Raya and the Last Dragon: Film Ringan dengan Pesan Kemanusiaan

Berlatar belakang wilayah kepulauan, kekayaan hayati yang memukau mata, aktivitas masyarakat yang mengayak beras dan membatik kain. Indonesia kah yang dimaksud?


2
2 points

Raya and the Last Dragon

Gambar 1. Film Raya and the Last Dragon

Production Companies: Walt Disney Picture

Run Time: 107 min (1h 47min)

Release Date: 5 March 2021 (USA)

Directed by: Don Hall, Carlos Lopez Estrada

Writers: Qui Nguyen, Adele Lim, etc 

Ratings IMDb: 7,5 / 10 

Film animasi terbaru besutan walt disney berjudul Raya and The Last Dragon yang dirilis awal maret 2021 lalu menghadirkan cerita yang khas dengan latar belakang Asia Tenggara. Bahkan film ini menjadi film animasi disney pertama yang kental akan budaya serta kehidupan di Asia Tenggara. Keunikan film ini terletak pada karakter film yang didominasi oleh colored-skin yang sering menjadi isu sorotan publik. Terlebih lagi, isu Asian Hate sedang merebak luas di Amerika Serikat pada awal tahun 2021 lalu atas pembunuhan enam orang keturunan Asia di Atlanta. Hal ini patut untuk diapresiasi, karena film ini memiliki pesan-pesan yang sangat krusial didalamnya.

Sinopis

Kisah perjalanan seorang gadis yang sedang beranjak dewasa yaitu Raya, sang tokoh utama, dalam mencari naga terakhir yaitu The Mighty Sisudatsu. 500 tahun lalu, Pulau Kumandra merupakan pulau yang sangat asri dimana manusia hidup berdampingan dengan naga yang diyakini sebagai makhluk ajaib pembawa air, hujan, serta kedamaian dalam kehidupan manusia. Kemudian datanglah wabah Drunn yang menyebar secara massive dan terus berkembang ketika berhasil merenggut kehidupan manusia dan naga. Pulau Kumandra menjadi mati tanpa kehidupan, karena segala hal yang terkena wabah ini seketika berubah menjadi batu. Berdasarkan legenda, The Mighty Sisudatsu merupakan naga terakhir yang mengumpulkan seluruh sihir naga ke dalam bola permata sehingga menurunkan hujan yang mampu membasmi wabah Drunn. Oleh karenanya, manusia kembali seperti semula sedangkan para naga tidak berhasil diselamatkan dan tetap menjadi batu, kecuali Sisu yang menghilang dan hanya meninggalkan bola permata tersebut.

Setelah Pulau Kumandra kembali stabil, muncul kekhawatiran manusia akan wabah Drunn yang mungkin menyerang kembali. Manusia yang seharusnya bersatu menjunjung rasa kemanusiaan atas pengorbanan para naga, justru saling berebut bola permata diatas sifat keserakahannya. Pulau Kumandra yang telah terpecah belah membuat manusia menjadi saling bermusuhan, sedangkan bola permata disembunyikan di tanah heart agar sulit untuk dijangkau. Kecemburuan sosial terhadap satu sama lain membuat mereka saling tuduh bahwa kemakmuran tanah heart diakibatkan oleh keberadaan bola permata. Sehingga tak heran jika tanah lain terus berusaha untuk mencuri bola permata seperti saat momen perjamuan makan bersama. 

Gambar 2. Pulau Kumandra

Gambar 3.Perpecahan Pulau Kumandra

Kelima tanah tersebut terdiri atas tanah Tail (warna kuning) yang terkenal akan gurun yang terik, tanah Tallon (warna ungu) yang terkenal akan pasar terapung yang melakukan kegiatan jual-beli dengan cepat, tanah Spine (warna hitam) yang terkenal sebagai hutan bambu yang dingin dengan prajurit berkapak yang gagah besar, tanah Heart (warna hijau) yang terkenal kaya akan keanekaragaman hayati dan hidup secara harmonis, tanah Fang (warna merah) yang terkenal akan kemegahannya dan keangkuhannya.

Critical Thinking

Karakter dalam Film

  1. Raya

Gambar 4. Raya dan Kelly Marie Tran

Raya, Princess Tanah Heart yang dinobatkan sebagai Penjaga Permata Naga digambarkan sebagai seorang wanita yang sangat tangguh namun sedikit ceroboh semasa kecil. Pengisi suara nya, Kelly Marie Tran, memiliki paras yang cantik seperti Raya.

  1. The Mighty Sisudatsu

Gambar 5. Sisu dan Awkwafina

Sisu, naga terakhir, yang berhasil memusnahkan wabah 500 tahun lalu memiliki karakter yang jauh berbeda dengan yang digambarkan dalam legenda. Tak jauh berbeda dengan Awkwafina, sang pengisi suara, Sisu merupakan naga yang humoris dan sangat menyenangkan.

  1. Namaari

Gambar 6. Princess Namaari dan Gemma Chan

Namaari yang disuarai oleh Gemma Chan merupakan seseorang yang berhati baik dan tulus, namun tuntutan sang Ibu (Chief Virana) membuatnya menjadi sesorang yang bengis. Akan tetapi, hati Namaari pun berhasil terbuka ketika Raya dan para sekutunya mulai mempercayai dirinya terlepas kesalahan yang telah ia buat.

  1. Tuk Tuk

Gambar 7. Tuk Tuk dan Alan Tudyk

Tuk Tuk merupakan hewan menggemaskan yang telah menjadi teman Raya sejak kecil, namun saat dewasa Tuk Tuk berubah menjadi hewan yang sangat besar dan menjadi tunggangan Raya karena ia mampu berguling dengan sangat cepat. Fakta bahwa Alan Tudyk, sang pengisi suara, adalah satu-satunya aktor yang tidak memiliki darah Asia dalam film ini. 

  1. Chief Benja


Gambar 8. Chief Benja dan Daniel Dae Kim

Chief Benja yang merupakan ayah Raya sekaligus Pemimpin Tanah Heart memiliki karakter yang cerdas, penyabar, berwibawa, baik hati, dan bijaksana. Namun, kehadirannya dalam film ini sangatlah sedikit karena pengorbanannya demi Raya menyebabkan dirinya terkena Drunn dan berubah menjadi batu.

  1. Chief Virana 


Gambar 9. Chief Virana dan Sandra Oh

Chief Virana, Pemimpin Tanah Fang, digambarkan sebagai seorang wanita mandiri dengan paras yang menawan tak jauh berbeda dengan pengisi suaranya yaitu Sandra Oh. Namun, sifatnya yang manipulatif, bengis, dan ambisius membuat dirinya menjadi seorang pemimpin yang buruk. 

  1. Captain Boun, Sekutu Raya

Gambar 10. Captain Boun dan Izaac Wang

Boun merupakan seorang anak kecil yang cerdas, pekerja keras, cekatan, dan dewasa. Peran yang disuarai oleh Izaac Wang ini memiliki kisah pedih dibalik alasan dirinya selalu berada di kapal, karena seluruh keluarganya berubah menjadi batu akbiat Drunn yang sangat takut dengan Air.

  1. Little Noi, Sekutu Raya


Gambar 11. Little Noi dan Thalia Tran

Little Noi merupakan bayi pencuri yang manipulatif bersama ketiga temannya yang berupa kera. Peran yang disuarai Thalia Tan ini berakhir menjadi sekutu Raya yang membantu dalam mengalihkan perhatian para prajurit. Kehadirannya dalam sekutu perjalanan Raya, berperan besar dalam keberhasilan eksekusi strategi. 

  1. Tong, Sekutu Raya

Gambar 12. Tong dan Benedict Wong

Tong yang disuarai oleh Benedict Wong diceritakan sebagai penduduk tanah Spine terakhir yang berhasil bertahan hidup. Meskipun dirinya memiliki visual yang menyeramkan, namun hatinya sangatlah baik dan rapuh. Ia juga seorang Ayah yang memiliki seorang anak perempuan yang berubah menjadi batu bersama istrinya.

Konflik dalam Film

Ketakutan 500 tahun lalu terulang kembali karena Chief Virana yang melakukan pengkhianatan melalui Namaari, putri dari tanah Fang, dengan bersandiwara untuk mendekati Raya. Kecerobohan Raya yang mudah mempercayai Namaari membuat Bola Permata Naga dicuri dan diperebutkan oleh kelima tanah hingga berakhir jatuh dan terbelah menjadi lima bagian. Pecahnya bola permata naga tersebut membuat kekuatan sihir yang menghalau Drunn menghilang, kini wabah Drunn kembali menghantui Kumandra dimana salah satu korbannya merupakan Chief Benja. Pencarian Raya selama 6 tahun, berakhir di sebuah bangkai kapal yang menjadi ujung sungai terakhir dimana The Mighty Sisudatsu berhasil bangkit kembali dari tidur panjangnya. Dari sini, perjalanannya untuk mengumpulkan pecahan bola permata naga yang berada di empat tanah lainnya agar dapat dipersatukan kembali pun dimulai. Namun dalam perjalannya, terdapat berbagai halauan musuh yang justru menjadi sekutu Raya untuk mengumpulkan pecahan permata naga. 

Penyelesaian Konflik

Diakhir cerita, ketika Drunn sudah mulai mengepung, Raya bersama sekutunya yang sangat membenci Namaari mulai menyadari bahwa sejatinya bukanlah sihir atau magis naga yang dapat menghancurkan Drunn, akan tetapi kekuatan akan kepercayaan antara satu sama lain lah yang dapat mengalahkan wabah Drunn. Akhirnya, mereka mulai mempercayai Namaari sama seperti saat saudara-saudara Sisu mempercayakan bola permata naga kepada Sisu 500 tahun lalu. Kini wabah Drunn telah musnah dan semua hal kembali seperti semula termasuk para naga, Raya pun mendapat kepercayaan dari seluruh tanah dan berhasil membuktikan bahwa Pulau Kumandra dapat bersatu kembali.

Analytical Thinking

Analisis HRM Pihak Berkonflik (Shah Khan, 2016)

Berdasarkan jurnal Shah Khan bertajuk “Islamic Perspective of Human Resource Management: Some Salient Features” ini akan membahas mengenai manajemen SDM dalam perspektif islam. Berikut analisis kedua tokoh dominan yang saling bertolak belakang:



Tanah Heart

Raya & Chief Benja

Tanah Fang

Namaari & Chief Virana

Delegasi Wewenang

Pendelegasian wewenang yang dilakukan Chief Benja maupun Raya sangatlah baik. Chief Benja memberikan wewenang pada Raya untuk menjadi Penjaga Permata Naga setelah dirasa Raya siap dan mampu. 

Sedangkan Raya, membagi wewenang pada sekutunya dengan sangat jelas sesuai keahlian masing-masing sekutunya.

Pendelegasian wewenang yang dilakukan Chief Virana maupun Namaari kurang baik karena sifatnya berupa sentrelisasi. 

Namaari hanya melaksanakan apa yang Chief Virana perintahkan tanpa memperdulikan kemauan Namaari. 

Begitu pula para prajurit  Namaari yang hanya sebagai anak buah saja tanpa wewenang khusus.

Pembagian Tugas

Raya membagikan tugas kepada para sekutunya termasuk Sisu dengan mempertimbangan kemampuan dan risiko. Raya juga menimbang kebutuhan apa saja yang diperlukan sebelum melakukan pembagian tugas.

Namaari tidak melakukan pembagian tugas kepada para prajuritnya. Namaari hanya memerintahkan kapan untuk menyerang dan kapan untuk pergi. Sehingga Namaari tidak memiliki team work yang baik.

Konflik Kepentingan

Baik Chief Benja dan Raya memiliki Conflict of Interest untuk mempersatukan kembali Pulau Kumandra seperti 500 tahun lalu. Selain itu, mereka menyembunyikan dan melindungi Permata Naga untuk menjaga keutuhan sehingga tidak menimbulkan suatu konflik.

Chief Virana dan Namaari memiliki Conflict of Interest untuk memiliki Permata Naga itu sebagai milik tanah Fang. Hal ini dikarenakan Chief Virana terlalu menganggap bahwa tanah Fang adalah yang terbaik dibandingkan tanah lainnya.

Keadilan

Pada Sekutu Raya terlihat keadilan bahwa hasil akhir yang akan dituju adalah untuk mengembalikan keadaan seperti semula. Raya tidak melakukan hal ini untuk kepentingan dirinya saja, namun untuk kepentingan bersama. Hal ini terbukti pada akhir film dimana semua orang dapat berkumpul lagi dengan keluarganya.

Namaari nampaknya tidak memberi keadilan bagi para prajuritnya. Hal ini terbukti pada saat prajurit Namaari menanyakan alasan mengapa dirinya terus berusaha mengejar Raya namun Namaari justru menghajar tanpa memberikan alasan yang jelas. Bahkan para prajurit pun tidak mendapatkan apapun dari usahanya membantu Namaari. 


Analisis Kepemimpinan Pihak Berkonflik (Egel and Fry, 2017)


Gambar 13. Spiritual Leadership Model

Berdasarkan jurnal Eleftheria Egel dan Louis W Fry yang bertajuk “Spiritual Leadership as a Model for Islamic Leadership”, jurnal ini membahas mengenai kepemimpinan spiritual dalam perspektif islam. Berikut analisis kepemimpinan Raya yang memenuhi model Spiritual Leadership (Egel and Fry. hlm 86),

  • Amanah

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ إِنَّ اللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهِ إِنَّ اللَّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا

“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. An-Nisa’: 58).

Raya

Namaari

Tindakan Raya sebagai pemimpin Tanah Heart, menggantikan Ayahnya, dalam membuktikan bahwa ia akan membawa Pulau Kumandra kembali bersatu seperti di akhir film secara tidak langsung menggambarkan Raya merupakan seoarang pemimpin yang amanah.  Dalam memimpin kelompok sekutunya dalam upaya mengumpulkan pecahan permata naga. Raya juga berhasil menjaga kepercayaan atau amanah yang diberikan oleh Sisu, Boun, Little Noi, dan Tong. 

Tindakan Namaari dalam upayanya memberhentikan langkah Raya, membuktikan bahawa dirinya cukup amanah pada perintah Chief Virana. Begitu pula ketika Namaari diberi kepercayaan oleh Raya dan Sekutu untuk menyatukan kembali Bola Permata Naga, ia mengurungkan niatnya yang hendak menyelamat kan dirinya sendiri dengan membawa kepingan permata pergi, membuktika bahwa Namaari sosok pemimpin yang amanah.


  • Trust and Loyalty

Raya

Namaari

Raya memiliki kepercayaan dan kesetiaan yang cukup besar kepada para sekutunya yang berasal dari beragam latar belakang dan beragam tanah. Kepercayaan Raya terhadap Namaari sewaktu kecil maupun saat dewasa pun tidak berubah karena Raya yakin bahwa Namaari memiliki hati yang baik dibalik sifat manipulatifnya.

Namun Namaari tidak memiliki kepercayaan sebesar Raya, bahkan ia tidak memercayai apa yang Raya katakan tentang Sisu hingga Namaari melihat dengan mata kepalanya sendiri. Akan tetapi kesetiaan Namaari terhadap Ibu serta tanahh Fang membuatnya rela melakukan apapun untuk mempertaruhkannya.


  • Forgiveness, Acceptance, & Gratitude

Raya

Namaari

Raya memiliki sifat sabar dan pemaaf yang luar biasa, karena ia tetap memaafkan tindakan orang lain yang bahkan merugikan dirinya sendiri. Seperti saat Raya di khianati oleh Namaari, Raya menjadi orang pertama yang mempercayai Namaari dengan menghadirkan Sisu ke hadapannya. Selain itu, ketika Little Noi mencuri kepingan permata naga Raya, ia berakhir menjadi sekutunya. Begitu pula dengan Tong yang menangkap dan mengikat Raya lalu berakhir menjadi sekutunya.

Namaari bisa dikatakan memiliki sifat yang pendendam dan iri kepada Raya karena dirinya selalu menghalangi Raya untuk mengumpulkan kepingan bola permata naga. Akan tetapi Namaari memiliki level of acceptance diakhir cerita, ia dengan tulus menerima kebaikan Raya dan Namaari, mewakili tanah Fang, mau bersatu menjadi Pulau Kumandra lagi. 


Analisis Etika Bisnis dalam Film (Saleem et al, 2018)

Berdasarkan jurnal Maimoona Saleem et al yang bertajuk “Business Ethics in Islam”, jurnal ini membahas mengenai etika dalam berbisnis berdasarkan perspektif islam. Berikut analisis terkait salah satu adegan tokoh Sisu saat berada di tanah Tallon pada menit 45:40 yang melakukan transaksi kredit atau payback later. 

Dalam perspektif islam, sistem ekonomi islam memandu seseorang untuk menggunakan pengukuran yang sahih sehingga hasil yang diperoleh akan adil baik bagi penjual maupun pembeli. Dalam jual-beli terdapat akad yang menghindarkan salah satu pihak merasa dirugikan (Dharar). Sisu tidak memenuhi Akad Qardh dengan para pedagang karena belum mencapai kesepakatan terkait kapan dan bagaimana ia akan membayar sehingga  terdapat ketidakpastian dalam suatu akad (Gharar). Hal ini juga secara jelas tertuang dalam sebuah hadist, yaitu:

Dari Shuhaib Al Khoir, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


أَيُّمَا رَجُلٍ يَدَيَّنُ دَيْنًا وَهُوَ مُجْمِعٌ أَنْ لاَ يُوَفِّيَهُ إِيَّاهُ لَقِىَ اللَّهَ سَارِقًا

“Siapa saja yang berhutang lalu berniat tidak mau melunasinya, maka dia akan bertemu Allah (pada hari kiamat) dalam status sebagai pencuri” (HR. Ibnu Majah no. 2410. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan sahih). 

Solusi

Guna mengatasi konflik dalam film Raya and the Last Dragon, maka solusi terbaik nya hanyalah satu hal yaitu kepercayaan antara satu sama lain.

Berdasarkan perspektif Islam, kepercayaan atau trust akan membuat seseorang dalam perasaan aman dan menghindarkan kita dari beberapa sikap yang tidak disukai Allah S.W.T yaitu:

  1. Su'udzon kepada orang lain.
  2. Memfitnah orang lain atas apa yang tidak diperbuatnya.
  3. Menggunjingkan orang lain yang sama saja seperti memakan bangkai saudaranya sendiri.

Dengan tidak percaya kepada satu sama lain dapat menimbulkan konflik seperti gambaran dalam film Raya and the Last Dragon. Ketika kita tidak percaya terhadap orang lain maka kita tidak akan merasa tenang dan dihadapkan oleh perasaan gelisah di sepanjang waktu. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk membangun rasa kepercayaan dengan sesama manusia agar kita dapat merangkul tali persaudaraan dan silaturahmi dengan baik, serta terhindar dari konflik dan perselisihan.

Sebagaimana telah diriwayatkan oleh Anas bin Malik:

عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: وَالَّذِى نَفْسِى بِيَدِهِ لَا يُؤْمِنُ عَبْدٌ حَتَّى يُحِبَّ لِجَارِهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ - أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ وَ أَبُو يَعْلَى

Dari Anas bin Malik RA, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, “Demi (Allah) yang nyawaku di tangan - Nya, tidaklah beriman seorang hamba sehingga dia mencintai tetangganya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Muslim dan Abu Ya’la: 2967).

Disisi lain, tingkat perbedaan yang tinggi antara satu manusia dan manusia lainnya atau yang bisa kita sebut multikultural menyababkan kita sering berselisih paham. Keberagaman bukan lah penghalang bagi kita untuk terus berbuat baik, justru melalui keberagaman manusia dapat saling merangkul untuk memanfaatkan keberagaman ke arah yang lebih positif. Oleh karena itu toleransi menjadi komponen terpenting yang perlu dipegang teguh oleh manusia karena kita hidup di dunia ini tidak hanya sendiri, kita berdampingan dengan satu sama lain. 

Referensi

Khan, Shah. 2016. Islamic Perspective of Human Resource Management: Some Salient Features. Peshawar: Qurtuba University of Science and Information Technology.

Egel, Eleftheria. Fry, Louis W. 2017. Spiritual Leadership as a Model for Islamic Leadership. Amerika: Routledge.

Saleem, Maimoona. Khan, Ayaz. Saleem, Muhammad. 2018. Business Ethics in Islam. Peshawar: Qurtuba University of Science and Information Technology.

Renfro, Kim. 2021. See what the cast of Disney's new animated movie 'Raya and the Last Dragon' looks like in real life. [online] Available at: <https://www.insider.com/raya-and-the-last-dragon-cast-disney-2021-3> [Accessed 6 April 2021]

IMDb: Raya and the Last Dragon. [online] Available at:  <https://www.imdb.com/title/tt5109280/> [Accessed 6 April 2021]

Elang Property Indonesia: Riba. [online] Available at: <https://www.elangproperty.com/tag/riba/page/8/> [Accessed 7 April 2021]

Amanah dalam Pandangan Islam. [online] Available at:  <https://tarbawiyah.com/2018/05/22/amanah-dalam-pandangan-islam/> [Accessed 8 April 2021]



Penulis

Nastiti Nugraheni | nastitinugrahehi@gmail.com


Like it? Share with your friends!

2
2 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
1
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
1
OMG
Win Win
1
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format