Rumah Sakit: Quality, Expense vs Social Responsibility

Jumlah kasus positif Covid tembus 1,5 juta, apakah artinya rumah sakit bebas dari kesulitan ekonomi akibat Covid?


1
1 point

Pendapatan Anjlok akibat pandemi


Kasus Positif Covid bertambah vs keterbatasan kapasitas (FHF-11)

Pemerintah meminta kepada pihak RS untuk menambah alokasi jumlah bed untuk pasien Covid untuk mengatasi lonjakan pasien. Profil pasien dan jumlah pasien Covid di setiap daerah/ kota berbeda, sehingga diperlukan pemahaman mengenai strategi marketing dan juga target pasar sebelum menentukan jumlah bed yang akan dialokasikan untuk pasien Covid. Menurut Ferrel dkk, target pasar adalah sekelompok customer yang membutuhkan dan menginginkan produk/ layanan dari perusahaan dan menjadi target perusahaan. Sedangkan strategi marketing adalah serangkaian aktivitas mulai dari membuat, menentukan harga, mendistribusikan, dan mempromosikan produk yang memenuhi kebutuhan customer. Dalam hal ini, Rumah Sakit perlu menentukan strategi marketingnya apakah akan merawat pasien Covid atau merujuk ke rumah sakit lainnya, termasuk mempertimbangkan kondisi pasien yang mungkin kritis dan keterbatasan peralatan medis di rumah sakit.

2. Fatique, Pandemi sudah berlangsung satu tahun lebih

Rumah sakit memegang peran ganda, merawat pasien sembari menjaga keselamatan seluruh anggotanya dari virus Covid. Tenaga medis harus memakai alat pelindung diri dan juga masker selama berjam-jam dan tidak jarang pula, para pejuang ini terpapar virus. Kondisi ini menimbulkan kegelisahan dan ketakutan, namun di satu sisi etika profesi sebagai pelayan kesehatan tetap harus dijunjung tinggi. Tanggung jawab untuk memaksimalkan dampak positif (mengusahakan kesembuhan pasien) dan mengurangi dampak negatif Covid (Ferrel dkk), merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial pelayan kesehatan. 


3. Biaya operasional yang mahal dan kompleksitas menangani pasien Covid mengerus keuangan Rumah Sakit (FHF-8).

Seperti yang disebutkan di atas, bahwa biaya pengobatan satu orang pasien bisa menjadi puluhan bahkan ratusan juga, sementara di sisi lain klaim ke pemerintah membutuhkan waktu. Kemudian di sisi lain, Rumah Sakit perlu memastikan ketersediaan obat dan peralatan penunjang medis lainnya. Mengintegrasikan antara strategi marketing, operasional dan juga pengelolaan supply chain sangat penting untuk menghindari kekosongan obat, oksigen, APD, dll dan untuk menjaga kualitas pelayanan rumah sakit. Kualitas, seperti halnya biaya dan efisiensi merupakan element yang sangat kritikal dalam mengelola jalannya operasional suatu perusahaan (Ferrel dkk). Organisasi yang responsif terhadap perubahan menjadi salah satu kunci untuk bertahan di era pandemi ini, membentuk kultur menjadi sebuah learning organization (Stephen Robbins dkk). Sebagai contoh yang dilakukan oleh Rumah Sakit Mitra Keluarga dan Siloam yang secara cepat membuat divisi untuk melayani pemeriksaan rutin Covid dan terus meningkatkan kemampuan pengujian PCR Covid dengan kapasitas 1.300 test per hari.

Sumber: laporan tahunan Siloam

Sumber: Mitra Keluarga presentasi FY 20 indicatives

4. Skills dan kompetensi tenaga medis dalam merawat pasien juga perlu dipersiapkan (FHF-6)

Di tengah keterbatasan jumlah tenaga medis, perencanaan dan pengalokasian tenaga medis perlu dilakukan secara bijaksana. Networking, membangun hubungan baik, dan berbagi informasi dengan kampus kedokteran bisa menjadi salah satu alternatif untuk menambah tenaga medis cadangan, dengan bank untuk menjaga ketersediaan kredit, dengan BPJS untuk mendapatkan informasi update mengenai klaim (Ferrel dkk). Pelatihan untuk menangani pasien juga secara berkala perlu diberikan supaya kualitas treatment ke pasien meningkat.

Belajar dari Australia, yang berhasil menyingkirkan Corona Virus, koordinasi antar semua lembaga pemerintahan untuk mengisolasi penyebaran virus dan juga gerak cepat untuk mengatasi kesulitan keuangan Rumah Sakit, karena banyak operasi yang tidak kritikal dibatalkan dan pemerintah secara cepat menaikan jumlah kapasitas rumah sakit, menambah alat ventilator, melakukan penelitian untuk vaksin dan treatment. (Washington post)

Daftar Pustaka


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format