DIlema Pendatang Baru untuk Menyaingi Raksasa Startup dengan Modal Terbatas


0

Pada era modern ini, semua hal yang dilakukan masyarakat sudah serba online, bahkan bisa dibilang tanpa terkecuali. Semua hal yang dibutuhkan dapat dilakukan hanya dengan gadget dengan cara mengunduh aplikasi penunjang yang dibutuhkan. Seiring berjalannya waktu, pengguna internet juga terus meningkat setiap tahunnya cukup tajam. 

Data penggunaan Internet dari populasi masyarakat Indonesia.

Sumber: inet.detik.com

Melalui Hootsuite, data mencatat jumlah pengguna internet pada masyarakat Indonesia pada tahun 2020 sangatlah tinggi, melebihi setengah dari populasi yang ada dengan jumlah populasi masyarakat di Indonesia sebanyak 272,1 Juta penduduk. Pengguna Internet di Indonesia memiliki presentase sebesar 175,4 juta penduduk dengan presentase sebesar 64%. Bahkan pengguna mobile phone di Indonesia memiliki presentase yang lebih tinggi dari populasi yang ada yaitu sebesar 124% atau sebesar 338,2 juta gadget, ini menandakan banyak masyarakat yang memiliki mobile phone lebih dari satu per individunya meskipun juga masih ada masyarakat yang tidak menggunakan mobile phone pada daerah tertentu maupun orang yang sudah lanjut usia. Jumlah pengguna media sosial di Indonesia juga melebih setengah dari populasi yang ada, data mencatat pada tahun 2020 pengguna media sosial memiliki presentase sebesar 59% atau sebanyak 160 juta penduduk. 

            Data statistik di atas menandakan bahwa Sebagian besar penduduk di Indonesia sudah menggantungkan hidupnya pada internet dalam kehidupan sehari-hari. Selain bermedia sosial, saat ini akses internet dapat digunakan sebagai sarana berbelanja, belajar, mengadakan pertemuan, memesan makanan, memesan ojek, mengirim barang, membersihkan rumah, dan hampir segalanya dalam sektor kehidupan. Cukup dengan melakukan pesanan di rumah, bahkan dengan berbaring di tempat tidur, semua kebutuhan dapat tercapai, terlebih dompet digital juga sudah sangat marak digunakan di lapisan masyarakat Indonesiauntuk kemudahan transaksi secara online.

            Untuk saat ini penyedia aplikasi yang paling mendukung kebutuhan hidup sehari-hari identik dengan aplikasi penyedia layanan ojek online. Dalam pasar Indonessia terdapat banyak sekali jumlah penyedia aplikasi ojek online, meskipun ada 2 raksasa yang sangat dikenali dalam pasar ini (sebut saja gojek dan grab), tetapi juga banyak penyedia aplikasi ojek online lainnya yang terus merancang strategi agar mampu menjadi besar pada pasar penyedia aplikasi layanan ojek online ini.

Data Alasan masyarakat memilih transportasi online.

Sumber: Survey Shopback.co.id

            Data diatas menunjukan Shopback melakukan riset alasan mengapa tren masyarakat pada saat ini memiliki peningkatan yang sangat signifikan dalam jumlah penggunaan aplikasi penyedia layanan ojek online di Indonesia. Dalam survey yang dilakukan secara online di lima kota-kota besar di Indonesia seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, dan  Makassar, dipilih lebih dari 1000 orang yang sudah pernah melakukan transaksi belanja secara online. Hasilnya 91,4% mengatakan sudah pernah menggunakan jasa transportasi online dengan alasan beragam, 55,4% memilih alasan murah, 19,6% memilih nyaman, 12,5% memilih cepat, 8,2% memilih aman, dan sisanya mengatakan dengan alas an lain. Ojek online memiliki harga yang lebih murah dibandingkan dengan ojek konvensional karena memang kebanyakan dari mereka memiliki modal yang cukup besar, yang mereka gunakan untuk menghadirkan banyak promo sebagai pemasaran dasar mereka agar dapat mengundang brand awareness yang tinggi dari masyarakat. Kenyamanan, kecepatan, dan rasa aman tentu sangat ditekankan kepada semua pengemudi ojek online dan langsung berkaitan dengan peforma pengemudi yang dapat memudahkan pengemudi sendiri dalam mendapatkan pesanan dari pelanggan.

            Dalam artikel ini penulis akan membandingkan Penyedia jasa ojek Online Bonceng yang berasal dari Indonesia dengan dua aplikasi ojek online yang berasal dari luar negeri yaitu Grab dan Maxim. Grab adalah perusahaan yang didirikan di Malaysia pada tahun 2012 dan saat ini kantor pusatnya berada di Singapore, Grab memasuki pasar Indonesia sejak tahun 2014 ketika pasar ojek online belum terlalu ramai. Sedangkan Maxim adalah perusahaan asal Rusia yang sudah berdiri sejak tahun 2003, dimana awal mulanya perusahaan ini bergerak pada penyedia jasa teknologi dan inovasi pada pemesanan taksi, Maxim baru masuk ke Indonesia seb agai transportasi ojek online pada pertengahan tahun 2018. Sedangkan Bonceng perusahaan yang berasal dari Indonesia yang baru berdiri di tahun 2014 dan terus berusaha menjelma menjadi raksasa baru pada pasar penyedia ojek online di Indonesia.

Daftar Peringkat Aplikasi Ojek Online Terpopuler di Indonesia

Peringkat

Aplikasi

1

Gojek

2

Grab

3

Maxim

4

Indriver

5

Anterin

6

Bonceng

7

Nujek

8

Asia Trans

9

Klik Go

10

Ojek Argo

Sumber: Infojek.com

            

            Berdasar sumber di atas yang menyajikan data, ketiga perusahaan masih termasuk pada 10 aplikasi ojek online terpopuler di Indonesia. Grab menempatkan posisi kedua dengan jumlah pengunduh di play store mencapai lebih dari 100 juta pengunduh, sedangkan maxim berada di posisi ketiga dengan jumlah lebih dari 10 juta pengunduh. Bonceng berada pada posisi enam dengan jumlah lebih dari 100 ribu pengunduh di play store. Data ini menjadi sangat menarik untuk di ulas perbandingan lebih lanjut karena memiliki ciri dan strategi yang sangat berbeda.

Customer Driven Marketing

            Strategi ini adalah strategi pemasaran yang sangat diperlukan oleh setiap perusahaan untuk memperoleh lebih banyak pelanggan, Strategi pemasaran ini dianggap cukup efektif bagi prusahaan untuk bisa memperoleh customer loyalty serta menjaga hubungan yang baik dengan pelanggan (glints.com). Dalam strategi ini ada 4 langkah penting yang diperlukan yaitu; market segmentation, market targeting, differentiation dan positioning.

            Dari sisi strategi perusahaan yang berusaha menggaet banyak pelanggan untuk menggunakan produk layanannya, terdapat banyak perbedaan antara ketiga layanan ini yang menjadikan mereka memiliki perbedaan tingkat kepopuleran di kalangan masyarakat Indonesia. Dalam melakukan pemasaran ketiga perusahaan ini sebetulnya memiliki pasar target dan segmen yang sama dengan semua menyasar pada masyarakat heterogen. Tetapi yang menjadikannya terlihat sangat berbeda dari ketiga perusahaan ini adalah kekuatan melakukan promosi. Pada perusahaan startup promosi bakar uang sudah seakan menjadi kunci akan sukses atau tidaknya sebuah perusahaan. Kegiatan bakar uang tentu harus memiliki kekuatan modal yang cukup besar. Pada persaingan ini Grab sebagai perusahaan yang sudah besar di luar Indonesia, juga mendapatkan banyak sekali suntikan dana investor jika dibandingkan dengan Maxim dan Bonceng. Maxim juga masih memiliki keunggulan dibanding bonceng karena juga lebih memiliki modal besar untuk berkiprah di pasar Indonesia mengingat maxim juga sudah punya pengalaman yang banyak di negara asalnya Russia, serta beberapa negara lain dalam menjalankan bisnis sartup aplikasi ojek online. Sangat terlihat jelas pada Perusahaan startup di Indonesia, perusahaan yang menjadi besar adalah perusahaan yang terus memberikan promo besar-besaran, kegiatan ini yang disebut dengan bakar uang karena lebih mementingkan untuk menggaet konsumen dibandingkan mencari untung pada periode awal bisnisnya.

Produk Layanan

Promo

Harga

Distribution

Grab

Motor, mobil, makanan, belanja, pengiriman, pulsa, token, bayar tagihan, voucher game, Kesehatan, asuransi, sewa kendaraan, pencarian hotel, dll.

Banyak sekali promo yang dilakukan Grab, hamper setiap layanan sering mengdakan potongan harga dengan kode-kode tertentu.

Harga tidak terlalu tinggi serta terdapat banyak potongan. Harga juga selalu mengikuti permintaan pada waktu dan permintaan pesanan.

Memiliki persebaran terluas se Indonesia hingga 125 kota besar dan kecil.

Demografis:

Maxim

Motor, pengiriman, kebersihan, pijat & spa, laundry, mobil, kargo.

Sesekali mengadakan promo meskipun tidak sebanyak Grab.

Memiliki harga tarif dasar yang tergolong sangat murah.

Tersedia pada 21 kota besar di Indonesia.

Bonceng

Motor, mobil, pengiriman, bungkus.

Jarang mengadakan diskon.

Memiliki sistem harga pembulatan setiap kelipatan 5.000 dan dimulai dari harga 5.000.

Jabodetabek, ada di beberapa kota kecil tetapi sangat jarang.

Sumber: data diolah oleh penulis.

Di pasar Indonesia Grab menjadi raksasa yang sangat besar karena memiliki modal sangat besar untuk terus melakukan promo-promo yang sangat menarik bagi pelanggannya, selain itu dengan modal besar yang ada Grab juga mampu menyediakan fitur lain yang lebih lengkap dibandingan bonceng dan maxim. Untuk saat ini Bonceng tidak terlalu dirasakan keberadaannya oleh masyarakat luas karena memang belum ada promo yang menarik serta belum memiliki fitur-fitur lain yang dapat menunjang kemudahan masyarakat karena memang modal yang dimiliki dari perusahaan ini bisa dibilang tidak besar.

Managing Human Resource

Sebuah perusahaan dapat berjalan dengan baik jika memiliki karyawan yang kompeten dan sejahtera. Jika karyawan merasa sejahtera tentu karyawan juga dapat mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya untuk memberikan kemajuan dan kesejahteraan kepada perusahaan tempat mereka bekerja. Sumber daya manusia adalah komponen terpenting dalam menghasilkan produk barang ataupun jasa. Untuk memperoleh sumber daya manusia terbaik dalam memenuhi kebutuhan perusahaan, tentu harus mencari dan menyeleksi dari semua pelamar, serta memberi pelatihan agar nantinya dapat menjadi sumber daya manusia yang diharapkan.

Jumlah pengemudi

Sistem Upah

Grab

Sekitar 2 juta pengemudi.

Bagi hasil 90% pengemudi dan 10% perusahaan dari setiap orderan yang diselesaikan oleh pengemudi.

Maxim

Lebih dari 100.000 pengemudi.

Bagi hasil 10% untuk pengemudi dan 90% untuk perusahaan pada orderan yang diselesaikan setiap pengemudi.

Bonceng

Lebih dari 60.000 pengemudi.

100% biaya dari penumpang diterima oleh pengemudi.

Sumber: data diolah oleh penulis.

            Pada data diatas mencerminkan semakin besar nama perusahaan maka memiliki mitra pengemudi yang semakin besar pula. Dari data tersebut Bonceng memiliki presentase terbesar untuk upah pengemudinya, Ini karena strategi lain mereka yang tidak melakukan bakar uang sehingga mencari celah dengan memberikan komisi 100% kepada pengemudi. Tetapi Bonceng masih memiliki mitra pengemudi yang paling sedikit dibandingkan Maxim dan Grab, karena Bonceng dinilai melakukan promo harga rendah yang sangat jarang sekali, sekalipun jika ada, ini mempengaruhi pendapatan yang diperoleh oleh mitra pengemudi. Sedangkan Grab dan Maxim memiliki mitra pengemudi lebih banyak karena memang melakukan banyak promosi yang tidak dibebankan pada pengemudi, sehingga pengemudi yakin dengan banyaknya pelanggan yang akan menggunakan aplikasi tersebut karena promo, dan tidak menurunnya pendapatan mereka.

Business Ethics and Social Responsibility

            Etika bisnis dan tanggung jawab sosial serusahaan (CSR) merupakan kunci keberlanjutan perusahaan dalam jangka panjang. Keduanya merupakan dua hal yang sama pentingnya dilakukan oleh perusahaan apapun bisnisnya. Etika bisnis berfungsi sebagai bukti bahwa perusahaan mampu menjalankan bisnisnya dengan cara yang baik serta memenuhi ketentuan-ketentuan dan norma yang berlaku dalam melakukan usahanya. Suatu perusahaan yang terbukti melanggar etika bisnis dan Corporate social rensposibility berfungsi sebagai bentuk tanggung jawabnya perusahaan kepada pihak-pihak yang terdampak secara langsung maupun tidak dari adanya aktivitas pada perusahaan tersebut. Pada fungsi lain CSR juga dapat berfungsi sebagai meningkatkan nilai baik dari suatu perusahaan di mata masyarakat karena perusahaan telah melakukan hal-hal baik.

Pelanggaran Etika Bisnis

CSR

Grab

  • Tampilkan Wanita Berdarah, Iklan Grab dianggap langar etika.
  • Grab Perluas dukungan kesejahteraan bagi mitra pengemudi Bersama perusahaan terkemuka.
  • Grab perkuat sinergi melalui program CSR bagi pengemudi angkutan umum di Surabaya.
  • Dan lain-lain.

Maxim

  • Maxim memiliki harga dasar yang sangat murah dibawah pasaran.
  • Data tidak ditemukan.

Bonceng

  • Data tidak ditemukan.
  • Data tidak ditemukan.

Sumber: data diolah oleh penulis.

Berdasarkan data di atas sangat terlihat bahwa aktifitas yang sangat berbeda dari ketiga perusahaan. Grab dengan popularitas dan aktifitasnya yang tinggi tentu sudah melakukan banyak kegiatan CSR dan ada juga etika bisnis yang dilanggar. Grab lebih banyak melakukan CSR untuk meningkatkan kepercayaan dan citra baik perusahaan di masyarakat Indonesia. Pada teori ini penulis tidak menemukan data terhadap CSR yang pernah dilakukan Bonceng dan Maxim, ini menandakan mereka belum terlalu melakukan yang terbaik untuk keberlangsungan perusahaanya.

Solusi

Bonceng sebagai perusahaan local yang seharusnya memiliki potensi untuk bersaing, justru terlihat paling kecil dibandingkan kedua pesaingnya Grab dan Bonceng. Faktor terbesar penyebab belum berhasilnya dalam bersaing adalah kecilnya modal yang dimiliki Bonceng dibandingkan kedua pesaingnya. Untuk dapat melakukan persaingan kepada dua kompetitor tersebut Bonceng perlu menghadirkan modal besar bagi perusahaan agar dapat melakukan Teknik promosi bakar uang di awal periode seperti perusahaan startup besar yang lainnya.

Best Practice

            Bonceng perlu membuka keran untuk menarik investor masuk agar dapat menambah modal yang besar guna melakukan promosi besar yang menjadi senjata jitu bagi perusahaan startup. Dengan poromo yang diberikan kemudian perusahaan dapat menjalankan kegiatan lain pada perusahaan dengan baik, dapat mensejahterakan karyawan, melakukan CSR, serta dapat menghindari kegiatan yang dapat melanggar etika bisnis. 

UTS _ BMN _PRA MBA 78 C

Muhammad Rafa Subhannallah

472 064

Artikel ini sudah diperiksa melalui Duplichecker.com

Daftar Pusaka:

2016. Gareth R. Jones, Jennifer M. George. "Contemporary Management, 9th Edition."

2016. O.C. Ferrell, Geoffrey Hirt, Linda Ferrel. "Business: A Changing World, 10th Edition" 

https://inet.detik.com/cyberlife/d-4907674/riset-ada-1752-juta-pengguna-internet-di-indonesia

https://www.shopback.co.id/katashopback/transportasi-online-makin-digemari

https://glints.com/id/lowongan/customer-driven-marketing-strategy/#.YF7MLy2cY6g

https://www.jawapos.com/oto-dan-tekno/aplikasi/10/11/2018/transportasi-online-bonceng-janjikan-bikin-driver-lebih-untung/

https://www.ojolakademi.com/bagi-hasil-maxim/

https://www.cnbcindonesia.com/tech/20191108060003-37-113627/tanpa-bakar-uang-mampukah-bonceng-kalahkan-grab-gojek

https://www.grab.com/id/en/press/consumers-drivers/grab-perluas-dukungan-kesejahteraan-bagi-mitra-pengemudi-bersama-perusahaan-terkemuka/


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format