Film Office Space (1999); Atasan yang tidak menjalankan hak dan kewajibannya dengan Bawahan yang merasa frustrasi saat bekerja, siapa yang salah?

Film ini diangkat dari cerita kehidupan karyawan dengan atasannya di kantor. Terdapat beragam konflik, dan bagaimana kelanjutannya? Let's check it out!


1
1 point

Sinopsis Film

     Office Space merupakan film komedi Amerika Serikat yang ditulis dan disutradarai oleh Mike Judge. Film ini menyindir kehidupan kerja karyawan kantoran dalam melakukan pekerjaannya sehari-hari. Film ini dirilis pada tahun 1999 dan didasarkan juga pada serial kartun Judge’s Milton. Adapun pemerannya yaitu Ron Livingston sebagai Peter Gibbons dengan peran utama menjadi karyawan yang membenci pekerjaannya, Ajay Naidu sebagai Samir dengan peran menjadi teman Peter, David Herman sebagai Michael Bolton dengan peran menjadi teman Peter, dan Gary Cole sebagai Bill Lumbergh menjadi bos di kantor Peter. 

     Film ini bermula ketika Peter yang bekerja di Initech yaitu sebuah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi merasa bosan dan frustrasi dengan pekerjaannya (demotivasi) karena selalu ditekan oleh bosnya yaitu Bill. Tidak hanya Peter, rekan lainnya yakni Samir, Michael, serta Milton, seorang kolator yang lembut tetapi banyak diabaikan oleh karyawan lain juga merasakan hal yang sama. Di bawah manajemen Bill yang tidak memiliki perasaan, banyak karyawan yang terus-menerus menderita tetapi ia tidak menyadarinya. Oleh karena itu, Peter pergi ke hipnoterapi untuk menenangkan pikiran. Keesokan harinya, Peter merasa santai, percaya diri membolos dari kerjanya dan mengabaikan telepon dari bosnya. Sementara itu, kantor mendatangkan dua orang konsultan yaitu Bob Slydell dan Bob Porter untuk merampingkan jumlah karyawan agar efisien. Tentu hal ini memicu reaksi dari para karyawan. Beberapa karyawan yang dianggap kurang kompeten diwawancarai oleh dua konsultan tersebut, termasuk Peter. Akan tetapi ketika hari wawancara itu berlangsung, Peter datang terlambat dengan berpenampilan bebas, tidak mengikuti aturan kantor dan semua karyawan terkejut. Salah satu rekannya, Michael menyuruh Peter kembali pulang agar tidak dipecat karena datang ke kantor tidak mengikuti aturan. Namun, Peter tetap menemui para konsultan itu dan menceritakan semua pekerjaan yang dilakukannya di kantor. Peter menceritakan bahwa ia hanya 15 menit bekerja dalam seminggu, selebihnya ia bermain games dan melamun. Alih-alih Peter dipecat, justru para konsultan tersebut mengapresiasi kejujurannya dan Peter dipromosikan kenaikan pangkat meskipun Bill merasa was-was. Namun, Michael dan Samir tetap dipecat. Milton juga akan dikeluarkan dari kantor karena diketahui kontrak Milton telah diputus lima tahun sebelumnya tetapi tidak diberitahukan kepada Milton dan departemen akuntansi. Agar masalah ini selesai dengan sendirinya, dua konsultan dan Bill hanya memberitahu departemen akuntansi untuk menghentikan pembayaran gaji Milton tanpa memberitahunya bahwa ia telah dipecat. 

     Akhirnya, Peter, Samir dan Michael ingin membalas dendam dengan memasukkan virus buatan Michael dalam sistem akuntansi Initech. Virus ini bekerja dengan cara mengalihkan pecahan sen uang kantor ke rekening bank Peter. Mereka percaya bahwa transaksi semacam itu cukup kecil untuk menghindari pendeteksian uang hilang. Namun, itu bisa menghasilkan akumulasi uang yang cukup besar dari waktu ke waktu. Pada hari terakhir Samir dan Michael di kantor, Peter mencuri printer yang sering rusak dan dihancurkan untuk melampiaskan rasa frustrasi mereka. Beberapa hari kemudian, ketika Peter mengecek uang yang masuk ke rekening dari hasil memasukkan virus pada sistem Initech, Peter terkejut karena jumlah nominal uangnya sangat besar. Mereka takut dan menyalahkan Michael karena membuat sistem yang salah. Mereka akhirnya mau bertanggung jawab dengan menulis surat pengakuan dan menyelipkannya di bawah pintu ruangan kantor Bill tengah malam. Keesokan harinya ketika Peter, Samir dan Michael ke kantor Initech dengan harapan mereka akan ditangkap, tetapi malah menemukan gedung kantor terbakar dan tentunya semua bukti dari kejahatan mereka hilang. Akhirnya, uang tersebut menjadi milik mereka bertiga.

Dilema permasalahan oleh dua karakter

     Dalam film ini, terdapat dua karakter tokoh yang bertolak belakang yaitu karakter Peter dan Bill. Peter sebagai karyawan yang selalu merasa bosan dan frustrasi karena kurangnya motivasi dalam bekerja tetapi ia tetap melakukan pekerjaannya walaupun tidak memenuhi standar perusahaan, sedangkan karakter Bill sebagai bos yang selalu memerintah karyawannya dengan tekanan dan tidak pernah menyadarinya. Semua karyawan tidak suka pada Bill karena sikapnya yang arogan, dan suka merendahkan karyawan. 

Permasalahan yang dihadapi

     Dalam film ini, terdapat beberapa permasalahan yang dialami oleh tokoh. Permasalahan tidak hanya terjadi antar individu, tetapi juga terjadi dalam perusahaan. 

No. 

Hal

Permasalahan

1.

Kepemimpinan Islami

Dalam perusahaan Initech, struktur organisasinya tidak jelas. Di perusahaan tersebut ada delapan atasan yang berbeda yang mana setiap harinya hanya menanyakan “Apakah kamu mendapatkan memonya?” kepada Peter. Selain itu, para karyawan tidak mengetahui dengan jelas hak dan kewajibannya dalam bekerja sehingga banyak karyawan merasa tidak nyaman dan akhirnya kehilangan motivasi seperti Peter. 

2.

Kepemimpinan Islami

Budaya organisasi Initech sangatlah buruk. Atasannya tidak pernah memberikan insentif atau motivasi, tetapi terus menekan karyawannya. Selain itu, jam kerja yang tidak jelas, misalnya saja karyawan diminta untuk lembur di kantor pada hari minggu seperti yang dialami Peter. 

3.

Pengelolaan SDM Islami

Lingkungan kerja di perusahaan Initech juga buruk. Para karyawan sering mengabaikan karyawan lain, seolah-olah mereka tidak saling mengenal. Contohnya, Milton sering diabaikan dan dianggap tidak ada oleh karyawan lain. 

4.

Pengelolaan SDM Islami

Dalam mengelola karyawannya, Initech tidak memberitahu karyawan tentang masa kerja dan gaji karyawannya. Contohnya, Milton ternyata sudah diputus kontraknya sejak lima tahun yang lalu dan tidak diberi gaji. 

5. 

Pengelolaan SDM Islami

Memecat karyawan yang berkompeten yakni Michael dan Samir, sedangkan karyawan yang kinerjanya kurang baik karena kurangnya motivasi Peter malah dinaikkan pangkatnya. 

6. 

Etika Bisnis

Peter bersama rekannya, Michael dan Samir, memasukkan virus komputer pada sistem Initech yang mana cara kerja virus tersebut adalah mengalihkan pecahan sen uang kantor ke rekening bank Peter.

Perbandingan karakter Peter dan karakter Bill menurut Jurnal Egel and Fry (2017)

     Eleftheria Egel dan Louis W. Fry dalam jurnalnya “Spiritual leadership as a model for Islamic leadership” menyatakan spiritual leadership (kepemimpinan spiritual) dibutuhkan untuk menciptakan value yang mana kepemimpinan bisa berdampak pada batin seseorang sehingga terdapat value antara pemimpin dan pengikut. Dalam film ini, Bill sebagai bos/pemimpin di perusahaan Initech tidak menciptakan value itu dengan bawahannya. Alih-alih menciptakan value dengan bawahannya, ia malah menekan dan merendahkan karyawannya sehingga banyak karyawan merasa tidak nyaman dan frustrasi seperti yang dialami Peter. Berdasarkan model of spiritual leadership pada Figure 1 dibawah, tentunya ini berdampak pada tingkat produktivitas karyawannya karena batin dan jiwa karyawan terganggu oleh sikap Bill yang semena-mena. Contohnya Peter yang sudah merasa bosan dan frustrasi karena selalu ditekan, ia lantas hanya bekerja selama 15 menit seminggu dan selebihnya ia bermain games dan melamun. Hal ini akan berimbas pada kinerja perusahaan yang buruk.

     Dalam kacamata Islam, kepemimpinan yang dijalankan oleh Bill di kantor sangatlah tidak mencerminkan kepemimpinan islami. Dalam QS. Al-Anfal ayat 27 disebutkan,                                                            

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui. 

     Kepemimpinan itu bukan hanya sekedar kontrak antar sesama manusia, tetapi itu adalah kontrak pemimpin dengan Allah SWT. Pemimpin bersumpah atas nama Allah SWT karena tanggung jawab seorang pemimpin adalah dunia akhirat. Oleh karena itu, Bill harusnya menjalankan kepemimpinannya dengan bijaksana dan amanah serta melaksanakan semua hak dan kewajibannya. Kemudian, dalam QS. Anbiya ayat 73 juga disebutkan, 

Artinya: Dan Kami menjadikan mereka itu sebagai pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami, dan Kami wahyukan kepada mereka agar berbuat kebaikan, melaksanakan salat, dan menunaikan zakat, dan hanya kepada Kami mereka menyembah. 

     Pemimpin itu juga harus memberikan dampak kebaikan dalam kehidupan pengikutnya. Dalam film ini, karyawan Initech banyak yang merasa tidak nyaman, bosan dan frustrasi karena selalu dituntut dan ditekan oleh atasannya yaitu Bill, sehingga akan berdampak pada produktivitas karyawannya. Bill harusnya memberi dampak kebaikan dalam kehidupan karyawannya seperti memberi motivasi agar kinerja karyawannya bagus dan tentunya pertumbuhan perusahaan Initech semakin bagus juga. 

       Berbeda dengan Bill, Peter juga pernah menjadi pemimpin ketika membuat rencana pencurian uang dengan rekannya. Peter sangat pandai memimpin rencana tersebut walaupun rencana itu adalah tindakan yang buruk. Peter mengajak rekannya dengan cara memainkan emosional rekannya sehingga rekannya merasa yakin dan mau bergabung dengan rencana Peter. Peter tidak merasa seperti bos karena memimpin rencana tersebut, tetapi ia merangkul dan mau berdiskusi dengan rekannya. Di sisi kepemimpinannya, Peter telah memenuhi model of spiritual leadership yang mana Peter telah menciptakan value dan meyakinkan rekannya sehingga mereka memiliki visi, ikatan batin dan keyakinan yang sama yaitu ingin balas dendam pada kantornya. Menurut Abeng (1997) dan Ahsan dkk. (2008), kualitas kepemimpinan yang fundamental adalah stewardship, servanthood dan mutual consultation. Pemimpin yang bisa melayani dan membantu pengikutnya agar mencapai satu visi yang sama. Kepemimpinan seperti Peter lah yang sangat dianjurkan oleh Islam. Pemimpin yang tidak semena-mena dengan pengikutnya, mau menerima pendapat dan membimbing pengikutnya agar sukses bersama-sama. 

Perbandingan karakter Peter dan karakter Bill menurut Jurnal Khan (2010)

   Shah Khandalam jurnalnya “Islamic Perspective of Human Resource Management: Some Salient Features” menyatakan pentingnya keadilan dalam memimpin suatu kelompok. Dalam suatu organisasi seperti perusahaan, keadilan karyawan harus ditegakkan dengan melaksanakan Human Resource Development (HRD) dan Human Resource Management (HRM). Human Resource Development (HRD) berfokus pada kepentingan dan pengembangan karyawan, sedangkan Human Resource Management (HRM) berfokus pada optimalisasi karyawan untuk mencapai tujuan organisasi. Dalam perspektif Islam, perusahaan lebih baik menerapkan konsep HRD dibandingkan HRM. Pada film Office Space yang mana bosnya adalah Bill tidak menerapkan konsep HRD, ia hanya menyuruh karyawannya berdasarkan keinginannya tanpa mengembangkan skill karyawannya. Oleh karena itu, para karyawan merasa tidak nyaman karena diperintah melakukan banyak pekerjaan tetapi tidak tahu cara mengerjakannya sehingga menyebabkan frustrasi. Kemudian, Bill juga memecat karyawan yang selayaknya dipertahankan karena memiliki kontribusi yang bagus untuk perusahaan, dan mempertahankan karyawan yang kinerjanya buruk karena frustrasi. Tentu ini sangat tidak mencerminkan keadilan sebagaimana terdapat dalam QS. An-Nisa ayat 58, 

Artinya: Sungguh, Allah menyuruhmu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia hendaknya kamu menetapkannya dengan adil. Sungguh, Allah sebaik-baik yang memberi pengajaran kepadamu. Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Melihat. 

   Selain itu, dalam mengelola karyawannya, perusahaan Initech tidak berterus terang. Perusahaan menyembunyikan apa yang seharusnya karyawan ketahui, seperti masa kerja dan jumlah gaji. Hal ini terlihat pada scene Milton yang ternyata sudah diputus kontraknya sejak lima tahun yang lalu dan tidak diberi gaji, tetapi perusahaan tidak mengatakannya dan Milton terus bekerja sembari berharap gajinya akan diakumulasikan kemudian hari. Padahal sudah terdapat dalam HR. Muslim No. 4684 yaitu “Aku (Abi Dzar) berkata, “Hai utusan Allah, tidakkah kau memakaiku (untuk sebuah jabatan)?” maka Rasul-pun menjawab: “Sungguh kau itu lemah, sedangkan (jabatan) itu sungguh amanah, dan sungguh akan menjadi kehinaan dan penyesalan pada hari kiamat, kecuali bagi yang mengambil haknya (dengan benar) dan menjalankan kewajiban di dalamnya.”

       Oleh karena itu, jabatan sebagai bos itu sangat amanah yang mana harus orang yang memenuhi ketentuan yang berhak menerimanya sehingga tidak terjadi kesalahan atau menyembunyikan hal yang sepantasnya diketahui oleh pengikut. 

      Ketika Peter memimpin dalam rencana nya, ia berlaku adil dengan membagi hasil uang tersebut dengan kedua rekannya. Peter tidak mengambil semua uang, hal ini mencerminkan pemimpin yang adil dan dianjurkan oleh Islam seperti terdapat dalam QS. Sad ayat 26, 

Artinya: Wahai Daud! Sesungguhnya engkau Kami jadikan khalifah (penguasa) di bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu, karena akan menyesatkan engkau dari jalan Allah. Sungguh, orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.

Perbandingan karakter Peter dan karakter Bill menurut Jurnal Saleem dkk. (2018) 

  Maimoona Saleem, Ayaz Khan dan Muhammad Saleem dalam jurnalnya “Business Ethics inIslam” mengatakan bahwa dalam menjalankan bisnis, haruslah sesuai dengan ajaran Islam karena Islam sudah memberikan pedoman dalam berbisnis sebaik mungkin untuk kesejahteraan bersama. Di film ini, baik karakter Bill maupun karakter Peter, sama-sama melakukan tindakan etika bisnis yang buruk. Di kantor, Bill selalu merendahkan karyawannya dan tidak pernah melakukan pengembangan skill atau memberi motivasi pada karyawannya yang mana hal ini bisa dianggap bahwa Bill menerima gaji yang seharusnya tidak diterima karena tidak menjalankan hak dan kewajibannya sebagai bos atau pemimpin. Kemudian, rencana Peter dan rekannya juga tidak etis dalam bisnis karena mereka mencuri uang perusahaan. Dalam pandangan Islam, tindakan Bill dan Peter menyimpang dan mendapat dosa sebagaimana terdapat pada QS. Al-Baqarah ayat 188, 

Artinya, Dan janganlah kamu makan harta di antara kamu dengan jalan yang batil, dan (janganlah) kamu menyuap dengan harta itu kepada para hakim, dengan maksud agar kamu dapat memakan sebagian harta orang lain itu dengan jalan dosa, padahal kamu mengetahui.

Solusi dari permasalahan dalam perspektif islam

       Dalam film ini terdapat pro dan kontra terhadap permasalahan karakter dan tindakan masing-masing tokoh terutama tokoh Bill dan Peter. Untuk itu, terkait siapa yang salah san siapa yang benar bergantung pada perspektif masing-masing. Berikut beberapa solusi untuk permasalahan tersebut yang sesuai dengan ajaran Islam. 

1. Seorang pemimpin haruslah memiliki sikap siddiq, amanah, fathanah dan tabligh sebagaimana seperti sikap yang dimiliki Nabi Muhammad, SAW sebagai seorang pemimpin. Bill dan Peter belum sepenuhnya memiliki sikap itu, tetapi diharapkan mereka mencoba belajar untuk memiliki sikap itu agar masalah yang timbul seperti karyawan yang tidak tahu dan bos yang tidak melaksanakan hak dan kewajibannya tidak terjadi kembali sehingga semua orang dalam perusahaan merasa nyaman dan berdampak pada naiknya kinerja perusahaan. 

2. Lakukan kontrol ulang dalam perusahaan dan menilai dengan detail terhadap para karyawan, jangan hanya berdasarkan praduga semata. Contohnya saja, Peter yang jarang masuk kantor, tidak mengerjakan tugasnya dengan maksimal, harusnya dikontrol dan dicari penyebabnya bukan malah dinaikkan jabatannya. Di sisi lain, perusahaan malah memecat dua karyawan yang bagus kinerjanya yaitu Michael dan Samir. Tentu ini bertentangan dengan ajaran Islam yang mana terdapat dalam hadist “Barang siapa mempekerjakan satu orang diantara 10 orang, dan ia tahu bahwa diantara mereka terdapat yang lebih utama (patut dan layak) maka ia telah mengkhianati Allah, Rasul-Nya, dan kaum muslimin”. Perusahaan terutama pemimpin nya telah melakukan penyimpangan yang mana harusnya yang dipertahankan adalah karyawan yang memiliki kinerja bagus bukan sebaliknya. 

3. Bill maupun Peter harus mengacu kembali pada kitab suci Al-Qur’an dan hadist. Di dalam QS. An-Nisa ayat 29,

sudah dijelaskan bahwa kita sesama umat tidak boleh memakan harta sesama dengan jalan yang bathil, kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu. Padahal dalam film Office Space, Bill dan karyawan, Peter dan perusahaan tidak ada kesepakatan apapun sehingga Bill dan Peter harus menghentikan perbuatan buruk tersebut agar tidak mendapat dosa. Bill dan Peter harus memahami isi ajaran Islam dan melakukan perbuatan baik dalam bisnis, contohnya Bill seharusnya mengayomi dan memberi motivasi pada karyawan agar menumbuhkan semangat untuk bekerja dan Bill tentunya akan mendapat berkah atas gaji yang diterimanya. Begitu juga Peter, ia dan rekannya harus mengembalikan uang yang telah dicuri walaupun itu hanya uang sen. Allah berfirman dalam QS. Az-Zalzalah ayat 7-8 yakni 

Artinya: “Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sekecil apa pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sekecil apa pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula”. 

Oleh karena itu, agar Bill dan Peter tidak mendapat balasan dari perbuatan buruknya, mereka harus mengintrospeksi diri dan berpedoman pada ajaran Islam.

PENULIS : Chyntia Monica (17/408762/EK/21334)


SUMBER:

  • Egel, Eleftheria., and Fry, Louis W. (2017), "Spiritual Leadership as a Model for Islamic Leadership," Public Integrity, Vol 19, pp. 77-95.
  • Khan, Shah. (2016), "Islamic Perspective of Human Resource Management: Some Salient Features," The Dialogue, Vol 11, pp.84-106.
  • Saleem, Maimoona; Khan, Ayaz  and Saleem, Muhammad. (2018), “Business Ethics in Islam,” The Dialogue, Vol 13, pp. 328-341.

Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format