Ide Jitu Menciptakan Pekerjaan untuk Mengatasi PHK Ramayana di Tengah Pandemi

Teknologi menjadi jalan keluar ditengah pandemi COVID-19, Kini belanja pada sektor fashion pun bisa dilakukan dengan cara daring (dalam jaringan/online).


0

Tentang PT. Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS)

Facebook

PT. Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) adalah operator department store yang didirikan pada tahun 1978 oleh Mr. Paulus Tumewu dan istrinya Tan LeeChuan dengan membuka gerai pertama di Jl Sabang, Jakarta Pusat. Kegiatan utamanya adalah perusahaan perdagangan umum yang menjual berbagai barang seperti pakaian, asesoris, tas, sepatu, kosmetik dan produk kebutuhan sehari-hari melalui toserba store (Department Store) milik Perusahaan. Selain department store yang menjual produk sandang seperti baju dan sepatu, Ramayana juga memiliki supermarket atau pasar swalayan yang menjual kebutuhan pangan dan sehari-hari. Supermarket milik Ramayana itu disebut Ramayana Supermarket. Grup usaha Ramayana terdiri atas Ramayana , Robinson , dan Cahaya-baik dalam bentuk department store maupun supermarket . Perusahaan ini resmi melantai ke bursa saham Indonesia pada tahun 1996 dengan pemegang saham terbesar adalah PT. Ramayana Makmursentosa sebesar 58,80%.

Sumber: Annual Reports RALS, 2019

Kinerja keuangan RALS cukup baik dengan membukukan kinerja positif mampu meraup laba pada tahun 2019 yang ditopang dari nilai penjualan putus dan konsinyasi sebesar Rp. 8,5 T dengan total pendapatan sebesar Rp. 5,6T.

Sumber: Annual Reports RALS, 2019

Terdesak Imbas Pandemi, Ramayana PHK Karyawan

Sumber: cnbcindonesia.com

Pandemi virus corona menyebabkan ekonomi mengalami perlambatan. Kondisi itu juga menyebabkan daya beli masyarakat dan dunia usaha tertekan.


Sementara itu, dengan adanya pemberlakuan sosial berskala besar (PSBB), RALS memutuskan untuk menutup sementara 13 gerainya. Target segmentasi RALS yang merupakan low-income juga akan menjadi salah satu katalis negatif. Pasalnya, segmentasi tersebut perlu waktu lebih lama untuk pulih dari kondisi saat ini. Hal ini disebabkan, target market RALS akan lebih mengutamakan kebutuhan wajib sehari-hari ketimbang pengeluaran diskresioner.


Dampak penutupan gerai tersebut tercermin dalam laporan keuangan RALS. Perusahaan membukukan kinerja yang kurang memuaskan hingga kuartal III 2020. RALS mengantongi total pendapatan bersih Rp 1,9 triliun atau turun 56,88% secara year on year (yoy). Berdasarkan segmen operasi, bisnis perseroan sendiri masih ditopang oleh penjualan barang beli putus dan komisi penjualan konsinyasi dari segmen pakaian dan aksesoris mencapai 85,23 persen dari total pendapatan. Sementara itu, penjualan dari segmen yang sama juga sebenarnya menurun 67,61 persen secara tahunan menjadi Rp1,33 triliun.


Sumber: Laporan Keuangan RALS, Sept 2020


Di sisi lain, RALS menanggung rugi tahun berjalan hingga Rp 95,22 miliar. Padahal pada kuartal yang sama tahun lalu, emiten retail ini masih mencatatkan laba tahun berjalan hingga Rp 612,42 miliar. Pada kuartal III 2020 RALS membukukan rugi bersih hingga Rp 99,1 miliar. Kerugian ini membengkak dibanding kuartal II 2020 yang mencapai Rp 9,5 miliar. Padahal di kuartal III tahun lalu, RALS membukukan laba hingga Rp 22,6 miliar.


Kerugian ini diperberat oleh rugi operasional yang mencapai Rp 146,9 miliar di kuartal III 2020. Jumlah kerugian operasional yang ditanggung itu membengkak dibanding kuartal sebelumnya yang tercatat Rp 16 miliar. Kerugian yang semakin dalam ini dipicu oleh biaya penjualan yang secara kuartalan (qoq) meningkat 122% karena penerapan PSAK 73. Walau begitu, RALS masih mampu membukukan penurunan opex hingga 28,2% yoy.


Adapun bottom line yang tertekan itu juga tidak terlepas dari pendapatan RALS yang menurun dalam. Pendapatan RALS tertekan karena pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan pelemahan daya beli konsumen RALS yang sebagian besar berpendapatan rendah.


Beberapa hal yang terjadi mulai dari penurunan pendapatan dan penutupan gerai tersebut membuat RALS mengambil langkah pengurangan jumlah karyawan. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mencatat per 7 April 2020 sebanyak 74.430 perusahaan melakukan kebijakan PHK dan merumahkan pekerja/buruh. Total pekerja/buruh terdampak sebanyak 1.200.031 orang.Di sektor formal, 39.977 perusahaan di sektor formal melakukan PHK dan merumahkan pekerja/buruh. Jumlah buruh terdampak dari seluruh perusahaan itu sebanyak 1.010.579 orang. Rincian lebih lanjutnya, 873.090 pekerja/buruh dari 17.224 perusahaan dirumahkan. Lalu sebanyak 137.489 pekerja/buruh dari 22.753 perusahaan di-PHK. Untuk sektor informal, sebanyak 34.453 perusahaan melakukan kebijakan PHK dan merumahkan pekerja/buruhnya. Total buruh terdampak sebanyak 189.452 orang.

Dilansir dari cnbcindonesia.com, Suryanto, Direktur Keuangan Perseroan RALS, mengatakan bahwa jumlah karyawan PHK [pemutusan hubungan kerja] sebanyak 421 orang periode Januari hingga Mei 2020. Tak ada karyawan yang dirumahkan, sementara jumlah karyawan yang terdampak dengan status lainnya, misalnya pemotongan gaji 50%, ada 2.700 orang.


Pemutusan hubungan kerja ini menjadi hal sangat disayangkan karena membuat pekerja kehilangan mata pencaharian di tengah kondisi yang sulit.


Berbeda dengan RALS, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) mengaku tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada karyawannya di tengah pandemi virus Covid-19. Padahal, perusahaan ritel ini terkena dampak penghentian operasional sebagian karena pandemi ini. Manajemen Matahari menjelaskan, meski tidak melakukan PHK, namun manajemen terpaksa merumahkan 5.623 karyawannya. Selain itu, ada 12.080 karyawannya yang terkena dampak lain, seperti pemotongan gaji sekitar 50%. Langkah tersebut diambil, karena manajemen Matahari melakukan penutupan sementara gerai-gerai yang dikelola perusahaan. Lokasi penutupan gerai, merupakan lokasi yang ada di daerah yang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB)


Selain itu, PT Matahari Department Store Tbk melakukan penutupan kantor pusat operasional yang berlokasi di area PSBB di Banten, dan karyawan bekerja dari rumah.


Manajemen Matahari pun menerapkan beberapa strategi agar bisnisnya tetap berjalan, seperti:

  1. Meningkatkan sumber daya untuk melayani permintaan melalui toko onlinenya, Matahari.com, yang meningkat selama pandemi ini.
  2. Manajemen juga melakukan kerja sama kolaborasi dengan perusahaan e-commerce, dengan Shopee. Keduanya meluncurkan Matahari Official Shop.


Melakukan pembukaan kembali gerai-gerai di daerah non-PSBB dengan mengutamakan keamanan pelanggan dan karyawan.

Kemajuan Teknologi Mengangkat Keterpurukan

Pandem Covid-19 membuat Teknologi meningkat lebih cepat daripada yang seharusnya, karena PSBB membuat semua jenis kegiatantatap muka harus dilakukan secara daring (online), sehingga tidak membatasi ruang & waktu bagi seseorang untuk berinteraksi secara cepat kapanpun mereka mau untuk memenuhi kebutuhan tersebut.


Sumber: grahanurdian.com


Hal inilah yang memicu Ramayana untuk berinovasi dalam memperkejakan Karyawannya, sebagai salah satu contohnya adalah Sales dan Penjaga pada Gerai Ramayana yang saat ini banyak yang dirumahkan akibat penutupan Gerai miliknya yang beralih kepada penjualan online. Tim Pengembangan Bisnis dan HRD Ramayana pun mengembangkan jenis pekerjaan baru yang dirasa dapat dilakukan dengan sangat efektif dengan kondisi pandemik saat ini tanpa perlu mencari pegawai baru, yaitu merubah pekerjaan Sales/Penjaga yang selama ini melayani pelanggan yang dateng ke Gerai menjadi Online Personal Stylist, dimana Pelanggan bisa melakukan pelayanan, pemesanan hingga pembelian secara online. Para Online Personal Stylist ini nantinya akan dilatih untuk berhadapan dan melayani customer yang saat ini sudah biasa melakukan pembelanjaan dari sistem online.

Cara baru dalam melayani konsumen

Tantangan yang dihadapi industri retail selama era pandemi sangatlah besar. Diberlakukannya pembatasan dalam pergerakan manusia, jelas menurunkan tingkat kunjungan konsumen kestore. Pelaku industri wajib memikirkan cara baru agar bisnis dapat tetap berjalan, dengan banyak penyesuaian dalam metode berbelanja dan pelayanan kepada konsumen. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah adanyaOnline Personal Stylist. Jenis pekerjaan ini dapat dilakukan tanpa harus benar-benar merekrut pegawai baru, ditengah kondisi sulit seperti saat ini. Tapi lebih mengutamakan kepada job shifting dari para SPG ataupun SPB diDepartment Store, untuk menghindari pemutusan hubungan kerja.

Online personal stylist merupakan adaptasi dari personal tylist yang memang sudah eksis terutama untuk konsumen menengah keatas. Online personal stylist dapat diartikan sebagai pekerjaan yang membantu konsumen untuk memilih barang-barang yang mampu meningkatkan penampilan konsumen dengan berbekal informasi yang telah digali dari konsumen dan dibantu dengan wawasan fashion yang dimiliki. Sehingga setiap barang yang diperoleh konsumen telah dipilih dengan perhitungan yang cermat dan benar-benar sesuai kebutuhan, yang keseluruhan pekerjaannya dilakukan secara online.

Sumber: denikiro.com


Karena pada dasarnya, selain pandai menjadikan konsumen terlihat lebih stylish, seorang online personal stylist yang baik juga harus mampu 'menghemat' uang konsumennya dengan memastikan bahwa setiap item yang dibeli memang benar-benar dibutuhkan serta dapat terus dikenakan dan mudah dipadu-padan dengan berbagai barang yang telah bertengger di dalam wardrobe. Dengan bantuan online personal stylist, konsumen akan benar-benar membantu konsumen untuk memilih jenis pakaian yang dibutuhkan, sesuai dengan profil setiap konsumen.


Jika dijabarkan lebih rinci, seorang online personal stylist memiliki job desciption dan job spesification sebagai berikut:


Untuk mendapatkan kriterian seorang online personal stylist, diperlukan beberapa tahap dalam proses seleksi, yaitu:


Pekerjaan ini tidak terbatas untuk kalangan tertentu, bahkan semakin banyak karakteristik fitting model, akan semakin memudahkan konsumen untuk dapat menyesuaikan dengan bentuk tubuh konsumen.


Industry mode lekat dengan kasus pelecehan seksual?

Sudah menjadi stereo-type di masyarakat, bahwa dunia mode lekat dengan kasus pelecehan sexual. Dalam beberapa tahun terakhir, ramai diberitakan beberapa kasus yang melukai industri mode. Terbaru, seperti dikutip dari tirto.id, kasus pelecehan seksual yang dilakukan seorang designer populer, Alexander Wang yang ramai menggemparkan di dunia mode. Sebelum kasus Wang, beberapa kasus pelecehan seksual kerap terjadi antara lain yang dilakukan oleh Bruce Weber dan Mario Testino, dua orang fotografer mode papan atas. Termasuk yang dilakukan oleh brand pakaian dalam wanita papan atas, Victoria’s Secret.


Sumber: https://id.theasianparent.com

Upaya Tiada Henti

Berbagai upaya pencegahan perlu dilakukan untuk dapat melindungi pekerja dari tindakan pelecehan seksual. Kementerian Tenaga Kerja melalui Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia no. SE.03/MEN/IV/2011, tentang Pedoman Pencegahan Pelecehan Seksual di Tempat Kerja, telah mengeluarkan pedoman tentang Pencegahan Pelecehan Seksual di Tempat Kerja. Pedoman tersebut juga mendefinisikan berbagai pelecehan seksual yang meliputi tindakan fisik, verbal, bahasa tubuh, tulisan atau gambar, dan pelecehan secara psikologis dan emosi.


Walaupun KUHP tidak secara khusus mengatur tentang hukuman bagi pelaku pelecehan seksual, namun UU tersebut melarang segala tindakan yang tidak pantas dan kekerasan atau ancaman untuk melakukan hubungan seksual. Apabila terjadi kasus pelecehan, korban atau orang yang mengetahui kejadian harus membuat laporan resmi. Selain itu, perlu adanya mekanisme integrated whistle blowing system untuk melindungi pekerja dari potensi pelecehan seksual di tempat kerja, yang berorientasi melindungi pelapor dari intimidasi dan diskriminasi.



Dalam mengelola lingkungan kerja yang beragam agar tetap sehat, transparan dan mendukung kemajuan perusahaan, dikutip dari talenta.co, sedikitnya diperlukan tujuh cara mengatasi keragaman (diversity) dan mengembangkan karyawan (developing the workforce) dalam perusahaan:


1. Identifikasi keragaman Karyawan yang ada

Langkah pertama yang bisa dilakukan yaitu mengidentifikasi keragaman mulai dari usia, ras, etnis, tingkat pendidikan, agama, latar belakang, senioritas, dan lainnya. Keragaman ini sebenarnya hal yang sudah pasti ditemui dalam setiap perusahaan.


Sumber:https://indvstrvs.com/


2. Membangun komunikasi

Komunikasi merupakan hal yang sangat penting dalam perusahaan. Masalah komunikasi dan hambatan persepsi bahasa dan budaya perlu diatasi agar tercipta komunikasi yang baik. Bila komunikasi di lingkungan kerja berjalan baik, maka pemimpin dapat dengan mudah menyampaikan instruksi, informasi, dan melakukan evaluasi hasil kerja karyawan.


Sumber:https://www.talenta.co


3. Pelajari karakteristik karyawan

Hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi keragaman dalam perusahaan adalah mempelajari karakteristik individu masing-masing. Pelajari karakter karyawan sesuai dengan bidang kerja. Dengan begitu tahu apa yang harus dilakukan jika terjadi konflik tanpa harus menimbulkan masalah lain yang bertentangan dengan karakteristik karyawan.




4. Bersikap terbuka terhadap keragaman Karyawan

Kembangkan sikap keterbukaan di lingkungan kerja dan dorong karyawan untuk dapat mengungkapkan pendapat dan ide mereka. Berikan nilai yang sama dan hargai setiap pendapat karyawan yang ada. Karyawan dapat berbagi beragam sudut pandang berdasarkan pengalaman dan ide mereka. Ini penting untuk dapat mengembangkan strategi bisnis perusahaan.



5. Perlakukan yang adil

Masalah yang kerap muncul dalam keragaman adalah adanya perbedaan perlakuan. Diskriminasi biasanya timbul bila terdapat standar yang berbeda terhadap individu. Pastikan setiap karyawan mendapatkan kesempatan yang sama dalam lingkungan kerja dengan seadil mungkin. Buat kebijakan alternatif agar terjadi kesetaraan dalam perusahaan.



6. Rutin lakukan evaluasi

Untuk menangkal resistensi perubahan, sebisa mungkin libatkan setiap karyawan untuk merumuskan evaluasi keragaman. Gunakan hasil evaluasi tersebut untuk membangun kesuksesan perusahaan dengan keragaman. Di era global seperti saat ini tentunya semakin beragam pula tenaga kerja yang ada.



7. Sistem rekrutmen terbuka

Sistem rekrutmen terbuka atau yang bisa disebut EEO (Equal Employment Opportunity) akan menciptakan kesetaraan. Sehingga tidak adanya perbedaan golongan dalam menentukan keputusan perekrutan tenaga kerja. EEO akan membantu perusahaan dalam melakukan penilaian berdasarkan kualifikasi kandidat, wawancara, kompetensi, standar kelulusan, dan penilaian kerja lainnya. Ini akan menciptakan budaya kondusif, komprehensif, dan terukur.


Sumber: talenta.co



Virtual fitting, konsep baru yang dikembangkan Alibaba

Sumber: economy.okezone.com


Persaingan ritel offline dan online terus terjadi. Terutama di masa pandemi seperti saat ini, jika tidak pandai melakukan inovasi, bukan tidak mungkin ritel offline terus berguguran. Contoh nyata adalah apa yang terjadi di Indonesia, banyak toko maupun gerai yang tutup karena imbas adanya pembatasan pergerakan manusia di masa pandemi, dan juga kehadiran toko ritel online. Hal ini juga didukung dengan perubahan gaya hidup masyarakat.


Tak hanya di Indonesia, peralihan dagang offline ke online juga terjadi di China. Tak ingin perdagangan offline kalah, Alibaba, salah satu raksasa e-commerce dunia, memiliki konsep dan strategi yang menggabungkan perdagangan offline dan online yakni new ritel. Strategi ini bertujuan untuk mendefinisikan ulang cara untuk berdagang dengan menggabungkan antara pengalaman belanja dalam jaringan (daring/online) dan luar jaringan (luring/offline).


Alimall merupakan mal yang dibangun oleh Alibaba. Di mana setiap toko maupun gerainya memiliki teknologi canggih untuk menjual produknya. Konsep inilah yang dinamakan new ritel.



Sumber:economy.okezone.com


Salah satu gerai yang mengusung tema new ritel adalah Gerai MyShow di Alimall. Konsep new ritel ini dalam penggunaan teknologi virtual fitting room. Posisinya ada di depan gerai dan di dalam.

Bagaimana cara kerja virtual fitting room?

Mesin pintar ini akan memindai wajah dan tubuh pengunjung, kemudian mesin ini dapat menyesuaikan ukuran tubuh, dan memilih berbagai koleksi pakaian. Jika cocok dengan keinginan konsumen, maka bisa melakukan transaksi di gerai atau di gerai online toko tersebut di aplikasi e-commerce. Bagi pemilik merek dan gerai, virtual fitting room ini menarik minat pelanggan untuk mengunjungi gerai, meningkatkan kepuasan pengalaman pelanggan dan mengurangi kebutuhan ruangan akan fitting room. Inovasi ini dilakukan Alibaba untuk membantu para pelaku ritel fisik meningkatkan kemampuan dan mendigitalisasi kegiatan operasional mereka, mulai dari pengalaman pelanggan, manajemen logistik, hingga pengaturan ruang retail.


Dengan menginkubasi konsep-konsep dan teknologi baru, serta membangun aliansi strategis dengan para mitra untuk mengaplikasikan konsep-konsep dan teknologi tersebut di lapangan, strategi new ritel kini telah membentuk perilaku konsumen di masa depan.


Mekanisme ini mirip dengan solusi pekerjaan baru yang kami usulkan. Akan tetapi, dengan tetap menjaga unsur personal touch antara store dengan konsumen, keberadaan seorang fitting model tetap dianggap perlu, terutama bagi golongan masyarakat menengah kebawah, yang belum benar-benar tergantung dengan dunia teknologi.

Semakin populernya profesi Personal Stylist di Australia

Jika di China, Alibaba membawa inovasi virtual fitting room sebagai solusi belanja, di Australia, profesi online personal stylist justru semakin populer. Australian Style Institute (ASI), sebuah lembaga pendidikan dan pelatihan terkemuka di Australia, bahkan telah menyediakan layanan course dan training untuk menjadi seorang online personal stylist sejak tahun 2010. Saat ini ASI telah membuka kantor di tiga kota besar di Australia, yaitu Melbourne, Sydney dan Perth.


Sumber:https://australianstyleinstitute.com.au/


Saat ini cukup banyak website yang menyediakan layanan online personal stylist di Australia, antara lain diantaranya: 

1. www.stylewithcindy.com.au

2. www.nikiwhittle.com 

3. www.styledbysally.com.au. 


Maraknya layanan online personal stylist dapat diartikan bahwa profesi ini memiliki prospek yang cukup baik untuk ditekuni, baik secara personal ataupun bagian dari industi mode diberbagai segmen pasar.



Artikel ini dibuat oleh : 

Team Kungfu Pandas

  1. Brian Paulus Hutama
  2. Iffan Arinanda
  3. Katarina Melia Indah Sari

Referensi:


  1. https://www.idnfinancials.com/id/rals/pt-ramayana-lestari-sentosa-tbk
  2. https://stocksetup.kontan.co.id/news/13-gerai-ramayana-lestari-rals-ditutup-sementara-apa-rekomendasi-analis?page=2
  3. https://investasi.kontan.co.id/news/kinerja-lesu-ini-rekomendasi-saham-ramayana-lestari-sentosa-rals
  4. https://www.cnbcindonesia.com/market/20200527134253-17-161221/ramayana-phk-421-pegawai-2700-terkena-pemotongan-gaji
  5. https://katadata.co.id/muhammadridhoi/berita/5e9a41f5701bf/menjaga-hak-karyawan-ramayana-dan-12-juta-korban-phk-imbas-covid-19
  6. https://market.bisnis.com/read/20201101/192/1312040/ramayana-rals-rugi-rp95-miliar-pada-kuartal-iii2020
  7. https://katadata.co.id/agungjatmiko/berita/5ed8dfa9d55dd/tak-phk-karyawan-meski-tutup-gerai-ini-strategi-matahari
  8. https://www.qerja.com/company/view/ramayana-lestari-sentosa-tbk-pt#companyPict
  9. https://www.beritasatu.com/ekonomi/749681/berencana-buyback-5-saham-ramayana-siapkan-dana-rp-350-m
  10. https://economy.okezone.com/read/2019/09/11/320/2103363/konsep-baru-ritel-alibaba-coba-baju-tak-harus-ke-fitting-room
  11. https://harpersbazaar.co.id/articles/read/2/2017/3461/personal-shopper-atau-personal-stylist
  12. https://denikiro.com/
  13. https://grahanurdian.com/e-commerce-indonesia-tahun-2020/
  14. https://www.betterteam.com/personal-stylist-job-description
  15. https://tirto.id/kasus-alexander-wang-pelecehan-seksual-masih-hantui-industri-mode-f9tT
  16. https://tirto.id/kasus-pelecehan-seksual-bikin-victorias-secret-makin-terpuruk-extZ
  17. https://id.theasianparent.com/pelecehan-seksual-di-kantor
  18. https://www.talenta.co/blog/insight-talenta/7-cara-mengatasi-keragaman-karyawan-dalam-perusahaan/
  19. https://australianstyleinstitute.com.au/about-us/
  20. https://www.quora.com/Where-can-I-find-an-online-stylist-service
  21. https://grahanurdian.com/e-commerce-indonesia-tahun-2020/



Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format