2012: Film dengan Latar Akhir Zaman, Pro Kontra Lelang Peradaban

Film fiksi yang diadaptasi dari habisnya kalender Suku Maya di tahun 2012, membuat negara adidaya di seluruh dunia memulai misi dalam menyelamatkan Peradaban Dunia


3
3 points

Sinopsis

Dalam film ini, Adrian Helmsley (Chiwetel Ejiofor) seorang geologis bertemu dengan Astrofisik India mengklaim akan ada bencana besar yakni badai matahari di tahun 2012. Adanya bencana besar di tahun 2012 juga sudah diprediksi oleh Pemerintah AS. Pernyataan tersebut sama dengan asumsi suku Maya, sehingga membuat suku Maya melakukan bunuh diri massal. Mengetahui hal tersebut, Presiden Amerika dengan negara-negara besar lain mengadakan rapat rahasia. Dalam rapat tersebut diputuskan untuk membangun kapal-kapal besar atau bahtera besar sebagai camp perlindungan di bawah pegunungan Himalaya. Bahtera tersebut dapat menampung setidaknya 100.000 orang. Bahtera tersebut dibangun oleh IHC, sebuah organisasi rahasia dirancang untuk menghadapi banyak bencana untuk menyelamatkan manusia, spesies binatang tertentu, dan harta berharga manusia. Namun, karena keterbatasan kapasitas angkutan, orang yang diselamatkan akan dipilih. Hanya orang-orang tertentu yang mendapat akses masuk di bahtera perlindungan, yakni orang-orang kaya dan orang-orang penting di dunia.

Jackson Curtis (John Cusack) yang bekerja sampingan menjadi seorang supir limosin dan penulis, bersama kedua anaknya sedang dalam perjalanan berkemah ke Yellowstone, Jackson dan kedua anaknya melewati area yang dipagari pemerintah lalu ditangkap pihak keamanan untuk menjauhi area tersebut, setelah itu, di perjalan pulang Jackson bertemu dengan seorang penyiar radio yang membawakan berita mengenai prediksi suku Maya. Sejak saat itu, Jackson mulai sadar akan bencana itu.

Bencana dimulai dari retakan besar di Patahan San Andreas, California, Jackson semakin yakin bumi ini sedang tidak baik-baik saja, meskipun pemerintah meyakinkan segalanya akan aman, Jackson teguh dengan kecemasannya. Ia langsung menyewa pesawat pribadi dan menyelamatkan anak-anaknya Bersama Kate (Amanda Peet), mantan istri yang tinggal dengan pacar barunya Gordon (Thomas McCarthy). Setelah berhasil mengevakuasi mereka dan tiba di Bandara Santa Monica, Gordon, pacar baru Kate menggunakan kemampuan terbangnya untuk menyelamatkan satu keluarga ini. Saat terbang, mereka melihat kota Los Angeles tenggelam di Samudera Pasifik. Pemerintah AS akhirnya mengumumkan akhir Dunia, Jackson dan keluarganya harus mencari jalan ke Cina agar dapat menaiki kapal besar untuk berlindung. Setelah itu, Gordon bertemu dengan Tamara bersama Yuri Karpov seorang Milyuner Rusia yang hendak pergi ke Cina menggunakan pesawat besar yang tadinya akan membawa mobil mewah untuk pameran. Sasha seorang pilot membutuhkan kopilot untuk mengendarai pesawat besar tersebut. Lalu, Jackson dan keluarga yang tadinya tidak diperbolehkan Yuri untuk menaiki pesawat itu meberitahu Gordon dapat mengemudikan pesawat itu pun akhirnya diperbolehkan untuk menaiki pesawat milik Yuri tersebut.

Singkat cerita, mereka pun sampai ke pegunungan Himalaya dengan pendaratan darurat, namun Sasha tidak berhasil selamat. Sesaat setelah mendarat, mereka bertemu dengan tantara Cina yang sedang mengangkut spesies binatang yang akan diselamatkan ke bahtera. Yuri dan dua anak kembarnya memiliki kartu masuk Bahtera karena ia terdaftar sebagai konglomerat yang dapat memasuki bahtera. Akhirnya, hanya Yuri yang dievakuasi menuju bahtera sedangkan Jackson, Gordon, Kate, Tamara, dan kedua anak Jackson tidak dievakuasi karena tidak memiliki tiket masuk. Akhirnya mereka berusaha meminta pertolongan untuk dapat mencapai bahtera. Di perjalanan, mereka bertemu dengan mobil yang mengangkut para biksu dan beberapa warga Tibet akan menuju bahtera, akhirnya Jackson dkk ditolong oleh warga Tibet tersebut dan melanjutkan perjalanan ke Bahtera. Sesampainya di Bahtera, mereka melihat puluhan ribu orang yang memiliki tiket masuk sedang mengantre untuk memasuki Bahtera. Mereka yang tidak memiliki tiket masuk berinisiatif untuk masuk ke Bahtera melalui cerobong mesin. Setelah berbagai cara yang dilakukan, akhirnya Jackson dkk dan warga Tibet berhasil masuk ke dalam Bahtera. Meskipun, Gordon dan Tamara tidak berhasil selamat. Jackson dan keluarganya akhirnya selamat menghadapi Tsunami besar yang terjadi karena telah masuk di Bahtera. Sebelumnya, Jackson juga berhasil menyelamatkan seluruh orang dalam bahtera karena Bahtera yang ia tumpangi mengalami kebocoran. Dan Ia berhasil menutupi kebocoran tersebut.

Analisis Film 2012 Menurut Perspektif Islam

Film ini memperlihatkan adanya perbedaan pandangan dari kedua tokoh yang bertolak belakang, yakni Jackson sebagai rakyat biasa dan Pemerintah AS yang memiliki kekuatan superior. Disini Jackson sebagai rakyat biasa mendapat persoalan ketidakadilan dari pemerintah AS. Karena hanya golongan tertentu yakni, golongan orang penting dan orang kaya saja yang dapat menaiki camp perlindungan berupa Bahtera di Pegunungan Himalaya. Hal ini menimbulkan conflict of interest pada alur cerita dii film ini. Pemerintah AS dan IHC secara tidak langsung ‘melelang’ kursi Bahtera dan melakukan diskriminasi terhadap rakyat di dunia. Pemerintah AS diam-diam menggalang dana dari orang-orang kaya di dunia untuk membangun bahtera sebagai camp perlindungan bencana besar. Tak sampai disitu, yang dapat menumpangi bahtera adalah orang-orang yang memiliki tiket. Fakta tersebut diperlihatkan pada scene Yuri (Konglomerat Rusia) dan anak-anaknya yang dievakuasi oleh anggota angkatan udara Tiongkok untuk menuju kapal bahtera karena ia menunjukkan tiket masuk bahtera. Hal ini memperlihatkan, adanya praktik jual-beli tiket untuk menumpangi bahtera. Hanya orang-orang yang memiliki kekayaan luar biasa yang dapat membeli tiket bahtera. Praktik tersebut dapat dibilang sebagai "Lelang Peradaban" karena orang berebut kursi bahtera untuk bertahan hidup setalah bencana besar berbekal kekayaan dan titel jabatan. Dalam perspektif Islam, tindakan tersebut merupakan hal yang tidak adil dan menyalahi moral.

Allah berfirman dalam surah An Nisa ayat 58,

إِنَّٱللَّهَيَأْمُرُكُمْأَنتُؤَدُّوا۟ٱلْأَمَٰنَٰتِإِلَىٰٓأَهْلِهَاوَإِذَاحَكَمْتُمبَيْنَٱلنَّاسِأَنتَحْكُمُوا۟بِٱلْعَدْلِۚإِنَّٱللَّهَنِعِمَّايَعِظُكُمبِهِۦٓۗإِنَّٱللَّهَكَانَسَمِيعًۢابَصِيرًا

“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”

Sabda tersebut merupakan bukti bahwa manusia yang memiliki perilaku tidak adil akan mendapat ganjaran dan pelajaran sendiri dari Allah Yang Maha Kuasa. Tidak Adil merupakan salah satu perilaku yang dibenci oleh Allah, hukumnya dilarang karena sudah dijelaskan perintah berbuat adil kepada siapapun dan kapan pun. Merespon ayat tersebut, seharusnya Pemerintah AS dapat lebih bijak mempertimbangkan keputusannya dalam memilih siapa saja yang dapat masuk ke dalam Bahtera atau camp perlindungan. Bukan malah berpihak ke golongan tertentu, karena dunia seisinya hanya lah milik Allah semata.

Yang menarik dalam film ini adalah alur cerita yang hampir mirip dengan kisah Nabi Nuh dalam Al-Quran. Dimana Nabi Nuh membangun sebuah kapal raksasa untuk menyelamatkan peradaban di muka bumi saat serangan air bah terjadi. Bahtera yang dibuat oleh IHC dalam film ini sama-sama mengangkut berbagai spesies binatang dan manusia di seluruh dunia.

Allah SWT berfirman dalam Al-Quran surah Hud ayat 42, "Dan bahtera itu berlayar membawa mereka dalam gelombang laksana gunung. Dan Nabi Nuh memanggil anaknya, sedang anak itu berada di tempat yang jauh terpencil, "Hai anakku, naiklah (ke kapal) bersama kami dan janganlah kamu berada bersama orang-orang yang kafir."

Banyak pelajaran yang diambil dari film ini, meskipun ada golongan yang bertolak belakang dengan tindakan moral, masih ada tokoh yang bermoral seperti Adrian Helmsley. Ia merupakan seorang ahli geologi Amerika yang pertama kali mengetahui akan terjadinya bencana besar. Dalam film diceritakan, ia peduli dan mementingkan rakyat biasa karena ia tidak ingin hanya golongan elite seperti Presiden dan Menteri yang dievakuasi melainkan rakyat biasa juga harus diikutkan dalam bahtera itu. Perilaku Helmsley sangat mencerminkan sifat yang peduli terhadap sesama dan suka menolong. Sifat tolong menolong merupakan salah satu bentuk perintah Allah SWT kepada umat-Nya. Sifat ini disebutkan dalam Al Quran:

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

Ayat tersebut memiliki arti: Dan tolong-menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam perbuatan dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah sangat berat siksaan-Nya. (Q.S Al-Maidah: 2)

Kita sebagai makhluk Allah SWT sebaiknya selalu menjalankan perintah-Nya dan menjauhi hal-hal yang dilarang oleh-Nya. Sifat tolong-menolong direpresentasikan dengan sikap kepedulian dengan sesama. Kita sebagai manusia yang selalu bersyukur kepada Allah perlu memberi bantuan atau menolong apabila orang lain sedang membutuhkan.

Selanjutnya kita akan menganalisis film dengan berbagai rujukan jurnal Islam

Analisis berbasis Jurnal Saleem et al (2018)

Jurnal ini membahas teori moral islam dimana islam membentuk tatanan sosial-moral, ekonomi, dan politik yang adil. Agama Islam memastikan terwujudnya kedamaian dan keselamatan. Disini dilihat perbandingan dua tokoh yang bertolak belakang dalam perspektif etika bisnis Islam.

Konsep

Tim Jackson

Pemerintah AS dan IHC

Moral

Konsep moral terlihat pada Jackson. Jackson bisa saja mencuri pesawat untuk menyelamatkan keluarganya, namun ia memiih untuk menyewa dengan imbalan jam tangan mahalnya.

Moral sulit dilihat pada keputusan Pemerintah AS dan IHC. Pemerintah merundingkan solusi bencana besar secara diam-diam dan hanya orang-orang tertentu seperti pejabat negara dan orang kaya yang dapat menaiki bahtera perlindungan bencana. Hal tersebut cukup menciderai prinsip moral.

Kapitalisme

Tidak ada praktik kapitalisme, karena Jackson dan keluarga berfokus dalam menyelamatkan diri.

Tiket bahtera yang diperjual-belikan untuk orang-orang tertentu, menunjukkan adanya praktik kapitalisme dimanatreatmentbagi golongan kaya dan miskin berbeda.

Halal dan Haram

Tidak ada praktik bisnis dari sisi Jackson dan keluarga.

Penjualan tiket bahtera merupakan salah satu malpraktek bisnis. Maka, keputusan dalam mengkomersilkan ‘kursi bahtera’ dapat dikatakan manyalahi etika dan haram hukumnya.

Analisis berbasis Jurnal Egel and Fry (2017)

Jurnal berjudul Spiritual Leadership as a Model for Islamic Leadership memaparkan peralihan Spiritual Leadership Model ke Islamic Leadership Model. Dimana keduanya membahas mengenai teori-teori yang diaplikasikan dalam kepemimpinan Islam. Jurnal ini menjadi dasar analisis dalam membandingkan kedua tim dalam menerapkan teori kepemimpinan.

Konsep

Tim Jackson

Pemerintah AS dan IHC

Visi

Dalam film dapat dilihat, Jackson memiliki tujuan kuat untuk menyelamatkan keluarganya dari bencana yang diprediksi akan terjadi di dunia. Jackson sampai menyewa pesawat untuk menyelamatkan keluarganya. Jackson berusaha sekeras tenaga agar mendapatkan peta menuju bahtera yang dapat menjadi tempat perlindungan keluarga dan dirinya dari bencana besar.

Di film, Pemerintah AS dengan negara-negara besar lain mengadakan rapat rahasia. Dalam rapat tersebut diputuskan untuk membangun kapal-kapal besar atau bahtera besar sebagai camp perlindungan di bawah pegunungan Himalaya. Hal tersebut menjadi tujuan utama sebagai solusi bencana besar.

Kepercayaan

Jackson selalu berpikiran positif dan memiliki motivasi untuk menyelamatkan keluarganya dari bencana. Ia tidak pernah berhenti berharap dan berusaha agar bisa mencapai pegunungan Himalaya untuk bisa menumpangi bahtera yang dibuat pemerintah dan IHC. Akhirnya, Jackson dan keluarga bisa memasuki bahtera karena berusaha dan pantang menyerah.

Pemerintah tidak transparan dalam membangun kepercayaan, terlihat saat Pemerintah AS yang tidak menginformasikan bencana yang akan terjadi. Dari awal Pemerintah AS memberitahu rakyat AS untuk tetap tenang padahal nyatanya Pemerintah AS sudah tahu akan terjadi bencana besar.

Altruistic love

Usaha yang dilakukan tim Jackson bukan hanya usaha satu dua orang, melainkan tim Jackson saling bahu membahu bekerja sama dalam perjalanan ke pegunungan Himalaya. Dapat terlihat dari Gordon yang mengendarai pesawat, Jackson mencari peta, dan setelah mereka bertemu dengan segerombolan warga local himalaya mereka saling menolong, hingga memasuki Bahtera. Dari situ terlihat rasa keutuhan dan harmoni yang dihasilkan melalui kepedulian satu sama lain.

Pemerintah AS dan negara-negara besar sepakat untuk membuat Bahtera demi menyelamatkan peradaban makhluk di muka bumI. Namun, hanya segelintir kelompok saja yang dapat menaiki kapal bahtera untuk berlindung karena kapasitas yang minim. Kelompok yang dapat menaiki bahtera adalah kelompok orang-orang penting dan kaya di dunia. Adapun, spesies binatang tertentu. Hal ini menunjukkan kebijaksanaan yang diambil pemerintah, walaupun dalam empati dirasa kurang.

Analisis berbasis Jurnal Shah Khan (2016)

Jurnal yang berjudul Islamic Perspective of Human Resource Management: Some Salient Feature membahas mengenai teori pengelolaan sumber daya manusia dalam Islam. Mari coba membandingkan kedua tokoh berdasarkan jurnal tersebut.

Konsep

Tim Jackson

Pemerintah AS dan IHC

Conflict of Interest

Konflik kepentingan yang terjadi pada Jackson adalah konflik kepentingan keluarga yang bersifat positif.

Konflik yang terjadi pada Pemerintah AS adalah konflik kepentingan keuangan. Hal ini terlihat dari cara Pemerintah dan IHC mengambil keputusan, dimana yang boleh menaiki bahtera adalah golongan orang kaya yang memiliki tiket masuk dengan biaya yang sangat mahal.

Keadilan

Keadilan disini dicerminkan dari tindakan Jackson yang tidak pandang bulu dalam menolong orang yang membantu keluarga Jackson memasuki bahtera melalui cerobong mesin.

Pemerintah AS dan IHC tidak menunjukkan keadilan. Karena hanya golongan tertentu dan memiliki tiket saja yang bisa menaiki bahtera.

Job Description

Pembagian tugas pada Jackson dkk sangat terlihat di awal cerita, dimana Jackson bertugas untuk menyelamatkan keluarga dan mencari peta, Gordon bertugas mengurus anak-anak agar tetap tenang.

Pembagian tugas terlihat disaat perundingan rahasia dengan negara-negara besar. IHC bertugas untuk membangun Bahtera.

Solusi Permasalahan kasus Film

Ubaidillah Ibnush shamit r.a. berkata, Rasulullah saw. bersabda,“Jamin untukku enam perkara dari kalian, aku menjamin untuk kalian surga, enam perkara ini adalah: bila berbicara jujurlah, tepatilah janji apaabila kalian berjanji, apabila kalian dipercayai, tunaikanlah amanah, jagalah kemaluan kalian (dari kemaksiatan), palinglah pandangan kalian (dari segala yang diharamkan melihatnya) dan tahanlah tangan kalian (dari mengambil yang haram)”. (HR. Imam Ahmad). Berdasarkan hadist tersebut maka ada beberapa sifat yang wajib dimiliki oleh seorang pemimpin mengatasi krisis dalam perspektif:

  1. Siddiq (Jujur)

Siddiq adalah jujur, di mana Rasulullah menganjurkan setiap pemimpin berkata jujur di setiap keadan, dimanapun, dan kapanpun. Di film tersebut diceritakan, pemerintah AS meyakinkan warganya untuk tetap tenang karena keadaan akan baik-baik saja padahal faktanya, bencana besar memang akan terjadi. Ketidaktransparan pemerintah tersebut membuat warga AS tenang dan tidak bersiap-siap untuk evakuasi dirinya masing-masing akibatnya membuat korban yang berjatuhan semakin banyak. Seharusnya pemerintah transparan dan jujur kepada warga tentang situasi dan bencana yang akan terjadi. Sehingga dampak yang terjadi dapat diminimalisir meskipun sedikit.

2. Amanah (Dapat dipercaya)

Untuk menghadapi krisis dunia, seorang pemimpin harus memiliki sifat amanah yang berarti dapat dipercaya dan bertanggung jawab. Amanah disini ditujukan pemimpin dalam mendiskusi solusi untuk menyelamatkan umat manusia di muka Bumi. Dalam mengatasi krisis bencana, pemerintah harus tanggap dan memutuskan solusi terbaik untuk keluar dari krisis. Dalam mengambil keputusan pemimpin juga harus mempertimbangkan berbagai aspek dengan penuh tanggung jawab.

3. Adil

Di film diceritakan yang dapat memasuki kapal besar hanya orang-orang kaya dan orang-orang penting. Disini terlihat adanya kesenjangan antar warga dalam mendapatkan keselamatan dan perlindungan dari pemerintah. Tindakan yang dilakukan pemerintah tadi dapat dikatakan sebagai lelang keselamatan, dimana yang memiliki kuasa yang menang. Seharusnya pemerintah bisa lebih adil dalam memberikan perlindungan dan mengendalikan krisis.

Keadilan dalam bertindak merupakan hal penting dalam kepemimpinan perspektif Islam sesuai perintah Allah SWT dalam QS. Al Ma’idah: 8, yang artinya “Wahai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu menjadi orang-orang yang selalu menegakkan kebenaran karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum membuatmu tidak berlaku adil. Berbuat adillah karena ia lebih mendekati ketakwaan. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”

Al Viima

18/426616/EK/21947

Referensi:

http://pusdi-ebi.feb.unpad.ac.id/kepemimpinan-perspektif-islam-dalam-manajemen-krisis-pandemik-covid-19-di-indonesia/

https://republika.co.id/berita/q87582430/islam-mengajarkan-saling-peduli-dan-tolong-menolong-sesamahttps://accurate.id/marketing-manajemen/hal-yang-harus-anda-tahu-tentang-conflict-of-interest-pada-bisnis/

Saleem, Maimoona, Ayaz Khan, and Muhammad Saleem. "Business Ethics in Islam." Dialogue (Pakistan) 13.3 (2018)

Egel, Eleftheria & Fry, Louis. (2016). Spiritual Leadership as a Model for Islamic Leadership. Public Integrity.

Shah, Khan. 2016. Qurtuba University of Science & Information Technology, Peshawar. "Islamic Perspective of Human Resource Management: Some Salient Features." The Dialogue Vol XI (I): (83-106)


Like it? Share with your friends!

3
3 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
alviima

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format