual dalam negeri menjadi salah satu eksportir rokok terbesar di Indonesia. Semenjak berdiri pada tahun 1913, Sampoerna terus memasarkan produknya di dalam negeri hingga pada tahun 1995 memperluas jaringan ekspor dengan produk Djie Sam Soe yang dijual di negara Malaysia dan Myanmar.

Banyaknya tujuan negara ekspor menunjukkan bahwa kemungkinan besar, PT HM Sampoerna mempunyai keunggulan komparatif dibanding dengan produsen lain di negara tersebut. Keunggulan komparatif (comparative advantage) menurut Ferrell, dkk. terjadi ketika suatu perusahaan dapat memproduksi suatu produk lebih efisien atau dengan biaya yang lebih rendah. Indonesia kaya akan petani tembakau dan banyaknya lahan pertanian untuk tembakau membuat perusahaan rokok seperti Sampoerna menjadi produsen rokok yang besar di dunia. Penjualan produk rokok yang dilakukan oleh PT HM Sampoerna ini bisa disebut dengan exporting, yaitu penjualan barang atau jasa ke pasar luar negeri (Ferrell, dkk., 2020).

Dalam strategi bisnis internasionalnya, sebetulnya PT HM Sampoerna telah melakukan strategi multinational dengan menjual rokok premium ke Jepang pada tahun 2019. Penjualan rokok premium ini didasari oleh ekspektasi yang tinggi dari masyarakat Jepang untuk berbagai produk yang mereka konsumsi, termasuk rokok. Hal ini sudah sesuai dengan teori yang dijelaskan oleh Ferrell, dkk., mengenai multinational strategy, yaitu strategi suatu perusahaan untuk melakukan kustomisasi produk, beserta promosi dan distribusinya untuk menyesuaikan dengan kultur, teknologi, dan faktor lain yang ada di negara tujuan ekspor.

Untuk mengatasi permasalahan yang telah diuraikan di atas, penulis mempunyai tiga usulan. Yang pertama, dengan menganalisis masalah dan mencari solusi dengan mempertimbangkan global environment sebagaimana tabel berikut:

Tabel 2. Problem Solving

Berdasarkan data dari tirto.id di bawah ini, keputusan PT HM Sampoerna melakukan joint venture dengan Perusahaan di Vietnam merupakan hal yang tepat. Karena Vietnam merupakan negara terbanyak ketiga yang mengkonsumsi rokok di ASEAN, dan produk rokok yang populer di negara tersebut merupakan produk rokok buatan Philip Morris, yaitu induk dari PT HM Sampoerna. Sebagai usulan kedua, jika PT HM Sampoerna ingin mengembangkan lagi penetrasi bisnisnya di ASEAN, perusahaan dapat melakukan joint venture juga dengan anak perusahaan sesama group Philip Morris yang terdapat di negara Malaysia atau Filipina (sebagai negara terbanyak kedua dan keempat untuk konsumsi rokoknya).

Untuk melakukan penetrasi di Filipina mungkin akan cenderung lebih mudah dibandingkan di Malaysia. Jika PT HM Sampoerna melakukan joint venture dengan Philip Morris Manufacturing Inc. dari Filipina, usaha patungan tersebut akan terbantu dengan sudah dikenalnya rokok buatan Philip Morris di negara tersebut. Sedangkan apabila PT HM Sampoerna melakukan penetrasi ke Malaysia, Sampoerna dan Philip Morris (Malaysia) Sdn. Bhd. harus berusaha lebih ekstra untuk mengalahkan pamor dari produk pesaingnya yang sudah lebih banyak di konsumsi di Malaysia, yaitu Dunhill.

Gambar 7. Sebaran Perokok di ASEAN

Sumber: tirto.id

Pandemi covid 19 mengakibatkan banyaknya industri yang terkena dampaknya tidak terkecuali pada industri rokok dan juga perusahaan rokok seperti HM Sampoerna. Selain dampak covid 19, industri rokok dan pelaku usaha tembakau dan cengkeh (para petani) sangat berdampak adanya kenaikan cukai rokok oleh pemerintah.

Seperti dibahas di atas, produk HMSP terdiri dari Sigaret Kretek Mesin (SKM), Sigaret Kretek Tangan (SKT), Sigaret Putih Mesin (SPM). Untuk jenis Sigaret Kretek Tangan (SKT) yang produksinya melibatkan banyaknya tenaga kerja, sebaiknya HMSP melakukan terobosan terhadap produk-produk yang dihasilkan dari jenis SKT demi melindungi tenaga kerja di industri ini. Selain perseroan, pemerintah juga diminta untuk melindungi petani tembakau dan cengkeh melalui kebijakan yang berpihak pada segmen padat karya yaitu tidak menaikkan tarif cukai dan harga jual eceran segmen SKT karena dengan kenaikan tarif dapat menurunkan jumlah permintaan sehingga berimbas pada serapan tembakau.

Sesuai yang telah disampaikan pada tabel sebelumnya, sebagai usulan ketiga, perusahaan perlu menginisiasi adanya program kemitraan / koperasi yang melibatkan banyak petani tembakau, dengan adanya program diharapkan para petani mendapatkan pembelajaran dalam proses menanam tembakau yang menghasilkan produk terbaik dan berkualitas, ketersediaan mesin-mesin penghancur tembakau, kewajaran harga tembakau. Dengan fokus diatas, akan menjaga keberlangsungan ekosistem industri rokok yang berkelanjutan. serta memberikan win-win solution bagi pemerintah, perseroan dan para petani tembakau.


Referensi

Ferrell, Linda, & Hirt. (2020). Business Foundations: A Changing World (12th ed). New York: Mc-Graw Hill Education.

https://www.sampoerna.com/sampoerna/id/about-us/overview

https://www.investing.com/equities/h-m-sampoerna-chart

https://industri.kontan.co.id/news/hm-sampoerna-mengincar-pasar-australia-eropa

https://idxchannel.okezone.com/read/2020/09/28/278/2284952/hmsp-prediksi-industri-hasil-tembakau-terpukul-covid-19-hingga-2021

Ekspor Merosot, Impor Rokok Justru Naik 23,7 Persen di Masa Pandemi - Bisnis Liputan6.com

https://idxchannel.okezone.com/read/2021/03/14/278/2377558/penjualan-menurun-hm-sampoerna-bikin-strategi-baru

https://www.cnbcindonesia.com/market/20201118114757-17-202693/efek-pandemi-laba-hm-sampoerna-q3-anjlok-32-jadi-rp-69-t

https://id.tradingview.com/symbols/IDX-HMSP/

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200825085933-92-538917/sampoerna-rumahkan-7894-karyawan

https://misterexportir.com/negara-tujuan-utama-ekspor-rokok-kretek-indonesia/#Indonesia_Mendominasi_Pasar_Rokok_Dunia

https://kumparan.com/kumparanbisnis/strategi-philip-morris-indonesia-rebut-pasar-rokok-jepang-dan-korsel-1553151593127832869/full

https://bangka.tribunnews.com/2020/05/01/sejarah-dji-sam-soe-rokok-legendaris-sejak-1913-hingga-jatuh-ke-tangan-pengusaha-amerika?page=3

https://medium.com/@ficcaayu/pekerjaan-melinting-rokok-di-museum-house-of-sampoerna-surabaya-didominasi-oleh-kaum-perempuan-bc4e9cee4898

Laporan Keuangan Konsolidasian PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk dan Entitas Anak per 30 September 2020

https://www.validnews.id/Rp50-Juta-Bagi-Yang-Berhenti-Merokok

https://tirto.id/prestasi-rokok-indonesia-di-asean


Penulis:

SEMBA 42C - Tiger Commandos

Mentari Maharani

Mohammad Adi Prasantyo

Amaryadi


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
mentari

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format