The Manager as a Planner and Strategist

Chapter ini membahas mengenai peran seorang manager dalam perencanaan dan penentu strategi diantaranya formula dan jenis perencanaan dalam perusahaan


0

Perencanaan adalah suatu proses untuk mengidentifikasi dan menentukan tujuan serta tindakan yang dilakukan oleh seorang manager pada suatu organisasi. Rencana organisasi merupakan bentuk pelaksanaan strategi yang terperinci. Strategi adalah sebuah keputusan atau tindakan manajerial pada suatu organisasi untuk mencapai tujuan. Dengan demikian perencanaan adalah suatu proses penentuan tujuan dan proses pembuatan strategi

Langkah-Langkah dalam perencanaan 

 a. Menentukan misi dan tujuan organisasi. Misi adalah penjabaran umum tujuan utama suatu organisasi, terdiri dari: 

  1. Menjelaskan teknik yang digunakan manager untuk meningkatkan proses perencanaan sehingga mereka dapat memprediksi masa depan dengan lebih baik
  2. Membedakan antara jenis utama strategi tingkat bisnis dan menjelaskan bagaimana mereka memberikan keunggulan kompetitif kepada organisasi yang dapat kinerja yang unggul. 
  3. Membedakan antara jenis utama strategi tingkat perusahaan dan menjelaskan bagaimana penerapannya sehingga strategi pada tingkat bisnis makin unggul dan kompetitif. 
  4. Menjelaskan peran penting yang dimainkan manager dalam menerapkan strategi untuk mencapai misi dan tujuan organisasi. .

b.  Langkah kedua adalah menetukan strategi. Manager menganalisa situasi sekarang, lalu memproyeksikan masa depan dengan mengembangkan strategi-strategi baru 

c. Langkah ketiga adalah menerapkan strategi. Manager mengimplemetsikan strategi dengan mengalokasikan sumber daya yang disesuaikan dengan kapabilitasnya. 

SIFAT UMUM & TUJUAN PERENCANAAN

Pada dasarnya, untuk menentukan sebuah perencanaan, manager :

(1) menetapkan dan menetapkan posisi organisasi saat ini; 

(2) menentukan positioning serta ekspektasi masa depan

(3) menentukan langkah kerja 

Ketika manajer melakukan perencanan, mereka dituntut untuk mampu memproyeksikan masa depan. Semakin baik prediksi yang dibuat maka strategi  semakin efektif. Lingkungan eksternal sifatnya kompleks dan tidak pasti tidak jarang mempengaruhi proses perencanaan dan penentuan strategi bahkan meningkatkan risiko

Alasan Pentingnya Perencanaan 

  1. Dapat menentukan arah dan tujuan Manager harus menentukan tujuan dan strategi yang spesifik untuk mencapai tujuan tersebut agar dapat menggunakan sumber daya dengan efektif dan efisien
  2. Pengambilan Keputusan Membantu manager dalam menentukan keputusan yang efektif dan efisien.
  3. Membantu Manager mengkoordinasi fungsi organisasi. Perencanan akan mempermudah manager mendefinisikan fungsi pembagian pada organisasinya 
  4. Bentuk Tanggung jawab Manager. Perencanaan yang efektif akan mendorong manager senantiasa memberikan yang terbaik untuk mencapai tujuan organisasi, dedikasi yang demikian dapat diartikan sebagai bentuk tanggungjawab

Henri Fayol, mengatakan bahwa rencana yang efektif harus memiliki empat kualitas diantaranya adalah persatuan, kontinuitas, akurasi, dan fleksibilitas. 

  1. Kesatuan berarti bahwa dari setiap perencanaan yang disusun harus didasarkan pada tujuan organisasi
  2. Kontinuitas berarti bahwa perencanaan terus berjalan seiring dengan perbaikan atau modifikasi yang disesuaikan dengan perusahaan 
  3. Akurasi berarti bahwa informasi yang dihimpun dalam membuat perencanaan harus lengkap dan dapat dipertanggung jawabkan 
  4. Fleksibel yang berati bahwa rencana dapat diubah seiring perubahan situai dan kondisi.

Tingkat Perencanaan 

Perencanaan mencangkup tiga tingkatan manajemen yang pertama tingkat perusahaan. Perencanaan di tingkat perusahaan berati bahwa pada setiap perencanaan mendapat dukungan dari perusahaan dan staf, semua bertanggung jawab atas perencanaan tersebut. Pada tingkat bisnis berbeda divisi atau berbeda unit bisnis, perencanaan bisa saja berbeda. Hal ini dikarenakan fungsi tugas tiap divisi berbeda pada setiap divisi atau unit bisnis. Manager divisi mengontrol perencanaan dan strategi pembagian setiap unit. Jadi, misalnya, manajer pemasaran produk bohlam bertanggung jawab untuk meningkatkan efektivitas periklanan dan penjualannya bohlam. Perencanaan tingkat ke tiga adalah perncanaan departemen, setiap manager departemen bertanggung jawab atas perencanaan dan pembuatan strategi yang diperlukan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas fungsi khusus per divisi.

Level And Types of Planning

          

      Secara umum, perencanaan pada tingkat perusahaan berisi keputusan manajemen teratas mengenai strategi, struktur, misi serta tujuan organisasi.  Strategi tingkat perusahaan menentukan posisi perusahaan di dalam pasar. Secara umum, perencanaan dan strategi tingkat perusahaan adalah tanggung jawab utama manajer perusahaan. Rencana tingkat perusahaan menyediakan kerangka kerja di mana manajer divisi membuat rencana tingkat bisnis mereka. Pada perencanaan tingkat bisnis, manajer masing-masing divisi membuat rencana tingkat bisnis yang menentukan: 

(1) tujuan jangka panjang yang harus dipenuhi oleh setiap divisi dan 

(2) Strategi dan struktur tingkat divisi yang diperlukan untuk mencapai tujuan perdivisi. 

          Strategi tingkat bisnis menguraikan metode spesifik yang akan digunakan divisi, unit bisnis, atau organisasi untuk bersaing secara efektif dalam suatu industri. Contohnya Manajer divisi Peralatan dan Pencahayaan GE (perusahaan ranking 2 di pasar industri pencahayaan global, di bawah Philips NV) mengembangkan strategi untuk menyaingi Phillips menjadi nomor satu.

      Perencanaan pada tingkat fungsional berarti bahwa rencana tindakan dapat diikuti oleh manajer fungsi (seperti manufaktur atau pemasaran) untuk meningkatkan kemampuan setiap fungsi dalam melakukan suatu tugas dengan cara yang menambah nilai pada produk sehingga meningkatkan value produk atau jasa yang ditawarkan. 

Standing Plans and Single-Use Plans

       Kedua perencanaan ini biasanya digunakan untuk tujuan tertentu. Standing Plan atau perencanaan tetap adalah perncanaan yang dikeluarkan ketika situasi yang sama terjadi berulang kali. Salah satu contoh perencanaan tetap adalah  standar operasional perosedur (SOP) untuk mengontrol cara karyawan melakukan tugasnya. Kebijakan adalah panduan umum untuk bertindak, aturan adalah panduan resmi dan tertulis untuk bertindak, dan prosedur operasi adalah instruksi tertulis yang menjelaskan serangkaian tindakan yang tepat yang harus diikuti. Sedangkan Single Use Plan adalah suatu rencana untuk menangani pengambilan keputusan yang tidak terprogram dalam situasi yang tidak biasa. Contohnya, saat NASA mengerjakan program peluncuran rover pada tahun 2020 untuk menyelidiki lingkungan di permukaan Mars. 

Time Horizon Plan

          Adalah lamanya waktu ke masa depan yang diperhitungkan dengan rencana tertentu. Contoh perencaan jangka panjang, perencanaan 5 tahunan, dan rencana pendek maupun menengah. Sebagian besar organisasi memiliki siklus perencanaan tahunan yang terkait dengan anggaran keuangan tahunan. Dan dapat diperpanjang atau disebut dengan rencana bergulir, rencana yang diperbarui dan diubah setiap tahun untuk memperhitungkan perubahan lingkungan. Sehingga dapat menghasilkan koreksi dari perencanaan sebelumnya. 

Scenario Planning

        Seperti yang telah diketahui sebelumnya, perencanaan adalah tentang mencoba prediksi masa depan agar dapat mengantisipasi ancaman dan peluang di masa depan. Perencanaan scenario adalah perencaan yang menggabungkan beberapa perkiraan kondisi masa depan yang diikuti oleh analisis respon efektif terhadap masing-masing kondisi. Contohnya adalah perencanaan skenario Shell yang diketahui membuat 30 skenario, bahkan dari scenario itu mampu membuat Shell tetap untung walaupun harga minyak sempat anjlok. Cara terbaik memproyeksikan beberapa kemungkinan atau skenario masa depan, adalah dengan menghimpun asumsi-asumsi berbeda, kemudian digunakan untuk mengembangkan rencana terbaru yang sesuai apabila salah satu skenario tersebut. Keuntungan dari perencanaan skenario adalah kemampuan mengantisipasi tantangan masa depan yang tidak pasti serta mendidik manajer untuk berpikir strategis . Menentukan misi organisasi dan tujuan adalah langkah pertama dari proses perencanaan dilanjutkan dengan mendefinisikan strategi organisasi. Berikut adalah contoh misi dari 3 perusahaan berbasis Internet walaupun di dalam bidang bisnis yang sama misi ketiganya berbeda. 

Mendefinisikan Suatu Bisnis 

Untuk mendefinisikan suatu bisnis, manajer harus dapat menjawab tiga pertanyaan terkait produk perusahaan tersenut : 

(1) Siapa pelanggan kami?

(2) Apa yang pelanggan butuhkan? 

(3) Bagaimana kami memenuhi kebutuhan pelanggan? 

Menetapkan Tujuan Utama Establishing Major Goals

Manager menetapkan tujuan utama perusahaan, atau jika dalam suatu perusahaan tujuan telah ditetapkan oleh CEO maka manager bertugas menetukan strategi demi pencapaian tujuan atau goal perusahaan.Selain itu, peran kepemimpinan manager dapat dinilai dari goal yang penuh ambisi namun realistis dan kemampuan mengatur organisasi untuk menghadapi tantangan atau kendala sehingga meningkatkan kinerja perusahaan. 

Penentuan strategi dimulai dengan analisis manajer yang dilakukan secara sistematis terhadap kekuatan baik di dalam organisasi maupun lingkungan global mempengaruhi kemampuan organisasi untuk memenuhi tujuannya sekarang dan di masa depan. Analisis SWOT dan model lima kekuatan adalah dua teknik berguna yang dapat digunakan manajer untuk menganalisis faktor-faktor ini. 

Analisis SWOT

Analisis SWOT adalah suatu perencanaan yang dilakukan oleh manager dengan mengidentifikasi kekuatan (Strenght) dan kelemahan (Weak) dan peluang (Opportunity) dan ancaman (Treats). Analisis SWOT, membantu manager dalam memilih strategi corporate, bisnis dan fungsional untuk mencapai misi dan tujuan perusahaan 

Langkah pertama dalam analisis SWOT adalah mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan organisasi yang memiliki nilai khas organisasi tersebut. Langkah kedua adalah identifikasi potensi peluang dan ancaman di lingkungan organisasi baik masa sekarang maupun mendatang. Dengan analisis SWOT ini, maka manajer dapat melanjutkan proses perencanaan dan menentukan strategi khusus untuk mencapai misi dan tujuan organisasi. Strategi yang dihasilkan harus memungkinkan organisasi untuk mencapai tujuannya dengan memanfaatkan peluang, melawan ancaman, membangun kekuatan, dan memperbaiki kelemahan organisasi.

FIVE FORCE MODEL

Adalah suatu model analisis yang  berfokus pada lima kekuatan yang dimiliki oleh sebuah perusahaan atau organisasi yang bersifat  kompetitif dan krusial untuk mengembangkan suatu bisnis.

  • The level of rivalry among organizations in an industry

Tingkat persaingan antar organisasi / perusahaan di dalam pasar untuk mendapatkan pelanggan. Contoh :  strategi banting harga dimana semakin rendah harga laba semakin kecil.

  • The potential for entry into an industry

Potensi suatu organisasi masuk ke dalam suatu industri. Misalkan, semakin mudah regulasi dan loyalitas merek, maka potensi organisasi baru masuk ke industri tersebut makin mudah 

  • The power of large suppliers 

Jika jumlah pemasok input dibatasi, maka pemasok dapat meningkatkan harga jual input tersebut namun laba industri pun akan turun. Hal ini dikarenakan harga produksinya naik akibat penaikan harga dari supplier

  • The power of large customers

Jika jumlah pelanggan  yang tersedia untuk membeli output industri rendah, maka akan timbul fenomena penurunan harga seperti yang diminati pelanggan, sehingga profit pun menurun.

  • The threat of substitute products

Ancaman produk pengganti, seringkali output dari suatu industri adalah produk pengganti produk lain misal dalam aplikasi tertentu plastik merupakan pengganti baja. Ketersediaan produk pengganti akan menekan kenaikan harga produk dari suatu industri 

Formulating Business-Level Strategies

Porter mengembangkan teori tentang bagaimana manajer bisa memilih sebuah strategi tingkat bisnis yang direncanakan untuk mendapatkan keuntungan yang kompetitif pada pasar atau industri tertentu. Menurut Porter strategi tingkat bisnis mampu membuat sebuah keuntungan kompetitif karena ini memungkinkan sebuah organisasi pada suatu perusahaan untuk mengantisipasi dan mengurangi ancaman kekuatan industri yang ada. Agar perusahaan dapat memperoleh laba maksimal, manajer harus mempertimbangkan dalam pemilihan; menghasilkan produk yang berbeda agar nilai kepada pelanggan meningkat, meminimalisasi biaya produksi, merambah semua segmen pasar, atau memilih pada fokus pada satu segmen pasar. Berdasar pilihan-pilihan yang ada, manajer perlu memilih salah satu dari empat tingkatan strategi bisnis:

  • Low Cost Strategy

Menggunakan low-cost strategy manajer berusaha mendapatkan keuntungan yang kompetitif dengan berfokus pada efisiensi biaya perusahaan yang tentunya berada dibawah biaya perusahaan pesaingnya. Cara yang dilakukan bisa dengan menurunkan biaya produksi agar seefisien mungkin, berfokus pada pengembangan produk baru tetapi dengan melakukan produksi dengan biaya yang lebih murah. Untuk meraih daya tarik pelanggan, manajer pemasaran perlu melakukan penurunan harga. Melakukan penjualan produk dengan harga yang lebih murah daripada pesaing, tetapi tetap mampu meraup keuntungan karena memiliki biaya produksi yang lebih rendah, sehingga perusahaan mampu menaikkan keunggulan secara kompetitif berdasar harga produksi yang rendah. Ketika perusahaan menjalankan strategi ini, menimbulkan hambatan yang cukup besar bagi perusahaan baru untuk masu dan bersaing pada industry yang sama, karena biaya masuk pada industry ini memelukan proses yang mahal.

  • Differentiation Strategy

Dalam strategi ini manajer mengarahkan perusahaan untuk membedakan produknya dengan pesaing, perbedaan meliputi desain, kualitas, maupun layanan penjualan, tentunya semua dalam hal yang lebih baik. Untuk membuat produk yang unik, berbeda, serta lebih baik, seringkali membutuhkan proses pembuatan yang lebih mahal. Ketika seorang manajer harus melakukan pembedaan untuk peningkatan produk serta pengeluaran desain produk baru, mengakibatkan kebutuhan biaya yang meningkat. Perusahaan yang menggunakan strategi ini mungkin sebaiknya mnejadikan produknya berlabel premium agar dapat menjual dengan harga yang lebih tinggi, mengingat biaya produksi juga mengalami peningkatan. Strategi ini juga membuat kesulitan bagi pendatang baru pada persaingan industry ini, karena pendatang baru belum memiliki nama besar untuk melakukan persaingan dengan pemain lama yang besar, sehingga konsumen belum menganggap perusahaan baru sebagai produsen barang subtitusi.

  • Focused Low-Cost and Focus Differentiation Startegies

Manajer perusahaan yang melakukan strategi ini berfokus pada rendahnya biaya untuk satu segmen pada keseluruhan segmen bisnis yang ada, perusahaan tersebut memiliki tujuan menjadikan perusahaan dengan menjual produk berbiaya rendah pada segmen tersebut. 

Ketika manajer yang melakukan fokus strategi diferensiasi untuk satu segmen pada keseluruhan segmen yang ada, perusahaan itu memiliki tujuan menjadikan perusahaan menjual produk yang memiliki perbedaan dalam segmen itu. 

Setiap manajer perusahaan yang menggunakan salah satu dari strategi ini telah memilih untuk menjadi spesialisasi dalam beberapa cara dengan mengarahkan upaya mereka pada jenis pelanggan tertentu.

Formulating Corporate – Level Strategies

Corporate-Level strategies yaitu sebuah strategi yang melakukan tindakan pada perusahaan dengan melibatkan pemilihan industri dan pemilihan negara mana yang dianggap tepat bagi perusahaan untuk melakukan investasi sumber dayanya demi mencapai misi dan tujuannya. Manajer perlu aktif menemukan peluang yang baru menggunakan sumber daya yang dimiliki perusahaan demi mewujudkan barang produksi dan layanan yang lebih baik bagi pelanggan. 

Pada bagian ini untuk mewujudkan perusahaan tumbuh dan mempertahankan posisi agar tetap menjadi perusahaan yang baik serta melakukan reorganisasi untuk menghindari penurunan, manajer dapat menggunakan strategi berikut:

  • Concentration On A Single Industry

Pada umumnya kebanyakan perusahaan yang tumbuh dan terus berkembang akan melakukan investasi pada labanya untuk memperkuat posisi mereka pada industri yang mereka jalani. Agar strategi ini dapat berjalan dengan baik, manajer perlu perlu mengfokuskan perusahaanya pada satu industri dimana mereka telah beroperasi. Manajer mengarahkan perusahaan untuk meningkatkan jenis produk, meningkatkan pelayanan, memperbanyak cabang dengan berfokus pada satu industri terkait strategi ini.

  • Vertical Integration

Suatu perusahaan yang sudah mampu berjalan cukup baik pada industri yang dijalankan, pada umumnya terus mencari cara lain untuk memperbesar laba salah satunya dengan melakukan efisiensi biaya produksi ataupun operasional. Misalkan pada perusahaan yang sebelumnya selalu mencari suplier bahan baku untuk produksi produknya, kemudian mampu menghasilkan barang baku sendiri. Contoh lain adalah sebuah perusahaan yang memotong panjangnya rantai distribusi dan melakukan distribusinya sendiri agar tidak terlalu memerlukan banyak biaya, serta mempersingkat produk sampai ke pasaran konsumen. Dua hal tersebut adalah contoh cara perusahaan melakukan efisiensi biaya untuk memperbesar laba perusahan dengan strategi vertical integration. 

Maka vertical Integration adalah cara sebuah perusahaan mengembangkan operasi perusahaan yang berbasis pada peningkatan laba, baik itu langkah ke belakang dengan cara menyediakan sendiri bahan baku produksi mereka, ataupun langkah maju dengan cara mendistribusikan sendiri produk atau jasa yang mereka jual. Tujuan dari vertical integration yaitu menekan biaya produksi dan memaksimalkan laba.

Diversification

Diversification merupakan strategi suatu perusahaan untuk memperbesar sayap operasi bisnisnya pada suatu industri dengan menghasilkan produk barang maupun jasa yang berbeda dengan yang sudah berjalan. Ada 2 jenis diversification, yaitu sebagai berikut:

  • Related Diversification

Related Diversification yaitu suatu strategi dari sebuah perusahaan untuk merambah pada industri yang baru dengan membuat lebih kompetitif produk yang dihasilkan dari divisi bisnis yang sudah berjalan.

Suzuki merupakan salah stu perusahaan yang menggunakan strategi ini. Suzuki melakukan pelebaran sayap dari yang semula hanya memproduksi sepeda motor, merambah ke mobil yang memiliki pasar industri berbeda tetapi masih sama sama otomotif.

  • Unrelated Diversification

Unrelated Diversification yaitu suatu strategi dimana suatu perusahaan mermbah pada industri yang baru maupun mengakuisisi suatu perusahaan yang memiliki core business berbeda dengan divisi bisnis yang sudah dijalankan.

Sinar mas grup merupakan salah satu perusahaan yang menjalankan strategi ini. Sinar Mas menjalankan banyak industry pada perjalanan bisnis, sebagai contoh perusahaan ini memiliki cabang bisnis pada industri perbangkan yaitu bank sinar mas, kemudian memiliki cabang bisnis pada industri telekkomunikasi yaitu smartfren.

  • International Expansion

Strategi lain setelah concentration, vertical integration, dan diversification yaitu international expansion. Strategi yang digunakan suatu perusahaan untuk melebarkan sayapnya di luar negeri untuk melakukan operasi bisnisnya pada pasar internasional. Ada beberapa strategi pada international expansion, yaitu:

  • Global Strategy

Global Strategy merupakan suatu strategi yang digunakan perusahaan untuk menjual produk barang maupun jasa ke satu negara atau lebih dengan spesifikasi yang sama tanpa ada perbedaan pada produk di setiap negaranya.

Nike adalah salah satu perusahaan yang menerapkan strategi ini. Nike memiliki produk yang banyak sama di lebih dari 100 negara di dunia. 

  • Multidomestic Strategy

Multidomestic Strategy adalah strategi yang digunakan perusahaan dengan menyesuaikan kultur pada negara tujuan ekspansi terkait pasar internasional. Strategi ini bisa dikenal lebih memperhatikan nilai negara tersebut oleh pelanggan.

Perusahaan KFC beberapa kali menggunakan strategi ini di pasar Indonesia, misalkan ketika KFC menyediakan menu ayam saus padang. Saus padang mengikuti kultur makanan di Indonesia dan hanya ada menu ini di negara Indonesia.

Choosing a Way to Expand Internationally

  • Exporting and Importing

Exporting adalah suatu kegiatan dimana perusahaan, perorangan, maupun negara melakukan pengiriman produk dari dalam negeri ke luar negeri, baik produk mentah maupun produk jadi. Contoh ekspor yaitu produk Indofood dikirim setiap periodenya dari dalam negeri ke seluruh negara tujuan di dunia oleh perusahaan itu sendiri.

Importing adalah suatu kegiatan dimana perusahaan, perorangan, maupun negara melakukan pengiriman produk dari luar negeri ke dalam negeri, baik produk mentah maupun produk jadi. Contoh impor adalah perusahaan Toyota Astra yang melakukan impor pada suku cadang dan mesin dari negara asal ke Indonesia.

  • Licensing and Franchising

Licensing adalah sebuah perjanjian dagang yang diijinkan oleh pemilik lisensi dengan penerima lisensi untuk menggunakan nama, produk, hak paten, proses produksi, bahan baku, hak dagang (berdasar pada perjanjian kedua belah pihak) yang berimbal balik dengan pembayaran atau royalti. Sebagai contoh Warner Bros yang menjual lisensi seluruh karakternya kepada pasaran internasional.

Franchising adalah sebuah bentuk kerja sama bisnis yang hamper sama dengan licensing, namun pada franchising pihak pengguna nama perusahaan perlu menjalankan bisnisnya sesuai dengan standar operasi perusahaan asli dan tentu berdasar pada perjanjian yang disepakati kedua belah pihak. Imbal balik dari kerja sama ini adalah sebuah komitmen keuangan, Contoh pada Kerjasama bisnis ini adalah restoran Burger King yang dapat dimiliki oleh perorangan pribadi di Indonesia.

  • Strategic Alliances and Joint Ventures

Strategic Alliances yaitu sebuah kerjasama dari dua perusahaan guna mewujudkan keuntungan yang kompetitif pada produk yang baru. Sebagai contoh misalkan Kerjasama antara Nokia dengan Microsoft, dimana pada produk baru yang dihasilkan mayoritas perangkat lunak milik Microsoft dan perangkat keras fisiknya dari Nokia.

Joint Ventures yaitu sebuah Kerjasama yangdijalankan pada proyek tertentu dengan waktu terbatas yang telah ditentukan. Sebagai contoh Kerjasama antara Sharp dan Sony yang sepakat menandatangani memorandum tidak mengikat untuk melakukan kerjasama memproduksi dan menjual panel dan modul LCD berukuran besar dari pabrik panel LCD Sharp.

  • Wholly Owned Foreign Subsidiary

Wholly Owned Foreign Subsidiary adalah suatu strategi bisnis yang mendirikan sutau perusahaan dibawah perusahaan besar yang sudah ada seblumnya. Perusahaan besar ini biasa disebut holding company atau perusahaan induk, biasanya juga digunakan sebagai pelindung perusahaan baru tersebut.

Sebagai contoh Astra International sebagai perusahaan induk memiliki banyak sekali perusahaan yang beroperasi dibawahnya dengan membuat korporasi dan perseroan terbatas baru.

Camelia D F

M. Rafa Subhanallah

MBA 78C

Team 7: All Bosses Club

Referensi:

Gareth R. Jones Jennifer M.George "Contemporary Management" Eleventh Edition

 



Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
CameliaDF

26 Comments

  1. paparan materi yang sangat menarik, saya ingin bertanya jika perencanaan yang telah di buat atau disusun tidak berjalan semestinya, bagaimanakah sikap seorang manager?dan langkah yang harus dilakukan agar rencana itu bisa kembali kejalurnya, terima kasih

  2. terimakasih kepada All bosses club materi yang sangat menarik, saya ingin bertanyaa pada tahap apa perusahan sebaiknya melakukan unrelated diversification, tahap apa yang perlu dicapai oleh perusahan sehingga manager perlu melangkah ke strategi unrelated diversification?
    dan yang selanjutnya untuk bisa melanjutkan ke tahap global Strategy pada tahap apa perusahaan sudah bisa melanjutkan strategi nya terimakasih
    Tubagus d, A The Dream Team

  3. Terimakasih kepada All Bosses Club atas pemaparan materi yang sangat menarik. Saya ingin bertanya, hal apa saja yang harus dipertimbangkan oleh perusahaan sebelum melakukan diversifikasi?
    Terima Kasih
    -Selma Ferena-

  4. Terima kasih kepada kelompok All Bosses Club atas materi yang diberikan. Pada materi yang telah disampaikan, dikatakan bahwa, dalam membuat perencanaan, manajer dituntut untuk mampu memproyeksikan masa depan. Saya ingin bertanya, apakah ada langkah-langkah yang dapat diterapkan manajer agar proyeksi yang dibuat tidak terlalu berbeda dengan kenyataan di masa depan? serta apakah ada alat bantu yang dapat membantu manajer untuk memproyeksi? terima kasih
    -IGAA Laksmi Kurnia P

    1. Terima kasih All Bosses Club untuk pemaparan materinya..
      Ingin bertanya, dalam menentukan major goals perusahaan, ada dua cara yg disebutkan pada artikel yaitu SWOT analysis dan 5 forces analysis, saya melihat ada banyak pertanyaan yang overlap antara analisis opportunity, threat dan kelima analisis five forces. apakah perbedaan antara keduanya? apa boleh saat analisis, kita ganti OT dengan analisis five forces agar lebih mendalam pada analisis eksternal perusahaan? terima kasih

  5. terimakasih kelompok all bosses club atas pemaparan materinya
    Perusahaan besar unilever indonesia saat ini memiliki DER +/-3x yang berarti kondisi perusahaan tersebut dapat dikatakan kurang sehat. Menurut kelompok kalian, apakah ada kesalahan strategi dari managerial perusahaan tersebut sehingga perusahaan tersebut memiliki DER yang besar? atau hal ini adalah bagian dari strategi perusahaan?

    terimakasih
    salam,
    Fadilla

  6. Thank you All Bosses Club Group, pemarannya jelas dan sangat menarik.

    Ada hal yang menarik bagi saya yaitu tentang perencanaan suatu solusi bisnis, saat ini banyak sekali perusahaan startup fintech yang muncul menawarkan solusi yang diciptakannya. Seperti rekayasa transfer uang dll. Walaupun terkesan lebih murah dari segi biaya, tapi kenapa malah ribet ya dan menimbulkan permasalahan baru karna malah terkesan memindahkan permasalahan pada sisi lain. Sebut saja perusahaan Flip, itu mereka pakai strategi bisnis apa sih dan siapa pesaing mereka?

    Terimakasih

    -Ramadhian Ekaputra

  7. Terimakasih untuk All Bosses Club atas ulasan materi yang menarik. Saya tertarik untuk bertanya apakah dalam suatu entitas bisnis idealnya harus memiliki contingency planning dalam rangka mengantisipasi kondisi terburuk yang bisa saja terjadi, dan instrumen apa saja kira-kira yang perlu menjadi pertimbangan manager dalam merumuskan contingency planning?
    Bima Indra P-Rock Star Squad

  8. Terimakasih all bosses club atas pemaparan materinya yang sangat menarik. Saya ingin sedikit bertanya terkait strategi unrelated diversification, dimana dijelaskan diatas bahwa perusahaan dengan strategi tersebut akan merambah pada industri baru yang berbeda dengan usaha yang mereka jalankan sebelumnya, Apakah strategi unrelated diversification ini efektif untuk dijalankan perusahaan? dan apakah kedepannya perusahaan tidak akan mengalami kesulitan dalam memperoleh kepercayaan atau loyalitas pelanggan, karena mungkin terdapat pelanggan yang beranggapan bahwa perusahaan yang misalnya semula lingkup bisnisnya fokus untuk produksi makanan atau kebutuhan sehari-hari tetapi menjalankan lini bisnis lain yang tidak terkait sama sekali dengan bisnis semula.

    Terimakasih, sukses selalu all bosses club.
    Bella Aprilia S

  9. terima kasih atas materi yg sudah disampaikan, ringkas dan dapat dipahami dg baik. saya ingin bertanya, ketika manajer sudah mempersiapkan segala sesuatu dg baik, terkadang ada saja hal2 yg diluar kendala. apa saja faktor penyebab yang bisa membuat manajer gagal dalam menjalankan planning dan strategi suatu bisnis? mengapa hal2 tab bisa terjadi?
    Nita Septa Dilla – The Mighty Shark

  10. Terimakasih kelompok All Bosses Club atas pemaparan materinya. Izin bertanya terkait strategi perusahaan untuk melakukan Vertical Integration. Perusahaan yang vertically integrated umumnya bertujuan untuk meningkatkan profit dan mempebesar market share dalam suatu industri. Apabila perusahaan tersebut bergerak dalam pasar oligopoli, vertical integration dapat mengakibatkan pada industri yang semakin terkonsentrasi. Apakah hal ini baik/buruk bagi perusahaan lain dalam industri; Mengingat strategi integrasi vertikal akan menaikkan level of rivalry serta menciptakan higher barriers to entry untuk pemain-pemain baru dalam industri tsb? Terimakasih. Salam, Veronica

  11. Terima Kasih atas pemaparan materi yang sangat menarik dan menambah wawasan.
    Saya ingin sedikit bertanya. Dalam keberlangsungan sebuah perusahaan perkembangan keadaan sosial dan ekonomi di negara tempat perusahaan tersebut beroperasi seringkali dapat mengubah tujuan perusahaan tersebut, seperti maksimalisasi nilai perusahaan, atau memperoleh laba cepat dalam jangka pendek, menjamin kelangsungan hidupnya, mendapat prestige dari masyarakat, dll. seiring dengan perubahan tujuan tersebut, bagaimana penyesuaian planning hendaknya dilaksanakan agar tidak sepenuhnya merombak tatanan perusahaan yang sudah ada dan tidak menyimpang dari esensi perusahaan tersebut?
    Terima Kasih
    Dhanesworo A.Y.

  12. Terimakasih atas pemaparan materinya kelompok All Bosses Club! Saya ingin bertanya, pada saat manajer melakukan sebuah perencanaan tentunya banyak hambatan yang terjadi. Hambatan bisa datang dari internal maupun eksternal. Saya ingin bertanya, apa saja hambatan internal maupun eksternal dalam proses perencanaan? Terimakasih banyak, sukses untuk presentasinya nanti! -Deasy Rike Rahmawati

  13. Terimakasih atas penjelasannya. Sangatlah menarik. Menurut kalian, apa penerapan rencana terbaik jika ada kejadian besar yang tidak direncanakan terjadi mendadak seperti kematian ceo penting (ujung tombak perusahaan), kejadian bencana alam yang menghabisi aset penting termasuk karyawan cemerlang di dalamnya, dll. Metode apa yang paling tepat untuk merencakan kejadian tersebut?

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format