Centro menghadang badai PHK, Peluang Bisnis dan Profesi Baru di Era New Normal

Centro Department Store yang berada di bawah naungan badan hukum Indonesia yaitu PT Tozy Sentosa melebarkan bisnisnya di wilayah luar Jakarta seperti Solo, Yogyakart


0

Centro Departement Store- Perusahaan ritel modern asal Malaysia ini awalnya membuka gerai pertama kali di Plaza Semanggi pada tahun 2003, tidak membutuhkan waktu lama, Centro Department Store yang berada di bawah naungan badan hukum Indonesia yaitu PT Tozy Sentosa melebarkan bisnisnya di wilayah luar Jakarta seperti Depok, Solo, Yogyakarta, Surabaya.  Dengan mengambil segmen pasar menengah keatas Centro Departement Store bersaing dengan beberapa gerai retail modern seperti Metro, Sogo, Matahari. Ritel asal Malaysia ini sampai sekarang telah memiliki 16 gerai di seluruh Indonesia. Tahun 2011 untuk memperkuat lini bisnisnya Parkson Retail Asia Limited Store bergabung dalam kepemilikan Centro Departement Store,  bersama PT Tozy Sentosa, Parkson Retail Asia Limited menggarap dua retail modern bersamaan yaitu Centro Departement Store segmen pasar menengah dan Parkson Departement Store untuk segmen pasar kelas atas.

Covid-19 datang, Ritel Modern Berguguran

Bulan Maret 2020 pemerintah mengumumkan kasus pertama Covid-19 di Indonesia, untuk mencegah penyebaran pemerintah menerbitkan aturan pembatasan sosial agar masyarakat tidak banyak melakukan aktivitas diluar rumah yang tidak perlu, Pemerintah Pusat menerbitkan Paraturan Pemerintan nomo 21 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sementara Pemrintah Propinsi DKI Jakarta sebagai ibukota propinsi dengan tingkat aktivitas perdagangan tertinggi di Indonesia menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 16 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Risiko Penularan Infeksi Virus Corona atau Corona Virus Disease (Covid-19), penerbitan peraturan terkait pembatasan sosial ini diikuti juga oleh Pemerintah Daerah lainnya di Indonesia sebagai tindak lanjut atas Peraturan Pemerintah nomor 21 tahun 2020. Dalam setiap peraturan baik peraturan pemerintah pusat maupun daerah termuat Pembatasan Sosial Berskala Besar yang meliputi pembatasan operasional tempat umum termasuk layanan mall di seluruh Indonesia.

Tak pelak peraturan ini membuat aktifitas mall turun drastis, selain peraturan pembatasan sosial, kamampuan daya beli masyarakat yang turun juga berpengaruh terhadap pendapatan pemerintah, Badan Pusat Statistik mencatat inflasi tahun 2020 hanya sebesar 1,68%, angka ini dibawah target inflasi pemerintah yaitu sekitar 2%-4%, turunnya inflasi bisa diartikan turunnya konsumsi masyarakat dan melemahnya daya beli masyarakat. Turunnya daya beli masyarakat dan makin tingginya kesadaran diri masyarakat untuk tidak banyak beraktifitas ditempat umum mengakibatkan anjloknya pendapatan pengelola bisnis ritel modern, pelaku bisnis ritel tidak sanggup membayar sewa tempat usaha dan membayar gaji karyawan. 

Perubahan perilaku belanja juga menjadi menyumbang penyebab gerai ritel modern satu persatu tumbang di era pandemi covid-19, dampak dari pembatasan sosial seiring dengan kebijakan pemerintah untuk tetap di rumah, menjaga jarak juga, masyarakat lebih memilih belanja online untuk mendapatkan kebutuhan sehari hari, melansir data dari wearesocial.com menunjukkan kenaikan belanja online di Indonesia selama tahun 2020 dibandingkan tahun 2019 adalah diatas 50% dan pengguna e-commerce juga didominasi oleh masyarakat kelas menengah keatas dalam strata ekonomi dimana segemen pasar tersebut sama dengan segmen pasar ritel modern, dengan segmen pasar yang sama, kenaikan data penjualan e-commerce berdampak pada penjualan gerai retail modern offline. 

Centro Departemen Store Tutup

Kabar terbaru kita mendengar kabar ditutupnya gerai Centro di Ambarukmo Plaza Yogyakarta dan di Bintaro X-Change, Centro telah melayani masyarakat selama lebih dari 15 tahun, perusahaan beralasan perlu menata ulang konsep bisnisnya agar bisa bersaing di era digital saat ini, walaupun pengelola Centro membantah melakukan PHK besar besaran tetapi pengurangan karyawan secara bertahap tetap dilakukan untuk mengurangi membengkaknya biaya yang menyebabkan kerugian lebih besar. Informasi penutupan Centro Departement Store diamini oleh Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja, pandemic covid-19 mengakibatkan banyak pelaku usaha di bidang ritel modern tidak mampu bertahan, selain Centro gerai ritel lainnya juga telah menutup tokonya seperti Matahari dan H&M. Industri ritel modern mengawali tahun 2020 dengan suram, pandemic covid-19 menghacurkan target di awal tahun, ritel modern yang paling besar terkena dampak covid-19 adalah department store yang menjual kebutuhan non pangan, karena disaat daya beli masyarakat turun masyarakat lebih memilih berbelanja kebutuhan pangan. Penutupan aktivitas Departement Store Centro tak pelak mengakibatkan dampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK),walaupun tidak ada data pasti berapa jumlah karyawan Centro yang di PHK tetapi berdasarkan data Kementerian Tenaga Kerja angka PHK pekerja formal di tahun 2020 melonjak naik.

Online Model, Alternatif Solusi 

Centro/ Toko Ritel lainnya sebaiknya cepat beradaptasi dengan merambah/ pivot ke bisnis online agar bisnisnya dapat bertahan dan tetap mendapatkan profit. Bisnis online merupakan salah satu inovasi manusia di abad millennial, berawal dari teknologi ponsel sebagai senjata yang sanggup merubah perilaku masyarakat di semua golongan dan umur, ponsel bisa mengakomodir semua fungsi dan aplikasi untuk tujuan tertentu, bentuknya yang simple dan bisa dibawa kemana mana, ponsel telah memperpendek jarak antar manusia dan antar objek lainnya, sehingga perbedaan lokal dan global tidak terasa lagi, suatu aplikasi dalam ponsel bisa terhubung ke perangkat lunak telepon misalnya kamera atau aplikasi standar lainnya seperti email, kalender dan daftar kontak atau bahkan komunitas. Dengan hadirnya teknologi yang sanggup merubah perilaku manusia, mau tidak mau pola bisnis juga harus dirubah mengikuti pola bisnis di era millennial agar semua model konsumen bisa terjangkau. Online Shop atau bisnis online manjadi satu opsi belanja yang sangat digandrungi masyarakat Indonesia saat ini bahkan mengalami peningkatan penjualan sejak era pandemi covid-19. Melihat hal tersebut perusahaan ritel modern perlu mempertimbangkan untuk beralih ke model bisnis baru untuk mengikuti perilaku baru konsumen dan memberikan pilihan belanja baru bagi konsumen.

Website/ Aplikasi Penjualan

Aplikasi dan website penjualan adalah salah satu chanel pembelanjaan online yang saat ini digemari oleh customer, di dalam website/ aplikasi pembelanjaan tersebut, berikut adalah keuntungan berbelanja di website/ aplikasi:

1. Kenyamanan
Belanja online bisa jauh lebih nyaman dibanding kita harus datang ke toko/mall. Dengan belanja online, kita bisa bertransaksi kapan pun dan di manapun. 

2. Privasi
Beda dengan belanja di toko, dengan belanja online, kita tak perlu malu membeli barang yang sebelumnya risih kita beli. Dengan belanja online, privasi belanja kita akan sangat terjaga. Mulai dari pemilihan barang, transaksi dan pengiriman. 

3. Hemat Waktu + Uang
Tentu tak perlu harus keluar rumah, aktifitas online bisa dilakukan di rumah atau kantor. Sehingga punya banyak waktu menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah.

4. Diskon 
Banyak program yang ditawarkan dalam website/ aplikasi, berlangganan newsletter atau mengajak teman belanja di toko tersebut, Anda berpeluang dapat diskon dan free gift. 

5. Proses Transaksi yang Mudah dan Aman
Dibandingkan dengan media sosial, kelebihan website adalah kita bisa menambahkan fungsi pembayaran di dalamnya. Dengan fitur ini, pembeli tidak perlu takut akan penipuan. untuk bisa bekerja sama dengan pihak penyedia payment gateway, pemilik usaha biasanya harus menyerahkan dokumen rahasia (informasi pribadi) sebagai salah satu persyaratan kerja sama. Bertransaksi di sebuat situs web resmi apalagi yang sudah menggunakan sistem pembayaran dan status pengirimannya bisa dilacak tentunya akan meningkatkan rasa aman dari pengguna.

“Shop Online Assistance Officer” Usulan Jabatan yang Bertahan di Masa Pandemi

Dengan adanya pivot bisnis dari Bisnis Offline menjadi Bisnis Online dengan menggunakan Website/ Aplikasi, diperlukanlah posisi yang bisa membantu customer dalam berbelanja, seperti halnya jika kita berbelanja offline ke toko, banyak pramuniaga yang disekeliling toko dan tidak segan untuk menawarkan bantuan untuk memilih barang.

Jabatan baru ini berfungsi untuk mengedepankan ‘service first’ kepada customer dengan membantu customer dalam melakukan pembelanjaan secara online dan memberikan informasi yang dibutuhkan serta mempromosikan barang di dalam website dan social media. Karena terkadang tidak semua customer mau dan memiliki waktu untuk membaca info promo dan detail product. Sehingga diharapkan jabatan ini bisa meningkatkan service serta penjualan bisnis online.

Akan terdapat fitur baru di website untuk customer dapat berbincang langsung degan Shop Assistance Online Officer. Fitur tersebut terhubung dengan video di smartphone/ laptop customer. Dan tentu saja keamanan dan enkripsi informasi dan video customer diutamakan.

Jabatan Tersebut masuk ke dalam Divisi Digital Operasional, yaitu Divisi yang berada langsung dibawah pegawasan CEO.

Struktur Divisi

Posisi (Vacant)

Shop Online Assistance Officer
Job Description:
  1. Berinteraksi secara online dengan customer 
  2. Menjelaskan term and condition dan cara berbelanja di website/ aplikasi
  3. Merekomendasikan atau menginformasikan barang sesuai kebutuhan nasabah/ best seller
  4. Menginformasikan size, warna dan model yang diinginkan customer di website
  5. Menginformasikan jika ada promo/ discount di bulan berjalan
  6. Menginformasikan promo pembayaran di bulan berjalan
  7. Melayani handling complain customer
  8. Ikut serta dalam campaign dan promosi di social media
Job Specification
  1. Pria/Wanita Bepenampilan Menarik 
  2. Umur Maksimal di tahun ini 30 tahun
  3. Pendidikan, Lulusan minimal D3 Universitas jurusan Management/ Komunikasi/Public Relation
  4. Working Experience, Memiliki pengalaman kerja di posisi marketing & sales minimal selama 1 tahun (preferably dari industri Ritel atau FMCG)
  5. Keterampilan dan Pengetahuan yang dimiki diantaranya “Harus menjadi komunikator yang baik, dalam memberikan informasi harus jelas dan tepat.” ; “Pengalaman sebelumnya dalam menangani handling customer dan mengelola promosi/ branding.” ; “Harus mampu menangani masalah/ customer handling yang baik.” ; “Harus mampu menangani promosi media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter dan membantu membangun brand online”
  6. Kepribadian dan Sikap, “Berpenampilan rapi, sopan dan komunikasi yang baik” ; “Harus interaktif dan membangun customer intimacy untuk mengetahui kebutuhan cutomer.” ;”Detail dan informatif untuk mengetahui dan menyampaikan seluruh informasi terkait dengan product dan proses belanja di website.” ; “Harus tenang dalam situasi kompleks dan menunjukkan empaty dan komunikasi yang baik.” ; “Harus kuat secara emosional dan harus memberikan hasil yang tepat waktu”

Process Selection dan Recuitment: 

Proses Seleksi dibagi menjadi 8 Tahap:

  1. Seleksi CV 
  2. Psikotest
  3. Interview dengan Human Resources
  4. Interview dengan Manager Shop Assitance
  5. Interview dengan Head Digital Operation
  6. Medical Checkup
  7. Offering dan Tanda tangan kontrak kerja
  8. On Boarding

*Proses recruitment dilakukan secara oline dalam masa Pandemi COVID 19

Developing Workforce

  1. Orientation, Orientasi ruang kerja dan pekerjaan
  2. Training, “On-the-job training” ; “Online training” ; “Certification Training” ;
  3. Mentoring/ Coaching, “Dilakukan pada saat akhir penilaian pada masa probation dan penilaian tengah tahun dan akhir tahun.
  4.  Probation, “Masa probation 3 bulan, tergantung dari penilaian PUK”
Managing in Diversity
  1. Penyediaan prasarana dan sarana serta fasilitas olahraga untuk karyawan dan kegiatan yang mendukung hobi karyawan seperti musik, 
  2. Kegiatan keagamaan yaitu kesempatan untuk merayakan hari raya keagamaan yang langsung difasilitasi perusahaan, 
  3. Pemberian cuti.
  4. Perusahaan menempatkan aspek kesejahteraan karyawan dalam posisi yang tinggi dengan memberikan fasilitas kesehatan bagi karyawan dan keluarga serta program paska kerja yang dapat memberikan ketenangan di masa yang akan datang
  5. Perusahaan juga memberikan wadah bagi karyawan untuk dapat menyuarakan aspirasi atau ide yang dimilikinya bagi perusahaan melalui serikat pekerja.

Legal Issue Undang-Undang Perdagangan
Undang-Undang No. 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan mengatur semua hal yang berhubungan dengan perdagangan baik offline maupun online. Terkait bisnis online, Undang-Undang Perdagangan tepatnya pada pasal 65 mengatur mengenai data/informasi yang disediakan bisnis online.

Undang-Undang Perlindungan Konsumen
Selain UU Perdagangan, ada juga UU Perlindungan Konsumen yang mengatur hak dan kewajiban penjual dan pembeli. Penjual maupun pembeli bisnis online pun termasuk ke dalam peraturan ini.

Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)
Khusus bisnis online, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) penting untuk diperhatikan. UU ini mengatur seluruh penyebaran informasi dan transaksi yang dilakukan secara elektronik, termasuk bisnis online.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 80 Tahun 2019
PP 80/2019 secara khusus mengatur perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE). Lebih lanjut lagi, disebutkan bahwa PMSE dapat dilakukan antara pelaku usaha dengan pelaku usaha, pelaku usaha dengan konsumen, instansi penyelenggara negara dengan pelaku usaha, atau pribadi dengan pribadi.

Best Practice

Perusahaan seperti American Express, Hertz, Activision Blizzard, E-Trade, Bank of America dan Target meluncurkan akses sekali klik untuk membantu melalui obrolan video. Mereka mengandalkan pepatah lama tentang layanan pelanggan. Terlepas dari kemajuan teknologi, dapat dilayani langsung dan berinteraksi dan dapat dilihat pelanggan, selalu menang.

Source:

Ferrell, O. C., Hirt, G. A., & Ferrell, L. (2020). Business: A Changing World. Twelfth Edition. New York: McGraw-Hill Education

Jones, Gareth R., George, Jennifer M.. 2020. Contemporary Management Eleventh Edition. US : McGraw-Hill Education.

https://www.sirclo.com/4-undang-undang-mengenai-perdagangan-yang-wajib-diketahui-pebisnis-online/
Penerapan diversity management dalam rangka meraih Competitive Advantage
https://datareportal.com/reports/digital-2021-indonesia
https://www.centro.co.id/

https://ekonomi.bisnis.com/read/20210318/12/1369374/setelah-15-tahun-beroperasi-centro-ambarukmo-plaza-harus-pamit

Alex Ross, The Industries of the Future, penerbit renebook, www.renebook.com

https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2020/07/09/pandemi-timbulkan-sederet-persoalan-ketenagakerjaan

https://resources.workable.com/digital-marketing-manager-job-description

https://www.latimes.com/business/la-fi-video-customer-service-20140812-story.html

Kelompok 1 Leader R Us

  1. Arya Mabruri Nurfata
  2. Desti Permata Sari


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
aryamabruri

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format