Pers vs Pemerintah: The Post (2017) Melalui Kacamata Islam


1
1 point

Overview

Film The Post (2017) adalah film yang diangkat dari peristiwa nyata di Amerika mengenai publikasi dokumen rahasia negara pada tahun 1971, yang lebih dikenal dengan sebutan Pentagon Papers. Film yang dibintangi oleh Tom Hanks dan Meryl Streep  ini menceritakan mengenai The Washington Post yang membongkar skandal pemerintah Amerika Serikat yang menutupi keterlibatan mereka dalam konflik yang terjadi di Vietnam. 

Film berlatar belakang tahun 1960an ini dibuka dengan adegan perang di Vietnam dan diskusi para pejabat pemerintah Amerika Serikat mengenai perang tersebut. Seorang analis militer, Daniel Ellsberg, melihat kejanggalan dari perkataan pemerintah kepada pers. Daniel kemudian mencari dokumen ‘paling rahasia’ milik Departemen Pertahanan Amerika Serikat terkait keterlibatan pemerintah AS dalam Perang di Vietnam. Daniel mengkopi dokumen tersebut dan memberikan informasi yang dia miliki kepada Neil Shenaan, wartawan dari The New York Times. The New York Times langsung mempublikasikan informasi yang berisi salah satu isi dari Pentagon Papers yang seketika menjadi perhatian publik. Namun berita yang dikeluarkan The New York Times tidak memiliki bukti yang kredibel, sehingga Presiden Nixon memutuskan untuk menuntut New York Times dan mereka akan menutup semua surat kabar dengan alasan penyebaran informasi yang tidak berdasar. 

The Washington Post, penerbit koran lokal, sangat bersemangat untuk mengungkap berita tersebut karena respon publik yang begitu besar pada berita tersebut. Salah satu editor The Washington Post, Ben Bradlee mendapatkan narasumber terpercaya untuk mempublikasikan berita tersebut. Pada saat yang sama, Kay Graham menjadi pemimpin baru The Washington Post secara mendadak untuk menggantikan posisi suaminya yang meninggal. Kay memutuskan untuk menjual beberapa saham The Washington Post kepada publik agar keuangan perusahaan dapat stabil. 

Film tersebut menggambarkan dilema berat Kay Graham terhadap dewan direksinya. Sebagian mendorongnya untuk menerbitkan artikel tersebut dengan pertimbangan bahwa seharusnya pers tidak bisa didikte pemerintah  dan sebagian menentangnya karena berpotensi menyebabkan para investor akan menarik sahamnya dari The Washington Post. Disatu sisi,  Kay Graham ingin tetap berpegang pada prinsip kebebasan pers sementara  disisi lain ia juga tidak ingin kehilangan perusahaannya, karena  kemungkinan terburuknya adalah The Washington Post tutup dan ia dipenjara karena melawan pemerintah.

Kepemimpinan Wanita

Berdasarkan jurnal Progressive Islam and Women’s Religious Leadership oleh Lisa Worthington, dijelaskan bahwa Islam memandang adanya kesetaraan gender. Ajaran islam mengakui pemahaman bahwa pria dan wanita setara dalam semua aspek kehidupan dan beragama. Oleh karena itu, seorang pemimpin wanita juga memiliki hak kewenangan dan hierarki yang sama dengan pria. Wanita juga dapat memiliki bakat dan kesempatan secara akademis atau menjadi pemimpin yang dapat memotivasi dan menginspirasi orang lain.

Jurnal ini menjelaskan bahwa tantangan yang dihadapi wanita untuk menjadi seorang pemimpin adalah pandangan gender and sexual inequality. Dalam film The Post, Kay Graham menjadi pemimpin baru The Washington Post secara mendadak untuk menggantikan posisi suaminya yang meninggal. Kay Graham digambarkan sebagai seorang tokoh wanita yang belum pernah memegang kendali atas perusahaan keluarganya, The Washington Post, yang sebelumnya di pimpin oleh suaminya. Meskipun demikian, Kay Graham memiliki pengetahuan dan kapasitas untuk memenuhi jabatan pimpinan The Washington Post. Namun adanya tekanan dari berbagai pihak dan masalah keuangan perusahaan menjadikan Kay kurang percaya diri.

Dalam film ini digambarkan beberapa reporter pria dan dewan direksinya memandang rendah Kay karena dinilai kurang kompeten dibandingkan pemimpin pria. Mereka mencoba menggunakan kuasa mereka untuk membuat Kay Graham membagi wewenang karena mereka merasa akan mampu membuat kinerja penerbitan menjadi lebih baik. 

Etika Kerja

Berdasarkan jurnal yang dikembangkan oleh Haider (2015) mengenai Relationship Between Emotional Intelligence and Organizational Citizenship Behaviour (OCB): The Moderating Role of Islamic Work Ethics, dijelaskan tentang bagaimana nilai konsep etika islam berpengaruh terhadap perilaku inividu dalam pekerjaan.

Dalam film The Post (2017), etika Islam yang baik dapat dilihat pada keterbukaan informasi dan kejujuran pers dalam mempublikasikan berita kepada masyarakat luas. Ben Bradlee, seorang editor The Washington Post, digambarkan dengan berani dan semangat untuk mengungkap fakta dan kebenaran kepada masyarakat. Selain itu, sikap profesionalitas juga ditunjukkan melalui Ben yang mencari narasumber dan bukti yang terpercaya serta berani mempertanggungjawabkan berita yang telah dipublikasikan.

Sikap-sikap tersebut sesuai dengan nilai ajaran Islam. Konsep kecerdasan emosional dituangkan dalam karakter Ben yang mengedepankan integritas dan kemampuannya dalam mengontrol emosi dirinya serta orang lain. Kemudian konsep OCB ditunjukkan dengan sikap Ben yang semangat, sukarela, dan tanggungjawab dalam memajukan perusahaannya.

Etika Bisnis 2 Pihak Bertentangan

Jurnal Saleem et at (2017) yang berjudul Business Ethics in Islam menjelaskan mengenai teori moral islam dalam menciptakan tatanan sosial-moral,  ekonomi, dan politik berlandaskan ajaran pada Al-Quran dan Sunah. 

KonsepPersPemerintah
Jaminan hak dan kebebasan dalam bekerja
Peran pers digambarkan mengedepankan kebenaran dan bertanggung jawab atas berita yang dipublikasikan. Hal ini sesuai dengan kode etik pers yang mencangkup kemerdekaan berpendapat dan menjunjung hak asasi manusia demi kepentingan masyarakat umum.
Dalam film The post, peran pers dibatasi oleh pemerintah. Dilihat dari tindakan pemerintah yang menggugat dan menutup The New York Times setelah mempublikasikan berita mengenai keterlibatan pemerintah AS dalam perang Vietnam. Hal ini menunjukkan pemerintah tidak sesuai dengan ajaran Islam secara etika karena membatasi hak orang lain, yaitu pers.
Kebebasan dalam bekerja
Kebebasan pers mencakup kebebasan berpikir, kebebasan berbicara, dan kebebasan mengungkapkan sesuatu. Dalam film ini, pers sudah melakukan kebebasan dalam bekerja sesuai dengan batasannya, namun dihalangi oleh pemerintah.
Pemerintah memiliki kebebasan mengatur dan membuat keputusan dalam suatu negara. Namun dalam film ini peran pemerintah telah melebihi batasannya dengan membatasi peran pers dalam mengungkapkan kebenaran.
Halam dan haram
Pekerjaan menjadi pers atau media merupakan pekerjaan yang halal dalam kacamata islam, dengan catatan berita yang dipublikasikan benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menjadi pejabat pemerintah adalah pekerjaan yang halal dan mulia jika dilakukan dengan integritas dan amanah. Dalam film The post, pejabat pemerintah menutupi fakta dan membatasi kebebasan berpendapat yang merupakan tindakan yang tidak sesuai dengan ajaran Islam.

Etika berdasarkan Al-Quran

Dalam penyampaian informasi, seorang jurnalis harus dapat menerapkan etika kejujuran, kebenaran, dan keadilan. Dalam Al-Quran, nilai kejujuran ditunjukkan dengan beberapa istilah seperti amanah dan shidq.

Seseungguhnya Allah menyuruh kamu menampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila menetapkan hukum diantara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat" An-nisa: 58

Jurnalis dituntut untuk menulis dan mempublikasikan informasi dengan jujur dengan berdasarkan fakta, hal ini tertuang dalam Al-Quran yaitu

Dan jika kamu tetap dalam keraguan tentang Al-Quran yang kami wahyukan kepada hamba kami(Muhammad), buatlah surat yang semisal Al-Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu  orang-orang yang benar" Al-Baqarah: 23

Wina Pratita

18/429520/EK/22129


Referensi 

Heider, S. 2015. Relationship Between Emotional Intelligence and Organizational Citizenship Behaviour (OCB): The Moderating Role of Islamic Work Ethics.

Saleem, Maimoona, et al. 2018. Business Ethics Islam.

Worthington, Lisa. Progressive Islam and Women’s Religious Leadership


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
winatyta

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format