Baik Buruk Kepemimpinan Thanos dan The Avengers dalam The Avengers : Infinity Wars

Siapa yang tidak tau perang antara The Avengers melawan Thanos? Ternyata jika diulik lebih dalam dua gaya kepemimpinan mereka menentukan hasil peperangan loh!


1
1 point

Sinopsis

Avengers : Infinity Wars merupakan film ke-tiga dalam seri The Avengers dan merupakan bagian pertama dari ending serial Marvel Cinematic Universe (MCU) fase tiga. Seperti serial sebelumnya, The  Avengers menceritakan perjalanan kumpulan superhero untuk melawan penjahat yang mengancam keamanan bumi. Namun, kali ini para pahlawan super harus berhadapan dengan lawan terberat mereka, Thanos. 

Thanos merupakan sosok paling kuat dari mahluk eternals yang lahir di planet Titan. Di bawah ini terdapat ilustrasi mengenai seberapa besar kekuatan thanos jika dibandingkan dengan Hulk. Ia memiliki satu tujuan hidup, yaitu untuk mengumpulkan enam batu kekekalan yang dapat memberikan ia kekuatan yang tidak tertandingi. Dengan kekuatan tersebut, Thanos ingin menghapuskan setengah populasi alam semesta. Ia yakin dengan semakin banyaknya manusia, yang terjadi hanya akan ada lebih banyak permasalahan dan kerusakan. Hilangnya setengah populasi alam semesta juga dipercaya akan memberikan kesempatan yang lebih banyak untuk mahluk yang tersisa melakukan banyak hal. Dalam pencariannya, Thanos juga ikut memberikan teror kepada penghuni setiap planet dengan melakukan kerusakan dan kekacauan. Ini bukan lah kali pertama Thanos muncul di MCU. Ia sendiri sudah beberapa kali disinggung pada film-film marvel sebelumnya seperti The Avengers, Guardian of The Galaxy, dan Avengers : Age of Ultron.

Dari kubu pahlawan, pada film kali ini The Avengers menampilkan lebih banyak pahlawan dibandingkan film-film The Avengers sebelumnya. Anggota awal The Avengers seperti Iron Man, Captain America, Vision, Hulk, Scarlet Witch, Black Widow, dan Thor kembali menjadi bagian dari film ini. Pahlawan lain yang baru bergabung pada film ini meliputi Star Lord dan tim Guardians of The Galaxy, Spiderman, Black Panther, serta Doctor Strange. Walaupun memiliki jumlah yang lebih banyak, dalam film kali ini para pahlawan terpecah menjadi beberapa kelompok yang memiliki tujuan masing-masing. Di Bumi, Captain America beserta Scarlet Witch  dan Black Panther bersiap untuk berperang melawan Thanos yang ingin mengambil salah satu batu kekekalan yang berada di kepala Vision. Sementara Thor bersama Guardians of The Galaxy pergi ke planet lain untuk mencari palu sakti milik Thor. Kemudian di sisi lain Iron Man dan Spiderman berusaha menyelamatkan Doctor Strange yang berada dalam kapal luar angkasa Thanos.  

Business Ethics in Islam

Artikel yang ditulis oleh Saleem Et Al mengenai etika bisnis dalam islam menjelaskan bangaimana melakukan bisnis dan kegiatan ekonomi yang sesuai dengan syariat islam. Walau The Avengers : Infinity Wars bukan lah film mengenai krisis keuangan, terdapat beberapa poin yang dapat direfleksikan dari artikel tersebut ke dalam film ini. 

Diingatkan oleh artikel ini bahwa Allah adalah pemilik segala sesuatu yang ada di alamt semesta dan Allah pula yang akan menjaganya. Hal ini sama seperti yang disampaikan dalam Al-Quran, surat Ali-Imran ayat 180.

وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ يَبْخَلُونَ بِمَا آتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ هُوَ خَيْرًا لَهُمْ ۖ بَلْ هُوَ شَرٌّ لَهُمْ ۖ سَيُطَوَّقُونَ مَا بَخِلُوا بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ وَلِلَّهِ مِيرَاثُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. ( Ali-Imran (3) : 180 )

Namun kemudian, walaupun Allah adalah pemilik segala seusatu di bumi ataupun di langit, bukan berarti manusia harus berserah diri dan tidak melakukan apapun. Manusia juga harus tetap berusaha untuk memanfaatkan apa yang telah Allah berikan, tidak hanya berdiam diri saja. Di Indonesia, pemanfaatan alam juga diatur dalam UU No.5 tahun 1990 dengan salah satu pertimbangannya yang berbunyi : Bahwa sumber daya alam hayati Indonesia dan ekosistemnya yang mempunyai kedudukan serta peranan penting bagi kehidupan adalah karunia Tuhan Yang Maha Esa, oleh karena itu perlu dikelola dan dimanfaatkan secara lestari, selaras, serasi dan seimbang bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia pada khususnya dan umat manusia pada umumnya, baik masa kini maupun masa depan.

Maka, apa yang Thanos lakukan sudah pasti tidak sesuai dengan etika islam. Sebagai mahluk ciptaan Allah, hanya Allah lah yang berhak untuk menguasai alam semesta. Terlebih lagi keinginan Thanos untuk menghilangkan setengah populasi alam sesemesta sudah termasuk dalam tindak pembunuhan. Allah menitipkan alam semesta kepada mahluk ciptaannya dan memberikan kebebasan kepada mahluknya cara apa yang akan dipakai untuk mengelola sumber daya tersebut. Baik cara Allah yang dipilih atau cara yang buruk yang dipilih, semua akan ditimbang nanti saat hari kiamat.

Di sisi lain, The Avengers, yang merupakan para pahlawan, bertindak sebagai kubu penyelamat. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, walaupun Allah adalah maha penentu segala, manusia tetap harus berjuang, bukan hanya berdiam diri. Apa yang The Avengers lakukan dapat dimasukan dalam kategori bentuk ikhtiar menyelamatkan bumi.

Islamic Perspective of Human Resource Management: Some Salient Features

Artikel ini menjelaskan bagaimana islam mengatur manajemen sumber daya manusia yang seharusnya. Ternyata, jika dilihat lebih jauh, hal ini banyak kita lihat implementasinya dalam pemilihan The Avengers. Nick Fury sebagai Direktur SHIELD dan pencetus The Avengers memiliki sejumlah kriteria sebelum merekrut pala pahlawa super. Setiap orang yang direkrut memiliki kelebihan dan keunikan yang nantinya berguna dalam tim. Untuk rincian lebih lengkap mengenai ketrampilan para pahlawan bisa dilihat dalam infografis di bawah ini.

Sedangkan di kubu penjahat, yaitu Thanos, yang terjadi justru sebaliknya. Tidak banyak praktik sesuai agama islam yang diterapkan dalam manajemen sumber daya manusia nya. Untuk lebih lengkap mengenai perbandingan keduanya dapat dilihat pada tabel di bawah ini. :

No

Ciri

The Avengers

Thanos

1

Right Man for The Right Job

Nick Fury memperhatikan kemampuan setiap anggotanya. Tiap anggota ditempatkan sesuai dengan kelebihan masing-masing.

Pasukan Thanos yang bernama The Black Order diambil dari planet-planet yang Thanos hancurkan. Tangan kanannya, Corvus Glaive, juga merupakan ananya. Thanos sengaja merawat pasukannya sejak kecil hanya untuk bekerja. Tidak ada pertimbangan lain yang dilakukan Thanos dalam memilih timnya.

2

Accountability

Walau sering terjadi argumen diantara mereka, The Avengers selalu melakukan diskusi bersama. Jika diskusi tidak menghasilkan keputusan, maka diambil jalur voting.

Seluruh pasukan The Black Order hanya mematuhi perintah Thanos. Jika ada yang berani mempertanyakan keputusannya, akan dibunuh.

3

Assigning Responsibilities to Nears and Dears

Tidak ada perekrutan yang didasarkan kerabat atau orang tersayang dalam The Avengers.

Dalam film-film sebelumnya dijelaskan bahwa dulu Thanos memperkajakan kedua anaknya, Gamora dan Nebula. Kedua anak mereka akhirnya memiliki hubungan yang tidak baik dengan satu sama lain serta memutuskan untuk meniggalkan Thanos.

The Relationship Between Emotional Intelligence (EI) and Organizational Citizenship Behaviour (OCB) : The Moderating Role of Islamic Work Ethics (IWE)

Emotional intelligence (EI) terlihat dipraktekan pada kubu The Avengers. Salah satu contohnya adalah yang dilakukan oleh Iron Man. Ketika ia tau bahwa Spiderman telah ikut pergi ke luar angkasa, sebenarnya ada ketidaksetujuan nya. Ia takut bahwa misi ini terlalu berbahaya bagi Spiderman yang notabennya adalah seorang anak kecil. Namun begitu akhirnya Iron Man tetap menahan reaksinya dan bekerja untuk memastian Spiderman aman. EI juga ditunjukan oleh Scarlet Witch. Awalnya ia ingin mengamankan Vision sendiri dan tidak melibatkan Vision dalam peperangan. Tetapi akhirnya Scarlet Witch berbesar hati dan menerima bantuan Captain America dan yang lainnya. The Avengers juga memiliki organizational citizenship behaviour (OCB) yang baik. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, walaupun banyak perbedaan pendapat, tetapi para pahlawan bisa mengesampingkan ego dan mendahulukan kepentingan bersama. Adanya bantuan serta tanggung jawab menjadikan mereka tim yang kuat.

Sedangkan Thanos tidak terlihat memiliki EI dan OCB yang baik. Ia menerapkan sistem kepemimpinan yang otoriter. Jika pasukanya gagal dalam melakukan tugas ia tidak segan-segan untuk langsung membunuhnya. Dengan sikap otoriter itu juga membuat tim Thanos tidak memiliki iklim bekerja yang baik.

Saran dan Solusi

Terdapat beberapa saran serta solusi sesuai agama islam yang dapat diberikan kepada tim The Avengers maupun tim Thanos. Untuk Thanos, hal pertama yang dapat dilakukan adalah untuk mengganti niat nya. Sejak awal, ia sudah memiliki niat yang buruk, yaitu untuk menjadi tidak terkalahkan dan menghilangkan separuh populasi alam semesta. Hal tersebut sudah pasti tidak sejalan dengan ajaran islam. Kemudian, Thanos dapat mencari anggota tim yang memang secara sukarela membantunya untuk mencapai tujuan. Thanos banyak melibatkan keluarga dalam rencana sehingga hubungan menjadi tidak baik dari sisi pekerjaan maupun keluarga. Diperlukan cara memimpin yang lebih demokratis. Thanos harus belajar untuk mendengarkan saran orang lain agar terdapat ruang untuk perbaikan.

Sedangkan untuk tim The Avengers, walaupun sudah memiliki kerja tim yang baik, terdapat beberapa hal yang bisa ditingkatkan kembali. Para pahlawan harus belajar untuk menurunkan ego masing-masing. Setiap individu dalam tim ini merupakan sosok yang kuat dan tentu memiliki pendapat masing-masing. Namun, jika hal ini bisa lebih diminimalisir, maka tentu akan lebih baik.

Referensi :

Saleem, Maimoona. Business Ethics in Islam. The Dialogue volume XIII

Haider, Syed Nadeem Abbas. 2015. THE RELATIONSHIP BETWEEN EMOTIONAL  INTELLIGENCE (EI) AND ORGANIZATIONAL  CITIZENSHP BEHAVIOUR (OCB): THE MODERATING  ROLE OF ISLAMIC WORK ETHICS (IWE). ASEAN Journal of Psychiatry, Vol. 16

Khan, Shah. Islamic Perspective of Human Resource  Management: Some Salient Features, The Dialogue volume XI

Trailer

Trailer film The Avengers : Infinity Wars


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
alulaputri

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format